• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Sistem Akuisisi Data Nirkabel untuk Pengukuran Distribusi Suhu Bawah Permukaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pengembangan Sistem Akuisisi Data Nirkabel untuk Pengukuran Distribusi Suhu Bawah Permukaan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Diagram Sistem Pengukuran Suhu Bawah Permukaan
Gambar 4. Rangkaian Modul Master
Gambar 8 Grafik Slave 3 Data Siang Setelah di Injeksikan ke Tanah
Gambar 12. Kontur Suhu pada sensor 3
+2

Referensi

Dokumen terkait

Sistem sensor yang digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban adalah SHT11. dengan sumber tegangan 5 volt dan komunikasi

Alat ini terdiri dari sensor termokopel tipe K untuk mengukur suhu, Modul RS485 sebagai modulator dan demodulator signal digital, MAX232 sebagai komunikasi serial

Sistem akuisisi data yang dibuat terdiri atas 3 termokopel tipe K yang mempunyai jangkauan suhu dari 0°C - 800°C sebagai sensor suhu, 3 buah max6675 untuk pengkondisi

Pengujian sistem pengukuran dilakukan di dua kondisi daerah pengukuran yaitu daerah tanpa beranomali dan daerah anomali. Yang dimaksud dengan daerah tanpa anomali

ABSTRAK. Adanya sumber daya panas bumi di bawah permukaan dapat ditunjukkan antara lain dari adanya tanah yang mempunyai suhu lebih tinggi dari suhu tanah

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dilakukan realisasi sistem telemetri menggunakan sensor SHT11 sebagai pengukur suhu dan kelembaban udara dengan modul Radio

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dilakukan realisasi sistem telemetri menggunakan sensor SHT11 sebagai pengukur suhu dan kelembaban udara dengan modul Radio

Pengembangan sistem pengukuran intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban ruangan berbasis sensor DHT11 dan BH1750 menggunakan mikrokontroler