• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Modifikasi Pola Hidup Medis Dengan Atau Tanpa Metformin Terhadap Kadar Asymmetrical Dimethyl Arginine (ADMA) Pada Penderita Obesitas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Modifikasi Pola Hidup Medis Dengan Atau Tanpa Metformin Terhadap Kadar Asymmetrical Dimethyl Arginine (ADMA) Pada Penderita Obesitas"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Pada obesitas terjadi akumulasi jaringan adiposa yang berlebihan dan merupakan faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Adiposit diketahui bertanggung jawab terhadap sintesa maupun degradasi asymmetrical dimethyl

arginine (ADMA) yang merupakan suatu nitric oxide synthase inhibitor dan

memegang peran penting dalam disfungsi endotel. Modifikasi pola hidup medis dan metformin memiliki efek menurunkan berat badan dan kadar ADMA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan pola hidup medis dan penambahan metformin pada penderita obesitas dapat lebih memperbaiki kadar ADMA. Dilakukan uji klinis acak tersamar ganda, dengan desain paralel selama 12 minggu pada 40 penderita obesitas yang dibagi menjadi kelompok modifikasi pola hidup medis dengan dan tanpa metformin. Parameter antropometri dan kadar ADMA serum dinilai sebelum dan sesudah intervensi. Didapati penurunan kadar ADMA, berat badan, lingkar pinggang dan indeks massa tubuh pada kedua kelompok. Rerata perubahan ADMA pada kelompok metformin dibandingkan dengan kelompok plasebo adalah 0,0235±0,12ug/l vs 0,03±0,1ug/l (p=0,726). Rerata penurunan berat badan pada kelompok metformin dibandingkan plasebo 3,88±1,23kg vs 2,36±1,12kg (p=0,0001). Rerata penurunan lingkar pinggang pada kelompok metformin dibandingkan plasebo 6,39±0,99cm vs 5,75±1,71cm (p=0,0001). Rerata penurunan indeks massa tubuh pada kelompok metformin dibandingkan plasebo 1,76±0,85kg/m2 vs 1,08±0,61kg/m2

Kata kunci: Obesitas, modifikasi-pola-hidup, metformin, ADMA

(p=0,0001). Kesimpulan modifikasi pola hidup medis selama 12 minggu memperbaiki parameter antropometri dan penambahan metformin tidak memperbaiki secara bermakna kadar ADMA pada obesitas.

(2)

ABSTRACT

In obesity, there is accumulation of excessive adipose tissue and also a risk factor of cardiovascular diseases. Human adipocytes produce asymmetrical dimethyl arginine (ADMA), an inhibitor nitric oxide synthase which has important role in endothel dysfunction, and express the full enzymatic machinery responsible for ADMA metabolism (biosynthesis and degradation). Life style modification and metformin have lowering body weight and ADMA level effects. This study intends to find out whether life style modification with metformin in obese subjects can make the improvement of ADMA level better. This was a randomized double blind clinical trial held in 12 weeks on 40 obese subjects having life style modification with and without metformin. Antropometric parametre and ADMA level were measured before and after intervention. After intervention, there were decreament in ADMA level, body weight, waist circumfrence and body mass index in both group. Mean of ADMA reduction in metformin versus placebo group was 0,0235±0,12ug/l vs 0,03±0,1ug/l (p=0,726). Mean of weight reduction in metformin versus placebo group was 3,88±1,23kg vs 2,36±1,12kg (p=0,0001). Mean of waist circumfrence reduction in metformin versus placebo group was 6,39±0,99cm vs 5,75±1,71cm (p=0,0001). Mean of body mass index reduction in metformin and placebo group was 1,76±0,85kg/m2 vs 1,08±0,61kg/m2

Key word: Obesity, lifestyle-modification, metformin, ADMA

(p=0,0001). Conclusion the implementation of lifestyle modification in 12 weeks could improve some antropometric parametres but extra metformin did not improve the ADMA level significantly in obese subjects.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian dilakukan secara uji klinis selama 12 minggu pada 38 penderita obesitas yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok dengan intervensi pola hidup medik tanpa

1) Untuk mengetahui apakah dengan pola hidup medik (PHM) pada penderita obesitas akan mendapatkan perbaikan antropometri, kadar glukosa darah dan profil lipid setelah 12 minggu. 2)

1) Untuk mengetahui apakah dengan modifikasi pola hidup (diet dan latihan jasmani) pada penderita obesitas selama 12 minggu akan mendapatkan perbaikan kadar

Penelitian William tahun 2005 melaporkan bahwa penurunan berat badan serta penurunan resiko diabetes pada populasi beresiko sebesar 55,8% dalam waktu pemantauan 2,8

The Indian Diabetes Prevention Programme Shows that Lifestyle Modification and Metformin Prevent Type 2 Diabetes in Asian Indian Subjects with Impaired Glucose

1) Saya telah membaca lembar informasi pasien ini dan lembar persetujuan pasien dan telah mendapatkan penjelasan mengenai tujuan, lama penelitian, efek dan resiko yang mungkin

1) Saya telah membaca lembar informasi pasien ini dan lembar persetujuan pasien dan telah mendapatkan penjelasan mengenai tujuan, lama penelitian, efek dan resiko

Rektor Universitas Sumatera Utara, Dekan dan Ketua TKP-PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk