• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMALISASI PENGGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "OPTIMALISASI PENGGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

OPTIMALISASI PENGGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI

(2)

Latar Belakang

Peningkatan penggunaan TKDN diharapkan mampu mengakselerasi tingkat produktivitas nasional demi mendukung pemulihan ekonomi pasca Covid 19.

2017 “Saya minta agar TKDN harus ditempatkan sebagai kebijakan strategis yang harus dijalankan secara

konsisten” dalam Ratas Evaluasi Implementasi TKDN

4,97%

2,97%

-5,32%

-3,49%

-2,19%

Axis Title

Tren Pertumbuhan Ekonomi Indonesia y-o-y Q4 Q1 Q2 Q3 Q4

2020

2021

Historical Record, instruksi dan ajakan Presiden Jokowi dalam peningkatan penggunaan TKDN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi

“Presiden Jokowi memerintahkan agar proyek dari APBN dan stimulus terkait pandemi covid 19

menggunakan produk dalam negeri atau TKDN”

Peningkatan produktivitas nasional yang dipicu dengan peningkatan penggunaan TKDN

merupakan salah satu kunci akselerasi ekonomi

“Produk dalam negeri, gaungkan. Gaungkan juga

benci produk luar negeri. Bukan hanya cinta, tapi

juga benci. Jadi cinta barang kita, tapi benci produk

luar negeri”

(3)

Latar Belakang

BUMN diharapkan menjadi pelopor peningkatan penggunaan produk dalam negeri sebagaimana telah menjadi prioritas pemerintah ke depan .

Target Pemerintah terkait peningkatan

TKDN dalam RPJMN 2020 - 2024

50%

Di 2024

Dalam rangka menguatkan struktur industri dalam negeri dan

mengurangi ketergantungan produk impor, nilai TKDN rerata sebesar 43,3% pada tahun 2020 dan naik menjadi 50% pada tahun 2024

“Meminta semua pihak untuk memperbanyak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek proyek yang dikerjakan. Luhut secara khusus meminta BUMN untuk memastikan TKDN dalam setiap proyek yang digarap” Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, 29 Juli 2020

“Peningkatan utilisasi TKDN merupakan kunci utama agar Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri di sector Farmasi, khususnya dalam hal produksi bahan baku obat.” Menteri Prindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, 27 Mei 2020

“Tentu catatan dari Pasar Digital (PaDi) UMKM sendiri kalua kita lihat masih juga ada beberapa barang Asing yang masuk. Nah karena itu kita juga sekarang memperkuat daripadanya TKDN”

MenBUMN, Erick Tohir 18 Maret 2020 dalam Rapat Dengar Pendapat di DPR

(4)

4

Tiga permasalahan utama peningkatan utilisasi TKDN

AVAILABILITY

Rendahnya Tingkat Produksi (Supply) barang dan atau jasa local yang disebabkan oleh :

• Minimnya produsen domestic terkait

penyediaan, pengolahan dan distribusi bahan baku produk atau jasa terkait

Compatibility

Tingginya Trust Issue penggunaan produk dalam negeri, akibat :

• Rendahnya nilai safety product.

• Belum terstandarnya spec atau kualitas produksi

• Belum optimalisasinya uji reliability local product

Affordability

Kurang kompetitifnya harga produk domestic, yang disebabkan oleh :

• Tidak optimalnya biaya Operasional dan maintenance

• Tingginya Bea Masuk Bahan Baku

• Tidak adanya Preferensi harga antara user dan produsen

PENTINGANNYA DUKUNGAN KOLABURASI ANTARA TIGA PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM IMPLEMENTASI TKDN Pemerintah (Government) Pemangku kebijakan yg melakukan

harmonisasi peraturan agar user dan produsen dapat melakukan pengadaan barang atau jasa

Produsen (Penyedia) Menyediakan barang dan atau jasa dan juga memiliki sertifikasi TKDN

Pengguna (user)

Kementerian/lembaga/

BUMN yang melakukan

pengadaan barang atau jasa

(5)

Perpres : No. 16 Tahun 2018 Tentang

Perubahan atas

Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Permen Perindustrian No. 57 Tahun 2006

Tentang

Penunjukan Surveyor sebagai Pelaksana verifikator capaian TKDN atas barang dan jasa

produksi dalam negeri

Permen BUMN No.

08/2019 Tentang

Pedoman Pengadaan B/J dilingkungan BUMN

Permenperin No. 16/2011 Tentang

Ketentuan dan Tatacara Perhitungan TKDN dan BMP PTK 007 Rev. 4/2017

Tentang

Pedoman Pengelolaan Rantai Suplai KKKS Permen ESDM No. 15/2013

Tentang

Penggunaan Produk Dalam Negeri Pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

REGULASI TKDN

Peraturan pemerintah : No. 29 Tahun 2018 Tentang

Tentang Pemberdayaan Industri

Permenperin No. 29/2017 Tentang

Tentang “ Ketentuan dan Tata Cara Perhitugan Nilai TKDN Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam & Komputer Tablet”

Permen Kominfo No. 27/2015 Tentang

Persyaratan Teknis Alat dan/atau Perangkat Perangkat

Telekomunikasi Berbasis Standar

Teknologi Long Term Evolution

(6)

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 16 TAHUN 2011

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 04 TAHUN 2017

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 29 TAHUN 2017

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 16 TAHUN 2020

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Farmasi

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 22 TAHUN 2020

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Elektronika dan Telematika

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 27 TAHUN 2020

Tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle)

Saat ini ada 6 Ketentuan Dan Tata Cara Perhitungan TKDN

COST BASED

MATERIAL BASED

MATERIAL + PROCESS BASED

PROCESS BASED

COST + PROCESS BASED

COST + PROCESS BASED

(7)

KEPPRES N O . 24 T AHUN 2018

KETUA

Menko. Bid. Kemaritiman

WAKIL KETUA

Menko. Bid. Perekonomian Ketua Harian

Menteri Perindustrian

Anggota :

- Menteri Dalam Negeri - Menteri Keuangan - Menteri Pertanian - Menteri Kesehatan - Menteri ESDM

- Menteri Perhubungan - Menteri Perdagangan - Menteri PUPERA

- Menteri Pendidikan& Kebudayaan

- Menteri Riset, Teknologi & Pendidikan Tinggi - Menteri KOMINFO

- Menteri BUMN

- Jaksa Agung RI - Sekretaris Kabinet - Ka. BPPT

- Ka. BKPM - Ka. BPKP - Ka. LKPP - Ketua KPPU

- Ketua Umum KADIN

Sekeretaris

Sekjen Kementerian Perindustrian

Tim Nasional

P3DN

(8)

KUALITAS KAPASITAS Evaluasi

Quality

Menghitung Kemampuan Perusahaan KONSEP SUPPLY

SURVEY & VERIFIKASI INDUSTRI PENUNJANG

RENCANA BELANJA/

PENGADAAN

INFORMASI WILAYAH KERJA

PENGGUNA

barang dan jasa Dalam

Negeri

supply kebutuhan barang dan jasa

Dalam Negeri KONSEP DEMAND

SURVEY & VERIFIKASI INDUSTRI PENGGUNA BARANG

01

03 02

05

06 04

07

Evaluasi Kemampuan Supply Demand produk Dalam Negeri

Neraca Komoditas Industri Dalam Negeri

Masterlist

Analisa Kebijakan yang menghambat Industri Dalam Negeri

Subtitusi impor

Peluang Investasi

Pohon Industri Dalam Negeri

MONITORING PENINGKATAN INDUSTRI DALAM NEGERIPENGGUNAAN INDUSTRI DALAM NEGERI

1

Supply Chain Industri Dalam Negeri

2

3

4

Kebijakan Existing VS Ekosistem Industri Dalam Negeri

Kebijakan Existing VS Transfer Teknologi

Target Penggunaan Produk Dalam Negeri disetiap Pengadaan (Road Map TKDN)

1

2

3

KOMITMEN

SERTIFIKAT TKDN

VS Kontrak Pengadaan

Persaingan masing-masing industri

TKDN MONITORING

INDUSTRI DALAM NEGERI MENJADI

LOKOMOTIF PERTUMBUHAN INDUSTRI

DAN PEREKONOMIAN NASIONAL

P3DN MENDORONG INDUSTRI DALAM NEGERI MENJADI LOKOMOTIF PEREKONOMIAN NASIONAL

KONSEP P3DN

(9)

GAMBARAN UMUM

 Implementasi program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) merupakan kebijakan

strategis yang memberikan multiplier effect

terhadap pertumbuhan perekonomian nasional

 Implementasi dari kebijakan P3DN mampu :

 Mewujudkan industri yang mandiri, berdaya saing, maju dan hijau

 Membuka kesempatan bekerja

 Meningkatkan kemakmuran & kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan

 Mewujudkan industri nasional sebagai penggerak perekonomian nasional

 Contoh keberhasilan implementasi TKDN pada sektor hulu migas. Dari enam tahun terakhir terjadi

peningkatan penggunaan kandungan lokal dari

tahun 2016 sebesar 54% menjadi 60% di tahun 2019 yang menunjukan pertumbuhan industri dalam negeri serta penyerapan tenaga kerja lokal dalam mensuplai kebutuhan di sektor hulu migas

 6

Pemetaan Implementasi TKDN per sektor

Deskripsi Oil and Gas Coal and Mining

Agriculture and

Food Healthcare Transportation and Logistic

Building &

Infrastructure ICT and Telecom

Industrial Manufacturing

Consumer Product and

Retail

Government and Institutions

Power and Utilities

Financial Services

Defence Industry

1. Sosialisasi TKDN

2. Pembentukan Tim TKDN

3. Pembuatan Regulasi TKDN 4. Sertifikat TKDN

Produk 5. Verifikasi TKDN

Proyek

6. Penerapan Sanksi TKDN

7. Penerapan TKDN Capex - Opex

8.

Verifikasi Kemampuan Industri

Ket : Sudah Berjalan Dalam Proses Belum Berjalan

(10)

Kegiatan 2021 2022

Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4

1 Workshop TKDN bagi Kementerian yg belum memiliki kebijakan TKDN khusus sektor 2 Pembentukan Tim P3DN masing-masing kementerian

3 Identifikasi kemampuan industri dalam negeri pada sektor tersebut. Metodologi: Verifikasi Kemampuan Industri, Focus Group Discussion

4 FGD perhitungan TKDN sesuai karakteristik sektor

5 Penyusunan peta jalan (roadmap) peningkatan TKDN masing – masing sektor

6 Penyusunan regulasi/ peraturan menteri tentang ketentuan tata cara perhitungan TKDN bagi sektor tersebut berserta roadmap peningkatan TKDN

7 Implementasi TKDN

8 Monitoring dan Evaluasi TKDN

PROGRAM KERJA TKDN DI KEMENTERIAN

(11)

Kegiatan 2021 2022

Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4

1 Workshop TKDN dan Pemetaan Kluster BUMN Prioritas

2 Pembentukan Tim P3DN Kementerian BUMN (Ketua, Perwakilan masing – masing kluster BUMN)

3

Perumusan regulasi/ kebijakan P3DN dalam pengadaan barang & jasa di lingkungan BUMN:

a. Kewajiban Penggunaan Produk Dalam Negeri b. Sertifikat TKDN, Evaluasi Prefrensi Harga c. Monitoring Penggunaan Produk Dalam Negeri 4 Pelatihan perhitungan self-assessment TKDN per kluster 5 Self assessment TKDN di masing – masing BUMN

6 Verifikasi TKDN Capex-Opex BUMN

7 Verifikasi Kemampuan Industri Penunjang 8 Penyusunan roadmap TKDN BUMN

9 Pembuatan dashboard E-Monitoring TKDN BUMN 10 Utilisasi dashboard E-Monitoring TKDN BUMN 11 Peningkatan TKDN di masing – masing BUMN

PROGRAM KERJA TKDN DI BUMN

(12)

CONCLUSION

Indikasi target TKDN

Sumber: Perpres 18/2020. RPJMN 2020-2024

Sumber: Permenperin 15/2020. Renstra Kemenperin 2020-2024

Tahun

2021 2022 2023 2024 Nilai capaian penggunaan produk

dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah

48% 49,5% 50,9% 52,5%

Produk industri yang mendapatkan

sertifikat TKDN (produk per tahun) 6.500 7.000 7.500 8.000

Nilai Pengadaan 2021 2022 2023 2024

Nilai Capex BUMN

Sumber: Permen BUMN 8/2020. Renstra BUMN 2020-2024

Rp 532 T Rp 577 T Rp 627 T Rp 680 T Belanja Kementerian/ Lembaga

Sumber: UU 9/2020. APBN 2021

Rp 1.032 T

Data APBN belum tersedia

Total Rp 1.564 T

 Mengacu pada implementasi TKDN di sektor hulu migas yg sudah established (slide 1), dengan nilai TKDN tahun 2020 sebesar 57% dari nilai pengadaan sebesar 8.498 juta USD maka terdapat optimalisasi penggunaan produk dalam negeri sebesar 4.844 Juta USD atau Rp 68,4 Triliun

 Nilai pendapatan verifikasi TKDN pada sektor hulu migas tahun 2020 sebesar Rp 27,3 Miliar

 Pada tahun 2021 nilai belanja modal BUMN dan belanja kementerian sebesar Rp 1.564 Triliun. Jika target nilai TKDN tahun 2021 sebesar 48% dapat tercapai maka terdapat penggunaan produk dalam negeri sebesar Rp 750,7 Triliun.

 Dari nilai tersebut, nilai potensi pendapatan kegiatan verifikasi TKDN BUMN dan kementerian sebesar Rp 300,4 Miliar

Dukungan Pemerintah yang dibutuhkan

 Perumusan regulasi P3DN pengadaan barang dan jasa baik dalam pemerintah maupun BUMN

 Kementerian terkait perlu segera membuat daftar barang diwajibkan

(13)
(14)

Sertifikasi TKDN

• Sertifikasi TKDN 2021 5.641 Produk

• Sertifikasi TKDN 2008 – 2021 24.960 Produk

(15)

No Nama Proyek Investasi (T Rp) PIC Lokasi Status

1 Jalan Tol Semarang Harbour (26,16 Km)*, Jateng

18.70 Kementerian PUPR Semarang Persiapan, Market Sounding

KPBU – konstruksi 2021 2 Underground Simpang Lima,

Jateng

0.80 Kementerian PUPR Semarang Perencanaan – DED

3

Jalan Tol Makassar - Maros - Sungguminasa - Takalar (Mamminasata) (48,12 Km), Sulsel*

9.20 Kementerian PUPR Sulawesi Selatan Perencaaan – market sounding

4

Penambahan Lingkup Jalan Tol Solo - Yogya - Kulon Progo , Jateng dan DI Yogyakarta - Penambahan ruas Solo – Yogyakarta – Kulon Progo (93,14 Km)*

28.6 Pemda Kalimatan Timur Semarang, DI Yogyakarta Izin BPTJ, selesai tender kontraktor. Targer operasi 2023

Seksi I & II : operasional Seksi III & IV : Pengadaan Lahan

6

Penambahan Lingkup Jalan Tol Bogor Ring Road semula sepanjang 11 Km menjadi 29 Km, Jabar Penambahan ruas Salabenda – Dramaga – Caringin (18 Km)*

2.40 Kementerian PUPR Jawa Barat Kajian

7

Penambahan Lingkup Jalan Tol Ngawi - Kertosono - Kediri menjadi 108 Km

1.80 Kementerian PUPR Jawa Timur Operasional

8 Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban (37,7 Km)

6.00 Kementerian PUPR Jawa Barat Market Sounding KPBU

9 Jalan Tol Samarinda - Bontang (94 km)

10.70 Kementerian PUPR Kalimantan Timur Kajian Pra-desain

10

Jalan Akses Exit Toll Menuju Jalan Nasional Terdekat (188 Km)

NA Kementerian PUPR

11

Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (206,65 Km)

34.00 Kementerian PUPR Jawa Barat - Jawa Tengah PQ kontraktor, rencana operasional 2024

12

Jalan Tol Medan - Binjai - bagian dari 8 ruas Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Utara

13

Jalan Tol Pekanbaru - Kandis - Dumai bagian dari 8 ruas Trans Surnatera

Hutama Karya Riau

14

Jalan Tol Kisaran - Tebing Tinggi - bagian dari 8 ruas Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Utara

15

Jalan Tol Sigli - Banda Aceh - bagian dari 8 ruas Trans Sumatera

Hutama Karya Aceh 5

Penambahan Lingkup Jalan Tol Depok - Antasari semula sepanjang 21,5 Km menjadi 27,9 Km, Jabar - Penambahan ruas

NA Kementerian PUPR Jawa Barat

PROYEK STRATEGIS NASIONAL

2020 - 2024

JALAN DAN JEMBATAN

(16)

No Nama Proyek Investasi (T Rp) PIC Lokasi Status

16 Jalan Tol Binjai - Langsa - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Aceh & Sumatera Utara

17

Jalan Tol Bukittinggi - Padang Panjang Lubuk Alung - Padang - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Barat

18

Jalan Tol Rantau Prapat - Kisaran - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Utara

19

Jalan Tol Langsa - Lhokseumawe - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Aceh

20 Jalan Tol Lhokseumawe - Sigli - bagian clari Trans Sumatera

Hutama Karya Aceh

21

.Jalan Tol Pekanbaru Payakumbuh - Buki+-tinggi Trans Sumatera Bangkinang – Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Barat & Riau

22

Jalan Tol Tebing Tinggi - Pematang Siantar - Prapat - Tarutung - Sibolga - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Utara

23

Jalan tol Betung (Sp. Sekayu) - Ternpino - Jambi - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Jambi & Sumatera Selatan

24 Jalan Tol Jarmbi - Rengat - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Selatan

25 Jalan tol Rengat - Pekanbaru - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Riau & Sumatera Utara

26

Jalan Toi Dumai - Sp. Sigambal - Rantau Prapat - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Riau & Sumatera Utara

27

Jalan Tol Simpang Indralaya. - Muara Enirn - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Selatan

28

Jaian Tol Muara Enim - Lubuk Linggau - Lahat - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Selatan

29

Jalan Tol Lubuk Linggau - Curup Bengkulu - bagian dari Trans Sumatera

Hutama Karya Sumatera Selatan &

Bengkulu

PROYEK STRATEGIS NASIONAL

2020 - 2024

JALAN DAN JEMBATAN

(17)

No Nama Proyek Investasi (T Rp) PIC Lokasi Tahun

1 MRT Jakarta North – South Corridor 39,5 PT Mass Rapid Transit Jakarta DKI Jakarta 2018 - 2024 (Fase II)

2 Light Rail Transit Jakarta, Bogor,

Depok and Bekasi 23 PT Adhi Karya, PT INKA, PT Kereta Api

(Persero) DKI Jakarta and West Java 2015 - 2019

3 Light Rail Transit Jakarta 9,8 JAKPRO DKI Jakarta 2019-2022

4

Penyeleggaraan Angkutan Massal Berbasis Rel Wilayah Badung – Buleleng

Bali (Fase II)

5

Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) North - South (Bundaran HI - Kota - Ancol Barat)

PT Mass Rapid Transit Jakarta DKI Jakarta

6

Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang)

12,5 Sumatera Selatan

7

Kereta Api Logistik Lahat - Muara Enim - Prabumulih - Tarahan/

Lampung dan Prabumulih - Kertapatil Palembang

Sumatera Selatan

PROYEK STRATEGIS

NASIONAL 2020 – 2024

PERKERETAAPIAN

(18)

No Nama Proyek Investasi (T Rp) PIC Lokasi Status 1 Pengembangan Bandara Adi

Sumarmo

1.40 PT Angkasa Pura I &

Kementerian Perhubungan

Jawa Tengah Selesai

2 Pengembangan Bandara Internasional Lombok Praya

1.80 PT Angkasa Pura I &

Kementerian Perhubungan

Nusa Tenggara Barat Kontruksi 16%, target operasi awal 2021

3 Pembangunan Bandar Udara Nabire 1.20 Kementerian Perhubungan Papua Barat Konstruksi , target operasi 2021

4 Pembangunan Bandar Udara Baru Siboru Fak Fak

0.80 Kementerian Perhubungan Papua Barat Kontruksi

5 Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo

1.10 Kementerian Perhubungan Nusa Tenggara Timur Operasional

6 Bandara Udara Kediri 9.00 KPBU Kemenhub-PT

Gudang Garam

Jawa Timur

7 Bandar Udara Bali Utara 21.00 Kementerian perhubungan Bali Masuk PSN, rencana operasional

2023

PROYEK STRATEGIS

NASIONAL 2020 – 2024

BANDAR UDARA

(19)

No Nama Proyek Investasi (T Rp) PIC Lokasi Status

1 Pelabuhan Patimban 43.2 Kementerian Perhubungan Jawa Barat Kontruksi

2 Pelabuhan Makassar New Port

Tahap 1B dan 1C 2.80 PT Pelindo IV Sulawesi Selatan Konstruksi dan Mulai Beroperasi

3 Pelabuhan Mamuju 0.02 Dishubla Mamuju North Sumatra

4 Proyek Lanjutan Pembangunan

Pelabuhan Pantoloan 0.40 PT Pelindo IV Sulawesi Tenggara Operasional

5 Pelabuhan Sanur - Nusa

Ceringan/Lembongan 0.20 Pemda Bali Bali Perencanaan, kontruksi 2020-2021

Terminal Multipurpose Labuan Bajo 0.40 Kementerian Perhubungan Nusa Tenggara Timur Konstruksi Pelabuhan Likupang

0.20 Kementerian Perhubungan Sulawesi Utara Kontruksi (bagian dari perencanaan KEK Likupang)

Pengembangan Pelabuhan Sorong

dan Pelabuhan Arar 1.10 Kementerian Perhubungan

– Penugasan Pelindo IV

Papua Barat Kontruksi tahap I, integrasi dengan KEK Sorong

6 Pelabuhan Sanur – Nusa

Ceningan/Lembongan 0,4 Kementerian Perhubungan Bali Kontruksi (JO HK-Virama)

Pengembangan Pelabuhan Terminal

Kijing 5.00 Kementerian Perhubungan Kalimantan Barat Target operasional Des 2020

7 Pelabuhan KEK Maloy 23 Kementerian Perhubungan Kalimantan Timur

PROYEK STRATEGIS

NASIONAL 2020 – 2024

PELABUHAN

(20)

1

MRT Jakarta East – West Corridor (Cikarang-

Balaraja)

Concept Kereta Api 117 PT Mass Rapid

Trans Jakarta KPBU DKI Jakarta 2020 - 2027

2

LRT/ART kawasan Gresik- Bangkalan-Mojokerto-

Surabaya-Sidoarjo- Lamongan (Gerbangkertosusila)

Concept Kereta Api 12 Kementerian

Perhubungan - BPTJ

APBN/ APBD

Provinsi Jawa Timur 2020-2022

3 LRT Ruas Bandara I Ngurah

Rai Bali Concept Kereta Api 5 PT Nindya Karya Swasta Bali 2020-2022

4 Kereta Api Semi Cepat

Jakarta – Surabaya Concept Kereta Api 60 Kementerian

Perhubungan APBN Pulau Jawa 2022-2026

5

Light Rail Transit (Lrt) Tangerang Selatan : Rawa

Buntu - Tangerang - Bandara Soekarno - Hatta)

Concept Kereta Api 0,9 Pemerintah KPBU Greater Jakarta 2020-2022

6

Railway Track - New (Light Rail Transit (Lrt) Jakarta :

Kelapa Gading - Jakarta International Stadium)

Concept Kereta Api 2,2 PT JAKPRO

(PERSERODA) KPBU Kelapa Gading - Jakarta

International Stadium 2019-2021

8 LRT Bandung Raya Concept Kereta Api 1,1 Pemerintah Provinsi

Jawa Barat APBD Jawa Barat 2022-2024

9 LRT Semarang Concept Kereta Api 1,4 Pemerintah Kota

Semarang APBD Jawa Tengah 2022-2024

10 LRT Pulo Gabung -

Kebayoran Lama FS Kereta Api 15

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta & PT Pembangunan Jaya

KPBU DKI Jakarta 2021-2024

11

LRT LRT Mebidangro (Medan-Binjai-Deli Serdang-

Karo)

Concept Kereta Api 11,6

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan

KRNA

KPBU Provinsi Sumatera Utara 2021-2024

Penanggung jawab Skema Pendanaan Lokasi Tahun

Investasi (Rp Triliun)

No Nama Proyek Tahap Kategori Infrastruktur

PROYEK STRATEGIS NASIONAL

2020 - 2024

PERKERETAAPIAN

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten

Artikel ini akan mencoba untuk membahas tentang bagaimana ruang lingkup komunikasi ilmiah dan aspek lainnya yang berkaitan dengan komunikasi ilmiah serta peran perpustakaan dan

Data disimpan tanpa mengalami ketergantungan pada program yang akan menggunakannya, data disimpan sedemikian rupa sehingga apabila ada penambahan, pengambilan dan

Tujuan penelitian Marini, yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode TGT pada pokok bahasan membaca ekstensif,

Pengeras Suara di masjid, langgar atau miishalla, yaitu pengeras suara yang tersebut di atas yang dimaksudkan untuk memperluas jangkauan penyampaian dari apa-apa yang disiarkan

Pada penelitian ini, pendekatan penelitiannya adalah kuantitatif serta termasuk dalam penelitian asosiatif yang merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui

Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan penelitian tindakan yang berjudul, “Penerapan Metode Student Team Learning (STL) terhadap Kemahiran Membaca Pemahaman Siswa

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dismpulkan bahwa kelayakan media pembelajaran berbasis animasi swish max 4 pada mata pelajaran perpindahan kalor