PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENENTUAN PEMASOK BAHAN BAKU TERBAIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP)
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Tabel 4.16 Menyusun Matriks Perbandingan Berpasangan pada Sub Kriteria Surat Rekomendasi
Tabel 5.23 Matriks Normalisasi dan Nilai Prioritas Relatif Alternatif Solusi terhadap Subkriteria Ketertiban ……… 37 Tabel 5.24 Nilai Konsistensi Matriks Perbandingan
Langkah pertama dalam menentukan prioritas elemen adalah membuat perbandingan berpasangan, yaitu membandingkan elemen secara berpasangan sesuai kriteria yang di
terhadap atribut ke-j. Nilai bobot preferensi menunjukkan tingkat kepentingan relatif setiap kriteria atau subkriteria.. Menentukan matriks keputusan yang
Sesuai dengan cara perhitungan Alternatif A10, maka didapatkan hasil akhir untuk nilai Eigen vector terhadap matriks perbandingan berpasangan kriteria A10 sebagai
menggunakan metode AHP dan TOPSIS meliputi penentuan matriks berbandingan berpasangan, normalisasi perbandingan berpasangan, perhitungan bobot prioritas kriteria,
Karena matriks yang digunakan untuk mengkonstruksi vector prioritas dalam AHP adalah matriks perbandingan berpasangan (pairwise comparison) yang positif, maka berdasarkan
Kriteria Quality merupakan kriteria yang paling penting bagi perusahaan dalam pemilihan pemasok dengan bobot 0,358.. Kemudian diikuti dengan kriteria Cost pada posisi kedua dengan bobot