• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORDA - Jurnal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "FORDA - Jurnal"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

2.16

(4)

0.00

Mar-06 Apr-06 May-06 Jun-06 Jul-06 Aug-06 Sep-06 Oct-06 Nov-06 Dec-06 Jan-07 Feb-07

P

(5)

Sumber Keragaman DB JK KT Fhit F 0.05 F 0.01 Perlakuan 2 1.1042 0.5521 33.62 ** 5.14 10.92

Galat 6 0.0985 0.0164

Total 8 1.2027 0.0444

Tabel (Table) 1. Analisis Sidik Ragam Pengaruh Perbedaan Perlakuan Pembinaan Hutan Terhadap Riap Diameter Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) (Analysis of Varians of Silvicultural Treatment Difference for Diameter Increment of Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.))

Perbandingan Perlakuan Selisih LSD0.05 LSD0.01

Alami Perapihan – Tanaman 0.33* 0.26 0.39 Alami Perapihan – Alami Tanpa Perlakuan 0.85** 0.26 0.39 Tanaman – Alami Tanpa Perlakuan 0.52** 0.26 0.39

(6)

2.09 2.10

(7)

0.00 0.05 0.10 0.15 0.20

Mar-06 Apr-06 May-06 Jun-06 Jul-06 Aug-06 Sep-06 Oct-06 Nov-06 Dec-06 Jan-07 Feb-07

P

(8)

Sumber Keragaman DB JK KT Fhit F 0.05 F 0.01 Perlakuan 2 1.5889 0.7945 44.32 ** 5.14 10.92

Galat 6 0.1076 0.0179

Total 8 1.6965 0.0627

Tabel (Table) 3. Analisis Sidik Ragam Pengaruh Perbedaan Perlakuan Pembinaan Hutan Terhadap Riap Tinggi Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) (Analysis of Variance of Silvicultural Treatment Difference for Height Increment of Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.))

Tabel (Table) 4. Hasil Uji Lanjutan LSD Pengaruh Perbedaan Perlakuan Terhadap Riap Tinggi Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) (Further LSD Analysis of Treatment

Alami Perapihan – Alami Tanpa Perlakuan

(9)
(10)

Gambar

Gambar () 1. Riap Diameter Permudaan Alam dengan Perlakuan Perapihan, Permudaan Alam                                and Plantation of Meranti Tembaga (                                Increment of Natural Regeneration with Refinement,Untreated Natural Regeneration                                Tanpa Perapihan dan Tanaman Meranti Tembaga (FigureShorea leprosula Miq.) (DiameterShorea leprosula Miq.)
Gambar (Figure) 2. Pertambahan Diameter Setiap Bulan Pengamatan dari Permudaan Alam dengan Perlakuan
Gambar () 3. Riap Tinggi Permudaan Alam dengan Perlakuan Perapihan, Permudaan Alam Tanpa                                of Natural Regeneration with Refinement, Untreated Natural Regeneration and                                Plantation of Meranti Tembaga (                                Perapihan dan Tanaman Meranti Tembaga (FigureShorea leprosula Miq.) (Height IncrementShorea leprosula Miq.))
Gambar () 4. Pertambahan Tinggi Setiap Bulan Pengamatan dari Permudaan Alam dengan Perlakuan                               Untreated Natural Regeneration and Plantation of Meranti Tembaga (                                                               leprosula                                Perapihan, Permudaan Alam Tanpa Perapihan dan Tanaman Meranti Tembaga (FigureShorea Miq.) (Monthly Height Increment of Natural Regeneration with Refinement,Shorea leprosulaMiq.))

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik termal dari pengeringan kayu meranti ( Shorea Leprosula Miq .), dengan melakukan percobaan pengeringan pada berbagai suhu

Penelitian ini bertujuan untuk membuat model pertumbuhan dan hasil tanaman meranti ( S. leprosula ) yang dikembangkan pada sistem TPTJ Teknik Silin. Penelitian ini

Sifat Pengerjaan Kayu Meranti Merah ( Shorea Leprosula Miq.) Dan Kayu Jelutung ( Dyera Polyphylla Miq.) UntukBahan Baku Meubel.Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas

Contoh jenisnya antara lain meranti tembaga ( Shorea leprosula ), meranti layang (Shorea pinanga) yang memiliki pohon besar, tepi daun rata, corola merah muda, sayap buah tiga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik termal dari pengeringan kayu meranti (Shorea Leprosula Miq.), dengan melakukan percobaan pengeringan pada berbagai suhu

RIDHO ANGGARA KUSUMA: Kualitas Balok Laminasi dari Kayu Sengon ( Paraserienthes falcataria (L) Nielsen) dan Kayu Meranti Merah ( Shorea leprosula Miq.) dengan Perlakuan

Pengujian pemotongan (sawing) pada kayu menunjukan hasil yang sangat baik dan mudah dipotong pada dua jenis kayu Meranti merah (Shorea leprosula Miq.) dan

Penelitian ini menggunakan 38.728 benih dari biji dari empat spesies dari marga Shorea: meranti merah Shorea leprosula, tengkawang Shorea macrophylla, meranti putih Shorea agami, dan