Kebijakan Riset dan Reformasi Regulasi︎
Ocky Karna Radjasa
Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat
Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dik;
Semarang, 5 Mei 2017
Evaluasi GB (2014-2016)
4
No Keterangan Jumlah GB
Ya Tidak
1 GB dengan publikasi terindeks Scopus 1762 3454
2 GB mempunyai H-index Scopus 1336 3880
3 GB yang menulis buku terindeks Google Scholar 252 4964 4 GB dengan publikasi terindeks Google Scholar 1346 3870 5 GB mempunyai H-index Google Scholar 1346 3870
INDIKATOR PROGRAM
TARGET
2015 2016 2017 2018 2019
KPI 1 Jumlah kekayaan Intelektual
terda1ar 1.580 1.735 1.910 2.100 2.305 KPI 2 Jumlah Publikasi Internasional 5.008 6.229 7.769 9.689 12.089 KPI 3 Jumlah Proto7pe Laboratorium
(TRL hingga 6) 530 632 783 930 1.081
KPI 4 Jumlah Proto7pe Industri (TRL 7) 5 15 20 20 20 PROGRAM Penguatan riset dan pengembangan
OUTCOME Peningkatan relevansi dan produk;fitas riset dan pengembangan
KEKAYAAN INTELEKTUAL, PUBLIKASI, PROTOTIPE
Peningkatan Hasil Penelitian – HKI, Publikasi, Prototipe
Pola Pertumbuhan PUBLIKASI INTERNASIONAL Terindeks Scopus
(sd Oktober 2016)
Country 2011 2016
Malaysia 46 79
Thailand 26 26
Philippines 13 22
Indonesia 8 25
SCOPUS 28
DOAJ 484
JURNAL Terindeks Scopus
Sumber: Analisis berbagai sumber tahun 2016
9.457 (22 Des) 11.893 (5 Des) 22.744 (5 Des)
Target 2016 Publikasi Scopus 6.229 à Capaian 9.457 (22 Des 2016)
www.sinta.ristekdik7.go.id
7
INDIKATOR R&D -KI: PATEN, HC, MERK-
Target kumula;f Paten Terda^ar 2015+2016 =1.735 à Capaian 1.960 Paten
Hulu
Hilir
Ilustrasi Hilirisasi Hasil Riset dan Pengembangan
TKT 1
TKT 4
TKT 3 TKT 5
TKT 6
TKT 7
TKT 8
TKT 9 TKT 2
RISET DASAR RISET
TERAPAN RISET PENGEMBANGAN
KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN
PENDIDIKAN TINGGI
10
VISI & MISI Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045
VISI
“ Indonesia 2040 berdaya saing dan berdaulat
berbasis riset”
“ Indonesia 2040 Berdaya Saing ”
Riset menjadi motor utama untuk
menghasilkan invensi dan inovasi yang berujung pada peningkatan daya saing bangsa.
MISI
1. Menciptakan masyarakat Indonesia yang inovatif berbasis iptek.
2. Menciptakan keunggulan komparatif bangsa secara global berbasis riset.
TUJUAN:
1. Meningkatkan kapasitas dan
kompetensi riset Indonesia di ranah global.
2. Meningkatkan literasi iptek masyarakat.
SASARAN:
1. Meningkatkan kontribusi riset terhadap ekonomi nasional secara signifikan.
2. Meningkatkan kontribusi aktif pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta dalam kegiatan riset.
3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM terkait riset yang mampu berkompetisi secara global.
“Berdaulat berbasis riset”
RIRN menjadi titik awal pembentukan Indonesia yang mandiri secara sosial ekonomi melalui penguasaan dan
keunggulan komparatif iptek yang tinggi secara global.
BIDANG FOKUS RENCANA INDUK RISET NASIONAL 2015-2040
Nawa Cita RPJMN
Solusi Aktual
1. Ketahanan Pangan
2. Penciptaan dan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan
3. Pengembangan Teknologi Kesehatan dan Obat 4. Pengembangan Teknologi dan Manajemen
Transportasi
5. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 6. Pengembangan Teknologi Pertahanan dan
Keamanan 7. Material Maju 8. Kemaritiman
9. Manajemen Penanggulangan Kebencanaan 10. Sosial Humaniora – Seni Budaya – Pendidikan
11
PROGRES REGULASI R&D
PMK 106/2016
PERM 69/2016
PERM 42/2016
TRL
UU 13/2016 PATEN
PP 45/2016 BLU
SELESAI
RIRN
RPERPRES 54/2010
PERM NEG LIST
ReUU 18/2002
etc
OGP
KEPRES 9/2016 DIPI
etc
Sumber: Dtjen Penguatan Risbang, tahun 2016
TATACARA PELAKSANAAN PENILAIAN PENELITIAN OLEH KOMITE PENILAI
(PERMENRISTEKDIKTI 69/2016)
• Penyelenggara dan Pelaksana Penelitian menandatangani kontrak kerja penelitian berbasis keluaran/output yang berupa kontrak penelitian.
• Dalam pelaksanaan anggaran, besaran penggunaan satuan biaya untuk Sub Keluaran (Sub Output) Penelitian didasarkan pada hasil penilaian komite penilaian dan/atau reviewer (Proposal dan Output),
• Pedoman pembentukan komite penilaian dan/atau reviewer, dan tata cara pelaksanaan penilaian penelitian mengacu pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang riset dan teknologi à Permenristekdikti 69/2016.
PENYELENGGARA
PENELITI
KOMITE PENILAI DAN/REVIEWER
PROPOSAL
KOMITE PENILAI DAN/ REVIEWER KELUARAN PENELITIAN
Pengajuan Proposal Berbasis SBK Output
Proposal Pedoman Teknis
Pengajuan Biaya Penelitian
Penilaian Kelayakan Proposal
Penetapan Penilaian Proposal
Biaya Penelitian
Hasil Penelitian
Penetapan Penilaian Penelitian Proses
Pencairan
Proses Penelitian
Penilaian Kelayakan Output
PROSES PENJAMINAN MUTU
Sumber: Dtjen Penguatan Risbang, tahun 2016
Output Rekomendasi;
Penetapan oleh Risbang
PENGERTIAN
Standar Biaya Keluaran (SBK): besaran biaya yang ditetapkan untuk menghasilkan keluaran (output)/sub keluaran (sub output).
SB K
SBK yang berlaku untuk beberapa/
seluruh
kementerian negara/lembaga
SBK yang berlaku untuk satu
kementerian negara/lembaga tertentu
a. Sub Keluaran (Sub Output) Perencanaan, Pemeriksaan, Pendidikan, dan Pela7han;
b. Sub Keluaran (Sub Output) Peneli7an.
batas ter7nggi yang besarannya 7dak dapat dilampaui dalam
penyusunan dan dalam pelaksanaan rencana kerja dan anggaran kementerian negara/
lembaga Tahun Anggaran 2017;
Pe ratu ran Me nte ri Ke uan gan No mo r 1 06 /P MK .0 2/ 20 16
TABEL BIAYA DASAR PENELITIAN
Merupakan biaya peneli7an maksimal berdasarkan jenis dan bidang fokus peneli7an
• Pendanaan disesuaikan dengan ketersediaan alokasi anggaran
BESARAN SBK 2017 - SUB OUTPUT
PENELITIAN
BIAYA TAMBAHAN
Merupakan biaya tambahan maksimal yang dapat diberikan untuk mencapai targert ouput seper7 tersebut pada tabel
BESARAN SBK 2017 - SUB OUTPUT
PENELITIAN
PERHITUNGAN BIAYA PENELITIAN BERBASIS SBK
CONTOH PERHITUNGAN:
Untuk
Peneli;an Dasar di Bidang TIK
(Bea dasar Rp 93,9 Jt), dengan target
Publikasi Internasional terindeks
(Anggaran tambahan Rp 50 Jt)
di berikan anggaran Peneli;an Maksimal sebesar:
Rp.
93.900.000
+ Rp.50.000.000
= Rp.143.900.000.
BESARAN ANGGARAN BATAS TERTINGGI
ANGGARAN TAMBAHAN OUTPUT
Penggunaan PNBP Untuk Penelitian
Se7ap PTN agar memasukan alokasi dana peneli7an yang bersumber dari masyarakat/PNBP dengan mengacu pada ketentuan sebagai berikut :
a. Minimum 25 % dari penerimaan pendidikan untuk PTN BH
b. Minimum 15 % dari penerimaan pendidikan untuk PTN BLU
c. Minimum 10 % dari penerimaan pendidikan untuk Satker biasa d. Khusus untuk PTN baru agar
mengalokasikan anggaran peneli7an sesuai dengan kebutuhan PTN masing-masing
18
Kategori Peneli;an Skema
Pengelolaan Kelompok Perguruan Tinggi Pengusul
Kompe;;f
Nasional Desentralisasi Mandiri Utama Madya Binaan
A. SKEMA KOMPETITIF NASIONAL Peneli7an Dasar
Peneli7an Kerja Sama Luar Negeri (PKLN)
√ - √ √ √ √
Peneli7an Berbasis Kompetensi (PBK) √ - √ √ √ √
Peneli7an Terapan
Peneli7an Strategis Nasiona (PSN) √ - √ √ √ √
Peneli7an Penciptaan dan Penyajian Seni
(P3S) √ - √ √ √ √
Peneli7an Unggulan Strategis Nasional (PUSN) √ - √ √ √ -
Peneli7an Peningkatan Kapasitas
Peneli7an Dosen Pemula (PDP) √ - - - √ √
Peneli7an Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi
(PKPT) √ - - - √ √
Peneli7an Tim Pascasarjana (PTP) √ - √ √ √ √
Peneli7an Disertasi Doktor (PDD) √ - √ √ √ √
Peneli7an Pendidikan Magister menuju
Doktor untuk Sarjana Unggul (PMSDU) √ - √ √ - -
Peneli7an Pascadoktor (PPD) √ - √ √ √ √
B. SKEMA DESENTRALISASI
PUPT
Peneli7an Dasar Unggulan Perguruan Tinggi
(PDUPT) - √ √ √ √ -
Peneli7an Terapan Unggulan Perguruan Tinggi
(PTUPT) - √ √ √ √ -
Peneli7an Pengembangan Unggulan
Perguruan Tinggi (PPUPT) - √ √ √ √ -
Kewenangan Pengelolaan dan Pengusulan Penelitian Berdasarkan Kelompok Perguruan Tinggi
PENELITIAN KERJA SAMA LUAR NEGERI (PKLN)
Luaran Wajib
1
• Ar7kel dimuat di jurnal ilmiah internasional bereputasi sekurang- kurangnya satu judul per tahun
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial, atau Buku
• Memperluas jejaring peneli7an dengan mitra LN bereputasi
• Meningkatkan
produk7fitas publikasi di jurnal internasional bereputasi
PENELITIAN DASAR
1. Ketua pengusul berpendidikan S-3
2. Jumlah anggota 1-3 orang 3. Satu anggota peneli7 dari PT pengusul harus bergelar doktor
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun SBK Peneli;an Dasar
PENELITIAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)
Luaran Wajib
1
• Publikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi sebanyak satu ar7kel per tahun
• Buku ajar edar nasional terbit pada akhir tahun ke-2 atau ke-3
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, atau Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial
• Rekam jejak
peneli7 harus kuat
• Meningkatkan
kompetensi peneli7 sesuai bidang
ilmunya
PENELITIAN DASAR
1. Ketua pengusul berpendidikan S-3
2. Anggota peneli7 berjumlah 1-2 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doktor
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun SBK Peneli;an Dasar
PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL (PSN) (Gabungan PPT, STRANAS, MP3EI, dan PSHP)
Luaran Wajib
1
• HKI, TTG, metode, blue print, purwarupa, sistem, kebijakan atau model yang bersifat
strategis dan berskala nasional
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di jurnal ilmiah
internasional bereputasi, ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, atau buku
Menghasilkan inovasi untuk membantu
penyelesaian permasalahan strategis nasional PENELITIAN TERAPAN
Ins;tusi:
1. ketua dan minimum satu orang anggota harus berpendidikan doktor (S-3) atau S2 Lektor Kepala
2. Anggota peneli7 sebanyak 1-3 orang Konsorsium:
1. Tim pengusul konsorsium riset terdiri atas 7ga atau lebih perguruan 7nggi 2. 7m pengusul berjumlah 5-6 orang
(satu ketua dan maksimum satu Anggota di se7ap perguruan 7nggi).
3. Ketua peneli7 pengusul harus memiliki satu anggota dari perguruan 7ngginya.
4. Tim peneli7 diutamakan mul7disiplin, dengan ketua dise7ap perguruan 7nggi harus berpendidikan doktor (S-3) atau S2 Lektor Kepala
TKT 1 TKT
2 TKT
3 TKT
4 TKT
5 TKT
6 TKT
7 TKT
8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun SBK Peneli;an Terapan
PENELITIAN PENCIPTAAN DAN PENYAJIAN SENI (P3S)
Luaran Wajib 1
• HKI penciptaan dan penyajian seni diwajibkan menghasilkan luaran karya cipta seni yang dipertunjukkan, dipamerkan, atau
ditayangkan di 7ngkat lokal, regional, nasional, maupun internasional
• Buku dokumentasi
Luaran Tambahan 2
• HKI Lainnya, ar7kel di jurnal ilmiah
internasional bereputasi, ar7kel di proseding, atau naskah pembicara kunci
Menghasilkan penciptaan dan penyajian seni di forum
nasional/internasional sehingga dapat mengangkat citra
bangsa
PENELITIAN TERAPAN
1. Ketua peneli7 bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor kepala
2. Anggota peneli7 sebanyak 1-3 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor kepala
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun SBK Peneli;an Terapan
PENELITIAN UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL (PUSN)
Ins;tusi/PT bersama mitra menghasilkan inovasi dengan
menuntaskan peneli;an melalui rekayasa
teknologi dan rekayasa sosial (membangun karakter bangsa)
PENELITIAN TERAPAN
1. Ketua peneli7 bergelar doktor
2. Anggota peneli7 sebanyak 2-5 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doktor 4. Anggota peneli7 dari mitra
maksimum 2 orang
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√
PENGUS
UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun SBK Peneli;an Pengembangan
Luaran Wajib
1
• HKI, Produk teknologi/rekayasa sosial bersifat strategis dan berskala nasional siap
diterapkan
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di jurnal ilmiah
internasional bereputasi, ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, atau buku
PENELITIAN DOSEN PEMULA (PDP)
Luaran Wajib
1
• Ar7kel ilmiah di jurnal nasional 7dak terakreditasi
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel dimuat di jurnal nasional terakreditasi atau di jurnal ilmiah internasional, ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, kodel/Purwarupa/Desain/Karya seni/
Rekayasa Sosial, atau Buku
Ajang peneli;an dosen pemula
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
1. Ketua peneli7 maksimum berpendidikan S-2 dengan jabatan asisten ahli atau belum memiliki jabatan fungsional
2. Anggota peneli7 sebanyak 1-2 orang
PENGUS
UL
Mandiri Utama Madya Binaan
- - √ √
Jangka Waktu Pendanaan
1 Tahun
SBK Peneli7an Pembinaan/
Kapasitas
PENELITIAN KERJA SAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI (PKPT)
• Transfer budaya pengembangan iptek
• Magang pada peneli7 senior
1. Ketua 7m peneli7
pengusul (TPP) maksimum bergelar magister
2. Anggota peneli7 sebanyak 1-2 orang
3. Tim peneli7 mitra (TPM) terdiri atas ketua dan anggota bergelar doktor
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
Luaran Wajib 1
• terbangunnya kerja sama peneli7an antar perguruan 7nggi;
• publikasi ilmiah minimal pada jurnal nasional terakreditasi;
• keikutsertaan dalam seminar nasional dan atau internasional
Luaran Tambahan 2
• HKI, produk teknologi yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepen7ngan (stakeholders), model, dan atau buku ajar
PENGUS
UL
Mandiri Utama Madya Binaan
- - √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2 Tahun
SBK Peneli7an Dasar/ Terapan
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √ √
PENELITIAN TIM PASCA SARJANA (PPS)
Luaran Wajib
1
• Ar7kel dimuat di jurnal ilmiah internasional bereputasi sekurang- kurangnya satu judul per tahun
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial, atau Buku
Meningkatkan kemampuan mahasiswa pascasarjana dalam meneli7, melakukan publikasi, dan menyelesaikan tugas akhirnya
1. Ketua peneli7 bergelar doktor
2. Anggota peneli7 sebanyak 1-2 orang
3. Anggota peneli7 harus bergelar doktor
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
PENGUS
UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka Waktu Pendanaan
2-3 Tahun
SBK Peneli7an Dasar/ Terapan
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √ √
PENELITIAN DISERTASI DOKTOR (PDD)
Luaran Wajib
1
• Ar7kel dimuat di jurnal ilmiah internasional
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial, atau Buku
Mempercepat
penyelesaian Program S-3 dan publikasi
internasional
1. Seorang mahasiswa ak7f program doktor
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka
Waktu Pendanaan
1 Tahun
SBK Peneli7an Dasar/ Terapan (maks Rp. 60 jt )
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √ √
PENELITIAN PENDIDIKAN MAGISTER MENUJU DOKTOR UNTUK SARJANA UNGGUL (PMDSU)
Luaran Wajib
1
• Ar7kel dimuat di jurnal ilmiah
internasional sebanyak satu arikel per tahun
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial, atau Buku
Mempercepat
penyelesaian disertasi mahasiswa S-3 dan produk;vitas publikasi internasional
1. Ketua peneli7 adalah
promotor mahasiswa yang sedang dibimbing
2. Anggota peneli7 adalah kopromotor dan
mahasiswa di program PMDSU
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ - -
Jangka
Waktu Pendanaan
3 Tahun
SBK Peneli7an Dasar/ Terapan (maks Rp.
60 jt/th )
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √ √
PENELITIAN PASCADOKTOR (PPD)
Luaran Wajib
1
• Publikasi pada jurnal internasional bereputasi (tahun pertama satu review ar7kel dan tahun kedua satu ar7kel riset)
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial, atau Buku
Memfasilitasi doktor muda melakukan kerja sama riset dengan dosen senior yang memiliki rekam jejak peneli;an dan publikasi yang baik
1. Ketua peneli7 doktor baru (maksimum 3 tahun
setelah lulus saat mengusulkan)
2. Peneli7 pengarah bergelar Doktor dengan jabatan minimal lektor kepala
PENELITIAN
PENINGKATAN KAPASITAS
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ √
Jangka
Waktu Pendanaan
2 Tahun
SBK Peneli7an Dasar/ Terapan
PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT)
Luaran Wajib
1
• Publikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi sebanyak satu ar7kel per tahun
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, HKI, TTG, atau Model/Purwarupa/
Desain/Karya seni/ Rekayasa Sosial
Percepatan
pencapaian Rentra peneli;an perguruan
;nggi berupa temuan dasar
PENELITIAN DASAR
1. Ketua peneli7 bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor 2. Anggota peneli7 sebanyak
1-3 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doctor atau magister dengan jabatan lektor
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ -
Jangka
Waktu Pendanaan
2-5 Tahun
SBK Peneli7an Dasar
PENELITIAN TERAPAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PTUPT)
Luaran Wajib
1
• HKI, TTG, metode, blue print, purwarupa, sistem, kebijakan atau model sesuai yang tercantum pada Renstra PT
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di jurnal ilmiah internasional bereputasi, ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, atau buku
Percepatan
pencapaian Rentra peneli;an perguruan
;nggi berupa temuan terapan
PENELITIAN TERAPAN
1. Ketua peneli7 bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor 2. Anggota peneli7 sebanyak
1-3 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√ √ √
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ -
Jangka
Waktu Pendanaan
2-5 Tahun
SBK Peneli7an Terapan
PENELITIAN PENGEMBANGAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PPUPT)
Luaran Wajib
1
• HKI, TTG, metode, blue print, purwarupa, sistem, kebijakan atau model yang siap diterapkan sesuai yang tercantum pada Renstra PT
Luaran Tambahan
2
• Ar7kel di jurnal ilmiah internasional bereputasi, ar7kel di proseding, naskah pembicara kunci, atau buku
Percepatan
pencapaian Rentra peneli;an perguruan
;nggi berupa peneli;an
pengembangan
PENELITIAN PENGEMBANGAN
1. Ketua peneli7 bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor kepala
2. Anggota peneli7 sebanyak 2-5 orang
3. Salah satu anggota peneli7 harus bergelar doktor atau magister dengan jabatan lektor kepala
TKT 1 TKT 2 TKT 3 TKT 4 TKT 5 TKT 6 TKT 7 TKT 8 TKT 9 Target Tingkat
Kesiapan Teknologi
√
PENGUS UL
Mandiri Utama Madya Binaan
√ √ √ -
Jangka
Waktu Pendanaan
2-5 Tahun
SBK Peneli7an Pengembangan
MENINGKATKAN PELIBATAN DOSEN DALAM PPM
5
%
20
%
30
%
10
%
2015 2020 2025 203
0
Meningkatkan Kinerja PT dalam bidang PPM
• Kluster PT berdasarkan kinerja PPM
• Menunjukkan peran serta dosen PT dalam aplikasi hasil riset kepada
masyarakat
Kurang Memuaska
n)
(Marginal)
Memuaska n
(Satisfactor ty)
Sangat Bagus (Very Good) )
Unggul
(Excellent)
Program Pengabdian Masyarakat Edisi XI : 2017
PANDUAN PPM EDISI X PANDUAN PPM EDISI XI
IbM Ipteks bagi Masyarakat PKM Program Kemitraan Masyarakat IbK Ipteks bagi Kewirausahaan PPK Program Pengembangan
Kewirausahaan IbKIK Ipteks bagi Inovasi dan Kreativitas
Kampus
PPUPI K
Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus
IbW Ipteks bagi Wilayah PKW Program Kemitraan Wilayah
IbPE Ipteks bagi Produk Ekspor PPPE Program Pengembangan Produk Ekspor
IbPUD Ipteks bagi Produk Unggulan Daerah
PPPUD Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah
IbDM Ipteks bagi Desa Mitra PPDM Program Pengembangan Desa Mitra
HI-Link Higher Education – Industry Link
Tetap KKN-
PPM
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Permberdayaan Masyaraat
Tetap
No Skema Pengabdian Tim Pelaksana Waktu
Biaya (juta Rp) DRPM PT Mitr
a 1. Program Kemitraan
Masyarakat (PKM) Ketua pelaksana dengan
1-2 anggota 1
tahun 40-50 2. Program Pengembangan
Kewirausahaan (PPK)
Ketua pelaksana adalah dosen dan maksimum 3 anggota (dosen, prak;si, teknisi/programmer)
3 tahun
100-15
0 25
3. Program Pengembangan
Produk Ekspor (PPPE) Ketua pelaksana dengan
1-2 anggota 3
tahun 100-15
0 20 4. Pengembangan Produk
Unggulan Daerah (PPPUD) Ketua pelaksana dengan
1-2 anggota 3
tahun 75-100 15 5. Iptek bagi Krea;vitas dan
Inovasi Kampus (PPUPIK) Ketua pelaksana dengan
1-2 anggota 3
tahun 150-20
0 40
No Skema Pengabdian Tim Pelaksana Waktu
Biaya (juta Rp) DRPM PT Mitr
a 6. Program Kemitraan Wilayah
(PKW)
Ketua pelaksana dengan 1-2 anggota
3
tahun 100-150
Min.
100 7. Program Kemitraan Wilayah-
CSR (PKW-CSR)
Ketua pelaksana dan anggota (dosen, staf
PEMDA, staf lembaga lain)
3
tahun 100-150
Min.
100
8. Program Pengembangan
Desa Mitra (PPDM) Ketua pelaksana dengan
1-2 anggota 3
tahun 100-150 10
% Min.
100
9. Program Hi-Link
Ketua pelaksana dan anggota 1-2 (dosen, staf PEMDA)
3
tahun 150-250
150- 250
10.
Program Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran dan
Pembelajaran Masyarakat (KKN-PPM)
Ketua pelaksana dan
anggota 1-2 1-3
bulan 75-100
(Bidang prioritas & isu strategis)
Kemana harus mencari?
Data 2015, Sumber: www.simlitabmas.dikti.go.id per 31 Januari 2016 dan www.sciencedirect.com
PARAMETER PEMETAAN RISET PT
1
2 3
5
BUKU AJAR/TEKS
8 4
6
7
KEUNGGULAN RISET NASIONAL
BERDASAR TOTAL 8 PARAMETER
Pertahanan dan Keamanan Pengentasan Kemiskinan Maritim Otonami Daerah dan Desentralisasi Transportasi Pengelolaan dan Mitigasi Bencana Ilmu Bahasa Infrastruktur Ilmu Hewani Seni dan Budaya/Industri Kreatif Energi Baru dan Terbarukan Ilmu Tanaman Ilmu Pendidikan Ketahanan dan Keamanan Pangan Perubahan Iklim dan Keanekaragaman Hayati Material Maju Ilmu Ekonomi Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa Integrasi Nasional dan Harmoni Sosial (Sosio Ilmu Teknik MIPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Kesehatan, Penyakit Tropis, Gizi dan Obat-obatan
19 60
89 90 115
155 200
247 374 389 426 432 532 532 643
825 880
972 1174
1312 1469
1854
2680