• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)

Sub Modul QA-I-A

Oleh:

Prof. Dr. Kusminarto

Higher Education Leadership and Management (HELM)

QUALITY ASSURANCE

(2)

Outline

1. Pengantar: Tujuan Pembelajaran 2. Kompetensi peserta

3. Peta Mutu: Akreditasi AIPT

4. Praktik dan Simulasi Penyusunan dokumen dan penilaian Akreditasi AIPT

5. Coaching dan diagnosa: Identifikasi kesalahan dan kelemahan

6. Mentoring dan perbaikan: Best practice dan lessons learned 7. Nurturing dan pengayaan

8. Evaluasi/self assessment 9. Rangkuman

10. Referensi

(3)

• Akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) adalah proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program tridarma perguruan tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan.

• Komitmen tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah standar akreditasi.

1. Pengantar

(4)

Tujuan Pembelajaran:

Setelah mempelajari materi sub modul QA-I-A, peserta diharapkan mampu untuk:

1. Memahami arti penting AIPT bagi sebuah perguruan tinggi

2. Mengetahui dan memahami prosedur AIPT

3. Mengetahui dan memahami standar AIPT dari BAN-PT 4. Menyiapkan dokumen AIPT

1. Pengantar (cont..)

(5)

2. Kompetensi Peserta

• Kompetensi peserta yang diharapkan adalah peserta yang memahami dan mempunyai pengalaman tentang aspek pengelolaan Fakultas.

• Peserta bisa terdiri dari:

– Pengelola Fakultas yang mengkoordinasi Prodi khususnya Wakil Dekan 1

– Pengelola Unit Manajemen Mutu Fakultas

(6)

Akreditasi Perguruan Tinggi dilakukan untuk memenuhi:

1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional . Pasal 60 menyebutkan bahwa akreditasi dilaksanakan terhadap program dan satuan pendidikan.

2. Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2012, Tentang Perguruan Tinggi, Pasal 55 :

Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi atas dasar kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

3. Peta Mutu AIPT

(7)

IMPLIKASI HUKUM Jika PT atau PRODI Tidak terakreditasi

• Undang-Undang RI No. 12 tahun 12 Tentang Perguruan Tinggi, Pasal 28 ayat (3)

menyatakan:

Gelar akademik dan gelar vokasi dinyatakan tidak sah dan dicabut oleh Menteri apabila dikeluarkan oleh: Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang tidak terakreditasi

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(8)

Tujuan dan Manfaat AIPT

• Memberikan jaminan bahwa institusi perguruan tinggi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari penyelenggaraan perguruan tinggi yang tidak memenuhi standar.

• Mendorong perguruan tinggi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi

• Hasil akreditasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan dalam transfer kredit perguruan tinggi, pemberian bantuan dan alokasi dana, serta pengakuan dari badan atau instansi yang lain.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(9)

ASPEK-ASPEK PELAKSANAAN AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI

• Dalam melaksanakan keseluruhan proses akreditasi perguruan tinggi terdapat beberapa aspek pokok yang perlu diperhatikan oleh setiap pihak yang terkait (asesor, perguruan tinggi yang diakreditasi, dan BAN-PT). Aspek-aspek tersebut yaitu:

– (1) standar akreditasi perguruan tinggi yang digunakan sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi dan menilai mutu kinerja, keadaan dan perangkat kependidikan perguruan tinggi;

– (2) prosedur akreditasi perguruan tinggi yang merupakan tahap dan langkah yang harus dilakukan dalam rangka akreditasi perguruan tinggi;

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(10)

– (3) instrumen akreditasi perguruan tinggi yang digunakan untuk menyajikan data dan informasi sebagai bahan dalam mengevaluasi dan menilai mutu perguruan tinggi, disusun berdasarkan standar akreditasi yang ditetapkan; dan

– (4) kode etik akreditasi perguruan tinggi yang merupakan “aturan main” untuk menjamin

kelancaran dan objektivitas proses dan hasil akreditasi perguruan tinggi.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(11)

Landasan Hukum Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi

Pengembangan akreditasi institusi perguruan tinggi merujuk kepada:

• Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 60 dan 61)

• Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Pasal 47).

• Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Pasal 86, 87 dan 88).

• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 28 Tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(12)

ELIGIBILITAS

• Dokumen akreditasi perguruan tinggi yang dapat diproses harus telah memenuhi persyaratan awal (eligibilitas) yang ditandai dengan adanya izin

penyelenggaraan perguruan tinggi dari pejabat yang berwewenang, dan memiliki minimal 75% program studi yang masih berstatus terakreditasi dari semua program studi pada semua tingkat yang ada di

perguruan tinggi terkait.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(13)

STANDAR AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI

• Standar akreditasi adalah tolok ukur yang harus dipenuhi oleh institusi perguruan tinggi. Suatu standar akreditasi terdiri atas beberapa parameter (elemen penilaian) yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur dan menetapkan mutu dan kelayakan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan program-programnya.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(14)

• Standar akreditasi institusi perguruan tinggi mencakup komitmen perguruan tinggi

terhadap kapasitas institusi dan keefektifan pendidikan yang terdiri atas tujuh standar .

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(15)

Standar 1. Visi,misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian

Standar 2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu

Standar 3. Mahasiswa dan lulusan Standar 4. Sumber daya manusia

Standar 5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik Standar 6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem

informasi

Standar 7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(16)

PROSEDUR AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Akreditasi dilakukan melalui prosedur sebagai berikut.

1. BAN-PT memberitahu perguruan tinggi mengenai prosedur pelaksanaan akreditasi institusi dan

mengumumkan melalui Website: www.http://ban- pt.kemdiknas.go.id.

2. Perguruan tinggi dapat mengunduh instrumen AIPT dari situs www.http://ban-pt.kemdiknas.go.id

3. Perguruan Tinggi menyusun borang AIPT dan evaluasi-diri sesuai dengan pedoman.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(17)

4. Perguruan Tinggi mengirimkan borang dan evaluasi- diri tersebut beserta lampiran yang dipersyaratkan pada Lampiran 1 Buku III (Borang AIPT) kepada BAN-PT.

5. BAN-PT memverifikasi kelengkapan kedua dokumen tersebut.

6. BAN-PT menetapkan (melalui seleksi dan pelatihan) tim asesor yang terdiri atas tiga sampai tujuh orang pakar sejawat yang memahami pengelolaan perguruan tinggi.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(18)

7. Setiap asesor secara mandiri menilai borang dan evaluasi-diri pada asesmen kecukupan di tempat yang disediakan oleh BAN-PT selama 2 – 3 hari.

8. Pada tahap akhir kegiatan asesmen kecukupan, tim asesor bertemu dan mendiskusikan secara mendalam hasil penilaian mandiri untuk persiapan asesmen lapangan.

9. Hasil asesmen kecukupan akan diverifikasi oleh BAN- PT, dan bagi institusi perguruan tinggi yang layak, dilanjutkan ke tahap asesmen lapangan.

10. Tim asesor melakukan asesmen lapangan ke lokasi perguruan tinggi selama 3 s.d. 5 hari.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(19)

10.Tim asesor melaporkan hasil asesmen lapangan kepada BAN-PT paling lambat seminggu setelah asesmen lapangan.

11.BAN-PT memvalidasi laporan tim asesor.

12.BAN-PT menetapkan hasil akreditasi perguruan tinggi.

13.BAN-PT mengumumkan hasil akreditasi kepada masyarakat luas, menginformasikan hasil keputusan kepada asesor yang terkait, dan menyampaikan sertifikat akreditasi kepada perguruan tinggi yang bersangkutan.

3. Peta Mutu AIPT (cont..)

(20)

4. Praktek Simulasi:

Penyusunan Dokumen dan penilaian standar AIPT

1. Sebutkan 3 dasar hukup pelaksanaan AIPT

2. Sebutkan dokumen pendukung yang perlu disiapkan untuk menyusun Borang AIPT pada setiap Standar.

3. Buatlah daftar unit-unit perguruan tinggi saudara yang akan dilibatkan dalam penyusunan borang akreditasi AIPT.

4. Buatlah daftar standar akreditasi AIPT yang menjadi tanggung jawab unit yang terlibat dalam

penyusunan borang akreditasi AIPT

(21)

5. Coaching dan diagnosa:

Identifikasi kesalahan dan kelemahan

• Kesalahan utama yang sering dijumpai adalah:

– Tidak lengkapnya dokumen pendukung

– Dokumen pendukung kurang dilengkapi dengan data-data yang lengkap dan dalam kurun waktu 5 tahun

– Data kuantitatif terkadang dalam beberapa poin yang berhubungan tidak konsisten misalnya jumlah mahasiswa, jumlah dosen, jumlah penelitian, dan sebagainya

– Data tentang kepustakaan sering tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya

– Data tentang sistem informasi sering tidak sesuai dengan keadaan sebenanya, atau ketika visitasi sistem informasi yang ditulis tidak bisa ditunjukkan

(22)

6. Mentoring dan perbaikan:

Best practice dan lessons learned

• Hal yang perlu diperbaiki mencakup:

– Membangun pangkalan data untuk mendapatkan data yang continue dan lengkap

– Melengkapi perpustakaan dengan dokumen-dokumen yang

berkaitan dan dibutuhkan untuk kepentingan AIPT seperti: Buku Pedoman Akademik, Buku Pedoman Penulisan Tugas Akhir, Buku Statistik Akademik, Dokumen Tracer Study

– Selalu mengupdate data kepustakaan khususnya buku teks terbaru, jurnal, hand book terbaru dsb.

– Pengembangan sistem informasi berbasis online yang

interconnected antar unit terkait (unit akademik, unit perpustakaan, unit administrasi, unit keuangan, unit SDM, unit manajemen asset dsb.)

(23)

7. Nurturing dan pengayaan:

• Pimpinan unit penyelenggara Pendidikan Tinggi baik

tingkat Universitas maupun Fakultas perlu mempelajari dengan seksama beberapa referensi tentang AIPT, ISO- PT, AUN, dsb.

• Kerjasama yang baik antara Universitas dan Fakultas khususnya unit-unit pengelola data perlu dipupuk sehingga data bisa diakses lebih mudah yang dapat memberi dampak positif pada konsistensi data

(24)

http://www.aunsec.org/index.php

Sumber: Kirbani SBP, KJM UGM 2014

(25)

http://www.aunsec.org /index.php

ASEAN University Network

The Kuala Lumpur i\UN -Qi\ Criteria

Criteria 1 on QA Svstems

Levej 1: Existence of documentation and .:::ontinuously evaluated QA systems. Levej 2: The QA s::stems are subjected to external audit.

Criteria 2 on Teaching/Learning

No. 1: Course Cm·riculum

l.vAI ?: /J..1JN n1:=:n1hP-r· JJnlvt=:rsltiAs' crn1rs~ CIJrrit":lii;~ sh;~ll tJnd~rgo fH~rindir: r~vifnV.

Level 2: AU:\1 member universities shall periodically review their course curricula

every 3-5 years.

1\o. 2: i\cadcmic Staff

Lc\/V]l: i\.UN l!K'l!Jbcr uuivcr!.>ilic~;· tcuurcJ CHHJ lcaun_~-track acaJc£uie !.>Laff

should have a minimum of a master or equivalent degree.

!.en'!! .. '/. AlJN mP-mher IJnivt'<rsit.iP.s sh:;ll h:lVP. tP.IliJrP-<i :~nd rt'<lliJrP. tr:1ck ;;carlt'<mi,~

-:;t.aff nf;; highP-r q11alificatinn th:1n 8 m:l<;tP.r rlegreP-.

1\o. 3: Student Assessment

T.evAI .1: A 1 fl\J nlF!nlhP.r uni-,rP.rsitlAs shrill h;:ntF! a ciA:lr SP.t nf stnrlt=~nr. :lSSP.:SSJHAnr critcriH.

LcFcl 2: !\UN memiJer univer:;iti<.:!5 ~ball m;eq;l uml vruvitle

exemption/tran~;fer bet.ween/arnong member w1iver~i:ies.

creuiL

(26)

http://www.aunsec.org/index.php

ASEAN University Network

The Kuala Lumpur AUN-QA Criteria

Criteria 2 on Teaching/Learning

No. 4: Learning Process

Level]: AU\ member universities shall be able to show effectiveness of delivery of the learning process.

Leve/2 AUN member universities' academic s:aff-student ra:io should be lower than 1:30.

No. 5: Environmental Health and Safety Standards

Level]: AU:~ member universities' infras:ructure shall be able to mee:

environmental health and safety standards.

Level 2 AU:~ member universities shall be able to provide a conducive learning environment and ambience.

No. 6: Learning Resources

Level]: AU:~ member umversities shall be able to provide adequate learning/instructional resources.

Level 2 AU:~ member universities shall develop digital libraries and ailow access to member universities.

(27)

http://www.aunsec.org/index.php

ASEAN University Network

The Kuala Lumpur AUN-QA Criteria

Criteria 3 on Research

No. 1: Funding and Facilities

Level]: AUN member universities shall provide funds and facilities for research.

Level2 AUN member universities' research allocation shall be no less than 2-5% of annual budget of their academic units.

1\o. 2: Research Output

Level]: AUN member universi[ies shall show evidence of research activities by research outputs including publications, intellectual property rights, and commercialisation.

Level 2. AUN member universities' annual research output to tenured academic staff index in refereed journals of 1:5.

(28)

http://www.aunsec.org/index.php

ASEAN University Network

The Kuala Lumpur AUN-QA Criteria

Criteria 4 on Services

Level]: All~ member universities shall provide or institute programmes that could benefit the country' s own conununity.

Level 2 AID! member universities shall provide or institute programmes that could benefit the regionaVinternarional conununity.

Criteria 5 on Ethics

Lerel]: AUN member universities shall have in place a code of ethics.

Level 2 AUK member universities shall develop a common regional code of ethics.

Criteria 6 on HRD

Level]: AUN member universities shall develop a srstematic HRD programme.

Level 2 AUK member universities shall support and facilitme HRD whenever possible.

(29)

http://www.aunsec.

org/index.php

(30)

http://www.aunsec.

org/index.php

(31)

http://www.aunsec.

org/index.php

(32)

http://www.aunsec.

org/index.php

(33)

http://www.aunsec.

org/index.php

(34)

http://www.aunsec.

org/index.php

(35)

http://www.aunsec.

org/index.php

(36)

http://www.aunsec.

org/index.php

(37)

http://www.aunsec.

org/index.php

(38)

http://www.aunsec.

org/index.php

(39)

http://www.aunsec.

org/index.php

(40)

http://www.aunsec.

org/index.php

(41)

http://www.aunsec.

org/index.php

(42)

http://www.aunsec.

org/index.php

(43)

http://www.aunsec.

org/index.php

(44)

8. Evaluasi/self assesment

Pertanyaan

• Jelaskan secara singkat mengapa Institusi PT harus diakreditasi secara external oleh Ban-PT

• Mengapa Pimpinan Institusi Perguruan Tinggi harus mengambil peran aktif pada proses

penyusunan Boran AIPT?

(45)

Evaluasi

A. Bahan Presentasi Webinar I

Buatlah bahan presentasi dalam Power Point secara singkat (4-5 slide) hasil pembelajaran Saudara tentang :

1) Dalam konteks kesiapan penyusunan Borang AIPT, Identifikasi institusi PT Sdr secara singkat data dan dokumen pendukung yang tersedia

2) Upaya apa yang harus dilakukan agar penyusunan Borang AIPT telah sesuai dengan eleman yang diinginkan dalam Borang AIPT

8. Evaluasi/self assessment (cont..)

Higher Education Leadership and Management (HELM)

QUALITY ASSURANCE

(46)

B. Self Assessment

Buatlah bahan presentasi 3-4 slide untuk memberikan pendapat sebagai berikut:

1) Berikan pendapat bahwa tantangan global bagi PT memang dirasakan dan diperlukan respon positif bagi PT Sdr?

2) Berikan ulasan apakah hasil pembelajaran Sdr bermanfaat dalam mempersiapkan penyusunan Borang AIPT

EVALUASI (CONT…)

8. Evaluasi/self assessment (cont..)

Higher Education Leadership and Management (HELM)

QUALITY ASSURANCE

(47)

9. Rangkuman

 AIPT merupakan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang melengkapi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dalam kerangka Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMPT).

 AIPT terdiri dari 7 Standar yang meliputi:

Standar 1. Visi,misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian

Standar 2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu

Standar 3. Mahasiswa dan lulusan Standar 4. Sumber daya manusia

Standar 5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik Standar 6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem

informasi

Standar 7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama

(48)

9. Rangkuman

 Tim Penyusun Borang AIPT, harus mempelajari dengan cermat Buku Pedoman Penyusunan Borang AIPT yang dikeluarkan oleh BAN-PT, yang sudah tersedia secara Online

 Perlu ada Nara Sumber yang memberikan masukan, komentar, dan konfirmasi terhadap draf isian Borang AIPT

 Perlu ada Tim Simulasi Penilaian atas draf draf isian Borang AIPT.

 Perlu adanya sistem dokumentasi pendukung Borang AIPT yang berupa barang cetakan maupun softfile yang mudah diakses oleh Tim Asesor BAN-PT pada saat visitasi.

(49)

10. Referensi

• Buku Pedoman Pernyusunan Borang AIPT dapat diunduh dari situs BAN-PT:

http://ban-pt.kemdiknas.go.id/

Ditjen Dikti, 2006, Panduan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

http://www.kjm.ugm.ac.id

(50)

• Ditjen Dikti, 2006, Panduan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

• http://www.kjm.ugm.ac.id

http://www.aunsec.org/index.php

10. Referensi (cont..)

Higher Education Leadership and Management (HELM)

QUALITY ASSURANCE

(51)

Silahkan merespon pertanyaan-pertanyaan yang ada pada Modul QA-I-A

Respon dikirim melalui email ke [email protected]

Respon anda di-attach dengan kode file:

ModulQA-I_XXX *)

*)XXX : nama Anda

Tugas respon pertanyaan

(52)

THANK YOU FOR YOUR ATTENTION

Higher Education Leadership and Management (HELM)

QUALITY ASSURANCE

Referensi

Dokumen terkait

Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan (lihat gambar 4.15), koordinasi antara MCCB 400 A dengan sekring 8 A tipe K, sudah memenuhi standar pengaman trafo, tetapi jika

Instrumen teknologi laser yang digunakan sebagai pembanding adalah Geomax Zoom 300 (Terrestrial Laser Scanner) dan Gowin TKS-202 (Electronic Total Station) serta GPS Geodetik untuk

Berdasarkan kajian pustaka dan kerangka berfikir diatas maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pembelajaran Jigsaw II

Sebagaimana sekolah dasar pada umumnya, di sekolah ini selalu mengirimkan perwakilan untuk mengikuti olimpiade ataupun lomba matematika, namun ketika mengikuti

Analisis vegetasi dilakukan pada lokasi yang menjadi habitat anoa ditemukan 31 jenis vegetasi dan termasuk dalam 21 famili baik dari tingkat pohon, tiang,

Pada penelitian ini secara umum penerapan FCM dapat meningkatkan akurasi pemetaan jurusan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan, akan tetapi kaena keterbatasan penelitian ini

BA hasil Musrenbang Nagari ttg Kesepakatan Rancangan RKP Nagari a.Wali Nagari mengarahkan perbaikan Rancangan RKP utk diperbaiki oleh TIM Penyusun RKP sesuai hasil

1) Tuntunan yang berkaitan dengan keimanan/akidah, yaitu ketetapan yang berkaitan dengan iman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari akhir,