1 PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN NET INTEREST MARGIN
(NIM) OF LOAN TERHADAP DEPOSIT RATIO (LDR) PADA BANK RAKYAT INDONESIA TBK. PERIOD 2007-2014
Windi Novianti Noer Dwi Purnama Rini Universitas Komputer Indonesia
Abstract
This study was conducted to examine the effect of non-performing loan (NPL) and Net Interest Margin (NIM) of the Loan to Deposit Ratio (LDR). The object of this study is Bank Rakyat Indonesia Tbk. by using the Financial Report 2007- 2014 period. The method used in this research is descriptive method verification.
The data used in this study is the quarterly financial statements published by the People Indonesia Stock Exchange 2007-2014 period through the site bri.co.id. For processing such data, in this study used statistical analysis classical assumptions (Normality, Multicollinearity, Heteroskidastity, and autocorrelation), a simple linear analysis, multiple regression analysis, correlation coefficient analysis, analysis coefficient of determination, whereas hypothesis testing used was t test and F test During the observation period of the study showed that the data were normally distributed. Based normality test, multicollinearity, heteroscedasticity test and autocorrelation test found no variables that deviate from the classical assumption. This shows the available data has been qualified using multiple linear regression model.
The results showed that the NPL variable has no significant effect on LDR.
NIM significant effect on the LDR. Predictive ability of both variables on LDR in this study amounted to 42.2%, while the remaining 57.8% is affected by other factors not examined.
Keywords: Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL) and Net Interest Margin (NIM).
2 PENDAHULUAN
Menurut (Sigit Triandaru & Totok Budisantoso, 2006), secara umum, fungsi utama bank adalah menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat untuk berbagai tujuan atau sebagai financial intermediary. Bank sebagai lembaga kepercayaan mempunyai fungsi utama sebagai lembaga intermediasi, yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya secara efektif dan efisien pada sektor-sektor riil.
Dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi, penting bagi bank untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat. Masyarakat berharap dana yang mereka simpan di bank akan aman. Untuk itu bank harus menjaga tingkat kesehatannya karena bank yang sehat adalah bank yang dapat menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat, dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran lalulintas pembayaran serta dapat digunakan oleh pemerintah dalam melaksanakan berbagai kebijakannya, terutama kebijakan moneter. Dalam menjalankan kegiatan intermediasinya bank harus memperhatikan likuiditasnya yaitu terjadinya penarikan dana simpanan maupun pinjaman dengan tetap berupaya menjaga profitabilitasnya, untuk itu bank harus berhati-hati dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Salah satu ukuran untuk melihat fungsi intermediasi perbankan adalah Loan to Deposit Ratio (LDR). Alasan LDR digunakan sebagai ukuran intermediasi karena LDR mengukur efektivitas perbankan dalam penyaluran kredit melalui dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat.
LDR merupakan hal yang penting bagi bank menjalankan fungsi intermediasi, yaitu menghimpun dana (funding) dari masyarakat dan menyalurkannya (lending) dalam bentuk kredit. Kegiatan penghimpunan dana bank sebagian besar bersumber dari simpanan nasabah dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito berjangka.
Tinggi rendahnya tingkat LDR harus diawasi oleh bank tersebut, untuk itu diperlukan satu standar mengenai tingkat LDR. Bank Indonesia selaku otoritas moneter menetapkan batas standar terbaik untuk LDR pada tingkat 78%-100%
sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004.
3 KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
Kajian Pustaka Kerangka Pemikiran Hipotesis
1. H1. Non Performing Loan berpengaruh terhadap Loan to Deposit Ratio pada Bank BRI Tbk. Periode 2007-2014
2. H2. Net Interest Margin berpengaruh terhadap Loan to Deposit Ratio pada Bank BRI Tbk. Periode 2007-2014
3. H3. Non Performing Loan dan Net Interest Margin berpengaruh terhadap Loan to Deposit Ratio pada Bank BRI Tbk. Periode 2007-2014
Metode Penelitian
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif yang dijelaskan melalui pengumpulan data dilapangan.
Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini digunakan untuk menjawab tujuan penelitian :
1. Mengenai perkembangan Non Performing Loan (NPL) 2. Mengenai perkembangan Net Interest Margin (NIM) 3. Mengenai perkembangan Loan to Deposit Ratio (LDR)
Metode verifikatif pada penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui besarnya pengaruh Non Performing Loan (NPL) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR) pada Bank Rakyat Indonesi Tbk. yang ada di Bursa Efek Indonesia baik secara parsial serta menguji teori dengan pengujian suatu hipotesis apakah diterima atau ditolak.
4 Hasil
1. Perkembangan Non Performing Loan (NPL) pada Bank Rakyat Indonesia Tbk Periode 2007-2014 mengalami fluktuasi. Non Performing Loan (NPL) yang tertinggi adalah 5,45% terjadi pada kuartal 2 tahun 2007. Peningkatan ini terjadi karena melambatnya pertumbuhan ekonomi yang menyebabkan NPL naik yang disebabkan tekanan dari kenaikan harga minyak dan krisis pasar keuangan dunia sebagai dampak mengalami krisis AS. Sedangkan Non Performing Loan (NPL) terendah terjadi pada kuartal 4 tahun 2013 yaitu 1,55 hal ini karena bank melakukan perbaikan kualitas asset kredit dengan melakukan ekspansi kredit kepada perusahaan-perusahaan bonafid di industri- industri pilihan melalui proses persetujuan yang selektif, transparan dan prudent, serta monitoring pemenuhan covenant-covenant kredit oleh debitur dan perbaikan proses pencairan dan administrasi kredit.
2. Perkembangan mengenai Net Interest Margin (NIM) pada Bank Rakyat Indonesia Tbk Periode 2007-2014 mengalami fluktuasi. NIM tertinggi Bank Rakyat Indonesia Tbk mencapai 11,36% pada tahun 2007 hal ini karena perbankan di Indonesia cenderung ingin mengambil keuntungan yang besar dengan menaikkan suku bunga kredit kepada nasabah, bukan akibat kesulitan menekan beban biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO). dan NIM yang paling rendah mencapai angka 8,08% pada tahun 2013 hal ini disebabkan oleh bank memangkas bunga kredit sebesar 50 basis poin (bps)-100 bps dan penyaluran kredit hanya tumbuh 15%.
3. Perkembangan mengenai Loan to Deposit Ratio (LDR) pada Bank Rakyat Indonesia Tbk Periode 2007-2014 mengalami fluktuasi. LDR tertinggi terjadi pada tahun 2014 kuartal 2 yaitu sebesar 94%, sebaliknya LDR terendah terjadi pada tahun 2007 kuartal 4 yaitu sebesar 68,8%. Pada tahun 2007 LDR Bank Rakyat Indonesia Tbk hanya mencapai 68,8%, walaupun kurang dari ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia, namun LDR-nya cenderung mengalami peningkatan pada tahun berikutnya. Bank Rakyat Indonesia Tbk berada dalam kondisi kelebihan likuiditas sehingga Bank Rakyat Indonesia Tbk berupaya untuk menyalurkan kredit yang lebih besar pada sektor riil yaitu pemberian kredit kepada masyarakat daripada ke sektor korporasi. Pada tahun-tahun selanjutnya LDR Bank Rakyat Indonesia Tbk cenderung mengalami peningkatan.
5 4. Hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM) terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR) sebagai berikut:
a) Secara parsial NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap LDR. Adapun besarnya pengaruh NPL terhadap LDR pada penelitian ini adalah sebesar - 4,95 %. Sementara untuk variabel NIM berpengaruh signifikan terhadap LDR. Adapun besarnya pengaruh NIM terhadap LDR pada penelitian ini adalah sebesar 47,3%.
b) Secara Simultan Non Performing Loan (NPL) dan Net Interest Margin (NIM) berpengaruh signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR). Besarnya pengaruh kedua variabel ini terhadap LDR adalah sebesar 42,4% dan 57,6% dipengaruhi oleh variabel lain.
Saran
Berdasarkan penelitian dan kesimpulan di atas, penulis ingin mengajukan saran-saran sebagai berikut :
1. Bagi Bank Rakyat Indonesia Tbk. harus meningkatkan kemampuan dan menjalankan fungsi intermediasi dengan baik dengan menjaga tingkat LDRnya agar tidak melampaui batas yang telah ditetapkan Bank Indonesia dengan tingkat LDR sebesar 78-100%. Bank Rakyat Indonesia Tbk. juga harus memperhatikan tingkat risiko kredit yang dicerminkan dengan rasio NPL yaitu sebesar maksimal 5% sesuai ketentuan Bank Indonesia, agar bank tersebut tidak mengalami kesulitan untuk mengembalikan dana yang telah dititipkan oleh nasabah, karena kredit yang disalurkan mengalami kegagalan atau bermasalah. NPL yang terlampau tinggi dapat mengurangi kemampuan sebuah bank dalam meyalurkan kreditnya. Dunia perbankan tidak dapat dipisahkan dari yang namanya kredit macet, namun hal tersebut dapat diminimalisir. Bagi bank hendaknya lebih ketat dalam menjalankan prinsip 5Cnya sebelum memberikan kredit.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya. Faktor - faktor yang mempengaruhi Loan to Deposit Ratio pada penelitian ini hanya terbatas pada informasi-informasi internal masing-masing perusahaan yang berdasarkan laporan keuangan perusahaan.
Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang berasal dari luar perusahaan yang dapat mempengaruhi LDR untuk menambah
6 keakuratan informasi yang dibutuhkan misalnya seperti CAR, BOPO dan lain- lain.
DAFTAR PUSTAKA
Azwir. Analisa Pencemaran Air Sungai Tapung Kiri Oleh Limbah Industri Kelapa Sawit PT. Peputra Masterindo di Kabupaten Kampar. S2, Universitas Diponegoro, 2006.
Adolphus J. Toby. Financial Fragility and Performance of Nigerian Banking Institutions: An Inter-Temporal Analysis. Journal of Applied Finance &
Banking, vol. 4, no. 6, 2014, 137-153 ISSN: 1792-6580 (print version), 1792-6599 (online) Scienpress Ltd, 2014 .
Dendawijaya. Manajemen Perbankan .Jakarta :Ghalia Indonesia, 2001
H.Malayu S.P.Hasibuan. Dasar-dasar Perbankan, Jakarta. PT. Bumi Aksara, 2007
Indriantoro, Nur, dan Supomo, Bambang. Metodologi Penelitian. Edisi 1.
Yogyakarta: Penerbit BPFE Yogyakarta, 2002
Januarti, Indira, Variabel Proksi CAMEL dan Karakteristik BankLainnya untuk Memprediksi Kebangkrutan Bank di Indonesia, Junal Bisnis Strategi, Vol.10, Desember, pp.1-10, 2002
Kasmir. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
Kasmir. Dasar-dasar perbankan. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada H.Malayu, 2010.
S.P.Hasibuan. Dasar-dasar Perbankan, Jakarta. PT. Bumi Aksara, 2007.
Kuncoro dan Suharjono, Manajemen Perbankan:Teori dan Aplikasi.
Yogyakarta:BPFE, 2001.
7 Lukman Dendawijaya. Manajemen Perbankan. Salemba Empat : JakartaSurat
Edaran Bank, 2009.
Mita Puji Utari, Drs. A. Mulyo Haryanto, M.Si. ANALISIS PENGARUH CAR, NPL, ROA, DAN BOPO TERHADAP LDR (Studi Kasus pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di Indonesia Periode 2005-2008), 2011.
Manurung, Mandala dan Pratahama Rahardja. Uang, Perbankan, dan Ekonomi Moneter (Kajian Kontekstual Indonesia). Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 2004.
Narimawati U, 2010, Sri Dewi Anggadini, Linna Ismawati. 2010. Penulisan karya ilmiah. Bekasi : Genesis.
_________ 2008, Sri Dewi Anggadini, Linna Ismawati. 2010. Penulisan karya ilmiah. Bekasi : Genesis.
Prayudi, Arditya. Pengaruh Capital Adequecy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Return On Assets (ROA), Net Interest margin (NIM) terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR). Jurnal. Dipublikasikan, 2010.
Putra, Ambika Pega Wiyas. Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kinerja keuangan lembaga perbankan Pada Bank Swasta Nasional Periode 2006- 2009. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro, 2011.
Rahim Rida dan Yuma irpa. Ananlisis Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas pada bank umum syariah dan unit syariah (studi pada kasus BSM dan BNI syariah), Jurnal Bisnis & Manajemen Vol. 4 No. 3. 2008. Diakses dari http://www.scribd.com/doc/38408572/Analisa-EfisiensiOperasional- Terhadap-as
Surat Edaran BI No. 3/30DPNP tanggal 14 Desember 2001. www.bi.go.id
Surat Edaran Bank Indonesia. 2010. Kredir Perbankan. Nomor 12/ 11 /DPNP tanggal 31 Maret 2010, Lampiran 14. www.bi.go.id
8 Surat Edaran Bank Indonesia No.6/23/DPNP Tanggal 31 Mei 2004. www.bi.go.id Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan
R&D. Bandung:
__________ (2009:4), Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
__________ (2011:147), Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
__________ (2012: 250), Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Simorangkir O.P. Seluk beluk Bank Komersial, cetakan kelima, Jakarta : Persada Indonesia, 2004.
Susilo, Sigit Triandaru dan Totok Budisantoso. Bank dan Lembaga Keuangan Lain, Jakarta: Salemba Empat, 2006.
Umar, Husein. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Cetakan Keempat. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.
________ (2010), Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Cetakan Keempat. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
Yuliani. Hubungan efisiensi operasional dengan kinerja profitabilitas pada sektor perbankan yang go publik di bursa efek jakarta, jurnal manajemen & bisnis Sreiwijaya Vol. 5 No. 10, 2007
www.idx.co.id www.bri.co.id
http://keuangan.kontan.co.id/news/semester-i-ldr-bank-turun
9 http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/05/23/likuiditas-semakin-ketat-bank-
bumn-harus-pimpin-konsolidasi
http://bisnis.liputan6.com/read/831277/bni-salurkan-kredit-rp-250-triliun- sepanjang-2013
10