• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGGUNAAN MEDIA STELLARIUM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN AKTIVITAS BELAJAR IPA FISIKA SISWA KELAS IXB SMP N 14 SURAKARTA PADA MATERI SISTEM TATA SURYA | Habibi | PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika 5907 12627 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGGUNAAN MEDIA STELLARIUM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN AKTIVITAS BELAJAR IPA FISIKA SISWA KELAS IXB SMP N 14 SURAKARTA PADA MATERI SISTEM TATA SURYA | Habibi | PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika 5907 12627 1 SM"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil Pengamatan Aktivitas BelajarSiswa Siklus I
Gambar 4 Grafik Perbandingan Aktivitas BelajarSiswa

Referensi

Dokumen terkait

Self regulated learning mencakup beberapa aspek kognitif antara lain: Perencanaan, Monitoring, Mengevaluasi, dan Memperkuat (reinforming). Aspek self regulated

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor rata-rata nilai kelas dalam tes pendidikan agama Katolik 5,25 dari 75.60 pada siklus I menjadi 80.85

Hasil penelitian adalah: (1) Terjadi peningkatan rata-rata aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus III dengan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus

tinggi). Terjadi peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 15,84%. Peningkatan ini terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor yaitu sebagai berikut. Pertama,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan model Project Based Learning pada materi Suhu dan Kalor dapat meningkatkan kemampuan kognitif tingkat

Hasil penelitian adalah: (1) Terjadi peningkatan rata-rata aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus III dengan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar sebesar 18,7%, yaitu dari skor rata-rata 73,3 (kategori tinggi) pada siklus 1 menjadi

Peningkatan juga terjadi pada aktivitas siswa dari siklus I dengan persentase 73,33% meningkat pada siklus ke II dengan persentase 85,00% dapat di katakan juga aktivitas siswa