• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH MUHAMMADIYAH ANGGRAINI TRI SEPTIANI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SEJARAH MUHAMMADIYAH ANGGRAINI TRI SEPTIANI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH

MUHAMMADIYAH

(2)

Sejarah Berdirinya Muhammadiyah

(3)
(4)

Visi dan Misi Muhammadiyah

Visi

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berlandaskan

Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan watak tajdid yang dimilikinya

senantiasa istiqomah dan aktif dalam melaksanakan dakwah

Islam amar ma’ruf nahi munkar di semua bidang dalam upaya

mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin menuju

terciptanya/terwujudnya masyarakat Islam yang

sebenar-benarnya.Hadist yang menerangkan:

ل

ل اقل ههللا ى

ل لإه ب

ب حلأل ل

ه املع

ع ل

ل ا ي

ب أ

ل ملص يببهننلا للئهسس تعللاقل اهلنععل هسللا يلضهرل ةلشلئهاعل نععل

:

) .

ىراخبلا هاور ن

ل وعقسيعط

ه تس امل ل

ه املع

ع ل

ل ا نلمه اوعفسللكعا للاقلول لنقل نعإهول اهلمسولدعأل

(

Artinya :” Dari Aisyah r.a. berkata : Nabi pernah

(5)

Misi

1.

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah amar

ma’ruf nahi munkar memiliki misi :

2.

Menegakkan keyakinan tauhid yang murni sesuai

dengan ajaran Allah SWT yang dibawa oleh para Rasul

sejak Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad saw.

3.

Memahami agama dengan menggunakan akal fikiran

sesuai dengan jiwa ajaran Islam untuk menjawab dan

menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan.

4.

Menyebar luaskan ajaran Islam yang bersumber pada

Al-Qur’an sebagai kitab Allah terakhir dan Sunnah

Rasul untuk pedoman hidup umat manusia.

5.

Mewujudkan amalan-amalan Islam dalam kehidupan

(6)

Faktor Internal dan Eksternal Lahirnya

Muhammadiyah

*  Faktor obyektif yang bersifat Internal

Kelemahan dan praktek ajaran Islam

.

Kelemahan praktek ajaran agama Islam dapat dijelaskan

melalui dua bentuk,

1.

Tradisionalisme

(7)

2. Sinkretisme

Pertemuan Islam dengan budaya lokal disamping telah

memperkaya khasanah budaya Islam, pada sisi lainnya

telah

melahirkan

format-format

sinkretik,

percampuradukkan

antara

sistem

kepercayaan

asli

masyarakat-budaya setempat. Sebagai proses budaya,

percampuradukkan budaya ini tidak dapat dihindari, namun

kadang-kadang

menimbulkan

persoalan

ketika

(8)

Faktor Objektif yang Bersifat Eksternal

·      1.   Kristenisasi

        Faktor objektif yang bersifat eksternal yang paling banyak mempengaruhi kelahiran Muhammadiyah adalah kristenisasi, yakni kegiatan-kegiatan yang terprogram dan sistematis untuk mengubah agama penduduk asli, baik yang muslim maupun bukan, menjadi kristen. Kristenisasi ini mendapatkan peluang bahkan didukung sepenuhnya oleh pemerintah Kolonialisme Belanda. Missi Kristen, baik Katolik maupun Protestan di Indonesia, memiliki dasar hukum yang kuat dalam Konstitusi Belanda. Bahkan kegiatan-kegiatan kristenisasi ini didukung dan dibantu oleh dana-dana negara Belanda. Efektifitas penyebaran agama Kristen inilah yang terutama mengguggah KH. Ahmad Dahlan untuk membentengi ummat Islam dari pemurtadan.

·       2.   Kolonialisme Belanda

(9)

Profil KH. A. Dahlan

Lahir : Yogyakarta,1 Agustus 1868

Wafat : Yogyakarta23 Februari 1923

Dikenal karena : Pendiri Muhammadiyah dan Pahlawan Nasional

(10)

Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

Corak pemikiran Islam dari K.H. Ahmad Dahlan

pada umumnya berkisar pada penekanan praktik

Islam salaf sebagai kritik atas Islam tradisional

(taqlid) yang bercorak sinkretis karena pengaruh

adat istiadat lokal. Dengan kata lain, singularitas

Islam direkonstruksi lagi menjadi Islam

(11)

Usaha danJasa-Jasa Besar K.H. Ahmad Dahlan

1. Mengubah dan membetulkan arah kiblat yang tidak

tepat menurut semestinya. Umumnya Masjid-masjid dan

langgar-langgar di Yogyakarta menghadap ke timur dan

orang-orang shalat menghadap ke arah barat lurus.

Pada hal kiblat yang sebenarnya menuju Ka’bah dari

tanah Jawa miring ke utara kurang lebih 24 derajat dari

sebelah barat. Berdasarkan ilmu pengetahuan tentang

ilmu falaq itu, orang tidak boleh menghadap kiblat

menuju barat lurus, melainkan harus miring ke utara 24

derajat. Oleh sebab itu K.H. Ahmad Dahlan mengubah

bangunan pesantrennya sendiri, supaya menuju kearah

kiblat yang betul. Perubahan yang diadakan oleh K.H.

Ahmad Dahlan itu mendapat tantangan keras dari

(12)

2. Mengajarkan dan menyiarkan agama Islam dengan popular, bukan saja di pesantren, melainkan ia pergi ke

tempat-tempat lain dan mendatangi berbagai golongan. Bahkan dapat dikatakan bahwa K.H. Ahmad Dahlan adalah bapak muballigh Islam di Jawa Tengah, sebagaimana Syekh M. Jamil Jambek sebagai bapak muballigh di Sumatera Tengah.

3. Memberantas bid’ah-bid’ah dan khurafat serta adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. 3. Mendirikan perkumpulan/persyarikatan Muhammadiyah

pada tahun 1912 M yang tersebar di seluruh Indonesia sampai sekarang. Pada permulaan berdirinya,

Muhammadiyah mendapat halangan dan rintangan yang

sangat hebatnya, bahkan K.H.Ahmad Dahlan dikatakan telah keluar dari mazhab, meninggalkan ahli sunnah wal jama’ah. Bermacam-macam tuduhan dan fitnahan yang dilemparkan kepadanya, tetapi semuanya itu diterimanya dengan sabar dan tawakal, sehingga Muhammadiyah menjadi satu

(13)

Faktor Pendorong Berdirinya

Muhammadiyah

1. FaktorSubjektif

(14)

2. Faktor Objektif

Faktor objektif yang dimaksud adalah keadaan dan kenyataan yang berkembang saat itu. Apa yang ada dalam pikiran K.H. Ahmad Dahlan merupakan kesadarannya, dinyatakan, disulut dengan api yang ada di dalam masyarakat. Faktor objektif ini dibagi dalam dua bagian yakni intern umatIslam,daneksternumatIslam.

3. Faktor intern

(15)

4. Faktor objektif ekstern

Pemerintah Hindia Belanda merupakan keadaan objektif ekstern umat Islam pertama yang melatar belakangi berdirinya persyarikatan Muhammadiyah. Pemerintah Hindia Belanda memegang kekuasaan yang menentukan segala-galanya. Agama pemerintah Belanda menurut resminya adalah Protestan, dengan demikian sudah tidak menghendaki agama Islam. Demi kelangsungan kekuasaannya di Indonesia, pemerintah penjajah Hindia Belanda berpendirian bahwa ajaran agama Islam yang utuh dan murni tidak boleh hidup dan tidak boleh berkembang di tanah jajahan. Maka ajaran agama Islam yang tidak utuh dan tidak murni itulah yang dikehendaki pemerintah Hindia Belanda.Belanda mempunyai keyakinan, kalau umat Islam di tanah jajahan bisa memahami Islam yang sebenarnya, meyakini agama Islam berdasarkan pahamnya yang benar, kemudian bisa melaksanakan ajaran Islam yang benar, maka pemerintah penjajah Belanda tidak akan bisa bertahan. Usaha mereka adalah menjauhkan umat Islam dari Al-Qur’an, menjauhkan dari As-Sunnah,, menjauhkan dari kesanggupan memahami Islam yang sebenarnya dan mampu menggunakan akal pikiran serta akal budinya untuk memahami Islam.

5. Faktor objektif diluar umat Islam lainnya

(16)

Maksud dan Tujuan mendirikan Persyarikatan

Muhammadiyah

Maksud dan tujuannya adalah untuk menegakkan

dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga dapat

mewujudkan masyarakat Islam yang

sebenar-benarnya. Usaha untuk mencapai maksud dan tujuan

ini adalah dengan:

• Mengadakan dakwah Islam;

• Memajukan pendidikan dan pengajaran;

• Menghidupsuburkanmasyarakattolongmenolong

Mendirikan danmemelihara tempat ibadah dan wakaf;

Mendidik dan mengasuh anak-anak dan pemuda-pemuda,

supaya kelak menjad iorang Islam yang berarti;

• Berusaha dengan segala kebijkasanaan, supaya kehendak dan peraturan Islam berlaku dalam masyarakat.

Berusaha kearah perbaikan penghidupan dan kehidupan yang

(17)

SEKIAN

Referensi

Dokumen terkait

Manajer perawat memiliki tanggungjawab untuk memimpin dan membimbing staf perawat dalam melakukan pendekatan spiritual pada praktek keperawatan, memastikan bahwa pasien sudah

Tingkat penyebaran sedimentasi yang terdapat di dasar waduk dapat di lihat pada gambar hasil analisa melaui AutoCad .Tingkat sedimentasi di waduk Cipta Karya ini ditenggarai

[r]

Keberadaan perempuan tidak hanya berdampak pada diri sendiri dan keluarga, namun juga memeberikan pengaruh yang besar kepada masyarakat, bangsa dan negara. Kemajuan

Sedangkan GIS disini untuk mengidentifikasi lokasi mana saja yang terdapat tempat laundry, maka akan membantu pengguna untuk melihat rute dan tempat laundryyang diinginkan dan

Department of Biology and Institute of Chinese Medicine, Chinese University of Hong Kong, Shatin, Hong Kong, ChinaC.

Akurasi merupakan suatu uji yang dilakukan pada suatu metode apakah data yang dihasilkan mendekati nilai yang sebenarnya (Mattocks, 2010 ; Hasan et al ., 2015) dalam hal

Penyebab kepasifan mereka untuk berpartisipasi di kelas adalah bukan semata-mata karena kemalasan mereka untuk belajar tetapi lebih karena kurangnya penguasaan kosa kata bahasa