• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengaruh Inflasi, Kurs, Suku Bunga dan Bagi Hasil terhadap Deposito pada PT. Bank Syariah Mandiri 2007-2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pengaruh Inflasi, Kurs, Suku Bunga dan Bagi Hasil terhadap Deposito pada PT. Bank Syariah Mandiri 2007-2012"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Perkembangan Bank  Umum Syariah di  Indonesia, 2005-2012  Tahun  Jumlah Bank Umum Syariah  2005  3  2006  3  2007  3  2008  5  2009  6  2010  11  2011  11  2012  11
Tabel 2  Pertumbuhan Penempatan Deposito  Di Perbankan Syariah, 2005-2012  Tahun  Jumlah Penempatan Deposito (Milyar Rp)  2005  3.835  2006  5.234  2007  9.309  2008  14.325  2009  19.794  2010  23.565  2011  38.697  2012  49.514

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Tabel 4.9, diperoleh nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,284 artinya 28,4% variasi dari semua variabel independen yaitu pengalaman dan kompetensi

Koefisien determinasi sebesar 0,986 yang berarti bahwa 98,6% variasi variabel utang luar negeri di Indonesia dapat dijelaskan oleh variabel produk domestik bruto,

 Dari hasil statistik diketahui besarnya bahwa besarnya nilai koefisien determinan (R 2 ) adalah sebesar 0,474, berarti 47,4% jumlah dana deposito syariah pada Bank

Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai R 2 sebesar 0,7926 atau 79,26 persen, itu artinya variabel independen ( kurs , inflasi dan PDB) mampu menjelaskan

Hasil koefisien determinasi nilai R 2 merupakan nilai R Square dalam tabel 12 yaitu sebesar 0,511 yang memiliki arti bahwa sumbangan pengaruh variabel independen

Tingkat pengaruh variasi variabel dependen terhadap variasi variabel independen dapat dilihat dari hasil koefisien determinasi yaitu sebesar 7,3%, artinya variasi

Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan variasi yang terjadi pada variabel independen (PDRB, Tingkat Suku Bunga, Tingkat Inflasi) dapat menjelaskan variabel

Nilai koefisien regresi suku bunga LPS adalah 0,319 artinya bahwa jika variabel suku bunga LPS meningkat sebesar 1 satuan dengan asumsi variabel tingkat inflasi, variabel LPS, variabel