PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN SERTIFIKASI AWAL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK)
PADA IPK IPPKH PEMERINTAH KABUPATEN SARMI KABUPATEN SARMI, PROVINSI PAPUA
Kami selaku Lembaga Verifikasi Legalitas Kayu (LVLK) : Nama LVLK : PT LAMBODJA SERTIFIKASI Nomor Akreditasi : LVLK-015-IDN
Alamat : Jl. Teratai VIII No.1 Taman Yasmin Sektor 2, Bogor
Telepon : 0251-8576940
Email : [email protected] Website : www.lambodjasertifikasi.com
Mengumumkan kepada khalayak telah dilakukannya Sertifikasi Awal Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) pada IPK IPPKH :
Nama Pemegang Izin : Pemerintah Kabupaten Sarmi
Nomor dan Tanggal SK : Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.410/Menlhk/Setjen/PLA.0/ 11/2020, tanggal 02 November 2020 Lokasi Izin : Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi ,
Provinsi Papua Luas Areal : ± 19,71 Ha
Alamat Kantor : Kantor Otonom Kota Baru Petam, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
Berdasarkan hasil pengambilan keputusan yang dilakukan pada tanggal 29 November 2021 bahwa
Pemerintah Kabupaten Sarmi ditetapkan “MEMENUHI” standar Verifikasi Legalitas Kayu sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Nomor:
SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020 tentang Pedoman, Standar dan/atau Tatacara Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Verifikasi Legalitas Kayu, Uji Kelayakan dan Penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok, serta Penerbitan Dokumen V-Legal/Lisensi FLEGT Lampiran 3.2 (Standar Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) Pada Pemegang IPK (Termasuk IPPKH, HGU Dan PHAT Yang Kayunya Tumbuh Secara Alami)), sehingga Sertifikat Legalitas Kayu dapat diterbitkan.
Kepada para pihak yang akan mengajukan keberatan atas keputusan ini, dapat disampaikan kepada PT Lambodja Sertifikasi melalui alamat kontak diatas disertai dengan bukti pendukung.
Bogor, 30 November 2021 PT LAMBODJA SERTIFIKASI
Ir. Isbat, M.Si., IPU
Direktur Utama
RINGKASAN HASIL SERTIFIKASI AWAL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU
PADA IPK IPPKH PEMERINTAH KABUPATEN SARMI
1.
IDENTITAS LPPHPL
a. Nama Lembaga : PT LAMBODJA SERTIFIKASI b. Nomor Akreditasi : LPPHPL-021-IDN dan LVLK-015-IDN
c. Alamat : Jl. Teratai VIII No.1 Sektor 2 Taman Yasmin, Bogor – Jawa Barat
d. Nomor Telp/Fax/E-mail/
Website
: Telp : 0251-8576940,
Website : www.lambodjasertifikasi.com, E-mail : [email protected] e. Direksi
- Direktur Utama : Ir. Isbat, M.Si, IPU
f. Pedoman dan Standar : Lampiran 2.1 dan Lampiran 2.3
Kepdirjen PHPL Nomor: SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020 g. Tim Audit : Yus Agus Tresna, S.Hut (Lead / Auditor VLK Hutan) h. Pengambil Keputusan : Ir. Deni A. Novendi
2. IDENTITAS AUDITEE
a. Nama Auditee/Pemegang Izin : IPK IPPKH PEMERINTAH KABUPATEN SARMI
b. Nomor & Tanggal SK : Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/2020, tanggal 02 November 2020
c. Luas dan Lokasi : ± 19,71 Ha. Berlokasi di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
d. Alamat Kantor Pusat/Cabang : Kantor Otonom Kota Baru Petam, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
e. Nomor Telp/Fax/E-mail : Telp. 0821 9272 8094 f. Wakil Manajemen : Hein Swabesy, S.H
3. RINGKASAN TAHAPAN
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Koordinasi dengan
Instansi Kehutanan
Kamis, 18 November 2021:
• Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Papua
• Kantor BPHP Wilayah XV Jayapura
Melapor dan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Papua dan BPHP Wilayah XV Jayapura terkait pelaksanaan Sertifikasi Awal VLK IPK pada IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi
Konsultasi Publik Jum’at, 19 November 2021:
Kantor Otonom Kota Baru Petam, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
Kantor Otonom Kota Baru Petam, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
Pertemuan Pembukaan Jum’at, 19 November 2021:
Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
• Dihadiri oleh Tim Audit PT Lambodja Sertifikasi, Wakil Manajemen/MR, Kepala Kampung Munukania, Ketua Bamuskam Distrik Sarmi Selatan, dan perwakilan IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi (Pelaksana IPK).
• Materi Pertemuan Pembukaan diantaranya : Perkenalan peserta; konfirmasi rencana, ruang lingkup, tujuan dan sasaran, standar audit;
konfirmasi bahasa yang digunakan; Konfirmasi terkait kerahasiaan dan kesediaan auditee untuk menyediakan data/informasi secara lengkap dan transparan; informasi mengenai ketentuan yang dapat menyebabkan audit dihentikan; Konfirmasi Perwakilan Manajemen (MR); Tanya jawab;
Penandatanganan Berita Acara (BA) Pertemuan Pembukaan.
Verifikasi Dokumen dan Observasi lapangan
Jum’at – Sabtu,
19 – 20 November 2021:
Areal kerja/Lokasi IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kab.
Sarmi, Provinsi Papua
Melakukan verifikasi dokumen dan observasi lapangan, serta klarifikasi melalui wawancara dengan Auditee sesuai dengan ruang lingkup; pedoman dan standar audit mengacu kepada Lampiran 2.1 dan 2.3 Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Nomor : SK.62/PHPL/SET.5/
KUM.1/12/2020 Tanggal 2 Desember 2020.
Pertemuan Penutupan Minggu, 21 November 2021:
Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua
• Dihadiri oleh Tim Audit PT Lambodja Sertifikasi, Wakil Manajemen/MR Kepala Kampung Munukania, Ketua Bamuskam Distrik Sarmi Selatan, dan perwakilan IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi (Pelaksana IPK).
• Materi Pertemuan Penutup diantaranya : Konfirmasi bahwa bukti audit dikumpulkan berdasarkan data/informasi yang tersedia serta pengambilan contoh/sampling; Pemaparan kesimpulan hasil audit secara ringkas; Penjelasan tahapan sertifikasi selanjutnya; tanya jawab; dan Penandatanganan Berita Acara (BA) Pertemuan Penutup.
Rapat Pengambilan Keputusan
Senin, 29 November 2021: Hasil verifikasi lapangan dapat diterima oleh Pengambil Keputusan. Pengambil Keputusan menyatakan bahwa
4. RINGKASAN HASIL VERIFIKASI
PRINSIP/KRITERIA/
INDIKATOR/VERIFIER NILAI RINGKASAN JUSTIFIKASI P1. Izin pemanfaatan hasil hutan kayu
K.1.1. Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non- kehutanan yangtidak mengubah status hutan
1.1.1. Pelaku usaha memiliki IPK pada areal pinjam pakai yang terletak di kawasan hutan produksi a. IPK pada areal pinjam pakai
kawasan hutan di hutan produksi
Memenuhi Pemerintah Kabupaten Sarmi telah memiliki dokumen legal / Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SK.410/Menlhk/Setjen/PLA.0/
11/2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Kabupaten Sarmi seluas ± 19,71 hektar pada Kawasan Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua.
IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi telah memiliki dokumen lingkungan antara lain dokumen Addendum ANDAL dan RKL-RPL Rencana Kegiatan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah, Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan TPA yang berlokasi di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.
b. Peta lampiran IPK pada areal izin pinjam pakai (dilampiri izin pinjam pakai dan petanya)
Memenuhi Lokasi areal IPK pada IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi terletak pada areal yang disetujui sesuai dengan peta lampiran Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Pada Kawasan Hutan Lindung (HL) dan Hutan Produksi Terbatas (HPT) A.n Pemerintah Kabupaten Sarmi seluas ± 19,71 hektar Skala 1 : 25.000 dan hasil pengecekan lapangan tanda batas terdapat tanda tanda batas berupa pal batas pada Tempat Pembuangan akhir (TPA) sampah Pemerintah Kabupaten Sarmi dan terdapat tanda batas akses jalan titik batas TPA Sarmi.
K.1.2. Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada areal HGU 1.2.1. Pelaku usaha memiliki IPK pada areal HGU a. Areal HGU berasal dari areal
pelepasan kawasan hutan Not
Applicable Dari hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemerintah Kabupaten Sarmi, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang izin pinjam pakai kawasan hutan untuk pembangunan tempat pengolahan akhir (tpa) sampah atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi seluas 19.71 ha pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, lokasi IPK-IPPKH Pemerintan Kabupaten Sarmi bukan pada areal HGU yang berasal dari areal pelepasan kawasan hutan.
b. Areal HGU berada pada APL Not
Applicable Hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember
Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Seluas 19.71 ha pada Kawasan Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, bukan izin pemanfaatan hasil hutan kayu di areal HGU yang berada pada areal penggunaan lain (APL).
K.1.3. Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada APL (Area Penggunaan Lain) 1.3.1. Pelaku usaha memiliki IPK pada APL
a. Dokumen rencana IPK (survey
potensi) Not
Applicable
Hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Seluas 19.71 Ha pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, bukan Izin pemanfaatan hasil hutan kayu (IPK) yang berada pada APL
b. Izin usaha dan lampiran petanya (bagi pemegang IPK sama dengan pemegang izin usaha)
ApplicableNot Hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi seluas 19.71 ha, lokasi izin pinjam pakai kawasan hutan berada pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, bukan di areal HGU yang berada pada APL.
c. Izin usaha dan lampiran petanya (bagi
pemegang IPK yang berbeda dengan pemegang izin usaha)
ApplicableNot Dari hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Seluas 19.71 Ha Pada Kawasan Hutan Lindung Dan Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, bukan izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada APL.
d. IPK pada APL Not
Applicable Berdasarkan hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemerintah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/
2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat
e. Peta lampiran IPK Not
Applicable Berdasarkan Hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan berdasarkan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Seluas 19.71 Ha Pada Kawasan Hutan Lindung Dan Hutan Produksi Terbatas Di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua.
Dengan demikian lokasi pemanfaatan kayu bukan berada pada areal penggunaan lain (APL)
K.1.4 Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada APL (Areal Penggunaan Lain) 1.4.1 APL yang dibebani hak atas tanah
a. Hak atas tanah Not
Applicable Dari hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemeritah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Seluas 19.71 Ha, lokasinya berada di kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Dengan demikian lokasi pemanfaatan kayu bukan berada pada areal penggunaan lain (APL)
b. Peta lampiran IPK Not
Applicable Dari hasil telaah dokumen terhadap Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Pemerintah Kabupaten Sarmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK 410/Menlhk/Setjen/PLA.0/11/ 2020 tanggal 02 Nopember 2020 tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi seluas 19.71 ha, lokasinya berada pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Dengan demikian lokasi pemanfaatan kayu bukan berada pada areal penggunaan lain (APL)
P2. Kesesuaian dengan sistem dan prosedur penebangan serta pengangkutan kayu K.2.1. Kesesuaian rencana dan implemetasi IPK
2.1.1 IPK mempunyai rencana penebangan yang telah disahkan.
Dokumen rencana penebangan
IPK Memenuhi IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi telah memiliki Bagan Kerja/Rencana Penebangan Izin pemanfaatan Kayu (IPK) Tahun 2021 di dalam areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Atas Nama Pemerintah Kabupaten Sarmi seluas ± 19,71 Hektar pada Kawasan Hutan Lindung Dan Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, telah ditandatangani oleh a.n. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Ir. Clemens M. Roembiak, M.Si).
Adapun target penebangan dan pemanfaatan kayu pada bulan Juli 2021 s.d Oktober 2021 dan rencana pemanfaatan kayu untuk ke industri (CV. Haliok) sebesar
2.1.2. IPK telah memiliki akses SIPUHH
SIPUHH Memenuhi IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi telah memiliki akses ke SIPUHH Online dan memiliki User ID akses ke SIPUHH secara aktif.
2.1.3. Pelaku usaha mampu menunjukkan bahwa kayu bulat yang dihasilkan dari IPK dapat dilacak keabsahannya a. Dokumen potensi tegakan pada
areal kerja
Memenuhi Pemerintah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang IPK- IPPKH telah melakukan kegiatan survey potensi/timber cruising dengan intensitas sampling 100% pada areal seluas ± 19,71 hektar pada periode Tahun 2021 di dalam areal lokasi izin pinjam pakai kawasan hutan An.
Pemerintah Kabupaten Sarmi yang berlokasi di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, yang dituangkan dalam Laporan Hasil Cruising sebagai dasar penentuan rencana tebangan serta telah diketahui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sarmi.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan inventarisasi potensi tegakan kayu (timber cruising) tersebut diketahui bahwa jumlah volume kayu rata-rata per hektar untuk pohon berdiameter 10 cm up yang terdapat pada areal izin pemenfaatan kayu di dalam areal lokasi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan adalah sebanyak 1.276 pohon = 2.483,86 m3
b. Dokumen produksi kayu (LHP) Not
Applicable Pemerintah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang IPK- IPPKH telah melakukan kegiatan penebangan di lokasi untuk pembuatan sarana jalan angkutan menuju lokasi TPA Sampah. Hasil pemanenan kayu yang tertuang dalam Buku Ukur, tetapi belum dilakukan penerbitan laporan hasil produksi (LHP) yang diupload ke SIPUHH dan kayu tersebut masih berada di blok tebangan/TPn dan TPK Hutan.
c. Rencana dan realisasi
penebangan Memenuhi Pemerintah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang IPK- IPPKH telah melaksanakan kegiatan penebangan pada areal lokasi IPPKH Kegiatan penebangan dilakukan sesuai dengan rencana lokasi yang ada dan telah dilakukan pengukuran yang tertuang dalam dokumen Buku Ukur dengan hasil jumlah 84 batang volume 321,12 m³. Pada kayu yang ditebang telah dilakukan pengukuran batang per batang dan dibuatkan buku ukur per kelompok jenis kayu untuk KB/KBS/KBK yang dilakukan dilokasi tempat pengumpulan kayu (TPK/TPN) pada tanggal 19 November 2021. Hasil pemanenan kayu yang tertuang dalam Buku Ukur belum dilakukan penerbitan laporan hasil produksi (LHP) yang diupload ke SIPUHH.
K.2.2 Memenuhi kewajiban pembayaran pungutan pemerintah dan keabsahan pengangkutan kayu 2.2.1 Pemegang izin mampu menunjukkan bukti pelunasan iuran kehutanan
a. Dokumen SPP (Surat Perintah Pembayaran) DR dan/atau PSDH telah diterbitkan.
Not
Applicable Pemerintah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang IPK- IPPKH telah melaksanakan kegiatan penebangan dan telah di buatkan dalam Buku Ukur, tetapi belum diterbitkan laporan hasil produksi (LHP). Dengan demikian
c. Kesesuaian tarif DR dan PSDH atas kayu hutan alam
(termasuk hasil kegiatan penyiapan lahan untuk pembangunan hutan
tanaman) dan kesesuaian tarif PSDH untuk kayu hutan tanaman
ApplicableNot Belum terdapat dokumen surat perintah pembayaran (SPP) PSDH dan DR karena bellum adanya dokumen laporan hasil produksi kayu dari lokasi IPPKH sehingga belum dilakukan kegiatan pembayaran kewajibannya.
2.2.2 Pemegang izin mampu membuktikan dokumen angkutan kayu yang sah.
a. SKSHHK dan DKB untuk KBK diterbitkan sesuai dengan ketentuan
ApplicableNot Pemerintah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang izin pemanfaatan kayu di areal IPPKH belum melakukan kegiatan penebangan dan pengangkutan kayu keluar areal izin, sehingga belum diterbitkan dokumen angkutan b. SKSKB dan DKB untuk KB Not
Applicable Pemeritah Kabupaten Sarmi sebagai pemegang izin pemanfaatan kayu di areal IPPKH belum melakukan kegiatan penebangan dan pengangkutan kayu keluar areal izin, sehingga belum diterbitkan dokumen angkutan).
K.2.3 Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal 2.3.1 Implementasi Tanda V-Legal
Tanda V-Legal yang dibubuhkan
sesuai ketentuan. Not
Applicable IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi belum mengimplementasikan penggunaan tanda V-legal karena belum memiliki sertifikat S-LK. Pada saat ini kegiatan Sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu sedang dalam proses sertifikat S-LK, sehingga IPK IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi belum berhak untuk membubuhkan Tanda V-Legal pada kayu bulat maupun pada dokumen.
P3. Pemenuhan terhadap peraturan ketenaga kerjaan K.3.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3.1.1 Prosedur dan implementasi K3
a. Pedoman/prosedur K3. Memenuhi IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi telah memiliki dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan telah menetapkan petugas yang bertanggung jawab terhadap keseamatan dan kesehatan kerja (K3).
b. Ketersediaan peralatan K3. Memenuhi IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi telah menyediakan peralatan dan perlengkapan K3 sesuai dengan kebutuhan dan berfungsi baik seperti: APD (sepatu safety, helm, sarung tangan, masker, dll), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta tersedia kotak P3K dan persedian obat-obatan yang cukup lengkap dan belum kadaluarsa
c. Catatan kecelakaan kerja Memenuhi Tersedia laporan kecelakaan kerja bulanan IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmiyang menyatakan bahwa tidak terdapat kecelakaan kerja.
Upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan diantaranya adalah dengan penyediaan APD dan perlengkapan P3K serta sosialisasi K3 kepada karyawan.
K.3.2. Pemenuhan standar umur tenaga kerja
3.2.1. Tidak mempekerjakan pekerja di bawah umur (di luar ketentuan) Pekerja yang masih di bawah
umur
Memenuhi Tidak terdapat pekerja yang masih di bawah umur yang bekerja pada IPK-IPPKH Pemerintah Kabupaten Sarmi.