• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Pelatihan Outbound Bina Sosial Untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Dengan Teman Sebaya.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Pelatihan Outbound Bina Sosial Untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Dengan Teman Sebaya."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

111

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, A. (1990). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta

Akin, Y. (2010). Pengaruh Permainan Outbound Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP. Tesis. Tidak dipublikasikan. UPI. Bandung

Ancok, D. (2007). Outbound Manajemen Training. Yogyakarta: UII Press

Arikunto, S. (2007). Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Arovah, N.I. (2010). Pelatihan Outbound Bagi Guru Penjaskes Sekolah Menengah Atas Se Yogyakarta: Pengabdian Masyarakat. Yogyakarta: FIK UNY

Asti, B.M. (2009). Fun Outbound: Merancang Outbound Yang Efektif. Semarang: Diva Press

Azwar. (2010). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

---. (2003). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

---. (2000). Validitas dan Reliabilitas. Yogyakarta:Pustaka Pelajar

Bovey,T. (2008). Promoting Positive Peer Social Interaction. www. esefel.uiuc.edu.

diakses tanggal 20 November 2013 pukul 13.00 WIB.

Bullock, J. R. (1998). Loneliness in Young Children. www.eric.ed.gov. diakses tanggal 13 Maret 2013 pukul 10.00 WIB.

Bramlet, B. (2011). Educational Psychology in Practice, Vol 27 No 1, March 2011, p.p 1-17. diakses tanggal 13 Maret 2013 pukul 11.00

Daeng, S, Dini, P. (1996). Metode Mengajar di Taman Kanak-kanak, Bagian 2, Jakarta: Depdikbud.

Feldman, R.D. (2009). Understanding Psychology. New York: Mc Graw Hill Publishing

---. (2009). Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika

(2)

112

Gunawan, A. H. (2000). Sosiologi Pendidikan. Jakarata: Rineka Cipta

Hamid, B. (2010). Ide-ide Super Permainan-permainan Outbound. Yogyakarta: Harmoni

Handayani. (2001). Efektifitas Outwardbound Training Untuk Meningkatkan Harga Diri dan Kemampuan Kerjasama. Jurnal Penelitian Dinamika Sosial Vol 2 No 2 Agustus 2001: 44-50

Hartup, W. W. (1992). Having Friends, Making Friends, and Keeping Friends. www.eric.ed.gov. diakses tanggal 13 Maret 2013 pukul 10.00 WIB.

Hurlock, E.B. (2005). Perkembangan anak (jilid 1). Jakarta: Erlangga

Hurlock, E. (1996). Psikologi perkembangan. Alih bahasa: dr. Med. Metasari T. & Dra. Muslichah Z. Jakarta: Erlangga

Kolb, D.A. (1984). Experiential Learning: experience as the source of learning and development. Prentice Hall: Englewood Cliffs, NJ

Komarudin. (2007). Peningkatan Percaya Diri Dan Kemampuan Mengatasi Stress Melalui Aktivitas Outbound. Bandung: FPOK- UPI

Latipun. (2002). Psikologi Eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press

Maryatun, I. B. (2010). Pemanfaatan Outbound Training Untuk Melatih Kerjasama Anak Taman Kanak-Kanak. Yogyakarta: FIP UNY

Mar’at. (2001). Sikap Manusia : Perubahan serta Pengukurannya. Bandung : Ghalia Indonesia.

Monks, F.J., Knoers, A. M. P., Haditono, S.R. (2001). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Muksin. (2010). Outbound For Kids. Jogjakarta: Cosmics Books

Mulyani, R.R. (2013). Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Pada Anak Dengan Social Skill Training. Procedia Studi Kasus dan Intervensi Psikologi vol 1 (1), 07-11. diakses tanggal 25 November 2013 pukul 13.00 WIB

(3)

113

Purwanto, E. (2005). Modifikasi Perilaku: Alternatif Penanganan Anak Luar Biasa. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Riduwan. (2009). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan Dan Peneliti Pemula. Bandung : Alfabeta

Santoso, S. (2004). SPSS versi 10. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

---. (2004). Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara

Santrock, J.W. (2002). Perkembangan masa hidup. Alih bahasa: dr. Med. Metasari T. Jakarta: Erlangga

---. (2010). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sarwono, S.W. (2009). Psikologi sosial. Jakarta: Salemba Humanika

---. (2005). Psikologi sosial. Jakarta: Balai Pustaka

---. (2001). Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: CV. Rajawali

Schneiders, A.A. (1988). Personal Adjusment and Mental Hiegiene. New York: Penehart and Winston.

Seniati, L., dkk. (2005). Psikologi eksperimen. Jakarta: Indeks

Simamora, S. (1994). Sosiologi Keluarga. Jakarta : Bina Aksara.

Soedarsono. (2002). Kamus konseling. Jakarta: Rineka Cipta

Soekanto, S. (2002). Sosiologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Solehuddin, M. 1997, Konsep Dasar Pendidikan Prasekolah, Bandung : FIP UPI

Umar, T. (2011). Pengaruh Outbond Training Terhadap Peningkatan Rasa Percaya Diri Kepemimpinan Dan Kerjasama Tim ( Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta ). SPIRIT, ISSN; 1411-8319 Vol. 11 No. 3. diakses tanggal 15 Maret 2013 pukul 09.00 WIB

(4)

114

---. (2002). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Identitas Diri Pada Remaja di SMA Pusaka 1 Jakarta.. Jakarta: Fakultas Psikologi

Hasil dari penelitian ini adalah (1) Proses interaksi sosial anak jalanan dengan teman sebaya juga sudah berjalan dengan baik, mereka dapat melakukan kontak sosial dan

Hubungan Antara Orientasi Teman Sebaya dengan Penyesuaian Diri pada Remaja Awal.. Fakultas Psikologi Universitas

Poses interaksi sosial yang terjadi antara anak-anak Mucikari dengan teman sebaya yang meliputi kontak sosial dan komunikasi sosial juga sudah berjalan dengan

training pada anak yang memiliki tingkat penyesuaian sosial yang rendah. Pengembangan riset psikologi yang dilakukan akan meningkatkan

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi teman sebaya dengan perilaku sosial anak, mengetahui perilaku sosial anak usia dini, serta mengetahui

Rinanti Resmadewi, 111214153041, Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Taman Kanak-kanak, Tesis , Magister Profesi Psikologi Mayoring

4.37 Rekapitulasi Hasil Observasi Peneliti terhadap Siswa pada Aspek Penelitian Siklus II dalam Upaya Meningkatkan Interaksi Sosial terhadap Teman Sebaya di Kelas