vi
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK
Banyak bisnis keluarga yang tidak mampu bertahan hingga generasi ketiga karena adanya kesalahan dalam pemilihan calon generasi penerus. Salah satu faktor utama keberhasilan dalam bisnis keluarga adalah suksesi kepemimpinan. Perusahaan keluarga perlu mengetahui tahapan-tahapan dalam suksesi kepemimpinan agar proses suksesi dapat berhasil. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan tahapan proses suksesi yang terdiri dari pengembangan calon suksesor, responsible leadership, dan mentoring agar perusahaan dapat memilih calon suksesor yang berkompeten sehingga perusahaan berada di tangan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara verbatim. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya penerapan proses suksesi dengan tahapan pengembangan calon suksesor, responsible leadership, dan mentoring dapat berpotensi untuk mewujudkan keberhasilan proses suksesi kepemimpinan pada Nessa Bakery Bandung. Simpulannya, Nessa Bakery adalah perusahaan keluarga yang sedang mencari generasi kedua untuk melanjutkan usaha di bidang bakery. Agar proses suksesi dapat berhasil maka Nessa Bakery Bandung dapat menerapkan tahapan-tahapan proses suksesi kepemimpinan yang terdiri dari pengembangan calon suksesor, responsible leadership, mentoring, hingga evaluasi kepada calon suksesor.
vii
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT
Many family businesses are not able to survive until the third generation, because of an error in the selection of candidates for the next generation. One major factor in the success of the family business is succession. Family companies need to know the stages in succession so that the succession process can succeed. This study aims to describe the stages of the succession process that consists of the development of the prospective successor, responsible leadership, and mentoring to enable companies to choose a competent successor candidates so that the company is in good hands. This study used qualitative methods to interview verbatim. Results of this research is by the application of the succession process with stages of development prospective successor, responsible leadership, and mentoring can have the potential to realize the success of the process of succession in Nessa Bakery Bandung. Conclusions Nessa Bakery is a family company that was looking for the second generation to continue the business in the bakery. In order to be successful succession process, then Nessa Bakery Bandung can implement the stages of the leadership succession process which consists of the development of the prospective successor, responsible leadership, mentoring, and evaluation of the prospective successor.
viii
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TESIS ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
1.2. Identifikasi dan Perumusan Masalah ... 6
1.3. Tujuan Penelitian ... 6
2.4. Teori dan Nilai-nilai Kepemimpinan... 13
ix
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
2.4.2. Nilai-nilai Kepemimpinan ... 16
2.5. Pengetahuan Dalam Kepemimpinan ... 18
2.6. Pengertian Kepemimpinan ... 19
2.7. Gaya Kepemimpinan ... 20
2.8. Definisi Suksesi ... 23
2.9. Proses Suksesi ... 24
2.10. Pengembangan Calon Suksesor ... 26
2.11. Pengertian Mentoring ... 28
2.12. Jenis-jenis Mentoring ... 31
2.13. Pengaruh Mentoring ... 32
2.14. Definisi Perusahaan Keluarga ... 33
2.15. Kerangka Pemikiran ... 33
BAB 3 METODE PENELITIAN... 35
3.1. Objek/Subjek Penelitian ... 35
3.2. Metode Penelitian ... 36
3.3. Teknik Sampling ... 36
3.4. Jenis Data... 37
3.5. Teknik Pengumpulan Data ... 37
3.6. Cetak Biru ... 39
3.7. Guidline Wawancara ... 41
3.8. Analisis Data ... 43
3.9. Uji Keabsahan Data ... 46
x
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
4.1. Profil Perusahaan ... 48
4.2. Sejarah Perusahaan ... 48
4.3. Hasil Penelitian dan Pembahasan ... 49
4.3.1. Pengembangan Calon Suksesor ... 49
4.3.1.1. Pendidikan Formal... 49
4.3.1.2. Pendidikan Informal ... 51
4.3.1.3. Pengalaman Bekerja ... 52
4.3.2. Responsible Leadership ... 55
4.3.2.1. Sifat Generasi Penerus yang Diharapkan ... 55
4.3.2.2. Ketertarikan Generasi Penerus ... 57
4.3.3. Mentoring ... 61
4.3.3.1. Transfering Knowledge ... 61
4.3.3.2. Evaluasi ... 63
4.3.4. Analisis Proses Suksesi ... 65
4.4. Implikasi Manajerial ... 67
BAB 5 KESIMPULAN dan SARAN ... 69
5.1. Kesimpulan ... 69
5.2. Saran ... 70
DAFTAR PUSTAKA ... 71
LAMPIRAN ... 73
xi
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR TABEL
xii
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR GAMBAR
xiii
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN-A VERBATIM NOTES RESPONDEN LL ... 74
LAMPIRAN-B VERBATIM NOTES RESPONDEN KG ... 85
LAMPIRAN-C VERBATIM NOTES RESPONDEN SS... 95
LAMPIRAN-D CONTENT ANALYSIS ... 100
1
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
2
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
dibanding generasi sebelumnya. Suksesi merupakan isu yang krusial, terutama kalau kendali perusahaan sudah mulai bergerak ke arah generasi kedua, apalagi generasi ketiga. Isu-isu dalam suksesi antara lain adalah rencana suksesi yang tidak jelas dan konflik antara calon-calon pengganti. Kata kunci dalam suksesi adalah kapan dan kepada siapa perusahaan akan diwariskan (Yonathan, 2013).
Merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Family Firm Institute untuk the Family Business Review (Hall, 2008 dalam Sentot Imam Wahjono, 1997), diketahui bahwa hanya 30% dari keseluruhan perusahaan yang dimiliki oleh keluarga bisa bertahan pada masa transisi antar generasi pada generasi kedua, sementara itu hanya 12% mampu bertahan pada generasi ketiga dan hanya 3% saja yang mampu berkembang sampai pada generasi keempat dan seterusnya. Hal ini yang membuat bertumbuh
suburnya idiom dalam perusahaan keluarga bahwa: “generasi pertama
3
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
dan perbedaaan karakter dari masing-masing anak yang akan menjadi penerus perusahaan tersebut. Hal ini menjadikan proses suksesi lebih kompleks. Karena itu, proses suksesi kepemimpinan perlu sangat diperhatikan dan menjadi hal yang penting di dalam suatu perusahaan.
4
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
mengenai bisnia. Kemudian tahap kedua adalah responsible leadership yaitu yang terdiri dari unsur-unsur kepemimpinan yang bertanggung jawab yang dapat ditinjau dari evaluasi sifat calon suksesor yang diharapkan dan juga evaluasi ketertarikan calon suksesor terhadap kepemimpinan dalam perusahaan. Tahap ketiga adalah mentoring yaitu proses dimana proses mentoring yang mencakup adanya transfer pengetahuan dan modal intelektual kepada calon suksesor dan juga evaluasi terhadap kinerja calon suksesor.
5
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
nasib bisnis ke arah yang selanjutnya, keluarga harus menentukan tujuan sendiri masa depan bagi setiap individu dan secara keseluruhan. (Dennis T. Jaffe, 2005)
Karena itu, objek penelitian yang dipilih untuk menganalisis tentang proses suksesi kepemimpinan adalah bisnis keluarga pada Nessa Bakery yang berada di Jalan Cicendo No 11, Bandung. Pemilik dari toko roti ini adalah Ibu Lenny. Ibu Lenny tidak hanya membuka usaha toko roti dan kue saja, tetapi memiliki keahlian untuk mengajarkan les membuat roti, kue, dan berbagai masakan. Pemilik memiliki 3 orang anak, di mana akan dipilih salah satunya untuk menjadi calon suksesor. Brand Nessa Bakery ini diambil dari nama anak bungsu pemilik yaitu, Vanessa. Penelitian ini ingin meneliti lebih dalam apakah calon suksesor yang telah dipersiapkan oleh pemilik yaitu anak bungsunya, berhubung nama anak bungsunya telah dipakai untuk nama brand, ataukah pemilik sudah memiliki calon suksesor yang lain. Selain itu, penelitian ini ingin mengetahui sejauh mana pemilik toko Nessa Bakery mempersiapkan suksesi kepemimpinan kepada generasi selanjutnya. Hal-hal apa sajakah yang menjadi pertimbangan untuk memilih calon suksesor yang potensial untuk meneruskan bisnis toko roti ini.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian yang sudah diteliti sebelumnya oleh Shinta Rahayu Lumintan dan Ronny H.
Mustamu dengan jurnal berjudul “Analisis Proses Suksesi pada
6
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
ingin membuktikan dari penelitian sebelumnya bahwa suksesi kepemimpinan harus melalui proses tahapan pengembangan calon suksesor, responsible leadership dan proses mentoring. Pada penelitian ini ingin mengetahui apakah suksesi kepemimpinan pada Toko Nessa Bakery pun akan memerlukan proses tahapan dan proses suksesi yang sama pada penelitian sebelumnya atau tidak.
Berdasarkan pada penjelasan dan fenomena empiris tentang suksesi kepemipinan maka penelitian akan mengambil topik : “ANALISIS PROSES SUKSESI KEPEMIMPINAN PADA NESSA BAKERY BANDUNG”.
1.2. Identifikasi dan Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian tersebut maka dapat dirumuskan identifikasi masalah sebagai berikut:
Bagaimana proses suksesi kepemimpinan melalui tahapan pengembangan calon suksesi, responsible leadership, dan proses mentoring pada Nessa Bakery Bandung?
1.3. Tujuan penelitian
7
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
Untuk mengetahui proses suksesi kepemimpinan melalui proses pengembangan calon suksesi, responsible leadership, dan proses mentoring yang dilakukan pada Nessa Bakery Bandung.
1.4. Manfaat penelitian
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak berikut ini :
1. Manfaat Praktis
Sebagai bahan masukan dan informasi tambahan dalam suksesi kepemimpinan pada Nessa Bakery dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mewariskan bisnis keluarga sehingga dapat diwariskan atau diteruskan oleh suksestor yang tepat.
2. Manfaat Teoritis
8
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
terutama penelitian tentang proses suksesi kepemimpinan pada bisnis keluarga.
1.5. Lokasi dan Jadwal Penelitian
69
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian kualitatif berdasarkan teori pada
Nessa Bakery yang berjudul “ Analisis Proses Suksesi Kepemimpinan
Pada Nessa Bakery Bandung”, maka diperoleh kesimpulan secara garis
besar bahwa proses suksesi kepemimpinan telah diterapkan pada Nessa Bakery. Di mana proses suksesi kepemimpinan yang diterapkan tersebut, terdiri dari pengembangan calon suksesor berdasarkan edukasi formal dan edukasi non formal, responsible leadership yaitu meneliti calon suksesor berdasarkan sifat generasi penerus yang diharapkan dimiliki oleh pemilik, juga melihat ketertarikan generasi penerus terhadap bisnis yang akan dijalaninya kelak, kemudian terakhir adalah proses mentoring di mana terdapat proses transfer pengetahuan dan evaluasi dilakukan agar calon suksesor mendapatkan lebih banyak pengetahuan, juga mengetahui kesalahannya ketika akan menjalan usaha sehingga calon suksesor dapat menjalankan usaha bakery ini menjadi lebih baik untuk ke depannya.
70
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
saat ini Nessa Bakery telah menemukan calon suksesor yang tepat untuk melanjutkan usaha bakery tersebut.
5.2. Saran
Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah diambil, maka dapat diberikan saran sebagai berikut :
1. Nessa Bakery dapat menerapkan proses suksesi kepemimpinan pada generasi selanjutnya yaitu generasi ketiga, dimana proses tersebut terdiri dari pengembangan calon suksesor, responsible leadership, dan mentoring.
71
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR PUSTAKA
Aronoff, C. E., McClure, S. L., & Ward, J. L. (2003). Business Succession : The Final Test of Greatness. Family Enterprise Publisher.
Danim, S. (2004). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Bengkulu: PT RINEKA CIPTA.
Gibbsons, R. (1998). Agency Theory.
Hadinugroho, E., & Mustamu, R. H. (2013). Studi Deskriptif Persiapan Suksesi Kepemimpinan Pada Perusahaan Fredight And Forwarding.
Halim, Y. (2013). Analisa Suksesi Kepemimpinan Pada Perusahaan Keluarga PT. FAJAR ARTASARI di Sidoarjo.
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika.
Higginson, N. (2008). Preparing The Next Generation for the Family Business : Relational Factors and Knowledge Transfer in Mother-to-Daughter
Succession.
Jaffe, D. T. (2003). Strategic Planning for The Family in Business.
72
Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha
Mazzola, P., Marchisio, G., & Astrachan, J. (2008). Strategic Planning in Family Business : A Powerful Developmental Tool for the Next Generation.
Mifta, T. (2010). Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Implikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Moleong, L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2008). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
Sashkin, M., & Sashkin, M. G. (2003). Prinsip-prinsip Kepemimpinan. Jakarta: Erlangga.
Sia, L. T., & Mustamu, R. H. (2013). Penerapan Prinsip-prinsip Good Corporate Governance Pada Perusahaan Keluarga di Bidang Distribusi Gula.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A.B., H. Wijanarko, P. Susanto, dan S. Moertosono. (2007). Family Business. Jakarta. The Jakarta Consulting Group.