LASER-312-00
PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN PENILIKAN I VERIFIKASI LEGALITAS KAYU (VLK)
PADA PBPH (d.h IUPHHK-HA) PT UTAN SIBAU PERSADA KABUPATEN SINTANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kami selaku Lembaga Verifikasi Legalitas Kayu (LVLK) : Nama LVLK : PT LAMBODJA SERTIFIKASI Nomor Akreditasi : LVLK-015-IDN
Alamat : Jl. Teratai VIII No.1 Taman Yasmin Sektor 2, Bogor
Telepon : 0251-8576940
Email : [email protected] Website : www.lambodjasertifikasi.com
Mengumumkan kepada khalayak telah dilakukannya Penilika I Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) pada PBPH (d.h IUPHHK-HA):
Nama Pemegang Izin : PT Utan Sibau Persada
Nomor dan Tanggal SK : Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor:
SK.168/MENHUT-II/2012, tanggal 03 April 2012 Lokasi Audit : Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat
Luas : ± 73.690 Ha
Alamat Kantor : Jl. Dr. Agus Jam No. 18 A, Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat
Berdasarkan hasil pengambilan keputusan yang dilakukan pada tanggal 07 April 2022 bahwa PT Utan Sibau Persada ditetapkan “MEMENUHI” standar Verifikasi Legalitas Kayu sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Nomor: SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020 tentang Pedoman, Standar dan/atau Tatacara Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Verifikasi Legalitas Kayu, Uji Kelayakan dan Penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok, serta Penerbitan Dokumen V-Legal/Lisensi FLEGT Lampiran 2.2 (Standar Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) pada IUPHHK- HA, IUPHHK-HT, dan Hak Pengelolaan), sehingga Sertifikat Legalitas Kayu akan DILANJUTKAN.
Kepada para pihak yang akan mengajukan keberatan atas keputusan ini, dapat disampaikan kepada PT Lambodja Sertifikasi melalui alamat kontak diatas disertai dengan bukti pendukung.
Bogor, 08 April 2022 PT LAMBODJA SERTIFIKASI
Ir. Isbat, M.Si, IPU
Direktur Utama
LASER-317c-00
RINGKASAN HASIL PENILIKAN I VERIFIKASI LEGALITAS KAYU
PADA PBPH (d.h IUPHHK-HA) PT UTAN SIBAU PERSADA
1. IDENTITAS LVLK
a. Nama Lembaga : PT LAMBODJA SERTIFIKASI
b. Nomor Akreditasi : LVLK-015-IDN
c. Alamat : Jl. Teratai VIII No.1 Sektor 2 Taman Yasmin, Bogor – Jawa Barat
d. Nomor Telp/Fax/E-mail/
Website
: Telp : 0251-8576940,
Website : www.lambodjasertifikasi.com, E-mail : [email protected] e. Direksi
- Direktur Utama : Ir. Isbat, M.Si, IPU
f. Pedoman dan Standar : Lampiran 2.1 dan Lampiran 2.2.
Kepdirjen PHPL Nomor: SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020 g. Tim Audit / Auditor : 1. Dwi Sri Astuti, S.Hut (Lead/Auditor VLK Hutan)
2. Edi Wilson, S.Hut (Auditor VLK Hutan) 3. Yudi Wahyudin, S.Hut (Auditor VLK Hutan) h. Pengambil Keputusan : Ir. Isbat, M.Si, IPU
2. IDENTITAS AUDITEE
a. Nama Auditee/Pemegang Izin : PBPH (d.h IUPHHK-HA) PT UTAN SIBAU PERSADA b. Nomor & Tanggal Izin : Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.168/MENHUT-
II/2012 Tanggal 03 April 2012
c. Luas dan Lokasi : ± 73.690 Ha, berlokasi di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat
d. Alamat Kantor Pusat/Cabang : Jl. Dr. Agus Jam No. 18 A, Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat
e. Alamat E-mail/Telp/Fax :
-
f. Wakil Manajemen : Herry Utomo
LASER-317c-00
3. RINGKASAN TAHAPAN
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan
Koordinasi dengan
Instansi Kehutanan • 10 Maret 2022
• Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak
• Kantor BPHP Wilayah VIII di Pontianak
Melapor dan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat dan BPHP Wilayah VIII Pontianak terkait pelaksanaan penilikan 1 VLK pada PBPH (d.h IUPHHK-HA) PT Utan Sibau Persada.
Pertemuan Pembukaan • 16 Maret 2022
• Basecamp Pere, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat
• Dihadiri oleh Tim Audit PT Lambodja Sertifikasi, Wakil Manajemen/MR, Camp Manager, dan perwakilan karyawan PT Utan Sibau Persada.
• Materi Pertemuan Pembukaan diantaranya : Perkenalan peserta; konfirmasi rencana, ruang lingkup, tujuan dan sasaran, standar audit;
konfirmasi bahasa yang digunakan; Konfirmasi terkait kerahasiaan dan kesediaan auditee untuk menyediakan data/informasi secara lengkap dan transparan; informasi mengenai ketentuan yang dapat menyebabkan audit dihentikan; Konfirmasi Perwakilan Manajemen (MR); Tanya jawab;
Penandatanganan Berita Acara (BA) Pertemuan Pembukaan.
Verifikasi Dokumen dan
Observasi lapangan • 16 – 18 Maret 2022
• Basecamp Pere
• Areal PT Utan Sibau Persada, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat
Melakukan verifikasi dokumen dan observasi lapangan, serta klarifikasi melalui wawancara dengan Auditee sesuai dengan ruang lingkup; pedoman dan standar audit mengacu kepada Lampiran 2.1 dan 2.2 Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Nomor : SK.62/PHPL/SET.5/
KUM.1/12/2020 Tanggal 2 Desember 2020.
Pertemuan Penutupan • 19 Maret 2022
• Basecamp Pere, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat
• Dihadiri oleh Tim Audit PT Lambodja Sertifikasi, Wakil Manajemen/MR, Camp Manager, Kepala Cabang, dan perwakilan karyawan PT Utan Sibau Persada.
• Materi Pertemuan Penutup diantaranya : Konfirmasi bahwa bukti audit dikumpulkan berdasarkan data/informasi yang tersedia serta pengambilan contoh/sampling; Pemaparan kesimpulan hasil audit secara ringkas; Penjelasan dan konfirmasi temuan ketidaksesuaian dan observasi serta waktu pemenuhannya; Penjelasan tahapan sertifikasi selanjutnya; tanya jawab; dan Penandatanganan Berita Acara (BA) Pertemuan Penutup.
Rapat Pengambilan
Keputusan • 07 April 2022
• Via Zoom Meeting
Hasil verifikasi lapangan dapat diterima oleh Pengambil Keputusan. Pengambil Keputusan menyatakan bahwa hasil Penilikan I VLK pada PBPH (d.h IUPHHK-HA) PT Utan Sibau Persada adalah “MEMENUHI”. Dengan demikian, Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) dapat DILANJUTKAN.
LASER-317c-00
4. RINGKASAN HASIL VERIFIKASI
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi P.1 Kepastian areal IUPHHK-HA, IUPHHK-HTI, IUPHHK-RE, dan Hak Pengelolaan.
K.1.1 Areal unit manajemen hutan terletak di kawasan hutan produksi.
1.1.1 Pemegang izin mampu menunjukkan keabsahan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dan izin lain yang berada dalam kawasan hutan yang dikelola IUPHHK.
a. Dokumen legal terkait perizinan usaha (SK IUPHHK)
Memenuhi PBPH PT Utan Sibau Persada telah memperoleh Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.168/MENHUT-II/2012 Tanggal 03 April 2012, seluas ± 73.690 Ha di Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, dengan jangka waktu berlaku selama 45 (empat puluh lima) tahun, yang dilengkapi dengan lampiran Peta Skala 1:250.000. Hasil overlay lampiran Peta Areal Kerja (SK.168/MENHUT-II/2012) dengan Peta Penunjukan Kawasan Hutan Dan Perairan Provinsi Kalimantan Barat (lampiran SK menhut No.
SK.733/menhut-II/2014 Tanggal 2 September 2014), areal kerja PT USP terdiri atas Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas dan Areal Penggunaan Lain.
b. Bukti pemenuhan
kewajiban Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IIUPHHK).
Memenuhi PBPH PT Utan Sibau Persada telah membayar kewajiban Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IIUPHHK) sesuai dengan SPP Nomor: S.303/VI- BIKPHH/2012 tanggal 2 Mei 2012 yaitu sebesar Rp 8.290.125.000,00,-
c. Penggunaan kawasan yang sah di luar kegiatan IUPHHK (jika ada).
Applicable Not Dalam areal PBPH PT Utan Sibau Persada tidak terdapat penggunaan kawasan yang sah di luar kegiatan IUPHHK. Hal ini dipertegas dengan adanya surat pernyataan direksi PT Utan Sibau Persada Nomor 009/USP/DIR/SP/I/2021 tanggal 5 Januari 2021 yang isinya menyatakan bahwa didalam areal pemegang IUPHHK-HA PT Utan Sibau Persada tidak terdapat penggunaan kawasan hutan yang sah diluar IUPHHK- HA maupun kegiatan sektor kehutanan lainnya.
P.2 Memenuhi sistem dan prosedur penebangan yang sah.
K.2.1 Pemegang izin memiliki rencana penebangan pada areal tebangan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang.
2.1.1 RKUPHHK/RPKH dan Rencana Kerja Tahunan (RKT/ Bagan Kerja/RTT) disahkan oleh yang berwenang.
a. Dokumen RKUPHHK/RPKH, RKT/Bagan Kerja/ RTT beserta lampirannya yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang, meliputi :
• Dokumen
RKUPHHK/RPKH &
lampirannya yang disusun berdasar-kan
IHMB/risalah hutan dan dilaksanakan oleh Ganis PHPL Timber Cruising dan/atau Canhut.
• Dokumen RKT/RTT yang disusun berdasarkan RKU/RPKH dan disahkan
Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki RKUPHHK-HA Berbasis IHMB Periode 2017 – 2026 yang telah disetujui berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK.201/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/
I/2017 tanggal 26 Januari 2017 tentang Persetujuan Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Alam Pada Hutan Produksi Berbasis Inventarisasi hutan menyeluruh Berkala Atas nama PT Utan Sibau Persada Provinsi Kalimantan Barat Periode tahun 2017-2026 dilampiri dengan Peta skala 1 : 100.000
PT Utan Sibau Persada telah membuat Rencana Kegiatan RKTUPHHK-HA Tahun 2021 dan telah disetujui berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 503/05/RKT-HA/DPMPTSP-
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi oleh pejabat yang
berwenang atau yang disahkan secara self approval
• Peta rencana penataan areal kerja yang dibuat oleh Ganis PHPL Canhut.
C.II/2021 tanggal 21 April 2021 tentang Pengesahan/Persetujuan Rencana Kerja Tahunan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Hutan Kayu Hutan Alam (KTUPHHK-HA) Tahun 2021 PT Utan Sibau Persada, yang ditandatangani di Pontianak, dengan masa berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2021, dilampiri dengan Peta skala 1 : 50.000
PT Utan Sibau Persada telah memiliki dokumen RKTPH Tahun 2022 yang dibuat melalui aplikasi Sicakap milik Menlhk dan telah disetujui secara self approval berdasarkan Keputusan Direktur Utama PT Utan Sibau Persada Nomor : 47/USP/DIR/RKT/I/2022 tanggal Tanggal 3 Januari 2022 Tentang Persetujuan Rencana Kerja Tahunan Pemanfaatan Hutan Tahun 2022 dan Carry Over Rencana Kerja Tahunan Pemanfaatan Hutan Tahun 2021 Atas nama PT Utan Sibau Persada; yang ditandatangani di Pontianak, dengan masa berlaku sejak tanggal 1 Januari 2022 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dilampiri dengan Peta skala 1 : 50.000 b. Peta areal yang tidak boleh
ditebang pada RKT/Bagan Kerja/RTT dan bukti implementasinya di lapangan.
Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki peta kawasan lindung yang menggambarkan areal yang tidak boleh ditebang skala 1 : 100.000 serta pada peta kerja RKTUPHHK-HA Tahun 2021 dan peta RKTPH tahun 2022 yang terdiri dari Buffer Zone Hutan lindung, Sempadan Sungai, KPPN dan DPSL. Hasil observasi lapangan terdapat tanda atas aeal yang tidak boleh ditebang berupa plang dan rintisan tand can warna merah yang terdiri dari Sempadan Kawasan Sungai Gilang yang terletak pada koordinat (N.0°02’46,4”
E.112°38’51,4”) dan Buffer Zone HL terletak pada koordinat (N.0°01’38,6” E.112°35’33,5”).
c. Penandaan lokasi blok tebangan/ blok RKT/petak RTT yang jelas di peta dan terbukti di lapangan.
Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki Peta RKTUPHHK- HA Tahun 2021 dan Peta RKTPH Tahun 2022 yang telah disahkan sesara Self Approval. petak tebang yang telah disahkan pada RKTUPHHK-HA Tahun 2021 untuk Blok RKT Murni Tahun 2021 sebanyak 10 Petak dan Blok Carry Over RKT 2020 sebanyak 17 serta Petak tebang pada RKTPH Tahun 2022 untuk petak Blok RKTPH Murni Tahun 2022 sebanyak 18 Petak dan Carry Over Blok RKT Tahun 2021 sebanyak 19 petak. Hasil observasi lapangan mengenai tanda batas blok dan petak dilapangan, terdapat identitas berupa Plang Blok RKT 2021 dan Plang Blok RKTPH Tahun 2022 serta tanda cat merah pada pohon, Sedangkan batas petak terdapat identitas berupa patok dan plang Petak serta rintisan dan cat warna merah pada pohon
K.2.2 Adanya rencana kerja yang sah.
2.2.1 Pemegang izin mempunyai rencana kerja yang sah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
a. Dokumen Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (RKUPHHK) (bisa dalam proses) dengan lampiran-lampirannya.
Memenuhi Tersedia Dokumen RKUPHHK-HA Berbasis IHMB PT Utan Sibau Persada periode tahun 2017 - 2026 yang disahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK.201/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/1/2017 tanggal 26 Januari 2017 dengan Peta Lampiran RKUPHHK-HA skala 1: 100.000.
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi b. Kesesuaian lokasi dan
volume pemanfaatan kayu hutan alam pada areal penyiapan lahan yang diizinkan untuk pembangunan hutan tanaman industri.
ApplicableNot Areal PT Utan Sibau Persada diperuntukan sebagai hutan alam sebagaimana yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.168/MENHUT-II/2012 Tanggal 03 April 2012 dan berdasarkan dokumen RKTUPHHK-HA Tahun 2021 dan dokumen RKTPH Tahun 2022 bahwa di PT Utan Sibau Persada tidak ada penyiapan lahan untuk pembangunan hutan tanaman industri.
P.3 Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan kayu bulat.
K.3.1 Pemegang izin menjamin bahwa semua kayu yang diangkut dari Tempat Penimbunan Kayu (TPK) hutan ke TPK Antara dan dari TPK Antara ke industri primer hasil hutan (IPHH)/pasar, mempunyai identitas fisik dan dokumen yang sah.
3.1.1 Seluruh kayu bulat yang ditebang /dipanen atau yang dipanen/ dimanfaatkan telah di–LHP-kan.
Dokumen LHP yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang.
Memenuhi ▪ Tersedia lengkap dokumen LHP PT Utan Sibau Persada selama periode April 2021 s.d. Maret 2022 yang telah disahkan oleh petugas yang berwenang dengan jumlah total produksi (LHP) adalah sebanyak 730 batang dengan volume sebesar 3.792,65 m3. LHP diterbitkan melalui aplikasi SIPUHH dan disahkan/ditandatangani oleh petugas pembuat LHP a.n. Juda Pradja Putra (No.reg. 04200004008), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
▪ Hasil uji petik antara dokumen LHP yang disahkan dengan fisik kayu bulat di TPK Hutan dan TPK Antara Bere menunjukan bahwa dokumen LHP sesuai dengan fisik kayu.
▪ Nomor batang di LHP dapat ditemukan di lapangan/petak tebangan.
3.1.2 Seluruh kayu yang diangkut keluar areal izin dilindungi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan.
Surat keterangan sahnya hasil hutan dan lampirannya dari:
• TPK hutan ke TPK Antara,
• TPK hutan ke industri primer dan/atau
penampung kayu terdaftar,
• TPK Antara ke industri primer hasil hutan dan/atau penampung kayu terdaftar.
Memenuhi Seluruh kayu bulat PT Utan Sibau Persada yang diangkut dari TPK Hutan KM.18 ke TPK Antara Bere, dari TPK Antara Bere ke TPK Antara Tempunak dan TPK Antara Tayan, dari TPK Antara Tempunak ke TPK Antara Tayan, serta dari TPK Antara Tayan ke Industri/Tujuan Pembeli selama periode Maret 2021 s.d. Maret 2022 telah dilindungi dengan dokumen SKSHHK sesuai ketentuan.
Hasil uji petik persediaan kayu bulat yang tercantum dalam LMKB pada masing-masing TPK Hutan dan TPK Antara sesuai dengan dokumen pendukungnya (LHP, SKSHHK, Daftar Stock Kayu) pada periode/bulan yang sama.
3.1.3 Pembuktian asal usul kayu bulat (KB) dari pemegang IUPHHK-HA.
a. Tanda-tanda PUHH/
barcode pada kayu dari pemegang IUPHHK-HA bisa dilacak balak.
Memenuhi Tanda-tanda PUHH/ID Barcode pada kayu bulat PT Utan Sibau Persada telah sesuai dengan dokumen dan dapat di lacak balak hingga ke petak tebangan. Hasil uji petik pada Blok tebangan tahun 2021 (Carry Over RKT 2020) pada Petak AJ.18 dan AJ.19 menunjukkan bahwa pada 12 sampel uji petik (tunggak) terdapat tanda- tanda PUHH berupa ID Barcode, dan ID Barcode tersebut sesuai dengan LHP terkait.
b. Identitas kayu diterapkan secara konsisten oleh pemegang izin.
Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah melaksanakan sistem penatausahaan kayu melalui aplikasi SIPUHH dengan menerapkan tanda-tanda PUHH (ID-barcode) pada
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi
setiap kayu bulat/log secara konsisten sehingga penelusuran kayu dapat dilakukan.
3.1.4 Pemegang izin mampu membuktikan adanya catatan angkutan kayu ke luar TPK.
Arsip SKSKB dan dilampiri Daftar Hasil Hutan (DHH) untuk hutan alam, dan arsip FAKB dan lampirannya untuk hutan tanaman.
Memenuhi 1. Tersedia arsip dokumen SKSHHK dan lampiran DK PT Utan Sibau Persada yang lengkap dan sah selama periode April 2021 s.d. 18 Maret 2022 untuk pengangkutan kayu dari TPK Hutan ke TPK Antara, dari TPK Antara ke TPK Antara Lanjutan, serta dari TPK Antara ke Industri/Tujuan, dengan rincian :
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Hutan KM.43 ke TPK Antara KM.24 : 46 set SKSHHK;
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Antara KM.24 ke TPK Antara Bere : 46 set SKSHHK;
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Antara Bere ke TPK Antara Tempunak : 4 set SKSHHK;
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Antara Bere ke TPK Antara Tayan : 2 set SKSHHK;
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Antara Tempunak ke TPK Antara Tayan : 1 set SKSHHK;
▪ Arsip SKSHHK dari TPK Antara Tayan ke Industri/Pembeli : 1 set SKSHHK;
2. Seluruh dokumen SKSHHK dari TPK Hutan Ke TPK Antara KM.24, SKSHHK dari TPK Antara KM.24 Ke TPK Antara Bere, SKSHHK dari TPK Antara Bere Ke TPK Antara Tempunak dan TPK Antara Tayan diterbitkan dan ditandatangani oleh Penerbit SKSHHK a.n. Juda Pradja Putra (No.reg.
04200004008). SKSHHK dari TPK Antara Tempunak ke TPK Antara Tayan dan SKSHHK dari TPK Antara Tayan ke Industri diterbitkan dan ditandatangani oleh Penerbit SKSHHK a.n.
Sulistiyono (No.reg. 04200004086).
3. SKSHHK di TPK Antara diterima dan diverifikasi melalui aplikasi SIPUHH dan dituang dalam DPKB oleh P3KB a.n. Sulistiyono (No.reg. 04200004086).
K.3.2 Pemegang izin telah melunasi kewajiban pungutan pemerintah yang terkait dengan kayu.
3.2.1 Pemegang izin menunjukkan bukti pelunasan Dana Reboisasi (DR) dan atau Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH).
a. Dokumen SPP (Surat Perintah Pembayaran) DR dan/atau PSDH telah diterbitkan
Memenuhi Dokumen SPP PSDH dan DR murni serta tagihan denda PSDH dan DR PT Utan Sibau Persada yang diterbitkan selama periode April 2021 s.d. 18 Maret 2022 telah sesuai dengan jumlah dan volume kayu yang di-LHP- kan, baik menurut kelompok jenis, volume maupun tarif yang berlaku. Dimana, SPP PSDH murni sebesar Rp.
306.848.910 dan DR murni sebesar USD 62.519,44, tagihan denda PSDH sebesar Rp. 5.273.396 dan denda DR sebesar USD 1.074,30 untuk volume kayu sebesar 3.792,65 m3.
b. Bukti Setor DR dan/atau
PSDH. Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah melunasi kewajiban pembayaran PSDH dan DR serta denda PSDH dan DR sesuai dengan dokumen tagihan/SPP yang diterbitkan selama periode April 2021 s.d. 18 Maret 2022 yaitu pembayaran PSDH murni sebesar Rp. 306.848.910 dan
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi
PSDH sebesar Rp. 5.273.396 dan denda DR sebesar USD 1.074,30.
c. Kesesuaian tarif DR dan PSDH atas kayu hutan alam (termasuk hasil kegiatan penyiapan lahan untuk pembangunan hutan tanaman) dan kesesuaian tarif PSDH untuk kayu hutan tanaman.
Memenuhi Pembayaran PSDH dan DR PT Utan Sibau Persada selama periode April 2021 s.d. 18 Maret 2022 telah sesuai dengan dengan persyaratan ukuran dan dibayar sesuai dengan tarif.
K.3.3 Pengangkutan dan perdagangan antar pulau.
3.3.1 Pemegang izin yang mengirim kayu bulat antar pulau memiliki pengakuan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT).
Dokumen PKAPT Not
Applicable Dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 81 Tahun 2018 tanggal 30 Juli 2018 Tentang Pencabutan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 68/MPP/KEP/2/2003 Tentang Pedagang Kayu Antar Pulau, dokumen PKAPT tidak diwajibkan/dipersyaratkan lagi.
3.3.2 Pengangkutan kayu bulat yang menggunakan kapal harus kapal yang berbendera Indonesia dan memiliki izin yang sah.
Dokumen yang menunjukkan
identitas kapal. Memenuhi Setiap pengapalan kayu bulat PT Utan Sibau Persada baik ke TPK Antara Lanjutan maupun ke Industri selama periode April 2021 s.d. 18 Maret 2022 menggunakan kapal yang berbendera Kebangsaan Indonesia.
K.3.4 Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal.
3.4.1 Implementasi Tanda V-Legal.
Tanda V-Legal yang
dibubuhkan sesuai ketentuan Memenuhi Seluruh kayu bulat PT Utan Sibau Persada yang telah di-LHP-kan telah menggunakan Tanda V-Legal bersamaan dengan ID Barcode sesuai ketentuan dengan nomor Tanda V-Legal : LASER/LK-IUPHHK- HA/76-LVLK-015-IDN. Tanda V-Legal juga dibubuhkan pada dokumen SKSHHK.
P.4 Pemenuhan aspek lingkungan dan sosial yang terkait dengan penebangan.
K.4.1 Pemegang izin telah memiliki dokumen lingkungan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)/
Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (DPPL)/ Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) & melaksanakan kewajiban yang dipersyaratkan dalam dokumen lingkungan tersebut.
4.1.1 Pemegang izin telah memiliki Dokumen lingkungan yang telah disahkan sesuai peraturan yang berlaku meliputi seluruh areal kerjanya.
Dokumen AMDAL/DPPL/ UKL-
UPL/RKL-RPL. Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah menyusun Laporan Utama Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) yang telah disetujui oleh Komisi Penilai AMDAL Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 606/BLHD/2010 tanggal 28 Desember 2010 disertai stempel Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Dokumen AMDAL juga telah dilengkapi dengan Dokumen RKL-RPL Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) PT Utan Sibau Persada beserta peta lampirannya. Proses penyusunan
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi
dokumen AMDAL PT Utan Sibau Persada telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4.1.2 Pemegang izin memiliki laporan pelaksanaan RKL dan RPL yang menunjukkan penerapan tindakan untuk mengatasi dampak lingkungan dan menyediakan manfaat sosial.
a. Dokumen RKL dan RPL Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dalam Hutan Produksi (UPHHK-HA) yang mengacu pada dokumen AMDAL dan telah diseutujui oleh Komisi Penilai AMDAL Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 606/BLHD/2010 tanggal 28 Desember 2010 disertai stempel Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Kalimantan Barat dan telah dilengkapi dengan Peta Lampirannya.
b. Bukti pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan dampak penting aspek fisik-kimia, biologi dan sosial.
Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah melaksanakan sebagian kegiatan realisasi RKL-RPL dengan mengacu kepada dokumen RKL-RPL. Hasil observasi di lapangan, PT Utan Sibau Persada telah melakukan penandaan berupa penandaan pada sempadan sungai gilang, batas buffer zone dan Hutan Lindung, persemaian, pembuatan plot erosi, penandaan rambu-rambu larangan, serta pemberian Dana Royalti fee kepada masyarakat Desa Lutingmingan.
P.5 Pemenuhan terhadap peraturan ketenaga kerjaan.
K.5.1 Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
5.1.1 Prosedur dan Implementasi K3.
a. Pedoman/prosedur K3 Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki prosedur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan telah menunjuk Sdr. Hermawan Wibisono sebagai personil penanggungajawab keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui Keputusan Direktur PT Utan Sibau Persada No. 011/USP/DIR/SP/XI/2021 tanggal 15 November 2021.
b. Ketersediaan peralatan K3 Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah memiliki peralatan K3 yang masih berfungsi dengan baik dan telah menyediakan fasilitas klinik Kesehatan bagi seluruh karyawan yang dilengkapi dengan obat-obatan, ruangan rawat inap, dan tenaga kesehatan. Seluruh obat-obatan dan peralatan K3 yang tersedia telah tercukupi dengan baik sesuai dengan rencana dan realisasi serta belum kadaluwarsa.
c. Catatan kecelakaan kerja Memenuhi Berdasarkan hasil verifikasi dokumen kecelakaan kerja dan wawancara kepada Bapak Juda (Kabag TUK), pada bulan Desember 2021 telah terjadi kecelakaan dimana sebuah mobil dengan 6 penumpang mengalami kecelakaan. Satu orang diantaranya mengalami luka berat dan menjalani pengobatan di Rumah Sakit Husada. Pada saat dilakukan penilaian, orang tersebut sedang dalam pemulihan. PT Utan Sibau Persada berupaya untuk menekan tingkat kecelakaan kerja dengan melakukan sosialisasi K3 kepada karyawan, menyediakan dan mengevaluasi kondisi APD bagi
LASER-317c-00
Prinsip / Kriteria /
Indikator / Verifier Status* Ringkasan Justifikasi
karyawan, serta pemasangan rambu-rambu himbauan dan peringatan terkait K3 di beberapa lokasi.
K.5.2 Pemenuhan hak-hak tenaga kerja.
5.2.1 Kebebasan berserikat bagi pekerja.
Serikat pekerja atau kebijakan perusahaan (Auditee) yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.
Memenuhi PT Utan Sibau Persada belum terdapat organisasi serikat pekerja, namun terdapat Surat Pernyataan Direksi PT Utan Sibau Persada No.
011/USP/DIR/SP/I/2021 tanggal 10 Januari 2021 yang menyatakan bahwa PT Utan Sibau Persada tidak keberatan dan menghalangi setiap karyawan yang bekerja di PT Utan Sibau Persada untuk membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja/buruh.
5.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) Ketersediaan Dokumen KKB
atau PP Memenuhi PT Utan Sibau Persada telah menyusun Peraturan Perusahaan terbaru periode tahun 2022 - 2024 yang ditetapkan di Sintang pada bulan Maret 2022. Peraturan Perusahan tersebut sebagai dasar untuk melaksanakan hubungan kerja antara PT Utan Sibau Persada dengan para karyawan dan untuk memberikan jaminan perlindungan hak-hak tenaga kerja. Dokumen Peraturan Perusahaan PT Utan Sibau Persada Tahun 2022-2024 terdiri dari XIV Bab dan 78 Pasal yang sampai saat ini masih dalam proses pengesahan ke Dinas tenaga Kerja Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat.
5.2.3 Tidak mempekerjakan anak di bawah umur (diluar ketentuan).
Pekerja yang masih di bawah
umur Memenuhi Berdasarkan hasil telaah Daftar Tenaga Kerja terbaru tahun 2022, seluruh karyawan PT Utan Sibau Persada telah berusia diatas 18 tahun dengan jumlah 69 orang yang terdiri dari karyawan laki-laki 66 orang dan karyawan perempuan 3 orang. Karyawan termuda atas nama Alexsander (admin produksi) yang pada saat dilakukan penilaian telah berusia 21 tahun 10 bulan.
Keterangan : *Memenuhi/Tidak Memenuhi/Not Applicable.
SERTIFIKAT
Legalitas Kayu
NOMOR : LASER/LK-IUPHHK-HA/76 Diberikan Kepada :
PT UTAN SIBAU PERSADA
Jenis Serti ikasi : Satu Lokasi
Jl. Dr. Agus Jam No. 18 A, Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat Alamat :