• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL TERHA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL TERHA"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

vi ABSTRAK

ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP

RETURN SAHAM PADA SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA

SUBSEKTOR PLASTIK DAN KEMASAN, PAKAN TERNAK, KAYU DAN PENGOLAHAN SERTA PULP DAN KERTAS PERIODE

SEBELUM, SAAT, DAN SESUDAH KRISIS TAHUN 2008 (STUDI KASUS DI BURSA EFEK INDONESIA)

Faktor – faktor ekternal adalah faktor makroekonomi dan pengaruhnya bersifat umum, artinya faktor ini akan mempengaruhi semua return saham sektoral dengan intensitas yang berbeda antara sektoral satu dengan sektoral lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), Inflasi, BI Rate, Kurs Dollar, Kurs Euro, GDP (Gross Domestic Product) dan Emas sebagai variabel bebas terhadap return saham sebagai variabel terikat.

Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan yang termasuk dalam Sektor Industri Dasar dan Kimia Subsektor Plastik dan Kemasan, Pakan Ternak, Kayu dan Pengolahan serta Pulp dan Kertas yang memiliki periode waktu yang lengkap di Bursa Efek Indonesia pada periode 2007-2009. Data dianalisis dengan menggunakan metode regresi linear berganda yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji f yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan variabel bebas dan variabel terikat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh variabel bebas yaitu IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), Inflasi, BI Rate, Kurs Dollar, Kurs Euro, GDP (Gross Domestic Product) dan Emas berpengaruh secara simultan terhadap return saham, dengan total pengaruh sebesar 64,68 %. Secara parsial, hanya IHSG yang berpengaruh secara signifikan, sedangkan ketujuh variabel lain yaitu Inflasi, BI Rate, Kurs Dollar, Kurs Euro, GDP (Gross Domestic Product) dan Emas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham Sektor Industri Dasar dan Kimia Subsektor Plastik dan Kemasan, Pakan Ternak, Kayu dan Pengolahan serta Pulp dan Kertas.

Referensi

Dokumen terkait

Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat secara parsial berpengaruh negatif signifikan, sedangkan inflasi, produksi dan luas panen berpengaruh positif signifikan

Faktor yang dianalisis dalam mempengaruhi Non Performing Financing adalah Gross Domestic Product (GDP), Kurs, Inflasi, Financing Deposito Ratio (FDR) dan Profit

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Gross Domestic Product (GDP), Inflasi, SBIS, dan Kurs terhadap Resiko Pembiayaan pada Perbankan

Secara parsial variabel Kurs Rupiah/ USD mempunyai pengaruh signifikan terhadap IHSG, sedangkan variabel Inflasi, Suku bunga BI, Produk Domestik Bruto, JUB, Harga Minyak

Sementara secara parsial hanya variabel kurs yang mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, sedangkan variabel inflasi, BI rate, jumlah uang beredar, dan indeks

Uji F statistik menunjukkan bahwa variabel kurs Rupiah per US Dollar dan Gross Domestic Product (GDP) secara bersama-sama mempengaruhi Neraca Perdagangan

Gross national product (GNP), tingkat bunga, tingkat inflasi, nilai kurs rupiah terhadap U.S. dollar atau Euro dollar dapat berdampak terhadap kegiatan bisnis BT

Penelitian ini menguji pengaruh variabel independen inflasi, kurs dollar, dan suku bunga BI terhadap variabel dependen harga kontrak emas di Bursa Berjangka Jakarta secara parsial dan