KARYA ILMIAH TENTANG
ROKOK
DISUSUN OLEH :
NAMA: EKA SIBYANA ALMIL
NIM : 10010210009
PRODI
: FISIKA
Pertama-tama puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha kuasa,karena atas berkat dan kasih-Nya yang begitu besar diberikan sehingga saya telah dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan baik dan harapan saya agar karya ilmiah ini bisa dapat memberikan yang terbaik kepada kita semua dan memberikan manfaat yang baik kepada kita semua.
Adapun maksud dan tujuan dari membuat karya ilmiah ini yaitu untuk memupuk dan meningkatkan kesadaran kita dan pada khususnya dikalangan para remaja akan pentingnya bahaya rokok yang sering muncul atau ada ditengah-tengah kita.
Karya ilmiah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah biologi.Karya tulis ini menganalisa tentang pencegahan Rokok yaitu maraknya anak remaja yang tercandu Rokok pada saat ini.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah dapat dipetik dari karya ilmiah ini.Semoga dengan adanya karya ilmiah ini dapat menambah wawasan bagi para teman-teman siswa.
Tangerang, 28 maret 2012
Penyusun
DAFTAR ISI Kata Pengantar
... ...
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
... ( 1.1 )
Perumusan Masalah
...( 1.2 )
Tujuan Penelitian
... ( 1.3 )
Manfaat Penelitian
...( 1.4 )
BAB II
Tinjauan Pustaka
Pembuatan rokok
... ( 2.1)
BAB III
Metode Penelitian
...( 3.1 )
Teknik Pengumpulan Data
...( 3.2 ) Teknik Analisis Data
...
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
......( A )
Saran
......( B )
Daftar Pustaka
...
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang masalah
Selain itu, remaja indonesia cenderung menganggap bahwa merokok merupakan suatu tindakan yang mampu membuat mereka terlihat lebih dewasa, hebat, dan kuat, sehingga lama-kelamaan merokok menjadi kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan.
Dengan kebiasaan mereka akhirnya uang mereka habis dengan,karena kalau mereka tidak rokok mereka merasa bahwa mereka seorang laki-laki yang jantan.mereka tidak pernah memikirkan untuk makan yang penting rokok dulu.kadang jajan mereka habis hanya untuk beli rokok,satu hari bisa habis 5 bungkus kasian orang tua mereka yang tidak tahu apa-apa.ada anak yang tidak punya uang beli akhirnya mereka mencuri uang orang tua mereka .
Rokok juga kadang-kadang mematikan orang tapi mereka tidak pernah takut,mereka tetap dengan kebiasaan mereka.sekali pun dokter sudah melarang karna dalam tubuh mereka sudah rusak.bukan hanya rokok tapi juga ada sampingnya yaitu kopi dan alkohol.ada juga anak baru umur 7 tahun sudah tahu merekok karna di lihat dari orang Tua atau orang dewasa.akhirnya mereka coba-coba ketagihan juga denga rokok.
1.2 Rumusan Masalah
Dari uraian di atas, dapat kita kembangkan permasalahan pokok yang diteliti dalam penelitian ini, yaitu :
1. Apa keistimewaan rokok sehingga remaja Indonesia menkonsumsi rokok?
2. Apa saja dampak dari merokok?
3. Bagaimana cara agar remaja dapat lepas dari rokok?
1.3. Tujuan Penelitian
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini : 1. Memberikan gambaran tentang bahaya rokok.
2. Mendorong sesama remaja Indonesia untuk hidup bebas rokok. 3. Membantu remaja Indonesia untuk berhenti merokok.
1.4. Batasan Masalah
1.Penyebab ketertarikan remaja kepada rokok. 2.Dampak-dampak yang timbul dari merokok. 3.Kiat-kiat agar remaja dapat hidup bebas rokok.
1.5. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah :
1. Membantu sesama remaja Indonesia untuk tidak dan berusaha berhenti merokok.
2.Menambah wawasan remaja Indonesia mengenai merokok
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Pembuatan rokok
dapat kita ketahui langsung dari bungkus rokok itu sendiri adalah komposisi nikotin dan tar-nya. Ada beberapa merk rokok yang kandungan nikotin dan tar-nya cukup rendah, contohnya saja rokok SM (inisial) yaitu 1,0 mg nikotin dan 14 mg tar. Namun bukan berarti rokok tesebut menjadi patut kita konsumsi, karena tetap saja pemakaian rokok yang terus menerus dapat berakibat buruk bagi pemakainya.
Sementara itu, ada juga berbagai merk rokok lainnya yang memiliki kandungan nikotin dan tar yang jauh lebih besar, misalnya saja rokok DB (inisial) dengan kandungan nikotin1,6 mg dan kandungan tar 25 mg. belum lagi merk-merk rokok ekspor yang di jual bebas di indonesia yang berkandungan nikotin dan tar yang `berat`.
Pada umumnya, merk-merk rokok terkenal, maha, dan di proses secara modern memiliki kandungan nikotin yang murni dan terjamin keasliannya.
Sementara itu, merk-merk rokok yang terbelakang dan hanya di proses secara manual kebanyakan berkandungan nikotin yang kurang murni karena tembakau bagi rokok itu sendiri seringkali di campur oleh daun teh
Berikut ini merupakan rangkaian pembuatan rokok secara manual, yaitu :
1. Tembakau di jemur untuk dikeringkan.
2. Lalu tembakau yang telah di jemur tersebut di potong dengan alat pemotong.
3. Kemudian hasil potongan-potongan tembakau tersebut di simpan dalam jangka waktu tertentu.
4. Selanjutnya, tembakau tersebut di linting dengan menggunakan sebuah alat manual.
5. Hasil lintingan tembakau tersebut dilapisi oleh kertas rokok dan di beri gabus pada ujungnya untuk kemudian di linting sehingga jadilah rokok tradisional yang lengkap dan sederhana.
6. Terakhir, rokok-rokok hasil manual tersebut dimasukkan ke dalam bungkus-bungkus rokok yang telah di beri merk.
.
METODELOGI PENELITIAN
1.1. Metode Penelitian
Metode yang saya gunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah metode kepustakaan yaitu metode dengan mengambil data dari internet atau artikel
1.2. Populasi dan Sampel a. Populasi
Populasi merupakan suatu objek atau subjek dengan karakteristik tertentu yang akan di teliti,populasi dari penelitia ini adalah
masyarakat perokok atau bukan perokok yang bertempat tinggal dikupang.
b. Sample
Sampel adalah bagian dari populasi akan di teliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang di miliki populasi.
Teknik samping yang gunakan dalam penelitian adalah purposive sampling karena akan dieksplorasi adalah persepsi masyarakat secara umun dan untuk mempercepat pengambilan data masyarakat dimaksut dalam penelitian ini adalah masyarakat perokok dan masyarakat bukan perokok.
A. Penyajian data
Menurut laporan yang dicetak oleh pos kupang media pada tanggal 12 Februari 2009, dari 3 ratus pecandu rokok dan alkohol berbahaya (narkoba) 90% adalah generasi muda, termasuk 20.000 mahasiswa. Karena itu, rokok menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup bangsa akhir-akhir ini. Pak habel Almet, Kepala Dinas kesehatan kupang dikatakan sebanyak 100 siswa di 80 SMU kupang selama tahun 2007/2008 terlibat tindak kecanduan rokok dan miniman alkohol. Sedangkan 100 siswa sisanya ditindak dengan pembinaan agar jera, dan tidak mempengaruhi teman lain yang belum terkena sebagai seorang perokok tersebar di kupang.
B. Pemecahan Masalah
Berdasarkan hasil perolehan data pada penyajian data diatas dapat disimpulkan bahwa yang banyak mengkomsusi rokok adalah sebagai berikut:
1. Golongan Mahasiswa ( 90% )
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1.
Penyebab-penyebab rokok beredar dikalangan
masyarakat
Penyebabnya yaitu sebagai berikut ini :
1. Kurangnya perhatian dan pendidikan agama oleh keluarga 2. Pengaruh lingkungan yang tidak baik
3. Tekanan Psikologi yang di alami remaja 4. Gagal dalam studi/pendidikan.
5. Peranan media masa
4.2
. Upaya Pencegahan mengonsumsi Rokok di
kalangan Remaja
Upaya ini seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama.Dalam hal ini semua pihak termasuk orangtua,guru,dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai dengan mengomsumsi terhadap anak-anak kita.
Adapun upaya-upaya yang lebih kongkrit yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang mengomsumsi rokok,atau mungkin melakukan razia mendadak secara rutin.Kemudian pendampingan dari orangtua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.
akan bahaya kecanduan rokok yang sewaktu-waktu menjerat anak-anak kita sendiri.
Dengan berbagai upaya tersebut diatas,mari kita jaga dan awasi anak didik kita dari bahaya kencanduan rokok tersebut,sehingga harapan kita untuk meneruskankan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, kami menyimpulkan bahwa :
1. Sesungguhnya, rokok memiliki amat banyak dampak buruk dibandingkan dengan dampak positifnya yang hanya sekedar berhubungan dengan penampilan yang modern dan asyik.
2. Remaja Indonesia yang telah terlanjur menjadi penkonsumsi rokok masih bisa berhenti merokok dengan kemauan dan berbagai cara yang mudah ditempuh.
3. Sesungguhnya dengan merokok, remaja justru menonjolkan ketidakmampuannya dalam mengatasi tantangan hidup.
4. Masih ada kesempatan bagi remaja yang pernah merokok untuk memperoleh masa depan yang cerah.
B. Saran
Adapun saran kami terhadap penelitian ini :
1. Semoga hasil penelitian ini dapat dipergunakan untuk mendorond sesama remaja Indonesia untuk tidak dan berhenti merokok.