• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelompokkan Data Ruas Jalan Tahun 2020 Menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengelompokkan Data Ruas Jalan Tahun 2020 Menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)

cover

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU

BEKERJA SAMA DENGAN

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

TAHUN 2020

LAPORAN HASIL AKTUALISASI DAN HABITUASI

“Pengelompokkan Data Ruas Jalan Tahun 2020

Menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu”

(2)

2

PELATIHAN DASAR

CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III

LAPORAN HASIL AKTUALISASI

PENGELOMPOKKAN DATA RUAS JALAN TAHUN 2020 MENURUT KELURAHAN DI KOTA KOTAMOBAGU

DISUSUN OLEH : NAMA : FADHILAH RIZKI, ST N I P : 19880718 201903 2 005 PANGKAT/GOL : PENATA MUDA, GOL. III/a

JABATAN : PENELAAH PENGELOLAAN LEGER JALAN KELAS : II (DUA) KOTA PERDAGANGAN

N D H : 26 (DUA PULUH ENAM)

UNIT KERJA : DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KOTAMOBAGU

MENTOR : HARIS AFFANDHI MOMINTAN. ST COACH : SHINTA PAPIA, ST, M.Si

PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU BEKERJASAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA

2020

(3)

3

LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI

PELATIHAN DASAR

CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN II PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

2020

NAMA : FADHILAH RIZKI, ST N I P : 19880718 201903 2 005 PANGKAT/GOL : PENATA MUDA, Gol III/a

JABATAN : PENELAAH PENGELOLAAN LEGER JALAN

UNIT KERJA : DINAS PEKERJAAN UMUM DAN

PENATAAN RUANG KOTA

KOTAMOBAGU

JUDUL AKTUALISASI :

PENGELOMPOKKAN DATA RUAS JALAN TAHUN 2020 MENURUT KELURAHAN DI KOTA KOTAMOBAGU

Dinyatakan disetujui untuk diseminarkan pada evaluasi pelaksanaan Aktualisasi pada tanggal 17 September 2020

Kotamobagu, 17 September 2020

COACH

SHINTA PAPIA, ST, M.Si NIP : 19780218 200803 2 001

MENTOR

HARIS AFFANDHI MOMINTAN, ST

NIP : 19770919 201102 1 001

(4)

4

LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI PELATIHAN DASAR

CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN II PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU

BEKERJA SAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

TAHUN 2020

NAMA : FADHILAH RIZKI, ST N I P : 19880718 201903 2 005 PANGKAT/GOL : PENATA MUDA, Gol III/a

JABATAN : PENELAAH PENGELOLAAN LEGER JALAN

UNIT KERJA : DINAS PEKERJAAN UMUM DAN

PENATAAN RUANG KOTA

KOTAMOBAGU

JUDUL AKTUALISASI :

PENGELOMPOKAN DATA RUAS JALAN TAHUN 2020 MENURUT KELURAHAN DI KOTA KOTAMOBAGU

Disahkan oleh forum Seminar Aktualisasi pada hari Kamis, 17 September 2020 bertempat di SMK Yadika

Menyetujui ,

COACH

SHINTA PAPIA, ST, M.Si PEMBINA TINGKAT I/IVB NIP : 19780218 200803 2 001

MENTOR

HARIS A. MOMINTAN, ST PENATA/IIIC NIP : 19770919 201102 1 001 PENGUJI

Feidy Fransisca Kalalo, SE, MM PENATA TINGKAT I/IIID NIP : 19840202 200902 2 011

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah

Provinsi Sulawesi Utara

Drs. MARHAEN ROYKE TUMIWA, M.Pd PEMBINA UTAMA MADYA NIP : 19650509 198602 1 004

Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Kotamobagu

SARIDA MOKOGINTA, SH PEMBINA

NIP : 19740815 200012 2 003

Mengetahui,

(5)

5

Puji dan syukur saya haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunianya sehingga laporan hasil aktualisasi ini dapat diselesaikan dengan baik. Laporan ini disusun sebagai upaya untuk menerapkan nilai-nilai akuntabilitas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) juga sebagai pedoman dalam rangka melaksanakan aktualisasi dan habituasi di unit penempatan.

Dalam penyusunan laporan ini tentu tidak terlepas dari bantuan, bimbingan, serta petunjuk dari berbagai pihak yang membantu. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada :

1. Ibu Ir. H. Tatong Bara dan Bapak Nayodo Koerniawan, SH selaku Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu

2. Bapak Drs. Marhaen Royke Tumiwa, M.Pd selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara

3. Bapak Ir. Sande Dodo, MT selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu

4. Ibu Regina O. Mokoginta, ST selaku Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu 5. Bapak Haris A. Momintan, ST selaku Kepala Seksi Perencanaan,

Evaluasi dan Leger Jalan Jembatan yang dalam hal ini berperan sebagai mentor yang telah ikhlas berkenan membimbing, mengarahkan serta membantu saya sehingga bisa menyelesaikan kegiatan aktualisasi ini dengan baik

6. Ibu Shinta Papia, ST, M.Si selaku pembimbing/coach yang sudah

berkenan meluangkan waktu dan tenaga untuk membimbing serta

mengarahkan selama kegiatan penyusunan aktualisasi ini.

(6)

6

7. Para Widyaiswara selaku pemateri selama kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II & III Tahun Angkatan 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun 2020

8. Panitia Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II &

III Tahun Angkatan 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun 2020

9. Rekan-rekan kerja di Dinas PUPR-KK khususnya di Bidang Bina Marga yang selalu membantu saya dalam kegiatan aktualisasi ini.

10. Teman-teman senasib sepenanggungan dalam kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II & III Tahun Angkatan 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun 2020.

Saya menyadari dalam penyusunan Laporan Aktualisasi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, baik kritik yang membangun ataupun masukan sangat saya harapkan guna perbaikan Laporan Aktualisasi ini.

Akhir kata, kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam kegiatan penyusunan Laporan Aktualisasi ini saya haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT selalu menyertai dan memberikan kesehatan kepada kita semua. Aamiin.

Kotamobagu, September 2020 Penulis,

FADHILAH RIZKI, ST

NIP. 19880718 201903 2 005

(7)

7

LEMBAR PERSETUJUAN ... 3

LEMBAR PENGESAHAN ... 4

KATA PENGANTAR ... 5

DAFTAR ISI ... 7

BAB I PENDAHULUAN ... 8

A. Latar Belakang ... 8

B. Tujuan Aktualisasi ... 12

C. Manfaat Aktualisasi ... 12

D. Ruang Lingkup ... 12

BAB II DESKRIPSI LOKUS... 14

A. Gambaran Umum Organisasi ... 14

B. Visi dan Misi Organisasi ... 15

C. Struktur dan Tugas Fungsi Organisasi ... 15

D. Tata Nilai Organisasi ... 18

BAB III RANCANGAN AKTUALISASI ... 21

A. Identifikasi Isu ... 21

B. Penetapan Isu ... 22

C. Nilai-nilai Dasar ASN ... 25

D. Tabel Rancangan Aktualisasi... 27

E. Rencana Aktualisasi Kegiatan ... 33

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 34

A. Hasil Kegiatan Aktualisasi ... 34

B. Pembahasan Aktualisasi ... 37

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 52

A. Kesimpulan ... 52

B. Saran ... 53

DAFTAR PUSTAKA ... 54

LAMPIRAN... 55

(8)

8

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Leger Jalan, menerangkan bahwa Leger Jalan adalah dokumen yang memuat data dan informasi mengenai perkembangan suatu ruas jalan.

Leger berasal dari bahasa Belanda berarti Register, dari sini Leger untuk padanan jalan dapat berarti pemakaian nomor induk jalan pada sebuah ruas jalan, jadi sebuah jalan yang di Legerkan berarti tercatat dalam sebuah dokumentasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Untuk selanjutnya pengertian Leger Jalan meluas menjadi dokumentasi, inventarisasi perkembangan sebuah ruas jalan terregister yang meliputi semua aspek yang ada/berkenaan dengan ruas yang dimaksud yang termaktub dalam sebuah buku, berpedoman pada sebuah aturan mengenai Leger Jalan.

Hingga saat ini pedoman mengenai Leger Jalan masih berpedoman pada aturan yang dikeluarkan oleh Peraturan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia No.78/PRT/M/2005 mengenai Leger Jalan.

Sebagai pelaksana di seksi perencanaan, evaluasi dan leger jalan jembatan, formasi saya adalah sebagai penelaah pengelolaan leger jalan dan jembatan yang mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan teknis jalan dan jembatan, pengumpulan data jalan dan jembatan serta bangunan pelengkapnya yang terdapat pada suatu ruas jalan dan memasukkanya dalam format tertentu. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, seksi perencanaan, evaluasi dan leger jalan dan jembatan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

1) Menyusun rencana kegiatan sebagai pedoman pelaksanaan tugas

2) Menyiapkan kebijakan teknis bidang perencanaan

(9)

9

3) Menyiapkan rencana dan program kegiatan dalam rangka pengumpulan data leger jalan dan jembatan

4) Melaksanakan pengumpulan data menyangkut leger jalan sesuai format yang telah ditentukan

5) Mengolah data leger jalan dan jembatan sebagai bahan pemutakhiran data

6) Mengadakan pemutakhiran data menyangkut leger jalan dan jembatan serta bangunan pelengkapnya sebagai bahan evaluasi 7) Melaksanakan sitem manajemen jalan dan jembatan

8) Menyusun rencana teknis konstruksi jalan dan jembatan 9) Menyiapkan dokumen teknis pelaksanaan jalan dan jembatan 10) Menyiapkan bahan rekomendasi perencanaan teknis jalan dan

jembatan

11) Mengelola data jalan dan jembatan

12) Mengadakan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan program kegiatan

13) Memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan yang berkaitan dengan tugas

14) Melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai bidang tugas dan fungsi.

Selama menjalankan tugas kurang lebih 18 bulan di Kantor Dinas

PUPR-KK, saya mengamati terdapat beberapa masalah atau isu-isu yang

menjadi masalah pokok di Bidang Bina Marga, antara lain yang pertama

Kurangnya SDM yang menguasai aplikasi ARC-GIS. ARC-GIS adalah

paket perangkat lunak yang memiliki serangkaian aplikasi berbasis lokasi

dalam mengelola sistem informasi grafis. Dimana sistem informasi grafis

(GIS) adalah sebuah sistem informasi berbasis komputer yang dapat

membantu untuk melakukan analisis terhadap potensi berbasis data-data

geografis yang berhubungan dengan tujuan tertentu. Dalam pekerjaan di

Bidang Bina Marga khususnya di Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Leger

Jalan Jembatan memerlukan aplikasi ARC-GIS dalam proses

(10)

10

mengumpulan data leger jalan maupun pembuatan peta jalan supaya pekerjaan menjadi lebih mudah, efisien dan efektif. Namun sayangnya, hanya beberapa orang saja yang menguasai aplikasi ini, atau dengan kata lain, sumber daya manusia di Kantor Dinas sangatlah kurang. Oleh karena itu saya mengkat isu/masalah ini sebagai salah satu isu aktual yang akan dibahas.

Kemudian masalah selanjutnya yang saya amati adalah belum tersedianya pengelompokkan data ruas jalan terbaru per Kelurahan di Kota Kotamobagu. Data ruas jalan adalah hal yang penting guna pemenuhan kebutuhan informasi tentang ruas-ruas jalan yang dimiliki Kota Kotamobagu. Bidang Bina Marga di Dinas PUPR-KK sampai saat ini sudah melaksanakan tugas dengan baik dalam hal penyediaan data ruas jalan di Kota Kotamobagu. Hal ini dibuktikan dengan adanya data surat keputusan (SK) Jalan dari tahun 2011, 2016 dan yang terakhir dimutakhirkan serta masih dipakai sebagai dasar data jalan pada saat ini adalah SK Jalan 2017. Namun, seiring berjalannya waktu, ruas-ruas jalan di Kota Kotamobagu banyak terjadi perubahan, baik dalam hal kondisinya, lebar dan panjangnya, maupun fungsi jalan sebagai peruntukkannya.

Selain itu, terdapat perubahan dalam hal penambahan ruas-ruas baru

yang belum terdaftar dalam SK, adapun beberapa ruas jalan yang

sekarang sudah tersambung menjadi satu ruas jalan. Karena itu

diperlukan pemutakhiran atau pembaharuan data SK jalan di Kota

Kotamobagu pada tahun 2020. Bidang Bina Marga sementara ini sudah

menyusun draft yang akan diajukan sebagai SK jalan nasional, walaupun

pada penerapan resminya SK Jalan Kota belum dapat disahkan sebelum

pengesahan SK Jalan Nasional dari Provinsi Sulawesi Utara. Jadi, sambil

menunggu ditetapkannya SK Jalan Nasional resmi, kami staff penelaah

pengelolaan leger jalan sudah menyusun draft untuk pembuatan SK Jalan

Kota. Banyak permintaan data ruas jalan Kota Kotamobagu kepada

Bidang Bina Marga dari instansi lain maupun dari pihak Kecamatan dan

Kelurahan. Permintaan data tersebut biasanya berupa permintaan data

ruas jalan per Kecamatan ataupun per Kelurahan. Namun yang menjadi

(11)

11

masalah adalah belum tersedianya data terbaru mengenai pengelompokan ruas jalan menurut Kecamatan dan Kelurahan di Bidang Bina Marga, sehingga permintaan data dari pihak lain belum bisa kami penuhi. Oleh karena itu, isu saya angkat sebagai salah satu isu aktual/masalah pokok dalam instansi tempat saya bekerja.

Selain ke-dua masalah di atas, saya juga menemukan masalah seperti tidak tertatanya susunan print out laporan di Kantor Dinas PUPR-KK Bidang Bina Marga. Laporan adalah bentuk penyajian dari suatu fakta mengenai hal yang berkenaan terhadap keadaan ataupun suatu kegiatan/pekerjaan. Laporan dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan aktivitas pengendalian, pengawasan, pemantauan, dan pengambilan keputusan. Selain itu, laporan juga dapat digunakan dan bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan pemeriksaan terhadap akuntabilitas kinerja baik dari sisi manajemen proyek maupun hasil pekerjaan tersebut. Dalam semua paket pekerjaan di Bidang Bina Marga PUPR-KK pihak kontraktor/konsultan wajib memasukkan laporan kerja dalam bentuk soft file maupun print out atau hard copy. Dengan banyaknya paket pekerjaan yang telah dikerjaan, maka susunan print out laporan yang terkumpul di ruangan kantor sudah sangatlah banyak dan tidak tertata dengan rapi. Sehingga apabila perlu dengan suatu laporan tertentu, para staf cukup sulit untuk menemukan print outnya. Oleh karena itu saya mengangkat isu ini sebagai salah satu isu aktual yang terjadi di instansi saya.

Dari ke- tiga masalah-masalah aktual di atas, menurut saya,

masalah/isu mengenai belum tersedianya pengelompokkan data ruas

jalan terbaru per Kelurahan merupakan masalah yang paling prioritas

dan sesuai kebutuhan di Bidang Bina Marga Seksi Perencanaan,

Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan Dinas PUPR-KK. Sehingga masalah

tersebut yang akan kita bahas dalam kegiatan aktualisasi ini dan

selanjutnya akan dijelaskan secara lengkap dalam BAB III RANCANGAN

AKTUALISASI poin B. Penetapan Isu. Kemudian isu tersebut akan

(12)

12

dikaitkan dengan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) atau ANEKA yang akan dibahas secara rinci dalam BAB III poin C. Nilai-nilai Dasar ASN.

Oleh karena itu, sebagai upaya penerapan nilai-nilai akuntabilitas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) terutama pada Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kota Kotamobagu, maka dibuatlah rancangan aktualisasi yang berjudul “Pengelompokan Data Ruas Jalan Tahun 2020 Menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu.”

B. Tujuan Aktualisasi

Tujuan dari rancangan aktualisasi ini adalah sebagai tersedianya pengelompokan data yang tersusun rapi mengenai pembagian ruas jalan menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu tahun 2020 dan untuk memenuhi permintaan data dari berbagai instansi lain yang memerlukan data ruas jalan tersebut. Juga sebagai sarana untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN yaitu ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi)

C. Manfaat Aktualisasi

Dengan dibuatnya pengelompokkan ruas jalan per kecamatan maka dapat memenuhi permintaan data ruas jalan Kota Kotamobagu dari instansi-instansi lain atau pihak-pihak lain yang membutuhkan. Sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) terutama pada Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kota Kotamobagu.

D. Ruang Lingkup

Ruang lingkup rancangan kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan di

Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Bina Marga

(13)

13

Kota Kotamobagu. Kegiatannya antara lain adalah mengumpulkan data

SK jalan terbaru yaitu tahun 2020, kemudian mengelompokkan data ruas

jalan dan membaginya menurut kelurahan, dalam hal ini kelurahan-

kelurahan yang terdapat pada kecamatan Kotamobagu Utara.

(14)

14

DESKRIPSI LOKUS

A. Gambaran Umum Organisasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu (Dinas PUPR-KK) mempunyai 4 Bidang Kerja yang terbagi atas Bidang Penataan Ruang, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Cipta Karya, dan Bidang Bina Marga. Bidang Bina Marga dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Bina Marga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan petunjuk teknis dan pengendalian bidang bina marga. Bidang Bina Marga PUPR-KK terbagi atas 3 Seksi Kerja yaitu :

1) Seksi Pembangunan dan Preservasi Jalan Jembatan 2) Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Leger Jalan Jembatan 3) Seksi Peralatan dan Laboratorium

Dinas PUPR-KK berkantor di Jl. Arief Rahman Hakim No. 22 Kotamobagu, Kode Pos 95711 Telp (0434) 23966, dengan Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt) Bapak Ir. Sande Dodo, MT yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu.

Gambar 2.A Kantor Dinas PUPR Kota Kotamobagu

(15)

15 B. Visi dan Misi Organisasi

Dalam mengantisipasi tantangan kedepan menuju kondisi yang diingikan organisasi sesuai dengan tuntutan paradigma baru pembangunan maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu menyatakan visi yaitu:

“Tersedianya Infrastruktur Pekerjaan Umum Yang Handal Dan Bermanfaat Secara Berkelanjutan Serta Berbasis Tata Ruang Untuk Mendorong Terwujudnya Kota Kotamobagu Sebagai Kota Model Jasa di Kawasan Bolaang Mongondow Raya Menuju Masyarakat Sejahtera, Berbudaya dan Berdaya Saing”

Dalam rangka mewujudkan Visi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang maka dirumuskan misi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu sebagai berikut:

1) Terwujudnya pelayanan yang prima bidang ke-PUan.

2) Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur Pemukiman dan Perumahan Rakyat Untuk Mendukung Layanan Infrastruktur dasar yang layak dalam rangka mewujudkan kualitas hidup masyarakat Kota Kotamobagu sejalan dengan prinsip “Infrastruktur Untuk Semua”.

3) Terwujudnya jalan dan jembatan yang berkualitas dalam rangka aksesibilitas transportasi darat.

4) Terwujudnya Infratsruktur Pengelolaan air limbah dan air minum yang berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat Kota Kotamobagu.

5) Terwujudnya Infratsruktur Sumber daya air di Kota Kotamobagu.

C. Struktur dan Tugas Fungsi Organisasi

Berikut ini adalah struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan

Penataan Ruang Kota Kotamobagu :

(16)

16

Gambar 2.C.1 Struktur Organisasi Dinas PUPR-KK

(17)

17

Gambar 2.C.2 Struktur Organisasi Bidang Bina Marga PUPR-KK

(18)

18

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu mempunyai tugas kewenangan otonomi daerah Kota Kotamobagu dalam rangka melaksanakan tugas desentralisasi dari tugas-tugas lain yang diserahkan oleh Walikota. Untuk melaksanakan tugas tersebut di atas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu mempunyai fungsi :

1. Melakukan perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu

2. Memberikan perizinan dan pelaksanan pelayanan umum dibidang pekerjaan umum

3. Memberikan pembinaan dan bimbingan kepada unit pelaksana teknis dinas dalam lingkup tugasnya.

D. Tata Nilai Organisasi

Keterangan Lambang Kementerian Pekerjaan Umum

1. Lambang Departemen PU berlukiskan baling-baling dengan ketentuan seperti tercantum pada gambar di atas.

2. Warna dasar lambang adalah kuning (kuning kunyit).

3. Warna baling-baling adalah biru kehitam-hitaman.

4. Arti simbolis lambing Departemen Pekerjaan Umum adalah sebagai berikut :

BEKERJA KERAS BERGERAK CEPAT

BERTINDAK TEPAT

(19)

19

a) Baling-baling menggambarkan dinamika berdaun 3 yang merupakan segitiga berdiri tegak lurus menggambarkan stabilitas. Secara keseluruhan menggambarkan dinamika yang stabil dan stabilitas yang dinamis.

b) Bagian daun baling-baling yang mengarah ke atas melambangkan penciptaan ruang.

c) Bagian lengkungnya dari daun baling-baling memberikan perlindungan untuk ruang kerja tempat tinggal bagi manusia.

d) Bagian daun baling-baling yang mengarah ke kiri dengan bagian lengkungnya yang telungkup menggambarkan penguasaan bumi dan alam dan pengusahaan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Garis horizontal berarti bentang jalan/jembatan di atas sungai sebagai usaha untuk pembukaan dan pembinaan daerah.

e) Bagian daun baling-baling yang mengarah ke kanan dengan bagian lengkungnya yang terlentang menggambarkan usaha pengendalian dan penyaluran untuk dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Garis horizontal berarti bentang jalan/jembatan di atas sungai sebagai usaha untuk pembukaan dan pembinaan daerah.

f) Baling-baling dengan 3 daun menggambarkan tiga unsur kekaryaan Departemen Pekerjaan Umum yaitu Tirta, Wisma (Cipta) dan Marga. Trilogi Departemen Pekerjaan umum yaitu Bekerja Keras, Bergerak Cepat & Bertindak Tepat.

g) Warna. Warna kuning sebagai warna dasar melambangkan

keagungan yang mengandung arti ketuhanan yang maha

esa, kedewasaan dan kemakmuran. Warna biru tua

mengandung arti keadilan sosial, keteguhan hati, kesetiaan

pada tugas dan ketegasan bertindak. Warna yang berbentuk

(20)

20

dari warna dasar dan lukisan baling-baling membentuk huruf-huruf P dan U.

h) Lambang P dan U menggambarkan fungsi dan peranan

Departemen Pekerjaan Umum dalam pembangunan dan

pembinaan prasarana guna memanfaatkan bumi dan air

serta kekayaan alam bagi kemakmuran rakyat berlandaskan

pancasila.

(21)

21

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Identifikasi Isu

Sebelum melakukan penetapan isu yang akan diangkat menjadi judul aktualisasi, terlebih dahulu saya melakukan indentifikasi isu-isu aktual atau permasalahan-permasalahan pokok yang terjadi dalam pekerjaan kami di Kantor Dinas PUPR-KK. Dalam mengidentifikasi isu, saya dibantu oleh mentor selaku atasan langsung/Kepala Seksi Perencanaan, Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan. Berikut ini beberapa isu aktual yang menjadi permasalahan di instasi kami :

1) Kurangnya SDM yang menguasai aplikasi ARC-GIS

Dalam pekerjaan di Bidang Bina Marga khususnya di Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Leger Jalan Jembatan memerlukan aplikasi ARC-GIS dalam proses mengumpulan data leger jalan maupun pembuatan peta jalan supaya pekerjaan menjadi lebih mudah, efisien dan efektif. Namun sayangnya, hanya beberapa orang saja yang menguasai aplikasi ini, atau dengan kata lain, sumber daya manusia di Kantor Dinas sangatlah kurang.

2) Belum tersedianya pengelompokkan data ruas jalan terbaru per Kelurahan di Kota Kotamobagu.

Banyak permintaan data ruas jalan Kota Kotamobagu kepada

Bidang Bina Marga dari instansi lain maupun dari pihak Kecamatan

dan Kelurahan. Permintaan data tersebut biasanya berupa permintaan

data ruas jalan per Kecamatan ataupun per Kelurahan. Namun yang

menjadi masalah adalah belum tersedianya data terbaru mengenai

pengelompokan ruas jalan menurut Kecamatan dan Kelurahan di

Bidang Bina Marga, sehingga permintaan data dari pihak lain belum

bisa kami penuhi.

(22)

22

3) Tidak tertatanya susunan print out laporan di Kantor Dinas PUPR-KK Bidang Bina Marga.

Dalam semua paket pekerjaan di Bidang Bina Marga PUPR-KK pihak kontraktor/konsultan wajib memasukkan laporan kerja dalam bentuk soft file maupun print out atau hard copy. Dengan banyaknya paket pekerjaan yang telah dikerjaan, maka susunan print out laporan yang terkumpul di ruangan kantor sudah sangatlah banyak dan tidak tertata dengan rapi. Sehingga apabila perlu dengan suatu laporan tertentu, para staf cukup sulit untuk menemukan print outnya.

Selanjutnya dari ke-tiga isu di atas, akan diidentifikasi menggunakan teknik USG yang akan dijelaskan pada sub bab berikutnya.

B. Penetapan Isu

Dalam penetapan isu yang diangkat penulis menggunakan teknik USG yang mana pengertian USG adalah sebagai berikut:

URGENCY : Seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti;

SERIOUSNESS : Seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan;

GROWHT : Seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani sebagai mana mestinya.

Berikut adalah perumusan dan penetapan isu-isu menggunakan teknik USG :

1) Nilai Urgency

 Kurangnya SDM yang menguasai aplikasi ARC-GIS

Nilai Urgency = 3 (tiga) yaitu cukup gawat/mendesak cepat

karena keperluan terhadap SDM yang menguasai aplikasi Arc-

Gis cukup mendesak untuk ditindaklanjuti guna lancarnya

pekerjaan di instansi saya.

(23)

23

 Belum tersedianya pengelompokkan data ruas jalan terbaru per Kelurahan di Kota Kotamobagu

Nilai Urgency = 4 (empat) yaitu gawat/mendesak/cepat, karena isu ini mendesak untuk ditindaklanjuti.

 Tidak tertatanya susunan print out laporan di Kantor PUPR- KK Bidang Bina Marga

Nilai Urgency = 2 (dua) yaitu kurang gawat/mendesak/cepat, karena isu ini kurang mendesak untuk ditindaklanjuti.

2) Nilai Seriousness

 Kurangnya SDM yang menguasai aplikasi ARC-GIS

Nilai Seriousness = 3 (tiga) yaitu cukup gawat/mendesak/cepat, karena apabila isu dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan cukup gawat.

 Belum tersedianya pengelompokkan data ruas jalan terbaru per Kelurahan di Kota Kotamobagu

Nilai Seriousness = 4 (empat) yaitu gawat/mendesak/cepat, karena isu ini mendesak dan akibat yang akan ditimbulkan akan gawat apabila tidak ditindaklanjuti.

 Tidak tertatanya susunan print out laporan di Kantor PUPR- KK Bidang Bina Marga

Nilai Seriousness = 2 (dua) yaitu kurang gawat/mendesak/cepat, karena akibat yang akan ditimbulkan oleh isu ini kurang gawat apabila tidak ditindaklanjuti.

3) Nilai Growth

 Kurangnya SDM yang menguasai aplikasi ARC-GIS

Nilai Growth = 4 (empat) yaitu gawat/mendesak/cepat, karena kemungkinan memburuknya isu ini jika tidak ditangani sebagaimana mestinya adalah gawat/mendesak/cepat.

 Belum tersedianya pengelompokkan data ruas jalan terbaru

per Kelurahan di Kota Kotamobagu

(24)

24

Nilai Growth = 3 (tiga) yaitu cukup gawat/mendesak/cepat, karena kemungkinan memburuknya isu ini jika tidak ditangani sebagaimana mestinya adalah cukup gawat/mendesak/cepat.

 Tidak tertatanya susunan print out laporan di Kantor PUPR- KK Bidang Bina Marga

Nilai Growth = 2 (dua) yaitu kurang gawat/mendesak/cepat, karena apabila tidak ditindaklanjuti, masalah ini berdampak kurang mendesak.

Dari perumusan isu-isu di atas, maka dilakukan perhitungan dan didapatkan total skor dan skala prioritas sebagai berikut pada tabel 3.B :

Tabel 3.B Perumusan Isu Dan Penetapan Isu

Keterangan:

Angka 5: sangat gawat/mendesak/cepat;

Angka 4: gawat/mendesak/cepat;

Angka 3: cukup gawat/mendesak/cepat;

Angka 2: kurang gawat/mendesak/cepat;

Angka 1: tidak gawat/mendesak/cepat.

(menggunakan Skala Likert)

Berdasarkan tabel tersebut, ditemukan isu/masalah pokok yang menjadi prioritas, yakni :

NO ISU AKTUAL/MASALAH POKOK U S G SKOR PRIOR ITAS 1. Kurangnya SDM yang menguasai

aplikasi ARC-GIS 3 3 4 10 II

2.

Belum tersedianya pengelompokan data ruas jalan terbarukan per Kelurahan di Kota Kotamobagu

4 4 3 11 I

3. Tidak tertatanya susunan print out

laporan di Kantor PUPR-KK 2 2 2 6 III

“Belum tersedianya pengelompokan data ruas jalan terbaru per Kelurahan

di Kota Kotamobagu”

(25)

25 C. Nilai-nilai Dasar ASN

Pembentukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk dapat mengubah mindset sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu untuk menerapkan pola baru ASN diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).

Berdasarkan dari kelima nilai dasar ANEKA yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika publik, Komitmen Mutu dan Anti korupsi yang harus di tanamkan kepada setiap ASN maka perlu diketahui indikator-indikator dari kelima kata tersebut yaitu:

1) Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai. Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok, atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.

Adapun indikator nilai-nilai akuntabilitas yaitu :

Jujur Kejelasan Target Netral Mendahuluhan Kepentingan Publik Adil Transparan Konsisten Partisipatif

2) Nasionalisme

Nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan.

Dengan cara menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya. Berikut ini merupakan indikator nilai-nilai nasionalisme, yaitu :

Hormat

Menghormati Kerjasama Tidak memaksakan

kehendak Jujur Amanah

Adil Persamaan

Derajat Tidak diskriminatif Rela

Berkorban Tenggang rasa Membela

kebenaran Persatuan Mencintai sesame manusia

Cinta Tanah Air

Memelihara ketertiban Disiplin Musyawarah Mendahulukan

Kepentingan bersama

Menghormati

Keputusan Kekeluargaan Gotong

Royong Sosial Tidak menggunakan yang bukan hak miliknya

Hidup Sederhana

Tanggung

Jawab

(26)

26 3) Etika Publik

Etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Beberapa indikator nilai-nilai etika publik, antara lain :

Bertanggung Jawab Integritas Tinggi Cermat

Disiplin Hormat Sopan

Taat Aturan Taat Perintah Menjaga Rahasia

4) Komitmen Mutu

Komitmen mutu adalah standar penjaminan mutu pada setiap organisasi tentulah tidak sama mengingat visi dan arah yang akan dituju berbeda tetapi ada beberapa nilai yang harus ada pada komitmen mutu seperti :

Efektif Efisien

Inovatif Berorientasi Mutu

5) Anti Korupsi

Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, korupsi adalah tindakan melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara. Anti korupsi mempunyai nilai-nilai indikator, yaitu :

Disiplin Tanggung Jawab Kerja Keras Sederhana

Mandiri Adil Berani Peduli

(27)

D. Tabel Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KOTAMOBAGU

Isu yang diangkat : Belum tersedianya pengelompokan data ruas jalan terbaru per Kelurahan di Kota Kotamobagu

Gagasan Pemecahan Isu : Pengelompokan Data Ruas Jalan Tahun 2020 Menurut Kelurahan di Kota Kotamobagu

No Kegiatan Tahap

Kegiatan

Output/Hasil Kegiatan

Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan

Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi

Penguatan Nilai - Nilai Organisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Melakukan Koordinasi dengan mentor

via aplikasi

 Menyusun poin-poin penting yang akan dikoordinasikan dengan mentor (Kasie Perencanaan, Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan)

 Melakukan percakapan via aplikasi dengan mentor

 Melakukan panggilan video (video call) bersama mentor, serta

 Dokumentasi Kegiatan Video Call

 Surat pernyataan persetujuan dan dukungan mentor

 Saran, arahan, masukan,

 Akuntabilitas

Mendiskusikan rencana kegiatan dengan pimpinan agar ada

transparansi data, sehingga data yang akan diolah dapat diakses siapapun yang berkepentingan dengan data tersebut.

 Nasionalisme

Bekerja sama dengan atasan dalam hal perumusan isu yang

Terwujudnya pelayanan yang

prima bidang ke-PUan

Bergerak cepat dalam menghadap mentor serta bertindak tepat

dalam berdiskusi

tentang pelaksanaan

kegiatan

(28)

28 beberapa rekan kerja yang lain

terkait pengkoordinasian

penyusunan aktualisasi. Meminta saran, arahan serta petunjuk dalam hal merumuskan isu-isu yang sedang dialami di Kantor

 Memohon ijin dan persetujuan Kasie Perencanaan, Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan untuk pelaksanaan seluruh kegiatan aktualisasi yang sudah dan akan direncanakan.

serta informasi data dari mentor.

juga melibatkan beberapa rekan kerja satu seksi yang lain

 Etika Publik

Dalam berkoordinasi dengan atasan, saya mengedepankan rasa hormat dan sopan dalam hal penyampaian rencana kegiatan ataupun meminta tanggapan atasan sebagai mentor dalam penyusunan aktualisasi.

2. Mengumpulkan Data Draft Surat Keputusan (SK) Jalan Kota Tahun

2020

 Berkoordinasi dengan rekan kerja yang bertugas membuat draft Surat Keputusan (SK) Jalan Tahun 2020

 Turut serta membantu proses pembuatan SK Jalan serta

membantu memecahkan masalah- masalah yang dihadapi dalam pembuatan SK Jalan terbaru tahun 2020

 Mengarsipkan data draft SK jalan yang sudah rampung dibuat.

Draft Surat Keputusan (SK) Jalan Tahun 2020

Dokumentasi

 Akuntabilitas

Berpartisipasi dalam proses penyusunan dan pengumpulan data draft Surat Keputusan (SK) Jalan tahun 2020

 Nasionalisme

Bertanggung jawab dalam melakukan penyusunan Surat Keputusan (SK) Jalan terbaru, merampungkan sampai selesai, totalitas dan tidak setengah- setengah melakukan pekerjaan.

Terwujudnya pelayanan yang

prima bidang ke-PUan

Bekerja keras dan bergerak cepat dalam mengumpulkan

data SK Jalan

tahun 2020

(29)

29

 Etika Publik

Berintegritas dalam melakukan pekerjaan pengumpulan data SK jalan, sehingga data yang

dihasilkan adalah data yang valid.

 Komitmen Mutu

Mengumpulkan data secara efisien agar mendapatkan hasil yang efektif.

3. Melakukan pengelompokan

data ruas jalan menurut kelurahan.

 Menyiapkan Data SK Jalan 2020 yang sudah dikumpulkan

 Membuat draft isian untuk pengelompokan ruas jalan

 Mengelompokan data-data ruas jalan menurut kelurahan

 Mengisi draft yang telah disiapkan dengan data-data yang valid dan tanpa kesalahan

Data pengelompokan

ruas-ruas jalan menurut Kelurahan Dokumentasi

 Akuntabilitas

Konsisten dalam kualitas

pekerjaan sehingga mendapatkan hasil yang sangat baik.

 Nasionalisme

Membuat pengelompokan data dengan jujur dan amanah. Tidak mengisi data dengan

asal-asalan, namun harus mengisi dengan kesadaran tinggi akan kualitas yang baik.

Terwujudnya pelayanan yang

prima bidang ke-PUan

Bekerja keras dan bergerak cepat dalam mengelompokk

an data Jalan tahun 2020

menurut

kelurahan.

(30)

30

 Etika Publik

Cermat dalam mengolah data, dan bertanggung jawab atas semua data yang dihasilkan.

 Komitmen Mutu

Inovatif dalam membuat pengelompokam data agar menarik perhatian yang lebih dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan data tersebut, sehingga data-data yang telah dibuat bisa dengan mudah diingat maupun diterapkan dalam pekerjaannya.

 Anti Korupsi

Berani menuliskan kebenaran data-data di lapangan walaupun data itu adalah data yang tidak menggembirakan pihak-pihak tertentu, agar tidak terjadi kerugian Negara akibat data yang

disembunyikan.

(31)

31 4. Sosialisai data

hasil pengelompokan

melalui ex banner /infografis

 Membuat rangkuman hasil pengelompokkan data

perkelurahan yang telah dibuat

 Mendesain format ex banner ataupun infografis yang akan digunakan untuk sosialisasi

 Menginput data pengelompokan jalan dalam format ex banner ataupun infografis yang akan disosialisasikan

 Melakukan sosialisasi kepada pihak kelurahan maupun pihak- pihak lain yang memerlukan data pengelompokan jalan yang telah rampung dibuat.

Ex-banner / infografis tentang

hasil pengelompokan

jalan menurut kelurahan

Surat rekomendasi sosialisasi dari Kepala Bidang Dokumentasi

Sosialisasi

 Akuntabilitas

Memaparkan hasil aktualisasi dengan jujur , melakukan sosialisasi di jejaring sosial maupun di aplikasi percakapan dengan benar sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

 Nasionalisme

Melakukan sosialisasi atas hasil rancangan aktualisasi dalam hal hasil pengelompokan data jalan per kelurahan mencerminkan indikator nasionalisme yaitu berjiwa sosial dan mendahulukan kepentingan bersama.

 Etika Publik

Dalam melakukan sosialisasi hasil aktualisasi harus memaparkan yang sebenarnya terjadi dalam proses pengumpulan dan pengelompokan data,

memberitahu apapun yang perlu diketahui oleh pihak lain mengenai hasil aktualisasi ini, namun tetap

Terwujudnya pelayanan yang

prima bidang ke-PUan

Bertindak tepat dalam sosialisasi data

hasil pengelompokk

an.

(32)

32

menjaga rahasia negara dan rahasia jabatan. Dalam hal ini, paparkan apa yang harus dikatakan, dan jangan

memaparkan hal-hal yang menjadi rahasian jabatan.

 Komitmen Mutu

Melakukan sosialisasi dengan baik, dengan bahasa yang seringan mungkin bisa dipahami pihak-pihak lain yang

berkepentingan dengan mutu tinggi dan berkualitas.

 Anti Korupsi

Disiplin dalam hal waktu sosialisasi, tidak terlambat

melakukan sosialisasi dari tanggal

yang dijadwalkan agar tidak terjadi

korupsi waktu.

(33)

33

E. Rencana Aktualisasi Kegiatan Nama Peserta : Fadhilah Rizki, ST

Instansi : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu Isu

: BELUM TERSEDIANYA PENGELOMPOKAN DATA RUAS JALAN TERBARUKAN PER KELURAHAN DI KOTA KOTAMOBAGU

Tempat

Aktualisasi : Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu

No Isu/Kegiatan Nilai Dasar Tanggal Pelaksanaan Output

1.

Melakukan Koordinasi dengan mentor via

aplikasi

AKUNTABEL NASIONALISME

ETIKA PUBLIK

26-27 Maret 2020

- Lembar pesertujuan - Dokumentasi

- Notulen hasil pertemuan - Informasi data

2.

Mengumpulkan Data Draft Surat Keputusan (SK) Jalan Kota Tahun

2020

AKUNTABEL NASIONALISME

ETIKA PUBLIK KOMITMEN MUTU

30 Maret - 08 April 2020

- Draft SK Jalan Kota di Kecamatan Kotamobagu Utara tahun 2020 - Dokumentasi

3.

Melakukan pengelompokan data

ruas jalan menurut kelurahan

AKUNTABEL NASIONALISME

ETIKA PUBLIK KOMITMEN MUTU

ANTI KORUPSI

09-23 April 2020

- Data Ruas Jalan Kota Kotamobagu menurut Kelurahan

- Dokumentasi

4.

Sosialisai data hasil pengelompokan melalui

ex banner /infografis

AKUNTABEL NASIONALISME

ETIKA PUBLIK KOMITMEN MUTU

ANTI KORUPSI

24-27 April 2020

- Ex-banner / infografis tentang data hasil pengelompokan

- Surat rekomendasi sosialisasi dari KEpaa Bidang

- Dokumentasi Sosialisasi

(34)

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Kegiatan Aktualisasi

Dengan disetujuinya rancangan aktualisasi ini, maka kegiatan- kegiatan yang ada dalam rancangan telah dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut serta keterkaitannya dengan nilai-nilai dasar profesi ASN dapat dilihat pada table berikut ini :

Tabel 4.A Tabel Capaian Kegiatan No Kegiatan Waktu

Pelaksanaan Tahapan Output Nilai Dasar Ket.

1 Melakukan Koordinasi dengan mentor via aplikasi

26-27 Maret 2020

Menyusun poin- poin penting yang akan dikoordinasikan dengan mentor (Kasie

Perencanaan, Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan) Melakukan percakapan via aplikasi dengan mentor

Melakukan panggilan video (video call) bersama mentor, serta beberapa rekan kerja yang lain terkait

pengkoordinasian penyusunan aktualisasi.

Meminta saran, arahan serta

Lembar Persetujuan Dokumentasi Notulen hasil pertemuan Informasi data

Akuntabilitas Transparansi Nasionalisme Kerja Sama Etika Publik Hormat dan Sopan

Terlaksana

(35)

35 petunjuk dalam hal merumuskan isu-isu yang sedang dialami di Kantor

Memohon ijin dan persetujuan Kasie

Perencanaan, Evaluasi, dan Leger Jalan Jembatan untuk pelaksanaan seluruh kegiatan aktualisasi yang sudah dan akan direncanakan.

2 Mengumpulkan Data Draft Surat

Keputusan (SK) Jalan Kota Tahun 2020

30 Maret – 08 April 2020

Berkoordinasi dengan rekan kerja yang bertugas membuat draft Surat Keputusan (SK) Jalan Tahun 2020

Turut serta membantu proses

pembuatan SK Jalan serta membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam

pembuatan SK Jalan terbaru tahun 2020 Mengarsipkan data draft SK jalan yang sudah rampung dibuat

Draft SK Jalan Kota di

Kecamatan Kotamobagu Utara tahun 2020

Akuntabilitas Partisipasi Nasionalisme Tanggung Jawab Etika Publik Integritas Komitmen Mutu Efisien dan Efektif

Terlaksana

(36)

36 3 Melakukan

pengelompokan data ruas jalan menurut kelurahan

09-23 April 2020

Menyiapkan Data SK Jalan 2020 yang sudah dikumpulkan Membuat draft isian untuk pengelompokan ruas jalan

Mengelompokan data-data ruas jalan menurut kelurahan Mengisi draft yang telah

disiapkan dengan data-data yang valid dan tanpa kesalahan

Data Ruas Jalan Kota Kotamobagu menurut Kelurahan

Akuntabilitas Konsisten Nasionalisme Jujur &

Amanah Etika Publik Cermat &

Tanggung Jawab Komitmen Mutu Inovatif Anti Korupsi Berani

Terlaksana

4 Sosialisai data hasil

pengelompokan melalui ex banner /infografis

24-27 April 2020

Membuat

rangkuman hasil pengelompokkan data

perkelurahan yang telah dibuat Mendesain format ex banner ataupun

infografis yang akan digunakan untuk sosialisasi Menginput data pengelompokan jalan dalam format ex banner ataupun

infografis yang akan

disosialisasikan

Ex-banner / infografis tentang data hasil

pengelompokan Surat

rekomendasi sosialisasi dari Kepala Bidang Dokumentasi Sosialisasi

Akuntabilitas Jujur

Nasionalisme Sosial &

Kepentingan Bersama Etika Publik Menjaga Rahasia Komitmen Mutu Orientasi mutu

Anti Korupsi Disiplin

Terlaksana

(37)

37 Melakukan sosialisasi kepada pihak kelurahan maupun pihak- pihak lain yang memerlukan data pengelompokan jalan yang telah rampung dibuat.

B. Pembahasan Aktualisasi

Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan aktualisasi ini tentu saja tidak luput dari beberapa kendala-kendala yang menghalangi. Namun kendala-kendala tersebut dapat diatasi berkat kerjasama yang baik antara para rekan kerja di Kantor Dinas PUPR-KK khususnya di Bidang Bina Marga sehingga kegiatan-kegiatan aktualisasi dapat dilaksanakan dengan baik. Penerapan nilai-nilai ANEKA dalam aktualisasi ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan di bawah ini yang mulai dilakukan pada tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan 27 April 2020.

B.1 Melakukan Koordinasi dengan mentor via aplikasi Tanggal : 26-27 Maret 2020

Bukti Kegiatan :

- Surat Pernyataan Persetujuan & Dukungan dari Mentor - Dokumentasi

- Notulen hasil pertemuan

Deskripsi Kegiatan

Kegiatan melakukan koordinasi dengan mentor bertujuan untuk

mengkoordinasikan permasalahan-permasalahan di Kantor Dinas PUPR-KK

khususnya di Bidang Bina Marga Seksi Perencanaan, Evaluasi & Leger Jalan

Jembatan. Dengan tujuan untuk membicarakan beberapa masalah yang akan

diangkat sebagai isu dalam kegiatan aktualisasi ini. Koordinasi dengan mentor

dilaksanakan via aplikasi berbasis panggilan video grup bersama beberapa rekan

(38)

38

kerja satu seksi lainnya. Kegiatan koordinasi dilaksanakan via aplikasi dengan alasan untuk mematuhi anjuran Pemerintah agar tidak melakukan kontak secara

langsung dengan orang lain (Social Distancing/Physical Distancing) dalam mengantisipasi peredaran pendemi virus Covid-19 yang sedang melanda

Indonesia.

Manfaat

 Saya dapat menemukan isu-isu atau permasalahan-permasalahan yang sedang dialami dalam pekerjaan saya di Seksi Perencanaan, Evaluasi &

Leger Jalan Jembatan.

 Saya mendapatkan persetujuan dan dukungan dari atasan selaku mentor dalam kegiatan aktualisasi dan habituasi pelatihan dasar CPNS ini, sehingga

saya dapat memulai tahapan demi tahapan dengan dasar yang cukup hasil koordinasi dengan atasan

TAHAPAN-1 : MENYUSUN POIN-POIN PENTING YANG AKAN DIKOORDINASIKAN DENGAN MENTOR (KASIE PERENCANAAN,

EVALUASI, DAN LEGER JALAN JEMBATAN) Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam menyusun poin-poin penting yang akan dikoordinasikan dengan mentor saya bekerja sama dengan beberapa rekan kerja lain dalam menemukan

permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi seksi kami.

Saya dengan rekan kerja membicarakan perihal penyusunan poin-poin yang akan dibicarakan dengan mentor dengan saling menghormati dan sopan antara

satu sama lain sesama rekan kerja.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA

Nasionalisme = Kerja Sama

Etika Publik = Hormat & Sopan

(39)

39

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Jika dalam penyusunan poin-poin saya selalu mengedepankan nilai Nasionalisme yaitu bekerja sama dengan beberapa rekan kerja lain, maka saya

akan menemukan kumpulan poin-poin penting yang akan dikoordinasikan dengan atasan. Apabila saya selalu mengedepankan rasa hormat dan sopan (Nilai Etika Publik) dalam saling berkoordinasi sesama rekan kerja maka tidak

akan terjadi kesalahpahaman sehingga saya akan mendapatkan tujuan yang diharapkan.

TAHAPAN-2 : MELAKUKAN PERCAKAPAN VIA APLIKASI DENGAN MENTOR

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam melakukan percakapan via aplikasi dengan mentor, saya mengedepankan rasa hormat dan sopan agar kegiatan koordinasi berjalan dengan lancar dan

baik. Dalam melakukan percakapan dengan atasan, saya dengan beberapa rekan kerja yang juga berkepentingan dalam kegiatan ini. Saya bekerja sama

dengan rekan kerja dalam berdiskusi agar dapat memenuhi tujuan masing- masing

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Nasionalisme = Kerja Sama Etika Publik = Hormat & Sopan

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila dalam melakukan percakapan via aplikasi dengan mentor, saya selalu mengedepankan rasa hormat dan sopan (Nilai Etika Publik) maka kegiatan

koordinasi akan berjalan dengan lancar dan baik

Apabila dalam melakukan percakapan dengan atasan saya mengamalkan nilai Nasionalisme yaitu bekerja sama dengan beberapa rekan kerja yang lain, maka

akan terjadi koordinasi yang baik mengenai permasalahan-permasalahan di

dalam seksi kami.

(40)

40

TAHAPAN-3 : MELAKUKAN PANGGILAN VIDEO (VIDEO CALL) BERSAMA MENTOR, SERTA BEBERAPA REKAN KERJA YANG LAIN TERKAIT PENGKOORDINASIAN PENYUSUNAN AKTUALISASI. MEMINTA SARAN, ARAHAN SERTA PETUNJUK DALAM HAL MERUMUSKAN ISU-ISU YANG

SEDANG DIALAMI DI KANTOR Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam berkoordinasi dan berkonsultasi dengan rekan kerja maupun atasan, saya mengedepankan rasa hormat dan sopan supaya koordinasi berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik sesuai harapan. Dalam berdiskusi saya bekerja sama dengan beberapa rekan kerja lain dalam merumuskan masalah juga meminta saran dan petunjuk mentor dalam perumusan isu-isu yang sedang

dialami di Kantor. Saya dengan rekan kerja membahas mengenai masalah- masalah di kantor secara terbuka dan transparan sehingga tidak ada yang

ditutup-tutupi.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas = Transparansi

Nasionalisme = Kerja Sama Etika Publik = Hormat & Sopan

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila saya selalu mengedepankan rasa hormat dan sopan (Nilai Etika Publik) maka tidak akan timbul kesalahpahaman yang menjadikan penyampaian

rencana kegiatan akan berjalan dengan baik.

Jika saya selalu mengamalkan nilai Nasionalisme yaitu bekerja sama dengan beberapa rekan kerja lainnya maka saya akan menemukan kesepakatan

mengenai pemilihan isu-isu yang akan diangkat sebagai judul kegiatan aktualisasi.

Apabila saya membahas permasalahan dengan rekan kerja dengan selalu mengedepankan nilai Akuntabilitas yaitu transparansi maka tujuan utama saya

akan terlaksana dengan tepat.

(41)

41

TAHAPAN-4 : MEMOHON IJIN DAN PERSETUJUAN KASIE PERENCANAAN, EVALUASI, DAN LEGER JALAN JEMBATAN UNTUK PELAKSANAAN

SELURUH KEGIATAN AKTUALISASI YANG SUDAH DAN AKAN DIRENCANAKAN

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam kegiatan memohon ijin dan persetujuan atasan, saya selalu mengedepankan rasa hormat dan sopan agar pelaksanaan seluruh kegiatan

aktualisasi berjalan dengan baik.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Etika Publik = Hormat & Sopan

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila saya selalu mengedepankan rasa hormat dan sopan dalam kegiatan memohon ijin dan persetujuan atasan, maka tidak akan terjadi kesalahpahaman

sehingga kegiatan aktualisasi ini akan berjalan baik dan tepat sasaran.

B.2 Mengumpulkan Data Draft Surat Keputusan (SK) Jalan Kota Tahun 2020

Tanggal : 30 Maret – 08 April 2020

Bukti Kegiatan :

- Draft SK Jalan Kota di Kec. Ktg Utara tahun 2020 - Dokumentasi Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Kegiatan mengumpulkan draft SK Jalan Kota Kotamobagu dilaksanakan pada tanggal 30 Maret sampai dengan 06 April 2020. Dalam melaksanakan kegiatan ini saya berkoordinasi dengan salah satu rekan kerja yang bertugas menyusun draft SK Jalan, dalam proses penyusunannya saya turut membantu rekan kerja

saya agar pembuatan draft SK jalan dapat terselesaikan dengan lebih mudah,

efisien dan dengan hasil yang baik dan efektif.

(42)

42 Manfaat

 Saya dapat mengaktualisasikan nilai-nilai akuntabilitas yaitu partisipasi dalam hal membantu rekan kerja dalam penyusunan draft SK jalan Kota

Kotamobagu tahun 2020.

 Draft SK jalan dapat dirampungkan sehingga dapat membantu pekerjaan di Dinas PUPR-KK khususnya Bidang Bina Marga Seksi Perencanaan, Evaluasi

dan Leger Jalan Jembatan.

TAHAPAN-1 : BERKOORDINASI DENGAN REKAN KERJA YANG BERTUGAS MEMBUAT DRAFT SURAT KEPUTUSAN (SK) JALAN TAHUN

2020

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam kegiatan berkoordinasi dengan rekan kerja yang bertugas menyusun draft SK Jalan, saya efisien mengatur waktu sehingga tujuan utama yaitu penyusunan

draft SK jalan akan lebih efektif.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Komitmen Mutu = Efisien dan Efektif

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila dalam berkoordinasi dengan rekan kerja yang bertugas menyusun draft SK jalan saya selalu efisien mengatur waktu (Nilai Komitmen Mutu) maka tujuan utama yaitu penyusunan draft SK jalan akan tepat sasaran efektif (Nilai

Komitmen Mutu).

TAHAPAN-2 : TURUT SERTA MEMBANTU PROSES PEMBUATAN SK JALAN SERTA MEMBANTU MEMECAHKAN MASALAH-MASALAH YANG

DIHADAPI DALAM PEMBUATAN SK JALAN TERBARU TAHUN 2020 Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam proses penyusunan dan pengumpulan data draft SK Jalan tahun 2020

saya berpartisipasi dalam hal turut membantu rekan kerja yang bertugas untuk

(43)

43

memecahkan masalah-masalah yang dihadapi agar pekerjaan menjadi lebih efisien. Dalam penyusunan draft saya bertanggung jawab dengan membantu

merampungkannya sampai selesai, totalitas dan tidak setengah-setengah juga disertai dengan integritas yang tinggi sehingga data yang dihasilkan adalah data

yang valid dan efektif.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas = Partisipasi Nasionalisme = Tanggung Jawab

Etika Publik = Integritas Komitmen Mutu = Efisien dan Efektif

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila dalam proses penyusunan dan pengumpulan data draft SK jalan tahun 2020 saya berpartisipasi dengan baik (Nilai Akuntabilitas), bertanggung jawab (Nilai Nasionalisme) dan selalu berintegritas (Nilai Etika Publik) dalam

membantu rekan kerja saya, maka pelaksanaan kegiatan penyusunan draft SK jalan menjadi lebih mudah dan tidak akan membutuhkan waktu yang lama.

Adapun penyusunan draft SK jalan akan efisien (Nilai Komitmen Mutu), berjalan dengan baik, masalah-masalah yang dihadapi juga akan cepat terpecahkan sehingga tujuan utamanya akan tepat sasaran dan efektif (Nilai

Komitmen Mutu).

TAHAPAN-3 : MENGARSIPKAN DATA DRAFT SK JALAN YANG SUDAH RAMPUNG DIBUAT

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Pada kegiatan mengarsipkan data draft SK jalan yang telah rampung dibuat saya mengedepankan integritas yang tinggi serta bertanggung jawab dalam mengarsipkan data, sehingga hasil arsip data menjadi tertata dengan lebih baik,

lebih efisien dan mendapatkan hasil yang efektif.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Nasionalisme = Tanggung Jawab

Etika Publik = Integritas

Komitmen Mutu = Efisien dan Efektif

(44)

44

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Jika pada kegiatan pengarsipan data draft SK jalan saya selalu mengedepankan rasa integritas tinggi (Nilai Etika Publik) dan selalu bertanggung jawab (Nilai

Naionalisme) dalam mengarsipkan data, maka hasil pengarsipan data akan tertata dengan baik dan efisien (Nilai Komitmen Mutu) serta mendapatkan hasil

yang efektif (Nilai Komitmen Mutu) sehingga tujuan kegiatan aktualisasi ini akan tercapai.

B.3 Melakukan Pengelompokan Data Ruas Jalan Menurut Kelurahan

Tanggal : 09-23 April 2020

Bukti Kegiatan : - Data Ruas Jalan Kota Kotamobagu menurut Kelurahan - Dokumentasi Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Kegiatan melakukan pengelompokan data ruas jalan menurut kelurahan, yaitu dalam ruang lingkup kelurahan-kelurahan yang terdaftar dalam kecamatan

Kotamobagu Utara. Terdapat 8 kelurahan yang terletak pada kecamatan Kotamobagu Utara antara lain Kel. Biga, Kel. Genggulang, Kel. Upai, Desa Pontodon, Desa Pontodon Timur, Desa Bilalang I, Desa Bilalang II, dan Desa Sia. Disini saya akan mengidentifikasi lalu mengelompokan ruas-ruas jalan yang

terdapat pada masing-masing kelurahan tersebut.

Manfaat

 Saya dapat membantu pekerjaan di Bidang Bina Marga Dinas PUPR-KK khususnya di Seksi Perencanaan, Evaluasi & Leger Jalan Jembatan

 Saya mendapatkan pengetahuan mengenai asset-aset jalan yang terdaftar

pada kelurahan-kelurahan di kecamatan Kotamobagu utara.

(45)

45

TAHAPAN-1 : MENYIAPKAN DATA SK JALAN 2020 YANG SUDAH DIKUMPULKAN

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Tahapan ini saya menyiap data SK jalan yang sudah dikumpulkan dengan cermat dan bertanggung jawab, agar data yang sudah dikumpulkan dapat digunakan dalam kegiatan berikutnya, saya juga mengedepankan nilai jujur dan

amanah dalam menyiapkan data SK jalan yang sudah dikumpulkan sehingga data yang disajikan kelak adalah data yang real sesuai dengan kondisi di

lapangan.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Nasionalisme = Jujur & Amanah Etika Publik = Cermat & Tanggung Jawab

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Jika dalam penyiapan data SK jalan yang sudah dikumpulkan saya selalu cermat (Nilai Etika Publik), selalu jujur (Nilai Nasionalisme), dan amanah (Nilai Nasionalisme) serta bertanggung jawab dalam penyiapan data. Maka data yang disiapkan tidak akan diragukan kebenarannya, menjadi data valid yang

sesuai dengan kondisi lapangan.

TAHAPAN-2 : MEMBUAT DRAFT ISIAN UNTUK PENGELOMPOKAN RUAS JALAN

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Tahapan membuat draft isian untuk pengisian pengelompokan ruas jalan per kelurahan saya konsisten dalam bekerja serta inovatif dalam membuat draft

isian agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA

Akuntabilitas = Konsisten

Komitmen Mutu = Inovatif

(46)

46

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Jika dalam tahapan membuat draft isian ini saya selalu konsisten (Nilai Akuntabilitas) maka data hasil pengelompokan akan sesuai dengan kondisi real

di lapangan, kemudian apabila saya inovatif (Nilai Komitmen Mutu) dalam membuat draftnya maka saya akan mendapatkan hasil yang diinginkan.

TAHAPAN-3 : MENGELOMPOKAN DATA-DATA RUAS JALAN MENURUT KELURAHAN

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam mengelompokan data-data ruas jalan per kelurahan saya konsisten dalam bekerja agar mendapatkan tujuan yang diharapkan. Sayapun selalu mengedepankan sikap jujur & amanah, cermat serta bertanggung jawab dalam membuat pengelompokan data agar data-data yang sudah dibuat dapat

adalah data yang valid dan dapat berguna dalam pekerjaan saya di Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Leger Jalan Jembatan selanjutnya.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas = Konsisten Nasionalisme = Jujur & Amanah Etika Publik = Cermat & Tanggung Jawab

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Jika dalam melakukan pengelompokan data ruas jalan per kelurahan saya selalu konsisten (Nilai Akuntabilitas), maka tidak akan terjadi ketidaksesuaian antara

data hasil pengumpulan dan data real di lapangan sehingga tujuan utama aktualisasi ini akan tercapai. Kemudia apabila saya selalu jujur, amanah (Nilai

Nasionalisme), cermat dan bertanggung jawab (Nilai Etika Publik) dalam membuat pengelompokan data-data ruas jalan, maka data yang telah dibuat menjadi data yang dipercaya kebenarannya dan dapat membantu pekerjaan

saya di Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Leger Jalan Jembatan.

(47)

47

TAHAPAN-4 : MENGISI DRAFT YANG TELAH DISIAPKAN DENGAN DATA- DATA YANG VALID DAN TANPA KESALAHAN

Deskripsi Kegiatan dengan Nilai Dasar

Dalam tahapan mengisi draft yang telah disiapkan saya mengedepankan sikap cermat & tanggung jawab, juga konsisten dalam mengolah data agar hasil

pengelompokan data yang telah dibuat sesuai dengan hasil isian draft akhir.

Saya juga berani dalam menuliskan data-data sesuai dengan data asli di lapangan agar kegiatan aktualisasi dan habituasi ini mendapatkan tujuan yang

diharapkan.

Penerapan Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas = Konsisten

Etika Publik = Cermat & Tanggung Jawab Anti Korupsi = Berani

Analisis Dampak Terhadap Nilai-Nilai ASN

Apabila dalam mengisi draft yang telah disiapkan dengan data-data hasil pengelompokan saya selalu cermat dan bertanggung jawab (Nilai Etika Publik), juga tidak konsisten (Nilai Akuntabilitas) maka data yang sudah dibuat

akan sesuai dengan hasil isian draft akhir, sehingga kegiatan pengelompokan data-data ini terlaksana dengan baik. Apabila saya berani (Nilai Anti Korupsi)

menuliskan data-data sesuai dengan data yang valid/asli maka kegiatan aktualisasi dan habituasi ini akan mencapai tujuan yang diharapkan.

B.4 Sosialisasi Data Hasil Pengelompokan Melalui Ex-Banner / Infografis

\Tanggal : 24-27 April 2020

Bukti Kegiatan : - Ex-banner / infografis tentang data hasil pengelompokan - Surat Rekomendasi Sosialisasi dari Kepala Bidang Bina

Marga

- Dokumentasi Sosialisasi

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Bupati Bantul tentang Pembentukan Tim Pengarah dan Tim

Dari hasil pengujian hipotesis tampak pula adanya hubungan yang positif antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas, hubungan yang positif tersebut memiliki arti

Hasil penelitian Putri (2002) menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk mengkonsumsi beras organik adalah harga beras organik, harga beras

[r]

Hasil uji hipotesis pada kemampuan berpikir kritis menggunakan uji gain-t, diperoleh t hitung lebih besar dari pada t tabel (3,5> 1,67) pada taraf signifikan 5%,yang artinya

Cycle sequencing techniques using double stranded template merit only five lines as part of an ‘‘other options’’ section, and feature a long time after we are told templates must

The average salinity at the site where the present nematode populations were isolated is close to 15‰, and the present data suggest that both species can maintain (near)

Sixty days after moulting, the compensatory effect described above was no longer sufficient to counterbalance the continuing loss of muscle cells in starved crabs, and the effect