• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN EKSPRESI INTERLEUKIN-10 (IL-10) PADA KARSINOMA NASOFARING WHO TIPE 3 STADIUM III DAN STADIUM IV.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBEDAAN EKSPRESI INTERLEUKIN-10 (IL-10) PADA KARSINOMA NASOFARING WHO TIPE 3 STADIUM III DAN STADIUM IV."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

i

PERBEDAAN EKSPRESI INTERLEUKIN-10 (IL-10)

PADA KARSINOMA NASOFARING WHO TIPE 3

STADIUM III DAN STADIUM IV

TESIS

Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister

Program Studi Magister Kedokteran Keluarga

Minat Utama: Ilmu Biomedik

Oleh:

Dian Eka Mulyati

NIM S500809118

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)

commit to user

(3)

commit to user

(4)

commit to user

(5)

commit to user

v

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. IDENTITAS

Nama : dr. Dian Eka Mulyati

NIM : S 500809118

Tempat/Tanggal lahir : Sumbawa Besar, 10 Desember 1979

Agama : Islam

Jenis Kelamin : Perempuan

B. RIWAYAT PENDIDIKAN

1. TK Islam – Sumbawa Besar : Tahun 1984 - 1986

2. SDN 2 – Sumbawa Besar : Tahun 1986 – 1992

3. SMPN 1- Sumbawa Besar : Tahun 1992 – 1995

4. SMAN 1 – Sumbawa Besar : Tahun 1995 – 1998

5. FK.UMY – Yogyakarta : Tahun 1998 – 2005

6. PPDS I IK THT-KL FK UNS Surakarta : Tahun 2009 – sekarang

7. Magister Kedokteran Keluarga Minat : Tahun 2009 - sekarang

Biomedik Pascasarjana UNS

C. RIWAYAT PEKERJAAN

1. Dokter PTT Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa Kab. Sumbawa

Besar, Nusa Tenggara Barat

2. Dokter PNS Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa Kab. Sumbawa

(6)

commit to user

vi

D. RIWAYAT KELUARGA

1. Nama Orang Tua : H.Multazam,S.Pd

Hj.Nuryati

2. Nama Suami : Lukman Bayuwarsah, S.H

(7)

commit to user

vii

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT yang

telah melimpahkan berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menjalani

pendidikan sampai selesainya tesis ini, sebagai salah satu persyaratan dalam

memperoleh gelar Magister Kesehatan dalam Program Studi Kedokteran Keluarga

Minat Utama Ilmu Biomedik Program Pasca Sarjana Fakultas Kedokteran

Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Terima kasih penulis sampaikan kepada Prof. Dr. Ravik Karsidi, Drs., MS,

selaku rektor UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus M.S, selaku Direktur Program

Studi Pascasarjana UNS dan Dr. Hari Wujoso, dr., SpF., M.M, selaku Ketua

Program Studi Kedokteran Keluarga yang telah memberikan kesempatan penulis

untuk mengikuti pendidikan mencapai derajat Magister Kedokteran Keluarga di

Program Pasca sarjana UNS Surakarta.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang tidak

terhingga kepada Direktur RSUD Dr. Moewardi, drg. Basuki Soetardjo, MMR

dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Maret Surakarta Prof. Dr. Zaenal

Arifin Adnan, dr., SpPD KR-FINASIM, atas kesempatan yang diberikan kepada

penulis untuk menjalankan tugas sebagai residen THT-KL FK UNS di RSUD Dr

Moewardi.

Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada dr.Made Setiamika

Sp.THT-KL (K) selaku pembimbing dan Kepala Bagian SMF THT-KL RSUD

(8)

commit to user

viii

Kepada Prof.Dr. Ambar Mudigdo,dr. Sp.PA (K) selaku pembimbing yang

telah banyak memberikan nasihat, dukungan dan bimbingan pada penyusunan

tesis ini.

Ucapan terima kasih kepada Dra.Dyah Ratna Budiani, M.Si yang telah

memberikan arahan dan masukan pada penulis terutama minat biomolekuler.

Kepada Dr.dr.Ari Probandari,MPH.,PhD yang telah memberikan banyak

masukan dibidang statistik.

Kepada dr. Sarwastuti Hendradewi, SpTHT-KL, Msi.Med, selaku Ketua

Program Studi PPDS I Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas

Sebelas Maret, yang juga selaku pembimbing akademik, penulis mengucapkan

terima kasih banyak atas semua nasihat dan dukungan pada penulis selama ini.

Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada dr. Vicky Eko

Nurcahyo, SpTHT-KL, M.Sc, selaku Sekretaris Program Studi PPDS I Ilmu

Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret yang telah

banyak memberi nasihat dan bimbingan.

Kepada dr. Hadi Sudrajad, SpTHT-KL, Msi. Med, selaku Sekertaris

Bagian/ SMF THT-KL RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang telah banyak

memberi nasihat dan bimbingan selama menjalani program studi ini.

Kepada seluruh staf pengajar Ilmu Kesehatan THT-KL FK UNS: Prof.

EM. Dr. Muhardjo, dr., DHA, SpTHT-KL(K), dr. Djoko SS. SpTHT-KL(K),

MBA, MARS, Msi, dr. Sutomo Sudono, SpTHT-KL(K), Almarhum dr. Chairul

Hamzah, SpTHT-KL(K), dr. Sudargo, SpTHT-KL, dr. Bambang Suratman,

(9)

commit to user

ix

dr. Putu Wijaya Kandhi, SpTHT-KL, dr. Novi Primadewi, SpTHT-KL, MKes, dr.

Dewi Pratiwi, SpTHT-KL, MKes. Penulis mengucapkan terima kasih yang

sebesar-besarnya atas segala bimbingan dan arahan selama proses pendidikan dan

penyelesaian penelitian ini.

Terima kasih kepada teman sejawat residen THT-KL dan seluruh

paramedis RSUD Dr. Moewardi dan Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Dr.

Moewardi/FK UNS Surakarta dan semua pihak yang telah membantu baik secara

langsung maupun tidak langsung.

Kepada kedua orang tua H.Multasam S.Pd dan Hj.Nuryati yang selalu

mendoakan dan memberikan dukungan, semangat cinta dan kasih sayang, gelar

ini akan penulis persembahkan. Tak lupa kepada mertua Ir.H.Hasyim, M.P dan

Alm.Hj.Sri Wardhani,B.Sc.,SKM yang memberikan dukungan serta semangat

serta adik-adik yang selalu memberikan dukungan, bantuan dan doa kepada

penulis.

Khususnya untuk suami tercinta Lukman Bayuwarsah S.H dan anakda

tercinta Syifa Yusticia Chaerunisa terima kasih yang tidak terhingga atas segala

keiikhlasan,pengorbanan, kesabaran, pengertian, dorongan semangat, cinta, kasih

sayang dan doa yang tulus selama menempuh pendidikan sehingga penelitian ini

dapat penulis selesaikan.

Dengan segala kerendahan hati disadari bahwa tanpa bimbingan semua

staf pendidik dan bantuan semua pihak yang terlibat, maka karya ilmiah ini tidak

(10)

commit to user

x

Pada kesempatan ini pula penulis menyampaikan maaf yang

setulus-tulusnya kepada semua dosen, teman sejawat, paramedis dan karyawan di

lingkungan Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala

Leher Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, atas semua kesalahan dan

kekhilafan selama menempuh pendidikan dokter spesialis, dan magister

kedokteran keluarga.

Semoga Allah SWT selalu memberikan keberkahan rizki dan kelancaran

untuk menempuh tugas mulia sebagai dokter untuk kita semua, Aamiin.

Surakarta, Oktober 2014

(11)

commit to user

xi

DAFTAR ISI

Halaman Judul ……… i

Lembar Persetujuan ……… ii

Lembar Pengesahan ………... iii

Surat Pernyataan ……… iv

Riwayat Hidup ……….. v

Kata Pengantar ……….. vii

Daftar isi ………. xi

Daftar Gambar ……… xiii

Daftar Tabel ……… xiv

Daftar Lampiran ………. xv

Daftar Singkatan ……… xvi

Abstrak ………... xvii

Abstract………... xviii

Bab I Pendahuluan ………. 1

A. Latar Belakang Penelitian………. 1

B. Masalah Penelitian……… 2

C. Tujuan Penelitian………... 3

D. Manfaat Penelitian……… 4

Bab II Tinjauan Pustaka……….. 5

A. Anatomi Nasofaring……….. 5

B. Karsinoma Nasofaring………... 7

(12)

commit to user

xii

D. Interleukin-10 (IL-10) ………. 15

E. Infeksi Epstein Barr Virus Pada Nasofaring……… 17

F. Respon Imun Terhadap Tumor ……….... 19

G. Kerangka Teori………. 27

H. Kerangka Konsep………. 28

I. Hipotesis Penelitian……….. 28

Bab III Metode Penelitian ……… 29

A. Tempat dan Waktu……… 29

B. Jenis Penelitian……….. 29

C. Populasi dan Sampel………. 29

D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional………... 31

E. Alat Penelitian ……….. 33

F. Cara Kerja ………. 38

G. Alur Penelitian ……….. 39

H. Tehnik Analisis Data………... 40

Bab IV Hasil Penelitian……… 41

A. Diskripsi Karateristik Sampel ……… 41

B. Diskripsi dan Uji Beda Ekspresi Interleukin-10 ………… 44

Bab V Pembahasan ……….. 46

A. Data Dasar Karateristik Sampel ………. 47

B. Analisis Hasil Uji Beda Ekspresi Interleukin-10…………. 48

Bab VI Kesimpulan dan Saran ………. 51

(13)

commit to user

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Anatomi Nasofaring ……….. 7

Gambar 2.2 Induksi Respon Sel T Terhadap Tumor ……… 20

Gambar 2.3 Mekanisme Tumor Menghindari dari Sistem Imun …. 23

Gambar 4.1 Diagram Distribusi Umur ………. 42

Gambar 4.2 Diagram Distribusi Jenis Kelamin………. 43

(14)

commit to user

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Nilai P (Presentasi Jumlah Sel) ... 37

Tabel 3.2 Penilaian Intensitas Warna……….. 37

Tabel 4.1 Deskripsi Karateristik Sampel ……… 41

(15)

commit to user

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Ethical Clearence... 52

Lampiran 2. Formulir Persetujuan... 53

Lampiran 3. Status Penelitian... 54

Lampiran 4. Analisis Data... 57

(16)

commit to user

xvi

DAFTAR SINGKATAN

AJCC : American Joint Commite on Cancer

BCRF1 : Bam HI C Fragmen rightward Reading Frame

CD : Cluster of Diffrentiation

CTL : Citotoxic Lymposit

CSIF : Cytokine Syntesis Inhibitory Factor

EA : Early Antigen

EBV : Epstein Barr Virus

EBNA : Epstein Barr Nuclear Antigen

Ig : Imunoglobulin

IL-10 : Interleukin-10

KNF : Karsinoma Nasofaring

LMP : Latent Membran Protein

MHC : Major Histocompatibility Complex

NER : Nuclear Excission Repair

TGF β : Tumor Growth Factor β

vIL-10 : viral Interleukin-10

(17)

commit to user

xvii

ABSTRAK

Dian Eka Mulyati. S.500809118. 2014. PERBEDAAN EKSPRESI

INTERLEUKIN-10 (IL-10) PADA KARSINOMA NASOFARING WHO TIPE 3 STADIUM III DAN STADIUM IV. Pembimbing I : dr.Made Setiamika, Sp.THT-KL (K). Pembimbing II : Prof.Dr. Ambar Mudigdo,dr.Sp.PA(K). Tesis : Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Minat Biomedik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Latar Belakang : Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan bentuk tumor yang

berkaitan dengan infeksi virus Epstein-Barr (EBV). Interleukin-10 merupakan suatu modulator sel limfoid penting dan sekuennya bersifat homolog terhadap

open reading frame dari genom EBV.

Tujuan : Untuk menganalisis perbedaan antara ekspresi Interleukin-10 (IL-10)

pada karsinoma nasofaring WHO tipe 3 stadium III dan stadium IV

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain

cross sectional di Departemen THT-KL FK UNS/ RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Sampel diambil secara consecutive sampling mulai Maret 2014 sampai Agustus 2014. Peneliti menganalisis perbedaan ekspresi IL-10 menggunakan imunohiskomia pada KNF WHO tipe 3 stadium III dan stadium IV. Uji beda secara statistik dilakukan dengan mann-whitney test

Hasil : Dari 24 subjek penelitian didapatkan 12 penderita stadium III dan 12

penderita dengan stadium IV. Dari kedua kelompok ini didapatkan perbedaan tidak bermakna pada variabel umur dan jenis kelamin. Dari kedua kelompok ini dianalisis perbedaan ekspresi IL-10 pada kedua stadium didapatkan hasil yang bermakna ini bisa diartikan bahwa ada perbedaaan ekspresi IL-10 pada stadium III dan stadium IV. .

Kesimpulan : Terdapat perbedaan ekspresi IL-10 pada stadium III dan stadium IV

dimana ekspresi stadium IV lebih tinggi dibanding stadium III

(18)

commit to user

xviii

ABSTRACT

Dian Eka Mulyati. S.500809118. 2014. Differences in the Expression of Interleukin-10 in Nasopharyngeal Carcinoma Type 3 WHO Stage III And Stage IV. Advisor I: dr.Made Setiamika, ENT Consultant. Advisor II: Prof.Dr. Ambar Mudigdo,dr.Anatomic Pathologic Consultant. Thesis: Family Medicine Master Program, Sebelas Maret University Surakarta

Background: Nasopharyngeal carcinoma (NPC) is a representative tumor related

to Epstein-Barr Virus (EBV) infection. Interleukin-10 (IL-10) has been implicated as an important modulator of lymphoid cells, and its sequence is homologous to an open reading frame in the EBV genome.

Aim : To Analyze the differances between the Expression of Interleukin-10 in

Nasopharyngeal Carcinoma Type 3 WHO Stage III And Stage IV.

Metode : This study is observational analytic cross-sectional design in ENT

Departement the Medical Faculty UNS/Dr. Moewardi Hospital Surakarta. Sampel taken consecutive sampling method and collected from March to August 2014. The authors analyze differances the Expression of Interleukin-10 with immunohistochemical on Nasopharyngeal Carcinoma Type 3 WHO Stage III And Stage IV. Statistic data were analyzed with mann-whitney test.

Results: From 24 subjects obtained 12 patients Stage III And 12 patients Stage

IV. From both groups were analyzed found no significant difference in age and gender variable. From both groups were analyzed difference IL-10 expression on both stage the result is significant can be interpreted that there are diffrerence in IL-10 expression in Stage III and Stage IV.

Conclusion: There are a significant difference expression IL-10 in Stage III and

Stage IV in which the expression of Stage IV higher than Stage III.

Gambar

Gambar 2.1 Anatomi Nasofaring …………………………………..
Tabel 3.1 Nilai P (Presentasi Jumlah Sel) .................................................

Referensi

Dokumen terkait

1. Evaluasi kebijakan pemilihan Kepala Desa berbasis electronic Voting Menunjukkan 6 indikator yaitu: 1) Efektifitas, Dalam pemilihan kepala desa menggunakan

1) Partisipasi siswa di dalam menetapkan tujuan kegiatan belajar mengajar. 2) Tekanan pada aspek afektif dalam pengajaran. 3) Partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

[r]

Ratna Paranti, Maria. Perspectives and Social Contacts between the English and the Indians during British Colonialism in India as Seen in E. Forster’s A Passage to India.

a.pengembangan usaha bersama yang dimiliki oleh Desa untuk mencapai nilai ekonomi yang berdaya saing; b.kegiatan kemasyarakatan, pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan

Nadhifia Iryadini, Mitha Rizkyta, Noor Budiarti, Terima kasih ciwi-ciwi atas dukungan, semangat dan bantuannya hingga tugas akhir ini bisa selesai dengan baik.3.

Penulisan tugas akhir ini mengangkat judul Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Adobe Flash Pro CS 5.5 Pada Pembelajaran IPA Untuk

Kelompok B terdiri dari genotipe BM78 dan BM01, genotipe ini mengelompok berdasarkan panjang daun berukuran panjang, perilaku tajuk tegak semi tegak, intensitas daun