Jurnal Pendidikan Sains
e-Pensa
. Volume 01 Nomor 02 Tahun 2013, 30-34
PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE WEBBED
PADA TEMA PENGOLAHAN MINYAK KELAPA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII
Resty Rahmatika
1), Ismono
2), dan Mohammad Budiyanto
3)1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sains FMIPA UNESA,
e-mail: [email protected]
2) Dosen Jurusan Kimia FMIPA UNESA,
e-mail: [email protected]
3) Dosen Program Studi Pendidikan Sains FMIPA UNESA, e-mail: [email protected]
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran IPA Terpadu tipe
webbed pada tema pengolahan minyak kelapa untuk SMP kelas VIII yang ditinjau dari aspek kebenaran
konsep, kesesuaian RPP dengan kaidah webbed, keterbacaan buku siswa dan LKS, keterlaksanaan RPP,
hasil belajar siswa, dan respon siswa. Penelitian ini mengacu pada model 4D sampai tahap develop.
Tahap define menyatakan bahwa MTs Negeri 2 Kediri menggunakan kurikulum KTSP, namun dalam
implementasinya pembelajaran IPA belum diajarkan secara terpadu. Tahap design menghasilkan draf I yakni desain awal perangkat pembelajaran IPA terpadu. Tahap develop diperoleh saran untuk perbaikan
perangkat dari draf I menjadi draf II. Draf II kemudian divalidasi oleh 2 dosen ahli FMIPA serta 3 praktisi dari guru IPA MTs Negeri 2 Kediri. Selanjutnya perangkat pembelajaran IPA terpadu diujicobakan 12 siswa kelas VIII.D MTs Negeri 2 Kediri. Hasil validasi dosen serta guru IPA pada perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, buku siswa, LKS, dan lembar tes hasil belajar berturut-turut diperoleh skor 3,34; 3,40; 3,46; 3,32, dan 3,23 dengan nilai maksimal 4,00. Persentase rata-rata keterbacaan buku siswa dan LKS sebesar 81,94% dengan kriteria mudah dipahami dan menarik. Keterlaksanaan RPP pada pertemuan I: 80,25%, pertemuan II: 85,75%, dan pertemuan III: 86,25%. Hasil belajar siswa yang dilihat dari ketercapaian indikator siswa kognitif produk, proses, afektif, dan psikomotor berturut-turut mendapat persentase sebesar 74,58%, 79,61%, 86,34%, dan 78,35%. Serta respon siswa positif yakni sebesar 92,78%. Berdasarkan hasil validasi, keterbacaan buku siswa dan LKS, hasil belajar siswa dari ketercapaian indikator dan respon siswa dapat diinterpretasikan perangkat sangat layak.
Kata Kunci: Kelayakan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Webbed, model Four-D, Pengolahan Minyak Kelapa
Abstract
The aims of this study is to describe the feasibility of learning packages The Integrated Science webbed type. The theme of this learning packages is processing coconut oil. This is for Junior High School grade VIII. Feasibility which viewed from the aspect of concept thruth, conformity lesson plan with the webbed rules, readability student book and worksheet, implementation of lesson plan, student learning outcomes, and student response. This study is refer to the 4D models until develop stage. In the define stage, known
that MTsN 2 Kediri use KTSP curriculum, but in its implementation, sience subject not taught in a integrated manner yet. In the design stage, draft I was produced. Draft I is a desain of the Integrated
Science learning package. In the develop stage, there are suggestions which correcting this draft become
better (draft II). And the next step is validating Draf II by two lectures and three science teachers from MTsN 2 Kediri. And then, this learning package is tested on 12 students in grade VIII MTsN 2 Kediri. The results of the lectures and science teachers validation of learning device which consist of syllabus, lesson plans, student books, worksheets and evaluation sheets, serially, are getting scores 3,34; 3,40; 3,46; 3,32, and 3,23 with maximum value 4,00. The average percentage student book and worksheet readability is 81,94%, the average percentage of legibility are 91% and 90.6%. Implementation of lesson plan in meeting I is 80,25%, meeting II: 85,75% and meeting III: 86,25%. Student learning outcomes can identificate from the indicators of student achievement of cognitive products, processes, affective, and psychomotor, serially, get a percentage 74,58%, 79,61%, 86,34%, and 78,35%. Positive response of student is 92,78%. According to the validation result, readability student book and worksheet, student learning result of achievement indicators and student responses above, can be interpreted that this learning packages is highly feasible.
P P p b p p t m m p ( a m p d 2 m p m m P T M m t K t r b d t 9 d U p m I l k d k m t T a d PENDAHULU Perkembangan pesat mendoro berkualitas. Sa peningkatan pendidikan. H tertinggal deng menyiapkan s masa depan. penyempurnaa saat ini adala (KTSP). Prin antaranya ada masa kini dan pengembangan digunakan a 2009:1). Dalam s mata pelajaran pembelajaran mempunyai menghadapi pe Pembelajaran Tema atau To Maka dengan menuntut aga terpadu denga Kimia, dan B tidak diajark responden yan belum dilaksa Sementara, sis dikaitkan deng tersebut terbuk 96% menyatak dikaitkan den Untuk menun pembelajaran menggunakan IPA terpadu y laba (webbed keterpaduan sejumlah KD sub-sub tema dengan KD y kompetensi y masing KD te tertentu hingg Tema yang s adalah tema dipilih karena UAN n teknologi d ong upaya untu alah satu fakto sumber daya Hal ini dimaksu
gan perkemba siswa dalam m Salah satu up an kurikulum. ah Kurikulum nsip-prinsip alah relevan d n masa datang. n KTSP terseb adalah pembel struktur kurik n IPA adalah I terpadu, s pengetahuan ermasalahan se terpadu dalam opik (Mitarlis n adanya k ar pembelajar an mengaitkan Biologi dengan kan secara ng menyatakan anakan secara swa lebih sen gan permasalah kti dengan pre kan bahwa sisw
gan permasala njang hal te IPA terpadu. D pengembang yang digunaka d). Webbed yang memad (Kompetensi D yang diambil yang lainnya. yang utuh, ko ersebut harus d ga menyerupai sesuai dalam “Pengolahan dekat dengan k
dan ilmu peng uk menciptakan r yang berpeng a manusia ( udkan agar pe angan zaman s menghadapi m paya yang dite
Kurikulum ya Tingkat Satu pengembangan engan kebutuh . Berdasarkan but pembelajar lajaran terpad kulum SMP/M IPA terpadu. D iswa diharap IPA yang ehari-hari seca m IPA dapat di s dan Mulyan kurikulum KT
ran IPA dia ketiga disipli n suatu tema a
terpisah-pisah n bahwa pem a terpadu seb nang jika pem han kehidupan esentase respon wa senang jika ahan kehidupa ersebut diper Dalam peneliti an perangkat an adalah mod adalah sala dukan konsep Dasar) yang sa l dari dalam K Agar dapat onsep-konsep dikaitkan deng i jaring laba-l pembelajaran Minyak Kelap kehidupan seha getahuan yang n manusia yang garuh terhadap SDM) adalah endidikan tidak sehingga dapa masa kini dan
empuh dengan ang digunakan uan Pendidikan n KTSP d han kehidupan prinsip-prinsip ran yang cocok u (Depdiknas MTs, substans Dengan adanya pkan mampu utuh dalam ara kontekstual ikemas dengan ningsih, 2009) TSP tersebut ajarkan secara in ilmu Fisika atau topik dan h. Presentase mbelajaran IPA banyak 100% mbelajaran IPA sehari-hari ha nden sebanyak a pelajaran IPA an sehari-hari rlukan adanya
ian ini penelit pembelajaran del jaring laba-ah satu tipe p-konsep dar aling berkaitan KD yang satu menghasilkan dari masing-gan suatu tema laba (webbed) n IPA terpadu pa”. Tema in ari-hari siswa. 31 g g p h k at n n n n di n p k , i a u m l. n . t, a a, n e A %. A al k A i. a ti n -e ri n u n -a . u ni Disa penggant Berda kelapa ya (KD) 2.4 Campuran kimia zat berbagai Melakuka Berdasark Mendesk Menduku Manusia METOD Jenis pen Perangka Minyak K serta resp dikemban Negeri S Negeri 2 Penelitian terpadu i empat tah Design ( Dissemin dilakukan serta pan menurut B Uji sebanyak yang me Instrumen instrumen LKS dan keterlaks siswa. D divalidas penelitian validasi. Tek validasi kelayakan dikemban keterlaks dikemban pengamat siswa set menggun metode a buku sis amping itu, d ti minyak goren asarkan hasil ka ang merupakan 4 Membandin n, 4.1 Memb t, 4.2 Melakuk cara berdasar an Pemisahan kan Sifat F kripsikan Pe ung Kelangsu melalui Produk DE nelitian ini ad at Pembelajaran Kelapa” untuk pon siswa terha ngkan. Penelit Surabaya, seda 2 Kediri pada n pengembang ini mengacu p hap pengemban (perancangan), nate (penyeb n sampai pada nduan pengem BSNP. coba terbatas k 12 anak kela empunyai tin n yang digun n kebenaran da n RPP keter anaan RPP, h Dimana seluru i oleh dosen n lainnya ada knik pengump untuk mengum n dari Per ngkan, metod anaan pera ngkan saat uj t, metode tes telah dilakuka nakan perangka angket digunak wa dan LKS dapat dijadikan ng yang aman ajian dari tema n perpaduan dar
ngkan Sifat Un bandingkan sif
kan pemisahan rkan sifat fisi
Campuran de Fisika dan enerapan B ungan Hidup ksi Pangan. alah pengemb n IPA Terpadu mengetahui ti adap perangkat tian ini dilaku angkan uji cob a tanggal 18-gan perangkat pada model 4-ngan yaitu Def
, Develop (pe baran). Dalam a tahap penge mbangan peran dilakukan pa as VIII D di M gkat intelegen nakan pada pe an kesesuaian rbacaan buku hasil belajar uh perangkat n ahli dan p alah lembar pulan data me mpulkan penil rangkat IPA de observasi angkat pem ji coba terbat untuk menge an kegiatan pe at yang telah kan untuk men serta untuk n sebagai alte dikonsumsi. a pengolahan m ri Kompetensi nsur, Senyawa fat fisika dan n campuran d ika dan kimia engan berbaga Kimia, dan Bioteknologi p Makhluk H bangan yaitu b u tema “Pengo ingkat kelayak t pembelajaran ukan di Unive ba terbatas di -21 Februari t pembelajaran -D yang terdir fine (pendefini engembangan) m penelitian embangan (dev ngkat pembela da siswa kelas MTs Negeri 2 K
nsi yang ber enelitian ini b konsep buku s siswa dan siswa, dan r telah ditelaah praktisi. Instr telaah dan le enggunakan m laian dosen te A Terpadu untuk meng mbelajaran tas oleh dua
etahui hasil b embelajaran d dikembangkan ngetahui keterb mengetahui r ernatif minyak Dasar a, dan n sifat dengan a, 4.2 ai cara 2.4 dan Hidup berupa olahan kannya n yang ersitas MTs 2013. n IPA ri dari isian), ), dan n ini velop) ajaran s VIII Kediri rbeda. berupa siswa, LKS, respon h dan rumen embar metode entang yang gamati yang orang belajar dengan n, dan bacaan respon
Jurnal Pendidikan Sains
e-Pensa
. Volume 01 Nomor 02 Tahun 2013, 30-34
siswa terhadap perangkat pembelajaran IPA Terpadu yang dikembangkan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dari tahap define adalah masalah apa sehingga
dibutuhkan perangkat pembelajaran IPA terpadu. Selain itu, diperlukan tuntutan masa depan yang mendukung pengembangan tersebut. Akhir dari tahap ini adalah perumusan tujuan pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.
Selanjutnya pada tahap design yaitu penyusunan
perangkat yang mendukung dalam kegiatan belajar mengajar, dalam hal ini berupa silabus, RPP, buku siswa, LKS dan tes hasil belajar, juga diperlukan format sebagai acuan dalam menyusun perangkat sehingga diperoleh hasil berupa perangkat pembelajaran IPA Terpadu yang dinamakan draft 1.
Tahap ketiga adalah tahap development yaitu draft 1
diberikan ke tiga dosen ahli FMIPA UNESA untuk di telaah. Hasil yang diperoleh adalah kritik dan saran yang kemudian direvisi/diperbaiki sehingga didapatkan draft 2 yang kemudian divalidasi oleh dua dosen ahli dan 3 praktisi dan diujicobakan secara terbatas kepada 12 siswa MTsN 2 Kediri sebagai sampel.
1. Validasi
Validasi dilakukan oleh dosen ahli FMIPA UNESA dan praktisi untuk menilai kelayakan perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dikembangkan. Kelayakan perangkat pembelajaran IPA terpadu ini berdasarkan kesesuaian dengan kriteria kebenaran dan kesesuaian konsep buku siswa dan LKS dengan kaidah
webbed, serta sesuai dengan panduan pada Badan Standar
Nasional Pendidikan (BSNP). Berikut adalah hasil validasi secara ringkas yang disajikan dalam Tabel 1.
Tabel 1. Hasil Validasi perangkat pembelajaran
Berdasarkan hasil validasi tersebut, perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dikembangkan dapat digunakan dalam uji coba terbatas dengan kategori layak digunakan, karena sesuai dengan kriteria kelayakan yaitu ≥61%.
Dari hasil validasi ini maka dapat dihitung persentase kelayakan dari perangkat pembelajaran IPA Terpadu yang dikembangkan. Untuk mengetahui kelayakan bahan ajar IPA Terpadu juga dilakukan uji
2. Uji Coba Terbatas
Ketika diadakan uji coba terbatas menggunakan perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dikembangkan, siswa senang dan antusias dalam menggunakan buku siswa dan LKS tersebut. Tema yang disajikan oleh peneliti lebih kontesktual, sehingga siswa mudah memahami materi yang disampaikan
Untuk nilai uji coba dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Nilai hasil uji coba
No Aspek penilaian • (%) Kriteria
1. Keterbacaan buku siswa dan LKS • 85,8 Sangat baik 3 Keterlaksanaan RPP 76,98 Baik 4 Hasil belajar a. Kognitif produk b. Kognitif proses c. Afektif d. Psikomotor 74,58 79,61 86,34 78,35 Cukup Baik Baik Sagat Baik Baik 5 Respon siswa 92,78 Sangat baik
Melalui perangkat pembelajaran IPA terpadu tersebut diharapkan siswa dapat merasakan keterpaduan materi yang digunakan dalam satu tema yaitu pengolahan minyak kelapa. Sehingga siswa nantinya lebih mudah dalam memahami suatu konsep secara menyeluruh.
Untuk respon siswa dikatakan positif yaitu siswa merespon secara positif pembelajaran IPA terpadu yang disampaikan. Hal ini didasarkan pada persentase rata-rata respons siswa setiap kriteria mencapai ≥61% dan berada dalam interval 81%-100% dengan keterangan sangat baik.
Tabel 3. Hasil Ketuntasan Siswa
No. Nama
Siswa
Nilai Ket.
1. Siswa 1 60 Tidak tuntas 2. Siswa 2 85 Tuntas 3. Siswa 3 90 Tuntas 4. Siswa 4 90 Tuntas 5. siswa 5 70 Tidak tuntas 6. Siswa 6 70 Tidak tuntas 7. Siswa 7 90 Tuntas 8. Siswa 8 80 Tuntas 9. Siswa 9 80 Tuntas 10. Siswa 10 80 Tuntas 11. Siswa 11 50 Tidak tuntas 12. Siswa 12 50 Tidak tuntas
Nilai tes hasil belajar siswa di atas, terdapat 7 siswa yang
tuntas dalam mengerjakan soal tes hasil belajar siswa dan
5 siswa tidak tuntas dalam mengerjakan soal tes hasil
belajar siswa.
No. Kriteria Persent
ase (%)
Kriteria Skor 1. Silabus 83,5 Sangat Baik
2. RPP 85,0 Sangat Baik
3. Buku Siswa 86,5 Sangat Baik
4. LKS 83,0 Sangat Baik
5. Tes hasil
P b c PENUTUP Simpulan a. Kelayaka terpadu 1) Silabu denga sebesa 2) RPP denga sebesa 3) Buku digun persen layak 4) LKS denga sebesa 5) Tes h digun persen b. Keprakti Terpadu 1) Keter pertem dipero 80,25 terlak terlak 2) Hamb tidak lemba kedua dipero 10%. ketiga B dan disim berlan keterl denga di ata c. Keefekti Terpadu 1) Hasil Berda pembelaj pengolah adapun k beberapa produk d dengan 58,33%. siswa yan hasil bela 2) Respo Siswa perangka pada tem an Perangk yang dikemba us yang dikem an skor rata-ar 83,5% deng yang dikem an skor rata ar 85% dengan siswa ya nakan dengan ntase sebesar 8 .
yang dikem an skor rata-ar 83% dengan hasil belajar nakan dengan ntase sebesar 7 isan Perang u Tipe Webbed rlaksanaan RPP muan yang oleh persentas 5% terlaksana, ksana, dan ksana. batan selama terlaksanany ar keterlaksan a dan ketiga oleh hambatan Sementara a sebesar 5,26% Berdasarkan i hambatan se mpulkan bahw ngsung prakt laksanaan pem an tingkat ham asi dengan baik fan Perang u Tipe Webbed belajar siswa asarkan analisi aran IPA te han minyak k ketuntasan has aspek dianta diperoleh siswa persentase k Hal ini dikare ng dijadikan sa ajar. on siswa a memberikan at pembelajaran ma Pengolahan kat Pembel angkan mbangkan lay -rata 3,34 d gan kriteria san mbangkan laya a-rata 3,40 d n kriteria sanga ang dikemba skor rata-ra 86,5% dengan mbangkan lay -rata 3,32 d n kriteria sanga yang dikemb skor rata-ra 76% dengan kr gkat Pembel d P IPA Terpadu dilakukan o se pada pertem , pertemuan k pertemuan k proses pembe ya beberapa naan RPP pa a. Pada pert n dengan pers hambatan pa %. implementasi elama pembe wa kegiatan
tis. Hal ini
mbelajaran ber mbatan kecil da k. kat Pembel d s hasil belajar erpadu tipe kelapa yang sil belajar sisw aranya pada a a secara klasik ketuntasan kla enakan hanya ampel tuntas m n respon po n IPA Terpadu n Minyak Kela ajaran IPA yak digunakan dan persentase gat layak. ak digunakan dan persentase at layak. angkan layak ata 3,46 dan kriteria sanga ak digunakan dan persentase at layak. bangkan layak ata 3,23 dan riteria layak. lajaran IPA u dari tiga kal oleh peneliti muan pertama kedua 73,21% ketiga 77,5% elajaran adalah aspek dalam ada pertemuan temuan kedua sentase sebesar ada pertemuan keterlaksanaan elajaran dapa pembelajaran i dikarenakan rlangsung baik an masih dapa lajaran IPA siswa terhadap webbed pada dikembangkan wa dinilai dar aspek kognitif kal tidak tuntas asikal sebesar 7 dari jumlah mengerjakan tes ositif terhadap u Tipe Webbed
apa yang telah
33 A n e n e k n at n e k n A i i, a % % h m n a r n n at n n k at A p a n ri f s r h s p d h dike sebe B dan pem disim efek Saran a. Pen pem dita digu kura b. Gur pem sisw kehi c. Dip IPA DAFTAR Arends, R Men Arikunto Pen Badan St Isi Pen Badan S Peny Jenj Bad Badan S Umu Pen Depdikna Pem Depdikna Pen Jaka Fogarty, Cur Pub Hamalik, Jaka Harjanto. Rine Indrawati Seko Pem Ilmu embangkan d esar 92,78%. Berdasarkan k respon pos mbelajaran mpulkan bah ktif. gelolaan wak mbelajaran pa mbah. Hal unakan untuk ang. ru SMP/MTs mbelajaran terp wa dapat meng idupan sehari-h erlukan penge A Terpadu pada R PUSTAKA Ricard. 2008. L ngajar. Yogyak , Suharsimi. ndidikan. Jakart tandar Nasiona SMP. Jakar didikan. Standar Nasion nyusunan Kurik jang Pendidika dan Standar Na Standar Nasion um KTSP. Ja didikan. as. 2006. mbelajaran IPA as. 2009. Buku ndidikan (KTSP arta: Depdikna Robin. 199 rriculum. Pa blishing. Inc. , Oemar. 20 arta: Bumi Aks . 2000. Peren eka Cipta i. 2009. Mo olah Dasar. J mberdayaan Pe u Pengetahuan engan persen ketuntasan tes sitif siswa t yang dikem hwa pembela
ktu pada ren ada pertemu
ini dikarena pelaksanaan s perlu me padu pada pem gaitkan materi I hari. embangan pera a materi yang la Learnin g to T karta: Pustaka 2009. Dasa
ta: Bumi Aksa al Pendidikan. rta: Badan nal Pendidika kulum Tingkat an Dasar dan M asional Pendidi nal Pendidika akarta: Badan Panduan A Terpadu. Jak u Saku Kuriku SP) Sekolah M as. 91. Ten Wa lantine, illin 004. Proses sara ncanaan Penga odel Pembelaj Jakarta: Pusat endidik dan Te n Alam (PPPPT ntase respon hasil belajar terhadap pera mbangkan ajaran berlan ncana pelaks uan ketiga akan waktu praktikum s enggunakan m mbelajaran IPA IPA terpadu d angkat pembel ain. Teach Belajar Pelajar. ar-Dasar Eva ra 2006. Buku St Standar Na an. 2006. Pan t Satuan Pendi Menegah. Sura ikan. an. 2006. Pan n Standar Na Pengemba karta: depdikna lum Tingkat S Menengah Per ays To Inte nois: IRI/Sky Belajar Meng ajaran. Jakart jaran Terpad Pengembanga enaga Kependi TK IPA) siswa siswa angkat dapat ngsung sanaan perlu yang sangat model A agar dengan ajaran untuk aluasi tandar asional nduan idikan abaya: nduan asional angan s. Satuan rtama. egrate ylight gajar. a: PT du di an dan idikan
Jurnal Pendidikan Sains
e-Pensa
. Volume 01 Nomor 02 Tahun 2013, 30-34
Kamalia Devi, dkk. 2009. Pengembangan Perangkat
Pembelajaran. Jakarta: Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA)
Karim, S., Kaniawati, I., Fauziyah, Y., Sopandi, W. 2008.
Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar.
Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Mitarlis dan Mulyaningsih, Sri. 2009. Pembelajaran IPA Terpadu. Surabaya: University Press
Nur, Mohamad. 2008. Pemotivasian Siswa untuk Belajar.
Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Pusat Sains dan Matematika Sekolah.
Riduwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta
Susanti, Yunita, Wahyuninging Diyah. Nuzul, Purwanto,Kristiani D. Yuliana. 2010. “Pembuatan Minyak Kelapa Secara Enzimatis dengan Memanfaatkan Kulit Buah dan Biji Pepaya serta
Analisis Sifat Fisiokimianya”. (http://www.berkalahayati.org/index.php/bph/article