• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR. UJI EFIKASI HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA SENDUDUK (Melastoma malabathricum)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TUGAS AKHIR. UJI EFIKASI HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA SENDUDUK (Melastoma malabathricum)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar    1  :  A)  Pokok  Melastoma  malabathricum  B)  Bunga  Melastoma     malabathricum,  C)  Bunga  Melastoma  malabathricum  D)  Batang  Melastoma malabathricum

Referensi

Dokumen terkait

Aplikasi herbisida berbahan aktif campuran bentazon dan MCPA pada semua dosis uji menunjukkan pengaruh pengendalian biomassa gulma yang tidak berbeda nyata

Herbisida ametrin, diuron, dan 2,4-D merupakan herbisda pratumbuh yang sering digunakan untuk mengendalikan gulma pada pertanaman tebu sedangkan metil metsulfuron lebih

Efikasi Herbisida Pratumbuh Metil Metsulfuron Tunggal dan Kombinasinya dengan 2,4-D, Ametrin, dan Diuron Terhadap Gulma Pada Pertanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Lahan

Untuk menentukan dosis herbisida metil metsulfuron yang efektif untuk mengendalikan gulma total dan gulma dominan pada piringan tanaman kelapa sawit menghasilkan.. Untuk

menunjukkan bahwa : (1) herbisida metil metsulfuron pada semua taraf dosis yang diuji (15 – 50 g/ha) efektif menekan pertumbuhan gulma daun lebar total hingga 12 MSA termasuk

Rata-rata tinggi tanaman padi menunjukkan bahwa perlakuan pengendalian gulma dengan herbisida Oksifluorfen 240 g/l dosis 2.4–3.6 l/ha pada pengamatan 3 MSA menunjukkan tinggi

Dari seluruh petak perlakuan herbisida pratumbuh pada percobaan, efikasi perlakuan Diuron 2 kg/ha, 2,5 kg/ha, dan 3,5 kg/ha mampu menekan pertumbuhan gulma utama

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dosis herbisida metil metsulfuron 15 hingga 50 g.ha -1 efektif menekan penutupan gulma total dan bobot kering gulma golongan