• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

36

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Paradigma Penelitian

Paradigma menurut Bogdan dan Biklen, paradigma adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi yang dipegang bersama, konsep atau proposisi yang mengarahkan cara berpikir dan penelitian 43 . Sedangkan menurut Capra mendefinisikan paradigma sebagai konstelasi konsep, nilai-nilai persepsi dan praktek yang dialami bersama oleh masyarakat, yang membentuk visi khusus tentang realitas sebagai dasar tentang cara mengorganisasikan dirinya44.

Paradigma dalam penelitian ini adalah konstruktivis. Menurut Guba dan Lincoln realitas diasumsikan ada namun tidak bisa dipahami secara sempurna karena pada dasarnya mekanisme intelektual manusia memiliki kekurangan sedangkan fenomena itu sendiri secara fundamental memilki sifat yang tidak mudah diatur 45. Pendekatan konstruktivis biasanya digunakan untuk riset etnografi, riset tentang media dan konstruksi social mengenai realitas, interaksi simbolik, makna pesan bagi khalayak, reception analysis dan lainnya46.

Karena tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah untuk mengkonstruksi Peranan rebranding yang telah dilakukan oleh PT. Viva Media

43Lexy J. Meleong. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung : Remaja

Rosdakarya.2013. hal 49

44

Ibid, hal 49

45 Norman K. Denzin, Yvona S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research Edisi Bahasa

Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009, 123

46 Kriyantoro, Rachmat. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Kencana Prenada Media Group. 2012

(2)

37

Baru yang dapat mengkomunikasikan perubahan nama dari portal Viva yang dapat meningkatkan penjualan iklan di dalam portal tersebut.

3.2 Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Pendekatan Kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan penelitian data deskriptif berupa kata- kata tertulis atau lisan tentang orang – orang, perilaku yang dapat diamati sehingga menemukan kebenaran yang dapat diterima oleh akal sehat manusia47

Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Studi kasus hanya berfokus pada satu kasus yang dipilih untuk diteliti secara mandalam dari sebuah fenomena social. Kemungkinan suatu kasus yang diteliti dalam sebuah periode tertentu daripada sebuah kelompok atau seseorang48.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dimana peneliti dapat mendeskripsikan realitas yang terjadi, sehingga peneliti bisa memberikan laporan penelitian yang lebih detail, factual, dan akurat berdasarkan dengan data – data. Dan penelitian ini berusaha menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang.

Internet yang merupakan sebuah media komunikasi pemasaran dipilih sebagai kasus yang ingin diteliti dikarenakan penggunaannya yang terus meningkat dan implementasinya yang mengikuti dengan perkembangan teknologi

47 Nawari Hadari, Metode Penelitian Ilmiah. Jakarta, Rineka Cipta. 1994 hal 176.

48 Earl Babbie. The Practice of Social Research. Elevent edition. Belmont: Thomson Wadsworth,

(3)

38

maka bisa dikatakan bahwa PT. Viva Media Baru (viva.co.id) mengimplementasikan banyak terhadap media komunikasi pemasaran ini.

Pada penelitian ini, kasus yang dipilih adalah analisa rebranding dalam komunikasi pemasaran dan kedalaman analisa yang diangkat hanya sebatas pada penggambaran di viva.co.id, untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan online media ini digunakan untuk mendorong konsumen melakukan pemasangan iklan

online di portal berita viva.co.id.

3.3 Subyek Penelitian

Peneliti berusaha memahami akan kasus yang diangkat pada penelitian ini melalui beberapa cara namun apa yang tidak dapat dijangkau oleh peneliti sendiri, dapat diperoleh dengan cara mewawancarai orang – orang yang memahaminya atau dengan mencari dokumen – dokumen yang mencatatnya49.

Subyek penelitian dalam tulisan ilmiah ini adalah seseorang yang memahami topik dan juga kemampuan dalam menjalankan dan mengimplementasikan dari komunikasi pemasaran dari PT. Viva Media Baru.

Menurut Lexy J. Moleong dalam bukunya “Metode Penelitian Kualitatif “, narasumber adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian.

Dalam penelitian ini, narasumber yang dianggap berkompeten untuk memberikan informasi yang peneliti butuhkan adalah sebagai berikut :

1. Bapak Firman Syarif, selaku COO (Chief of Operation)

49 Norman K. Denzin, Yvonna S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research Edisi Bahasa

(4)

39

Alasan pemilihan beliau sebagai narasumber adalah untuk mengetahui latar belakang keputusan mengubah nama portal vivanews menjadi viva.co.id

2. Bapak Suwarjono selaku Redaktur Pelaksana.

Alasan pemilhan beliau sebagai narasumber adalah untuk mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan setelah rebranding berlangsung.

3. Ibu Yuni Afriyanti selaku Kepala Departemen Marketing Komunikasi

Alasan pemilihan beliau sebagai narasumber adalah untuk mengetahui penjualan iklan di website viva.co.id

3.4 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan cara yang digunakan oleh penulis untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan tulisan yang sedang diangkat. Penulis dalam penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu Observasi dan Wawancara Mendalam.

a) Wawancara

Benny & Hughes mendefinisikan wawancara sebagai seni bersosialisasi, pertemuan “dua manusia yang saling berinteraksi dalam jangka waktu tertentu berdasarkan kesetaraan status, terlepas apakah hal tersebut benar – benar kejadian nyata atau tidak.”50

50 Norman K. Denzin, Yvonna S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research Edisi Bahasa

(5)

40

Wawancara bisa digunakan untuk menyampaikan tujuan pemasaran, menghimpun opini politik, terapi atau memproduksi data.Wawancara juga dapat digunakan sebagai alat ukur, sedangkan hasil wawancara mencerminkan perspektif individu atau kelompok.51

Wawancara terdiri dari tiga macam yaitu terstruktur, semi terstruktur dan tak terstruktur. 52 Dalam penelitian ini penulis menggunakan wawancara terstruktur dalam mendapatkan data dan juga mendapatkan perspektif dari subyek penelitian.

b) Observasi

Observasi adalah sebuah teknik yang digunakan pengumpulan data dasar pada manusia maupun pada aktifitas yang dilakukan oleh manusia tersebut. Dalam ilmu sosial observasi dapat mencatat bagaimana seseorang bereaksi terhadap sebuah pertanyaan atau mereka bertindak secara berbeda dengan apa yang mereka katakan atau inginkan.53

Mortis mendefinisikan observasi sebagai aktivitas yang mencatat suatu gejala dengan bantuan instrumen – instrument dan merekamnya demi tujuan – tujuan ilmiah atau tujuan lain.54Dalam kegiatan observasi keterlibatan peneliti dilapangan dapat bervariasi.

Adapun jenis – jenis Observasi sebagai berikut55: 1) Observasi Partisipasi dan non partisipasi

51Ibid. 52

Ibid.

53 Nicholas Walliman. Research Method. The basics. New York: Routledge, 2011,101.

54 Norman K. Denzin, Yvonna S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research Edisi Bahasa

Indonesia oleh Patricia A. Adler dan Peter Adler. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009, 523.

55

(6)

41

Observasi partisipasi adalah observasi yang dilakukan dengan observer terlibat langsung secara aktif dalam objek yang diteliti .

Keadaan yang sebaliknya adalah observasi non partisipasi. 2) Observasi Sistematis / Observasi Berkerangka

Observasi sistematis adalah observasi yang sudah ditentukan terlebih dahulu kerangkanya. Kerabngka tersebut memuat faktor – faktor yang akan diobservasi menurut kategorinya.

Dalam penelitian ini penulis menjadi observasi non partisipasi. Dengan demikian diharapkan dapat penulis dapat memaksimalkan informasi yang didapatkan.

3.5 Teknik Analisis Data

Data yang diperoleh dalam penelitian ini akan dianalisa secara kualitatif dan diuraikan dalam bentuk deskriptif. Menurut bogdan & biklen analisis data adalah upaya yang dilakukam dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintensiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain56.

Definisi dari analisis data diatas menggambarkan betapa pentingnya analisis data dari segi tujuan penelitian.

(7)

42 3.6 Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

Penelitian kualitatif harus mengungkap kebenaran yang obyektif. Karena itu keabsahan data dalam sebuah penelitian kualitatif sangat penting. Melalui keabsahan data kredibilitas peneliti kualitatif dapat tercapai. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Adapun triangulasi merupak teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfatkan sesuatu yang lain, di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut57.

Adapun triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Triangulasi Sumber

Triangulasi sumber adalah menggali kebenaran informasi tertentu melalui berbagai metode dan sumber perolehan data.

Triangulasi sumber dilakukan dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara,membandingkan apa yang dikatakan orang – orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu, membandingkan keadaan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang biasa , orang berpendidikan menengah atau tinggi dan membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.58

b. Triangulasi Metode

Triangulasi metode adalah triangulasi yang dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda.

57Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013, 330 58

(8)

43

Triangulasi metode dilakukan dengan cara menggunakan metode wawancara, observasi dan survei.

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pedoman Penetapan Daerah Khusus dalam Pelaksanaan Kebijakan

Berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan nilai tertinggi pada stasiun B karena banyak mengandung unsur unsur hara yang dibutuhkan oleh mikro organisme

Kebutuhan air selalu meningkat sesuai dengan pertambahan penduduk, mengakibatkan terjadinya penyedotan air tanah termasuk sumur bor secara besar-besaran yang

Dari hasil optimasi dengan sebuah pembangkit terdistribusi yang diinstal, rugi daya nyata yang terdapat dalam sistem menjadi 15,942 MW dan rugi daya reaktif sebesar

Pertimbangan yang dimaksud, yaitu penelitian yang akan menguji kemampuan siswa terhadap pengajaran huruf hiragana dengan menggunakan Multimedia interaktif

Salah satunya, yaitu dengan merancang dan membangun aplikasi edukasi dengan menerapkan teknologi Augmented Reality pada aplikasi yang berbasis mobile android dengan metode

Model rakit yaitu metode budidaya kerang dengan mengikatkan tali pada bambu yang diikatkan pada bambu atau akau kayu yang menyerupai rakit dan di beri jangkar agar

Sehubungan dengan kegiatan penelitian ini penulis akan mengkaji karya sastra lama bentuk syair karya Raja Ali Haji dengan kajian mengenai nilai-nilai budaya (berhubungan