DASAR SISTEM
INFORMASI
Dosen Pengampu : KARTINI S.Kom.,MMSI
Information systems and management, Decision making
DASAR SISTEM
INFORMASI
• Decision making : Keputusan memproleh keunggulan dan
mempertahankan usaha menerapkan CRM
• Defining customer relationship management /CRM • Operational CRM,
• Analitcal CRM, other Type Of CRM
• Pemilihan strategi dan implementasi Sistem Informasi
dalam Dunia Bisnis customer relationship management / CRM
Decision making :
Management Support Systems Tools
• DSS
• Management
Science
• Business Analytics • Data Mining
• Data Warehouse • Business Intelligence • OLAP • EIP • ERM • ERP • CRM • SCM • KMS • KMP
The support of management tasks by the application of technologies
Sometimes called Decision Support Systems or Business Intelligence • ES • ANN • Intelligent Agents • E-commerce DSS
• CASE tools • GSS
Technologies for Decision-Making Processes
Type of Decision
Technology
Support Needed
Structured
(Programmed)
MIS,
Management
Science Models,
Transaction
Processing
Semistructured
DSS, KMS, GSS,
CRM, SCM
Unstructured
(Unprogrammed)
Technology Support Based on
Anthony’s Taxonomy
Operatio nal Control Manager ial Control Strategic Planning Technolo gy Support Needed MIS, Managem ent Science Managem ent Science, DSS, ES, EIS, SCM, CRM, GSS, SCM GSS, CRM, EIS, ES, neural networks, KMSKerangka Decision Support
T y p e
O f C o n t r o l
Type of
• Untuk memproleh keunggulan dan
mempertahankan usaha menerapkan / mengaplikasikan :
– Data Warehouse – Data Mining
– Business Intelligence
– Transaction Processing System
– Customer Relationship Management – Decision Support System
Gebrakan Besar Harrah Company
Mengapa CRM?
Kuatnya minat untuk menggunakan CRM dilatar
belakangi oleh dasyatnya pertumbuhan internat dan electronic commerce (e-commerce)
Beberapa dekade mendatang, proyek-proyek tentang internet dan retail online akan terus bertambah
Pertama dan utama adalah bisnis strategi
Adalah filosofi bisnis
Adalah beberapa visi, bukan satu
Apa itu CRM?
Keputusan memproleh keunggulan dan
Pentingnya CRM
• Karena tingkat persaingan global antar
perusahaan kian besar. Fakta bahwa : CRM bisa mendapatkan pelanggan baru. Bisa
untuk menjaga pelanggan yang sudah ada.
• Tren bisnis saat ini yang tujuan utamanya
adalah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan ke perusahaan
• Banyaknya konsumen yang menginginkan
pelayanan purna jual.
Pengguna CRM :
• Bisa dari perusahaan/ bidang usaha berskala
kecil sampai ke perusahaan berskala besar.
• Tujuan utama dari CRM adalah membantu bisnis dalam penggunaan teknologi dan sumberdaya manusia agar memperoleh pengertian yang dalam tentang nilai dan prilaku customer mereka.
• Tujuan setiap strategi CRM adalah untuk
mengembangkan hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan.
• Contoh : Bbrp perusahaan melakukannya dengan
menghilangkan biaya hubungan tsb, dengan
mengalihkan pelanggan ke layanan mandiri berbasis WEB.
TUJUAN CRM
Keputusan memproleh keunggulan dan
mempertahankan usaha menerapkan CRM
Tujuan dari CRM
Jika tujuannya tercapai, bisnis dapat
• Memberikan servis yang lebih baik kepada customer • Membuat call center yang lebih efisien
• Cross sell produk lebih efektif
• Membantu staf penjualan agar cepat tercapai
kesepakatan penjualan
• Melakukan sesederhana mungkin proses pemasaran dan
penjualan
• Memperoleh custemer baru, dan akhirnya • Meningkatkan pendapatan
Keputusan memproleh keunggulan dan
Tataran
CRM
Tataran
CRM
Strategi
es
Strategi
es
Operasio
nal
Operasio
nal
Analitis
Analitis
Kajian CRM
Keputusan memproleh keunggulan dan
• Pandangan ‘top-down’ tentang CRM
sebagai strategi bisnis paling penting yang mengutamakan konsumen dan bertujuan memikat dan mempertahanankan
konsumen yang menguntungkan.
CRM
Strategi
es
• Pandangan tentang CRM yang berfokus
pada proyek-proyek otomatisasi seperti otomatisasi layanan, otomatisasi armada penjualan dan otomatisasi pemasaran.
CRM
Operasio
nal
• Pandangan ‘bottom-up’ tentang CRM yang
terfokus pada kegiatan penggalian data konsumen untuk tujuan-tujuan strategis dan taktis.
Implementasi CRM
Untuk mengimplementasikan sebuah
srategi CRM, diperlukan setidaknya
3 faktor kunci, yaitu :
•
Orang-orang yang profesional
(kualifkasi memadai)
•
Proses yang didesain dengan baik
Implementasi CRM
Setidaknya Memiliki
Elemen-Elemen(1)
• Pemasaran dapat dilakukan secara
otomatisasi tanpa perlu bertransaksi langsung antara customer dengan
produsen. Atau cara pembayaran yang
tidak perlu langsung membawa uang cash.
• Pusat pelayanan (Call Center), fungsinya
antara lain untuk mengetahui kebiasaan konsumen, menerima keluhan dari para pelanggan sehingga data tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan produknya serta
Implementasi CRM
Setidaknya Memiliki
Elemen-Elemen(2)
• Gudang Data (Data Warehousing),
informasi tentang pelanggan harus
dilakukan dalam satu sistem terpadu. Hasil analisis harus mampu menampilkan
petunjuk-petunjuk tertentu tentang
pelanggan sehingga staf penjualan dan marketing mampu melakukan kampanye terfokus terhadap grup pelanggan
tertentu. Nantinya gudang data ini juga harus mampu menaikkan volume
Implementasi CRM
Setidaknya Memiliki
Elemen-Elemen(3)
•
Pencarian Data dan analisis Proses
secara online, data yang telah
terkumpul akan dipisah-pisahkan
menurut kualifkasinya dan
selanjutnya data akan disimpan
dalam sistem yang bisa diakses
secara online, sehingga bila
sewaktu-waktu data tersebut diperlukan
Implementasi CRM
Setidaknya Memiliki
Elemen-Elemen(4)
• Pengambilan keputusan dan alat
pelaporan, jika sudah dilakukan hal-hal tersebut di atas maka diharapkan proses pengambilan keputusan dapat dilakukan
secara lebih bijak karena perusahaan telah memiliki data yang cukup untuk
menentukan langkah yang harus
dilaksanakan oleh perusahaan selanjutnya, misalnya penjualan dengan system cross selling dan hasil penjualannya dapat dilihat apakah sesuai dengan keinginan konsumen dan bisa menaikkan keuntungan
Strategi Implementasi CRM
Operational CRM
Call Center
Web access
e-mail Usage Direct sales
Fax
Refined Business Actions Customer
Customer touchpoint
Analytical CRM
Operational CRM
Mempersingkat kemungkinan-kemungkinan komunikasi ke dan dari customer
‘Front-Office’ CRM
• Meliputi area dimana customer dapat langsung
berhubungan ke perusahaan untuk memperoleh jawaban seperti touch points
• Touch points: – Media
– Fisik – Mail
– Telepon
–Fax –eMail
Analytical CRM
Meliputi pemahaman aktifitas customer yang diperoleh dari front office
‘Back office’ CRM
• Teknologi yang dibutuhkan untuk menyusun dan
memroses data customer, dan
• Proses-proses baru di bisnis, yang menyaring secara
CRM Strategies
Bagaimana Cara Membuat
CRM Berhasil?
• Perencanaan bisnis yang matang
• Mendefnisikan tujuan dan sasaran dari
penerapan CRM
• Menentukan batasan-batasan dari CRM
menurut strategi yang ditetapkan
• Menentukan parameter dan standar
pengukuran keberhasilan penerapan CRM
• Menentukan standar aturan penanganan
strategi berdasarkan informasi dari sistem CRM seperti perubahan, perbaikan dan
CRM Strategies
Bagaimana Cara Membuat CRM
Berhasil?
Dalam merencanakan penerapan sistem CRM harus memperhatikan hal-hal
berikut :
• Sasaran yang ingin dicapai bersifat jangka
panjang.
• Sesuai dengan sasaran yang telah
ditentukan perusahaan.
• Hasil yang dicapai dapat menjadi sasaran
kunci bagi bisnis perusahaan.
• Penerapan CRM dapat mengurangi biaya
perusahaan secara keseluruhan.
CRM Strategies
Kendala Muncul Setelah
Penerapan CRM
• Pada aplikasi TI, terbuangnya feature atau
kelebihan-kelebihan yang ditawarkan TI dengan percuma.
• Pelanggan tetap mengeluh.
• Hubungan dengan pelanggan tetap
transaksional.
• Tidak ada peningkatan efsiensi.
• Staf sales dan marketing masih saling
menyembunyikan data.
•
Pendukung rantai nilai CRM
– Pimpinan dan Budaya
– Data dan Teknologi Informasi
– Sumber Daya Manusia
– Proses
•
Pimpinan sangat penting bagi
keberhasilan penerapan CRM, karena :
– Pimpinan memutuskan apakah CRMdifokuskan pada tujuan strategis, operational atau Analisis
– Biaya Implementasi CRM bisa sangat
mahal.
– Pimpinan perlu memprioritaskan program
CRM
– Pimpinan Memberikan pengawasan. – Pimpinan meniadakan sekat-sekat
bangunan fungsional, karena lintas unit fungsional.
•
Pola nilai dan keyakinan bersama yang
membantu individu-individu dalam
memahami fungsi operasional
sehingga secara tidak langsung
mengatur norma perilaku mereka
dalam organisasi
•
Atribut yang juga menjadi
karakterisktik penerapan CRM, a.l :
– Mengidentifkasi pelanggan mana yang
akan dilayani.
– Memahami tuntutan pelanggan saat ini
dan di masa mendatang
Atribut yang juga menjadi karakterisktik penerapan CRM, a.l :
Memperoleh dan berbagi pengetahuan tentang pelanggan
di seluruh perusahaan.
Mengukur hasil pelanggan, yakni kepuasan, perawatan,
niat membeli di masa mendatang, perilaku memberi rujukan (word of mouth), share of wallet.
Merancang produk dan jasa yang memenuhi tuntutan
pelanggan secara lebih baik daripada pesaing.
Menguasai dan mempergunakan sumber daya (informasi,
materi, orang, teknologi) yang menciptakan produk & jasa yang dapat memuaskan pelanggan
Mengembangkan strategi, proses dan struktur yang
memungkinkan perusahaan untuk memenuhi tuntutan pelanggan.
Persyaratan data untuk strategi
CRM
.
•
Penguasaan, penyimpanan,
peningkatan, perawatan,
pengdistribusian dan penggunaan
informasi pelanggan merupakan
elemen yang sangat penting bagi
stategi CRM.
•
Persyaratan data untuk strategi CRM
ditentukan oleh keputusan dan
kegiatan yang dibuat dan dilakukan
dalam kelima tahapan utama rantai
nilai CRM.
SDM merupakan elemen yang paling penting
dalam kinerja strategi CRM, karena :
SDM mengembangkan strategi CRM. SDM memilih solusi TI.
SDM menerapkan dan menggunakan solusi TI. SDM lintas fungsi saling berkoordinasi dalam
menjalankan CRM.
SDM membuat dan menyimpan data pelanggan. SDM merancang proses pemasaran, penjualan dan
pelayanan.
SDM memberikan kontribusi yang sangat besar bagi
kepuasan dan perawatan pelanggan ketika mereka beinteraksi dengan pelanggan.
Dari perspektif CRM, proses perlu dirancang dan dioperasikan sehingga mereka
berkontribusi bagi penciptaan nilai atau setidaknya tidak merusak nilai yang telah diciptakan bagi pelanggan.
Pembuatan fowchart adalah salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengungkap proses-proses CRM yang ada.
Contoh Proses2 CRM : Proses penawaran
rekening, proses pembukaan rekening, proses penerimaan telepon, proses pemeriksaan kredit dsb
• Perubahan yang mendorong CRM
• Pentingnya CRM & Pengguna CRM
• Pengaruh Internet
• Berbagai akronim CRM
• Strategi implementasi CRM
• CRM vs. Business Intelligence
Keputusan memproleh keunggulan dan
Dr. Robert Shaw (seperti dikutip dalam Customer Relationship Management, 2001) memberikan definisi yang lebih luas dari CRM
• Customer relationship management merupakan proses
interaktif untuk mencapai keseimbangan yang optimal antara investasi perusahaan dan pemuasan kebutuhan customer agar menghasilkan keuntungan yang maksimal.
• CRM meliputi: pengukuran input yang berasal dari semua function termasuk marketing, sales dan service cost ataupun output yang berhubungan dengan hasil, keuntungan dan nilai
Defnisi CRM (1)
• CRM adalah sebuah strategi bisnis menyeluruh dalam suatu perusahaan yang memungkinkan perusahaan tersebut
secara efektif bisa mengelola hubungan dengan para pelanggan
• Pembelajaran dan perubahan pengetahuan yang terus-menerus terhadap kebutuhan, motivasi dan perilaku customer selama berhubungan.
Keputusan memproleh keunggulan dan
mempertahankan usaha menerapkan CRM
Defnisi CRM (2)
• Menerapkan pengetahuan tentang customer guna
terus-menerus meningkatkan kinerja melalui proses
pembelajaran yang berasal dari kesuksesan ataupun kegagalan
• Mengintegrasikan aktifitas marketing, sales dan servis
untuk mencapai tujuan bersama.
• Implementasi dari sistem yang menyediakan dukungan
untuk memperoleh pengetahuan tentang customer dan ukuran dari keefektifan CRM
Defnisi CRM (3) :
Stewart Deck (2001)
Keputusan memproleh keunggulan dan
•
adalah strategi bisnis inti yang
memadukan proses dan fungsi internal,
jaringan eksternal untuk menciptakan
dan menyampaikan nilai kepada
pelanggan untuk mendapatkan
keuntungan.
•
didasarkan pada data pelanggan
berkualitas dan dimungkinkan dengan
adanya teknologi informasi.
Keputusan memproleh keunggulan dan
mempertahankan usaha menerapkan CRM
Defnisi CRM (5i)
CRM kependekan dari Customer Relationship Management. Dalam bahasa Indonesia
dapat kita artikan sebagai Manajemen
Hubungan Pelanggan. Merupakan strategi pemasaran yang saat ini marak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang
menginginkan pelanggan / konsumen
mereka tetap membeli produk / memakai jasa mereka.(Newell, 2000)
Dalam perkembangannya, CRM bisa didefnisikan sebagai berikut :
• Defnisi CRM: adalah sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat
lunak dan atau aplikasi berbasis web yang
mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para
pelanggan.
• Defnisi CRM : CRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, e-mail, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan
marketing.
Prinsip Dasar CRM(1)
•
Mengambil data input berupa data
profle dari semua pelanggan
(customer) dan memberikan
informasi yang sesuai kepada klien
berupa informasi tentang customer
history, kebutuhan-kebutuhan pasar
dan isu-isu lain seputar
Prinsip Dasar CRM(2)
Secara umum tujuan penerapan CRM
ialah sbb. :
•
Mengenali dan menganalisa relasi.
•
Mengenali dan menganalisa pasar.
•
Mengenali dan menganalisa produk
Manfaat CRM(1)
• Jumlah konsumen bertambah, yaitu
mencari konsumen baru disamping tetap memelihara tingkat kepuasan konsumen yang sudah ada.
• Mengetahui tingkat kepemilikan
perusahaan pada konsumen, yaitu dengan mengetahui kebutuhan konsumen.
• Mengetahui kebutuhan konsumen pada
masa yang akan datang, yaitu melalui
Manfaat CRM(2)
•
Mengetahui ketidaknormalan
pada setiap aktivitas transaksi,
yaitu mengetahui tindak kriminal
seperti penipuan dan lain
sebagainya.
•
Mengetahui perbaikan yang harus
dilakukan pada
service
yang
Manfaat CRM(3)
•
Mampu menganalisa pola data
transaksi, sebagai contoh mampu
mengetahui kombinasi produk yang
akan dijual pada waktu-waktu
tertentu.
•
Mengurangi resiko operasional, yaitu
dengan mengetahui prediksi yang
akan terjadi dan kesalahan yang
pernah dilakukan melalui
customer
CRM dan Business Intelligence
(Analytical CRM)
Data Warehouse
• Tempat penyimpanan data perusahaan
Data Mining
Business Intelligence
BUKAN MERUPAKAN SEBUAH CONTOH DARI
Analisa Portfolio Pelanggan (
Customer
Portfolio Analysis
)
– Analisis terhadap basis pelanggan secara
aktual dan potensial untuk
mengindentifkasi pelanggan mana yang ingin dilayani dan menghasilkan
keuntungan di masa yang akan datang.
Keintiman Pelanggan (
Customer
Intimacy
)
– Mengenali identitas, riwayat, tuntutan,
harapan dan pilihan pelanggan.
Pengembangan Jaringan (Network
Development)
Mengidentifkasi, menjelaskan dan mengelola
hubungan dengan anggota jaringan dalam
perusahaan. Jaringan dapat mencakup supplier, mitra, pemilik dan pegawai.
Pengembangan Proposisi Nilai (Value
Proposition Development)
Pengidentifkasian sumber-sumber nilai bagi
pelanggan dan penciptaan suatu proposisi dan
pengalaman yang memenuhi kebutuhan, harapan dan pilihan.
Mengelola Siklus Hidup Pelanggan
(
Manage the Customer Relationship
Cycling
)
– Siklus hidup pelanggan adalah
perjalanan pelanggan dari status ‘suspek’ menjadi ‘pendukung’.
Pengelolaan siklus hidup membutuhkan perhatian pada proses dan struktur.
Tahap-tahap tersebut dilakukan secara
berulang-ulang dan refektif, karena hal tsb bukanlah proses sekali jadi yang
membawa kepada sebuah strategi yang dapat diterapkan selamanya.
Kelima tahapan utama dari rantai nilai CRM tersebut mewakilli tiga fase urutan utama dari strategi CRM, yakni
Analisis,
Pengembangan Sumber Daya dan Penerapan.
•
CRM Hello,
•
Goodbye
Era Tradisional
Era Tradisional
•
Perusahaan lebih fokus pada “APA”
bukan “SIAPA”
– Berusaha menjual sebanyak mungkin
produk/jasa tanpa memperhatikan “siapa” yang membeli
– Produk standar untuk semua pelanggan – Cara-cara pemasaran tradisional: iklan
TV, billboard dll
Era Baru
•
Konsumen punya lebih banyak
pilihan
•
Kompetisi meningkat
•
Perusahaan dipaksa untuk
menemukan cara baru untuk
berinteraksi dengan konsumen
untuk:
– Menurunkan harga
– Meningkatkan pangsa pasar
•
Taktik penurunan harga tidak cukup
Kasus: Industri Otomotif
1920s & 1930s
Henry Ford of Ford:
My customers can have any colors as long as it is black! Standard products: Black Ford Model T
1980s
Japanese and European car maker
High variety strategy
Segmentation on size and specialty cars
In 1991 Mazda Hiroshima plants produced Mazda 323 in 180 colors including 4 shades of black!
1960s
Alfred P. Sloan of General Motors
Cars for every purse and purpose
Differentiation based on price and value
Fokus pada pelanggan
•
Perusahaan menyadari bahwa tanpa
konsumen, produk tidak terjual dan
tidak ada pendapatan
!
•
Perusahaan harus lebih cerdik dalam
menjual
ini berarti lebih paham
tentang
SIAPA
yang membeli produk
Biaya mendapatkan pelanggan
Menurut studi yang dibuat American Management Associated 65 persen dari rata-rata yang berbisnis kembali dengan
perusahaan, adalah customer yang puas
Biaya sebuah perusahaan untuk menjual produknya kepada customer baru, 6x lebih besar dibanding harus menjualnya kepada customer yang sudah ada
Bila bisnis setiap hari dalam satu tahun kehilangan satu
customer yang biasanya membelanjakan $50/minggu. Itu berarti bisnis tersebut akan menderita penurunan penjualan tahun depan sebesar
$1.000.000,- Reichheld mengemukakan bahwa perusahaan-perusahaan
Era Customer Relationship Management
Stewart Deck (2001) menulis, customer relationship
management (CRM) merupakan strategi yang digunakan untuk lebih mempelajari kebutuhan dan perilaku customer dalam
rangka untuk menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan mereka.
Dapat juga dikatakan sebagai suatu proses yang secara bersama-sama akan membawa beraneka ragam informasi
tentang customer, sales, efektivitas marketing, responsivitas & trend pasar.
CRM adalah usaha untuk merubah kebiasaan perilaku customer dan memperkuat ikatan antara customer dan perusahaan
Pengaruh Internet terkait CRM
• Search engines mempermudah pelanggan
mencari dan berinteraksi dengan pedagang online
• Penjual online menawarkan pelanggan
cara yang lebih mudah dalam mengorder produk
• Internet mempermudah komunikasi dua
arah
• Akses 24 jam
• Informasi terakhir
• Kemudahan mencari produk • Dukungan online
Istilah yang Berhubungan dengan CRM
eCRM CRM yang berbasis Web
ECRM program CRM yang memandang pelanggan dari seluruh enterprise
PRM Partner Relationship Management memungkinkan perusahaan mengelola partner aliansi untuk menyediakan saluran penjualan yang paling optimal kepada pelanggan
cCRM Collaborative CRM, situasi dimana pelanggan dapat berintaraksi secara langsung dengan organisasi biasanya
melalui web (ex: Dell)
Area dari Aktivitas CRM
Sales Force Automation (SFA)
Customer Service and Support (CSS) Help Desk
Field Service
Marketing Automation
mCRM Mobile CRM, penyediaan data kepada konsumen, pemasok dan partner melalui teknologi wireless
xCRM dan banyak lagi jenis-jenis CRM lainnya!
Business Intelligence vs CRM
Business Intelligence CRM Rasionalisasi CRM
Menampilkan nama dan alamat pelanggan
perusahaan
Menampilkan kontrak perusahaan yang paling baru pada PDA,
bersama alamat mitra usaha-mitra usaha yang ada
Tenaga marketing menjadi lebih perhatian tentang isu-isu yang ada atau isu-isu yang sedang berkembang sebelum bertemu pelanggan.
Setiap minggunya menampilkan
pengunjung yang datang ke video rental
Setelah 6 bulan, selama sebulan mengirimkan langsung e-mail kepada pengunjung video rental, agar mau menyewa film-film baru yang telah tersedia
Mengubah
Business Intelligence vs CRM
Business Intelligence CRM Rasionalisasi CRM
Menampilkan daftar pelanggan yang telah memberikan komplain dalam 30 hari terakhir
Menghubungi seluruh pelanggan potensial tinggi yang memberikan komplain, dalam rangka
membangkitkan semangat agar ‘tetap memiliki’ melalui penggunaan fitur-fitur produk CRM
Fokus pada memelihara pelanggan potensial
Menganalisis 5 suplier perusahaan yang paling populer, dengan cara membandingkan harga-harga vendor yang telah disetujui dengan harga-harga dari suplier
potensial lainnya
Business Intelligence vs CRM
Business Intelligence CRM Rasionalisasi CRM
Mendaftar alamat e-mail pelanggan yang membuang kartu
belanja ketika terakhir kali mengunjungi web perusahaan
.
Memberikan discount $5 secara online kepada pelanggan potensial, jika mereka bersedia mengisi
formulir dan menjelaskan mengapa mereka membuang kartu
• Klasifkasi peran manajemen puncak dalam
organisasi
* Interpersonal * Decisional
– Figurehead - Enterpreneur – Leader - Distrurban – Liaison
• Informational – Monitor
– Disseminator – Spokesperson
• Memerlukan informasi yang cepat, efektif, efisien
kapan saja dan dimana saja diperlukan