• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tocopherol Sebagai Agen Pencegah Kanker (Studi Pustaka).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tocopherol Sebagai Agen Pencegah Kanker (Studi Pustaka)."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

γγγγ

-TOCOPHEROL SEBAGAI AGEN PENCEGAH KANKER

Nurudin, 2007, Pembimbing I : Freddy Tumewu A. dr. MS.

Pembimbing II : Suryadi Kurniwan. dr., M.Kes.

Kanker merupakan salah satu penyebab mortalitas yang tinggi didunia.

Radiasi atau kemoterapi, walaupun kadangkala efektif menyebabkan/meginduksi

fase remisi, seringkali menimbulkan efek samping yang merugikan/mengganggu,

oleh karena itu penting kiranya untuk mengembangkan agen anti kanker yang

efektif, dengan kemampuan cukup tinggi dalam mengenali sel kanker tetapi

dengan toksisitas yang rendah terhadap sel normal. Vitamin E telah masuk ke

dalam kategori ini.

Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana

mekanisme kerja γ-tocopherol sebagai agen pencegah kanker.

Pada penelitian akhir-akhir ini diketahui bahwa

γ-tokopherol adalah agen

antikanker yang lebih poten apabila dibandingkan dengan

α- atau

γ-tocopherol

dalam menghambat proliferasi sel DU-145 (kanker prostat), LNCaP (kanker

prostat), dan CaCo-2 (kanker kolon).

γ-tocopherol dapat menghambat siklus sel

melalui penurunan jumlah Cyclin D1 dan Cyclin E. Selain itu

γ-tocopherol juga

dapat menghambat aktifitas cyclooxygenase didalam makrofag dan sel-sel epithel

yang dapat menghambat proliferasi pada kanker kolon. Penelitian lain

menyebutkan Vitamin E mempunyai struktur yang mirip dengan Obat-obatan

golongan thiazolidine yang merupakan ligan

peroxisome proliferators activator

receptor γ (PPARγ) yang kuat, yang dapat memberikan efek antikarsinogenik.

Dapat disimpulkan bahwa

γ-tokopherol dapat berperan dalam menghambat

proliferasi dan atau bahkan menginduksi apoptosis dari sel-sel kanker.

(2)

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

γγγγ

-TOCOPHEROL as ANTICARCINOGENIC AGENT

Nurudin, 2007. 1

st

tutor

: Freddy Tumewu A., dr., MS.

2

nd

tutor : Suryadi Kurniawan, dr., Mkes.

Cancer is one of the leading causes of mortality. Frequently radiation

or chemotherapy leads to deleterious side effects although it causes

remission effectively. Therefore important to develop an effective anti

cancer agents with high prosperity in identifying malignant cells yet low

toxicity against the normal cells. Some vitamin E form may fall into this

category.

The aim of this literature study is to learn further about the mechanism

of γ-tocopherol as anti cancer agent.

The recent study demonstrates that

γ-tocopherol was more potential than α-

or β- tocopherol in inhibiting proliferation of DU-145, LNCaP, and CACo-2 cells.

γ-tocopherol inhibited cell cycle progression by reduction of cyclin D1 and cyclin

E level. It also inhibited COX-2 activities in colon cancer cells, as well as in

macrophages and epithelial cells. This could explain anti proliferative effect of

γ-tocopherol on colon cancer cells. The other study showed that vitamin E had

structural similarity with thiazolidine class of drugs which are powerful

Peroxisome Proliferator activator receptor

γ (PPARγ) ligan. That provided the

effect of anti-carcinogenic effect.

The concluded that

γ-tocopherol is capable to take part in inhibiting

proliferation and inducing apoptosis from cancer cell lines.

Keywords: Tocopherol, Cancer

(3)

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN

...ii

SURAT PERNYATAAN

...iii

ABSTRAK

... iv

ABSTRACT

... v

KATA PENGANTAR

... vi

DAFTAR ISI

...vii

DAFTAR TABEL

...ix

DAFTAR GAMBAR

... x

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan ... 2

1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah... 2

1.5 Metode Penelitian... 2

1.6 Lokasi dan Waktu...2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Vitamin E………...3

2.1.1 Sifat Kimia vitamin E...3

2.1.2 Struktur kimia vitamin E ... 4

2.1.2.1 Tocopherol

... 4

.

2.1.2.2 Tocotrienol ………...5

2.1.3 Fungsi vitamin E...5

2.1.4 Absorpsi, Transportasi vitamin E………..6

2.1.5 Satuan vitamin E………7

2.1.6 Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk vitamin E...7

(4)

Universitas Kristen Maranatha

2.1.8 Defisiensi vitamin E……….10

2.1.9 Akibat kelebihan vitamin E………..10

2.2 Radikal Bebas……….11

2.3 Antioksidan ... 12

2.4 Antioksidan dan hidroperoksida lipid………14

2.5 Sifat kimia

tocopherol yang berhubungan dengan aktivitas

antioksidan..………...14

2.6 Siklus sel...15

2.7 Fase-fase dalam siklus sel...16

2.8 Neoplasma...18

2.8.1 Sifat Neoplasma Jinak dan Ganas...20

2.8.1.1 Diferensiasi dan Anaplasi...20

2.8.1.2 Kecepatan Tumbuh...21

2.8.1.3 Invasi Lokal...21

2.9 Apoptosis...21

2.10 Mekanisme

tocopherol

dalam

menghambat

proliferasi

sel...25

BAB III PEMBAHASAN

………..28

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan ... 30

4.2 Saran ... 30

DAFTAR PUSTAKA

... 31

(5)

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk vitamin E... 8

Tabel 2.2

Nilai vitamin E total di dalam minyak tumbuh-tumbuhan ... 9

Tabel 2.3

Nilai alfa- dan gama- tocopherol dalambahan makanan ... 9

Tabel 2.4

Perbedaan morfologi sel jinak dan sel kanker... 24

(6)

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Struktur kimia tocopherol

... 4

Gambar 2.2 Struktur kimia Tocotrienol

... 5

Gambar 2.3 Radikal bebas merusak DNA ... 12

Gambar 2.4 Antioksidan memberikan elektron kepada radikal bebas ... 13

Gambar 2.5 Efek antioksidan terhadap pembentukan dan dekomposisi

peroksida lipid ... 14

Gambar 2.5 Siklus replikasi sel ... 16

(7)

Universitas Kristen Maranatha

iv

ABSTRAK

γγγγ

-TOCOPHEROL SEBAGAI AGEN PENCEGAH KANKER

Nurudin, 2007, Pembimbing I : Freddy Tumewu A. dr. MS.

Pembimbing II : Suryadi Kurniwan. dr., M.Kes.

Kanker merupakan salah satu penyebab mortalitas yang tinggi didunia.

Radiasi atau kemoterapi, walaupun kadangkala efektif menyebabkan/meginduksi

fase remisi, seringkali menimbulkan efek samping yang merugikan/mengganggu,

oleh karena itu penting kiranya untuk mengembangkan agen anti kanker yang

efektif, dengan kemampuan cukup tinggi dalam mengenali sel kanker tetapi

dengan toksisitas yang rendah terhadap sel normal. Vitamin E telah masuk ke

dalam kategori ini.

Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana

mekanisme kerja γ-tocopherol sebagai agen pencegah kanker.

Pada penelitian akhir-akhir ini diketahui bahwa

γ-tokopherol adalah agen

antikanker yang lebih poten apabila dibandingkan dengan

α- atau

γ-tocopherol

dalam menghambat proliferasi sel DU-145 (kanker prostat), LNCaP (kanker

prostat), dan CaCo-2 (kanker kolon).

γ-tocopherol dapat menghambat siklus sel

melalui penurunan jumlah Cyclin D1 dan Cyclin E. Selain itu

γ-tocopherol juga

dapat menghambat aktifitas cyclooxygenase didalam makrofag dan sel-sel epithel

yang dapat menghambat proliferasi pada kanker kolon. Penelitian lain

menyebutkan Vitamin E mempunyai struktur yang mirip dengan Obat-obatan

golongan thiazolidine yang merupakan ligan

peroxisome proliferators activator

receptor γ (PPARγ) yang kuat, yang dapat memberikan efek antikarsinogenik.

Dapat disimpulkan bahwa

γ-tokopherol dapat berperan dalam menghambat

proliferasi dan atau bahkan menginduksi apoptosis dari sel-sel kanker.

(8)

Universitas Kristen Maranatha

v

ABSTRACT

γγγγ

-TOCOPHEROL as ANTICARCINOGENIC AGENT

Nurudin, 2007. 1

st

tutor

: Freddy Tumewu A., dr., MS.

2

nd

tutor : Suryadi Kurniawan, dr., Mkes.

Cancer is one of the leading causes of mortality. Frequently radiation

or chemotherapy leads to deleterious side effects although it causes

remission effectively. Therefore important to develop an effective anti

cancer agents with high prosperity in identifying malignant cells yet low

toxicity against the normal cells. Some vitamin E form may fall into this

category.

The aim of this literature study is to learn further about the mechanism

of γ-tocopherol as anti cancer agent.

The recent study demonstrates that

γ-tocopherol was more potential than α-

or β- tocopherol in inhibiting proliferation of DU-145, LNCaP, and CACo-2 cells.

γ-tocopherol inhibited cell cycle progression by reduction of cyclin D1 and cyclin

E level. It also inhibited COX-2 activities in colon cancer cells, as well as in

macrophages and epithelial cells. This could explain anti proliferative effect of

γ-tocopherol on colon cancer cells. The other study showed that vitamin E had

structural similarity with thiazolidine class of drugs which are powerful

Peroxisome Proliferator activator receptor

γ (PPARγ) ligan. That provided the

effect of anti-carcinogenic effect.

The concluded that

γ-tocopherol is capable to take part in inhibiting

proliferation and inducing apoptosis from cancer cell lines.

Keywords: Tocopherol, Cancer

(9)

Universitas Kristen Maranatha

vi

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN

...ii

SURAT PERNYATAAN

...iii

ABSTRAK

... iv

ABSTRACT

... v

KATA PENGANTAR

... vi

DAFTAR ISI

...vii

DAFTAR TABEL

...ix

DAFTAR GAMBAR

... x

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan ... 2

1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah... 2

1.5 Metode Penelitian... 2

1.6 Lokasi dan Waktu...2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Vitamin E………...3

2.1.1 Sifat Kimia vitamin E...3

2.1.2 Struktur kimia vitamin E ... 4

2.1.2.1 Tocopherol

... 4

.

2.1.2.2 Tocotrienol ………...5

2.1.3 Fungsi vitamin E...5

2.1.4 Absorpsi, Transportasi vitamin E………..6

2.1.5 Satuan vitamin E………7

2.1.6 Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk vitamin E...7

2.1.7 Sumber vitamin E………..8

(10)

Universitas Kristen Maranatha

vii

2.1.9 Akibat kelebihan vitamin E………..10

2.2 Radikal Bebas……….11

2.3 Antioksidan ... 12

2.4 Antioksidan dan hidroperoksida lipid………14

2.5 Sifat kimia

tocopherol yang berhubungan dengan aktivitas

antioksidan..………...14

2.6 Siklus sel...15

2.7 Fase-fase dalam siklus sel...16

2.8 Neoplasma...18

2.8.1 Sifat Neoplasma Jinak dan Ganas...20

2.8.1.1 Diferensiasi dan Anaplasi...20

2.8.1.2 Kecepatan Tumbuh...21

2.8.1.3 Invasi Lokal...21

2.9 Apoptosis...21

2.10 Mekanisme

tocopherol

dalam

menghambat

proliferasi

sel...25

BAB III PEMBAHASAN

………..28

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan ... 30

4.2 Saran ... 30

DAFTAR PUSTAKA

... 31

(11)

Universitas Kristen Maranatha

viii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk vitamin E... 8

Tabel 2.2

Nilai vitamin E total di dalam minyak tumbuh-tumbuhan ... 9

Tabel 2.3

Nilai alfa- dan gama- tocopherol dalambahan makanan ... 9

Tabel 2.4

Perbedaan morfologi sel jinak dan sel kanker... 24

(12)

Universitas Kristen Maranatha

ix

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Struktur kimia tocopherol

... 4

Gambar 2.2 Struktur kimia Tocotrienol

... 5

Gambar 2.3 Radikal bebas merusak DNA ... 12

Gambar 2.4 Antioksidan memberikan elektron kepada radikal bebas ... 13

Gambar 2.5 Efek antioksidan terhadap pembentukan dan dekomposisi

peroksida lipid ... 14

Gambar 2.6 Siklus replikasi sel ... 16

Gambar 2.7 Pembentukan radikal bebas dan efeknya terhadap sel dengan dan

tanpa antioksidan ... 26

(13)

Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang

Kanker merupakan salah satu penyebab mortalitas yang tinggi didunia.

Radiasi dan kemoterapi, walaupun kadangkala efektif menyebabkan/meginduksi

fase remisi, seringkali menimbulkan efek samping yang merugikan/mengganggu,

oleh karena itu penting kiranya untuk mengembangkan agen anti kanker yang

efektif, dengan kemampuan cukup tinggi dalam mengenali sel kanker tetapi

dengan toksisitas yang rendah terhadap sel normal. Vitamin E telah masuk ke

dalam kategori ini (Jiang et al, 2004).

Vitamin E adalah istilah umum yang menggambarkan suatu kelompok yang

terdiri dari rantai yang larut dalam lemak yang dapat berfungsi sebagai

antioksidan. Vitamin E yang terdapat di alam terdiri dari delapan struktur yang

berhubungan, yaitu empat struktur tocopherol dan empat struktur tocotrienol yaitu

α

-

, β

-

, δ

-

,

dan

γ

-isoform. Isoform yang paling tinggi ditemukan di serum adalah

α-tocopherol. Walaupun dalam diet orang Amerika

α−

tocopherol jumlahnya 2-4

kali lebih tinggi daripada

γ

-tocopherol, namun pada penelitian dan studi

epidemiologi terbaru menyatakan bahwa mungkin

γ

-tocopherol memiliki efek

yang lebih baik daripada α-tocopherol sebagai agen pencegah kanker (Jiang et al,

2004).

γ-tocopherol memperlihatkan perbedaan kemampuan dalam mendetoksifikasi

nitrogen dioksida, menghambat pertumbuhan sel kanker yang telah di uji,

mencegah perubahan neoplastik pada sel fibroblast janin, dan menghambat

aktivitas

cyclooxygenase-2 (COX-2) di dalam makrofag dan sel epitel. Studi

terbaru menunjukan bahwa

γ

-tocopherol memainkan peranan unik dalam

(14)

Universitas Kristen Maranatha 2

γ

-tocopherol di dalam plasma dengan penurunan resiko untuk terkena kanker

prostat dan kanker kolon (Campbell et al, 2003).

1.2.

Identifikasi Masalah

Bagaimana mekanisme kerja γ-tocopherol sebagai agen pencegah kanker.

1.3.

Maksud dan Tujuan

Maksud dari penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memberi

informasi mengenai manfaat vitamin E sebagai salah satu agen pencegah kaker.

Tujuan dari penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengetahui peran

γ-tocopherol sebagai agen pencegah kanker.

1.4.

Manfaat Karya Tulis Ilmiah

Untuk menambah pengetahuan kita mengenai peranan vitamin E khususnya

γ

-tocopherol sebagai agen pencegah kanker

1.5. Metode Penelitian

Karya Tulis Ilmiah ini merupakan sebuah Studi Pustaka.

1.6.

Lokasi dan Waktu

(15)

Universitas Kristen Maranatha

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Pada penelitian-penelitian terbaru didapatkan fakta bahwa

γ

-tocopherol dapat

berperan dalam menghambat proliferasi dan atau bahkan menginduksi apoptosis

dari sel-sel kanker.

4.2 Saran

Tocopherol dapat menjadi alternatif lain dalam pengobatan kanker, selain itu

penggunaan

Tocopherol mempunyai tokisitas yang rendah dan dapat membantu

pencegahan peyakit.

(16)

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Adelina Simamora. 2003; Efek Tokoferol pada Peroksida Lipid.

Meditec

,11:44-55

Campbell S. E., Stone W., Lee S., Whaley S., Yang H., Qui M., et al. 2006.

comparative effect or RRR-alpha-and RRR-gamma-tocopherol on proliferatin

and apoptosis in human colon cancer cell lines.BMC Cancer, 6:13

Campbell Sharon E., Stone W.L., Whaley S.G., Qui M., Krishnan K. 2003.

Gamma tocopherol upregulates peroxisome proliferators activated receptor

(PPAR) gamma expression in SW480 human colon cancer cell lines.

BMC

Cancer

3:25

Cotran R. S., Kumar., Collins T. 1999. Molecular Basis of Cancer in

Robins

Pathology

. 6

th

ed. New York Sydney Tokyo: W. B. Saunders Co. P. 1093-1118

Edwin Djuanda. 2004; Anti Aging dan Rahasia Awet Muda. Jakarta:Fakultas

Kedokteran Universitas Indonesia. Hal 8 -12

Eko Riyanto & Yusuf Barakbah. 2004; Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik Penuaan

Kulit.

Berkala Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin

, (33): hal 269, 270,272

Elvina Karyadi. 2007. Antioksidan Resep Sehat & Umur Panjang Available

from:http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&a

rtid=337

Gysin R., Azzi A., Visarius T. 2002. Gamma –tocopherol inhibits human cancer

cell cycle progression and cell proliferation by down regulating of cyclin.

FASEB J

, 16:1952-1954

Garrow, J. S. dan James W.P.T.

Human Nutrition and Dietetics

. Edinburgh:

Churchil Livingstone, 9

th

ed. 1993

Jiang Q., Wong J., Fyrst H., Saba J.D., Ames B.N.

2004. Gamma-tocopherol or

combination of vitamin E form induce cell death in human prostate cencer cells

by interrupting sphingolipid synthesis.

Proceedings of the National Academy

of Sciences

,101:17825-17830

Jiang Q., Elson-Schwab I., Coutemanche C., Ames B.N.: 2000.

Gamma-tocopherol and its ajor metabolite, in contrast to alpha –Gamma-tocopherol, inhibits

cyclooxigenase activity in macrofages and epithelial cells.

Proceedings of the

National Academy of Sciences

, 97:11494-11499

(17)

Universitas Kristen Maranatha

Macdonald F., Ford C. H. J. 1997. Molecular Biology of Cancer.

Oxford BIOS

Scientific Publisher Ltd.

Robbins & Kumar.1995;

Buku Ajar Patologi I

. Edisi 4. Jakarta: EGC. Hal 203,

207

Robbins & Cotran. 2005;

Pathologic Basic of Dissease

. 7

th

ed, Pennsylvania:

Elsevier Saunders. Pp 270-280, 288-293

Sunita Almatsier. 2003;

Prinsip Dasar Ilmu Gizi

. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka

Utama. Hal 173-179

http://content.answers.com/main/content/wp/en/thumb/5/5f/270px-Image-Tocotrienol.jpg 1 Januari 2007

www.rozanski.gower.pl/tocopherol_files/tokopherol.bmp. 1 Januari 2007

http://site.firmagen.com/images/antioxidant.jpg. 1 Januari 2007

(18)

31

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Adelina Simamora. 2003; Efek Tokoferol pada Peroksida Lipid.

Meditec

,11:44-55

Campbell S. E., Stone W., Lee S., Whaley S., Yang H., Qui M., et al. 2006.

comparative effect or RRR-alpha-and RRR-gamma-tocopherol on proliferatin

and apoptosis in human colon cancer cell lines.BMC Cancer, 6:13

Campbell Sharon E., Stone W.L., Whaley S.G., Qui M., Krishnan K. 2003.

Gamma tocopherol upregulates peroxisome proliferators activated receptor

(PPAR) gamma expression in SW480 human colon cancer cell lines.

BMC

Cancer

3:25

Cotran R. S., Kumar., Collins T. 1999. Molecular Basis of Cancer in

Robins

Pathology

. 6

th

ed. New York Sydney Tokyo: W. B. Saunders Co. P. 1093-1118

Edwin Djuanda. 2004; Anti Aging dan Rahasia Awet Muda. Jakarta:Fakultas

Kedokteran Universitas Indonesia. Hal 8 -12

Eko Riyanto & Yusuf Barakbah. 2004; Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik Penuaan

Kulit.

Berkala Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin

, (33): hal 269, 270,272

Elvina Karyadi. 2007. Antioksidan Resep Sehat & Umur Panjang Available

from:http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&a

rtid=337

Gysin R., Azzi A., Visarius T. 2002. Gamma –tocopherol inhibits human cancer

cell cycle progression and cell proliferation by down regulating of cyclin.

FASEB J

, 16:1952-1954

Garrow, J. S. dan James W.P.T.

Human Nutrition and Dietetics

. Edinburgh:

Churchil Livingstone, 9

th

ed. 1993

Jiang Q., Wong J., Fyrst H., Saba J.D., Ames B.N.

2004. Gamma-tocopherol or

combination of vitamin E form induce cell death in human prostate cencer cells

by interrupting sphingolipid synthesis.

Proceedings of the National Academy

of Sciences

,101:17825-17830

Jiang Q., Elson-Schwab I., Coutemanche C., Ames B.N.: 2000.

Gamma-tocopherol and its ajor metabolite, in contrast to alpha –Gamma-tocopherol, inhibits

cyclooxigenase activity in macrofages and epithelial cells.

Proceedings of the

National Academy of Sciences

, 97:11494-11499

(19)

32

Universitas Kristen Maranatha

Macdonald F., Ford C. H. J. 1997. Molecular Biology of Cancer.

Oxford BIOS

Scientific Publisher Ltd.

Robbins & Kumar.1995;

Buku Ajar Patologi I

. Edisi 4. Jakarta: EGC. Hal 203,

207

Robbins & Cotran. 2005;

Pathologic Basic of Dissease

. 7

th

ed, Pennsylvania:

Elsevier Saunders. Pp 270-280, 288-293

Sunita Almatsier. 2003;

Prinsip Dasar Ilmu Gizi

. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka

Utama. Hal 173-179

Anonim.

http://content.answers.com/main/content/wp/en/thumb/5/5f/270px-Image-Tocotrienol.jpg 1 Januari 2007

Anonim. www.rozanski.gower.pl/tocopherol_files/tokopherol.bmp.1 Januari 2007

Anonim. http://site.firmagen.com/images/antioxidant.jpg. 1 Januari 2007

Referensi

Dokumen terkait

Aromaterapi dianggap lebih aman dibandingkan obat kimia sintetik karena minyak atsiri yang digunakan berasal dari bahan alami yang walallpun bekerja relatif lebih lamb at namlID

Hasil uji MTT pada sel Vero, terbukti ekstrak methanol daun tembelekan pada konsentrasi 500 µg/ml memiliki aktivitas sitotoksisitas dengan menghambat

Siput yang terinfeksi biasanya mem- punyai tingkat pertumbuhan dan tingkat kematian yang Pada umumnya cacing trematoda memerlukan lebih cepat dibandingkan dengan siput yang tidak

TA/TL/2020/1242 TUGAS AKHIR PENGARUH MIKROBA PELARUT FOSFAT SEBAGAI AGEN BIO RESTORASI DI KAWASAN KARST STUDI KASUS DI PERSEMAIAN Diajukan Kepada Universitas Islam Indonesia untuk

diatas dapat diketahui bahwa ekstrak yang lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri adalah ekstrak kulit batang mahoni bila dibandingkan dengan ekstrak biji

Ditinjau dari yang menganjurkan agar elite politik lebih susunan fungtornya, klausa kedua itu disusun menggunakan kalimat aktif dibandingkan pasif, dengan pola

Berdasarkan hasil penambatan molekuler diatas, diketahui bahwa nilai total energi ikatan dari kelima senyawa uji lebih kecil dibandingkan energi ikatan antara α-glukosidase dengan

Marigold dalam kondisi kering mengandung kadar lutein yang tinggi hingga mencapai 13,88 mg/gram.[17] Kadar lutein pada bunga marigold lebih tinggi dibandingkan dengan jagung dan