BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Industri perhotelan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan dan jasa. Hotel memiliki fungsi penting bagi kepariwisataan suatu negara karena menyediakan jasa penginapan yang dilengkapi dengan berbagai jasa pelayanan lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, hotel kini sudah beralih fungsi tidak hanya memberikan layanan secara umum penyedia fasilitas penginapan, tetapi menjadi penyedia berbagai fasilitas yang banyak dapat memenuhi kebutuhan wisatawan maupun konsumen secara fleksibel mengikuti perkembangan zaman.
Negara Malayasia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi dalam perkembangan pariwisata. Hal ini dapat dilihat berdasarkan banyaknya tempat-tempat objek wisata baik alam maupun buatan dan peninggalan sejarahnya. Selain itu, pertumbuhan pariwisata di negara Malaysia juga diikuti dengan perkembanganya industri perhotelan, yakni menculnya beberapa hotel mulai dari klasifikasi tingkat bintang 1 sampai dengan tingkat bintang 5.
Industri jasa perhotelan yang ada di Malaysia menimbulkan persaingan yang ketat diantara mereka. Keadaan ini mendorong perusahaan untuk selalu jeli dan tanggap dalam mencermati berbagai perubahan baik internal maupun eksternal akan mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Pihak manajemen
hotel harus terus menerus melakukan pemasaran dan promosi yang aktif karena sektor industri jasa diharapkan dapat meningkatkan pendapatan.
Saat ini banyak hotel di Malaysia yang memasarkan produk mereka secara lokal maupun internasional. Di sinilah setiap perusahaan dihadapkan pada tantangan dalam menghadapi persaingan dari industri-industri jasa perhotelan yang sejenis dalam rangka meningkatkan penjualan. Adanya keadaan pasar yang demikian perusahaan harus pandai-pandai menyesuiakan diri agar dapat bertahan dalam persaingan.
Hotel yang berada di Malaysia harus bekerja ekstra, karena setiap hotel ingin bersaing dalam memberikan pelayanan dan fasilitas yang baik untuk para tamu yang datang. Hal ini dilakukan untuk memperoleh loyalitas terhadap pengunjung hotel. Inilah salah satu peran dari Sales Marketing Departement di sebuah hotel. Untuk melakukan usaha-usaha ini tentunya tidak mudah, dibutuhkan upaya untuk terlaksananya tujuan dari hotel. Sales Marketing Departement tidak hanya bertugas memasarkan dan memperkenalkan produk, kamar dan fasilitas- fasilitas lainnya yang ada di hotel, melainkan juga menjaga dan membina hubungan baik dengan media dan masyarakat sekitaranya.
Di sinilah setiap perusahaan dihadapkan pada tantangan dalam menghadapi persaingan dari industri-industri jasa perhotelan yang sejenis dalam meningkatkan pendapatan. Dengan adanya keadaan pasar yang demikian perusahaan harus pandai-pandai menyesuaikankan diri agar dapat bertahan dalam persaingan.
Salah satu unsur yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu perusahaan adalah sales promotion. Sales Promotion tidak hanya digunakan perusahaan untuk mengejar profit, melainkan digunakan lebih memperkenalkan produk jasa perusahaan kepada konsumen.
Menurut Buchari (2007) Sales Promotion adalah keinginan menawarkan insentif dalam periode tertentu untuk mendorong keinginan calon konsumen, para penjual atau perantara. Unsur – unsur sales promotion mencakup 4P, yaitu Product , Price , Place , dan Promotion. Dapat dijelaskan sebagai berikut : Product yaitu produk yang di tawarkan kepada pelanggan, seperti pelayanan, kualitas, dan keunggulan. Price yaitu harga atau tarif dapat dijadikan dasar penawaran product pada pelanggan, seperti biaya dan potongan harga. Place yaitu tempat atau lokasi barang atau produk yang dijual atau tempat pelanggan dapat membeli product yang di perlukan. Promotion yaitu salah satu elemen penting dalam proses pemasaran karena promosi merupakan salah satu cara atau bentuk komunikasi perusahaan kepada target market yang akan dituju.
Untuk menghadapi para pesaing, pihak dari Hotel Nilai Springs Resort terus melakukan promosi, meningkatkan fasilitas yang ada. Pada tahun 2014 hotel ini memulai beberapa perubahan yakni perubahan manajemen, standar pelayanan serta berbagai program lain yang di hotel ini ditujukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan pemasaran ini pula diharapkan dapat merebut, mempertahankan sekaligus dapat meningkatkan pendapatan makanan dan minuman. Namun demikian, pada bulan Juni dan Juli mengalami penurunan pendapatan pada outlet Golfer’s Terrace. Karena pada bulan Juni dan Juli ini
adalah bulan suci ramadhan, sehingga customer yang ingin datang ke outlet Golfer’s Terrace berkurang. Hal ini juga terdapat perbedaan lain pada bulan Oktober , November , Desember dan Februari juga mengalami penurunan dalam tingkat pendapatan makanan dan minuman pada outlet Golfer’s Terrace, walaupun perbedaan tingkat penurunan pendapatan makanan dan minumn hanya hal ini di duga kurangnya promosi. Tamu yang datang ke outlet Golfer’s Terrace hanya sedikit sehingga pihak outlet golfer’s terrace tidak dapat mengejar pendapatan yang telah ditentukan. Asumsi di lihat kurangnya sales promotion di picu oleh outlet Golfer’s Terrace tersebut. Gambaran lebih jelas tentang pendapatan Golfer’s Terracedari bulan mei 2015 hingga bulan april 2016 dapat di lihat pada tabel 1.
Tabel 1 Pendapatan Makanan & Minuman Di Golfer’s Terrace Dari Mei tahun 2015 hinggaApril tahun 2016
NO. BULAN
FOOD&BEVERAGE (RM)
1. Mei 5,177.00,-
2. Juni 2,040.00,-
3. Juli 2,139.00,-
4. Agustus 4,960.00,-
5. September 4,500.00,-
6. Oktober 3,410.00,-
7. November 3,900.00,-
8. Desember 2,914.00,-
9. Januari 4,030.00,-
10. Februari 3,696.00,-
11. Maret 4,340.00,-
12. April 4,500.00,- Total RM. 45,606.00,-
Sumber : Golfer’s Terrace Departmenet, Nilai Springs Resort Hotel,Malaysia 2015-2016
Berdasarkan pengamatan penulis ada 4 aspek sales promtion yang telah di lakukan belum optimal, sebagai pendapatan tersebut menurun. Hal ini bisa dilihat dari segi :
- Product : yaitu segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Untuk mempertahankan daya saing di pasar, diferensiasi produk diperlukan dan merupakan salah satu strategi untuk membedakan produk dari para pesaingnya. Salah satunya Outlet Golfer’s Terrace memiliki banyak produk yang mereka tawarkan kepada masyarakat dan bisa dipegang dan bisa dikonsumsi. Namun, dari keseluruhan produk yang mereka jual di outlet Golfer’s Terrace adalah produk makanan yang oriental saja, sedangkan banyaknya tamu yang makan di restoran tersebut berasal dari berbagai macam negara di antaranya, yaitu Korea, Jepang, Amerika, dan Belanda. Hal ini bisa mempengaruhi pendapatan makanan karena makanan yang di sajikan hanya makanan oriental. Outlet Golfer’s Terracepun tidak bisa mempertahakan daya saing di pasar karena produk yang ditawarkan hanya produk makanan oriental saja.
- Price :Harga merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan marketing mix.
Harga adalah sejumlah uang yang diserahkan dalam pertukaran untuk mendapatkan suatu barang atau jasa. Harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi sesuai dengan makanan dan minuman yang dijual, tetapi di outlet Golfer’s
Terrace mengalami complain karena barang atau jasa yang mereka beli belum sesuai yang mereka inginkan contohnya seperti minuman yang belum sesuai dengan keinginan tamu jadi tamu yang membayar minuman tersebut merasa belum puas dengan harga dan jasa yang ditawarkan di outlet Golfer’s Terrace ini.
-Place: Di Outlet Golfer’s Terrace ini memiliki lokasi yang daya beli cukup dan sesuai dengan segmen yang dituju sangat mendongkrak pendapatan makanan dan minuman tersebut. Karena didirikan dekat dengan lapangan Golf yang terdapat di Hotel Nilai Springs Resort Malaysia, tetapi dilihat dari segi bangunan outlet Golfer’s Terrace memiliki ruangan terbuka, sehingga banyak debu yang masuk kedalam outlet Golfer’s Terrace bisa menganggu tamu yang sedangkan makan dan minum. Dilihat dari kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan banyak tamu yang complain, saat terjadi airhujan masuk kedalam outlet Golfer’s Terrace membuat tamu merasa tidak nyaman begitupun dengan cuaca panas di outlet Golfer’s Terrace tidak memiliki Air Conditioner, sehingga tamu yang datang ke outlet Golfer’s Terrace merasa kepanasan. Dilihat dari letak kounter cashier terletak pada pintu masuk dan menyebabkan cashsier tidak bisa mengontrol tamu keluar masuk di outlet Golfer’s Terrace sehingga banyak tamu tidak membayar makanan dan minuman yang telah dipesan.
-Promotion : yaitu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan yang memiliki produk atau jasa untuk memperkenalkan miliknya tersebut kehalayak ramai dan juga tujuan dari promosi tersebut adalah menginformasikan produknya tersebut kemasyarakat atau pengguna media sosial. Tetapi promosi yang dilakukan oleh outlet Golfer’s Terrace belum mampu mencapai pendapatan yang ditentukan.Ini
bisa dilihat dari kurangnya promosi yang dilakukan, di website atau brosur.
Promosi yang dilakukan dibeberapa tempat belum bisa mencapai pendapatan makanan dan minuman yang ditentukan.
Penulis ingin melihat bagaimana pengaruh sales promotion dalam tingkat pendapatan makanan dan minuman yang dilakukan oleh pihak Hotel Nilai Springs Resort Malaysia dalam melakukan kegiatan promosi kepada tamu. Untuk Hotel Nilai Springs Resort Malysia itu sendiri perlu memperhatikan posisi, penempatan dari produk hotel mereka. Tidak mudah untuk menanamkan produk dibenak tamu.
Sales promotion yang dilakukan tidak hanya digunakan hotel untuk mengejar pendapatan melainkan menawarkan produk-produk yang terbaik di Hotel Nilai Spring Resort Malaysia tepatnya di Outlet Golfer’s Terrace yang berbeda dari hotel-hotel dan outlet yang berada di Negeri Malaysia.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk mengambil judul “Pengaruh Sales Promotion Terhadap Pendapatan Makanan dan Minuman pada Outlet Golfer’s Terrace Di Hotel Nilai Springs Resort Malaysia “.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka peneliti dapat mengidentifikasi kurang adanya sales promotion yang dilakukan di outlet Golfer’s Terrace Hotel Nilai Springs Resort Malaysia.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan sebagi berikut :
1. Sejauhmana Pengaruh dari sales promotion terhadap tingkat pendapatan makanan dan minuman di outlet golfer’s terrace ?
2. Menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi sales promotion terhadap tingkat pendapatan makanan dan minuman di outlet golfer’s terrace ?
3. Apa upaya dari pihak hotel dalam hal ini peran dari Sales & Marketing Departement dalam pengaruh sales promotion dalam tingkat pendapatan makanan dan minuman ?
1.4 Tujuan Penelitian
1. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Sejauhmana Pengaruh dari sales promotion terhadap tingkat pendapatan makanan dan minuman di outlet golfer’s terrace
2. Tujuan Penelitian ini mengetahui cara menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi sales promotion terhadap tingkat pendapatan makanan dan minuman di outlet golfer’s terrace
3. Tujuan Penelitian ini mengetahui bagimana upaya dari pihak hotel dalam hal ini peran dari Sales & Marketing Departement dalam pengaruh sales promotion dalam tingkat pendapatan makanan dan minuman
1.5 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan memberikan hal-hal yang bermanfaat bagi pihak pihak yang berkepentingan diantaranya :
1.5.1 Manfaat Akademis
Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sebagai berikut :
1. Pentingnya sales promotion terhadap tingkat pendapatan makanan dan minuman di outlet Golfer’s Terrace.
2. Menambah wacana keilmuan terutama dalam bidang penggunaan analisis statistika.
1.5.2 Manfaat Bagi Industri
Tugas akhir dibuat sebagai bahan masukkan untuk industri tentang pentingnya sales promotion dalam tingkat pendapatan makanan dan minuman kepada tamu yang datang ke Hotel Nilai Springs Resort Malaysia.