• Tidak ada hasil yang ditemukan

WATERFRONT COTTAGE WISATA BONO DI TELUK MERANTI KABUPATEN PELALAWAN RIAU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "WATERFRONT COTTAGE WISATA BONO DI TELUK MERANTI KABUPATEN PELALAWAN RIAU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

43 WATERFRONT COTTAGE WISATA BONO

BAB IV

KESIMPULAN, BATASAN, DAN ANGGAPAN

IV.I. Kesimpulan

Berdasarkan pada pembahasan bab-bab sebelumnya diperoleh beberapa kesimpulan yaitu :

1. Objek wisata Bono merupakan sebuah tempat objek wisata dengan skala internasional. Dengan memiliki daya tarik pada fenomena ombak yang unik dan manjadi perhatian besar bagi para atlet peselancar di seluruh dunia.

2. Sebagai tempat wisata yang baru di kenal tahun 2010, objek wisata ini mengalami peningkatan jumlah pengunjung setiap tahunnya dan akan terus bertambah dengan pesat dengan terbangunnya fasilitas-fasilitas umum.

3. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi telah mempersiapkan masterplan pengembangan kawasan pariwisata Bono. Dengan berbagai perencanaan sarana dan prasarana yanag mampu menunjang kawasan pariwisata ini. 4. Salah satu fasilitas yang penting untuk dibangun adalah fasilitas

penginapan berupa cottage karena pengunjung atau tourist yang datang biasanya menghabiskan waktu berhari-hari untuk menikmati Bono.

IV.II. Batasan

Batasan yang digunakan dalam Perencanaan dan Perancangan Waterfront Cottage Wisata Bono di Teluk Meranti ini, antara lain:

(2)

44 WATERFRONT COTTAGE WISATA BONO

2. Peraturan dan data tentang bangunan mengacu pada penyusunan masterplan pengembangan kawasan wisata Bono yang telah ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi.

3. Perencanaan Waterfront Cottage ini diproyeksikan hingga tahun 2021 kedepan (10 tahun kedepan terhitung dari tahun 2011).

IV.III. Anggapan

Adapun anggapan-anggapan dalam Perencanaan dan Perancangan Waterfront Cottage Wisata Bono di teluk Meranti Kab. Pelalawan, antara

lain :

1. Tapak existing di Teluk Meranti layak untuk perencanaan dan perancangan waterfront cottage dianggap layak. Karena berada pada zona dengan kekuatan gelombang yang mulai mengecil, namun diperlukan bangunan pemecah ombak. Untuk mengurangi tekanan ombak menuju lokasi tapak.

2. Penyediaan dan pembebasan lahan untuk Perencanaan dan Perancangan Waterfront Cottage Wisata Bono dianggap tidak masalah karena lahan

tersebut merupakan lahan yang telah direncanakan oleh Dinas Pariwisata. 3. Sumber pembiayaan pengembangan wisata Bono berasal dari Pendapatan

Referensi

Dokumen terkait

swasta hal ini juga memperkuat pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Dalam pelaksanaan CSR PT. RAPP di Kelurahan Teluk Meranti, hubungan Pemerintah dan Swasta bisa kita

Sasaran yang ingin dicapai adalah mendapatkan dasar - dasar perencanaan dan perancangan kawasan wisata air Lopait di Rawa Pening Kabupaten Semarang yang meliputi aspek

Data yang dipergunakan sebagai pedoman dalam perancangan ini dianggap sudah memenuhi syarat perencanaan.. Jaringan transportasi yang menjadi akses menuju lokasi Kawasan wisata

1) Terdapat 2 tipe penginapan yang terdapat di Desa Wisata Buah Durian yaitu homestay yang ditujukan bagi wisatawan asing, tersebar dipemukiman warga Desa Diwak dan

perancangan Pusat Kawasan Wisata Candi Gedongsongo sesuai referensi

Tinjauan aspek perencanaan dan perancangan studi banding di Desa Wisata Agro Gabugan, Desa Wisata Sambi, Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Ketenger, Desa Wisata

Batasan yang digunakan dalam Perencanaan dan Perancangan Wisata Air Panjalu Joyoboyo Di Kediri Sebagai Riverfront Area , antara lain 1) Perencanaan Kawasan Wisata Air

Mendapatkan landasan konseptual perencanaan dan perancangan Desa wisata di Kawasan Rawa Pening dengan penekanan desain ekowisata sebagai fasilitas wisata yang di harapkan mampu