RENCANA KERJA
(RENJA)
TAHUN 2021
DINAS PENDIDIKAN
KATA PENGANTAR
Rencana Kerja (Renja) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 merupakan bahan usulan kegiatan yang dibahas pada forum OPD dan pelaksanaan Musrenbang Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020. Hasil dari Musrenbang tersebut dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 . Hal ini merupakan pedoman kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Selatan termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan agar lebih terarah, tepat sasaran dan tepat waktu.
Rencana Kerja (Renja) ini disusun dengan berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021, yang memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Namun tentunya rencana program atau kegiatan untuk tahun 2021 masih bisa berubah sesuai dengan dinamika pendidikan yang ada di Sulawesi Selatan dan di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan sendiri.
Mudah-mudahan Rencana Kerja (Renja) tahun 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan ini dapat memberikan informasi
awal yang diharapkan oleh seluruh stakeholder tentang
kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 .
Kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan dokumen Rencana Kerja (Renja) tahun 2021 ini, kami ucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga dapat bermanfaat bagi semua pihak yang peduli pada pembangunan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Makassar, September 2021
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI SELATAN,
Prof.Dr.MUHAMMAD JUFRI, M.Si,M.Psi,Psikolog
Pangkat : Pembina Utama Madya NIP. 19680202 199403 1 003
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 6
1.1 Latar Belakang ... 6
1.2 Landasan Hukum ... 10
1.3 Maksud dan Tujuan ...11
1.4 Sistematika Penulisan ... 13
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu & Capaian Renstra Perangkat Daerah 15 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah... 19
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah ... 22
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD... 23
2.5 Penelahaan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat... 24
BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional... 25 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah... 27
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
4.1 Program dan Kegiatan ... 29
BAB V PENUTUP... 31 Lampiran ... 32
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Rencana Kerja Dinas Pendidikan Tahun 2021 merupakan Rencana Kerja Tahun ketiga Periode Rencana Strategis Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 yang disusun pada tahun 2018 yang di review pada tahun 2019. Berdasarkan Permendagri 86 Tahun 2017 tentang tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyusun Renja yang berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagai pedoman bagi pelaksanaan operasional kegiatan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara
Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Rencana Kerja perangkat daerah
adalah dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun berpedoman kepada rencana strategis (renstra) perangkat daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Proses penyusunan rancangan Rencana Kerja perangkat daerah mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja perangkat daerah dapat dikerjakan secara pararel dengan penyusunan rancangan awal RKPD dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting perangkat daerah, evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra Perangkat daerah. Tahap penetapan rancangan akhir Renja Perangkat Daerah dilakukan dengan pengesahan oleh kepala daerah, selanjutnya kepala perangkat daerah menetapkan renja perangkat daerah untuk menjadi pedoman dilingkungan perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan prioritas perangkat daerah pada tahun anggaran 2021. Renja Perangkat Daerah disusun dengan tahapan :
1. Persiapan Penyusunan : Persiapan penyusunan renja meliputi :
(a) Penyusunan rancangan keputusan Kepala Daerah tentang
pembentukan tim penyusun Renja Perangkat Daerah (b) Orientasi mengenai Renja Perangkat Daerah (c) Penyusunan agenda kerja tim penyusun Renja Perangkat Daerah dan (d) Penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan Daerah berdasarkan SIPD.
2. Penyusunan Rancangan Awal : Penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu, dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan. Penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah mencakup: (a) Analisis gambaran pelayanan Perangkat Daerah dan (b) Hasil evaluasi Renja Perangkat Daerah tahun lalu.
3. Penyusunan: Rancangan Penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah merupakan proses penyempurnaan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berdasarkan surat edaran Kepala Daerah tentang penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah. Rancangan Renja Perangkat Daerah
tersebut dibahas dan disempurnakan dalam forum perangkat
Daerah/lintas perangkat Daerah dan sudah harus selaras dengan rancangan awal RKPD.
4. Pelaksanaan forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah dilaksanakan oleh kepala Perangkat Daerah berkoordinasi dengan BAPPEDA Provinsi Sulawesi Selatan dan dilakukan pembahasan dengan pemangku kepentingan yang bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam Rancangan Renja Perangkat Daerah.
5. Perumusan Rancangan Akhir Perumusan rancangan akhir Renja Perangkat Daerah, merupakan proses penyempurnaan rancangan Renja Perangkat Daerah menjadi rancangan akhir Renja Perangkat Daerah berdasarkan Perkada tentang RKPD. Perumusan rancangan akhir Renja Perangkat Daerah dilakukan untuk mempertajam program, kegiatan dan pagu indikatif Perangkat Daerah berdasarkan program, kegiatan dan pagu indikatif yang ditetapkan dalam Perkada tentang RKPD.
Penyusunan Renja Badan Perencanaan Pembangunan dari rancangan awal renja sampai rancangan akhir renja dipengaruhi oleh dokumen perencanaan lainnya yaitu renstra Dinas Pendidikan, rancangan awal RKPD, dan rancangan akhir RKPD.
Pada penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu, dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan. Adapun hasil rancangan awal yang menjadi dasar yaitu:
1. Berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, bertujuan untuk menjamin kesesuaian antara program, kegiatan, lokasi kegiatan, kelompok sasaran, serta prakiraan maju yang disusun dalam rancangan awal Renja Perangkat Daerah dengan Renstra Perangkat Daerah.
2. Berpedoman pada hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan bertujuan untuk memastikan bahwa rumusan kegiatan alternatif dan/atau kegiatan baru yang disusun dalam rancangan awal Renja Perangkat Daerah dilakukan.
Rancangan Awal Renja kemudian disempurnakan menjadi Rancangan Renja. Penyempurnaan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah mencakup perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, pendanaan indikatif, lokasi kegiatan dan kelompok sasaran pada Rancangan Awal RKPD. Rancangan renja tersebut juga dibahas dan disempurnakan dalam forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah. Rancangan Renja Perangkat Daerah disampaikan kepada Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan untuk diverifikasi. Verifikasi tersebut harus dapat menjamin rancangan Renja Perangkat Daerah sudah selaras dengan rancangan awal RKPD. Rancangan Renja hasil verifikasi
Penetapan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan seluruh rancangan akhir Renja Perangkat Daerah yang telah diverifikasi kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah untuk ditetapkan dengan Perkada. Renja Perangkat Daerah yang
ditetapkan dengan Perkada menjadi pedoman Perangkat Daerah dalam menyusun RKA Perangkat Daerah.
1.2 LANDASAN HUKUM
Penyusunan dokumen Rencana Kerja (Renja) tahun 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatanmengacu pada beberapa peraturan perundang-undangan sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengengelolaan Keuangan Daerah;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;
7. Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan;
8. Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata
Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Tata Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
12. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;
13. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 209-2029;
14. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah;
15. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018-2023;
16. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
17. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 13 Tahun 2019 tentang APBD Provinsi Sulawesi Selatan T.A. 2020.
1.3 MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud disusunannya dokumen Rencana Kerja (Renja) tahun 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan adalah untuk menyediakan dokumen perencanaan pembangunan pendidikan di Sulawesi Selatan tahun 2021 sebagai acuan atau pedoman teknis operasional bagi semua unit-unit Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu Renja Dinas
Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 merupakan kelanjutan dan kesinambungan Renja sebelumnya, disusun dan dibuat secara sistematis, sistemik dan sinergis berdasarkan priodesiasi yang telah dirumuskan dan berorientasi pada pola kombinasi “Top Down” dan
“Buttom Up Planning”.
Disamping itu Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pendidikan Provinsi
Sulawesi Selatan ini, bertujuan memberikan acuan empiris mengenai kebijakan dan pengembangan yang harus diikuti, program dan kegiatan yang harus dilaksanakan, serta sasaran-sasaran yang harus dicapai oleh seluruh jajaran di lingkup Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021. Oleh karena itu pengendalian terhadap implementasi Renja ini dilakukan melalui wawasan internal yang merupakan tanggung jawab masing-masing, Sekretariat, Bidang, Bagian, Sub Bagian, Seksi, UPT dan Cabang Dinas sesuai tupoksi masing-masing.
Sedangkan tujuan yang akan dicapai melalui dokumen Rencana Kerja (Renja) tahun 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan adalah sebagai berikut:
1. Memberikan gambaran tentang hasil capaian kinerja pelayanan Dinas Pendidikan Tahun 2019;
2. Memberikan gambaran tentang isu-isu strategis dan kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan bidang pendidikan;
3. Memberikan arahan tentang tujuan, sasaran, kebijakan, program, dan kegiatan yang harus dipedomani para pejabat dalam melaksanakan tugas
pokok dan fungsinya di Tahun 2021;
4. Memberikan gambaran tentang pagu indikatif pembiayaan program kegiatan, sebagai dasar penyusunan rancangan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2021 bagi bidang/sekretariat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
5. Terwujudnya sinkronisasi, sinergitas dan keberlanjutan antara
perencanaan tahunan pembangunan pendidikan di Sulawesi Selatan dengan Renstra Dinas Pendidikan periode tahun 2018-2023 dan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018-2023.
1.4 SISTEMATIKA PENULISAN
Renja Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
Bab I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan hukum 1.3. Maksud dan tujuan 1.4. Sistematika penulisan
Bab II. HASIL EVALUASI RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan capaian Renstra Perangkat Daerah
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Bab III. TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1 Telaahan terhadap kebijakan nasional 3.2 Tujuan dan sasaran renja perangkat daerah
Bab IV. RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
4.1 Program dan Kegiatan
Bab V. PENUTUP
BAB II
HASIL EVALUASI
RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
Pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 dikelompokkan menjadi dua urusan yaitu urusan Wajib Pelayanan Dasar dan Non Urusan. Urusan wajib Pelayanan Dasar terdiri dari Program Peningkatan Partisipasi Pendidikan Menengah dan Khusus, Program Peningkatan kualitas pendidikan vokasional, program pendidikan siswa kebutuhan khusu, Program pendidikan karakter dan sekolah sehat, program bantuan pendidikan SMA/SMK/MA bagi siswa miskin, program peningkatan kualitas pendidikan menengah, program promosi minat keilmuan, program peningkatan dan pengembangan teknologi informasi dan kominikasi. Non urusan terdiri dari
program pelayanan administrasi perkantoran, program
peningkatan sarana dan prasarana aparatur, prograam
peningkatan perencanaan, penganggaran dan evaluasi kinerja dan peningkatan disiplin dan kapasitas sumber daya aparatur. Hasil evaluasi terhadap renja tahun lalu berdasarkan target indikator kinerja program tahun 2019 adalah sebagai berikut:
1. Realisasi program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan:
a. Program Peningkatan Partisipasi Pendidikan Menengah dan Khusus
a) Kampanye peningkatan partisipasi dalam pendidikan Tingkat Capaian realisasi terhadap target 25,10%
b) Peningkatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Tingkat Capaian realisasi terhadap target 43,76%
b. Program Peningkatan Disiplin dan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
a) Penyusunan dan Pengelolaan Keuangan Semesteran dan Akhir Tahun Tingkat Capaian realisasi terhadap target 5,14%
2. Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan;
a. Program peningkatanpartisipasi pendidikan menengah dan
khusus (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas
Pendidikan 98,12%
b. Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasional (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 77,66%
c. Program Pendidikan Siswa Kebutuhan Khusus (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 98,89%
d. Program Pendidikan Karakter Dan Sekolah Sehat (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 92,71%
Miskin (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 99,73%
f. Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah (Prioritas). Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 80,13%
g. Program Promosi Minat Keilmuan. Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 91,18 %
h. Program Peningkatan Dan Pengembangan Teknologi
Informasi Dan Komunikasi Pendidikan. Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 98,88%
i. Program Peningkatan Dan Pemerataan Mutu Dan Distribusi
Pendidik Dan Tenaga Kependidikan. Target Kinerja
Persentase Dinas Pendidikan 99,73%
j. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 85,95%
k. Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur. Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 95,86%
l. Program Peningkatan Perencanaan, Penganggaran Dan
Evaluasi Kinerja. Target Kinerja Persentase Dinas
Pendidikan 70,42%
m. Program Peningkatan Disiplin Dan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Kinerja Persentase Dinas Pendidikan 5,14%
hasil/keluaran yang direncanakan;
4. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau melebihi target kinerja program/kegiatan:
a. Kesesuaian ketersediaan anggaran dengan prioritas kegiatan
b. Adanya perubahan regulasi yang menyebabkan
tertundanya atau tidak terlaksananya suatu kegiatan c. Ada beberapa kegiatan yang menggunakan sistem
kerjasama dengan lembaga lain sehingga dibatasi kuota 5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian, terpenuhinya atau
melebihi target kinerja program/kegiatan:
a. Capaian kegiatan yang berada dibawah target capaian renstra sd tahun berjalan harus segera diperbaiki
b. Capaian kegiatan yang berada diatas target capaian renstra sd akhir tahun renstra boleh tidak dilaksanakan c. Capaian kegiatan yang berada diatas target capaian
renstra sd tahun berjalan harus dipertahankan
6. Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut:
a. Memberikan alokasi anggaran yang lebih banyak untuk kegiatan yang realisasi capaiannya berada dibawah capaian target renstra sd tahun berjalan.
b. Merelokasi anggaran untuk kegiatan yang sudah melebihi capaian target renstra sd akhir tahun renstra.
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Metode pengukuran kinerja yang digunakan adalah membandingkan antara
rencana kinerja (performance plan) yang diinginkan dengan realisasi kinerja
(performance result) yang dicapai. Dalam rangka menetapkan indikator kinerja yang baik, dipergunakan kriteria SMART sebagai akronim dari specific (spesifik),
measurable (terukur), achievable (dapat dicapai), relevant (relevan), dan timebound
(memiliki batas waktu). Perjanjian Kinerja Tahun 2019 yang indikatornya tertuang dalam IKU, disimpulkan telah memenuhi kriteria SMART.
Untuk mengukur keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi yang akan digunakan untuk perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja, maka dalam laporan kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019 ini akan dijelaskan capaian indikator kinerja utama (IKU) yang mendukung pencapaian kinerja sasaran dalam Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pencapaian kinerja IKU Dinas Pendidikan Prov. Sulawesi Selatan sebagai berikut:
No. Indikator Kinerja
Utama Satuan Target Realisasi
Capaian
(%) Ket
1. Rata Lama Sekolah
(RLS) Tahun 8,36 8,36 100
2. Angka Partisipasi Kasar
(APK) SM Sederajat % 88,12 82,58 93,71
3. Angka Partisipasi Murni
(APM) SM Sederajat % 63,00 67,23 106,71 4. Angka Partisipasi Sekolah (APS) SM Sederajat % 82,07 80,62 98,23 5. Persentase Jumlah Warga Negara Usia 4-18 Tahun yang Termasuk dalam Penduduk Dissabilitas yang Berpartisipasi dalam Pendidikan Khusus % 80 80 100 6. Cakupan Siswa SMA/SMK/SLB yang % 50,05 50,05 100
No. Indikator Kinerja
Utama Satuan Target Realisasi
Capaian (%) Ket Mendapat Bantuan Pendidikan 7. Persentase Tamatan SMK yang Bekerja 3 Bulan Setelah Tamat
% 44,00 44,00 100
8. Persentase Sekolah yang Menerapkan Budaya Sehat dan Faham Radikalisme
% 50,00 50,00 100
9. Persentase Sekolah yang Menerapkan Kurikulum Lokal Penambahan Waktu Pelajaran Agama
% 50.05 50,05 100
10. Persentase SMA/SMK
yang Bebas Narkoba % 90,00 90,00 100
11. Persentase Tamatan SMA/SMK/SLB yang Lulus Perguruan Tinggi Negeri yang Bereputasi
% 45,46 45,46 100
Indikator Kinerja Utama (IKU) yang mendukung sasaran strategis dalam RPJMD Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 sebanyak 11 indikator, dan dari jumlah tersebut dapat dibagi berdasarkan kriteria sebagai berikut: Sangat memuaskan (capaian di atas 100 persen) sebanyak 1 indikator
Memuaskan (capaian di atas 90 persen-100 persen) sebanyak 10 indikator Cukup memuaskan (capaian di atas 60 persen-90 persen) sebanyak 0 indikator Kurang memuaskan (capaian di atas 25 persen-60 persen) sebanyak 0 indikator Tidak memuaskan (capaian 0 persen-25 persen) sebanyak 0 indikator
Dari 11 IKU tersebut, kinerja yang dicapai menunjukkan bahwa 9,09 persen telah memenuhi kriteria sangat memuaskan, dan 90,91 persen telah memenuhi kriteria memuaskan. Analisis keberhasilan dan kegagalan pencapaian IKU Dinas Pendidikan Tahun 2019.
Tabel T-C30
2018 2019 2020 2021 2018 2019 2020 2021
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 Rata Lama Sekolah (RLS) 8.12 8.36 8.38 8.4 8.34 8.36 8.38 8.4
2 Angka Partisipasi Kasar (APK) SM
Sederajat 82.00 88.12 88.70 88.13 81.47 82.58 88.70 88.13
3 Angka Partisipasi Murni (APM) SM
Sederajat 64.25 63.00 63.50 63.95 70.89 67.23 63.50 63.95
4 Angka Partisipasi Sekolah (APS) SM
Sederajat 64.25 82.07 82.45 83.39 81.75 80.62 82.45 83.39
5
Persentase Jumlah Warga Negara Usia 4-18 Tahun yang Termasuk dalam Penduduk Dissabilitas yang
Berpartisipasi dalam Pendidikan Khusus
- 80.00 81.00 82.00 - 80.00 81.00 82.00
6 Cakupan Siswa SMA/SMK/SLB yang
Mendapat Bantuan Pendidikan - 44.00 45.60 46.75 - 44.00 45.60 46.75
7 Persentase Tamatan SMK yang Bekerja 3
Bulan Setelah Tamat - 44.00 45.60 46.75 - 44.00 45.60 46.75
8 Persentase Sekolah yang Menerapkan
Budaya Sehat dan Faham Radikalisme - 50.05 54.93 50.05 - 50.05 54.93 50.05
9
Persentase Sekolah yang Menerapkan Kurikulum Lokal Penambahan Waktu Pelajaran Agama
- 50.05 52.50 54.25 - 50.05 52.50 54.25
10 Persentase SMA/SMK yang Bebas
Narkoba - 90.00 91.00 92.00 - 90.00 91.00 92.00
11
Persentase Tamatan SMA/SMK/SLB yang Lulus Perguruan Tinggi Negeri yang Bereputasi
- 45.46 46.85 48.25 - 45.46 46.85 48.25
Catatan Analisis Tabel T-C.30.
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan
No. Indikator Kinerja Utama SPM/Standar
Nasional IKK
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
Aspek lain yang perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 adalah berbagai isu yang terkait dengan penyelenggaraan pembangunan pendidikan di Sulawesi Selatan. Isu yang dihimpun dalam Renja ini menyangkut isu-isu strategis yang terkait program-program prioritas dan isu-isu pendidikan yang berdampak strategis. Ada pun Isu-isu tersebut Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yaitu:
a. Masih Terbatasnya daya tampung sekolah, kondisi geografis, rendahnya kemampuan pembiayaan pendidikan masyarakat khusunya jenjang pendidikan menengah
b. Masih belum meratanya kualitas sarana prasarana pendidikan di setiap wilayah
c. Masih belum meratanya distribusi guru di setiap wilayah
Dari permasalahan di atas, dapat dirumuskan program kegiatan prioritas yang mendorong terpenuhinya target renstra tahun berikutnya.
Memperhatikan tingkat capaian program dan kegiatan Dinas Pendidikan pada tahun 2019, dapat diambil kesimpulan kinerja Perangkat Daerah sangat baik. Perumusan kegiatan telah maengacu pada RKPD tahun 2020 dan renstra Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dan perubahan-perubahan pada kegiatan tetap mempertimbangkan
salah satu aspek dalam menunjang pencapaian yang tinggi pada kegiatan Dinas Pendidikan tahun 2018-2023.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan dan sifatnya penting antara lain aktivitas pengendalian atau monitoring yang termasuk dalam tahapan proses penyusunan dokumen atau pelaksanaan kegiatan, seperti pencapaian output kegiatan serta ketetapan jenis output yang dihasilkan.
2.4 Review terhadap Rancangan
Dalam proses rancangan awal RKPD 2020, Dinas
Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan membandingkan rancangan awal RKPD tahun 2020 dengan analisis kebutuhan. Hal ini dimaksud untuk menyelaraskan program dan kegiatan prioritas guna mencapai target renstra tahun berjalan.
Adapun rancangan program kegiatan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dapat dilahat dalam lampiran Tabel T-C.31.
2.5 Penelaaahan Usulan Program Dan Kegiatan Masyarakat
Usulan Program/Kegiatan dari pemangku kepentingan di peroleh dari hasil musrenbang Kabupaten/Kota, Musrenbangnas dan data Internal Dinas Pendidikan. Usulan program/kegiatan yang sesuia dengan porioritas dapat di rencanakan pada tahun berikutnya.
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
Arah kebijakan nasional bidang pendidikan dapat dilihat dari
visi dan misi kementerian pendidikan dan kebudayaan periode 2014-2019.
Visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI adalah :
“ Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan dan Kebudayaan untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas dan Beradab ”
Yang dimaksud dengan layanan prima pendidikan dan kebudayaan adalah layanan yang :
1. Tersedia secara merata di seluruh pelosok Nusantara; 2. Terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat;
3. Berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri;
4. Setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh pendidikan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosial- budaya, ekonomi, geografi, dan gender;
5. Menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengenyam pendidikan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industry;
6. Melestarikan dan memperkokoh kebudayaan Indonesia.
M i s i
Untuk mencapai visi tersebut, Misi Kemdikbud 2014-2019 adalah : 1. Mewujudkan pelaku pendidikan dan kebudayaan yang kuat adalah
menguatkan siswa, guru, kepala sekolah, orang tua, dan pemimpin institusi pendidikan dalam ekosistem pendidikan; memberdayakan
pelaku budaya dalam pelestarian dan pengebangan kebudayaan; serta kebijakan diarahkan pada penguatan perilaku yang mandiri dan berkepribadian;
2. Mewujudkan akses yang meluas, merata, dan berkeadilan adalah mengoptimalkan capaian wajib belajar 12 tahun; meningkatkan ketersediaan serta keterjangkauan layanan pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus dan masyarakat terpinggirkan, serta bagi wilayah terdepan, terluar dan tertinggal; 3. Mewujudkan pembelajaran yang bermutu adalah meningkatakan
mutupendidikan sesuai lingkup standar nasional pendidika, serta memfokuskan kebijakan berdasarkan percepatan peningkatan mutu untuk menghadapi persaingan global dengan pemahaman akan keberagaman, dan penguatan praktik baik dan inovasi;
4. Mewujudkan pelestarian kebudayaan dan pengembangan bahasa daerah adalah: a) menjaga dan memelihara jati diri karakter bangsa melalui pelestarian dan pengembangan kebudayaan dan bahasa; b). membangkitkan kembali karakter bangsa Indonesia, yaitu saling menghargai keragaman, toleransi, etika, moral, dan gotong royong melalui penerapan budaya dan bahasa Indonesia yang baikdi masyarakat; c) meningkatkan apresiasi pada seni dan karya budaya Indonesia sebagi bentuk kecintaan pada produk produk dalam
negeri; d) melestarikan , mengembangakn dan memfasssatkan
warisan
5. budaya termasuk budaya maritim dan kepulaua untuk
meningkatkan kesejahteraan rakyat;
6. Mewujudkan penguatan tata kelola serta peningkatan efektifitas
birokrasi dan pelibatan publik adalah dengan memaksimakan pelibatan publik dalam seluruh aspek pengelolaan kebijakan yang berbasis data, riset, dan bukti lapangan ; membantu penguatan kapasitas tata kelola pada pendidikian di daerah , mengembangkan
koordinasi dan kerjasama lintas sektoral ditingkat nasional; mewujudkan birokrasi pendidikan yang menjadi teladan dalam tata kelola yang bersih, efektif, dan efisien.
3.2. Tujuan Dan Sasaran Renja Perangkat Daerah
Tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting
penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Pendidikan yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja rentra Dinas Pendidikan. Berdasarkan hasil identifikasi potensi dan permasalahan yang akan dihadapi pada langkah sebelumnya dalam rangka mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi, sedangkan sasaran menggambarkan hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, untuk mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, maka pernyataan tujuan tersebut akan dilengkapi sasaran strategis sebagai ukuran kinerja. Oleh karena ini dalam periode tahun 2018-2023, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan tujuan dan sasaran, sebagai berikut :
Tujuan :
1. Memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan Pendidikan Menengah (SMA, SMK), serta Siswa Berkebutuhan Khusus untuk mengikuti dan memiliki pendidikan yang bermutu dan berkualitas tanpa memandang golongan, kemampuan ekonomi, gender, wilayah, dan kondisi fisik;
2. Memantapkan sistem pembelajaran yang bermutu dengan menyeimbangkan hard skill dan soft skill untuk memenuhi Standar Kompetensi Pendidik, Standar Kelulusan dan Standar Proses;
3. Mengupayakan pengurangan dampak putus sekolah atau drop out serta peningkatan akses keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik ke jenjang yang lebih tinggi;
4. Meningkatkan kecakapan hidup (Life Skill) peserta didik melalui pendidikan kejuruan;
5. Memantapkan tugas pokok dan fungsi kelembagaan dan menata akuntabilitas kinerja yang profesional dan bertanggungjawab.
Sasaran :
1. Terlaksanaanyaa layanan akses dan pemerataan pendidikan yang bermutu di jenjang pendidikan usia dini dan pendidikan dasar dan menengah;
2. Terlaksanaanya peningkatan kualifikasi, daya nalar dan kompetensi pendidik;
3. Terlaksananya peningkatan sarana prasarana dan manajemen pelayanan pendidikan;
4. Terlaksananya pemberian bantuan kepada Siswa Miskin SMA/SMK dan SLB;
5. Terbinanya sekolah kejuruan dalam rangka meningkatkan kecakapan hidup (life skill) siswa;
6. Terlaksananya sistem perencanaan pendidikan dan sistem pelayanan administrasi perkantoran.
BAB IV
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
4.1 Program dan Kegiatan
4.1.1. Program
Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD dan dikoordinasikan dengan OPD lainnya untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran. Rencana program kegiatan prioritas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahun 2021 berdasarkan Evaluasi SAKIP di tahun-tahun sebelumnya, maka kami telah melakukan review Renstra Dinas Pendidikan Tahun 2018-2023. Pada tahun 2021 Dinas Pendidikan mereview semua program dan kegiatan agar dapat berkontribusi langsung dengan capaian kinerja OPD dari 13 Program menjadi hanya 9 Program. Program yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan pada Tahun 2021, yaitu :
1. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
2. Program Pengelolaan Pendidikan
3. Program Pengembangan Kurikulum
4. Program Pendidik dan Tenaga Kependidikan
5. Program Pengendaliaan Perizinan Pendidikan
6. Program Pengembangan Bahasa dan Sastra
Rencana Kerja Tahun 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan | 30
Kegiatan merupakan penjabaran dari program yang direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2021. Adapun kegiatan yang dilaksankan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dapat lihat pada tabel berikut :
BAB V
PENUTUP
Rencana Kerja (Renja) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 ini disusun sebagai rancangan kegiatan pada tahun 2021 yang direncanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Oleh karena itu, Rencana Kerja (Renja) ini merupakan dokumen yang disusun sebagai bahan pelaksanaan kegiatan selama tahun 2021. Rencana Kerja (Renja) juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan yang dilaksanakan dalam satu tahun bagi seluruh jajaran Dinas Pendidikan Provisi Sulawesi Selatan.
Rencana Kerja (Renja) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 ini diharapkan dapat membantu dalam melaksanakan pencapaian tujuan dan menjaga kualitas hasil kegiatan serta
memberikan pedoman dalam mewujudkan pencapaian kinerja
(Performing Government) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, yang juga sebagai pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan pada tahun 2020. Oleh karena itu semua upaya dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka menunjang dan mendukung pembangunan pendidikan di daerah Provinsi Sulawesi Selatan.