• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan Pabrikan Dan Konseling Gizi Terhadap Peningkatan Status Gizi Balita Kurus Di Wilayah Puskesmas Limbangan Kabupaten Kendal - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan Pabrikan Dan Konseling Gizi Terhadap Peningkatan Status Gizi Balita Kurus Di Wilayah Puskesmas Limbangan Kabupaten Kendal - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

TABEL 4.1 Umur Ibu
TABEL 4.3 Jenis Kelamin Balita
Tabel 4.6 menunjukkan tingkat konsumsi PMT yang diberikan yang sudah
Tabel Konsumsi Protein PMT juga menunjukkan bahwa banyak balita yang

Referensi

Dokumen terkait

Nilai z-score terendah untuk indeks BB/U pada kelompok balita yang jarang menderita ISPA adalah –

Hasil analisis komparasi pre-post dengan uji paired saples T Tes menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat konsumsi protein sebelum dan setelah pemberian PMT BMC

perlakuan yang paling efektif mempengaruhi perubahan berat badan adalah pada kelompok yang diberi taburia dan konseling dengan nilai p=0,00 sehingga dapat disimpulkan

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sudah ada seperti ditunjukkan pada Tabel 1.1 adalah tempat penelitian yaitu di rumah gizi Kota Semarang, variabel

Rata-rata Status Gizi (LiLA) Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Sandwich Selama 30 Hari, 60 Hari, 90 Hari. Pada gambar 2 menunjukkan bahwa

METODE Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crossectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, konseling dan pemberian makanan tambahan gizi