i
DAFTAR ISI
BAB 1. PENDAHULUAN ... 1
1.1 Skema Perjanjian Pinjaman ... 1
1.2 Lokasi Proyek ... 2
1.3 Latar Belakang Proyek ... 3
1.4 Tujuan Proyek ... 3
1.5 Paket Konstruksi ... 4
1.5.1 Pekerjaan Paket Konstruksi ... 6
1.5.2 Volume Pekerjaan ... 7
1.5.3 Metode Pengerukan ... 7
1.5.4 Metode Pengangkutan ... 8
1.5.5 Rangkaian Pelaksanaan Proyek... 8
1.5.6 Lokasi Pembuangan ... 8
BAB 2. AKTIVITAS KONSULTAN ... 9
2.1 Ringkasan Aktivitas Kunci Konsultan ... 9
2.1.1 Supervisi Pekerjaan ... 9
2.1.2 Pengendalian Proyek secara Umum ... 9
2.1.3 Pengelolaan Lingkungan ... 10
2.1.4 Rencana Pemukiman Kembali (RPs) ... 10
2.1.5 Ganti Rugi (GR) / Mekanisme Penanganan Keluhan (GRM)... 10
2.1.6 Lain-lain ... 10
2.2 Pengorganisasian Proyek ... 10
2.2.1 Penatalaksanaan Pelaksanaan Proyek ... 10
2.2.2 Unit Pusat Pengendalian Proyek (CPMU) ... 12
2.2.3 Unit Pusat Pelaksanaan Proyek (CPIU) ... 12
2.2.4 Sekretariat Unit Pusat Pelaksanaan Proyek (CPIU) ... 12
2.2.5 Unit Pelaksanaan Proyek (PIUs) ... 13
2.2.6 Konsultan Supervisi Konstruksi ... 13
2.3 Aktivitas Utama Konsultan ... 14
2.3.1 Pembentukan Kantor Pusat Konsultan dan Kantor Lapangan ... 14
2.3.2 Mobilisasi Personil Konsultan ... 14
2.3.3 Pelaporan ... 19
2.3.4 Biaya Jasa Konsultansi ... 19
2.4 Aktivitas Supervisi Konstruksi ... 19
2.4.1 Penjaminan Kualitas / Pengendalian Kualitas ... 19
2.4.2 Kondisi Lapangan Paket 6 dan Penyelidikan Tanah... 22
2.4.3 Pengerukan ... 24
2.4.4 Pekerjaan Mekanika / Kelistrikan ... 24
2.4.5 Paket 8 (Stasiun Pompa Sentiong) ... 25
2.4.6 Teknik Sungai : ... 25
2.5 Aktivitas Supervisi Selain Konstrukai ... 25
2.5.1 Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan ... 25
2.5.2 Pelaksanaan Rencana Pemukiman Kembali/Penanganan Keluhan/Resolusi Konflik ... 29
2.5.3 Sistem Ganti Rugi/Penanganan Keluhan ... 31
2.5.4 Pengadaan... 32
BAB 3. AKTIVITAS DAN PROGRES PROYEK ... 33
3.1 Umum ... 33
3.2 Aktivitas Utama dan Progres Paket Konstruksi ... 36
3.2.1 Aktivitas Utama ... 36
3.2.2 Kegiatan Pemeliharaan dalam Periode Liabilitas (Q3-2017) ... 47
3.2.3 Progres Fisik dan Finansial ... 47
BAB 4. RENCANA KEGIATAN TRIWULAN BERIKUTNYA ... 60
BAB 5. ISU DAN REKOMENDASI ... 61
ii
TABEL
Tabel 1. 1 Alokasi Anggaran untuk Komponen 1 berdasarkan Unit Pelaksana dan Paket (dalam USD) ... 4
Tabel 1. 2 Alokasi Anggaran untuk Komponen 2 (dalam USD) ... 5
Tabel 1. 3 Kontrak, Pinjaman dan Pembagian APBN/D berdasarkan Paket (dalam juta IDR)... 5
Tabel 1. 4 Floodway, Kanal dan Bak Retensi Paket Konstruksi dalam Proyek ... 6
Tabel 1. 5 Volume Keruk dan Rehabilitasi Tanggul ... 7
Tabel 1. 6 Tahapan Pekerjaan Konstruksi Proyek ... 8
Tabel 2. 1 Pembentukan Kantor Pusat Konsultan dan Kantor Lapangan ... 14
Tabel 2. 2 Daftar Mobilisasi Staf (September 2017) ... 14
Tabel 2. 3 Status Finansial Konsultan ... 19
Tabel 2.4 Kontraktor dan Status Konstruksi dalam JUFMP/JEDI ... 19
Tabel 2.5 Volume Keruk Per STA di Floodway Upper Sunter ... 24
Tabel 2.6 Volume Keruk Per STA di Kanal Banjir Barat ... 24
Tabel 3. 1 Paket dalam Pengerjaan ... 33
Tabel 3. 2 Paket yang Berakhir Periode Liabilitas ... 33
Tabel 3. 3 Paket dalam Periode Liabilitas ... 33
Tabel 3. 4 Kontrak, Pinjaman dan Pembagian APBN/D berdasarkan Paket (dalam IDR) ... 33
Tabel 3. 5 Nilai Kontrak dan Pembayaran berdasarkan Paket dan Sumber Dana (dalam IDR) ... 34
Tabel 3. 6 Pengerukan s.d. Q3-2017 ... 34
Tabel 3. 7 Pekerjaan Konstruksi dan Progres Finansial, Q3-2017 ... 34
Tabel 3. 8 Tanggal Penyelesaian Konstruksi dan Periode Liabilitas ... 47
GAMBAR
Gambar 1.1 Alokasi Pinjaman antar Unit Pelaksana ... 2Gambar 1.2 Alokasi Anggaran untuk Komponen 1 JUFMP (dalam juta USD) ... 5
Gambar 2.1 Penatalaksanaan Pelaksanaan Secara Keseluruhan ... 10
Gambar 3.1 Progres Finansial (Q3-2017, miliar IDR) ... 35
Gambar 3.2 Material Keruk yang Dibuang di CDF Ancol (dalam ribu m3), Q3-2017*... 35
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 1 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
BAB 1.
PENDAHULUAN
1.1
Skema Perjanjian Pinjaman
Skema Perjanjian Pinjaman Pendanaan Proyek adalah sebagai berikut:
Unit Pelaksana
:
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan PenandatangananPinjaman
:
17 Februari 2012
Mulai Berlaku
:
90 hari setelah penandatanganan pinjaman Tanggal Penutupan:
31 Maret 2017–
Perjanjian Pinjaman Awal
28 Februari 2019
–
Amandamen No.2
Jumlah Pinjaman
: USD 139,640,000
Amandemen No. 2 Perjanjian Pinjaman
Proyek terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut:
Bagian 1. Pengerukan, rehabilitasi dan peningkatan kapasitas aliran
floodways,
kanal dan bak retensi yang
dipilih.
(a)
Pengerukan dan rehabilitasi lokasi Proyek yang terdiri dari sebelas (11) floodway, dengan panjang keseluruhan
sekitar 67.5 kilometer, dan empat (4) bak retensi, dengan luas keseluruhan sekitar 65.1 hektar, yang telah
diidentifikasi sebagai prioritas bagian dari sistem pengendalian banjir Jakarta yang membutuhkan rehabilitasi
mendesak dan peningkatan kapasitas arus; dan pengangkutan serta pembuangan material di Tempat
Pembuangan yang dikeruk dari Lokasi Proyek;
(b)
Rehabilitasi dan/atau pembangunan sekitar 42.2 kilometer tanggul di Lokasi Proyek dan penggantian atau
perbaikan peralatan mekanis sebagaimana diperlukan;
(c)
Pembangunan stasiun pompa drainase sekitar empat puluh (40) meter kubik per detik di dalam Lokasi Proyek
DJSDA.
Bagian 2. Asistensi teknis untuk pengendalian proyek, perlindungan sosial dan peningkatan kapasitas.
(a)
Mendukung manajemen kontrak, kajian desain teknik, pengawasan konstruksi dan bantuan teknis untuk
melaksanakan Proyek, termasuk Kerangka Kebijakan Pemukiman Kembali, Rencana Pemukiman Kembali dan
Sistem Penanganan Keluhan;
(b)
Meningkatkan koordinasi kelembagaan dalam operasi dan pemeliharaan sistem pengendalian banjir di Jakarta,
serta membangun Sistem Informasi Manajemen Banjir;
(c)
Pelaksanaan Rencana Pemukiman Kembali;
(d)
Pembentukan dan operasi Sistem Penanganan Keluhan.
;
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 2 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
Kategori Pinjaman
menjadi
Kategori
Alokasi Jumlah Pinjaman (USD)
Persentase (%) Pembiayaan (termasuk Pajak) Awal Amandemen
(1) Pekerjaan dalam Proyek Bagian 1
(a) Pekerjaan Bagian 1 di Bawah Proyek Direktorat Jenderal SDA 42,400,000 71,100,000 80% (b) Pekerjaan Bagian 1 di Bawah Proyek Dit. Jen. Cipta Karya 17,800,000 17,800,000 80%
(c) Pekerjaan Bagian 1 di Bawah Proyek DKI 69,340,000 40,640,000 67%
(2) Jasa Konsultansi, Barang dan Jasa Non-Konsultansi Bagian
(3) Proyek 2(a) dan Bagian Proyek 2(d) 10,100,000 6,800,000 100%
(4) Biaya Operasional Tambahan dalam Proyek Bagian 2(a) - 300,000 100% (5) Jasa Konsultansi, Barang dan Jasa Non Konsultansi dalam Proyek
Bagian 2 (e) - 3,000,000 100%
J u m l a h 139,640,000 139,640,000
Gambar 1.1 Alokasi pinjaman antar Unit Pelaksana
1.2
Lokasi Proyek
DJSDA 78.2 56% DJCK
17.8 13% Litbang
3.0 2%
DKI 40.6 29%
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 3 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
1.3
Latar Belakang Proyek
Jakarta merupakan Pusat Kota Utama di Indonesia
. Jakarta merupakan pusat komersial utama di Indonesia.
Urbanisasi daerah telah berkontribusi membuat Jakarta menjadi salah satu wilayah metropolitan terbesar di dunia.
Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta)
1meliputi wilayah sekitar 650 km² dengan populasi sekitar 9,6 juta pada
tahun 2010, sedangkan populasi Greater JAKARTA (mencakup sekitar 7.300 km²) mencapai 27,9 juta
2. Pertumbuhan
yang cepat dan pembangunan yang tidak memadai akan pelayanan publik telah mengkontribusikan sejumlah masalah
yang paling buruk yang berindikasi pada banjir yang membawa petaka yang seolah tak akan berhenti.
Infrastruktur Pengendalian Banjir di Jakarta
. Wilayah Jakarta dikelilingi oleh beberapa gunung berapi aktif yang
lerengnya membentuk daerah resapan hulu dari 13 sungai besar yang mengalir melintasi Jakarta hingga ke Laut Jawa.
Musim hujan dimulai akhir Nopember dan berakhir di awal April. Jakarta menduduki daerah dengan dataran kecekungan
terendah. Empat puluh persen wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut, termasuk sebagian besar wilayah
Jakarta Utara, yang saat ini sangat terancam oleh penurunan tanah akut. Prinsip mendasar akan pengendalian banjir di
Jakarta adalah dengan mengalihkan arus puncak dari daerah hulu di sekitar jantung kota, mengalirkannya ke Timur dan
Barat Jakarta melalui dua kanal banjir utama yang bermuara di teluk Jakarta. Di dalam kota, sistem drainase makro
terdiri dari 13 sungai dan kanal-kanal drainase dalam jumah besar. Sistem drainase makro dapat dibagi ke dalam
beberapa subsistem yang dipisahkan oleh pintu air. Di daerah dengan dataran rendah terdapat banyak gundukan, yang
merupakan proteksi yang memanfaatkan waduk-waduk retensi pada titik terendah dan mengendalikan tingkat air
berlebih dengan pompa. Namun demikian, sistem pengendalian banjir yang direncanakan awal masih belum lengkap
dan tidak berfungsi sepenuhnya sebagaimana sebuah sistem yang terintegrasi. Kanal banjir Timur akhir-akhir ini
diselesaikan namun belum sepenuhnya berfungsi. Selain itu, kanal timur-barat belum dihubungkan ke dalam sistem
pengalihan terpadu, yang memungkinkan pengendalian dan pengawasan air luapan yang lebih baik. Buruknya kondisi
sistem, minimnya operasional dan pemeliharaan, dan kurang memadainya pengelolaan drainase lokal mengakibatkan
begitu banyak genangan yang begitu cepat terjadi selama turun hujan.
Penyebab Banjir di Jakarta
. Tren urbanisasi secara keseluruhan merupakan pangkal penyebab banjir di Jakarta.
Gangguan dan/atau pengembangan daerah resapan yang mendesak telah menghasilkan baik meningkatnya limpasan
air hujan maupun minimnya daerah retensi air luapan alami baik di dalam kota maupun di daerah resapan hulu.
Bertambahnya penduduk dan minimnya pengendalian limbah padat telah menyebabkan kanal dan alirannya tersumbat
limbah, diperburuk oleh pemeliharaan yang minim telah memperlemah struktur dan sedimen. Beberapa kanal beroperasi
kurang dari sepertiga kapasitas aslinya. Penurunan tanah terus terjadi pada angka yang semakin mengkhawatirkan,
pada prinsipnya disebabkan oleh abstraksi air dalam tanah yang terus menerus. Penurunan tanah berdampak pada
kerentanan yang meningkat terhadap terjadinya banjir karena semakin menurunnya kapasitas aliran luapan ke laut dan
meningkatnya risiko banjir pasang.
Lembaga Pengendalian Banjir di Jakarta
. Tanggung jawab akan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur banjir di
Jakarta dibagi menjadi dua: Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni
Balai Besar Wilayah Sungai
Ciliwung - Cisadane (BBWSCC)
3di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum;
Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum; dan DKI, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DTA-DKI)
4,
bertanggung jawab atas saluran, kanal dan kolam retensi yang sudah ada.
1.4
Tujuan Proyek
Tujuan Pembangunan Proyek Mitigasi Mendesak Banjir Jakarta/Inisiatif Pengerukan Darurat Jakarta adalah untuk berkontribusi kepada peningkatan operasional dan pemeliharaan prioritas dari sistem pengendalian banjir Jakarta. Tujuan Proyek dapat dicapai melalui:
a) Pengerukan pada floodways, kanal dan bak-bak retensi kunci yang dipilih, untuk meningkatkan kapasitas aliran, dan membuang material kerukan di tempat yang memadai;
1 Jakarta secara resmi ditunjuk sebagai provinsi dengan status khusus sebagai ibu kota Indonesia yaitu, DKI Jakarta (atau 'Daerah Khusus Ibukota Jakarta’). 2 Lebih dari dua kali lipat populasi 11,9 juta pada tahun 1980.
3 Badan pengelolaan bak sungai untuk Sungai Ciliwung dan Cisadane, merupakan badan Pemerintah Pusat yang ditugaskan sebagai Organisasi DAS.
4 Juga dibantu oleh sub-dinasnya (atau sub-departemen di tingkat kota). Secara administratif, DKI Jakarta dibagi ke dalam lima kota (yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat) dan satu kabupaten (yakni Kepulauan Seribu; kumpulan pulau kecil yang terletak di Laut Jawa).
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 4 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
b) Rehabilitasi dan membangun tanggul, dan memperbaiki atau mengganti peralatan mekanik, begitupun floodways,
kanal dan bak retensi kunci yang dipilih untuk menopang dan meningkatkan kinerjanya;
c) Membentuk koordinasi institusional di antara tiga pihak yang bertanggung jawab untuk mendorong pembangunan, kinerja dan pemeliharaan sistem pengendalian banjir yang terkoordinir, dan
d) Memperkuat kapabilitas pihak yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerja, pemeliharaan dan pengelolaan sistem pengendalian banjir Jakarta.
1.5
Paket Konstruksi
Tujuan utama Proyek adalah untuk meningkatkan sistem pengendalian banjir Jakarta dan mengurangi waktu dan durasi
banjir dengan mengeruk
floodways, kanal dan bak retensi yang dipilih dan membuang material galian (kerukan) di tiga
tempat yang dikondisikan yang masing-masing jauh dari lokasi konstruksi yang diajukan. Sebagaimana dibahas dalam
bagian lain dari Laporan Awal ini, terdapat 13 (tiga belas) sungai yang mengalir ke utara melintasi Jakarta. Hal ini
membentuk sistem drainase makro tersendiri. Seiring waktu, buruknya kinerja, pemeliharaan dan pengelolaan limbah
padat yang tidak efektif, telah mengakibatkan endapan dalam jumlah yang luar biasa dan limbah padat yang
menggunung. Selain itu, pengembangan lahan hulu yang tidak terawasi (disengaja) telah menyebabkan meningkatnya
limpasan permukaan dan berkurangnya daerah retensi air bah yang alami karena pengalihan permukaan (berkurangnya
daerah hutan, bertambahnya rumah dan jalan, dan sebagainya). Dampak dari perubahan iklim juga telah mengubah
hidrologi wilayah yang berakibat pada curah hujan dengan durasi yang lebih lama dan intensif berulang kali dan adanya
alih waktu musim hujan dan kemarau.
Proyek akan memfokuskan pada 11 (sebelas) kanal dan 4 (empat) bak retensi yang telah diidentifikasi sebagai prioritas.
Lingkup utama pengerjaan proyek meliputi: (i) pengerukan
floodways, kanal, dan bak retensi dan membuang material
kerukan di tiga tempat pembuangan terpisah; (ii) rehabilitasi dan pembuatan tanggul dan memperbaiki atau mengganti
peralatan mekanik dengan beragam struktur; dan (iii) membangun stasiun pompa Sentiong.
Satu perhatian manajemen sehubungan dengan proyek ini adalah penguatan koordinasi dan kerja sama yang efektif dari
tiga otoritas pemerintah yang terpisah. Berdasarkan Undang-Undang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat , [melalui dua departemennya- Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air], dan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bertanggung jawab untuk mengatur berbagai aspek dalam sistem pengendalian banjir
Jakarta. Departemen-departemen dalam Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab atas
floodways
yang
melintasi batas provinsi; sementara Dinas Pekerjaan Umum DKI (DPU-DKI) bertanggung jawab atas saluran dan bak
retensi yang mengelilinginya.
Untuk Proyek ini, berikut pekerjaan yang berada di bawah tiga pihak yang berbeda:
Di bawah KemenPUPeRa-DitJenCiptaKarya : (i) Kali Tanjungan, (ii) Kali Angke Bawah, dan (iii) Kali Cideng-Thamrin;
Di bawah KemenPUPeRa-DitJenSDA
: (i) Floodway Cengkareng, (ii) Kanal/floodway Banjir Barat, (iii) Floodway
Sunter Bawah; dan (iv) Floodway Sunter Atas;
Di bawah DPU-DKI
: (i) Floodway Ciliwung-Gunung Sahari, (ii) Kali Sentiong-Sunter
(termasuk Kanal Ancol), (iii) Kali Grogol-Sekretaris, (iv) Kali Pakin-Kali
Besar-Jelakeng, (v) Kali Krukut-Cideng; dan (vi) Kali Krukut Lama; dan
Di bawah DPU-DKI
: (i) Bak retensi Sunter Utara, (ii) Bak Retensi Sunter Selatan, (iii) Bak
Retensi Sunter Timur III, dan (iv) Bak retensi Melati.
Tabel 1. 1 Alokasi Anggaran untuk Komponen 1 berdasarkan Unit Pelaksana dan Paket (dalam USD) Unit Pelaksana /
Paket
Anggaran
(Pinjaman+APBN/D) Alokasi Pinjaman
Pembagian APBN/D
DTA - DKI Jakarta 60,656,716 40,640,000 20,016,716
Paket 1 21,517,910 14,417,000 7,100,910
Paket 4 27,555,224 18,462,000 9,093,224
Paket 7 11,583,582 7,761,000 3,822,582
DJSDA 88,875,000 71,100,000 17,775,000
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 5 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
Paket 2B 8,125,000 6,500,000 1,625,000
Paket 6 13,875,000 11,100,000 2,775,000
Paket 8 35,875,000 28,700,000 7,175,000
DJCK 22,250,000 17,800,000 4,450,000
Paket 3 6,717,421 5,373,937 1,343,484
Paket 5 15,532,579 12,426,063 3,106,516
J u m l a h 171,781,716 129,540,000 42,241,716
Gambar 1.2 Alokasi Anggaran untuk Komponen 1 JUFMP (dalam juta USD)
Tabel 1. 2 Alokasi Anggaran untuk Komponen 2 (dalam USD)
Item Jumlah Pinjaman IBRD Pembagian APBD/N
Konsultan Supervisi 6,800,000 6,800,000 -
Biaya Operasional Tambahan dalam Proyek Bagian 2(a) 300,000 300,000 - Kajian Master Plan Pengendalian Banjir di Wilayah Cisadane-Jakarta-Bekasi 3,000,000 3,000,000 -
Jumlah Komponen 2 10,100,000 10,100,000 -
Jumlah Biaya Proyek (Komponen 1+2) 181,880,716 139,640,000 42,241,716
*) Awalnya alokasi anggaran Konsultan Supervisi sebesar 10,100,000 USD namun 3,000 USD dialokasikan untuk Kajian Master Plan Pengendalian Banjir di Wilayah Cisadane-Jakarta-Bekasi di bawah Pusair, Balitbang PUPR.
Tabel 1. 3 Kontrak, Pinjaman dan Pembagian APBN/D berdasarkan Paket (dalam juta IDR) Unit Pelaksana / Paket Nilai Kontrak Pinjaman Pembagian APBN/D
Pemerintah Provinsi DKI 829,021 555,444 273,557
Paket 1 276,443 185,217 91,226
Paket 4 315,384 211,308 104,077
Paket 7 237,194 158,920 78,274
DJ Cipta Karya 258,074 206,459 51,615
Paket 3 67,177 53,742 13,435
Paket 5 190,897 152,717 38,179
DJ Sumber Daya Air* 518,991 415,192 103,798
Paket 2A 261,002 208,802 52,200
Paket 2B 80,387 64,310 16,077
Paket 6* 177,602 142,081 35,520
J U M L A H 1,606,086 1,177,096 428,990
*) Paket 6 – di bawah DJ Sumber Daya Air, dikontrak pada 4 Mei 2017 oleh PT. PP DJSDA
88.9 52% DJCK
22.3 13%
DKI 60.7 35%
Jumlah Alokasi Anggaran untuk Komponen 1 = 171.8 (juta USD)
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 6 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
1.5.1
Pekerjaan Paket Konstruksi
Pengerukan dan rehabilitasi
floodways, kanal-kanal dan bak retensi kunci yang dipilih. Komponen ini akan mencakup
pengerukan dan rehabilitasi 11
floodways / kanal dan empat bak retensi yang telah diidentifikasi sebagai prioritas dari
sistem pengendalian banjir Jakarta yang membutuhkan rehabilitasi mendesak dan peningkatan kapasitas aliran. 11
floodways
/ kanal diperkirakan memiliki panjang mencapai 67.5 km, sementara empat waduk diperkirakan mencakup
area seluas 65.1 hektar. Kegiatan Proyek utama untuk pengerukan dan rehabilitasi floodways kunci yang dipilih,
kanal-kanal dan bak retensi telah dibagi menjadi delapan paket pekerjaan. Penjelasan rinci tentang floodways, kanal-kanal-kanal-kanal dan
waduk kunci yang dipilih disajikan dalam Tabel 1.4 di bawah.
Tabel 1. 4 Floodway, Kanal dan Bak Retensi Paket Konstruksi dalam Proyek
Paket Pekerjaan
Kontrak
Lokasi Catatan 3 Koordinat Lokasi
(WGS 84) Catatan 4
Deskripsi Kali (Estimasi)
Panjang (m) Lebar (m) (m2 atau ha.) Area
1 (DKI)
Kali Ciliwung - Gunung Sahari dari 48M 702 674 m E, 931 7919 m S
ke 48M 702 501 m E, 932 2469 m S 5,100 21.50 – 45.90 171,870 m2
Waduk Melati 48M 701 173m E, 931 4570 m S (2 ,004)(1,260) 4.90 ha
2A (DJSDA) Floodway Cengkareng dari 48M 693 543 mE, 931 7587 m S
ke 48M 693 748 m E, 932 5466 m S 7,840 (540) 38.00 – 87.00 490,000 m2
2B (DJSDA) Floodway Lower Sunter Catatan 1 dari 48M 709 909 m E, 931 6807 m S
ke 48M 711 015 m E, 932 4383 m S 9,980 20.20 – 47.40 338,320 m2
3 (DJCK) Kali Cideng Thamrin (Round Road Drain) dari 48M 701 462 m E, 931 5022 m S ke 48M
700 392 m E, 931 7488 m S 3,840 (1,960) 10.00 – 19.00 55,680 m2
4 (DKI)
Kali Sentiong - Sunter (termasuk Kanal Ancol) dari 48M 709 909 m E, 931 7153 m S
ke 48m 705 163 m E, 932 2503 m S 5,950 (400) 16.10 – 31.20 161,240 m2
Waduk Sunter Utara (Outlet drain) 48M 706 757 mE, 932 2450 m S (570) 33.00 ha.
Waduk Sunter Selatan 48M 706 552 m E, 932 0062 m S - - 19.20 ha.
Waduk Sunter Timur III 48M 709 879 m E, 932 2542 mS - - 8.00 ha.
5 (DJCK)
Kali Tanjungan dari 48M 690 497 m E, 932 4161 m S ke 48M
691 024 m E, 932 4644 m S 600 9.20 – 26.00 10,560 m2
Kali Lower Angke dari 48M 695 478 mE, 931 8801 m S
ke 48M 696 390m E, 932 2730 m S 4,050 31.00 – 51.00 166,050 m2`
6 (DJSDA) Kanal Banjir Barat (tepi laut)
dari 48M 696 390m E, 932 2730 m S
ke 48M 695 518 mE, 932 5394 m S 3,060 (590) 33 .00 – 41.00 266,220 m2`
Floodway Upper Sunter Catatan 1 dari 48M 709 754 mE, 931 5,150 15.00 – 36.00 131 ,320 m2
7 (DKI)
Kali Grogol Sekretaris dari 48M 697 787 m E, 2,970 21.00 – 51.00 106,920 m2
Pakin - Kali Besar - Jelakeng dari 48M 700 332 m E, 4,910 13.00 – 31.00 108,020 m2
Kali Krukut Cideng Catatan 2 dari 48M 700 392 m E, 3,250 15 .00 – 29.00 71,500 m2
Kali Krukut Lama Catatan 2 dari 48M 701 053 mE, 3,490 7.00 – 29.00 62,820 m2
8 (DJSDA) Stasiun Pompa Sentiong 48M 705 322 m E, 932 2657 m S - - -
J u m l a h 67,514 - 2,140,520 m
2
65 ha.
Catatan 1 Untuk kepentingan kontrak, Floodway Sunter telah dibagi ke dalam dua sub-paket; FloodwayUpper Sunter dan Floodway Lower Sunter. Catatan 2 Untuk kepentingan kontrak, Kali Krukut telah dibagi ke dalam dua sub-paket; Kali Krukut Cideng dan Kali Krukut Lama.
Catatan 3 Penghitungan panjang, lebar, area dan koordinat bisa saja berbeda tanpa amandemen perjanjian, jika pun ada perubahan semata-mata sejalan dan sesuai dengan bentuk Kontrak Kerja yang mana Bank telah menerbitkan sebuah surat tidak berkeberatan (no objection letter).
Catatan 4 WGS 84 mengacu kepada Sistem Geodetik Dunia 84, sebuah referensi sistem koordinat.
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 7 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
1.5.2
Volume Pekerjaan
Survei atas
floodways kunci yang dipilih, kanal-kanal dan waduk dilakukan selama persiapan Proyek dengan perkiraan
jumlah volume material yang akan dikeruk mencapai sekitar 3.4 juta m³ (dimana sekitar 95,000 m³ diperkirakan limbah
padat). Sekitar 42.2 km tanggul dipastikan direhabilitasi atau dibangun bersamaan dengan floodways, kanal dan waduk.
Secara terperinci pencapaian Proyek sampai dengan periode ini ditunjukkan dalam Tabel 1.5 berikut.
Tabel 1. 5 Volume Keruk dan Rehabilitasi Tanggul
Paket / Lokasi Volume
Keruk (m3) CCSP (m)
Tembok Beton (m)
Pasangan Batu (m)
Tembok Pipa
(m) Jumlah (m)
Paket 1 236,944 6,509.0 83.0 - - 6,592.0
Ciliwung - Gunung Sahari 159,862 5,282.0 77.0 - - 5,359.0
Waduk Melati 77,082 1,227.0 6.0 - - 1,233.0
Paket 2A 1,027,149 8,669.3 1,041.0 87.4 - 9,797.7
Floodway Cengkareng 1,027,149 8,669.3 1,041.0 87.4 - 9,797.7
Paket 2B 598,589 - 2,481.9 1,124.5 - 3,606.4
Floodway Lower Sunter 598,589 - 2,481.9 1,124.5 - 3,606.4
Paket 3 74,476 2,174.2 - - 346.0 2,520.2
Kali Cideng 74,476 2,174.2 - - 346.0 2,520.2
Paket 4 272,911 15,075.4 1,426.5 96.0 - 16,597.9
Kali Sentiong Sunter 272,911 7,992.4 - 96.0 - 8,088.4
Waduk Sunter Utara - 2,414.0 1,426.5 - - 3,840.5
Waduk Sunter Selatan - 3,250.0 - - - 3,250.0
Waduk Sunter Timur III - 1,419.0 - - - 1,419.0
Paket 5 430,000 4,259.7 276.5 267.9 - 4,804.1
Kali Tanjungan 11,210 983.6 82.4 - - 1,066.0
Kali Lower Angke 418,790 1,344.0 65.6 216.5 - 1,626.1
Aladin - 976.5 47.0 - - 1,023.5
Anak Kali Angke - 387.0 81.5 - - 468.5
Kali Kamal - 568.6 - 51.4 - 620.0
Paket 6* 49,569 - - - -
-Kanal Banjir Barat 10,768 - - - - -
Floodway Upper Sunter 36,801 - - - - -
Paket 7 152,793 7,290.3 2,557.6 13.9 0.0 9,861.8
Kali Grogol Sekretaris 99,374 588.5 1,993.9 - 0.0 2,582.4
Kali Krukut Cideng 22,479 2,214.3 132.6 13.9 0.0 2,360.8
Kali Krukut Lama 10,709 2,004.3 92.4 - - 2,096.7
Kali Besar 1,986 265.3 17.3 - - 282.6
Pakin 1,952 342.9 9.1 - - 352.0
Jelakeng 16,293 1,875.0 312.3 - - 2,187.3
J u m l a h 2,897,149 43,977.9 7,866.5 1,589.7 346.0 53,780.1
1.5.3
Metode Pengerukan
Pengerukan dan pembuangan material keruk meliputi penggalian, pengangkutan dan pembuangan semua sedimen
5.
Spesifikasi untuk pengerukan dalam Proyek telah siap untuk ditingkatkan dengan mempertimbangkan pengalaman dari
praktek selama periode persiapan Proyek. Sedimen yang akan dikeruk sebagian besar terdiri dari tanah lunak (lumpur
dan tanah liat), bercampur dengan sampah dan berbagai limbah padat
6.
Pengerukan memperhitungkan penanganan hambatan bawah air, seperti puing-puing dan tumpukan dari struktur lama
atau tanggul terdahulu, terutama di bawah jembatan. Begitupun, batang dan ranting pohon dapat ditemukan di dalam air.
5 Metodologi yang tepat dan peralatan untuk pengerukan akan diusulkan oleh kontraktor, tunduk pada persetujuan dari Konsultan Pengawas. Dokumen penawaran menentukan parameter minimum yang harus ditaati oleh kontraktor.
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 8 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
Semua sedimen dari bawah jembatan dan hambatan lain termasuk sedimen pada tanggul juga akan dihilangkan. Semua
pengerukan akan dieksekusi di air, kecuali beberapa pembuangan sementara dan pemuatan pada truk.
Semua peralatan yang digunakan untuk penghilangan (penggalian) sedimen harus mampu memposisikan diri di dalam
air selama pengerukan menggunakan
spuds. Hal ini untuk menjamin bahwa setiap bagian dari Kali,
Floodways dan
Waduk dikeruk. Kerusakan tanggul, hambatan atau aset lain sebelum, selama dan setelah pengerukan akan diperbaiki.
1.5.4
Metode Pengangkutan
Semua pengangkutan sedimen harus menghindari kebocoran atau tumpahan dan
dump truck akan 100% kedap air
7.
Kebocoran dari dump truk di lokasi muat dan sepanjang rute ke lokasi pembuangan akan segera dibersihkan. Setiap truk
yang beroperasi akan dicatat. Secara khusus, untuk pembuangan di CDF Ancol, hal ini akan masuk dalam laporan
harian dengan menuliskan jenis truk, plat nomor, waktu keberangkatan truk dari lokasi pemuatan, dan waktu kedatangan
di daerah penyimpanan di CDF Ancol.
1.5.5
Rangkaian Pelaksanaan Proyek
Sebuah desain implementasi yang terskemakan telah diadopsi sebagai mekanisme pengelolaan risiko pelaksanaan
kunci untuk Proyek. Tabel 1.6 mendeskripsikan Paket Proyek Fase 1 dan 2.
Tabel 1. 6 Tahapan Pekerjaan Konstruksi Proyek
Tahapan Contract Package and Implementation Responsibility
Fase 1
1 (DKI-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) 2A (DJSDA-Direktorat Jenderal Sumber Daya Air) 2B (DJSDA)
3 (DJCK – Direktorat Jenderal Cipta Karya)
Fase 2
4 (DKI) 5 (DJCK) 6 (DJSDA) 7 (DKI) 8 (DJSDA)
1.5.6
Lokasi Pembuangan
Tempat pembuangan tidak dibiayai oleh Proyek, namun dianggap sebagai bagian integral dari Proyek. Sekitar 3,4 juta
m
3material sedimen dan sekitar 95.000 m
3limbah padat yang akan diangkat dari
floodways, kanal-kanal dan waduk
yang sedang dikeruk oleh Proyek ini akan dibuang dengan cara berikut.
•
Material Sedimen yang Tidak Berbahaya - akan diangkut dan dibuang di Pekerjaan Reklamasi Laut Ancol,
dikenal sebagai fasilitas pembuangan terbatas (CDF) Ancol. Proyek ini tidak akan dikenakan biaya apa pun
untuk membuang material di CDF;
•
Material Sedimen Berbahaya (jika ditemukan) - akan dibuang di Fasilitas Limbah Berbahaya PPLi di Bogor,
Jawa Barat
8. Pembuangan di PPLi dikenakan biaya pembuangan, pendanaan yang termasuk dalam kontrak
pengerukan JUFMP;
•
Limbah Padat - akan diangkut dan dibuang di TPA Bekasi, Jawa Barat, dikenal sebagai TPA Bantar Gebang.
Pembuangan di Bantar Gebang TPA dikenakan biaya tipping TPA, pendanaan yang termasuk dalam kontrak
pengerukan JUFMP.
7 Metodologi yang tepat dan peralatan untuk pengangkutan akan diusulkan oleh kontraktor, tunduk pada persetujuan dari Konsultan Pengawas. Dokumen penawaran menentukan parameter minimum yang harus ditaati oleh kontraktor.
8 Perhatikan bahwa metode yang diusulkan khusus untuk membuang limbah berbahaya akan mengikuti peraturan pemerintah tentang pengolahan dan pembuangan limbah berbahaya dan tunduk pada persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 9 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
BAB 2.
AKTIVITAS KONSULTAN
2.1
Ringkasan Aktivitas Kunci Konsultan
Konsultan telah mengambil langkah dan melakukan kegiatan berikut untuk mencapai tujuan Proyek di atas:
2.1.1
Supervisi Pekerjaan
Mengkaji/memeriksa desain teknis rinci terhadap rancangan dan gambar, laporan metode, spesifikasi, dan jadwal
kegiatan, dan melaksanakan survei tambahan serta investigasi yang diperlukan, melakukan revisi yang dinilai perlu dan
untuk mendapatkan persetujuan atas hal-hal di atas oleh CPIU dan PIU yang bersangkutan.
Mengawasi dan memantau pengujian semua bagian dari setiap lokasi Proyek oleh Kontraktor untuk material berbahaya
sebelum pengerukan.
Mengawasi pelaksanaan pekerjaan, meliputi (namun tidak terbatas pada):
•
Pengerukan (termasuk pemisahan limbah padat dari material kerukan, dan pengangkutannya, pembuangan
dan penyebaran di TPA yang disetujui dan CDF Ancol), tanggul dan rehabilitasi kanal, pompa, perbaikan
saringan sampah dan pemeliharaan;
•
Memberikan bantuan kepada PIU untuk proses permintaan pembayaran yang dilakukan oleh kontraktor, dan
prosedur penyaluran pinjaman serta penyusunan Rencana Kerja Tahunan (AWP) dan prediksi penyaluran
pinjaman, sebagaimana diperlukan;
•
Menjaga rekap kerja Proyek dan menyiapkan laporan perkembangan bulanan secara terperinci;
•
Mempersiapkan pekerjaan sebagaimana gambar kerja dan catatan, manual operasi dan menyerahkan
pekerjaan yang telah selesai kepada PIU dan CPIU
;
•
Mempersiapkan Penyelesaian Praktis dan Laporan Kerusakan yang belum diselesaikan untuk setiap kontrak
konstruksi yang diawasi;
•
Mempersiapkan Penyelesaian Akhir dan Laporan Penyerahan untuk setiap kontrak konstruksi yang diawasi.
Mengawasi dan memantau kegiatan konstruksi (termasuk memeriksa kualitas, standar dan ketercukupan fasilitas
terbatas) di lokasi CDF Ancol selama pelaksanaan Proyek, dan semua lokasi di luar proyek seperti lokasi sumber untuk
pasir dan tanah laterit yang digunakan untuk pekerjaan reklamasi.
Menyediakan CPIU dan PIU dengan bantuan teknis yang diperlukan dari waktu ke waktu. Hal ini termasuk penyediaan
dukungan dan saran kepada CPIU mengenai pelaksanaan pengerjaan Proyek, terutama dalam hal teknis, perencanaan
keseluruhan, manajemen keuangan, dan aspek pengadaan Proyek.
2.1.2
Pengendalian Proyek secara Umum
Menganjurkan dan membantu CPMU, CPIU dan PIU dalam hal perencanaan dan pelaksanaan semua komponen dari
program JUFMP dan memantau serta melaporkan kemajuannya terkait dengan target pelaksanaan yang disetujui.
Membantu manajemen JUFMP dengan mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengembangkan metode serta prosedur
yang efisien, efektif dan memenuhi praktek implementasi yang baik.
Membantu CPMU, CPIU dan PIU dengan merencanakan, mengelola dan mengendalikan kegiatan pelaksanaan untuk
memastikan keberhasilan berjalannya tujuan program.
Memfasilitasi koordinasi dan kerjasama antara CPMU, CPIU dan PIU.
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 10 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
Laporan Monitoring Keuangan
(FMRs), Rencana dan Laporan Pengadaan, dan Monitoring Proyek serta Laporan
Kemajuan di setiap PIU, CPIU dan CPMU.
2.1.3
Pengelolaan Lingkungan
Pelaksanaan tindakan perlindungan lingkungan dalam Proyek mengacu pada Pengelolaan Lingkungan dan Rencana
Pemantauan (RKL / RPL) dari masing-masing lokasi Proyek dan Pengelolaan Lingkungan serta Rencana Pemantauan
(EMMP). Dengan 2 pedoman ini, tenaga ahli lingkungan internasional dan nasional melaksanakan kegiatan berikut:
•
Mengkaji dan membandingkan laporan EMMP dengan aplikasinya di lapangan di setiap Paket;
•
Memantau dan mengawasi pelaksanaan pengelolaan lingkungan di setiap paket sesuai dengan Rencana
Pengelolaan Lingkungan (RKL);
•
Mengawasi pelaksanaan pemantauan lingkungan di setiap paket sesuai dengan Rencana Pemantauan
Lingkungan (RPL);
•
Membantu dalam penyusunan Laporan Pelaksanaan RKL - RPL dalam setiap 3 bulan;
•
Berkoordinasi dengan BPLHD tentang masalah lingkungan yang terkait dengan pelaksanaan RKL
–
RPL.
2.1.4
Rencana Pemukiman Kembali
(RPs)
Mengawasi dan mendukung pelaksanaan Rencana Pemukiman Kembali (RP), secara konsisten dalam:
•
Pembebasan Lahan dan Rencana Pelaksanaan Pemukiman Kembali (LARAP) dari masing-masing lokasi
Proyek dimana pemukiman kembali harus dilakukan;
•
Kerangka Kebijakan Pemukiman Kembali (RPF) atas Proyek.
Memberikan bantuan teknis dan administrasi dalam pembebasan lahan dan proses pemukiman kembali.
2.1.5
Ganti Rugi
(GR)
/ Mekanisme Penanganan Keluhan
(GRM)
Mengembangkan dan menjalankan Mekanisme Penggantian Kerugian (GRM), yang akan mencakup namun tidak
terbatas hanya menginventarisir keluhan dari Warga Terkena Proyek (WTP) dengan cara sistematis dari hari ke hari.
Memperbarui keluhan pada website, menginformasikan keluhan mereka, status keluhannya serta memberikan umpan
balik atau tindak lanjut.
Membantu DKI dalam memberikan tindak lanjut yang dapat diterima atas keluhan, memastikan keputusan yang dibuat
berdasarkan atas proses yang transparan, adil, independen, dan akuntabel melalui Penasehat Ganti Rugi atau
Penanganan Pengaduan.
Memberikan rekomendasi kepada pemerintah DKI atas status keluhan, dari lokasi Proyek melalui proses tingkat provinsi.
2.1.6
Lain-lain
Merancang, mengembangkan, dan mengoperasikan sistem komunikasi dan pelaporan Proyek berbasis web.
2.2
Pengorganisasian Proyek
2.2.1
Penatalaksanaan Pelaksanaan Proyek
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 11 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
Gambar 2.1 merangkum penatalaksanaan pelaksanaan Proyek. Ini menunjukkan lembaga-lembaga utama yang
bertanggung jawab untuk melaksanakan berbagai kegiatan kunci dan kontrak yang dibiayai dalam Proyek ini, serta
keterhubungannya antara kegiatan utama dengan kontrak.
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 12 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
2.2.2
Unit Pusat Pengendalian Proyek (CPMU)
No. Unit Pusat Pengendalian Proyek (CPMU) – JUFMP/JEDI Jabatan
1. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Ketua
2. Direktur Pengairan dan Irigasi, Bappenas Wakil Ketua
Merangkap Anggota
3. Direktur Bina Program, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota
4. Direktur Permukiman Perumahan, Bappenas Anggota
5. Direktur Pendanaan Multi Lateral, Bappenas Anggota
6. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, DKI Jakarta Anggota
7. Asisten Pembangunan Sekretaris Daerah, DKI Jakarta Anggota
8. Kepala Biro Administrasi Prasarana Kota, DKI Jakarta Anggota
9. Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, PU Anggota
10. Direktur Bina Program, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
11. Kepala Sub Direktorat Kelembagaan Infrastruktur Sumber Daya Air, Bappenas Anggota 12. Kepala Sub Direktorat Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota 13. Kepala Sub Direktorat Program dan Anggaran, Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota
14. Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri, Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal, PU Anggota
15. Kepala Sub Direktorat Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
16. Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota
17. Kepala Sub Bagian Kerjasama Multi Lateral, Biro Perencanaan dan Kerjasama Multi Lateral, Sekretariat Jenderal, PU Anggota
18. Kepala Seksi Kerjasama Multi Lateral, Sub Direktorat Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
19. Kepala Seksi Multi Lateral Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
20. Pejabat Fungsional Perencana Pertama, Bappenas Anggota
2.2.3
Unit Pusat Pelaksanaan Proyek (CPIU)
No. Unit Pusat Pelaksanaan Proyek (CPIU)-JUFMP/JEDI Jabatan
1. Direktur Sungai dan Pantai, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Ketua
2. Kepala Sub Direktorat Wilayah II, Direktorat Sungai dan Pantai Merangkap Anggota
3. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota 4. Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
5. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, DKI Jakarta Anggota
6. Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, DKI Jakarta Anggota
7. Kepala Sub Direktorat Pengembangan Drainase, Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan
Pemukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
8. Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis, Direktorat Pengembangan Penyehatn Lingkungan Pemukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya Anggota
9. Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis, Direktorat Sungai dan Pantai, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Anggota 10. Kepala Bidang Pelaksanaan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Anggota 11. Kepala Seksi Bimbingan Perencanaan Teknis Sungai dan Pantai, Direktorat Sungai dan Pantai Anggota 12. Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Direktorat Sungai dan Pantai Anggota
13. Kepala Seksi Perencanaan, Subdit Perencanaan Teknis, Dit.Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Anggota
14. Kepala Seksi Wilayah II, Dit. Subdit Perencanaan Teknis, Dit. Pengembangan penyehatan Lingkungan Permukiman Anggota
15. Kepala Seksi PJSA, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Anggota
2.2.4
Sekretariat Unit Pusat Pelaksanaan Proyek (CPIU)
No. Nama / Jabatan / Unit Kerja Jabatan
1. Ir. Ferdinand Pakpahan, M.E. Koordinator
2. Kepala Bidang Pelaksanaan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Sekretaris Merangkap Anggota 3. Kepala Seksi Drainase Wilayah 1 Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman, Direktorat
Jenderal Cipta Karya Anggota
4. Kepala Seksi Perencanaan Tata Air Dinas Pekerjaan Umum, DKI Jakarta Anggota 5. Kepala Seksi PJSA Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Anggota
6. Nila Aliefia, S.T. M.T. Anggota
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 13 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
2.2.5
Unit Pelaksana Proyek (PIUs)
Paket Nama FPMO Kepala Kepala Satuan Kerja Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) 1
DKI Jakarta H. Tegu Hendarwan, S.Sos. M.Si. Ir. Robert, M.T. Ir. Robert, M.T. 7
4 Ir. Mariyana Ir. Mariyana
2A
BBWS Ciliwung-Cisadane Ir. T. Iskandar Ir. Puji, M.E. Handri Alun Bawono, S.T. M.T.
2B 6 3
Direktorat PLP, Ditjen Cipta Karya Ir. Djoko Mursito, Dipl. S.E. M.M. Ir. Bustami, M.M. Mickael F. Tiwang 5
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 14 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
2.3
Aktivitas Utama Konsultan
2.3.1
Pembentukan Kantor Pusat Konsultan dan Kantor Lapangan
Konsultan membentuk kantor pusat konsultan di dekat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (DJSDA) dan kantor
lapangan untuk setiap paket dan CDF Ancol. Kantor tersebut dilengkapi dengan peralatan kantor, telepon, koneksi
internet, dan sebagainya yang diperlukan untuk mengakomodasi personil yang dimobilisasi dan memfasilitasi kegiatan
pengawasan konstruksi.
Pada bulan April 2017, semua kantor lapangan ditutup kecuali kantor pusat di Jl. Hang Jebat VIII No. 1. Pada bulan Mei
2017, kantor pusat konsultan pindah dari Jl. Hang Jebat VIII No.1 ke Jl. Langsat No. 8. Kantor lapangan untuk Paket 6,
CDF Ancol dan Tim Desain untuk Stasiun Pompa Sentiong dibuka guna memfasilitasi pelaksanaan Proyek.
Tabel 2. 1 Pembentukan Kantor Pusat Konsultan dan Kantor Lapangan
Klasifikasi Alamat Kantor
Kantor Pusat Jl. Langsat No. 8, Jakarta Selatan
Paket 6 Jl. Industri Raya No. 9 - 11, Griya Kemayoran Blok R 23, Jakarta Pusat CDF Ancol Rusun Boing 3A Lt. 2 No. 208, Kemayoran, Jakarta Pusat
Tim Desain Sentiong Jl. Penjernihan Dalam I No. 34, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
2.3.2
Mobilisasi Personil Konsultan
Konsultan supervisi konstruksi Korea Engineering Consultant Corporation (KECC) bekerja sama dengan PT. Puser Bumi
Mekon berasosiasi dengan PT. Tetira dan PT. Duta Cipta Mandiri memobilisasi staf mulai 18 Nopember 2013 untuk
memberikan layanan konsultasi dalam implementasi Proyek JUFMP / JEDI.
Mengingat tertundanya Adendum 3 Kontrak, personil konsultan kecuali tiga ahli dan beberapa staf pendukung di kantor
pusat didemobilisasi dari tanggal 1 April 2017. Pada bulan Mei 2017 setelah penandatanganan Adendum No. 3,
konsultan melanjutkan pengerahan personil untuk membantu pembangunan Paket 6 dan perancangan teknik rinci
stasiun pompa Sentiong (Paket 8). Tabel 2.2 menunjukkan personil yang dimobilisasi sampai dengan akhir kuartal ketiga
tahun 2017.
Tabel 2. 2 Daftar Mobilisasi Staf (September 2017)
No. Nama Jabatan Mulai
Mobilisasi
Kontrak Staf-Bulan
Terpakai
Staf-Bulan Balance A. Tenaga Ahli Internasional:
1.
Cheong Byeong Ho Ketua Tim 20-11-2013 51.44 37.46 13.98
01-04-2017
2. William H. Menninger Tenaga Ahli QA/QC 15-04-2014 9.41 7.41 2.00
3. Mohsin Almaji Tenaga Ahli Lingkungan 01-04-2014 8.2 8.2 0
4. Lee Jae Young Spesialis Pengerukan 21-04-2014 11.87 11.87 0
5. Lee Hyun-Soo Pengawas Lapangan 07-04-2014 49.08 35.5 13.58
6. Jang Min Chul Tenaga Ahli Geoteknik 07-03-2014 5 5 0
7. Sung Don Tenaga Ahli Struktur - 2 - 2
J u m l a h 137 105.44 31.56
B. Tenaga Ahli Nasional: B.1 Pengadaan Tenaga Supervisi
1.
Bambang Sigit Suryono Wakil Ketua Tim 18-11-2013 63.4 45.43 17.97
01-04-2017
2. Arief S. Tenaga Ahli Konstruksi 07-07-2014 1.8 1.8 0
3. Nurul F. H. Spesialis Lingkungan 09-06-2014 56.73 33.73 22
Kartini Noor Hafini Spesialis Lingkungan 23-08-2017 1
4.
Salam Triono
Tenaga Ahli Geoteknik
18-11-2013
52.1
2.43
16.44
Sri Sadono E. Kartono 21-10-2014 28.33
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 15 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
5. Rochhadi Tenaga Ahli Mekanika 10-09-2014 53.23 29.7 18.63
01-05-2017 4.9
6. Leonarda Ibnu Said Tenaga Ahli Sungai (Sedimen) 01-05-2017 6 4.13 1.87
7. B. Hendarbowo Tenaga Ahli Geodetik 27-01-2014 57.33 35 17.43
01-05-2017 4.9
8. Hana Effendi Spesialis Penanganan Keluhan 06-01-2014 21.77 21.77 0
9. Isti Cahya Suci Murwati Spesialis Penanganan Keluhan 20-01-2014 28.46 1.83 0
Asep Dadang S. 13-10-2014 26.63
10. Puger Suryono Spesialis Penanganan Keluhan 08-05-2017 23 4.73 18.27
11. Sutjahjo Spesialis Penanganan Keluhan 03-02-2014 33.73 25.73 0
Harly Spesialis Penanganan Keluhan 01-05-2016 8
12. Ahmad Muhammad Spesialis Penanganan Keluhan 13-10-2014 11.63 11.63 0
13. Alvin Hidayat Spesialis Penanganan Keluhan 20-10-2014 6.4 6.4 0
14. Luki Lukman Spesialis Penanganan Keluhan 03-09-2015 9.93 9.93 0
15. M. Rafiek Siddik Spesialis LARAP / RP 16-12-2013 59.23 35.77 18.56
01-05-2017 4.90
16. Luki Lukman Spesialis LARAP / RP 14-10-2014 8 8 0
17. Ferdinan Sitepu Spesialis LARAP / RP 13-10-2014 8 8 0
18. Tjik Mail Spesialis MIS dan Website 18-11-2013 63.2 39.43 17.77
01-04-2017 6
19. Tedjo S. Mantri Spesialis Manajemen Database 22-09-2014 52 28.3 18.8
01-05-2017 4.9
20.
Siswadi
Tenaga Ahli QA/QC
01-04-2015
46.27
9.27
18.1
Bistok Sigalingging 01-02-2016 14
01-05-2017 4.9
21. Feby Miranti Spesialis Resolusi Konflik 27-07-2015 31.17 18.13 8.14
01-05-2017 4.9
J u m l a h 693.38 499.4 193.98
B.2 Pengadaan untuk Suport CPIU
1.
Ahmad Syahroni
Penganggaran dan Pemrograman untuk CPIU
02-01-2014
59.16
5.97
17.43
Bambang Sukamto 08-09-2014 29.76
01-04-2017 6
2. Teguh Ungsiadi Tenaga Ahli Pengadaan 10-02-2014 24.38 5.6 0
Kusdayat M. 26-10-2014 18.78
J u m l a h 83.54 66.11 17.43
B.3 Pengadaan Tenaga Pengawas Lapangan
1. Asnawi Marzuki Pengawas Lapangan 18-11-2013 10.2 10.2 0
2. Asril Syaer Pengawas Lapangan 18-11-2013 25.4 25.4 0
3. Bambang Supriyanto Pengawas Lapangan 25-11-2013
24.33 24.33 0
10.5 10.5 0
08-05-2017 14 1.77 12.23
4. Kusnadi Bachrudin Pengawas Lapangan 18-11-2013 18.21 10.34 0
Budi Sutikno 06-10-2014 7.87
5. Mangara Siburian Pengawas Lapangan 04-12-2013 9.84 9.84 0
6. Wahyu Husodo Pengawas Lapangan 22-11-2013 25.14 25.14 0
7. Syamsul Bachri Pengawas Lapangan 04-02-2014 7.83 7.83 0
8. Fathoni Afriantara Pengawas Lapangan 10-02-2014 26.64 26.64 0
9. Zurfa Joni Pengawas Lapangan 18-11-2013 23.67 1.33 0
Amiruddin 10-02-2014 22.34
10. Pradityo A. B. Pengawas Lapangan 17-03-2014 50.43 35.47 10.19
08-05-2017 4.77
11. Benyamin Galla Rombe Pengawas Lapangan 21-04-2014 24 24 0
08-05-2017 14 4.77 9.23
12. Hasbi Abubakar Pengawas Lapangan 01-10-2014 30 30 0
13 1 12
13. Iyus Kusnadi Pengawas Lapangan 03-09-2015 2.54 2.54 0
14. Budiyatna Pengawas Lapangan 03-09-2015 2.93 2.93 0
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 16 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
16. Nanang Dwi Wahono Pengawas Lapangan 02-11-2015 14 14 0
08-05-2017 14 4.77 9.23
17. Yonathan Sao Rakang Pengawas Lapangan 18-11-2015 13.5 13.5 0
18. Suwardi Pengawas Lapangan 01-12-2015 16 16 9.23
08-05-2017 14 4.77
19. Ukar Sukardi Pengawas Lapangan 22-02-2016 10.27 10.27 0
08-05-2017 9 2.77 6.23
20. Herbin Sinaga Pengawas Lapangan 22-02-2016 10.27 10.27 0
21. Amirudin / John Riki Pengawas Lapangan 17-03-2016 12.03 12.03 0
22. Joko Imanto Pengawas Lapangan 28-03-2016 3.13 3.13 0
J u m l a h 462.86 394.52 68.34
B.4 Pengadaan Tim Desain Stasiun Pompa Sentiong
1. Hadi Purwanto Koordinator Tim / Hydrologist 08-05-2017 5 3.27 1.73
2. Mohamad Faridi Tenaga Ahli Mekanika Senior 22-05-2017 4.5 2.83 1.67 3. Boman Batubara Tenaga Ahli Mekanika Junior 1 22-05-2017 3 2.33 0.67 4. Kosmedy Saragih Tenaga Ahli Mekanika Junior 2 22-05-2017 3 2.33 0.67 5. Halion Nizar Tjaja Tenaga Ahli Listrik Senior 22-05-2017 4.5 2.83 1.67
6. Editawijaya Tenaga Ahli Listrik Junior 1 22-05-2017 3 2.33 0.67
7. Agus Budiana Tenaga Ahli Listrik Junior 2 22-05-2017 3 2.33 0.67 8. Sri Kustoyo Raharjo Tenaga Ahli Struktur Senior 1 (Upper-structure) 22-05-2017 3.5 2.83 0.67 9. Arie Febri Fardheny Tenaga Ahli Struktur Senior 2 (Sub-struktur) 08-05-2017 4 2.77 1.23 10. Ismail Nur Ariyanto Tenaga Ahli Struktur Junior 08-05-2017 3 2.77 0.23
11. Mundir Sugito Tenaga Ahli Survey Senior 08-05-2017 2.5 2.5 0
12. Zainudin Tenaga Ahli (Civil Work) Quantity Senior 1 12-06-2017 2.5 1.63 0.87 13. Niken Wirastuti Tenaga Ahli (Pekerjaan Mekanika/Kelistrikan) Quantity Senior 2 12-06-2017 2.5 1.63 0.87
14. Lily Barlian Spesialis Dokumen Senior 08-05-2017 5 3.27 1.73
15. Agus Irwanto Tenaga Ahli Hidrolik Junior 1 08-05-2017 3 2.77 0.23
16. Sariman Drafter Senior 22-05-2017 3.5 2.33 1.17
17. Hery H. A. Drafter 1 22-05-2017 3.5 2.33 1.17
18. Arief Mulyono Drafter 2 22-05-2017 3.5 2.33 1.17
19. Dana Ardana Tenaga Administrasi 08-05-2017 4 3.27 0.73
J u m l a h 66.5 48.68 17.82
C. Surveyor:
1. Benny Eka S./ Arfian S. M./ Bagas P. Surveyor (Paket 1) 18-11-2013 23.83 23.83 0 2. Imam Mahmudi / Edu Kuntjoro Surveyor (Paket 2A) 26-11-2013 13.51 13.51 0 3. Mahfuzd / Eko Priyanto Surveyor (Paket 2B) 18-11-2013 23.41 23.41 0
4. Chaerul Fikri Surveyor (Paket 2B) 17-06-2015 6 6 0
5. Santoso Surveyor (Paket 2A) 09-12-2013 30.9 30.9 0
Surveyor (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23 6. Indra Kurniawan / Haidir Ali Surveyor (Paket 3) 01-03-2014 15.2 15.2 0 7. Zaki Mubarrak / Ismail / Rivaldi Surveyor (Paket 1) 09-12-2013 12.53 12.53 0 8. H. Albar A. / Ligardi B. / Haidir Ali Surveyor (Paket 3) 03-03-2014 7.4 7.4 0
9. Eko Priyanto Surveyor (Paket 4) 11-09-2014 12 12 0
10. Asep Wijaya Surveyor (Paket 4) 02-11-2015 17 17 0
Surveyor (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
11. Fizar Kusnanda Surveyor (Paket 4) 09-11-2015 9.73 9.73 0
12. Primanda A./M. Angga S./ M. Aria R. Surveyor (Paket 5) 04-11-2014 16.37 16.37 0
13. R. H. Sutrisno Surveyor (Paket 7) 07-04-2015 23.8 23.8 0
14. Zaki Mubarrak / Ismail / Rivaldi Surveyor (Paket 1) 09-12-2013 14 4.77 9.23
15. A. Sitompul Surveyor (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
16. Rizky Setia/Maulana M./ A. Sitompul Surveyor (Paket 7) 01-10-2015 13.67 13.67 0
17. Galang Azali / Sulaiman Surveyor (Paket 7) 09-11-2015 16 16 0
18. Ikhsan Maulana Surveyor (Paket 7) 09-11-2015 13.73 13.73 0
19. Eko Djunarno/ Alwi R. /M. Herdiawan Surveyor (CDF Ancol) 11-09-2014 22.64 22.64 0 20. Rizwan Maulana / Adhy Kurnia Surveyor (CDF Ancol) 17-06-2015 14.47 14.47 0
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 17 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
21. R. H. Sutrisno Surveyor (Paket 8) - 13 0 13
22. Fajar Riyanto Surveyor (Paket 8) - 13 0 13
J u m l a h 388.19 315.04 73.15
D. Enumerator:
1. Adhy Kurnia Enumerator (Paket 1) 09-12-2013 22.9 22.9 0
Enumerator (Paket 4) 09-11-2015 13.8 13.8 0
2. Adi Muamar / Fajar Arief Enumerator (Paket 2A) 09-12-2013 21 21 0
3. Mulyani S. / Joel Kamarruzaman Enumerator (Paket 2A) 18-11-2013 21 21 0 4. Sudarto / Abdul Malik Enumerator (Paket 3) 18-11-2013 23.37 23.37 0
5. Sulaiman Enumerator (Paket 1) 09-12-2013 23.63 23.63 0
Enumerator (Paket 7) 01-10-2015 9 9 0
6. Fajar Riyanto Enumerator (Paket 2B) 17-02-2014 22.86 22.86 0
Enumerator (Paket 7) 01-12-2015 15 15 0
7. Deni Aditia Enumerator (Paket 3) 12-02-2014 21.15 21.15 0
Enumerator (Paket 4) 18-11-2015 13.43 13.43 0 8. Iqbal Fathoni / Eddo Yandara Enumerator (Paket 2B) 01-12-2013 23.51 23.51 0
9. Muhammad Ikbal Enumerator (Paket 2A) 12-02-2014 22.54 22.54 0
Enumerator (Paket 5) 15-10-2015 15 15 0
10. Junus Adrianus Giri Enumerator (CDF Ancol) 17-03-2014 27.53 27.53 0
08-05-2017 14 3.77 10.23
11. Hendy Brata Wijaya Enumerator (CDF Ancol) 24-03-2014 34 34 0
08-05-2017 13 3.77 9.23
12. Uut Kaharudin /Joel Kamaruzaman Enumerator (CDF Ancol) 01-04-2014 32.9 32.9 0
13. Rikson Pangihutan Enumerator (Paket 2B) 02-04-2014 16.93 16.93 0
14. Anhar Isnanto Enumerator (Paket 1) 22-09-2014 15 15 0
Enumerator (Paket 1) 12 12 0
15. Fajar Wajah Puspa / Sudiama Amri Enumerator (Paket 1) 15-09-2014 13.9 13.9 0 16. Jundi Hikmayar / Agus Andik Enumerator (Paket 2A) 15-09-2014 15.2 15.2 0
17. Hendrawan W. Enumerator (Paket 2B) 02-04-2014 19.27 19.27 0
18. Agus Andik Hirawanto Enumerator (Paket 7) 01-12-2015 8.3 8.3 0
19. Abdul Malik
Enumerator (Paket 2A) 22-09-2014 15.27 15.27 0
Enumerator (Paket 7) 13-10-2015 11.93 11.93 0
Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23 20. Luth Galih Tosan / Hendrawan Enumerator (CDF Ancol) 25-08-2014 27.43 27.43 0
08-05-2017 14 3.77 10.23
21. Luth Galih Tosan Enumerator (Paket 4) 01-12-2015 15 15 0
Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
22. Galuh Suwandana Enumerator (CDF Ancol) 15-09-2014 32.9 32.9 0
23. Akhmad Sekhu Enumerator (CDF Ancol) 15-09-2014 30.53 30.53 0
08-05-2017 14 3.77 10.23
24. Joko Saputra / Feldi Bilianto Enumerator (Paket 5) 11-10-2014 25.63 25.63 0
25. Feldi Bilianto Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
26. Adlin Enumerator (Paket 5) 08-10-2014 26.77 26.77 0
27. Belana Jaya Wedana
Enumerator (Paket 2A) 24-10-2014 14.13 14.13 0
Enumerator (Paket 4) 13-10-2015 12 12 0
Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
28. Moch. Muhidin Enumerator (Paket 5) 07-09-2015 15.8 15.8 0
29. Hari Mintoro Enumerator (Paket 4) 13-10-2015 14 14 0
Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
30. Ahmad Muhdi Enumerator (Paket 7) 13-10-2015 13.63 13.63 0
31. M. Ridwan Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 3.77 10.23
32. Dwi Cahyo Enumerator (Paket 4) 13-10-2015 14.6 14.6 0
33. Andri Herdiana Enumerator (Paket 7) 19-10-2015 13.43 13.43 0
Enumerator (Paket 6) 08-05-2017 14 4.77 9.23
34. Akhirudin Sitompul Enumerator (Paket 7) 02-11-2015 11 11 0
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 18 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
36. Eddo Yandra Enumerator (Paket 7) 02-11-2015 8.3 8.3 0
Budi Sumartoyo 24-02-2014 29.23
Atik Nawi 01-08-2016 6
Haryani 01-02-2017 8
2. Drs. Sofyan Moezir Staf Akunting 18-11-2013 63.23 38.43 18.8
01-04-2017 6
3.
T. B. Rizky Rachmadian
Operator Komputer
18-11-2013
63.33
9.43
19.71
Bayu Jati Pameling 26-05-2014 22.19
Wiji Priyanto 01-08-2016 12
Jundi Hikmatyar 01-05-2017 5
5. Ifnu Muhardhi Operator Komputer 03-03-2014 33.93 33.93 0
Sarah Nidaul Fajri 01-09-2014 20
Nur Cahyani 01-05-2016 3
Yudi Cahyudi 01-08-2016 14
7.
Diah Kurniati 17-03-2014 39.46
Yuana Dwi Eka Aprilia 04-09-2017 1
8.
Dian Amalia 04-06-2014 38.9
Muchlisa Zulfa 04-09-2017 1
9. Edi Suyono Operator CAD 01-10-2014 53 28 25
16. Karyadi/ Andi Setiawan/Aceng Maftuh/Wadi P
Sopir
18-11-2013 61 41.8 19.2
Korea Engineering Consultants Corp. bekerjasama dengan PT. Puser Bumi Mekon, 19 berasosiasi dengan PT. Tetira International Consultants, PT. Duta Cipta Mandiri Engineering Consultant
2.3.3
Pelaporan
Selama triwulan ini, laporan progres bulanan (Juni 2017, Juli 2017, dan Agustus 2017) dan laporan progres triwulanan
untuk bulan April 2017 - Juni 2017 telah diserahkan.
2.3.4
Biaya Jasa Konsultansi
Sampai dengan akhir kuartal pelaporan, pembayaran yang diterima oleh konsultan ditunjukkan pada Tabel 2.3.
Tabel 2. 3 Status Finansial KonsultanMata Uang Kontrak Diterima s.d. Q2-2017 Q3-2017 Jumlah Diterima Balance
USD 2,380,990 1,488,163 110,500 1,558,663 822,327
IDR 48,582,756,925 26,834,840,555 3,780,903,359 30,615,743,914 17,967,013,011
2.4
Aktivitas Supervisi Konstruksi
Periode liabilitas dari empat (4) paket, Paket 1, 2A, 2B, dan 3 telah berakhir. Paket 1 telah menyelesaikan final hand-over
(FHO) pada bulan Januari 2017 dan 3 paket lainnya menunggu final hand-over atas fasilitas yang dibangun. Tiga paket
pekerjaan kontrak, Paket 4, 5, dan 7 selesai dibangun pada tahun 2016 dan berada dalam periode liabilitas. Paket 6
tengah dalam proses pembangunan setelah penandatanganan kontrak pada tanggal 4 Mei 2017.
Tabel 2.4 Kontraktor dan Status Konstruksi dalam JUFMP/JEDI
Package Floodway / Kali / Waduk Kontraktor Status
Paket 1 Ciliwung - Gn. Sahari - Waduk Melati PT. Brantas Abipraya FHO
Paket 2A Floodway Cengkareng PT. Adhi Karya, PT. Hutama Karya, PT. Jaya Konstruksi Menunggu FHO
Paket 2B Kali Lower Sunter PT. Hutama Karya Menunggu FHO
Paket 3 Kali Cideng Thamrin PT. Dutaraya Dinametro Menunggu FHO
Paket 4 Sentiong Sunter, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan, Waduk Sunter Timur III PT. Adhi Karya, PT. Hutama Karya, dan PT. Jaya Konstruksi Liabilitas
Paket 5 Kali Tanjungan, Lower Angke dan Kamal PT. SAC Nusantara, PT. Penata Karya Keluarga Utama Liabilitas
Paket 6 Kanal Banjir Barat dan Floodway Upper Sunter PT. Pembangunan Perumahan Dalam Pengerjaan
Paket 7 Kali Grogol Sekretaris, Krukut Cideng, Krukut
Lama, Pakin, Kali Besar, Jelakeng PT. Waskita Karya Liabilitas
Tim Konsultan Supervisi Konstruksi memberikan layanan mereka terutama pada kegiatan berikut dan bantuan yang
diperlukan untuk PIU dan Kontraktor:
•
Mengkritisi berbagai temuan yang merekomendasikan amandemen, penambahan dokumen-dokumen, atau
tindakan perbaikan lainnya yang dinilai perlu untuk pelaksanaan pekerjaan kontraktor yang sesuai;
•
Mengkaji gambar kerja, pernyataan metode kerja, jadwal konstruksi, dan lain-lain yang diajukan oleh kontraktor
berdasarkan standar, spesifikasi, dan observasi teknik yang relevan;
•
Berkaitan dengan CPIU dan PIU yang terkait, mengadakan rapat koordinasi untuk membahas berbagai isu
mengenai desain dan spesifikasi, pernyataan metode kerja, dan sebagainya;
•
Membantu kontraktor agar secara tepat melokalisir kontrak/proyek dan menetapkan sistem kontrol survei yang
sesuai dan survei lapangan yang diawasi yang dilakukan oleh kontraktor;
•
Melakukan pengawasan atas kegiatan konstruksi, seperti pengerukan, rehabilitasi tanggul dan pembuangan
material keruk di CDF Ancol dari kontraktor Paket 6, menghadiri pertemuan rutin dan pertemuan dengan PIU
dan kontraktor;
•
Memantau progres fisik dan finansial setiap paket;
•
Pencatatan dan pelaporan di kantor lapangan maupun di kantor pusat.
2.4.1