KEKUATAN PEMBUKTIAN SURAT PERNYATAAN YANG DIBUAT DIHADAPAN NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI KLAS I A PALEMBANG
Teks penuh
Dokumen terkait
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dalam perkara perdata tentangalat bukti pemeriksaan setempat dapat diterapkan dan bagaimana kekuatan pembuktian
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa: (1) Kekuatan mengikatnya alat bukti akta di bawah tangan dalam sidang pemeriksaan perkara perdata bahwa surat perjanjian hutang piutang
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan mengikatnya pembuktian pemeriksaan setempat sebagai salah satu pendukung alat bukti dalam perkara perdata
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan petunjuk-Nya sehin gga Penulisan Hukum/Skripsinya yang berjudul “ KEKUATAN
Mediasi yang terintegrasi di pengadilan merupakan proses penyelesaian sengketa yang wajib ditempuh sebagai instrumen untuk mengurangi penumpukan beban perkara
Misalnya: akta notaris masih dapat dibuktikan sebaliknya (dilumpuhkan) dengan akta notariil lainnya atau dapat pula oleh beberapa orang saksi. 2) Kekuatan bukti
Adapun alat bukti dalam proses perkara perdata adalah meliputi Pemeriksaan Setempat (Pasal 153 HIR), Keterangan Ahli (Pasal 154 HIR) dan alat bukti sebagaimana
Kekuatan Surat Elektronik sebagai alat bukti dalam persidangan perkara perdata telah diatur dengan jelas dalam undang-undang no 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik,