PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN DAN PEMATAHAN DORMANSI BENIH AREN (Arenga pinnata (WURMB.) MERR.) PADA KONDISI MEDIA YANG BERBEDA
Teks penuh
Dokumen terkait
Judul .: Pengaruh Tintjkat Kemasakan dan Cara Pema- tahan Dormansi terhadap Viabilitas Benih Hindi (Melia azedarach L.
Morris (2000) menyebutkan bahwa dormansi yang disebabkan oleh kulit benih dapat terjadi karena adanya komponen penyusun benih baik yang bersifat fisik dan atau
Tabel 14 menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan pematahan dormansi benih Angsana berpengaruh sangat nyata terhadap parameter daya berkecambah, nilai perkecambahan, kecepatan
Morris (2000) menyebutkan bahwa dormansi yang disebabkan oleh kulit benih dapat terjadi karena adanya komponen penyusun benih baik yang bersifat fisik dan atau
Pada penelitian yang dilakukan Saleh (2003), tentang pematahan dormansi benih aren secara fisik pada berbagai lama ekstraksi buah, perlakuan ekstraksi 30 hari menunjukkan
Morris (2000) menyebutkan bahwa dormansi yang disebabkan oleh kulit benih dapat terjadi karena adanya komponen penyusun benih baik yang bersifat fisik dan atau
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pematahan dormansi benih enau dengan perlakuan pengikisan kulit benih pada bagian punggung benih dengan
Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pematahan dormansi berpengaruh terhadap indeks perkecambahan benih ketapang kencana, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap potensi