• Tidak ada hasil yang ditemukan

T2 942012701 BAB III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T2 942012701 BAB III"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

29

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian

Adapun lokasi sasaran dari penelitian ini penulis mengambil tempat di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga, dimana para pengawas tersebut melaksanakan aktivitas tugas kedinasannya. Adapun waktu penelitian yang penulis rencanakan adalah minggu kedua bulan Desember 2013 sampai dengan minggu pertama bulan April 2014.

3.2 Pendekatan Penelitian

Di dalam penelitian cenderung untuk melakukan pendekatan penelitian sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Oleh karena itu, pendekatan penelitian yang digunakan kualitatif, dengan maksud agar dapat diperoleh pemahaman dan penafsiran yang relatif mendalam tentang permasalahan yang ada di lapangan. Sesuai tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini, yaitu ingin melihat dari dekat tentang isntrumen supervisi Proses Belajar Mengajar terkait dengan tugas atau kinerja pengawas pada tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, maka penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian pengembangan.

Penelitian ini tidak diarahkan pada kesimpulan untuk membuktikan suatu hipotesis, tetapi lebih ditekankan pada pengumpulan data guna mendeskripsikan keadaan yang sesungguhnya terjadi di lapangan.

3.3 Subjek Penelitian

(2)

30

dari para kepala sekolah dan guru untuk mendapat keterangan-keterangan yang lengkap untuk mendukung data terdahulu.

Sedangkan yang menjadi obyek penelitian adalah instrumen supervisi proses belajar mengajar dan rencana kepangawasan akademik (program pengawas) tahun 2013

3.4 Teknik Pengumpulan Data

Agar dapat memperoleh sejumlah data serta informasi yang diperlukan dalam penulisan penelitian ini, maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penyelidikan interaktif sesuai dengan pendapat Nasution (1988). Penelitian kualitatif pada hakikatnya adalah mengamati perilaku orang dalam lingkungan, berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan tafsiran tentang dunia sekitarnya.

Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui: 1) wawancara, 2) angket, 3) pendidikan dan pelatihan

1. Wawancara

Wawancara dilakukan pada pengawas sekolah dasar sebagai subyek penelitian dan teman kepala sekolah. Peneliti meminta rencana kerja kepengawasan akademik dan instrumen supervisi proses belajar mengajar yang dipakai selama ini.

2. Angket

Angket yang dilengkpai tabel dibagikan kepada pengawas sekolah dasar untuk memperoleh data yang akurat tentang pelaksanaan supervisi proses belajar mengajar di sekolah dasar untuk setiap bulannya pada tahun 2013

3. Pendidikan dan Pelatihan

(3)

31

Maret 2014 yang dihadiri oleh Ketua Kelompok Pengawas Sekolah taman kanak-kanak dan sekolah dasar

3.5 Keabsahan Data

Di dalam suatu penelitian ilmiah data-data yang sudah diperoleh ditabulasi, dianalisis, diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, gambar, maupun uraian-uraian agar diperoleh kesimpulan maupun keabsahan yang dimaksud. Menurut Moleong: 1988, untuk menetapkan keabsahan (trusworrthtiess) data diperlukan teknik pemeriksaan. Ada empat kriteria yang dapat digunakan untuk menguji keabsahan data, yaitu derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), ketergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability).

Hasil analisis sementara dalam penelitian ini, akan selalu dikonfirmasikan dengan data baru yang diperoleh dari sumber lain.

3.6 Teknik Analisis Data

Untuk menyajikan data agar lebih bermakna dan mudah dipahami, maka langkah analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif model Miles dan Huberman (1984) yang membagi kegiatan analisis menjadi empat bagian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data bisa diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabsahan, dan transpormasi data kasar yang muncul dari permasalahan yang tertulis di lapangan.

(4)

32

reduksi data. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teks naratif, tabel, dan diagram batang.

Referensi

Dokumen terkait

Guru harus dapat memilih dan menerapkan model pembelajaran yang efesien agar proses belajar mengajar dikelas bisa berjalan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai

Dengan tersusunnya kriteria penilaian perilaku guru sangat membantu pengawas dalam melakukan penilian dalam supervisi proses belajar mengajar. 5.2

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pengaruh kemampuan komunikasi guru dalam proses belajar mengajar terhadap kepuasan

Variasi gaya mengajar yang dilakukan oleh guru akan memperoleh beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam proses belajar mengajar, diantaranya adalah menarik perhatian siswa

Tujuan secara umum yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh Manajemen Kelas dan Etos Kerja guru terhadap efektivitas proses belajar mengajar guru

Ada beberapa langkah yang harus ditempuh dalam merencanakan proses belajar mengajar, yaitu: menentukan tujuan yang ingin dicapai, menetapkan bahan pelajaran, menentukan

Dalam kegiatan belajar mengajar, metode diperlukan oleh guru agar penggunaanya bervariasi sesuai yang ingin dicapai setelah pengajaran berakhir (Afandi, et.al. Dari

(7) Pengawasan proses pembelajaran. Instrumen supervisi kegiatan belajar mengajar 1) Lembar pengamatan. 2) Suplemen observasi (ketrampilan mengajar, karakteristik mata