PT ADHI COMMUTER PROPERTI
NAMA DOKUMEN : Manual Perusahaan
NOMOR : MP 001
EDISI : 2
TANGGAL : 16 Oktober 2019
PENERBIT : Corporate Secretary
TANGGAL PENINJAUAN ULANG : 16 Oktober 2020
Dokumen ini berisi 31 halaman (tidak termasuk sampul ini)
Pemrakarsa Persetujuan
Jabatan Corporate Secretary Direktur Utama
Regina Karlinda Indra Syahruzza N
Status Dokumen
Tgl. :
No. : Tgl. :
No. : Tgl. :
Halaman 2 dari 32
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... 2
1. SEJARAH PERUSAHAAN ... 4
2. VISI DAN MISI PERUSAHAAN ... 5
VISI ... 5
MISI ... 5
3. NILAI PERUSAHAAN ... 5
NILAI PERUSAHAAN ... 5
3.1.1. Integrity ... 5
3.1.2. Collaboration ... 5
3.1.3. Entrepreneurship ... 5
KEBIJAKAN MUTU DAN K3L ... 5
SASARAN MUTU DAN K3L... 6
4. SASARAN PERUSAHAAN ... 6
SASARAN FINANSIAL ... 6
SASARAN PENGEMBANGAN BISNIS DAN PEMASARAN ... 6
4.2.1. Sasaran Pengembangan Bisnis ... 6
4.2.2. Pemasaran/Penjualan ... 6
SASARAN PRODUKSI... 7
SASARAN SDM ... 7
5. STRATEGI PERUSAHAAN ... 7
STRATEGI FINANSIAL ... 7
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DAN PEMASARAN ... 8
5.2.1. Strategi Pengembangan Bisnis ... 8
5.2.2. Strategi Pemasaran ... 8
STRATEGI PRODUKSI ... 9
STRATEGI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) ... 9
6. RENCANA KERJA PERUSAHAAN ... 9
RJPP(RENCANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN) ... 10
RKAP(RENCANA KERJA DAN ANGGARAN PERUSAHAAN) ... 10
RENCANA BISNIS PLAN KAWASAN PROPERTI DAN HOTEL ... 10
6.3.1. Sasaran Kerja Kelompok (SKK) ... 11
6.3.2. Sasaran Kerja Individu (SKI) ... 11
RENCANA PERUBAHAN (MANAJEMEN PERUBAHAN) ... 11
6.4.1. Pengelolaan Manajemen Perubahan ... 11
6.4.2. Tahapan Manajemen Perubahan ... 11
7. ORGANISASI ... 12
STRUKTUR ORGANISASI ... 12
URAIAN PROSES SATUAN KERJA ... 14
JOB DESCRIPTION ... 16
PENDELEGASIAN WEWENANG OPERASI KAWASAN PROPERTI DAN HOTEL ... 17
PENDELEGASIAN WEWENANG PROYEK KSO/JO ... 18
8. SISTEM MANAJEMEN ... 18
GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) ... 18
CODE OF CONDUCT (COC) ... 18
Halaman 3 dari 32
BOARD MANUAL ... 19
PROSES BISNIS UTAMA ... 19
8.4.1. Properti ... 19
8.4.2. Hotel ... 20
PROSES BISNIS PENDUKUNG ... 21
8.5.1. Pengelolaan Resiko dan Legal ... 21
8.5.2. Pengelolaan Perencanaan dan Perijinan Perencanaan dan Desain ... 24
8.5.3. Pengelolaan Pemasaran ... 25
8.5.4. Pengelolaan Pengadaan ... 25
8.5.5. Pengelolaan Akuntansi, Keuangan dan Pajak ... 25
8.5.6. Pengelolaan Sistem dan QHSE ... 26
8.5.7. Pengelolaan SDM, Umum dan Resiko ... 28
PENGELOLAAN DAN PENGUKURAN KINERJA ... 28
8.6.1. Pengelolaan Pengendalian ... 28
8.6.2. Pengukuran kinerja ... 29
8.6.3. Management Review ... 29
9. FOKUS KEPADA PELANGGAN ... 30
10. PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB) ... 31
11. DAFTAR DOKUMENTASI ... 31
12. LAMPIRAN STAKEHOLDERS ... 32
Halaman 4 dari 32
1. SEJARAH PERUSAHAAN
PT Adhi Commuter Properti dimulai dari pembentukan Departemen Transit Oriented Development PT Adhi Karya (Persero), Tbk pada tanggal 16 Mei 2016. Yang dilandaskan oleh pemenuhan kebutuhan kawasan hunian di area sekitar jalur Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Kemudian Pada tanggal 25 Mei 2016 dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan lahan Bekasi Timur (Eastern Green) sebagai proyek pertama yang dikembangkan oleh TOD.
Tanggal 26 September 2016 penandatanganan PKS lahan pengembangan Sentul (Royal Sentul Park). Selanjutnya pada tanggal 16 Desember 2016 Departemen TOD bergabung dengan Departemen Hotel ADHI menjadi Departemen TOD dan Hotel.
Gambar 1.1 Sejarah terbentuknya PT Adhi Commuter Properti
Ditahun 2018 tepatnya pada tanggal 2 Juli 2018, ADHI kemudian melakukan spin off terhadap Departemen TOD dan Hotel menjadi anak perusahaan ADHI yakni PT Adhi Commuter Properti dengan komposisi saham ADHI 99% dan Koperasi ADHI 1%. Sebagai perseroan terbuka, Adhi Commuter Properti terdorong untuk senantiasa memaksimalkan kinerjanya untuk kepentingan pemangku kepentingan. Dengan brand image Adhi Commuter Properti sebagai perusahaan properti yang meyediakan kawasan terintegrasi langsung dengan stasiun LRT dan transportasi publik lainnya. Adhi Commuter Properti akan turut serta ikut dalam kemajuan sektor properti di Indonesia yang semakin pesat.
Dalam waktu empat tahun Adhi Commuter Properti sudah dapat mengembangkan 12 kawasan yang terintegrasi dengan transportasi.
Halaman 5 dari 32
2. VISI DAN MISI PERUSAHAAN Visi
Menjadi pengembang kawasan terpercaya berbasis transportasi dan pelayanan untuk peningkatan kualitas kehidupan
Misi
- Sebagai engine of growth PT Adhi Karya (Persero) Tbk., menjalankan bisnis properti yang adaptif
- Menyediakan hunian dan jasa layanan yang berkualitas
- Menciptakan value secara professional, tata kelola yang baik melalui sistem manajemen K3, pemanfaatan IT dan peduli lingkungan
- Membangun insan yang berintegrasi, saling bekerjasama dan berjiwa entrepreneur
3. NILAI PERUSAHAAN
Nilai Perusahaan 3.1.1. Integrity
Komitmen dengan menunjukan keselarasan kata dan perbuatan, mampu mempertahankan perilaku bisnis yang etis, mempunyai rasa kepemilikan yang kuat pada perusahaan, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.
3.1.2. Collaboration
Melibatkan seluruh steakholder dan mitra untuk menciptakan lingkungan budaya kerja yang saling percaya dan bersinergi.
3.1.3. Entrepreneurship
Berkewajiban agar para karyawan menjadi sosok yang selalu mengejar peluang dan inovasi, serta berani mengambil resiko yang terukur, mendukung Growth Sustainability, serta mempertimbangkan Cost dan Benefit.
Kebijakan Mutu dan K3L
Kebijakan mutu dan K3L ADHI COMMUTER PROPERTI mengacu kepada induk perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang secara berkelanjutan selalu:
− Meningkatkan mutu cara dan hasil kerja serta mencegah ketidaksesuaian pada semua tahapan;
− Melaksanakan norma-norma kesehatan, keamanan, keselamatan kerja dan lingkungan (K3L) dengan menciptakan tempat kerja yang sehat,
Halaman 6 dari 32 aman, bebas kecelakaan, bebas penyakit akibat kerja dan pencemaran sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku;
− Melakukan pembinaan Sistem Manajemen Mutu & K3L terhadap para pekerja dan mitra usaha;
− Mengutamakan penggunaan produk ramah lingkungan dan menghemat sumber daya energy;
− Menyediakan hunian berbasis transportasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan, untuk memenuhi kepuasan pelanggan dan stakeholder lainnya.
Sasaran Mutu dan K3L
Memberikan produk properti yang berkualitas dan layanan maksimal kepada pelanggan dan stakeholder lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, standar dan spesifikasi yang diperjanjikan serta mencapai sasaran perusahaan tanpa kecelakaan/zero fatality accident dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
4. SASARAN PERUSAHAAN Sasaran Finansial
a. Melakukan akuisisi terhadap perusahaan Mega Graha Citra Perkasa b. Melakukan IPO pada tahun ke-2 sejak pendirian perusahaan c. Perolehan Laba Bersih (EAT) sesuai dengan RKAP
d. Biaya Umum Kantor Pusat (BUKP) sesuai dengan RKAP e. Pencapaian Current Ratio sebesar 2,8x
f. Pencapaian Ebitda Margin sebesar 20%
g. Pencapaian pay out ratio sebesar 20% dari laba tahun sebelumnya h. Collection period 57 hari untuk total piutang
i. Mendapatkan pendanaan eksternal bank sebesar Rp 1 triliun
j. Kerjasama pendanaan bank (BUMN/swasta) untuk pembiayaan konsumen melalui kredit kepemilikan apartemen / ruko / komersial area Sasaran Pengembangan Bisnis dan Pemasaran
4.2.1. Sasaran Pengembangan Bisnis
a. Mendapatkan lahan pengembangan yang potensial
b. Menjadi pengelola hotel bintang 4 (empat) yang terpercaya c. Menjadi pengelola kawasan/gedung (town management /
building management) yang professional
d. Menjadi pengelola dibidang services, commercial dan hospitality 4.2.2. Pemasaran/Penjualan
a. Perolehan Kontrak
Halaman 7 dari 32 b. Penjualan unit apartemen, rumah, komersial area, perkantoran
dan mall
c. Persewaan komersial area / perkantoran d. Serah terima unit tepat waktu
e. Customer Satisfaction Index > 75%
Sasaran Produksi
a. Harga Pokok Produksi (HPP) sesuai dengan rencana pengembangan kawasan (Bisnis Plan)
b. Ketepatan waktu pelaksanaan sesuai dengan rencana
c. Perolehan laba bersih setelah pajak (EAT) sesuai dengan rencana
d. Mutu produk sesuai dengan yang dijanjikan ke konsumen dengan nilai tambah desain di setiap produk
e. Zero Fatality Accident, Less Complain dari stakeholder dan tanpa pencemaran lingkungan
Sasaran SDM
a. Tersedianya sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan perusahaan.
b. Meningkatkan engagement karyawan c. Ratio produktifitas terhadap sales
5. STRATEGI PERUSAHAAN Strategi Finansial
a. Menurunkan collection period
b. Menyelesaikan piutang proyek dengan upaya negosiasi, upaya hukum maupun swap asset
c. Meningkatkan kemampuan keuangan dari perbankan dengan biaya rendah
d. Memanfaatkan dan meningkatkan fasilitas Cash Loan (CL) dan Non Cash Loan (NCL) dari perbankan untuk pendanaan operasional proyek e. Meningkatkan recurring income untuk sustainability melalui pengelolaan
hotel, persewaan perkantoran/komersial area dan town management/building management
f. Efektifitas Costumer Payment Solution dengan meningkatkan penggunaan virtual account
g. Bekerja sama dengan pemilik lahan untuk cara pembayaran sesuai dengan cash flow proyek
Halaman 8 dari 32 Strategi Pengembangan Bisnis dan Pemasaran
5.2.1. Strategi Pengembangan Bisnis
a. Memperbanyak landbank melalui kerjasama dengan pemilik lahan baik Perusahaan swasta, BUMN maupun kepemilikan sendiri.
b. Menerapkan strategi selected project pada rencana pengembangan
c. Mengembangkan produk properti yang sesuai dengan kondisi pasar
d. Meninjau tingkat kelayakan produk properti yang akan dikembangkan.
e. Mengembangkan kawasan properti berbasis transportasi (jalur LRT Jabodebek dan transportasi publik lainnya)
f. Mengembangkan bisnis perhotelan melalui pengelolaan Hotel di Jakarta, Semarang dan Medan, serta lokasi pengembangan lainnya
g. Menjaga kualitas produk dan layanan dalam pengelolaan bisnis hotel
h. Percepatan perencanaan dan perijinan pengembangan kawasan berbasis transportasi di sepanjang jalur LRT Jabodebek dan transportasi publik lainnya, serta pengelolaan bisnis Hotel i. Kerjasama pendanaan bank (BUMN/swasta) untuk pembiayaan
konsumen melalui kredit kepemilikan apartemen / ruko / komersial area
5.2.2. Strategi Pemasaran
a. Menyusun Marketing Plan masing-masing kawasan yang terpadu dan akurat serta direview setiap 3 bulanan
b. Perencanaan pemasaran yang tepat sasaran
c. Perencanaan promosi sesuai dengan kondisi dan trend /siklus 1 tahun.
d. Kegiatan promosi yang Efektifitas dan efisien
e. Menjual unit sesuai dengan target yang disasar dan sesuai dengan segmentasi
f. Untuk kawasan atau proyek tertentu kerjasama dengan Agent Pemasaran
g. Kerjasama dengan Bank terkait KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) dan KPR (Kredit Pemilikan Rumah)
h. Membantu pelayanan kepada costumer terkait fasilitas pembiayaan (KPA & KPR)
i. Strategi penjualan hotel di atur dalam manual pemasaran Hotel
Halaman 9 dari 32 Strategi Produksi
a. Membudayakan terciptanya inovasi baik produk maupun proses untuk meningkatkan efisiensi perusahaan dalam bentuk suatu sistem yang komprehensif. Serta melakukan upaya-upaya value engineering untuk efisiensi biaya investasi
b. Pada lini bisnis Properti sebelum memulai eksekusi konstruksi harus dipastikan sudah mendapatkan kepastian penjualan minimal 30% dari perencanaan dan perijinan.
c. Memastikan mutu produk sesuai yang dijanjikan ke konsumen.
d. Meningkatkan sinergi dengan internal ADHI (Departemen dan Anak Perusahaan) dalam mengutamakan Supply Chain Internal dan pelaksanaan konstruksi.
e. Peningkatan okupansi dan Average Room Rate (ARR) untuk bisnis Hotel Strategi Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Melakukan proses rekrutmen SDM yang unggul sesuai dengan kebutuhan perusahaan melalui pengembangan minat karyawan Adhi Commuter Properti, karyawan baru / management trainee, program magang dan outsourcing.
b. Mengelola SDM dengan mengoptimalkan partisipasi (kognitif, afektif dan motorik) seluruh karyawan.
c. Mengembangkan SDM berbasis kemampuan, pengetahuan dan keahlian yang relevan.
d. Meningkatkan kompetensi karyawan yang berkinerja unggul dan inovatif melalui Properti dan Hotel Akademi.
e. Meningkatkan rasa memiliki dan keterikatan SDM untuk mencapai visi dan misi perusahaan.
f. Membentuk Perjanjian Kerja Bersama (PKB) atau Peraturan Perusahaan (PP).
6. RENCANA KERJA PERUSAHAAN
Untuk mencapai VISI dan MISI, perusahaan membuat sasaran dan strategi jangka panjang dan jangka pendek. Sasaran dan Strategi Jangka Panjang ditetapkan di dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Sasaran & Strategi Jangka Pendek, yang merupakan rencana kerja tahunan, ditetapkan di dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan, Rancangan RKAP disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
Bisnis Plan 5 Tahunan PT Adhi Commuter Properti, dijelaskan dalam dokumen terpisah diidentifikasi dalam daftar dokumen nomor 014.
Halaman 10 dari 32 RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan)
Rencana Jangka Panjang Perusahaan berisikan tentang tujuan (sasaran) yang ingin dicapai perusahaan dalam 5 (lima) tahun mendatang beserta strateginya, ditinjau setiap tahun dan disahkan oleh Dewan Komisaris.
RJPP, memuat:
• Visi & Misi Perusahaan
• Tujuan Perusahaan
• Nilai Perusahaan
• Analisa SWOT
• Strategi
• Proyeksi Keuangan
RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan)
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dibuat berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). RKAP disusun pada setiap tahun dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk periode 1 (satu) tahun mendatang.
RKAP, sekurang-kurangnya memuat :
• Rencana Kerja Perusahaan.
✓ Sasaran Usaha berikut asumsinya
✓ Strategi Usaha
✓ Kebijakan
✓ Program Kerja
• Anggaran Perusahaan.
• Proyeksi Keuangan Pokok Perusahaan.
• Hal-hal lain yang memerlukan keputusan Dewan Komisaris.
RKAP merupakan hasil konsolidasi dari Rencana Kerja Kawasan Properti dan Hotel.
RKAP dapat direvisi apabila di tengah perjalanan terdapat perubahan kondisi eksternal maupun internal yang signifikan. Revisi RKAP harus mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris.
Rencana Bisnis Plan Kawasan Properti dan Hotel
Bisnis Plan Kawasan Properti dan Hotel disusun setiap awal Pengembangan Properti dan Hotel dan disahkan oleh Direksi Adhi Commuter Properti melalui Rapat Direksi.
Bisnis Plan Properti dan Hotel ini ditetapkan dan akan ditinjau kesesuaian, pengembangan dan pencapaiannya pada setiap 3 (tiga) bulan dalam Management Review Meeting.
Halaman 11 dari 32 6.3.1. Sasaran Kerja Kelompok (SKK)
Merupakan Sasaran Kerja Kelompok bagi setiap unit kerja yang dijabarkan dari RKAP dan Bisnis Plan, serta ditetapkan oleh Direksi.
Sasaran ini ditetapkan dan akan ditinjau kesesuaian, pengembangan dan pencapaiannya pada setiap bulan dalam Management Review Meeting.
6.3.2. Sasaran Kerja Individu (SKI)
Merupakan Sasaran Kerja Individu/karyawan (SKI) yang merupakan penjabaran dari sasaran kerja kelompok (SKK).
Sasaran ini ditetapkan dan akan ditinjau kesesuaian, pengembangan dan pencapaiannya pada setiap bulan dalam Management Review Meeting.
Penjabaran sasaran perusahaan sampai ketingkat kawasan properti dan hotel ditetapkan melalui Rapat Kerja pada setiap awal tahun oleh masing-masing atasannya.
Penetapan SKI setiap Project Director dan GM Hotel ditetapkan oleh Direktur Utama. Selanjutnya Project Director dan GM Hotel yang bersangkutan menetapkan SKI para Manajer dan Staf di kawasan properti dan operasional hotel.
Rencana Perubahan (Manajemen Perubahan)
Perusahaan melakukan upaya - upaya untuk mengelola akibat-akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan. Perubahan dapat terjadi karena sebab-sebab yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan.
Pengelolaan perubahan bertujuan agar perusahaan tidak menjadi statis melainkan tetap dinamis dalam menghadapi perkembangan jaman, kemajuan teknologi dan peningkatan kesadaran akan pelayanan yang berkualitas
6.4.1. Pengelolaan Manajemen Perubahan a. Perubahan Rutin
b. Perubahan Peningkatan c. Perubahan Inovatif
6.4.2. Tahapan Manajemen Perubahan a. Tahap Identifikasi Perubahan.
Pengenalan/identifikasi perubahan apa yang akan dilakukan, kebutuhan perubahan dan identifikasi tipe perubahan.
b. Tahap perencanaan perubahan.
Analisa teknis dan pemilihan strategi, pertimbangan faktor pendukung sehingga perubahan dapat terjadi dengan baik.
Halaman 12 dari 32 c. Tahap implementasi perubahan.
Monitoring terhadap perubahan dan kemungkinan timbul masalah baru.
d. Tahap evaluasi dan umpan balik.
Pengumpulan data dan evaluasi untuk memberi dampak pada perubahan. Detail rencana perubahan (manajemen perubahan) setiap proses bisnis akan dijelaskan dalam Manual Properti dan Hotel masing – masing.
7. ORGANISASI
Struktur Organisasi
Untuk mendukung tercapainya Visi, Misi, Sasaran dan Strategi perusahaan yang telah ditetapkan, maka disusun Struktur Organisasi Perusahaan sebagai berikut :
Struktur Organisasi masing-masing unit kerja Kantor Pusat, Kawasan Properti dan Hotel
Gambar 7.1.1 Struktur Organisasi PT Adhi Commuter Properti
Halaman 13 dari 32 Gambar 7.1.2 Struktur Organisasi Proyek PT Adhi Commuter Properti
Gambar 7.1.3 Struktur Organisasi Hotel PT Adhi Commuter Properti
Halaman 14 dari 32 Uraian Proses Satuan Kerja
Satuan Kerja Uraian Proses
Kantor Pusat - DIREKTUR PENGEMBANGAN BISNIS Manajer Biro Pengembangan & Legal
• Corporate Strategic
• Manajer Legal
• Corporate Legal
• Commercial Legal
• Pengembangan
• Market research & development Manajer Biro Teknik & Perencanaan
• Desain dan Planning
• Structure & ARCH
• Mechanichal & Electrical
- DIREKTUR PEMASARAN & PENGELOLAAN PROPERTI Manajer Biro Penjualan
• Penjualan
Manajer Biro Pemasaran
• Marketing Communication
• Digital Marketing dan Media
• Design Grafis & Marcom
• Media & Digital Marketing
• CRM
- GENERAL MANAGER PRODUKSI
Manajer Biro Produksi, QHSE & Kesisteman
• Produksi
• QHSE
• Kesisteman Manajer Biro SCM
• Pengadaan Vendor Pra Konstruksi
• E-proc & Pengadaan Vendor Struktur, Arsitek & ME Manajer Biro Pengendalian
• Konstruksi
• Biaya
• Perijinan
- DIREKTUR KEUANGAN, SDM & UMUM Manajer Biro Keuangan & IT
• Akuntansi
Halaman 15 dari 32
Satuan Kerja Uraian Proses
• Keuangan
• Pajak
• Penagihan/ Collecting
• Informasi Teknologi
Manajer Biro SDM, UMUM & Resiko
• Manajer Rekrutment, Training & Development
• Recrutment & Training
• Personalia
• General Affair
• Resiko
CORPORATE SECRETARY
• Corporate Communication
• Investor Relation
• Kesekretariatan
SATUAN PENGAWAS INTERNAL (SPI)
• Auditor
Kawasan Properti
Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan oleh Project Director:
- Bagian Penjualan / Pemasaran
• Promosi
• Penjualan - Bagian Keuangan
• Keuangan & Akuntansi
• Pajak
• Administrasi - Bagian Produksi
• Project Control
• Pengadaan
• Supervisi Struktur, Arsitek, ME
• QHSE
Hotel - PROPERTI
• Sales & Marketing
• Revenue
• Training
• Business Development & Special Project - Project Control
- Purchasing
• Food & Baverage
• Marketing Communication
Halaman 16 dari 32
Satuan Kerja Uraian Proses
- KEUANGAN
• Finance
• Accounting
• Tax
• Umum
- AUDITOR QHSE & Brand Standard
• DCC (Document Control Center) - OPERATIONAL HOTEL
• Front Office
• House Keeping
• Food and Beverage
• Engineering
• Sales Marketing
• Finance
• Human Resource
Job Description
Job Description merupakan uraian tugas dan tanggung jawab setiap Pejabat di lingkungan PT Adhi Commuter Properti, Job Description Direksi secara umum dijelaskan sebagai berikut :
Direktur Utama (DU)
Memimpin, mengelola dan mengendalikan Perseroan sesuai dengan tujuan perseroan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektifitas perseroan.
Memimpin dan mengkoordinasikan kinerja Satuan Pengawas Internal (SPI), Corporate Secretary dan 3 (tiga) Direktur yaitu Direktur Pengembangan Bisnis, Direktur Pengelolaan Properti & Pemasaran, Direktur Keuangan SDM & Umum
Direktur Pengembangan Bisnis
Memimpin dan mengkoordinasikan kinerja direktorat pengembangan bisnis, membawahi bidang pengembangan, resiko, legal dan perencanaan design and planning.
Direktur Pengelolaan Properti dan Pemasaran
Memimpin dan mengkoordinasikan kinerja direktorat pengelolaan property dan pemasaran, membawahi produski, qhse dan kesisteman, pengadaan, pengendalian dan perijinan.
Halaman 17 dari 32 Direktur Keuangan, SDM dan Umum
Memimpin dan mengkoordinasikan direktorat Keuangan, SDM dan Umum, membawahi bidang keuangan, pajak, akuntansi dan IT, bidang SDM, Manajemen Risiko dan Umum, serta bidang pengembangan hotel.
Corporate Secretary
Untuk mendukung kegiatan operasional, Direksi dibantu Corporate Secretary yang bertugas :
• Melaksanakan kegiatan kesekretariatan perusahaan.
• Melaksanakan kegiatan investor relations.
• Melaksanakan kegiatan corporate communications.
• Mengelola program CSR.
• Bertanggung jawab atas terlaksananya implementasi GCG di perusahaan.
• Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan korporasi sesuai agenda perusahaan.
Satuan Pengawas Internal (SPI)
Khusus Direktur Utama, dibantu oleh Satuan Pengawas Internal yang bertugas:
• Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam memonitor dan meningkatkan pengendalian manajemen, corporate governance Adhi Commuter Properti, mendorong efektivitas proses manajemen resiko, implementasi etika bisnis, dan pengukuran kinerja organisasi.
• Melakukan pemeriksaan, penilaian dan rekomendasi kegiatan Adhi Commuter Properti, atas pencapaian tujuan dan sasaran usaha secara efisien, efektif dan ekonomis.
• Mengarahkan kebijakan manajemen terhadap tindak lanjut perubahan lingkungan, resiko bisnis yang muncul, dan hal-hal lain yang mempengaruhi hasil dan kinerja Adhi Commuter Properti.
Wewenang dan Tanggung Jawab lnternal Audit dijelaskan dalam Internal Audit Charter pada lampiran SP 002 AU P01 Prosedur Audit Internal Adhi Commuter Properti.
Pendelegasian Wewenang Operasi Kawasan Properti dan Hotel
Pada prinsipnya Unit kerja Operasi Kawasan Properti dan Hotel diberi kewenangan penuh untuk melaksanakan kegiatan operasional. Namun didalam menjalankan kewenangan tersebut tetap harus mengikuti sistem dan prosedur serta batasan-batasan yang telah ditetapkan perusahaan yang meliputi kegiatan:
• Pemasaran & Penjualan
• Pelayanan, pengembangan
• Pengadaan Produk (Material, Peralatan, dan Jasa)
• Pengendalian biaya
Halaman 18 dari 32
• Pengendalian waktu
• Pengendalian mutu & HSE
• Pengendalian Cash Flow / Permodalan
• Pengelolaan SDM
Pendelegasian Wewenang Proyek KSO/JO
Pada prinsipnya proses pengelolaan proyek KSO/JO didasarkan oleh pembentukan badan usaha baru dengan syarat utama yakni memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama kedua belah pihak dalam hal ini Adhi Commuter Properti dan Mitra yang kemudian pada proses bisnisnya Proyek KSO/JO memiliki wewenang sendiri untuk menentukan standar teknis operasional proyek, mengelola keuangan dan melakukan pembukuan akutansi secara mandiri serta dalam memilih auditor yang disetujui oleh masing-masing anggota KSO. Selanjutnya Dewan Komitee dibentuk atas persetujuan anggota KSO untuk melakukan peran dalam pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggaraan proyek agar sesuai dengan bisnis plan kawasan.
8. SISTEM MANAJEMEN
Good Corporate Governance (GCG)
Good Corporate Governance adalah suatu proses dan struktur yang digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan Transparency, Accountability serta Responsibility terhadap pemegang saham dalam jangka waktu yang panjang dengan berlandaskan peraturan perundangan dan nilai- nilai etika.
Penjelasan secara lengkap mengenai Pedoman Umum Good Corporate Governance dapat dilihat pada Lampiran Surat Keputusan Direksi Nomor MP 008 tanggal 29 Oktober 2018 perihal Pedoman Good Corporate Governance Adhi Commuter Properti dan Board Manual dengan No MP 014.
Code of Conduct (COC)
Dalam mengembangkan bisnis perusahaannya, ADHI COMMUTER PROPERTI tidak bertindak hanya meraih keuntungan ekonomis semata tetapi juga mempunyai komitmen dalam menjunjung nilai-nilai etika dalam bisnis, menjaga citra dan reputasi bisnis perusahaan yang berkelanjutan.
Standar etika yang tinggi dijabarkan dalam pedoman etika bisnis Code of Conduct yang memuat tingkah laku moral dan etika yang diharapkan semua pegawai dan pengurus perusahaan.
Penjelasan secara lengkap mengenai Pedoman Umum Code Of Conduct dapat dilihat pada Lampiran Surat Keputusan Direksi Nomor MP 007 tanggal
Halaman 19 dari 32 29 Oktober 2018 perihal Pedoman Perilaku (Code of Conduct) Adhi Commuter Properti No. MP 006.
Board Manual
Board Manual berisi tentang sistem dan struktur hubungan antara Direksi dengan Komisaris serta Komite-Komite yang membantu serta kewenangan dan tugas dari Direksi, Dewan Komisaris beserta Komite-Komite yang membantu.
Fungsi Board Manual adalah sebagai panduan Direksi dan Dewan Komisaris beserta Komite-Komite yang membantu dalam menjalankan tugasnya.
Penjelasan secara lengkap mengenai Board Manual dapat dilihat pada Lampiran MP 014 tentang Panduan Bagi Komisaris Dan Direksi (Board Manual).
Proses Bisnis Utama
Untuk mencapai sasaran Adhi Commuter Properti menetapkan proses bisnis dan interelasinya.
8.4.1. Properti
TANAH/
LAHAN
BELI : Tanah Dijual
KERJASAMA, SEWA, BOT : Tanah Tdk Dijual
KONSTRUKSI (PENGEMBANGAN)
PRODUK PROPERTI
PRODUK PROPERTI
DIJUAL
TIDAK DIJUAL Recurring
Income Collateral
Asset SALES &
LABA
Sewa Kelola KAJIAN
- Intensitas
- Market Riset/Market Studi/FS/HBU - Pre-Financial Study - LDD/FDD - Appraisal - Preliminary Design
Tahap PERENCANAAN
Tahap PELAKSANAAN
Tahap PENGELOLAAN
Halaman 20 dari 32 Gambar 8.1 Skema Bisnis Properti PT Adhi Commuter Properti
Proses Bisnis Properti dijelaskan dalam Manual Bisnis Properti No. MP 002 8.4.2. Hotel
Untuk menunjang bidang usaha pada Hotel, maka dibuat proses bisnis dan/ atau kesesuaian terhadap struktur organisasi Hotel.
Adapun penunjang usaha dalam bentuk proses bisnis sebagai berikut:
a. Engineering Department.
Bertanggung jawab untuk menangani perawatan maupun perbaikan atas semua alat-alat serta mesin yang ada di hotel dan memastikan semua alat dapat berfungsi dengan baik dan benar.
b. Finance & Accounting Department.
Bertanggung jawab atas masalah administrasi hotel baik pengeluaran maupun pendapatan keuangan di hotel termasuk proses pengadaan barang kebutuhan hotel.
c. Front Office Department
Adalah departemen hotel yang tugasnya berhubugan lagsung dengan tamu, menerima pemesanan kamar tamu, menerima pendaftaran tamu, maupun memberikan informasi yang diinginkan tamu. Departemen ini merupakan kesan prtama bagi tamu ketika tamu hendak check in.
d. Food & Beverage Department
Adalah departemen hotel yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan mengolah menyediakan makanan dan minuman serta
Halaman 21 dari 32 bertugas memberikan pelayanan kepada tamu pada saat makan di restaurant.
e. Human Resources & Development
Bertanggung jawab untuk segala hal yang berhubungan dengan kekaryawanan termasuk melakukan recruitment, traning dan pengembangan SDM serta administrasi kekaryawanan.
f. Housekeeping Department
Adalah departemen hotel yang bertanggung jawab menyediakan sebuah kamar yang bersih dan siap dihuni oleh tamu dan maenjaga kebersihan hotel baik dalam ruangan maupun public area serta membersihkan berbagai fasilitas hotel.
g. Sales & Marketing
Bertanggung jawab untuk melalukan pemasaran dan penjualan kamar sesuai dengan target yang sudah ditentukan perusahaan
Gambar 8.3 Skema Bisnis Hotel PT Adhi Commuter Properti Proses Bisnis Pendukung
8.5.1. Pengelolaan Resiko dan Legal Resiko
Di setiap kegiatan bisnis selalu mengandung resiko bisnis, untuk itu setiap resiko yang timbul perlu dikelola dengan baik.
Kegiatan ini dilakukan oleh Biro SDM, UMUM dan Resiko kegiatan resiko meliputi:
• Melakukan kegiatan assessment resiko dalam proses pengembangan kawasan terhadap identifikasi, penilaian dan mitigasi yang sudah dilakukan masing-masing Risk Owner dan memberikan rekomendasi kepada manajemen.
Halaman 22 dari 32
• Memberikan rekomendasi besaran resiko perusahaan untuk ditetapkan dalam RKAP dan mengelola potensi resiko tersebut agar dapat diminimalisir.
Kegiatan Risk Management didasarkan atas adanya:
a. Pengembangan kawasan baru
b. Rencana pembangunan apartemen, komersial area, perkantoran, hotel dan mall
c. Pemilihan kontraktor, vendor
d. Rencana kerja sama KPA & KPR dengan Bank Risk Management meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. Review kerja sama dengan pihak ketiga
b. Review terhadap metode pembayaran yang diajukan Hasil dari kegiatan Risk Management berupa:
a. Risk Register masing-masing kawasan b. Risk Register Korporat
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER–01/MBU/2011 tentang Praktik Penerapan Good Corporate Governance pada Badan Usaha Milik Negara pada Pasal 25, dalam setiap pengambilan keputusan / tindakan harus mempertimbangkan Resiko usaha.
Kebijakan Manajemen Resiko merupakan komitmen pimpinan perusahaan dalam mengimplementasikan manajemen resiko berbasis SNI ISO 31000 dan dalam penerapannya.
Untuk melaksanakan Sistem Manajemen Resiko di lingkungan kerja perlu ditetapkan Kebijakan Manajemen Resiko, Selera Resiko (Risk Appetite) dan Toleransi Resiko (Tolerance Risk).
Halaman 23 dari 32
• Kebijakan Manajemen Resiko:
• Selera Resiko & Toleransi Resiko:
Halaman 24 dari 32 Legal
Kegiatan Legal didasarkan atas adanya:
a. Kerjasama – kerjasama pengembangan lahan
b. Perkara-perkara yang terjadi di lapangan (Pidana / Perdata) c. Ketentuan / Peraturan yang berlaku di Internal Perusahaan d. Dokumen Penjualan (PPJB, AJB)
e. Dokumen kerjasama pendanaan Legal meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. Review aspek legal.
b. Pelayanan masalah legal.
Hasil dari kegiatan Legal berupa:
a. Legal Opini.
b. Kontrak / Perjanjian yang siap ditandatangani.
c. Monitoring permasalahan legal di perusahaan d. Evaluasi dan peningkatan kegiatan Legal
8.5.2. Pengelolaan Perencanaan dan Perijinan Perencanaan dan Desain Kegiatan perencanaan dan desain oleh Biro Perencanaan dan Perijinan, dilakukan mulai dari proses penyusunan Inputan Desain sampai dengan produk akhir Dokumen Tender – untuk mendapatkan gambaran dan memberikan acuan produk properti yang akan dikembangkan dan dipasarkan.
Perijinan
Kegiatan perijinan dilakukan oleh Biro Perencanaan dan Perijinan untuk memperoleh dokumen legal yang sesuai dengan persyaratan
Halaman 25 dari 32
& peraturan daerah setempat, dengan produk berupa IMB yang digunakan sebagai landasan hukum untuk melaksanakan kegiatan pengembangan properti.
8.5.3. Pengelolaan Pemasaran
Adhi Commuter Properti melakukan proses kegiatan pada tahap pelaksanaan pemasaran oleh Biro Pemasaran untuk seluruh produk Properti-Jual (Strata Title) maupun Sewa. Dan pada tahap pengelolaan Adhi Commuter Properti melakukan kegiatan pemasaran Pasca Development untuk seluruh outstanding produk Properti yang belum terjual.
8.5.4. Pengelolaan Pengadaan
Kegiatan proses pengadaan barang dan jasa dilakukan oleh Biro Pengadaan meliputi pengadaan:
- Konsultan - Kontraktor - Supplier/Vendor
Acuan Kegiatan Pengadaan:
• Proses pengadaan Vendor dilakukan berdasarkan Schedule Pengadaan atau Schedule Tender yang telah dibuat oleh Biro Pengadaan, mengacu pada kebutuhan pengadaan Vendor barang dan jasa dari perusahaan atau kawasan properti Adhi Commuter Properti.
• Kebutuhan pengadaan dibuat berdasarkan :
✓ Surat Permintaan Pengadaan, sesuai kebutuhan – berlaku pada Tahap Pra Konstruksi
✓ Statement Pengadaan, sesuai yang tercantum dalam Dokumen Bisnis Plan Proyek – berlaku pada Tahap Pra Konstruksi, Konstruksi dan Pasca Konstruksi, untuk kegiatan pelaksanaan konstruksi/pengembangan proyek.
8.5.5. Pengelolaan Akuntansi, Keuangan dan Pajak
Kegiatan keuangan & Akutansi dilakukan dan dikoordinasikan melalui Biro Keuangan. Yang mana kegiatan keuangan meliputi :
• Pengelolaan Keuangan (Perencanaan Anggaran, Kepastian Sumber Pendanaan, Penggunaan Dana, Penyusunan Rencana Cash (In&Out), Penyusunan laporan cashflow konsolidasi
• Kegiatan Akuntansi (penyusunan laporan keuangan, monitoring piutang dan hutang, perencanaan & pengelolaan BUKP, Pengendalian Biaya terhadap rencana proyek, Merekap dan melaporkan PPN masukan & PPN keluaran, Membuat daftar PPh
Halaman 26 dari 32 21,23, 25 beserta lampirannya, Membuat rekonsiliasi pajak, rekening koran dan opname kas)
Informatika Teknologi (IT)
Dalam pengelolaan sistem informasi diperlukan tata kelola sistem informasi yang disusun dalam Master plan IT dan tata kelola operasional IT. Implementasi dari tata kelola tersebut berupa sarana yang digunakan untuk menyediakan dan menyajikan data, informasi dan pengetahuan perusahaan yang dibutuhkan.
Semua Proses Bisnis Pendukung dijelaskan dalam Manual Bisnis Tata Kelola, Prosedur dan Petunjuk Kerja (terlampir)
8.5.6. Pengelolaan Sistem dan QHSE
Penerapan kesisteman yang diacu oleh perusahaan dalam rangka meningkatkan kinerja, antara lain:
• Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
• Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
• ISO 9001 versi 2015 untuk Sistem Manajemen Mutu
• ISO 14001 versi 2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan.
• 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu, Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Perusahaan telah menetapkan acuan terintegrasi sebagai sasaran serta proyeksi Mutu dan K3L yang mengacu kepada Kebijakan, Sasaran Mutu dan K3L yang telah dikembangkan oleh Departemen QHSE, sebagai berikut:
• Kebijakan Mutu dan K3L:
Halaman 27 dari 32 Sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep.68/MEN/IV/2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di tempat Kerja, perusahaan telah menetapkan Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS yang merupakan komitmen pimpinan perusahaan dalam hal penerapan dan pengembangan Sistem Manajemen Mutu dan Manajemen K3L yaitu Kebijakan Obat-obatan dan Alkohol dan Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Perusahaan sebagai berikut:
• Sasaran Mutu & K3L:
•
• Kebijakan Obat-Obatan dan Alkohol:
Halaman 28 dari 32 8.5.7. Pengelolaan SDM, Umum dan Resiko
Sumber Daya Manusia (SDM)
Pengelolaan Sumber Daya Manusia secara terus menerus dan berkelanjutan dikembangkan dan disempurnakan, terutama berkaitan dengan pengendalian dan peningkatan kompetensi karyawan sesuai dengan persyaratan tugas (Job Requirement) yang ditetapkan dalam rangka untuk mencapai sasaran perusahaan.
Untuk meningkatkan kompetensi karyawan, perusahaan membuat program Properti dan Hotel Academy yang secara terus menerus melakukan pembelajaran (Continous Learning), dengan demikian secara bertahap akan meningkatkan kecakapan & kapabilitas karyawan.
Pengelolaan dan Pengukuran Kinerja 8.6.1. Pengelolaan Pengendalian
Laporan pengelolaan pengendalian meliputi kegiatan proyek yang terdiri dari kegiatan pemasaran dan penjualan, produksi, perijinan, keuangan dan QHSE. Laporan produksi dikelola oleh masing-masing kawasan dan dikonsolidasikan oleh Biro Produksi & Pengendalian dan Biro Keuangan, untuk kemudian dievaluasi dan dilaporkan
• Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS:
Halaman 29 dari 32 kepada Direksi, SPI secara rutin setiap bulan kemudian diteruskan menjadi laporan kepada kantor pusat PT Adhi Karya (Persero), Tbk.
Direktorat Produksi melalui Biro Produksi & Pengendalian, melakukan pengendalian dengan koordinasi untuk pelaksanaan Hold Point yaitu mereview Bisnis Plan kawasan setiap triwulan.
8.6.2. Pengukuran kinerja
Untuk menjamin tercapainya sasaran perusahaan yang telah ditetapkan dalam RKAP, sasaran tersebut dijabarkan kepada seluruh unit-unit kerja yang ada sehingga menjadi Rencana Kerja Anggaran Kawasan Properti dan Hotel. Realisasi pencapaian tersebut menjadi dasar dalam pengukuran kinerja setiap unit kerja.
8.6.3. Management Review
Pengendalian dilakukan melalui Management Review Meeting (MRM) / Rapat Pimpinan secara berjenjang/bertingkat sebagai berikut :
1. Pada tingkat kawasan properti dan hotel dipimpin oleh Project Director/ GM Hotel yang membahas kinerja serta permasalahan dari kawasan property/ hotel yang dilakukan setiap minggu.
2. Pada tingkat biro, dipimpin oleh masing-masing Manager Biro / Manager Divisi Hotel melakukan rapat koordinasi dengan bidangnya masing-masing setiap minggu.
3. Pada tingkat Direktorat, dipimpin oleh semua Direktur yang membahas kinerja Kawasan Properti dan Hotel serta permasalahannya yang dilakukan setiap bulan.
4. Pada tingkat Perusahaan, dipimpin oleh Direktur Utama membahas kinerja perusahaan dari hasil kinerja seluruh Kawasan Properti dan Hotel. Yang dilakukan dalam:
- Rapat Mingguan Direksi diikuti oleh Direksi, Manager Biro dan Project Director serta Direksi Anak Perusahaan
- Rapat Koordinasi Bulanan PT Adhi Commuter Properti diikuti oleh Direksi, Manager Biro, SPI, Corporate Secretary, Project Director & Direksi Anak Perusahaan untuk Rapat Koordinasi Bulanan pertriwulanan
- Rapat Dirkom bulanan diikuti oleh Direksi, Dekom, Manager Biro, SPI dan Corporate Secretary
Tingkat Proyek
Output dari kinerja proyek yang dilaporkan secara bulanan berupa:
• Laporan perolehan kontrak, sales, biaya, laba proyek, posisi cash flow, neraca proyek
Halaman 30 dari 32
• Kebutuhan dana proyek cash dan non cash (SKBDN, SCF, KMK jatuh tempo)
• Laporan Progress Produksi
• Kinerja vendor/Sub Kontraktor
• Laporan QHSE
• Review permasalahan kawasan properti dan hotel
• Laporan Inovasi
Tingkat Perusahaan
Laporan Perusahaan dan BUKP selanjutnya dibahas oleh Direktorat untuk menetapkan:
• Posisi kinerja (kontrak, sales, laba) dan cash flow Perusahaan dan rencana bulan depan.
• Kecukupan dan kinerja SDM.
• Pelaksanaan penilaian inovasi.
• Review penyelesaian permasalahan.
9. Fokus kepada Pelanggan 1. Proses penjualan
Adhi Commuter Properti melakukan proses kegiatan pada tahap pelaksanaan pemasaran oleh Biro Pemasaran untuk seluruh produk Properti-Jual (Strata Title) maupun Sewa. Pada tahap pengelolaan Adhi Commuter Properti melakukan kegiatan pemasaran Pasca Development untuk seluruh outstanding produk Properti yang belum terjual.
2. Fokus pelanggan
Kegiatan fokus pelanggan meliputi:
- Promosi dengan media ATL (Above The Line), terdiri dari: media sosial instagram @lrtcity dan @adhicommuterproperti, facebook LRT City, twitter
@lrtcity dan website www.lrtcity.com dan www.adhi commuter properti.co.id, billboard, signage, iklan radio dan cinema, publikasi di majalah dan koran;
- Promosi dengan media BTL (Below The Line), terdiri dari: event, sponsorship, presentasi, customer service, digital marketing (ads), mail chimp, sms masking, brosur dan flyer;
- Customer gathering yang bertujuan untuk meningkatkan trust konsumen maupun menyampaikan informasi secara langsung kepada konsumen;
- Survey kepuasan pelanggan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan produk Adhi Commuter Properti.
Halaman 31 dari 32
10. PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB)
Untuk mengatur hubungan industrial antara karyawan dengan perusahaan agar tercipta ketenangan usaha dan ketenangan kerja, Manajemen dan Serikat Pekerja menyusun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang disahkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Republik Indonesia.
11. DAFTAR DOKUMENTASI
Struktur dokumen system management untuk melaksanakan proses bisnis meliputi Manual Perusahaan, Pedoman dan Prosedur Perusahaan, Petunjuk Kerja (Working Instruction) dan dokumen internal. Dokumen-dokumen yang menjadi acuan dalam mendukung aktivitas bisnis Perseroan tercatat dalam Daftar Induk Dokumen dan dikendalikan
manual perusahaan
pedoman &
manual biro tata kelola &
prosedur
petunjuk kerja, bisnis plan dokumen internal, form, standar, record,
definisi
Halaman 32 dari 32
12. Lampiran Stakeholders
Daftar Pihak Berkepentingan PT Adhi Commuter Properti
Pihak Berkepentingan Internal /
Eksternal Peranan Terkait Operasional Perusahaan Kebutuhan dan Harapan (Pihak Berkepentingan)
Pemegang Saham Internal Pemberi modal perusahaan Pencapaian Target Perusahaan
Direktur Internal Bertanggung jawab terhadap keberlangsungan usaha
dan profitabilitas perusahaan Pencapaian Target Perusahaan
Karyawan Internal Pengembang dan penggerak Perusahaan Perusahaan dapat berkembang dengan baik, sehingga dapat mensejahterakan karyawan
PT Berdikari Pondasi Perkasa Eksternal Penyedia Design, Specifikasi Teknis, Kajian
rekomendasi teknis, Kajian tanah, Market Review Mendapatkan order dan pembayaran tepat waktu
PT Mitra Sistematika Global Eksternal Penyedia Jasa Konsulta Manajemen Konstruksi Proyek
Eastern Green Lot I, Bekasi
mendapatkan proses pekerjaan dilapangan lancar dan pembayaran tepat waktu
Eksternal Penyedia Jasa Konsulta Manajemen Konstruksi Proyek Royal Sentul Park
mendapatkan proses pekerjaan dilapangan lancar dan pembayaran tepat waktu
Eksternal Penyedia Jasa Konsulta Manajemen Konstruksi Proyek Gateway Park Jaticempaka
mendapatkan proses pekerjaan dilapangan lancar dan pembayaran tepat waktu
Eksternal Penyedia Jasa Konsulta Manajemen Konstruksi Proyek Urban Signature Ciracas
mendapatkan proses pekerjaan dilapangan lancar dan pembayaran tepat waktu
Eksternal Penyedia Jasa Konsulta Manajemen Konstruksi Proyek MTH27 Office Suites
mendapatkan proses pekerjaan dilapangan lancar dan pembayaran tepat waktu
Halaman 33 dari 32 Pemerintah Pusat dan Pemerintah
Daerah Eksternal
Penerbit peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dilaksanakan dengan baik oleh perusahaan
Memastikan bahwa perusahaan sudah mematuhi dan menunjukkan bukti kepatuhan
Masyarakat Sekitar Eksternal Keberterimaan dan kerjasamanya diperlukan untuk mendukung operasional dealer
Memberikan kontribusi untuk memberdayakan tenaga kerja masyarakat sekitarnya dan memastikan proses bisnis tidak mencemari lingkungan sekitar
Kompetitor Eksternal Pemberi tantangan pada kemampuan perusahaan untuk menyediakan produk dan jasa yang lebih baik
Mengungkap keunggulan kualitas dan performance sesuai yang dibutuhkan oleh permintaan pasar dan tepat waktu
Kantor Pelayanan Pajak Eksternal Pelaporan pajak yang baik dan penerimaan pajak yang sesuai
Pembayaran pajak & pelaporan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku
Lembaga Sertifikasi ISO 9001, 14001,
45001 Eksternal
Menilai kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu terhadap persyaratan standar ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001
Sistem proses kerja dapat lebih efektif dan secara management sudah sesuai dengan quality managemen sistem
Bank / Institusi Keuangan Eksternal Memberikan layanan pinjaman, kemudahan dalam
proses transfer gaji dan pembayaran lainnya Pembayaran pinjaman tepat waktu PT Eagle Capital Eksternal
Memberikan Pelayanan untuk mempersiapkan perusahaan dalam melakukan IPO (Initial Public Offering)
Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditentukan
Bursa Efek Indonesia Eksternal
1) PT Berdikari Pondasi Perkasa - Jasa Pondasi The Premiere MTH
2) PT Mitra Sistematika Global - Pengadaan dan Pemasangan Tata Udara RSP 3) PT Netciti - Pekerjaan GPON RSP
4) PT Jatisungkai Estetika - Pekerjaan Interior Grandhika Olive
Halaman 34 dari 32 5) PT Artefak Arkindo - Pekerjaan Jasa Konsultan MK The Premiere MTH
6) PT Galva Technologies - Pekerjaan Tata Suara & Kabel Tray RSP 7) PT Prima Perdana Elektrika - Pekerjaan Fire Alarm RSP
8) PT Surya Andalan Bumi Persada - Pekerjaan Interior Lobby EG
9) PT Citas Otis Elevator - Pengadaan dan Pemasangan Lift & Eskalator MTH27 10) PT PWC Indonesia - Pekerjaan Kajian Bisnis TOD