Nasir M,. 1999. Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Notoatmodjo, S, 2003. Pengantar Pendidikan dan Prilaku Kesehatan. Jakarta : Rinneka Cipta.
Notoatmodjo, S, 2005. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku Kesehatan. Yogyakarta : Percetakan Andi Offset.
Notoatmodjo, S, 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Jakarta: Rinneka Cipta.
Notoatmodjo, S, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rinneka Cipta.
Notoatmodjo, S, 2010. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. Jakarta : Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S, 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan.
Sarwono., Sarlito, Wirawan, 1997. Psikologi Remaja. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Seto S., 2001. Pangan & Gizi: Ilmu Tekonologi Industri & Perdagangan Internasional. Bogor : Sagung Seto.
Lampiran 1. Kuesioner Penelitian
Perilaku Mahasiswa dalam Meminimalisir Kantong Plastik dan Styrofoam di
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Tahun 2017
No. Responden :
Tanggal wawancara :
Nama :
Peminatan :
Angkatan / Semester :
Identitas Responden
Umur
1. <20 tahun
2. 20-25 tahun
3. >25 tahun
Jenis Kelamin 1. Laki-laki 2. Perempuan
Suku
1. Batak
2. Jawa
3. Melayu
4. Minang
5. Lainnya, sebutkan...
Jumlah Uang Saku per Bulan
1. < Rp 500.000
2. Rp 500.000 – Rp 1.000.000
A. Pengetahuan responden terhadap kantong plastik dan styrofoam
Pilihlah salah satu jawaban dari setiap pertanyaan yang dianggap
paling sesuai:
1. Apa dampak penggunaan plastik bagi kesehatan?
a. Menimbulkan tumor dan kanker pada manusia terutama kanker hati
b. Melakukan daur ulang plastik
c. Menyebabkan pencemaran lingkungan
d. Menambah minat pembeli
2. Apa dampak plastik bagi lingkungan?
a. Mengurangi tumpukan sampah
b. Mengurangi kesuburan tanah
c. Menambah estetika lingkungan
d. Dapat menyebabkan iritasi kulit
3. Bagaimana cara mengurangi dampak penggunaan plastik?
a. Membuang sampah plastik pada tempatnya
b. Membakar sampah plastik
c. Mendaur ulang sampah plastik
d. Tidak menggunakan plastik secara berulang
4. Apa jenis kantong plastik yang lebih berbahaya bagi lingkungan?
a. Kantong plastik berwarna
b. Kantong plastik hitam
c. Tidak tahu
5. Efek kemasan plastik dapat diminimalisir melalui?
a. Membuang sampah plastik pada tempat sampah organik
d. Dipinggir jalan raya
7. Apa dampak kesehatan dari pemakaian kemasan styrofoam?
a. Dapat menyebabkan gangguan pada sistem syaraf pusat
b. Menurunkan estetika lingkungan
c. Menyebabkan pencemaran lingkungan
d. Tidak tahu
8. Apa dampak lingkungan dari pemakaian kemasan styrofoam?
a. Menyebabkan pencemaran tanah
b. Mengurangi pencemaran air
c. Menurunkan gas CFC (clouroflouro carbon) di udara
d. Tidak menimbulkan dampak apa-apa
9. Bagaimana mengurangi dampak lingkungan dari sampah kemasan styrofoam?
a. Membuang sampah kemasan styrofoam pada tempat sampah anorganik
b. Melakukan daur ulang pada sampah kemasan styrofoam dan mengurangi
penggunaan kemasan styrofoam
c. Melakukan pembatasan jenis makanan yang dibeli
d. Memberikan pelapis agar makanan yang ada tidak berkontak langsung
dengan kemasan styrofoam
10. Bagaimana cara menggunakan kantong plastik dan styrofoam agar bebas dari
dampak lingkungan dan kesehatan?
a. Melakukan kampanye anti plastik
b. Melakukan diet kantong plastik yaitu bijak dalam menggunakan kantong
plastik dan styrofoam
c. Menyimpan kantong plastik dan styrofoam
B. Sikap responden dalam menggunakan kantong plastik dan styrofoam
Pilihlah jawaban dari pertanyaan berikut dengan cara memberikan
tanda ceklis/centrang (√) pada kolom yang telah disediakan.
Sikap
N
o Pertanyaan
Sangat
Setuju Setuju
Ragu
Kemasan plastik tidak berbahaya jika tidak digunakan secara berulang
2
Penggunaan tas belanja daur ulang dapat mengurangi jumlah sampah kemasan plastik
3
Sampah kemasan plastik sebaiknya dibakar untuk mencegah pencemaran lingkungan
4
Daur ulang sampah plastik dapat mengurangi jumlah sampah kemasan plastik
5
Sampah plastik sebaiknya dibuang pada tempat sampah anorganik
6 Sampah kemasan styrofoam mudah didaur ulang
7
Sampah kemasan styrofoam sebaiknya tidak dibuang secara sembarangan untuk mengurangi pencemaran tanah
8
C. Tindakan responden dalam upaya pengurangan kantong plastik dan
styrofoam
Pilihlah jawaban dari pertanyaan berikut dengan cara memberikan
tanda ceklis/centrang (√) pada kolom yang telah disediakan.
N
o Tindakan Selalu Sering
Kadang -kadang
Jarang Tidak
pernah
1 Apakah Anda membawa tas belanja sendiri untuk
mengurangi sampah plastik?
2
Apakah Anda menggunakan kembali sampah plastik sisa kegiatan?
3 Apakah sampah Anda plastik membuang secara
sembarangan?
4 Apakah sampah plastik pada tempat Anda membuang
sampah anorganik?
5 Apakah Anda memprioritaskan penggunaan kemasan styrofoam
sebagai pembungkus makanan?
6 Apakah sampah Anda styrofoammembuang secara
sembarangan?
7 Apakah Anda sering membeli makanan dengan kemasan styrofoam?
8
Sumber Informasi
Pilihlah jawaban dari pertanyaan berikut dengan cara memberikan
tanda ceklis/centrang (√) pada kolom yang telah disediakan.
No Sumber Informasi Ya Tidak
1
Apakah Anda mengikuti komunitas lingkungan dalam mengurangi pemakaian kemasan plastik dan styrofoam?
2 Apakah sahabat Anda memberikan ajakan dalam
mengurangi pemakaian plastik dan styrofoam?
3 Apakah Anda meniru orang lain dalam mengurangi
pemakaian plastik dan styrofoam?
4
Apakah anggota keluarga Anda memberikan ajakan untuk mengurangi pemakaian plastik dan styrofoam?
5
Apakah Anda mendapatkan informasi mengenai dampak pemakaian plastik dan styrofoam dari kampus?
6 Apakah Anda melakukan diskusi dengan dosen
tentang dampak pemakaian plastik dan styrofoam?
7
Apakah Anda menggunakan internet dalam mencari informasi tentang dampak pemakaian plastik dan styrofoam?
8 Apakah Anda menonton program televisi tentang
dampak pemakaian plastik dan styrofoam?
9
Apakah Anda membaca bahan perkuliahan untuk mendapatkan pengetahuan tentang plastik dan styrofoam?
10 Apakah Anda mendapatkan informasi mengenai