ANALISIS YURIDIS PUTUSAN VERSTEK DALAM PERKARA PERCERAIAN ANALISIS YURIDIS PUTUSAN VERSTEK DALAM PERKARA PERCERAIAN (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SUKOHARJO).
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: /1/ Pertimbangan-pertimbangan yuridis yang digunakan hakim Pengadilan Agama Kabupaten Semarang dalam memutus perkara perceraian lebih mengacu
Pertimbangan-pertimbangan yuridis yang digunakan hakim Pengadilan Agama Kabupaten Semarang dalam memutus perkara perceraian lebih mengacu pada prosedur atau tata cara
Pertimbangan hukum hakim dalam memutus putusan verstek dalam perkara perceraian Nomor : 3838/Pdt.G/2010/ PA.Jr, karena tergugat telah dipanggil dengan patut sebanyak 3
Kesimpulan Prosedur penyelesaian perkara perceraian melalui proses mediasi di Pengadilan Agama Argamakmur, terlebih dahulu harus mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama tersebut,
Permasalahannya kenapa pada perkara perceraian dengan gugatan harta bersama itu tidak dapat dikumulasikan atau digabungkan, padahal di dalam undang-undang menyatakan
Prinsipnya, suami dan istri mempunyai hak untuk memutuskan perkawinan tersebut dengan cara perceraian berdasarkan hukum perceraian yang berlaku (Syaifuddin et.al, 2014). Perceraian
Adapun dalam hal tangkisannya itu beralasan, misalnya gugatan atau permohonan yang ditangkisnya itu adalah perceraian, dimana alasan tangkisannya itu adalah pada
“Pasal 126 HIR/150 RBg” “Dalam kedua pasal diatas, sebelum hakim menjatuhkan putusan, pengadilan dapat memerintahkan agar pihak yang tidak hadir dapat dipanggil sekali lagi supaya