• Tidak ada hasil yang ditemukan

5 DWIYAN NURSIAM (21020112150002) BAB 4

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "5 DWIYAN NURSIAM (21020112150002) BAB 4"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

HOTEL RESORT GUCI – KABUPATEN TEGAL 58 BAB 4

KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN

4.1 Kesimpulan

Dengan melihat uraian yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Obyek wisata pemandian air panas di daerah Guci Kab. Tegal mempunyai peranan yang besar terhadap pendapatan dalam sector pariwisata kab. Tegal.

2. Mempunyai potensi alam yang sangat baik dan obyek wisata yang fariatif, sebagai salah satu aspek pengembangan hotel resort.

3. Jumlah wisatawan yang terus meningkat setiap tahun namun jumlah akomodasi penginapan yang terbatas dalam bidang perhotelan.

4.2 Batasan

Dalam merencanakan dan merancang hotel resort di Guci, perlu dibuat batasan-batasan yang jelas agar lingkupan pembahasan semakin jelas dan dapat memecahkan masalah. Batasan-batasan itu berupa:

1. Perencanaan dan perancangan hotel resort di Guci ini hanya dititik beratkan pada pendekatan segi arsitektural dan yang berkaitan dengannya, sehingga masalah-masalah selain itu tidak akan dibahas dengan mendetail.

2. Sesuai dengan analisa dan pengamatan dengan hotel setempat hotel yang akan dibangun adalah hotel dengan klasifikasi hotel bintang 3***

3. Fasilitas yang tersedia di hotel ini direncanakan hanya dibatasi pada fasilitas-fasilitas yang diperkirakan cocok dan disesusaikan dengan standar hotel bintang 3.

4. Standar dan persyaratan ruang mengacu pada studi literatur dan disesuaikan dengan kondisi tapak.

5. Ketentuan dan peraturan pemerintah mengenai bangunan, mengacu pada peraturan daerah setempat yang tercantum dalam Perda Kabupaten Tegal no. 13 tahun 2005 tahun, kawasan SWP IV,maka .

 Garis Sempadan Bangunan (GSB) = 8 m  Koefisien Dasar Bangunan (KDB) = 60%

4.3 Anggapan

Pada penyusunan landasan program perencanaan dan perancangan arsitektur diperlukan adanya suatu anggapan, yaitu:

1. Lahan untuk hotel resort di Guci ini dianggap tidak ada masalah.

2. Data yang digunakan dalam perencanaan hotel ini dianggap telah memenuhi persyaratan perencanaan.

3. Jaringan-jaringan utilitas seta sarana infrastruktur daerah dianggap telah memadai dan dalam kondisi yang baik. Dan siap untuk menampung pembangunan sebuah hotel.

Referensi

Dokumen terkait

Mengingat keterbatasan sumber daya yang tersedia dan agar tidak meluas nya masalah ini serta keterbatasan waktu dan biaya maka, penelitian ini hanya dibatasi hanya

Dana untuk pembangunan Krakatoa Bay Resort Hotel yang direncanakan dianggap telah tersedia dan sesuai dengan program perencanaan dan

Dana untuk pembangunan Hotel Resort di Pantai Pok Tunggal yang direncanakan dianggap telah tersedia dan sesuai dengan program perencanaan

Mendapatkan dasar-dasar perencanaan dan perancangan sebuah bangunan City Hotel bintang 4 berkonsep Boutique Hoteldi Semarang sebagai fasilitas akomodasi penginapan

Perlunya suatu konsep perencanaan dan perancangan untuk Penataan Kawasan Wisata Pantai Sendang Sikucing dengan Fasilitas Pendukung Hotel Resort Bintang Tiga, Hal

 Standar Room adalah jenis kamar dengan fasilitas terendah atau sesuai dengan standar dari hotel yang menamainya.. Kamar standar memiliki fasilitas yang paling dasar

Perbandingan Nilai T Lokasi Hotel Bintang 4 dan 5 Berdasarkan hasil perhitungan analisis pola sebaran metode tetangga terdekat hotel bintang 4 dan bintang 5 di Kota Surabaya

Alasan judul Pengertian dari judul adalah merancang bangunan hotel bintang 4 di Bandung dengan menyediakan fasilitas MICE dan wisata sebagai hotel yang berada di kota serta menerapkan