ANALISIS TEKNO-EKONOMI ALAT / MESIN UNTUK PENGOLAHAN BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Aktivitas hidrolisis tertinggi lipase biji kakao terjadi pada umur kecambah 3 hari dan. aktivitas esterifikasi tertinggi pada perkecambahan 4
Hasil analisa biji kakao dari Belopa dengan fermentasi 5 dan 6 hari sudah memenuhi syarat umum standar mutu biji kakao sesuai SNI 2323-2008 dengan tidak adanya
Sabun yang dibuat dalam penelitian ini adalah sabun mandi padat yang berbahan dasar minyak jelantah divariasikan dengan penambahan biji kakao ( Theobroma cacao,L) dengan
Besaran arus listrik yang melalui bahan selama proses fermentasi mempercepat terjadi peningkatan suhu biji kakao dari suhu normal menuju suhu proses yang
Perlakuan jumlah penambahan ekstrak etanol kulit biji kakao berpengaruh nyata (P≤0.05) terhadap nilai lightness (L*), nilai bilangan asam dan bilangan peroksida lemak
Hasil pengujian berdasarkan Tabel 2 menunjukkan bahwa ekstrak kulit biji kakao pada setiap perlakuan mengandung komponen fitokimia diantaranya alkaloid, flavonoid,
Penelitian yang telah dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komponen hasil pada kakao khususnya volume biji dengan karakteristik mutu fisik biji kakao terutama
Pada hasil yang diperoleh (Gambar 1,2 dan 3) kandungan komponen minyak biji kakao fermentasi alami sama dengan kandungan komponen biji kakao tidak difermentasi