• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP VISUM ET REPERTUM DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus Putusan Nomor : 48/ Pid.B/ 2013 / PN.MRS)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TINJAUAN YURIDIS TERHADAP VISUM ET REPERTUM DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus Putusan Nomor : 48/ Pid.B/ 2013 / PN.MRS)"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Identifikasi permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimanakah peranan Visum et Repertum sebagai alat bukti dalam tindak pidana pembunuhan, serta bagaimanakah kekuatan

dari terdakwa Very Idham Henyansyah memang terbukti menghilangkan Korban Hery Santoso, dengan demikian Hakim menjatuhkan pidana mati seperti yang telah diancamkan

Dalam pertimbangan hukum Hakim, harus memperhatikan keadaan serta berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan, adanya alasan-alasan pemaaf dan pembenar yang

Berdasarkan kenyataan mengenai pentingnya penerapan hasil Visum et Repertum dalam pengungkapan suatu kasus penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang dan fungsi visum

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran visum et repertum dalam hukum pidana diperlukan sebagai alat bukti yang sah sesuai dengan ketentuan pasal 184 ayat (1) KUHP,

Tujuan penulisan skripsi yang pertama adalah untuk mengetahui pencapaian rasa keadilan fungsi dan tujuan visum et repertum dalam Putusan No.999/Pid.B/2004/PN.BB,

PAK GARUDA majelis hakim dalam memutus perkara memberikan pertimbangan bahwa alasan-alasan dakwaan yang disebut dakwaan kumulatif oleh Penuntut Umum dapat dibenarkan karena Pengadilan

Soekarno selama tahun 2018 tercatat sebanyak 61 kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 7 korban kecelakaan meninggal dunia, 7 korban kecelakaan mengalami luka berat dan 73