• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA 2020"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman i DAFTAR ISI

BAB I ... 1

1.1. LATAR BELAKANG ... 1

1.2. LANDASAN HUKUM ... 1

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN ... 3

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN ... 4

BAB II ... 7

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN 2018 DAN PERKIRAAN TAHUN 2019 SERTA CAPAIAN RENSTRA SKPD TAHUN 2016-2021 ... 7

A. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2018 ... 7

B. Perkiraan Renja Tahun 2019 ... 8

C. Evaluasi Capaian Renstra ... 9

2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH ... 11

2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH ... 14

BAB III ... 17

3.1. TUJUAN DAN SASARAN RENJA SEKRETARIAT DAERAH ... 17

(2)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Rencana Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sleman adalah dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yakni sebagai pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dokumen ini memuat rancangan kerangka prioritas dan rencana kerja pembangunan daerah beserta pendanaannya, yang diampu oleh Sekretariat Daerah.

Bagi Sekretariat Daerah, RKPD merupakan pedoman untuk menyempurnakan Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) dalam rangka mempersiapkan Rencana Kerja Anggaran (RKA-PD) Tahun 2020. Mengingat RKPD merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, maka RKPD merujuk pada dokumen-dokumen perencanaan yang sudah ada yaitu RPJP Nasional, RPJM Nasional, RKP Tahun 2020, RPJP DIY, RPJPD Kabupaten Sleman, RPJMD Kabupaten Sleman, dan RKPD DIY Tahun 2020 terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2020.

Penyusunan RKPD dilaksanakan melalui tahapan penyusunan Rancangan Awal RKPD, Rancangan RKPD, rancangan akhir RKPD dan penetapan RKPD.

1.2. LANDASAN HUKUM

Landasan hukum yang digunakan dalam penyusunan Rancangan Awal RKPDSekretariat Daerah tahun2020 adalah sebagai berikut:

1. Undang-undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pemberntukan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 44);

2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

(3)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 2 3. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah dirubah terakhir dengan Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang 1950 Nomor 12, 13, 14, dan 15 Dari Hal Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di Jawa Timur/Tengah/Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 59); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan

Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5103);

9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomer 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka

(4)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 3 Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Sleman Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2005 Nomor 1 Seri E);

13. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman Tahun 2011-2031 (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2012 Nomor 1 Seri E);

14. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016 Nomor 9) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2017 Nomor 3);

15. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susuanan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016 Nomor 11)

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Esensi dari Rancangan Awal Rencana Kerjaini bagi Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman tahun 2020adalah perwujudan dari implementasi sistem perencanaan daerah. Perencanaan ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman.

1.1.1. Maksud:

Maksud dari penyusunan Rancangan AwalRenja Sekretariat Daerah Tahun 2020 adalah:

1. Memberikan informasi pencapaian hasil tahun sebelumnya serta kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas Sekretariat Daerah. 2. Menjabarkan rencana strategis perencanaan pembangunan yang telah

dituangkan dalam Renstra Sekretariat Daerah dalam bentuk rencana kerja dan anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan rencana kerja.

(5)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 4 1.1.2. Tujuan:

Tujuan dari penyusunan Renja Sekretariat Daerah Tahun 2020 adalah sebagai: 1. Kerangka acuan dalam penyusunan RKA-PD Tahun 2020;

2. Memberikan informasi permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2018;

3. Memberikan informasi tantangan dan peluang yang dimiliki dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2020;

4. Memberikan alternatif pemecahan permasalahan yang dihadapi;

5. Menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan penganggaran dengan memperhatikan kerangka regulasi dan kerangka anggaran Sekretariat Daerah yang telah ditetapkan pagu dana indikatifnya.

6. Memberikan batasan pencapaian program dan penyerapan yang terukur dalam satu tahun anggaran

1.4. SISTEMATIKAPENULISAN

Rencana Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2020ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut:

Bab I : Pendahuluan

Pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan Rancangan Awal Renja Sekretariat Daerah agar substansi pada bab-bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.

1.1 Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang Rancangan Awal Renja Sekretariat Daerah, proses penyusunan Renja Sekretariat Daerah, keterkaitan antara Renja Sekretariat Daerah dengan dokumen RKPD dan Renstra.

1.2 Landasan Hukum

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan SKPD, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran SKPD.

1.3 Maksud dan Tujuan

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Rancangan Awal Renja Sekretariat Daerah.

(6)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 5 1.4 Sistematika Penulisan

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja Sekretariat serta susunan garis besar isi dokumen

Bab II : Hasil Evaluasi Pelaksanaan RenjaSekretariat DaerahTahun Lalu (2018)

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Sekretariat Daerah2018 dan Perkiraan Tahun 2019 serta Capaian Renstra Sekretariat Daerah Tahun 2016-2021

Bab ini memuat tentangkajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Sekretariat Daerah tahun 2018 dan perkiraan tahun 2019serta pencapaian target Renstra Sekretariat Daerah berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja Sekretariat Daerah tahun 2018.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Sekretariat Daerah

Berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Sekretariat Daerah berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap Indikator Kinerja Kunci. Jenis indikator yang dikaji diseuaikan dengan tugas dan fungsi Sekretariat Daerah, serta ketentuan peraturan perundangan yang terkait dengan kinerja pelayanan.

2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Sekretariat Daerah Berisikan uraian mengenai:

1. Sejauhmana tingkat kinerja pelayanan Sekretariat Daerah dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan Sekretariat Daerah

2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi Sekretariat Daerah

3. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan Sekretariat Daerah

4. Formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan.

Bab III : Tujuan, Sasaran Sekretariat Daerah

(7)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 6 Tujuan dan sasaran Renja Sekretariat Daerah yang diambil dari tujuan dan sasaran Renstra Sekretariat Daerah Tahun 2016-2021. Sasaran dilengkapi dengan indikator sasaran dan target tahun 2020.

3.2Program dan Kegiatan

(8)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 7 BAB II

HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SEKRETARIAT DAERAH TAHUN 2018

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN 2018 DAN PERKIRAAN TAHUN 2019 SERTA CAPAIAN RENSTRA SKPD TAHUN 2016-2021

Untuk memantapkan perencanaan pembangunan tahun 2020 diperlukan evaluasi hasil capaianRenja tahun 2018 dan perkiraan pencapaian Renja tahun 2019. Pada pelaksanaan kegiatan tahun 2018 secara umum Sekretariat Daerah telah dapat memenuhi tugas dan fungsi yang dibebankan kepada organisasi.

Tujuan pembangunan Sekretariat Daerah telah ditetapkan dan dituangkan dalam pernyataan visi dan misi. Hal ini memberikan kejelasan bahwa arah pembangunan Sekretariat Daerah disusun dalam suatu kebijakan yang bertahap, terstruktur dan berkesinambungan. Oleh karenanya, kebijakan yang telah ditetapkan dalam kerangka kinerja pembangunan daerah harus dapat menginformasikan sejauhmana kebijakan tersebut dalam mendukung tujuan pembangunan Kabupaten Sleman. Adapun representasi ketercapaian tujuan pembangunan daerah tersebut dituangkan dalam capaian kinerja strategis Sekretariat Daerah.

A. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2018

Atas dasar telah ditetapkannya sasaran dan indikator kinerja Sekretariat Daerah, maka capaian kinerja sasaran strategis Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2018 dapat diukur melalui informasi gambaran ketercapaian dan permasalahan yang terjadi dari setiap indikator kinerja. Hal yang perlu dicermati bersama adalah ketercapaian setiap indikator kinerja tersebut merupakan akumulasi dari peran serta seluruh bagian yang terdapat di lingkup Sekretariat Daerah dengan berbagai program dan kegiatan yang ada.

Perbandingan antara anggaran Belanja Langsung pada Renja 2018 dengan APBD 2018 dan APBDP2018Perubahan, dapat disimpulkan sebagai berikut:

2018 Urusan Program Kegiatan Anggaran

Renja 11 26 82 31.721.580.650,00

APBD 10 26 81 30.267.318.010,00

(9)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 8 Realisasi anggaran Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung (Gaji) tahun 2018 sebesar Rp40.758.051.540,00sehingga capaian kinerja serapan anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman sebesar 90,59%, dengan rincian sebagai berikut:

- Belanja Tidak Langsung Pegawai : Rp 10.479.564.406,00 - Belanja Langsung Pegawai : Rp 8.508.711.800,00 - Belanja Barang dan Jasa : Rp 20.846.736.864,00 - Belanja Modal : Rp 923.038.470,00

B. Perkiraan Renja Tahun 2019

2019 Urusan Program Kegiatan Anggaran

Renja 14 26 61 29.873.177.069,00

APBD 14 26 61 29.978.230.970,00

Berdasarkan tabel tersebut dapat dijelaskan bahwa terjadi perubahan atau perbedaan antara apa yang telah dirumuskan dalam Rencana Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dengan APBD Tahun 2019. Hal ini bisa terjadi dikarenakan ada beberapa hal, diantaranya:

1. Rasionalisasi anggaran, dimana anggaran pada dokumen renja dibuat pada tahun 2018 awal, sedangkan APBD (DPA) dibuat pada akhir tahun 2018 sehingga dimungkinkan adanya perubahan.

2. Koreksi atas keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun 2018 sehingga pada tahun 2019 tidak perlu dilaksanakan lagi.

(10)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 9 C. Evaluasi Capaian Renstra

Hasil Pencapaian Renstra Tahun Ketiga (2018) pada Renstra Sekretariat Daerah 2016 - 2021

Tujuan Sasaran Indikator Satuan Target Realisasi % Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan keuangan Persentase temuan hasil yang ditindaklanjuti % 100 100 100 Predikat LAKIP Setda Predikat 80,01 (A) 78,06 (BB) 98 Nilai Prestasi kinerja pemda Presentase PD dengan capaian RFK Baik % 95 100 105 Persentase nilai penyelenggara an pemerintahan kecamatan baik % 70 100 143 Meningkatnya kualitas pelayanan publik Cakupan Pengadaan Barang dan Jasa % 100 106 106 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Nilai 78.80 81,39 103 Cakupan pembentukan produk hukum % 100 100 100 Persentase penanganan permasalahan / kasus hukum % 100 100 100 Persentase Rumusan kebijakan ekonomi yang diimplementasi kan % 100 100 100 Persentase rumusan kebijakan bidang kesra yang diimplementasi kan % 100 100 100 Persentase rumusan kebijakan bidang % 100 100 100

(11)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 10 pembangunan yang diimplementasi kan Persentase pengadaan barang dan jasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku % 100 100 100 Meningkatkan dukungan penyelenggara an pendidikan dan kesehatan Meningkatnya dukungan penyelenggara an pendidikan Cakupan pemberian beasiswa pendidikan dasar % 100 100 100 Persentase prestasi santri peringkat 3 besar 3 besar 100 Persentase pondok pesantren yang bebas narkoba % 100 100 100 Meningkatnya dukungan penyelenggara an kesehatan Prestasi Trilomba Juang peringkat 10 besar 10 besar 100 Persentase pondok pesantren yang menerapkan PHBS % 50 52 104 Meningkatnya dukungan pengembanga n perekonomian daerah Meningkatnya dukungan pengembanga n perekonomian daerah Persentase ketersediaan dokumen pengembanga n perekonomian daerah % 100 100 100 Cakupan fasilitasi HKI % 10 13 130 Meningkatkan penanganan permasalahan kesejahteran sosial Meningkatnya cakupan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial Persentase penanganan permasalahan kesejahteraan sosial % 50 50 100 Meningkatnya pemberdayaan kelompok usaha masyarakat Persentase kelompok usaha masyarakat penerima dana pemberdayaan masyarakat yang aktif % 50 50 100

(12)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 11 Meningkatkan dukungan terhadap kerukunan dan partisipasi politik masyarakat Meningkatnya kerukunan hidup beragama Jumlah konflik keagamaan yang ditangani nilai <5 <5 100

Berdasarkan tabel tersebut dapat dilihat bahwa secara keseluruhan sasaran yang telah ditetapkan oleh Sekretariat Daerah dapat dikatakan berhasil dengan capaian 100%, bahkan untuk Nilai prestasi kinerja pemda, presentasi PD dengan capaian RFK baik, Presentase nilai penyelenggaraan pemerintahan kecamatan, Cakupan Pengadaan Barang dan Jasa,Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Presentase Pondok Pesantren yang Menerapkan PHBS, dan Cakupan fasilitasi HKI memiliki capaian diatas 100% (sangat berhasil).

2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH

Sekretariat Daerah merupakan unsur staf yang dipimpin oleh SekretarisDaerah dan bertanggung jawab kepada Bupati.Sekretariat Daerah mempunyai tugas membantu Bupati dalam pengoordinasian penyusunan kebijakan, pengoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah, pemantauan dan evaluasi kebijakan daerah, dan pelayanan administratif perangkat daerah.

Sekretariat Daerah dalam melaksanakan tugas mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:

1. penyusunan rencana kerja Sekretariat Daerah; 2. pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah; 3. pengoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah; 4. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah; 5. pelayanan administratif dan pembinaan aparatur;

6. pelayanan kesekretariatan Bupati, Wakil Bupati, Staf Ahli Bupati danSekretariat Daerah; dan

7. pelaksanaan tugas dan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkaitdengan tugas dan fungsinya.

(13)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 12 Gambar 1.1

Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman

SEKRETARIS DAERAH Subbagian Perlengkapan Bagian Umum Subbagian Tata Usaha danKepegawaian Subbagian Rumah Tangga SubbagianKeu angan, Perencanaanda nEvaluasi Subbagian Penghubung Jakarta Bagian HubunganMasya rakatdanProtok ol SubbagianProto kol SubbagianKemi traan Media SubbagianDoku mentasi Bagian Organisasi

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum

Subbagian Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik SubbagianKetat alaksanaan SubbagianKele mbagaan KelompokJabatanFungsion al SubbagianAdmi nistrasi Wilayah Perbatasan dan Kerjasama

Asisten Sekretaris Daerah

Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan

Bagian Hukum BagianPemerint ahan SubbagianAdmi nistrasiPemerin tahan SubbagianPeng embanganOton omi Daerah SubbagianPendi dikan, Kebudayaan, Kepemudaanda nOlahraga SubbagianKese hatan, Sosial, dan Tenaga Kerja Subbagian Mental Spiritual SubbagianBant uanHukum SubbagianDoku mentasiHukum SubbagianPerat uran Perundang-undangan BagianKesejaht eraan Rakyat SubbagianPeng elolaanLayanan PengadaanSeca raElektronik Bagian Perekonomian Bagian Pembangunan Bagian PengadaanBara ng/Jasa Subbagian Usaha Ekonomi SubbagianKeta hananEkonomi Subbagian Potensi Ekonomi Subbagian Administrasi Pembangunan SubbagianPeng endalian Pembangunan SubbagianPelap oran Pembangunan SubbagianPere ncanaandanPe ngendalianPen gadaan SubbagianPelak sanaanPengada an Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan

(14)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 13 Susunan atau struktur organisasi Sekretariat Daerah terdiri dari jabatan sebagai berikut:

1. Sekretaris Daerah;

2. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan KesejahteraanRakyat terdiri dari:

a. Bagian Pemerintahan terdiri dari:

1) Subbagian Administrasi Pemerintahan;

2) Subbagian Pengembangan Otonomi Daerah; dan

3) Subbagian Administrasi Wilayah Perbatasan dan Kerjasama. b. Bagian Hukum terdiri dari:

1) Subbagian Peraturan Perundang-undangan; 2) Subbagian Dokumentasi Hukum; dan 3) Subbagian Bantuan Hukum.

c. Bagian Kesejahteraan Rakyat terdiri dari:

1) Subbagian Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga; 2) Subbagian Kesehatan, Sosial, dan Tenaga Kerja; dan

3) Subbagian Mental Spiritual.

3. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan terdiridari: a. Bagian Perekonomian terdiri dari:

1) Subbagian Potensi Ekonomi; 2) Subbagian Usaha Ekonomi; dan 3) Subbagian Ketahanan Ekonomi. b. Bagian Pembangunan terdiri dari:

1) Subbagian Administrasi Pembangunan; 2) Subbagian Pengendalian Pembangunan; dan 3) Subbagian Pelaporan Pembangunan.

c. Bagian Pengadaan Barang/Jasa terdiri dari:

1) Subbagian Subbagian Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa; 2) Subbagian Pembinaan Pengadaan Barang/Jasa; dan

3) Subbagian Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik 4. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum terdiri dari:

a. Bagian Organisasi terdiri dari: 1) Subbagian Kelembagaan; 2) Subbagian Ketatalaksanaan; dan

3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik. b. Bagian Umum terdiri dari:

(15)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 14 2) Subbagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi;

3) Subbagian Rumah Tangga; dan 4) Subbagian Perlengkapan

c. Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol terdiri dari: 1) Subbagian Dokumentasi;

2) Subbagian Kemitraan Media; dan 3) Subbagian Protokol.

4) Subbagian Penghubung Jakarta. 5. Kelompok Jabatan Fungsional.

Sekretariat Daerah dalam melaksanakan tugas wajib menerapkan prinsipkoordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplifikasi dengan instansi yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Setiap kepala satuan organisasi dalam melaksanakan tugas wajibmenerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplifikasi, baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi.

2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH

Pada pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat Daerah selaku institusi yang memberikan supporting system kepada Bupati dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan memiliki peran sentral mengkoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah dalam merumuskan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, menyelenggarakan administrasi pemerintahan, penatalaksanaan organisasi, serta memberikan fasilitasi administrasi kepada seluruh perangkat daerah. Untuk itu Sekretariat Daerah harus mampu mengukur kinerja pelayanan yang sudah dilaksanakan, mengidentifikasi permasalahan dan hambatan, serta mengetahui tantangan atau peluang yang dimiliki dan memformulasikan isu-isu penting yang merupakan rekomendasi atau catatan stretegis untuk diaplikasikan dalam program dan kegiatan akan dilaksanakan. Hal tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Tingkat Kinerja Pelayanan Sekretariat Daerah dan Hal Kritis yang Terkait dengan Pelayanan

Kinerja pelayananSekretariat Daerah tahun 2018 dapat di kategorikan sangat baik, hal tersebut dapat dilihat dari jumlah capaian kinerja pada tahun 2018 yaitu sebesar 100% dari keseluruhan pelayanan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah dengan rincian sebagai berikut:

- Melampaui target ((≥101%) sebanyak6indikator kinerja - Sesuai dengan target (100%) sebanyak 15 indikator kinerja - Belum sesuai target (<100%) sebanyak 1 indikator kinerja

(16)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 15 2. Permasalahan dan Hambatan yang Dihadapi dalam Menyelenggarakan

Tugas dan Fungsi SKPD

Pengertian masalah/hambatan adalah suatu kendala atau persoalan yang harus dipecahkan, dengan kata lain merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik, agar tercapai tujuan dengan hasil yang maksimal.Permasalahan / hambatan yang terdapat di Sekretariat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

a. Keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas terkait dengan pengetahuan dan kemampuan SDM dalam mengidentifikasi dan memahami permasalahanpemerintahan yang berkembang;

b. Keterbatasan sarana dan prasarana guna menunjang kelancaran pelaksanaan administrasi pemerintahan dan pembangunan;

c. Berubahnya peraturan/regulasi dan dasarkebijakan yang mengatur tertib administrasi;

d. Keuangan dengan keterbatasan anggaran dan biaya pendukung tugas dan fungsi;

3. Tantangan dan Peluang dalam Meningkatkan Pelayanan SKPD

Pengertian peluang dapat diartikan sebagai kesempatan, kemungkinan untuk menang (mencapai tujuan) untuk mendapatkan keuntungan, atau juga dapat diartikan dengan kesempatan, waktu yang luang. Sedangkan pengertian dari tantangan yaitu perlawanan sesuatu yang berat, yang banyak dikerjakan untuk sesuatu yang menarik, yang menimbulkan semangat/motivasi untuk melakukan/mencapai tujuan.

Tantangan dan peluang yang dimiliki oleh Sekretariat daerah dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu dari dalam (internal) dan luar (eksternal) organisasi yang dapat diuraikan sebagai berikut :

a. Tersedianya Sumber Daya Manusia/aparatur dari berbagai macam disiplin ilmu; b. Anggaran pendukung pencapaian tugas dan fungsi Sekretariat;

c. Predikat penyelenggaraan pemerintahan dengan predikat WTP d. Kondisi Geografis Kabupaten Sleman yang strategis dan potensial; e. Kondisi masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Sleman;

f. Perkembangan informasi dan teknologi yang makin pesat dalam mendukung pengelolaan data dan informasi.

(17)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 16 4. Formulasi Isu-Isu Penting

Formulasi isu-isu penting dalan hal ini berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun 2019. Berbagai isu strategis yang berkembang dan perlu mendapat perhatian dalam rangka peningkatan kinerja sekretariat daerah antara lain:

a. Penyelenggaraan pemerintahan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip good governance dan otonomi daerah yang bertanggungjawab;

b. Tingginya tuntutan pelayanan publik yang berkualitas berdasarkan sistem dan prosedur yang jelas;

c. Pelaksanaan kegiatan harus berdasarkan aturan dan ketentuan peraturan perundang-undangan;

d. Keterbatasan kemampuan keuangan pemerintah daerah untuk pembiayaan pembangunan, sehingga diperlukan efisiensi dan efektifitas kinerja serta peningkatan pendapatan daerah;

(18)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 17 BAB III

TUJUAN DAN SASARAN

3.1. TUJUAN DAN SASARAN RENJA SEKRETARIAT DAERAH

Tujuan dan sasaran Renja Sekretariat Daerah Tahun 2020 sesuai dengan tujuan Rancangan Awal Renstra Sekretariat Daerah Tahun 2016-2020. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi dan menunjukkan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun Tujuan dan sasaran Renja 2020sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis Sekretariat daerah Kabupaten Sleman 2016 – 2021 adalah sebagai berikut:

Tabel 3.1

Tujuan dan Sasaran Strategis Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2020

Tujuan Sasaran

Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik

Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan keuangan

Meningkatnya kualitas pelayanan publlik

Meningkatkan dukungan penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan

Meningkatnya dukungan penyelenggaraan pendidikan Meningkatnya dukungan penyelenggaraan kesehatan Meningkatkan dukungan pengembangan

perekonomian daerah

Meningkatnya dukungan

pengembangan perekonomian daerah Meningkatkan penanganan permasalahan

kesejahteraan sosial

Meningkatnya cakupan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial Meningkatnya pemberdayaan kelompok usaha masyarakat

Meningkatkan dukungan terhadap kerukunan dan partisipasi politik masyarakat

Meningkatnya kerukunan hidup beragama

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh organisasi dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan. Sasaran dijabarkan dalam bentuk kuantitatif sehingga dapat diukur.

(19)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 18

Tujuan, Sasaran Strategis, dan Indikator Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2020

Tujuan Sasaran Indikator Satuan Target

Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan keuangan

Persentase temuan hasil yang ditindaklanjuti

% 100

Predikat LAKIP Setda Predikat A Nilai Prestasi kinerja pemda

Presentase PD dengan capaian RFK Baik % 100 Persentase nilai penyelenggaraan pemerintahan kecamatan baik % 100 Meningkatnya kualitas pelayanan public

Cakupan Pengadaan Barang dan Jasa

% 100

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Angka indeks 78.90 Cakupan pembentukan produk hukum % 100 Persentase penanganan permasalahan / kasus hukum

% 100

Persentase Rumusan kebijakan ekonomi yang diimplementasikan

% 100

Persentase rumusan

kebijakan bidang kesra yang diimplementasikan % 100 Persentase rumusan kebijakan bidang pembangunan yang diimplementasikan % 100 Persentase pengadaan barang dan jasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku % 100 Meningkatkan dukungan penyelenggar aan pendidikan dan kesehatan Meningkatnya dukungan penyelenggaraan pendidikan Cakupan pemberian beasiswa pendidikan dasar

% 100

Persentase prestasi santri 3 besar/% 3 besar Persentase pondok

pesantren yang bebas narkoba % 100 Meningkatnya dukungan penyelenggaraan kesehatan

Prestasi Trilomba Juang 10 besar/% 10 besar Persentase pondok

pesantren yang menerapkan PHBS % 100 Meningkatnya dukungan pengembanga n perekonomian daerah Meningkatnya dukungan pengembangan perekonomian daerah Persentase ketersediaan dokumen pengembangan perekonomian daerah % 100

(20)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman 19 Meningkatkan penanganan permasalahan kesejahteran sosial Meningkatnya cakupan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial Persentase penanganan permasalahan kesejahteraan sosial % 100 Meningkatnya pemberdayaan kelompok usaha masyarakat

Persentase kelompok usaha masyarakat penerima dana pemberdayaan masyarakat yang aktif % 100 Meningkatkan dukungan terhadap kerukunan dan partisipasi politik masyarakat Meningkatnya kerukunan hidup beragama

Jumlah konflik keagamaan yang ditangani

Angka , % <5

Pada tahun anggaran 2020 mendatang, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman merencanakan program dan kegiatandengan jumlah anggaran Rp41.598.971.200,00. Diharapkan dalam pelaksanaan masing-masing kegiatan dapat terealisasi sepenuhnya guna mendukung pencapaian program-program yang telah ditetapkan.

(21)

Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman

Dengan tersusunnya Rancangan AwalRencana

Sleman Tahun Anggaran 2020 maka Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah telah memenuhi kewajiban sesuai

2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Eva

Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

pada SKPD untuk membuat Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dengan mengacu pada rancangan awal RKPD, Renstra SKPD, hasil evaluasi, masalah yang dihadapi dan usulan program kegiatan dari masyarakat.

Dalam pelaksanaannya

dilaksanakan dengan berpedoman pada

BAB IV PENUTUP

Rancangan AwalRencana Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten maka Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah telah memenuhi kewajiban sesuai Permendagri Nomor

Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pemba

an Rencana Kerja Pemerintah Daerah, yang mengamanatkan pada SKPD untuk membuat Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dengan mengacu pada rancangan awal RKPD, Renstra SKPD, hasil evaluasi, masalah yang

dapi dan usulan program kegiatan dari masyarakat.

elaksanaannya nantinya Rencana Kerja yang telah ditetapkan harus berpedoman pada aturan dan mekanisme yang berlaku.

Sleman, Februari 2019 Sekretaris Daerah

SUMADI, SH, MH Pembina Utama Mad NIP19630826 198903 1 007

20 Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten maka Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman sebagai Satuan Permendagri Nomor 86 Tahun luasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Rencana Pembangunan yang mengamanatkan pada SKPD untuk membuat Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dengan mengacu pada rancangan awal RKPD, Renstra SKPD, hasil evaluasi, masalah yang

Rencana Kerja yang telah ditetapkan harus

Februari 2019

dya, IV/c 19630826 198903 1 007

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan

Peraturain Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah

Mendasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah

Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendaliandan, Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang