• Tidak ada hasil yang ditemukan

Media Online : suaramedianational.co.id SuaraMedia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Media Online : suaramedianational.co.id SuaraMedia"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor ISSN : 2355-6501

Harga Rp.

7000,-Luar Jawa Harga Rp.

12.000,-Sudah Terdaftar

di Dewan Pers. Surat Izin Penerbitan

Usaha Pers : SK Menkum Ham Nomor : AHU-62124.AH.01.01 Tahun 2013

Edisi 489

Tahun XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

Media Online : suaramedianational.co.id SuaraMedia NasionalCom @smedianasional

Iklan / Langganan Hubungi : Tlp. (0354) 2897707 , HP. 081 333 002 657 Email : [email protected]

Bersambung di Hal. 11

Kota Bogor Percepat Pertumbuhan

Ekonomi dengan Belanja Infrastruktur

Bogor, SMN - Pemerintah Kota Bogor mendorong per-tumbuhan ekonomi dengan mempercepat belanja daerah melalui pelaksanaan pekerjaan proyek infrastruktur di Kota Bogor tahun anggaran 2021. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar daerah mening-katkan pertumbuhan ekonomi dan menekan penularan COVID-19,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, di Kota Bo-gor, Jumat, 28 Mei 2021.

Pada pertemuan antara kepala daerah se-Provinsi Jawa Barat dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan di Kota Bogor, Kamis, 27 Mei,

“Kuncinya adalah

dengan menekan

penularan COVID-19,

sehingga ekonomi bisa

tumbuh positif, Ucap

Jokowi”

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kanan)

Pemkab Mojokerto Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono menyerahkan penghargaan opini WTP kepada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Gedung Perwakilan Provinsi Jawa Timur

Mojokerto, SMN - Pemerin-tah Kabupaten Mojokerto kem-bali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah

Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020, Selasa (25/5) siang di Ge-dung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo. Penghargaan

diserahkan Kepala BPK Per-wakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono, pada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati did-ampingi Ketua DPRD Kabupaten

Mojokerto Ayni Zuroh.

Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2019 lalu opini WTP juga telah dikantongi Pemkab Mojokerto. Ini artinya, WTP ta-hun anggaran 2020 yang diterima kali ini merupakan prestasi tujuh kali berturut-turut yang berhasil dipertahankan. WTP merupakan bentuk dari kesesuaian lapo-ran keuangan yang telah dilak-sanakan sesuai dengan standard akuntansi pemerintahan, efekti-vitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

WTP sebenarnya bukan tu-juan, melainkan sebuah sarana yang mampu menggambarkan kondisi sebuah daerah yang tel-ah menerapkan transparansi, dan good governance. Selanjutnya, in-formasi yang diolah dan disajikan dalam laporan yang menghasil-kan predikat WTP, bisa dijadimenghasil-kan alat atau instrumen pengambilan sebuah keputusan strategis.

“Kami harap hasil pemerik-saan ini dapat mendorong dan

memotivasi jajaran Pemerintah Daerah, untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Semoga LHP ini dapat bermanfaat sebagai bahan evalu-asi dan memperbaiki pertanggu-ngjawaban pelaksanaan APBD,” kata Joko Agus Setyono dalam sambutan.

Selain Kabupaten Mojokerto, beberapa daerah juga menerima Opini WTP dalam kesempatan ini. Antara lain Pemkab Sumenep yang juga 7 kali berturut-turut, Kabupaten Pamekasan 4 kali berturut-turut, dan Pemkot Pa-suruan sebanyak 1 kali. Joko juga mengungkapkan beberapa temuan signifikan yang harus diperhatikan oleh semua Pemer-intah Daerah. Meski tidak mem-berikan pengaruh terhadap kewa-jaran laporan, Joko menekankan agar temuan tersebut menjadi rekomendasi yang harus diperha-tikan dan ditindaklanjuti.

Adapun di antaranya adalah pengelolaan dan penatausahaan aset tetap, yang dinilai belum

memadai. Begitupun dengan pe-natausahaan PBB P-2 dan kebi-jakan akuntansi, penatausahaan persediaan atas bantuan Covid-19 tahun anggaran 2020, serta ada kemahalan harga pengadaan ba-rang penanganan Covid-19 dari Belanja Tak Terduga (BTT).

Secara lengkap, opini WTP merupakan pernyataan profesion-al pemeriksa tentang kewajaran penyajian laporan keuangan, bukan merupakan jaminan tidak adanya fraud atau tindakan ke-curangan lainnya. Namun jika ditemui, pemeriksa tetap men-gungkapkannya dalam laporan.

Sementara laporan keuangan harus memenuhi tujuh unsur pent-ing, antara lain Laporan Realisasi Anggaran, Perubahan Saldo An-ggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan catatan atas laporan keuangan. Serta harus sesuai dengan Stan-dar Administrasi Pemerintahan (SAP), Sistem Pengendali Intern (SPI), kepatuahan pada

perun-dang-undangan, dan kecukupan informasi.

Selain itu, hal mendasar dari WTP adalah kewajaran, artin-ya wajar dalam hal materialistis baik kuantitatif maupun kualitat-if. WTP merupakan yang teratas dari tingkatan LKPD, yang diikuti predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer.

Bupati Ikfina Fahmawati mengucapkan terima kasih, pada seluruh OPD yang telah bekerja dengan baik dan maksimal. Bupa-ti berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan.

“Saya ucapkan terima kasih pada semua OPD yang yang tel-ah serius dan konsekuen dalam hal menyusun laporan keuangan dengan maksimal dan tepat wak-tu. Prestasi ini harus terus kita pertahankan,” ucap Bupati ikfina yang hadir didampingi Pj Sekda-kab Mojokerto, Inspektur Kabu-paten Mojokerto, Kepala BPKAD beserta OPD terkait.(hms/adv/sl)

Gubernur Jawa Timur Bersama Bupati

Tulungagung Launching Produk Wisata

Tulungagung, SMN - Bu-pati Tulungagung, Maryoto Birowo menyambut kedatan-gan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung di wisata desa Nangkula Park Desa

Kend-albulur, Kecamatan Boyolan-gu, Sabtu (22/5/2021) sore. Dalam kunjungannya, Gu-bernur Khofifah yang did-ampingi Plh Sekda Provinsi, Jatim Heru Tjahyono beserta rombongan yang terdiri dari

pihak terkait guna melihat perkembangan wisata desa Nangkula Park yang dikelola oleh BUMDes Larasati milik Desa Kendalbulur sekaligus melaunching produk wisata.

Di kesempatan tersebut,

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Bupati Maryoto Birowo men-yampaikan bahwa di Kabu-paten Tulungagung ada total sebanyak 257 BUMDes yang terbentuk dan terdiri dalam tiga kategori yakni BUMDes maju, berkembang dan pemu-la. Tiga kategori tersebut me-liputi 66 BUMDes maju serta 97 BUMDes berkembang dan 94 BUMDes pemula.

Adapun unit usaha yang dikembangkan oleh BUMDes BUMDes tersebut antara lain usaha toko perdagangan, pas-ar desa, pelayanan kebutuhan masyarakat, pertashop, per-tades, pengelolaan sampah, simpan pinjam, jasa perse-waan, pertanian dan wisata desa.

Selain itu, Bupati Tulun-gagung juga menyampaikan bahwa dari total jumlah BUMDes di Kabupaten Tu-lungagung ada sebanyak 23 BUMDes yang mempunyai usaha wisata dengan tercatat dalam aplikasi data desa cen-ter yang salah satunya yakni Nangkula Park.(hms/adv/ kan)

Perkosa Bocah 13 Tahun Usai Pesta Sabu, 2 Pria

di Sulsel Diciduk!

Jakarta, SMN - Polisi menangkap dua pria akibat memperkosa perempuan berusia

13 tahun di Luwu Timur (Lu-tim), Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebelum beraksi, pelaku lebih

dulu melakukan pesta narkoba jenis sabu.

“Terduga pelaku sudah dia-mankan di Polres Lutim,” ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto

saat dimintai konfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Suprianto mengatakan dua pelaku berinisial RL (20) dan

Bersambung di Hal. 11

360 Kendaraan Bodong

Diamankan Sebelum

Dikirim ke Timor Leste

360 Kendaraan Bodong Diamankan Sebelum Dikirim ke Timor Leste

Pati, SMN - Polisi meng-gerebek gudang penyimpanan kendaraan tanpa surat alias bodong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Total barang bukti se-banyak 360 unit sepeda motor dan mobil.

“Dari TKP gudang di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwa-na, disita 57 sepeda motor dan 11 mobil. Kemudian di TKP pengembangan yakni di Pela-buhan Tanjung Emas Semarang, disita 264 sepeda motor dan 28 mobil,” kata Kapolda Jawa Ten-gah Irjen Ahmad Luthfi kepada wartawan di Pati, Jumat (28/5).

Semua barang bukti itu tanpa disertai surat-surat kendaraan alias kendaraan bodong dan disembunyikan dalam sejumlah kontainer. “Bahwa ada kon-tainer yang digunakan sebagai sarana kejahatan mereka, dan sekarang satu kontainer sudah selesai dibongkar dalam olah TKP, masih ada kontainer lain-nya yang akan dibuka nantin-ya,” jelasnya. Sebanyak ratusan kendaraan bodong tersebut ren-cananya akan dikirim ke negara Timor Leste melalui pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Modus operandi adalah den- Bersambung di Hal. 11 gan mengelabui petugas, bahwa kendaraan-kendaraan tersebut akan dikirim ke Kalimantan. Tetapi setelah dilakukan kro-scek, ternyata akan dikirim ke negara Timor Leste,” papar Lu-thfi.

Pengungkapan tersebut be-rawal dari hasil penggerebekan di gudang yang berada di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Terdapat barang bukti sebanyak 57 sepeda motor dan 11 mobil yang siap dikirim ke Timor Leste.

(2)

“Jika pers merugikan,jangan main hakim sendiri, gunakan hak jawab atau adukan ke Dewan Pers”

Pesan ini disampaikan Suara Media Nasional (Dewan Pers).

Gedung Dewan Pers, Lantai 7-8. Jl. Kebon Sirih 34, Jakarta 10110 Telp. (021) 35214874. 3504874-75. Fax. (021) 3452030 Email : [email protected]. Twitter : @dewanpers.or.id / www.persscouncil.or.id

Kantor Pusat: Dsn Temboro Ds. Plaosan Kec. Wates Kabupaten Kediri, Jawa Timur Kantor Redaksi: Jl. Durian (Ruko PG Pesantren) Pesantren - Kota Kediri, Jawa Timur Telp./Fax: (0354) 4526358. Penanggung Jawab & Penasehat Hukum I: Tjutjut Suliyatno, SH, Rahmat Ardianto, SH. Kantor Advokat: Jl. Slamet Riyadi No. 29/67 Kota Kediri. Dewan Penasehat: KH. Drs. Imam Yahya Malik/ Gus Yahya (Ponpes Al Makruf Kedong Lo Kediri), Drs. Ali Rohmad M.Pd, Soroso, Farid Makruf, SE, ST, DR. H.S. Adi Suparto. Ombosman : Mujianto SE. Komisaris Utama: Winarti. Direktur Utama: Kanti Wiyoto. Direktur II: Edit Suwantara, SE. Pimpinan Redaksi: Kanti Wiyoto. Wakil Pimred: Imam Subawi, Yon Taufik Hidayat. Bendahara: Hj. Mintarti, ST. Dewan Redaksi: Kanti, Winarti. Redaktur Pelaksana: Kundari Pri Susanti S.T., Hartono Basingkem, Mardianto, Setiawan. Redaktur: Ir. Prayudi Bahagia RW, Edi Sunarko RD, Munjidul Ibad. Humas: Futi’ah SE. Fotografer: Wendy Eko Winarto. Desain/Layout: Taufik Ismail, Nanim Fitri Dwi N.A, Arik Agustyawan. Manager Marketing: M. Edy Fathurokim. Marketing: Kharis Abdullah,. Crew dan Wartawan: Kota/Kab. Kediri: M. Ali Faizin, M. S hulthon I. S., Abin Sutowo, Wendy Eko Winarto, Agus B., Dwi Asmawati. Kabiro Kabupaten OKI : Muhammad Ludfi. Blitar Kota/Kab: Agus Imam S. Eko Setyo Budi, Hari Pramono.Tulungagung/Trenggalek: Edi M. Bangkalan, Pamekasan, Sampang: Wahyudi Hermawan, Muhannad Syarief H, H.Achmad. Mojokerto: Abdul Hufron Sholeh. Jombang: Slamet W, Puji, Himma Rafinda Irsyad. Surabaya : Ahmad Subaeri. Nganjuk : E. Widyantoro, Markus. Madiun/Ponorogo: Drs. Suyanto. Biro Tuban : Imam Safii. Magetan: Faisal, Rudi. Ngawi: Kundari Pri Susanti S.T., Priyanto. Kabiro PANTURA : Cipto Karaton, Abdul Salam. Kota/Kab. Probolinggo: Edi Sunarko RD. Lumajang : Atiek. Perwakilan Jawa Tengah : Suroto Anto S. Kab. Kendal : Peni Kusumawati. Sidoarjo : Mohammad Anang Ma’aruf.(Biro). Kab. Pelalawan : M.M. Deli. Kab. Purworejo : Alex Saputra(biro).Bandung : Aldi R Panjaitan.Kab. Muara Enim : Mirza Achmad(Biro). Kab. Semarang dan Kota

Salati-ga: Agus Purnomo DRS. Biro Sukabumi: Roby Cahyadi(biro). Lamongan : Prayitno, Asari, Rodliyan Najal Basyar. Kab. Rembang : Orsal Malang Raya : C. Junaedi. Biro Pasuruan Raya : Haidir

Sabarud-din(Kabiro) . Maluku Utara: Syaiful. Biro Gunung Mas: Mandau Suwandi.Sumatera Barat : Agusnaidi Amd, Wyndo regandha, Jastri, Martias, Adrianto, Marseki putra, Zulkarnain, Jhon Hendri, Dessi Kumala S. Kota Lubuk linggau, Kab. Musi Rawas d an Kab. Muratara: Toding Sugara. Kabupaten Serang: Adam.Perwakilan Kaltim dan Kaltara : Syahraini. Perwakilan Sulsel: Muhlis. Kabupaten Tangerang: Nurhasan. Kabupaten

Karimun: Timbul Maradona. H. Biro Provinsi Banten: Riyan Dwi Prastika. Perwakilan Kepulauan Nias : Adieli Waruwu. Provinsi Lampung: Bahrudin. Biro Tanjung Pinang: J. Parlindungan Hutasoit.Perwakilan Provinsi Papua: Antonius Wisnugraha.

No.Rekening BRI Cabang Wonorejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. No. 6271 01 002959505. A/n. Winarti . No.Rekening Bank Jatim Capem Wates Kabupaten Kediri. No. 0782015257. A/N.

Winar-ti. No.Rekening Bank Jatim Capem Wates Kabupaten Kediri. No. 0781000922. A/N : PT. Suara Media Nasional. Website : www.suaramedianasional.co.id. Email : [email protected]. Percetakan : PT. Aksara Grafika Surabaya, Alamat Percetakan : Jl. Brigjend Katamso No. 45, Waru Sidoarjo Jawa Timur . Telp. (031) 8678308. Isi diluar tanggung jawab percetakan.. Waspadai Waratawan Suara Media Nasional yang meme-gang Kartu Press yang namanya tidak tercantum dalam BOK REDAKSI bukan tanggung jawab Redaksi. Bila Anda ingin berlangganan, Keluhan serta Informasi. Bisa mengirim surat untuk redaksi kami dengan identitas diri ke

Kan-tor Pusat “SUARA MEDIA NASIONAL” di Dusun Plaosan Desa Plaosan Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Telp. Fax.(0354) 2897707, 081333002657, 085645867811. Admin SMN :081230908358. Kami hanya memuat iklan berdasarkann order yang masuk dari pemasang iklan dan bila mana ada iklan yang tidak termuat harap menghubungi kantor redaksi “SUARA MEDIA NASIONAL”. Tidak dibenarkan meminta imbalan sesuatu dari narasumber.

Penerbit : PT. SUARA MEDIA

NASIONAL Surat Izin Usaha Penerbitan Pers : SK Menkum Ham Nomor : AHU-62124. AH.01.01 Tahun 2013. Penanggung jawab : Kanti Wiyoto

2

Pariwara

Edisi 489 / XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota

Amankan Kuli Bangunan Pemilik Sabu

Pasuruan Kota, SMN - Gebrakan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Pa-suruan Kota perlu diacungi jempol, karena pada Senin (24/05/2021) kembali ber-hasil meringkus seorang le-laki berinisial K bin S (22 th) yang tamatan kelas dua SLTA dan beralamat di Desa Gejugjati, Kecamatan Le-kok, Kabupaten Pasuruan. Sebab tanpa hak miliki atau menyimpan narkotika jenis sabu.

Barang bukti yang ber-hasil disita dan diamankan petugas

antara lain.

1 klip sabu 0,26 gram, 1 unit Hp merk OPPO serta

1 rangkainan alat hisap sabu/Bong.

Berawal dari laporan masyarakat kemudian petu-gas kepolisian melakukan penyelidikan di sekitar wilayah tersebut dan seki-ra pukul 16.22 WIB. petu-gas mengamankan seorang

laki-laki bernama K Bin S dikarenakan tanpa hak memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu yang di kuasai di genggaman tangan kanannya, selanjutnya ba-rang bukti dan terlapor diba-wa ke Polres Pasuruan Kota guna proses lebih lanjut.

Adapun pasal yang diduga dilanggar yaitu

Pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 UU No.35 Th. 2009 tentang Narkotika. (Haidir)

Pengendara Motor Yang Menggunakan Helem

Magic Com Dibina Kapolres Pasuruan Kota

Pasuruan Kota, SMN - Pa-suruan Kota menindak lanjuti video viral yang ada di mas-yarakat tentang menggunakan helem tidak SNI yang bisa membahayakan keselamatan masyarakat di jalan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si., did-ampingi Kasat lantas Polres

Pasuruan Kota dan Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota dalam hal ini bergerak cepat dengan mengundang yang bersangkutan untuk datang di Polres Pasuruan Kota untuk mendapatkan Edukasi. Jumat (28/05/2021).

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman ketika mengenakan Helem standar SNI ke pengendara roda dua

“menjelaskan kepada yang bersangkutan, dalam meng-gunakan kendaraan di jalan umum kita harus memperha-tikan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain ses-ama pemakai jalan, bila bapak menggunakan helm seperti ini nanti menjadi tontonan orang lain, orang lainnya tidak fokus bisa menabrak atau ditabrak, jadi bapak salah bila menggu-nakan helm yang jadi perha-tian orang lain apalagi ini tidak standar dengan SNInya.

Kapolres Pasuruan Kota juga memberikan helem peng-ganti magic com dengan helem berstandart SNI gratis.

“Kita berikan helm yang se-suai standar jangan dipakai lagi helem magic com ini karena nanti orang lain bisa di perhatian ke bapak

menja-di tidak fokus ke jalan.” Jelas AKBP Arman.

Yang bersangkutan menga-kui salah dan sudah sadar kare-na tidak menggukare-nakan helem yang sesuai dengan standart SNI.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat sebagai pengguna jalan di jalan raya harus mematuhi rambu lalu lintas dan aturan-aturan yang ada di undang-undang lalu lin-tas jalan, kemudian yang perlu diperhatikan jangan sampai menjadi perhatian orang lain sehingga perhatian orang lain tidak fokus kepada kendaraan dan jalan sehingga dapat mem-bahayakan diri ataupun orang lain, pentingnya untuk meng-gunakan helem yang sesuai dengan standart,” tutup Kapol-res. (Haidir)

Kapolres Ajak Elemen Pemuda di

Pasuruan, Apel Berantas Narkoba

Pasuruan, SMN - Polres Pa-suruan menggelar Apel Komit-men Bersama. Ini dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran Narkotika di lingkungan Polri.

Apel digelar di halaman Mapolres, Senin (24/05/2031). Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan beserta dengan

PJU (Pejabat Utama) Polres set-ingkat perwira menengah dan Kapolsek jajaran Polres Pasuru-an.

Acara sendiri dimulai den-gan menyanyikan lagu Indone-sia Raya yang dilanjut dengan penghormatan apel kepada pimpinan.

Setelah itu kapolres mem-bacakan deklarasi dan ikrar

Kapolres Pasuruan AKBP Rofik ketika memberikan penjelasan

bersama. “Polres Pasuruan beserta jajaran tidak akan men-yalahgunakan kewenangan, da-lam melakukan pemberantasan Narkoba,” ujarnya.

“Menyatakan haram huk-umnya terhadap segala bentuk penyalahgunaan Narkoba dan sejenisnya. Mendukung dan menghargai usaha seluruh el-emen masyarakat dalam peran terhadap peredaran gelap Nar-koba,” lanjutnya lagi.

Setelah itu kapolres melaku-kan penandatanganan surat pernyataan tidak akan terlibat dalam jaringan penyalahgunaan Narkoba.

Beberapa elemen yang terli-bat dalam acara ini adalah be-berapa komunitas pemuda dan santri anti narkoba (Nawa Kar-tika). Kemudian juga internal Polres Pasuruan dari 19 polsek jajaran di wilayah hukum Polres Pasuruan. (Haidir)

H. Marwan Hamami : Perumda Harus

Menjadi Titik Balik Pertumbuhan Ekonomi

Akibat Dampak Pandemi

Sukabumi, SMN - Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami melantik Eneng Dewi Komala-sari, SE sebagai Direktur Utama Perumda Aneka Tambang Dan Energi Periode 2021-2026, Nina Oktaria, SE., C.R.B.D sebagai Direktur Pemasaran Perumda BPR Sukabumi periode 2021-2026, serta dua anggota dewan pengawas Perusahaan Umum Daerah Agro Sukabumi Mandiri periode 2021-2025. Aep saepul Hayat, SE.I, dan Bayu Risnan-dar , S. Pd.I Serta Mengangkat Any Tri Hendarini, S. P., M. Si sebagai anggota dewan penga-was Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri periode 2021-2025 di Aula Sek-retariat Daerah Kabupaten Su-kabumi-Palabuhanratu. Selasa (25/5)

Pelantikan tersebut di-saksikan oleh Kepala Inspek-torat Kabupaten Sukabumi In-spektur Dedi Sutadi, S.H dan Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, S.H., MM

Bupati mengamanatkan

ke-pada seluruh dewan pengawas dan direksi BUMD Kabupaten Sukabumi agar membangun ke-bersamaan dan perhatian yang tinggi dalam pengurusan peru-sahaan daerah.

“saya ingin mengingatkan kembali bahwa dewan penga-was adalah wakil atau kuasa dari pemilik perusahaan. oleh karena itu, dalam pelaksanaan tugas harus selalu berkoordinasi dan berkonsultasi dengan KPM (kuasa pemilik modal).dewan pengawas harus selalu melaku-kan koordinasi dan pembinaan kepada jajaran direksi maupun karyawan, sehingga diharapkan apa yang telah direncanakan pe-rusahaan dalam rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT) dapat tercapai dengan se-baik-baiknya”imbuhnya

Bupati berharap seluruh jaja-ran perumda harus dapat men-jalankan peran sebagai mediator dan fasilitator bagi usaha kecil dan petani.

“pada tahun 2021 Kabupat-en Sukabumi diharapkan bisa menjadi titik balik pertumbuhan

ekonomi yang sempat tumbuh negatif pada tahun 2020 aki-bat dampak pandemi covid 19. begitu pun perusahaan yang memiliki basis potensi sumber daya alam agar memaksimal-kan pengolahan barang jadi atau setengah jadi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah (value added) bagi masyarakat” Jelasnya

Di tempat yang sama Eneng Dewi Komalasari, SE sebagai Direktur Utama Perumda Aneka Tambang Dan Energi Periode 2021-2026 menyampaikan bah-wa PD ATE adalah rumah untuk para pengusaha tambang, bu-kan pesaing, kedepan kita abu-kan melakukan kerjasama dengan para pengusaha tambang untuk kesejahtraan Masyarakat” jelas-nya

Menurut Eneng Dewi ada 4 Strategi yang telah disiapkan untuk Perusahaan umum daerah Aneka Tambang dan Energi yai-tu melakukan Pembinaan sistem pertambangan berwawasan lingkungan, Memfasilitasi ijin pertambangan, Menyediakan pasar bagi pengusaha tambang, Kolaborasi dengan para penam-bang untuk memberdayaan mas-yarakat

Sementara itu anggota De-wan pengawas perusahaan umum daerah Agro Sukabumi Mandiri Aep saepul Hayat dir-inya siap untuk bekerja dengan sungguh-sungguh serta selaras dengan visi misi bupati Suka-bumi.

“Tentunya saya akan bekerja dengan serius dalam menjalank-an ammenjalank-anah ini, harus inovatif, kreatif, dan akuntabel.” Tutur Aep

Menurut Aep jabatan tersebut bukan hanya dijadikan ajang se-batas seremonial saja akan teta-pi lebih menitik beratkan kepada bagaimana peran Perumda ASM dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis agrobisnis yang sustainable (berkelanju-tan) dengan mengembangkan kawasan unggulan berbasis po-tensi agribisnis. (Roby)

Panen Kedelai, Bupati Sukabumi” Kita Ingin

Tiap Daerah Punya Komoditas Unggulan”

Sukabumi, SMN - Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami melakukan Pencanangan Gerakan Panen Kedelai dan menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Opteker dan Kelompok Tani dalam komoditas Padi, Jagung, Kedelai dan Ubi kayu Kabupaten Sukabumi Tahun 2021di Kampung Cilandak Desa Pasiripis Kecamatan Surade, Senin (24/05/2021)

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan tersebut di inisiasi Dinas pertanian dengan Kelompok Tani Sumur Band-ung, Menurut Kadis Pertanian Ir.H.Sudrajat MM menjelaskan bahwa Luas lahan untuk sektor kedelai mencapai 400 Ha. Terse-bar di beberapa lokasi di Keca-matan Surade, Jampang Kulon dan Cibitung

“ ditahun ini rencana

penana-man kedelai dikembangkan di-luasan 800 Ha tapi baru sampai bulan mencapai 400 Ha, sisa-sisa yang memang belum ditanam kita akan tanam dan hasil ini pun se-bagian akan menjadi bibit untuk ditanam” jelasnya.

Di tempat yang sama Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami mengatakan, pencanangan gera-kan panen kedelai harus diman-faatkan sebaik mungkin oleh para kelompok tani. Apalagi dengan adanya kemudahan akses dari pe-merintah pusat.

Hal penting lainnya, menurut Vupati, sudah ada yang siap mem-beli hasil panen dari para petani. Sehingga, para petani tidak perlu khawatir dalam memasarkan ha-sil panennya.

“masalah pengairan sudah ti-dak dikhawatirkan lagi. Sebab, ada rencana membangun bendun-gan di Cikarang, Kalau tidak sam-pai ke sini, kita coba buat bendun-gan lagi. Bahkan kita coba bikin embung. Sehingga, masyarakat dalam menanam tidak terganggu

oleh musim,” ungkapnya. Bupati menambahkan bahwa pangan di Kabupaten Sukabumi menjadi prioritas nasional. Bah-kan, beras Kabupaten Sukabumi selalu surplus.

“Sekarang kita tingkatkan potensi kedelai. Termasuk po-tensi lainnya di Kabupaten Su-kabumi untuk menyejahterakan masyarakat. Kita ingin seluruh wikayah memiliki unggulan,” pungkasnya.

Diketahui program ini mer-upakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sukabu-mi beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam sektor perta-nian diantaranya melalui kerjasa-ma dengan beberapa perusahaan untuk menerima hasil pertanian, introduksi teknologi infomasi pertanian mobile melalui Aplikasi RITX di Kecamatan Sukaraja dan Rekruitment calon petani mileni-al Sebanyak 1000 Orang melmileni-alui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS). (Roby)

(3)

Edisi 489 / XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

Goa Selomangkleng Kediri Simpang Lima Gumul Kediri

KEDIRI RAYA

3

Dari Kediri Untuk Indonesia

Goa Selomangkleng KediriGoa Selomangkleng Kediri

Pemkab Kediri Raih Opini Wajar

Tanpa Pengecualian BPK RI

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menerima penghargaan WTP BPK RI

Kediri, SMN – Pemer-intah Kabupaten Kediri kembali meraih prestasi di bawah kepemimpinan Hanindhito Himawan Pra-mana dan Dewi Maria Ulfa.

Prestasi yang diraih oleh Pemkab Kediri ini berhasil menyabet Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemer-iksa Keuangan RI.

Bahkan Kabupaten Kediri sudah meraih WTP ini sudah 5 kali berturut turut.

Prestasi ini sangat mem-banggakan Pemerintah

Ka-bupaten Kediri yang saat ini dipimpin oleh Hanind-hito Himawan Pramana.

Menurut Mas Dhito se-butan akrabnya bahwa ia berharap prestasi ini akan terus berlanjut seterusnya.

“Kabupaten kediri su-dah mendapatkan WTP sebanyak 5 kali ber-turut-turut. Harapan saya selaku bupati, kedepannya kabupaten kediri Supaya bisa seterusnya WTP (Wa-jar Tanpa Pengecualian. Hal ini Supaya tidak ada temuan-temuan dan hal krusial” ujarnya Jumat (28/5/2021).

Selain itu Mas Dhito juga memberikan gebrakan dalam kebijakan berupa merealisasikan program yang berbasis teknologi di seluruh satuan dinas di bawahnya.

“Untuk meningkat-kan hal ini, mulai tgl 1 juni mendatang kita akan menggunakan TNT (tran-saksi non tunai).” tutur Mas Bup

“Meski dapat resistensi dari berbagai pihak, kita akan tetap memulai TNT, karna dengan TNT ini akan meminimalisir penyele-wengen atau

penyalahgu-naan anggaran” imbuh Mas Dhito.

Selain itu dengan prestasi ini Mas Dhito ber-harap menjadi titik awal kebangkitan dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Saya ingin terus mem-buktikan jika tata kelola Pemerintah Kabupaten Kediri semakin baik karena semuanya serba digital. Se-hingga tak ada lagi temuan penyelewengan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri,” pung-kasnya.(kominfo/adv/kan)

Pemkab Kediri Gelar Simulasi

Penanggulangan Erupsi Kelud

Kediri, SMN - Pemer-intah Kabupaten Kediri menggelar simulasi pen-anggulangan bencana erup-si Gunung Kelud. Bertem-pat di lapangan Desa Sempu Kecamatan Ngancar (27/5), simulasi tersebut bertujuan untuk meminimalisir adan-ya korban jiwa saat Gunung Kelud meletus. Selain itu untuk pembekalan teknis penanganan awal korban bencana hingga penanga-nan di pengungsian.

Dalam simulasi ini ter-dapat sejumlah skenario, mulai dari seluruh warga yang telah bersiap-siap un-tuk mengungsi dan diang-kut menuju mobil evakuasi. Kemudian karena lemah dan tidak kuat berjalan, beberapa warga yang sakit, para lansia dan wanita

ham-il dibopong petugas, ditan-du dan dinaikkan ke dalam kendaraan evakuasi.

Bupati Kediri Hanindhi-to Himawan Pramana men-gatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk sosialisasi jika sewaktu-waktu terjadi letusan. Sehingga jika war-ga dan petuwar-gas telah siap, maka tidak terdapat korban jiwa saat bencana terjadi.

Pada kesempatan terse-but Mas Bup juga melaku-kan pemantauan persiapan Badan Geologi ESDM PVMBG yang berada di kawasan Gunung Kelud, di Dusun Margomulyo, Desa Sugihwaras.

Dengan didampingi Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Camat Ngancar Elok Etika dan Kepala BPDD Slamet

Turmudi, Mas Bup men-gunjungi dan memantau pos pantau Gunung Kelud guna melihat kesiapan alat-alat yang digunakan untuk melihat aktivasi Gunung Kelud.

“Disini kita melihat dan memantau kesiapan pos pantau, sejauh mana keak-tifan gunung tersebut. Se-lain itu nantinya bagaimana langkah yang diambil bila terjadi gejolak Gunung Kelud untuk menginforma-sikan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu Budi Prianto selaku pengamat Gunung Kelud dari ESDM PVMBG Badan Geologi menjelaskan, hingga saat ini Gunung Kelud dalam kondisi aman, baik suhu kawah ataupun

kegem-paan. Wisatawan tetap bisa melakukan kunjungan den-gan batas-batas tertentu.

Simulasi penanggulan-gan bencana ini melibatkan semua jajaran, mulai dari TNI, Polri, BPBD, serta in-stansi terkait. Selain meng-utamakan keselamatan korban, kegiatan juga di-fokuskan pada penanganan terhadap pengungsi, sep-erti pendataan nama dan jumlah pengungsi, kebutu-han makan, penyimpanan ternak pengungsi, hingga penanganan korban luka – luka.

Rencananya kegiatan ini akan dilakukan secara ru-tin enam bulan sekali, agar ketika terjadi letusan tidak ada warga yang menolak untuk dievakuasi.(kominfo/ kan)

Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar simulasi penanggulangan bencana erupsi Gunung Kelud

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung

Polres Sukabumi Bubarkan Geng Motor

Sukabumi, SMN - Tokoh agama, tokoh pemuda dan ele-men masyarakat yang tergabung dalam Organisasi kemasyaraka-tan (ormas), serta Forum Ko-munikasi Pimpinan Daerah

(Forkopimda) di Kota dan Ka-bupaten Sukabumi, mendesak untuk membubarkan Geng Mo-tor yang kerap berulah dan se-makin meresahkan.

Desakan untuk

memberan-tas sekaligus membubarkan geng Motor tersebut didukung sepenuhnya oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara. Sambung Yudha Keberadaan geng motor yang kerap berulah dengan aksi-ak-si berutalnya yang sangat amat meresahkan warga masyarakat.

“ya, tentu hal itu menggang-gu kondusifitas, kenyamanan dan ketertiban umum mas-yarakat Sukabumi, Geng Motor harus dibubarkan”. Tegas Yudha

Maka dari itu, kami sangat setuju dan mendukung lang-kah tegas dari Kapolres Suk-abumi Kota, tegas Yudha saat menghadiri deklarasi penolakan keberadaan geng motor, Se-lasa (25/05/2021) di halaman

Mapolres Sukabumi Kota. Lanjutnya lagi. “Forkop-imda Kota dan Kabupaten Su-kabumi bersama tokoh-tokoh masyarakat, Organisasi Kemas-yarakatan (Ormas) dan Organ-isasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tadi sepakat membubar-kan geng motor,”.

“Kami berharap hal ini dibarengi dengan pembinaan karena yang terlibat di dalam berandal-berandal motor itu juga adalah anak-anak kita, anak bangsa. Jadi saya rasa mereka sedang mencari jati diri tetapi salah dalam mencari jati dirinya, makanya kita akan berikan pem-binaan kepada mereka,” Ucap Yudha. (Roby)

Terima Kunjungan Dadakan,

Kelurahan Ngronggo Justru Tuai Pujian

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur

Kediri, SMN - Semenjak dinobatkan sebagai Kelurah-an Bersinar pada akhir tahun lalu, Kelurahan Ngronggo ter-us berbenah memantaskan diri menyandang predikat sebagai kelurahan bersih narkoba. Benar saja, usahanya ini direspon baik oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur.

Kamis, (27/5/2021) Aris Purnomo, Kepala BNN Provin-si Jawa Timur melakukan kun-jungan mendadak ke Kelurah-an Ngronggo, bersama dengKelurah-an BNN Kota Kediri. Dalam kun-jungannya tersebut Aris mem-berikan apresiasi atas pencapa-ian dan usaha dari Kelurahan Ngronggo dalam mewujudkan Kelurahan Bersinar.

Hal tersebut dibenarkan oleh Bunawar, Kepala BNN Kota

Kediri. “Semua berjalan dengan baik, mulai dari relawan hingga program-program berjalan den-gan lancar, kemarin juga sem-pat dasem-pat apresiasi dari Bapak Aris Purnomo saat melakukan kunjungan,” tuturnya, Jum’at (28/5).

Lebih lanjut, Bunawar ber-harap dengan adanya Kelurahan Bersinar ini, dapat meminimal-isir kasus Narkotika di Kota Kediri. “Semoga dengan ini kasus karena Narkotika di Kota Kediri dapat terus ditekan dan Kota Kediri bisa menjadi kota yang bersih dari narkoba,” harap Bunawar.

Sementara itu, Heru

Sugiar-to, Lurah Ngronggo mengatakan bahwa hingga saat ini, pihak-nya terus mematangkan pro-gram-program terkait Kelurahan Bersinar. “Kita terus melakukan persiapan-persiapan seperti pelatihan, penyuluhan hingga lomba-lomba terkait Kelurahan Bersinar rutin kita lakukan,” un-gkapnya, Jum’at (28/5)

“Alhamdulillah, kemarin dapat apresiasi dari Kepala BNN Provinsi Jawa Timur yang secara dadakan melakukan kun-jungan ke Kelurahan Ngrong-go,” imbuh Heru.

Lebih lanjut, kini pihakn-ya sedang melakukan persia-pan-persiapan terkait

penan-ganan korban-korban akibat Narkoba yang mungkin nanti ditemui. “Kita sudah proses untuk pelaksanaan bimtek reha-bilitasi atau penanganan korban Narkoba sejak kemarin,”tan-dasnya.

Heru menegaskan bahwa Kelurahan Ngronggo telah siap menjadi Kelurahan Bersinar dan pihaknya akan terus memban-gun komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sep-erti BNN, Eklesia dan sebagain-ya, guna menyiapkan segalanya. “Kelurahan Ngronggo siap menjadi Kelurahan Bersinar,” pungkasnya.(Dwi)

Aris Purnomo, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan mendadak ke Kelurahan Ngronggo, bersama dengan BNN Kota Kediri.

Bupati Lira Persoalkan Transparansi

Kinerja Pansel Direksi PDAM

Sidoarjo, SMN - Bupati LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Sidoar-jo, M. Nizar menilai kurang transpar-annya Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi PDAM Delta Tirta dalam menapaki proses demi proses rekruit-men tersebut sehingga rekruit-menimbulkan opini yang simpang siur di publik.

Proses rekruitmen itu sendiri sudah berakhir dengan telah ditandatanginya surat penetapan hasil seleksi tersebut oleh Bupati Sidoarjo, Ahmad Muh-dlor Ali pada 21 Mei 2021 lalu yang menyebutkan nama-nama Direksi PDAM Delta tirta terpilih.

Dalam surat itu disebutkan jabatan Direktur Utama diraih Dwi Hary So-eryadi. Posisi Direktur Administrasi dan Keuangan dipercayakan pada Eka Shinta Octavia. Sementara itu Fatihul Faizun ditetapkan sebagai Direktur Pelayanan. Sedangkan Direktur

Oper-Direksi yang berasal dari luar PDAM pada saat diangkat pertama kali beru-mur paling tinggi 50 tahun. “Tapi khan ada Permendagri No 37 tahun 2018 dan PP No 54 tahun 2017,” tukas leg-islator asal Partai Golkar itu

Sementara itu Ketua Pansel Direk-si PDAM Delta Tirta, Ainur Rohman yang dihubungi melalui WA-nya menyebutkan tidak ada masalah den-gan usia Dwi Hary Soeryadi karena yang bersangkutan masih berumur 53 tahun pada saat mendaftar.

Menurutnya, Permendagri no 2 ta-hun 2007 itu memang sudah tidak bisa lagi dijadikan landasan hukum dalam proses seleksi calon Direksi PDAM karena sudah terbit aturan baru yang menganulir produk hukum sebelum-nya.

Dalam hal ini pihaknya memakai PP No 54 tahun 2017 sebagai payung hukumnya dimana dalam pasal 57 huruf h disebutkan bahwa calon Di-reksi BUMD berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 55 tahun pada saat mendaftar pertama kali.

Sedang soal pengalaman kerja, di huruf g pasal yang sama menyebut-kan calon direksi BUMD, termasuk PDAM Delta Tirta harus berpengala-man kerja minimal 5 tahun di bidang manajerial perusahaan berbadan hukum dan pernah memimpin tim. (anang)

asional diraih Slamet Setiawan. Menurut Nizar, saat ini banyak informasi minor yang berkembang di masyarakat yang diterimanya. Dian-taranya menyebutkan bahwa Dirut ter-pilih telah berusia 63 tahun, 67 tahun dan sebagainya. Juga soal pengalaman kerja Direktur Pelayanan dianggap yang belum memenuhi ketentuan yang berlaku.

Di persyaratan yang ditulis Pansel dalam pengumuman rekuitmen itu disebutkan calon Direksi yang berasal dari PDAM harus memiliki pengala-man sekurang-kurangnya 10 tahun, sedangkan calon dari non PDAM 15 tahun.

Nizar menerangkan “Seharusnya Pansel terbuka soal itu. Kenapa sih kog tidak disampaikan saja pada pub-lik terkait hal itu. Mulai dari usia mas-ing-masing kandidat, pengalaman ker-janya juga kepemilikan atas sertifikat Perpamsi dan sebagainya sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar sep-erti sekarang ini,” ujarnya senin (24/5) Selain itu Pansel juga seharusnya mencantumkan payung hukum yang digunakan untuk mendasari kinerjan-ya. “Kalau acuannya pada Permend-agri No 2 tahun 2007 pasal 3 ayat 2 dan Perda Kabupaten Sidoarjo no 15 tahun 2011 pasal 25 ayat 2, jelas salah,” tandasnya.

Pasalnya di kedua piranti hukum tersebut dijelaskan bahwa batasan usia

(4)

Edisi 489 / XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

4

Ngawi

Pengembangan Pertanian Organik dan

Pengentasan Kemiskinan, Prioritas di

Musrenbang RPJMD Ngawi

NGAWI, SMN - Mengen-taskan kemiskinan dan memba-ngun dunia pertanian organik berkelanjutan, menjadi agenda penting dalam Musyawarah Pe-rencanaan Pembangunan - Ren-cana Pembangunan Jangka Me-nengah Daerah digelar Pemkab Ngawi, Selasa (25/5/2021).

Bupati Ngawi, Ony Anwar, menekankan kembali visi misi dalam membangun Ngawi den-gan berbasis pertanian orden-ganik mandiri berkelanjutan. Hal ini tak lepas dari potensi pertanian di Ngawi terutama komoditas

padi, jagung dan kedelai (pajale) yang cukup menjanjikan.

Produksi pajale di Ngawi su-dah bagus dan potensinya cukup besar. Meskipun ada beberapa komoditi lain yang bisa menjan-jikan, namun Ony melihat bah-wa petani Ngawi sudah sangat berpengalaman dalam pengola-han pertanian dengan produksi pajale ini, terutama padi.

Hal itu pula yang menjadikan Ngawi dikenal sebagai lum-bung pangan nasional. Tingkat produksi gabah dengan tingkat konsumsi masyarakat Ngawi,

Musrenbang RPJMD dilakukan secara virtual di Kabupaten Ngawi.

lebih banyak produkai gabahn-ya. Surplus gabah inilah yang menopang ketersediaan gabah di Jatim maupun secara nasion-al.

“Produksi sudah tinggi teta-pi belum berdampak optinal pada kesejahteraan masyarakat petani, pemerintah harus inter-vensi lagi soal ini,” ungkapnya. Kabupaten Ngawi harus pula berjuang mengentaskan diri dari urutan keenam sebagai daerah termiskin di Jawa Timur.

Menurut Ony, pihaknya akan berusaha memenuhi tolok ukur pendataan kemiskinan yang dilakukan Badan Pusat Statistik. Meskipun atas hasil BPS ada argumen lain, namun pendataan BPS harus diikuti lebih dulu.

“Namun tentu saja hal ini ha-rus sesuai realita, bukan sekadar data saja. Ketika tercatat data kesejahteraan naik ya memang realitanya naik,” kata Ony.

Problema tersebut, akan di-coba diatasi dengan pengem-bangan pupuk organik sehingga diharapkan mengurangi peng-gunaan pupuk kimia. Tingkat produksi dapat lebih kecil sebab harga pupuk organik lebih mu-rah bahkan dapat dikembangkan sendiri oleh masyarakat

Di tingkat off farm, pengo-lahan pasca panen akan dit-ingkatkan. Salah satu kendala pertanian di Ngawi, kurangnya

produksi gabah kering siap gil-ing sebab petani tak memiliki kesiapan lahan, alat dan peng-etahuan untuk mengeringkan dan menyimpan produksinya sendiri.

Petani juga harus semakin dikenalkan dengan alat per-tanjan modern. Selain memu-dahkan, hal itu dapat menarik anak-anak muda giat bertani dan familiar dengan alat pertanian yang canggih.

Selain soal pertanian, pen-gentasan kemiskinan juga jadi agenda penting dalam Musren-bang RPJMD. Meningkatkan pendapatan, mendongkrak daya beli masyarakat dan membu-ka lapangan kerja, diharapmembu-kan dapat segera diwujudkan demi mengentaskan kemiskinan di Ngawi.

Ony menyatakan, Pemkab telah membuat rumusan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Ngawi. Saat ini, ketua tim untuk mewujudkan penurunan tingkat kemiskinan tersebut dip-impin wakil bupati.

Target tahun 2021 ini, Pemk-ab Ngawi bisa keluar dari daftar urutan keenam daerah miskin di Jawa Timur. Sedangkan target sampai tahun 2025 tingkat ke-miskinan bisa diturunkan hing-ga 12 persen. (ari)

Setiap Tahun Inspektorat Selalu Temukan

Pelanggaran Keuangan Desa, Mark Up

Modus yang Mendominasi

Yulianto Kusprasetyo, Inspektur Ngawi

NGAWI, SMN – Inspek-tur Kabupaten Ngawi, Yulianto Kusprasetyo, mengakui bahwa setiap tahun selalu menemu-kan penyimpangan keuangan di tingkat pemerintahan desa.

Padahal, tenaga pemeriksa dan waktu pemeriksaan oleh Inspektorat masih terbatas. Yulianto bahkan mengakui bah-wa pihaknya memeriksa reguler biasanya di tengah waktu

ang-garan berjalan. Setelah pemer-iksaan pun, bisa terjadi penyim-pangan.

“Tidak mungkin juga tena-ga pemeriksa akan memeriksa keuangan desa saja, kita ada batasan waktu,” kilahnya.

Diakuinya pula, masih ban-yak peluang terjadinya penyim-pangan atau pelanggaran yang luput karena kendala tenaga danwaktu yang terbatas.

“Setiap tahun ya ada saja temuan. Namun penyelesaian oleh Aparat Pengawas Intern Pe-merintah (APIP) itu ya memang memperbaiki dan mencegah kerugian uang negara. Sanksi dari APIP bila ada penyelewen-gan, ya dana dikembalikan,” ujar Yulianto.

Yulianto juga mengakui saat ini APIP juga meluncur ke be-berapa desa berkaitan dengan laporan-laporan masyarakat.

“Pemeriksaan kami kan bisa dilakukan karena jadwal reguler artinya memang jadwalnya me-meriksa. Kedua karena adanya dugaan kasus misalnya ya lapo-ran masyarakat ataupun ketika ada yang jadi sorotan media. APIP bisa turun kalau otu terja-di,” ungkapnya.

Mengenai tingkat kerugian dan pos anggaran desa yang rentan diselewengkan, Yulianto mengakui hal itu beragam.

Ada beberapa modus peny-alahgunaan dana negara dan itu terjadi pula di tingkat pemerin-tahan desa. Diantaranya dengan menggelembungkan anggaran (mark up), manipulasi anggaran dan pengurangan volume peker-jaan.

“Sampai saat ini, mark up atau memberikan kelebihan ba-yar masih paling sering menjadi temuan APIP untuk pelanggaran atau penyimpangan keuangan tingkat desa,” tukasnya. (ari)

Diwarnai Temuan Signifikan, BPK Tetap

Anugerahkan Predikat WTP untuk Ngawi

NGAWI, SMN – Badan Pe-meriksa Keuangan Perwakilan

(BPKP) Jawa Timur, kemba-li menganugerahkan predikat

Penganugerahan WTP atas LKPD tahun 2020, Selasa (25/5/2021).

Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keteran-gan Pertanggungjawaban Daer-ah (LKPD) Kabupaten Ngawi tahun 2020.

Predikat tersebut menjadikan Ngawi mencatatkan diri sudah meraih WTP sebanyak 8 kali berturut-turut.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Sekretaris Kabupaten Ngawi, M. Sodik Triwidyanto dan Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar, meng-hadiri penganugerahan tersebut, Selasa (25/5/2021).

“Alhamdulillah, menerima WTP lagi untuk ke-8 kalinya,” ungkap Sekretaris Kabupaten Ngawi, M.Sodik Tri Widiyanto.

Meskipun predikat WTP itu disandang, namun Bupati

Ngawi, Ony Anwar Harsono, mengakui masih ada beberapa catatan yang disampaikan BPK. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Ngawi agar bisa diperbaiki.

“Temuan signifikan dari BPK tetap ada, namun kita nanti akan berkoordinasi dan memanggil OPD-OPD yang terkait, sebagai upaya evaluasi,” janji Ony.

Temuan yang seharusnya jadi bahan perbaikan itu misalnya menyangkut aset, belanja mod-al, BOS dan pos bantuan.

Selain Kabupaten Ngawi, predikat WTP juga diterima daerah lain di sekitarnya yaitu Kabupaten Madiun, Pacitan dan Ponorogo. (ari)

Persiapan Pembahasan Rancangan

Perda Tahun 2021 Dilakukan

Bapemperda DPRD Kabupaten Blitar

Suasana rapat

SMN, Blitar – Badan Pem-bentukan Perda (Bapemper-da) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar rapat dalam rangka Persiapan Pembahasan Rancangan Perda Tahun 2021.

Rapat dihadiri oleh Wakil Ketua Bapemperda, Hari Mar-gono, S.Sos beserta sejumlah anggota Bapemperda. Rapat digelar di ruang Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, dengan menghadirkan Kabag Hukum dan Kasubag

Perundang-Undangan, Senin (24/05/2021).

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Blitar, Hari Margono, S.Sos saat memi-mpin rapat menyampaikan un-tuk mengawali pembahasan promperda tahun 2021 dilaku-kan dengan skala prioritas.

“Saya berharap Rencana Pembangunan Jangka Menen-gah Daerah (RPJMD) menjadi salah satu prioritas dalam pem-bahasan hari ini” kata Politisi Golkar ini.

Benny Setyohadi, SH, MH selaku Kabag Hukum Pemer-intah Kabupaten Blitar men-jelaskan untuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2021 ada se-banyak 6 Ranperda yang dipri-oritaskan untuk dibahas.

“Dari enam Ranperda itu, empat Ranperda agar segera dilakukan pembentukan Pansus. Sehingga bisa segera dilakukan pembahasan,” tuturnya.

Adapun skala prioritas da-lam pembahasan Ranperda Ta-hun 2021, yaitu : 1. Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), 2. Ranperda Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah Ranperda, 3. Ranperda tentang Keuangan Daerah, dan 4. Ran-perda tentang Restribusi Jasa Usaha.

“Ada dua judul yang menjadi perhatian khusus, yaitu Ranper-da tentang RPJMD, Ranper-dan Ran-perda tentang Pembentukan dan Penyusutan Perangkat Daerah untuk pembahasan Ranperda tersebut bisa dibahas setelah tanggal 31 Juni 2021,” tuturnya. (mam)

SMK Negeri 01 Kademangan Menggelar

Rekrutmen Agar Lowongan Pekerjaan

Tetap Ada Meskipun di Masa Pandemi

Suasana perekrutan di ruang BC atas

SMN, Blitar - SMK Neg-eri 01 Kademangan menggelar rekrutmen pekerjaan beker-jasama dengan PT Surganya

Motor Indonesia atau yang leb-ih dikenal dengan Planet Ban.

Untuk kegiatan rekrutmen sendiri berada di SMK Negeri

01 Kademangan, bertempat di ruang Bussines Center, Jumat (28/05/2021), diikuti oleh 22 peserta, acara ini digelar den-gan menerapkan protokol kes-ehatan yang sangat ketat guna mencegah penyebaran virus covid 19.

Muiz Mustofa selaku Hu-man Resources (HR) Rekrut-men PT Surganya Motor In-donesia menyampaikan bahwa untuk perekrutan ini yang dib-utuhkan adalah seorang me-kanik, artinya perekrutan ini nantinya akan di tempatkan di toko Planet Ban yang tersebar di area Jawa Timur.

Lebih lanjut Muiz menyam-paikan untuk saat ini di Bli-tar sendiri sudah ada 5 outlet, untuk kualifikasi perekrutan sendiri yang di butuhkan adalah pria yang berusia 17-30 tahun,

suka otomotif, jurusan TKR dan TSM,Untuk kegiatan per-ekrutan ini sudah berjalan sejak tahun 2018.

Diharapkan dengan adanya perekrutan ini nantinya akan ada kerjasama yang berkelan-jutan, terutama untuk kegiatan perekrutan semacam ini,”te-gasnya.

Sementara itu di tem-pat terpisah M.Taufik selaku Wakahubinmas SMK Negeri 01 Kademangan menjelaskan dengan diadakannya perekru-tan ini, diharapkan siswa siswi SMK Negeri 01Kademangan terutama untuk kelas 3 dan alumni nantinya akan tetap mendapat kesempatan peker-jaan walaupun ditengah masa pandemi.(mam)

Karimun, SMN - Bu-pati Karimun, Aunur Rafiq serta Kapolres Kari-mun, AKBP Muhammad Adenan meninjau Pos-ko Pemberlakuan Pem-batasan Kegiatan Mas-yarakat (PPKM) mikro di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kamis (27/5/2021).

Hadir bersama Kapol-res, Ketua DPRD

Kari-mun, M Yusup Sirat; Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Puji Basuki serta Dandim 0317/TBK, Let-kol Inf Denny melakukan pengecekan Posko PPKM Skala Mikro

yang ada di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat.

Kapolres mengatakan, perangkat desa, sarana dan prasarana dan

tit-Bupati Melakukan

Peninjauan ke Posko PPKM

bersama Kapolres dan FKPD

Bupati saat tinjau ke Posko PPKM bersama Kapolres dan FKPD

ik komando sudah jelas. Posko PPKM mikro merupakan role model dalam menekan angka kasus penyebaran vi-rus Covid-19 dan telah terbukti efektif sehing-ga perlu dipertahankan. “Satu kegiatan dalam rangka memperkecil penyebaran Covid-19 guna penurunan kasus di Kabupaten Karimun,” kata Muhammad Ade-nan, dalam siaran per-snya. Ia menjelaskan, TNI-Polri merupakan garda terdepan menjadi eksekutor dalam pelak-sanaan PPKM Mikro. “Babinkamtibmas dan Babinsa menjadi mata tombaknya PPKM Mikro karena mereka dibeka-li pengetahuan testing, tracing, dan treatment,” tutupnya. (bl)

(5)

Edisi 489 / XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

Karimun

5

Ketua DPRD, Bupati, Serta SOPD Dampingi Gubernur

KEPRI Pimpin Rakor Pembangunan Lanjutan Bandara

Raja Haji Abdullah dan Malarko Karimun

Karimun, SMN

- Gubernur

Kepulau-an Riau Ansar Ahmad

memimpin rapat

koor-dinasi terkait kelanjutan

pembangunan

Banda-ra Raja Haji Abdullah

dan Pelabuhan Malarko

yang dilaksanakan di

Gedung Nasional

Ka-bupaten Karimun, Rabu

(5/5/2021).

Rapat lanjutan

terse-but menyusul kebijakan

pemerintah pusat yang

menetapkan Kabupaten

Karimun sebagai

ka-wasan perdagangan dan

pelabuhan bebas yang

sudah diberikan

relak-sasi di bidang fiskal

dan perizinan sehingga

perlu didukung dengan

prasarana transportasi

yang memadai, untuk

mendorong pencapaian

investasi.

“Saat ini pemerintah

pusat melalui

Kemen-terian Perhubungan

sangat bersemangat

membantu kelanjutan

pembangunan Bandara

Raja Haji Abdullah dan

Pelabuhan Malarko. Ini

sebuah kebijakan yang

harus kita apresiasi dan

kita dukung penuh,”

ka-tanya, Rabu (5/5/2021).

Kementerian

Per-hubungan, kata Ansar

tengah merencanakan

perpanjangan runway

hingga 2.200 x 45

me-ter agar dapat didarati

pesawat yang lebih

be-sar seperti Boeing 737.

Untuk pengembangan

tahap pertama,

ditarg-etkan selesai pada

akh-ir tahun 2021 dengan

panjang runway 1.600

meter.

“Kalau tahun ini

run-way Bandara Raja Haji

Abdullah bisa selesai

Berlangsungya kegiatan rapat koordinasi terkait kelanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan Pelabuhan Malarko yang dilaksanakan di Gedung Nasi-onal Kabupaten Karimun, Rabu (5/5/2021).

Ketua DPRD dan Gubernur KEPRI dalam rapat koordinasi terkait kelanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan Pelabuhan Malarko.

Ketua DPRD Karimun Yusuf Sirat Mengucapkan Terimakasih dalam rapat koordinasi terkait ke-lanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan Pelabuhan Malarko.

1600 meter maka

Ban-dara tersebut bisa

dida-rati pesawat jenis ATR.

Untuk itu, saya minta

dukungan Bupati

Kari-mun dan unsur terkait

untuk membantu

suk-sesnya kegiatan

terse-but,” tuturnya.

Bandara Raja Haji

Abdullah Karimun

(RHA) saat ini

mem-punyai panjang runway

1400 x 30 meter, apron

73,5 m x 40 m dan

taxi-way 75 m x 15 m, yang

melayani penerbangan

perintis. Selain runway,

pengembangan juga

akan dilakukan

dian-taranya di fasilitas di

sisi udara meliputi

pem-buatan Turning Area

dan Marking. Lanjutan

pembuatan drainase sisi

udara dan di sisi darat

meliputi perluasan dan

penataan lanscape parkir

terminal dan

penambah-an fasilitas penunjpenambah-ang

pelayanan bandara

uda-ra lainnya. Dalam

kes-empatan tersebut juga

dibahas tentang rencana

kelanjutan

pembangu-nan Malarko. Ketua

DPRD Karimun

Yu-suf Sirat mengatakan,

keinginan penyelesaian

pembangunan

Pelabu-han Malarko sudah

san-gat lama.

“Kita berterima kasih

kepada Pak Gubernur

yang sudah mendorong

persoalan Pelabuhan

Malarko ke

Kemente-rian Perhubungan. Dan

alhamdulillah respon

pemerintah pusat

san-gat positif.

Mudah-mu-dahan

terselesaikann-ya Pelabuhan Malarko

menjadi salah satu

pen-dorong tumbuhnya

in-vestasi dan sentra-sentra

ekonomi baru di

Karim-un,” jelas Yusuf Sirat.

Setelah mendengar

berbagai masukan dari

KSOP, Kepala

Ban-dara Raja Haji

Abdul-lah, BPN, BP Kawasan

Karimun dan PT

Pe-lindo, Gubernur minta

Bupati Karimun Aunur

Rafiq menyiapkan daya

dukung yang diperlukan

agar seluruh progres

Kementerian

Perhubun-gan RI yang

dilak-sanakan di Kabupaten

Karimun bisa berhasil

dengan baik.

(ADV/Hu-mas DPRD)

Ketua DPRD M. Yusuf Sirat dan Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat koordinasi terkait kelanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan Pelabuhan Malarko.

Bupati Aunur Rafiq menyampaikan Sambutan dalam Rapat koordinasi terkait kelanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdul-lah dan Pelabuhan Malarko.

(6)

Edisi 489 / XIII / 31 Mei - 06 Juni 2021

6

Nusantara

Bupati Probolinggo Pelaksanaan

Donor Darah di Ponpes HATI

Bupati Hj. P. Tantriana Sari Sedang Meninjau Pelaksanaan Donor Darah.

Probolinggo, SMN - Bu-pati Probolinggo Hj. P. Tantri-ana Sari, meninjau langsung pelaksanaan donor darah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berko-laborasi dengan Yayasan HATI Probolinggo, PMI Kabupaten Probolinggo, FKPS (Forum Ka-bupaten Probolinggo Sehat) dan Bank Jatim Cabang Kraksaan di aula Bin Hasan Pondok Pesant-ren HATI Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Krak-saan, Selasa (25/5/2021). Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana

Sari, dalam kesempatan terse-but menegaskan bahwa hasil dari penggalangan donor darah sebagai ungkapan rasa syukur atas hari lahirnya ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di daerah, namun juga daerah lain apabila ada kebutuhan darah yang sangat mendesak.

“Saya berpesan kepada PMI Kabupaten Probolinggo, kalau berkaitan dengan kemanusiaan itu kita tidak boleh ada skat kewilayahan. Yang terpenting bagaimana kebutuhan di daerah terpenuhi, manakala ada

kebutu-han mendesak yang dibutuhkan di wilayah lain silahkan untuk disalurkan,” katanya. Lebih lanjut Bupati Tantri mencontoh-kan paling dekat adalah daerah tetangga Kota Probolinggo. Jika nantinya ada kebutuhan darah yang sangat mendesak, maka PMI dipersilahkan untuk men-yalurkannya pada yang membu-tuhkan.

“Artinya, urusan kemanu-siaan tidak boleh ada batas kewilayahan sehingga saya pikir ini akan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Kabu-paten Probolinggo tetapi juga masyarakat di luar Kabupaten Probolinggo,” tegasnya. Bupati Tantri berkeyakinan bahwa ke-baikan itu pasti juga akan kem-bali kepada kita semuanya.

“Insya Allah PMI telah mem-punyai satu frekuensi dengan keinginan kami, sehingga paling tidak nanti manakala PMI Kota Probolinggo atau daerah-daerah lain membutuhkan, kita terbuka untuk menyalurkan stok darah di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (edy)

Wali Kota Probolinggo Buka High

Level Meeting TPID

Probolinggo , SMN - Pem-kot Probolinggo menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Probolinggo yang dibuka Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Sekda drg. Ninik Ira Wibawati, Kapolresta AKBP RM. Jauhari dan Kepala BPS Heri Sulistio, Selasa (25/5) siang. Peserta HLM antara lain tim TPID, gabungan kelompok tani dan perwakilan distributor di Kota Probolinggo. Narasum-ber dari BPS Kota Probolinggo dan perwakilan Bank Indonesia cabang Malang. Wali Kota Hadi Zainal Abidin dalam sambunnya mengatakan bahwa

pengenda-lian inflasi merupakan komit-ment mendukung visi pemer-intah, “Mengendalikan inflasi merupakan salah satu komitmen dalam mendukung visi Pemer-intah Kota Probolinggo yaitu mewujudkan membangun bersa-ma bersa-masyarakat Kota Proboling-go yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman dan berkelanjutan,” katanya. Wali Kota Hadi, sangat menyambut baik diselenggarakannya HLM bertemakan “Evaluasi Kestabi-lan Harga dan Ketersediaan Ke-butuhan Pangan Pasca Idul Fitri 1442 H Tahun 2021”, dihara-pkan TPID Kota Probolinggo ke depan dapat mengendalikan

inflasi yang sangat berkaitan erat dengan usaha pemulihan ekonomi di masa pandemi.

“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada TPID Kota Probilinggo yang telah berusaha keras menjaga inflasi, sehingga inflasi di Kota Probolinggo tetap aman dan ter-kendali,” jelasnya. Wali Kota Hadi juga menyatakan, inflasi yang terkendali merupakan fak-tor utama dalam meningkatkan daya saing potensi wilayah, menjaga pendapatan riil mas-yarakat dan menjaga iklim usaha yang kondusif yang ber-dampak pada naiknya pencipta-an lappencipta-angpencipta-an kerja, peningkatpencipta-an penghasilan dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, inflasi stabil mutlak diperlukan untuk dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berke-lanjutan serta terjangkaunya daya beli masyarakat yang beru-jung pada meningkatnya kese-jahteraan masyarakat,” jelasnya. Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo se-lama empat tahun, tren setiap ta-hun mengalami kenaikan dimu-lai dari tahun 2016 sebesar 5,88 persen; tahun 2017 sebesar 5,88

persen; tahun 2018 sebesar 5,93 persen dan tahun 2019 sebesar 5,94 persen. Sedangkan di tahun 2020 laju pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo mengalami konstraksi -3,64 persen. Hal ini merupakan dampak dari pan-demi COVID 19 yang melanda tidak hanya di Indonesia tetapi banyak negara lain mengala-mi hal yang sama. Lebih lanjut Wali kota Hadi memaparkan, Inflasi di Kota Probolinggo mu-lai bulan Januari 2021 sampai dengan April 2021 setiap bu-lannya mengalami naik turun, dimana bulan Januari inflasi mencapai 0,28 persen, bulan Februari turun 0,05 persen, bu-lan Maret naik 0,18 persen dan bulan April turun lagi menjadi 0,09 persen. “Di saat mengha-dapi lebaran idul fitri kemarin untuk menjaga kestabilan harga di pasar dan menjaga keterse-diaan bahan pokok, Pemerintah Kota Probolinggo telah melaku-kan kegiatan, antara lain operasi pasar, baik pasar modern mau-pun pasar tradisional, memantau ketersediaan bahan pokok ke distributor dan melaksanakan bazar Ramadan juga pasar mu-rah,” paparnya. Sehingga perlu ditingkatkan lagi untuk mem-perkuat empat pilar strategi (4k) yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komu-nikasi efektif di masa pandemi. (edy)

Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Setda dr. Ninik Ira Wibawati serta para Pejabat lainnya dalam kegiatan Gelar HLM.

Wali Kota Probolinggo Inginkan

Tingkatkan Status Kota Layak Anak

Probolinggo, SMN - Pemerintah Kota Probolinggo tengah berusaha serius meningkatkan status Kota Lay-ak AnLay-ak (KLA) ke level lebih tinggi setelah berhasil meraih KLA Tingkat Madya. Hal tersebut disampaikan melalui Verifikasi Lapangan Hybrrid (VLH) dalam rangka penghargaan kota layak anak yang digelar melalui Daring Jumat (28/5). Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyampaikan keinginannya tersebut saat diruang Command Cen-ter kepada Asisten Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pember-dayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sri Prihatini Wijayanti dan tim-nya.

“Komitmen dan konsistensi un-tuk meraih tingkatan tertinggi bagi Kota Probolinggo akan menjadi sum-bangsih atau dukungan penting bagi Jawa Timur untuk dapat mewujudkan Provinsi Layak Anak sebagaimana dic-ita-citakan bersama oleh segenap mas-yarakat Jawa Timur,” kata Wali kota Hadi. Tingginya komitmen Pemerin-tah Kota Probolinggo untuk meraih penghargaan KLA tahun 2021 dapat dilihat pada tahap penilaian mandiri melalui pengisian indikator di aplikasi KLA. Pada tahap ini, Kota Proboling-go memperoleh nilai 995. Artinya, Kota Probolinggo mampu menjawab pertanyaan, melakukan pengisian, melengkapi data serta dokumen pen-dukung atas 24 indikator penghar-gaan KLA, yakni kelembapenghar-gaan dan 5 klaster, antara lain hak sipil kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kese-jahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; dan klaster perlindungan khusus. Wali Kota Hadi juga berpesan dan berharap kepada para Kepala Perangkat Daerah,

(KPD), segenap lembaga, dunia usaha serta forum anak yang hadir saat itu untuk memberikan konfirmasi maupun klarifikasi kepada tim verifikasi se-bagai pembuktian riil kebenaran jawa-ban serta data atau dokumen yang telah diunggah pada aplikasi KLA melalui forum verifikasi lapangan hybrid.

“Pada kesempatan ini pula saya menyampaikan harapan yang besar ter-hadap komitmen, partisipasi dan kon-tribusi segenap undangan yang hadir pada forum verifikasi lapangan hybrid ini agar seoptimal mendukung penca-paian Kota Probolinggo atas penghar-gaan Kota Layak Anak tahun 2021,” harapnya. Lebih lanjut Wali Kota men-jelaskan Pemerintah Kota Probolinggo pun telah menerbitkan 2 perda penting diantaranya Perda 10/2018 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Per-empuan dan Anak dan Perda 3/2020 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.

“Khusus Perda nomor 3 tahun 2020 mendukung sepenuhnya amanat UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam pasal 20

disebutkan bahwa negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindun-gan anak,” jelas Hadi. Menurut wali kota, tidak banyak pemerintah daerah yang memiliki perda tentang KLA. Dengan diterbitkannya perda tersebut, "Perda tersebut menyatakan maksud dan tujuannya, yaitu mengimplemen-tasikan Kota Layak Anak melalui peru-musan strategi dan perencanaan pem-bangunan daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan sesuai dengan indikator KLA". Wali Kota menilai terdapat banyak hal positif pada peng-hargaan KLA. Daerah dipacu untuk dapat memenuhi hak dan perlindun-gan khusus anak, meningkatnya forum anak sebagai wadah bagi anak untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan, serta munculnya berb-agai fasilitasi umum yang ramah anak seperti ruang bermain ramah anak, sekolah ramah anak, pusat pembela-jaran keluarga (puspaga), puskesmas ramah anak, dan pusat kreativitas anak (PKA), dan sebagainya. (edy)

Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Setda dr. Ninik Ira Wibawati dalam kegiatan Daring VLH KLA.

Cegah Banjir, Desa Sukorejo

Bangun Saluran Irigasi Jalan Desa

Madiun, SMN – Pemerintah Desa

Su-korejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun membangun saluran iriggasi jalan desa Sukorejo untuk menanngulangi dan pencegahan bencana banjir di desanya kalau musim hujan tiba.

Kades Sukorejo Yoyon Mahmudi men-yampaikan untuk dikonfirmasi tentang pembangunan saluran irigasi jalan desa un-tuk penanggulangan dan pencegahan banjir di desanya.

Pembangunan saluran irigasi jalan desa Sukorejo ynag bertempat di RT 11 diambil dari sumber Dana Desa (DD) tahun 2021 sebesar Rp.117.238.000 dengan ukuran pembangunan saluran irigasi tersebut ada-lah panjang 195 m, lebar 0,60 m dan tinggi kanan kiri 0,70 m. “jelas Kades Sukorejo Yoyon”

Tujuan dibangunnya saluran irigasi jalan desa Sukorejo di RT 11 ini adalah un-tuk pencegahan dan penanggulangan banjir di lingkungan tersebut bila musim hujan tiba. Sebenarnya sebelumnya sudah ada saluran irigasi jalan desa tersebut beruku-ran kecil dan bila musim hujan tiba saluberuku-ran tersebut tidak muat menampung air hujan, akhirnya air jadi tergunung dan terjadi

ban-jir di lingkungan tersebut.

Setelah dibangunnya saluran irigasi yang baru, yang panjangnya 195 m, leb-ar 0,60 m dan tinggi 0,70 m kanan kiri ini maka bila musim hujan tiba dapat menam-pung dan mengalirkan air hujan dengan baik dan lancar langsung menuju ke sungai di desa Sukorejo.

Dengan lancarnya aliran air di saluran irigasi baru tersebut, maka bila musim hujan tiba tidak lagi terjadi banjir di lingkungan tersebut, khususnya di RT 11 Desa Sukore-jo tersebut masyarakat desa di lingkungan tersebut sangatlah senang sekali dengan adanya pembangunan saluran irigasi pen-anggulangan dan pencegahan banjir ini.

Rasa terima kasih warga masyarakat desa Sukorejo dengan dibangunnya saluran irigasi jalan desa tersebut yang sangat ber-guna dan bermanfaat sekali saluran irigasi tersebut, sebagai pencegahan dan penang-gulangan banjir di saat musim penghujan tiba, warga masyarakat desa Sukorejo tidak merasa was-was lagi terdampak banjir bila musim penghujan tiba. “ungkap Kades Su-korejo Yoyon”

Desa Sukorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun dengan luas wilayah

385 Ha dengan jumlah penduduk laki-laki 2.074 jiwa perempuan 2.173 jiwa, jumlah seluruhnya 4.211 jiwa. Batas wilayah desa Sukorejo adalah sebelah utara desa Pucang Anom, sebelah timur desa Doho, sebelah selatan desa Lembah, dan sebelah barat desa Tanjungrejo.

Adapun susunan organisasi dan tata kerja pemerintahan (SOTK) desa Sukorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun adalah Kades Sukorejo Yoyon Mahmudi,

Sekdes Sunarto, Kaur Keuangan Gunawan, Kaur Umum dan Tata Usaha Priyanto, Kaur Perencanaan dan Pembangunan Sunarto, Kasun Dawung Sunarti, Kasung Kedung Towo Sugianto, Kasun Soko Hari Siswanto, Kasun Nyepeh Parno, Kasun Cerme Sun-yoto, Kasun Dupak Hamet, Kasi pemerin-tahan Yessi Muliyama, Kasi Kesejahteraan Dasun, Kasi Kesejahteraan I Katiran, Staf Kaur Keuangan Yayuk Nanik, Staf Kasi Kesejahteraan Suyono, dan Karyawan Ja-mal.

Semua perangkat desa dan masyarakat desa Sukorejo selalu mengutamakan bergot-ong roybergot-ong dan guyub rukun dalam mem-bangun desa dan memajukan desanya. (sy)

Kades Sukorejo Yoyon Mahmudi saat meninjau proyek pemban-gunan saluran irigasi jalan desa Sukorejo Kecamatan Kebonsari

Kabupaten Madiun.

Desa Kertobanyon Bangun Pendopo Desa

Madiun, SMN – Pemerintah Desa

Kertobanyon Kecamatan Geger Kabupaten Madiun membangun pendopo desa dengan dana BBKK tahun 2020/2021 sebesar 200 juta dengan cara padat karya tunai di tahun 2021 ini.

Kades Kertobanyon Slamet Priyanto menceritakan dan menjelaskan awalnya proses pembangunan pendopo desa Kerto-banyon ini sebelum pembangunan pendopo desa Kertobanyon telah membangun kantor

desa Kertobanyon bertempat di dalam yang agak jauh dari jalan raya Madiun Ponorogo, akan tetap yang sekarang ini kantor desa Kertobanyon berada di pinggir jalan Raya Madiun Ponorogo.

Dengan adanya kantor desa baru desa Kertobanyon belum memiliki pendopo desa, padahal pemerintah desa dan mas-yarakat desa Kertobanyon sangat ingin sekali memiliki pendopo desa. Karena den-gan adanya pendopo desa bisa serba guna

digunakan apa saja, baik pertemuan atau ke-giatan apa saja desa Kertobanyon. “ungkap Kades Slamet”

Lanjutnya, Kades Kertobanyon Slamet menyampaikan pendopo yang di-gadang-gadang warganya akhirnya akan terwujud atau segera dibangun dengan sumber dana BKK tahun 2020/2021 sebesar 200 juta. Namun, pelaksanaan pembangu-nan pendopo desa tersebut dilaksanakan di bulan mei tahun 2021 ini.

Pelaksanaan pembangunan pendopo desa Kertobanyon dengan cara padat karya tunai (PKT) oleh warga desa Kertobanyon sendiri, baik tenaga maupun TPK nya yaitu Jainuri Poniman, Markum, Joni, dan Kardi, juga warga desa Kertobanyon. Hal ini juga mengurangi pengangguran warga desa Ker-tobanyon, juga bisa menambah pemasukan/ penghasila warga desa Kertobanyon. Den-gan demikian warga desa Kertobanyon san-gat senang dan berterima kasih banget pada pemerintah telah member bantuan dana berupa BKK untuk pembangunan pendopo desa Kertobanyon tersebut. “jelas Kades Kertobanyon Slamet”

Desa Kertobanyon Kecamatan Geger Kabupaten Mdiun dengan jumlah penduduk

laki-laki 891 jiwa, perempuan 983 jiwa, jumlah total penduduk 1.874 jiwa. Dengan batas wilayah sebelah utara Kota Madiun, sebelah selatan, desa Kertosari, sebelah barat desa Kaibon, dan sebelah timur desa Kertosari.

Adapun STOK/Struktur Organisasi Penerintahan desa Kertobanyon adalah Kades Kertobanyon Slamet Priyanto, Sekdes Kertobanyon Nanang Al B, Kaur Umum Perencanaan Aditia Budiamsyah, Kaur Keuangan Aliffati Rosidah, Kasi Kes-ra BuKes-radi, Kamituwo Dusun I Mujiati dan Kamituwo Dusun II Suherman.

Sedangkan susunan pengurus BPD desa Kertobanyon adalah Ketua Sugeng Jamilun, Wakil Ketua Ishandoko, Sekertaris Suci Vi-tasari, Anggota Romelan dan Agus Gatot P. Dari semua perangkat desa, tokoh masyarakat, pengurus lembaga, dan warga masyarakat desa Kertobanyon selalu sayuk rukun bergotong royong dalam bekerja membangun dan memajukan desanya, dan selalu bersyukur berterima kasih atas segala bentuk bantuan apapun baik dari pemerin-tah pusat maupun daerah untuk kemajuan dan kemakmuran desa Kertobanyon ini. (sy)

Kades Kertpbanyon Slamet Priyanto bersama TPK saat meninjau proyek pembangunan pendopo desa Kertobanyon Kecamatan

Ge-ger Kabupaten Madiun.

Walikota Madiun H. Maidi Ikuti Rakornas PIP

secara Virtual dengan Presiden RI Joko Widodo

Madiun, SMN - Jalannya

pem-bangunan pemerintah wajib baik. Karenanya, diperlukan pengawasan untuk meminimalkan penyelewen-gan.

Untuk itu Pemerintah Pusat menggelar Rapat Koordinasi Nasi-onal (Rakornas) terkait Pengawasan Intern Pemerintah (PIP) yang di-gelar secara virtual, Kamis 27 Mei 2021.

Kegiatan diikuti seluruh kepala pemerintahan di daerah, tak terke-cuali Walikota Madiun, H. Maidi,

yang mengikuti dari dari balaikota. Presiden Joko Widodo dalam arahannya mengatakan, laju per-ekonomian nasional ditargetkan meningkat tujuh persen dalam kuartal kedua nanti. Namun, hal itu tentu tidak mudah. Apalagi, serapan belanja pemerintah masih cukup rendah sampai saat ini. Yakni, 15 persen untuk APBN dan tujuh pers-en untuk APBD.

Tak heran, Presiden menyebut untuk dilakukan percepatan re-alisasi anggaran. Namun, bukan

lantas sembarangan. Karenanya, diperlukan peran Badan Penga-wasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta seluruh jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk menjamin tercapain-ya program pembangunan pemer-intah yang tetap akuntabel, efektif, dan efisien.

Terkait itu, Presiden Joko Wido-do setidaknya memberikan tiga ara-han untuk BPKP. Pertama, presiden meminta BPKP dan APIP untuk meningkatkan pengawalan dalam rangka percepatan belanja pemer-intah.

Selain itu, keduanya diharap juga mampu memberikan solu-si agar instansolu-si pemerintah dapat merealisasikan percepatan belanja pemerintah. Kedua, Presiden Joko-wi menginstruksikan untuk mening-katkan pengawasan terhadap kuali-tas perencanaan program.

Pengawalan terhadap perenca-naan program harus dilakukan sejak awal, sehingga program yang diren-canakan memiliki tolok ukur keber-hasilan yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat. Sedang poin ke-tiga, presiden menegaskan kepada

BPKP dan APIP untuk memberi-kan perhatian terhadap peningkatan kualitas data yang dikelola pemer-intah. Melalui pengawalan dihara-pkan program yang dijalankan pe-merintah dapat tepat sasaran.

Walikota Madiun, H. Maidi, mengatakan, arahan Presiden terkait laju perekonomian di angka tujuh persen pada kuartal kedua merupa-kan tantangan nyata. Karenanya, Pemkot Madiun sedang melakukan berbagai percepatan pembangunan guna mendongkrak laju perekono-mian tersebut.

Hadirnya BPKP dalam penga-walan tentu bakal semakin

memper-mudah penyerapan anggaran untuk pembangunan tersebut.

Untuk itu, walikota berharap pengawalan dapat memberikan ketenangan pemerintah dalam membelanjakan anggaran demi kes-ejahteraan masyarakat.

‘’Sesuai arahan bapak Presi-den, setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan harus dirasakan man-faatnya oleh masyarakat. Karena itu, saya selalu menginstruksikan pembangunan yang cepat, tepat, dan bermanfaat. Harapannya, ha-sil pembangunan segera dapat di-manfaatkan masyarakat,’’ harap H. Maidi. (sy)

Walikota Madiun H. Maidi pada saat rakor secara virtual dengan Presiden RI Joko Widodo dan Kepala Daerah lainnya se-Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian stimulasi berhubungan dengan nilai perkembangan, pada kategori stimulasi tinggi tidak dijumpai anak dengan kategori perkembangan yang lambat sehingga diperlukan

Ilmu ekonomi politik dapat juga digunakan untuk melihat bagaimana posisi perempuan sebagai pekerja media, dalam penelitian ini yang digunakan sebagai subjek adalah penyiar

Perlakuan pertama diberikan pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2020. Kegiatan pada perlakuan pertama adalah kegiatan bercerita dan tanya jawab yang dilakukan dengan

Catat penunjukan suhu dari termometer gelas dengan urutan pencatatan dimulai dari penunjukan suhu pada termometer bantu termometer digital atau termometer gelas ( t

Konfigurasi sistim server yang memiliki koneksi Internet Multi-homed adalah tidak sesederhana konfigurasi server dengan satu koneksi internet tunggal, secara default konfigurasi

Pada Siklus II ini diawali dengan pengarahan dari guru bahwa apa yang dilaukan serta diajarkan adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu keterampilan

Peluang penyelesaian perkara peradilan dalam menyelesaikan sengketa perbankan syari’ah disebutkan dalam Pasal 4 ayat (3) Peraturan Bank Indonesia Nomor 9/19/PBI/2007

Penambahan gula aren dengan konsentrasi berbeda berpengaruh nyata terhadap tekstur, lightness, chroma, hue, kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan karbohidrat