TUGAS AKHIR
PERANAN PUBLIC RELATION PADA SILOAM HOSPITAL MEDAN
OLEH :
ELISABETH.S.SIBARANI 132103080
PROGRAM STUDI DIII KESEKRETARIATAN FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
2016
i
limpahan berkat dan kasih kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Terpujilah dia sekarang sampai selama-lamanya.
Tugas Akhir ini berjudul “Peranan Public Relation pada Siloam Hospital Medan”, ini dimaksudkan untuk memenuhi sebagian dar persyaratan akademik guna menyelesaikan program studi pendidikan Diploma III Kesekretariatan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
Dalam penyusunan Tugas Akhir ini penulis menyadari tanpa adanya doa, dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, penulisan tugas akhir ini tidak akan dapat terwujud. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Prof.Dr.Runtung Sitepu SH MHum selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Prof. Dr.Ramli, SE, MS selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Dr. Beby Karina Fawzeea Sembiring, SE, MM selaku Ketua Program Studi Diploma III Kesekretariatan yang telah memberikan bimbingan dan nasihat yang sangat membangun kepada penulis.
4. Ibu Magdalena Linda Leonita Sibarani, SE, M.Si selaku sekretaris Program Studi Diploma III Kesekretarian sekaligus Dosen Pembimbing Akademik yang selalu membimbing sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir.
5. Bapak dan Ibu dosen serta seluruh staff pegawai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara yang telah banyak memberikan
ii
iii DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR TABEL ... iv
DAFTAR GAMBAR ... v
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 3
C. Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian ... 3
D. Rencana penulisan ... 4
BAB 2 PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah singkat Siloam Hospital Medan ... 6
B. Struktur Organisasi Siloam Hospital Medan... 16
C. Job Description ... 17
D. Jaringan Usaha/Kegiatan ... 26
E. Kinerja Usaha Terkini ... 31
F. Rencana Kegiatan ... 33
BAB 3 PEMBAHASAN A. Public Relations ... 33
B. Fungsi Public Relations ... 34
C. Tujuan Public Relations ... 37
D. Peranan Public Relations pada Siloam Hospital Medan ... 39
iv BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ... 43 B. Saran ... 44 DAFTAR PUSTAKA ... 45
v
DAFTAR TABEL
No. Judul Halaman
Tabel 1.1 Sistematika Penulisan ... 5
vi
DAFTAR GAMBAR
No Judul halaman
1. Gambar 2.1 Logo Siloam Hospital Medan ... 15 2. Gambar 2.2 Struktur Organisasi Siloam Hospital Medan ... 17
1 A. Latar Belakang
Public Relation merupakan suatu usaha yang sengaja dilakukan secara berkesinambungan serta mengembangkan dan mempertahankan sikap saling pengertian antara sebuah organisasi atau perusahaan dengan masyarakat. Public Relation memiliki posisi yang sangat penting dalam suatu organisasi, terutama apabila organisasi tersebut sering berinteraksi dengan masyarakat luas.
Menurut Scott dalam Ardianto (2011:8) Public Relation adalah fungsi Manajemen yang menilai sikap-sikap publik, mengidentifikasi kebijakan- kebijakan dan prosedur-prosedur dari individu atau organisasi atas dasar kepentingan public dan melaksanakan rencana kerja untuk memperoleh pengertian dan pengakuan publik.
Sementara menurut Griswold dalam Danandja (2011:16), Public Relation adalah suatu fungsi manajemen yang menilai sikap publik, menunjukkan kebijaksanaan dan prosedur dari seorang individu atau sebuah lembaga atas dasar kepentingan publik, merencanakan dan menjalankan rencana kerja untuk memperoleh pengertian dan dapat diterima dengan baik menurut publik.
Berdasarkan definisi para ahli maka Public Relation dapat disimpulkan sebagai suatu kegiatan untuk menanamkan dan memperoleh pengertian, goodwill, kepercayaan, penghargaan dari publik dan masyarakat umumnya.
Siloam Hospital Medan, merupakan perusahaan penyedia jasa dalam bidang kesehatan. Siloam Hospital Medan baru masuk di kota Medan tanggal 10 Januari 2014. Perusahaan ini merupakan kerja sama antara Lippo Karawaci
2
dengan Parkway Group dari Singapore, dan pada tahun 1997 menjadi Public Company. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit international pertama di Indonesia yang terletak di central business district of Medan kota terbesar ketiga di Indonesia.
Dalam melaksanakan kegiatan Public Relation, didasarkan pada program untuk melaksanakan kebijaksanaan dari pimpinan instansi pemerintah atau perusahaan yang akan membina kepercayaan dari masyarakat luas serta membuat nama baik pada perusahaan dan menambah pengertian terhadap kegiatan suatu instansi pemerintah. Public Relation harus mengetahui segala hal yang terjadi di masyarakat baik itu mengenai keluhan-keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan dari perusahaan, sehingga memberikan penyelesaian masalah kepada masyarakat.
Kegiatan internal Public Relation merupakan kegiatan yang ditujukan untuk organisasi atau perusahaan. Internal Public Relations adalah keseluruhan elemen yang berpengaruh secara langsung dalam keberhasilan perusahaan, seperti karyawan, manajer, supervisor, pemegang saham,dewan direksi perusahaan dan sebagainya. Melalui kegiatan internal Public Relations diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan organisasi atau perusahaan. Dengan hubungan yang harmonis antara pihak-pihak yang terkait dalam perusahaan maka akan tercipta iklim kerja yang baik. Dengan begitu kegiatan operasional perusahaan akan berjalan dengan lancar.
Kegiatan eksternal Public Relation merupakan kegiatan keseluruhan elemen yang berada diluar perusahaan yang tidak berkaitan secara langsung dengan perusahaan, seperti masyarakat sekitar perusahaan, pers, pemerintah,
konsumen, pesaing dan lain sebagainya. Melalui kegiatan eksternal ini, diharapkan dapat menciptakan kedekatan dan kepercayaan eksternal relations kepada perusahaan. Dengan begitu maka akan tercipta hubungan yang harmonis antara organisasi dan perusahaan dengan eksternal Public Relations, sehingga dapat menimbulkan nama baik perusahaan dimata publiknya.
Kegiatan Public Relation ini, bertujuan menciptakan suasana yang baik terhadap masyarakat dan membentuk citra dari suatu organisasi secara keseluruhan yang mempunyai semangat kerja yang tinggi dengan kualitas pegawai yang baik juga. Lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi aktivitas kerja pegawai dalam instansi tersebut, dan juga antara pegawai yang satu dengan yang lainnya harus dapat menciptakan rasa saling percaya dan menghargai.
Berdasarkan keterangan diatas, maka penulis tertarik untuk membahas tentang“PERANAN PUBLIC RELATION PADA SILOAM HOSPITAL MEDAN”.
B. Rumusan Masalah
Adapun masalah yang dihadapi adalah mengenal kegiatan yang dilakasanakan oleh Public Relation tersebut yaitu “ BAGAIMANA PERANAN PUBLIC RELATION PADA SILOAM HOSPITAL MEDAN”
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah utuk mengetahui bagaimana Peranan Public Relation pada Siloam Hospital Medan.
4
2. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini adalah :
1. Bagi Siloam Hospital Medan, menunjang kegiatan Public Relation serta kegiatan manajemen dan mencapai tujuan organisasi.
2. Bagi penulis, menambah pengetahuan dan wawasan dibidang Public Relation pada Siloam Hospital Medan.
3. Bagi pihak lain, sebagai bahan acuan dan referensi terhadap objek yang sama bagi penulis lainnya yang akan melakukan penelitian.
D. Rencana Penulisan
1. Jadwal Survei / Observasi
Penelitian ini dilakukan di Perusahaan Siloam Hospital Group Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Indonesia Untuk lebih jelasnya jadwal kegiatan ini dapat dilihat di tabel 1.1
Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan
Kegiatan Minggu 1 Minggu II Minggu III Minggu IV Penelitian
Pengumpulan Data Penulisan Laporan
Kegiatan Pembuatan Tugas Akhir ini dimulai dari pengajuan judul setelah judul disahkan kemudian penelitian dilakukan di Perusahaan Siloam Hospital Medan. Setelah melakukan penelitian dilanjutkan dengan pengumpulan data di Perusahaan Siloam Hospital Medan dari buku buku dan situs internet. Setelah itu penulis memulai penulisan yang akan dibuat dalam bentuk tugas akhir. Dimana
penulisannya penulis akan dibimbing oleh Dosen Pembimbing agar penulisan laporan sesuai dengan judul dan materi pembahasan.
2. Rencana Isi
Untuk mempermudah pembuatan tugas akhir ini,maka penulis akan mendeskripsikan outline dari isi tugas akhir ini secara singkat dan jelas yaitu:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Bab ini terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika penulisan dalam penelitian ini.
BAB 2 : PROFIL PERUSAHAAN
Bab ini berisikan sejarah perusahaan, struktur organisasi, uraian tugas, jenis usaha dan kegiatan, kinerja usaha terkini dan rencana kegiatan.
BAB 3 : PEMBAHASAN
Bab ini berisikan pembahasan tentang penelitian yang dilakukan penulis pada Siloam Hospital Medan.yang berkaitan dengan Peranan Public Relation.
BAB 4 : PENUTUP
Bab ini berisi tentang Bab terakhir dari penelitian ini berisi tentang simpulan dan saran dalam penelitian yang bermanfaat dikemudian hari.
6 BAB 2
PROFIL PERUSAHAAN
A. Sejarah dan Profil Singkat Siloam Hospital Group
Siloam International Hospitals Tbk (SILO) didirikan tanggal 03 Agustus 1996 dengan nama PT Sentralindo Wirasta dan memulai kegiatan komersial pada tahun 2010 setelah restrukturisasi unit-unit rumah sakit dari Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Kantor pusat Siloam Hospitals beralamat di Gedung Fakultas Kedokteran UPH Lt.32. Jl. Boulevard Jend.Sudirman No.15, Tangerang 15810, Banten-Indonesia Telp: (62-21) 2566-8000 (Hunting), Fax: (62-21) 546-0075.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Siloam International Hospitals adalah PT Megapratama Karya Persada (induk usaha) (60,46%).
Adapun induk terakhir Siloam Hospitals adalah Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dengan menguasai 70,82% saham Siloam Hospitals secara tidak langsung.
Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan SILO adalah dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendirikan dan mengelola rumah sakit, poliklinik, sarana dan pra sarana penunjang kesehatan, menyelenggarakan pelayanan dan penyelenggaraan kesehatan serta menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat. Kegiatan utama SILO pada tahun 2014 adalah bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat yaitu mendirikan dan mengelola 20 rumah sakit di 14 kota dengan 1.500 dokter spesialis dan 1.900 dokter serta 7.200 perawat, rekanan teknisi kesehatan, dan staf pendukung.
Pada tanggal 02 September 2013, SILO memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SILO(IPO) kepada masyarakat sebanyak 156.100.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp9.000,- per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 September 2013.
Rumah Sakit Siloam atau dikenal juga dengan Siloam Hospitals merupakan salah satu jaringan rumah sakit swasta yang didirikan oleh Lippo Group. Awalnya rumah sakit ini bernama Rumah Sakit Siloam Gleneagles yang yang merupakan kerjasama antara Lippo Group dan rumah sakit Gleneagles, didirikan pada 3 Agustus 1996 melalui PT Sentralindo Wirasta yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Rumah sakit Siloam Gleneagles pertama kali dibangun di kawasan Lippo Village (dahulu: Lippo Karawaci), Tangerang dan Lippo Cikarang pada tahun 2010.
Siloam Hospitals membangun rumah sakit pendidikan dengan berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran dan School of Nursing (SoN) Universitas Pelita Harapan (UPH), dan Mochtar Riady Institute of Nanotechnology (MRIN). Mulai tahun 2011 Siloam Hospitals menjadi jaringan rumah sakit dengan membangun 6 rumah sakit dan mengakuisisi 5 rumah sakit. Saat ini rumah sakit Siloam telah memiliki beberapa rumah sakit, klinik spesialis, dan pusat pengobatan kanker.
Melalui PT Siloam International Hospitals telah tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 September 2013. Untuk meningkatkan layanan bertaraf Internasional, rumah sakit ini menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang mendapat akreditasi international dari lembaga akreditasi Joint Commission
6
8
International Accreditation (akreditasi telah dilakukan pada tahun 2007, 2010 dan 2013).
Dimulai dengan rumah sakit pertama di Lippo Village, Siloam Hospitals berkembang secara inovatif dan menjadi pemimpin di bidangnya melalui model layanan klinis (state-of-the-art technology), fasilitas yang berpusat pada pasien dan layanan klinik dan non-klinik yang terintegrasi. Dalam tahap konsolidasi, yang berlangsung dari tahun 2007 hingga 2010. Siloam Hospitals menghadirkan layanannya di empat kota besar, yaitu Tangerang (Lippo Village), Jakarta, Surabaya dan Bekasi (Lippo Cikarang). Memasuki masa ekspansi setelah konsolidasi, sejak tahun 2011 Siloam Hospitals melaju pesat dengan membangun 6 rumah sakit dan mengakuisisi 5 rumah sakit pada tanggal 12 September 2013.
Perseroan yang telah berubah nama menjadi PT Siloam International Hospitals melakukan Initial Public Offering (IPO) dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia sebagai PT Siloam International Hospitals Tbk per tanggal 31 Desember 2012, menurut Frost & Sullivan, Siloam Hospitals Group adalah grup rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dalam jumlah kapasitas dan jumlah tempat tidur operasional.
Selain dari jumlah rumah sakit, Siloam Hospitals juga menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang mendapat akreditasi international dari lembaga akreditasi Joint Commission International Accreditation (akreditasi telah dilakukan pada tahun 2007, 2010 dan 2013). Akreditasi menguatkan posisi Siloam Hospitals sebagai rumah sakit dengan layanan berstandar internasional. Pada akhir tahun 2013, Siloam Hospitals mengoperasikan 16 rumah sakit, dalam tahap
membangun 21 rumah sakit (4-5 akan siap beroperasi di tahun 2014) dan merencanakan membangun 19-20 rumah sakit selama tahun 2015-2017.
Nilai-nilai Perseroan: Kasih, Peduli, Integritas, Kejujuran,Empati, Belas- kasih, dan Profesionalisme, menjadi dasar pelayanan Siloam bagi masyarakat.
Layanan kesehatan berkualitas internasional terus dikembangkan yang mencakup layanan spesialis yang lengkap, layanan laboratorium, pengobatan kesuburan, fasilitas radiologi dan imaging, layanan kesehatan umum,layanan diagnostik dan darurat.
Siloam Hospitals menghadirkan teknologi “state of theart technology,”
dokter-dokter ahli yang berdedikasi, tim perawat dan operator yang handal dengan dukungan manajemen yang profesional. Dengan akreditasi oleh Joint Comission Accreditation, Siloam Hospitals menjadi pelopor rumah sakit yang menyajikan perawatan terbaik untuk kenyamanan dan kesembuhan fisik dan psikologis pasien.
Budaya Perusahaan Siloam Hospital Group
Siloam Hospital beranggapan bahwa nilai-nilai perseroan, nilai-nilai yang membentang pada semua bidang, baik medis maupun non medis berada dibalik kesuksesan perseroan selama 20 tahun terakhir. Sebagai pembuktian kepada semua pemangku kepentingan, penerapan nilai-nilai ini pada setiap kegiatan sehari-hari di rumah sakit serta pada kebijakan manajemen membantu terpenuhnya visi perseroan untuk memberikan pelayanan kesehatan berstandar internasional di Indonesia yang berbelas kasih Ilahi.
Rekam jejak membuktikan bahwa nilai-nilai Siloam “percaya dan kerjakan”
benar-benar dijalankan. Dengan 16 rumah sakit yang beroperasi saat ini, Siloam
10
Hospitals memberikan dampak pada hidup masyarakat dengan melayani hampir 2 juta pasien selama tahun 2013. Kehadiran RS Umum Siloam merupakan bukti lain bahwa kepemimpinan yang dipercayakan oleh Pemerintah kepada Siloam Hospitals terus meningkat.
Jejak langkah Siloam Hospital Group
1. Tahun 1996 : Peresmian Rumah Sakit Siloam Gleneagles yang terletak di Lippo Village, bekerja sama dengan Gleneagles Development Pte, Ltd.
2. Tahun 2001 : Rumah Sakit Siloam Gleneagles mendapat ISO 3. Tahun 2002 : Peresmian Siloam Gleneagles Hospitals di Lippo
Cikarang. Akuisisi Rumah Sakit Graha Medika dan Rumah Sakit Budi Mulia.
4. Tahun2003 : Re-branding Rumah Sakit Graha Medika menjadi Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
5. Tahun2004 : Re-branding Rumah Sakit Budi Mulia menjadi Siloam Hospitals Surabaya.
6. Tahun2007 : Akreditasi Siloam Hospitals Lippo Village oleh Joint Commission International (JCI); rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang diakreditasi oleh JCI.
7. Tahun2010 : Konsolidasi Siloam Hospitals Lippo Village, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Siloam Hospitals Surabaya dan Siloam Hospitals Lippo Cikarang menjadi PT Siloam Internasional Hospitals. Re-akreditasi Siloam Hospitals Lippo Village oleh JCI.
8. Tahun2011, Maret : Peresmian Siloam Hospitals Jambi, rumah sakit pertama Perseroan di Sumatera. Peresmian Siloam Hospitals Balikpapan, rumah sakit pertama Perseroan diKalimantan.
9. Tahun 2012, April : Akuisisi Klinik Jantung Cinere di Depok.
10. Mei : Peresmian Paviliun B SHLV (Rumah Sakit Umum Siloam (RSUS), rumah sakit umum swasta pertama di Indonesia. Peresmian Siloam Hospitals Manado; menjadi pintu gerbang bagi pelayanan kesehatan di Indonesia bagian Timur.
11. September : Peresmian Siloam Hospitals Makassar, rumah sakit kedua Perseroan di Sulawesi.
12. Oktober : Peresmian Siloam Sriwijaya, yang dikenal sebagai Siloam Hospitals Palembang di Sumatera.
13. November : Peresmian Siloam Heart Institute di Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
14. Tahun2013, Januari : Peresmian Siloam Hospitals Bali, rumah sakit pertama Perseroan di Bali.
15. Februari : Peresmian Gamma Knife Center yang berlokasi diSiloam Hospitals Lippo Village; pusat operasi bedah otak tanpa pisau state-of -the-art yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
16. Juli : Peresmian Siloam Hospitals TB, Jakarta Selatan 17. September : Pencatatan saham Perseroan (Kode: SILO) di BEI
12
dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 9.000 /saham, dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 1 miliar.
18. Desember : Akuisisi Bali Indonesia Medika Citra (BIMC) di Kuta dan Nusa Dua, Bali, mengkonsolidasikan posisi Perseroan sebagai pemimpin penyedia pelayanan kesehatan di Bali dan pelopor pariwisata medis di Indonesia.
19. Tahun2014, Mei : Pembukaan Siloam Hospitals Purwakarta.
Re-akreditasi Siloam Hospitals Lippo Village oleh JCI.
20. Juli : Akreditasi BIMC Nusa Dua oleh Australian Council on Healthcare Standards (ACHS).
21. Agustus : Akuisisi Siloam Hospitals ASRI di Jakarta Selatan, khusus dalam bidang Urologi.
22. Desember : Pembukaan dan peresmian Siloam Hospitals Kupang oleh Presiden Indonesia, Ir. H. Joko Widodo. Soft Opening Siloam Hospitals Medan.
23. Tahun2015 : Inagurasi Paviliun B di Siloam Hospitals Lippo Village oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan, Puan Maharani, pada bulan Desember. Penyelesaian konstruksi Siloam HospitalsLabuan Bajo dan Siloam HospitalsYogyakarta.Perluasan layanan
Siloam kepada pasien-pasien BPJS Kesehatan dari 7 rumah sakitmenjadi 12 rumah sakit.
Wilayah layanan Siloam Hospitals Group
Perseroan telah berkembang pesat sejak diresmikannya rumah sakit pertama, Siloam Hospital Lippo Village di Tangerang, hampir 20 tahun yang lalu.
Perluasan usaha ini terus berlanjut secara cepat dengan sejumlah rumah sakit yang sedang dibangun. Siloam Hospitals menjaga kecepatan dalam membangun jaringan rumah sakit berkualitas tinggi yang sulit ditandingi untuk memenuhi berbagai kebutuhan medis masyarakat Indonesia.
Penghargaan Siloam Hospital Group
1. Frost & Sullivan Healthcare Services Provider of the Year 2010 for Best Practices.
2. Corporate Image Award 2013 sebagai The Best in Building and Managing Corporate Image kategori Hospital dari Bloomberg Indonesia Busininess week dan Frontier Consulting Group.
3. Health care Most Reputable Brand 2013 dari Majalah SWA
4. Indonesia’s Most Admired Company (IMAC) Awards 2011 sebagai “The Best Building and Managing Corporate Image” untuk kategori Rumah Sakit 5. Indonesia Healthcare Most Reputable Brand 2015 basedon Health care
Survey in Makassar City category private hospital
6. Indonesia Health care Most Reputable Brand 2015 basedon Health care Survey in Jabodetabek City category private hospital
14
7. The Best Champion of Balikpapan WOW Service Excellence Award 2015 for Siloam Hospitals Balikpapan (Category: General Hospital)
8. 2015 Indonesia Best Practices Awards: Indonesia Health care Services Providerof the Year
9. Silver Champion of Indonesia WOW Service Excellence Award 2015 for Siloam Hospitals in Jabodetabek (Category: General Hospital) (A-Class), Region: Jawa Bali)
10. The Best of Indonesia WOW Service Excellence Award 2015 for Siloam Hospitals Manado (Category: General Hospital (B-Class)
11. Ranked 74th in Most Valuable Indonesian Brands 2015 &has been awarded a US$ 31million Brand Value & A+
12. Gold Champion of Indonesia WOW Service Excellence Award 2015 for Siloam Hospitals Balikpapan (Category: General Hospital (B-Class), Region:
Kalimantan)
13. Silver Champion of Indonesia WOW Service Excellence Award 2015 for Siloam Hospitals Manado (Category: General Hospital (B-Class), Region:
Sulam papua)
Visi Siloam Hospital Medan
Siloam Hospital Medan memiliki visi dan misi dalam mencapai tujuan yang telah ditargetkan manajemen perusahaan. Visi Siloam Hospital Medan adalah Berkualitas internasional, mudah dijangkau, skala biaya ekonomis, berbelas kasih ilahi.
Misi Siloam Hospital Medan
Misi Siloam Hospital Medan adalah tujuan dipercaya pilihan untuk kesehatan holistik kelas dunia, pendidikan kesehatan dan penelitian
Tujuan Siloam Hospital Medan Tujuan Siloam Hospital Medan :
1. Melembagakan nilai-nilai perusahaan yang mengacu pada standar internasional
2. Senantiasa meningkatkan akuntanbilitas dan transparansi
3. Senantiasa patuh terhadap segala peraturan dan ketentuan terhadap hukum yang berlaku.
Logo Siloam Hospital Medan
Gambar: 2.1 Logo Siloam Hospital Medan.
Sumber:https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Logo_siloam_lowres.jp g&filetimestamp=20110328144027&
Adapun makna yang terkandung dalam logo yang terdapat diatas yaitu:
1. Nama Siloam
Nama siloam diambil dari kitab suci agama nasrani yang berarti air suci, ada juga yang mengartikan Siloam yaitu yang diutus oleh Tuhan masyarakat nasrani, hal ini merupakan symbol-simbol agama nasrani. Siloam juga merupakn nama sebuah gereja di Alabama Negara bagian Amerika Serikat.
Dan ada juga yang menamakan Siloam dengan sebuah terowongan dikota
16
Yerusalem, Israel yang panjangnya 75cm yang dibangun padda 710SM.
Siloam juga nama persekutuan muda-mudi masyarakat Nasrani yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Jika dikaitkan dengan semangat egaliter masyarakat Sumbar yang menjadikan AlQuran sebagai tuntunan hidup jelas ini sangat bertolak belakang.
2. Logo Lippo Grup
Logo lippo grup ada ular yang melingkari tiang dan ada merpati yang siap menerkam, maksudnya dalam kitab suci nasrani ular adalah kecerdikan dan merpati lambing ketulusan, logo ini mempunyai arti adanya visi dan misi dalam menyebarluaskan agama nasrani.
B. STRUKTUR ORGANISASI
Pada umumnya perusahaan mempunyai struktur organisasi yang berbeda menurut kegiatan usahanya. Struktur organisasi merupakan kerangka atau bagian yang menggambarkan jaringan hubungan yang menunjukkan kedudukan, tugas dan tanggung jawab secara hirarki yang terdapat dalam perusahaan. berikut gambar struktur organisasi Siloam Hospital Medan.
Gambar: 2.2 Struktur Organisasi Siloam Hospital Medan
C. JOB DESCRIPTION
Berikut ini adalah Job Description dari Siloam Hospital Medan yang terdiri dari:
1. CEO
Tugas dan Fungsi CEO :
Mengkoordinasikan pelaksanaan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilaksanakan secara serasi, terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan, melaksanakan upaya rujukan serta pelaksanaan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan rumah sakit.
18
Fungsi:
a. Pengkoordinasian pelayanan medis;
b. Pengkoordinasian pelayanan penunjang medis dan non medis;
c. Pengkoordinasian pelayanan dan asuhan keperawatan;
d. Pengkoordinasian pelayanan rujukan medis, non medis dan lainnya:
e. Pengkoordinasian pelaksanaan pendidikan dan pelatihan;
f. Pengkoordinasian pelaksanaan penelitian dan pengembangan dan pemasaran, dan;
g. Pengkoordinasian pengelolaan administrasi, keuangan, hukum dan kehumasan.
2. Sekretaris
Tugas dan Fungsi Sekretaris :
a. Melakukan tugas kesekretarisan setiap hari kerja untuk melanyani profesi manajemen rumah sakit.
b. Membuat surat resmi
c. Mengisi medical record untuk pasien rawat jalan dan rawat inap. Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas, anamnase, penentuan fisik laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap, rawat jalan, maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat.
d. Melakukan pengarsipan surat masuk dan surat keluar. Pengarsipan surat/filling merupakan suatu seni pengaturan dan menyimpanan warkat
atas dasar sistem penataan tertentu, sehingga bila sewaktu-waktu dibutuhkan dapat ditemukan kembali dengan cepat dan tepat.
e. Pemberian informasi mengenai pelayanan medik pada pasien rawat jalan.
Pemberian informasi mengenai pelayanan dirumah sakit tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga diberikan kepada keluarganya, pengunjung ataupun sesama petugas dirumah sakit.
f. Melakukan pembukuan keuangan klinik rawat jalan Membuat pembukuan keuangan klinik rawat jalan atau dokter praktek pada suatu rumah sakit merupakan hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan karena proses pembukuan keuangan merupakan proses pertama yang terjadi didalam sistem akuntansi.
g. Membantu dokter melakukan pemeriksaan pasien rawat jalan. Seorang sekretaris medik juga dapat membantu dokter dalam melakukan pemeriksaan pasien rawat jalan yang fungsinya adalah untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan dokter dalam pelayanan kesehatan.sehingga memberikan kepuasan yang optimal bagi pasien.
Fungsi :
a. Meringankan tugas pimpinan dalam pelaksanaan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan rumah sakit.
b. Menangani informasi untuk pimpinan pelaksanaan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan rumah sakit.
c. Menjadi jembatan penghubung pelaksanaan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan rumah sakit.
20
3. HO DIV Keperawatan
Tugas dan Fungsi HO DIV Keperawatan :
a. Melakukan sosialisasi kode etik profesi tenaga keperawatan.
b. Melakukan pembinaan etik dan disiplin profesi tenaga keperawatan.
c. Merekomendasikan penyelesaian masalah pelanggaran disiplin dan masalah etik dalam kehidupan profesi dan pelayanan asuhan keperawatan dan kebidanan.
d. Merekomendasikan pencabutan Kewenangan Klinis.
e. Memberikan pertimbangan dalam mengambil keputusan etis dalam asuhan keperawatan dan kebidanan.
Fungsi :
a. Melakukan Kredensial bagi seluruh tenaga keperawatan yang akan melakukan pelayanan keperawatan dan kebidanan di Rumah Sakit.
b. Memelihara mutu profesi tenaga keperawatan.
c. Menjaga disiplin, etika, dan perilaku profesi perawat dan bidan.
4. HO DIV Purchasing
Tugas dan fungsi HO DIV Purchasing:
a. Bertanggung jawab atas semua kegiatan dan perkembangan karir seluruh anak buah, bersama accounting dan finance membuat budget capital setiap tahun, bersama team capital expen menentukan alat yang akan dipakai dan dibeli rumah sakit.
b. Monitoring dan mengumpulkan hasil program kerja sama baik berupa perjanjian kerja sama atau kontrak servis dengan pihak ke tiga.
c. Bertanggung jawab pengadaan dan pengendalian penggunaan barang- barang yang diperlukan
d. Bertanggung jawab atas pemilihan vendor (kualitas, harga servis)
e. Bertanggung jawab atas pengendalian inventori barang umum disetiap departemen
f. Menyiapkan laporan inventori barang umum setiap bulannya.
Fungsi :
Untuk mengatur pembelian barang-barang untuk kebutuhan rumah sakit dan kegiatan sehari-hari di departemen pembelian dan memonitor perjanjian kerjasama dengan pihak ke tiga dalam hal pemeliharaan peralatan dan penyediaan barang.
5. HO DEP Maintenance
Tugas dan fungsi HO DEP Maintenance :
a. Menyelesaikan perbaikan peralatan agar kembali berjalan normal
b. Melumasi mesin-mesin atau peralatan yang membutuhkan pelumasan dan menjaga kebersihan peralatan
c. Memeriksa secara rutin keadaan peralatan
d. Bila diperlukan melakukan modifikasi peralatan, agar dapat berfungsi lebih optimal
e. Melakukan perbaikan-perbaikan pada kerusakan hsik secara berkala f. Menjaga kondisi semua peralatan agar tetap running well
g. Melakukan program pengecatan bangunan secara berkala h. Membuat evaluasi dan laporan kondisi peralatan.
22
Fungsi :
Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan dan agar supaya kondisi peralatan selalu siap pakai.
6. HO DEP House Keeping
Tugas dan fungsi HO DEP House Keeping :
a. Bertanggung jawab terhadap kebersihan, keindahan dan kenyamanan seluruh lingkungan dan area rumah sakit
b. Menjaga seluruh investasi yang berada di bawah pengawasan house keeping departement
c. Mengadakan evaluasi hasil kerja dan mencari metode-metode baru mengenai sistem kerja maupun alat-alat yang lebih efisien untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal
d. Mengawasi dan membuat perencanaan mengenai penambahan aset, gardening termasuk budgetnya yang disesuaikan dengan room occupancy dan pengendaliannya.
e. Mengadakan inspeksi dan juga melakukan on the spot checking
f. Menampung menelaah dan bertindak sebaik-baiknya terhadap semua complain tamu
g. Memberikan pearhatian yang lebih baik kepada para tamu VIP Fungsi :
Untuk menangani hal-hal yang berkaitan dengan keindahan, kerapian, kebersihan, kelengkapan, dan kesehatan seluruh kamar rumah sakit, juga area-area umum lainnya. Agar seluruh pasien ataupun karyawan dapat merasa nyaman dan aman berada di dalam rumah sakit.
7.Chief Security
Tugas dan fungsi Chief Security :
a. Menerapkan dan mengawasi pelaksanaan Standard Operation Prosedure (SOP)
b. Melakukan koordinasi dengan manager operasi dan divisi atau bagian terkait dilingkungan management pengelola dalam pelaksanaan kegiatan tugas-tugas pengamanan
c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas-tugas yang dilakukan oleh anggotanya
d. Melakukan pembinaan dan pelatihan serta meningkatkan kedisiplinan seluruh anggota security yang dipimpinnya
e. Merencanakan dan menyusun kegiatan keamanan dan pengamanan secara berkala dalam rangka pengembangan sumber daya manusia, demi terciptanya suasana aman, nyaman, tentram dan dinamis di lingkungan f. Mengorganisir dan mengendalikan seluruh anggota security melalui
koordinator serta komandan regu masing-masing
g. Memberikan laporan berkala (mingguan/bulanan) kepada management pengelola melalui manager operasi mengenai pelaksanaan tugas-tugas pengamanan, pembinaan personel, pengawasan dan pengendalian anggota security
h. Melakukan pengawasa pelaksanaan kegiatan pengaman secara umum i. Melakukan evaluasi kinerja masing-masing koordinator security,
komandan regu serta seluruh anggota security yang di pimpinnya
24
j. Memberikan masukan atau saran kepada management melalui manager operasi atau staff manager operasi dalam rangka mengembangkan sistem pengamanan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan
k. Mendelegasikan tugas dan wewenang kepada security dan komandan regu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari maupun tugas khusus
l. Menyelenggarakan kegiatan administrasi pelaporan dan penyusunan data m. Sebagai jembatan informasi dan intruksi yang datang dari management
untuk seluruh anggota security
n. Melakukan koordinasi dengan dengan aparat pengamanan wilayah (polsek, polres, koramil) dan tokoh masyarakat sekitar dalam rangka peningkatan hubungan
o. Mengevaluasi dan mengoreksi usulan susunan jadwal jaga dan menyetujui.
p. Mengambil langkah-langkah awal dalam mengatasi masalah yang terjadi di lapangan, serta melaporkan kepada manager operasi apabila ada hal-hal yang tidak dapat diatasi untuk mendapat petunjuk pelaksanaan tugas selanjutnya
q. Memberikan teguran dan tindakan administratif kepada anggota security yang melakukan pelanggaran sesuai dengan tingkat kesalahannya dan dilaporkan kepada manager operasi
r. Secara operasional chief security dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada manager operasi
Fungsi :
Untuk membantu manager operasi dalam menentukan kebijakan di bidang penyelenggaraan kegiatan pengamanan dan ketertiban serta penanggulangan keadaan darurat di lingkungan, dan dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh koordinator security atau asisten chief security serta komandan regu.
8. Supervisor Non Medis
Tugas dan Fungsi Supervisor Non Medis :
a. Mengawasi fungsi-fungsi dari dari pembayaran dan penagihan rawat inap baik dengan pembayaran pribadi atau jaminan asuransi atau perusahaan b. Mengawasi, mengontrol dan memastikan seluruh staff telah menjalankan
tugasnya dengan baik
c. Membina komunikasi yang baik dengan pasien, perawat dan dokter untuk memecahkan masalah mengenai administrasi
d. Membina komunikasi yang baik dengan asuransi dan perusahaan untuk penjaminan pasien
e. Melakukan monitoring dan pencatatan waktu sasaran mutu f. Memastikan pelunasan biaya pasien telah dilakukan dengan baik
Fungsi :
Untuk mendukung pemberian pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan penuh kasih dalam pencapaian kesembuhan jasmani dan rohani serta tanggap terhadap kebutuhan dan harapan pengguna jasa melalui pelaksanaan global best standart practices di setiap bagian perusahaan.
26
9. Supervisor Medis
Tugas dan Fungsi Supervisor Medis :
a. Mengembangkan rumah sakit dalam pelayanan medis memastikan bahwa mereka telah mengerti dengan baik dan telah melaksanakannya
b. Menjadi anggota dari pengurus harian rumah sakit, membuat dan berpartisipasi dalam keputusan administratif mengenai :
a. Kesehatan dan pelayanan medis
b. Perencanaan dan pengembangan pelayanan medis rumah sakit c. Memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan rumah sakit benar-benar dapat
dilaksanakan.
Fungsi :
Untuk manajemen dan operasional seluruh departemen yang berada dibawah divisi medical services.
D. JARINGAN USAHA/KEGIATAN
Perseroan telah berkembang pesat sejak diresmikannya rumah sakit pertama, Siloam Hospital Lippo Village di Tangerang, hampir 20 tahun yang lalu.
Perluasan usaha ini terus berlanjut secara cepat dengan sejumlah rumah sakit yang sedang dibangun. Siloam Hospitals menjaga kecepatan dalam membangun jaringan rumah sakit berkualitas tinggi yang sulit ditandingi untuk memenuhi berbagai kebutuhan medis masyarakat Indonesia.
PT Siloam Hospitals International Tbk mengoperasikan jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia. Memulai bisnis pada tahun 1996 dengan nama PT Sentralindo Wirasta dan berkembang menjadi 4 rumah sakit di tahun 2010, saat ini Perseroan mengelola dan mengoperasikan 20 rumah sakit state-of- the-art,
yang terdiri dari 7 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 13 rumah sakit yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali. Dari 20 rumah sakit yang beroperasi, 12 rumah sakit sudah melayani pasien BPJS (Program Asuransi Nasional), dan beberapa rumah sakit lainnya akan menyusul dalam waktu dekat.
Pada September 2013, Perseroan terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai PT Siloam International Hospitals Tbk dengan kode SILO. Untuk memenuhi permintaan terhadap pelayanan medis kelas dunia sejalan dengan pertumbuhan kelas menengah Indonesia serta pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan nasional, Siloam Hospitals menambah jumlah rumah sakit dan memperluas pelayanan yang ditawarkan dalam waktu singkat.
Berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan kelas dunia, Siloam Hospitals berinvestasi pada peralatan medis terbaru yang terdiri dari 12 Cath Labs, 14 MRI, 22 CT-Scan,1 Gamma Knife, 2 Linear Accelerators, dan 1 Cyclotron yang tersebar ke dalam jaringan rumah sakit Perseroan yang terpadu.
Investasi pada teknologi dan staf medis ditujukan untuk mendukung sasaran strategis, yakni memberikan berbagai pelayanan medis spesialis dan umum termasuk tindakan bedah yang rumit, pelayanan laboratorium, radiologi dan rontgen, perawatan kesuburan, diagnostik dan pelayanan darurat.
Akreditasi Siloam Hospitals Lippo Village oleh Joint Commission International (JCI) dan BIMC Nusa Dua oleh Australian Council on Healthcare Standards (ACHS), telah membukakan jalan untuk proses sertifikasi lebih lanjut terhadap rumah sakit rumah sakit lainnya. Per Desember 2015, Siloam Hospitals memiliki kapasitas 4.800 tempat tidur dengan sekitar 2.100 dokter, 1.700 diantaranya merupakan dokter spesialis, serta lebih dari 8.200 perawat, rekanan
28
teknisi kesehatan dan staf pendukung yang memberikan perawatan kepada hampir 2 juta pasien.
Dedikasi Perseroan dalam industri kesehatan Indonesia diakui secara nasional dan internasional. Sepanjang tahun 2015 Perseroan menerima beberapa penghargaan, antara lain the 2015 Indonesia Hospital of the Year dari Frost &
Sullivan dan the 2015 Indonesia Best Practices Awards: Indonesia Healthcare Most Reputable Brand 2015 berdasarkan penelitian pelayanan kesehatan untuk kategori rumah sakit swasta di kawasan Jabodetabek Siloam Hospitals akan terus memusatkan perhatian pada kepuasan pasien dan perluasan jangkauan jaringan.
Pendapatan Perseroan akan bertumbuh sejalan dengan peningkatan kontribusi dari rumah sakit yang baru dibuka dan peningkatan operasional rumah sakit yang telah beroperasi karena semakin diakui keberadaannya oleh masyarakat sekitar.
Service Excellence merupakan inti di dalam kegiatan operasional sehari-hari di seluruh jaringan Siloam Hospital Group. Peningkatan pelatihan dan pengawasan ketat terhadap kinerja menunjukkan komitmen perseroan untuk memastikan bahwa semua pasien diperlakukan dengan baik di setiap tahap perawatan, mulai dari pintu masuk sampai dengan keluar rumah sakit.
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) terus melanjutkan ekspansi penambahan rumah sakit baru. Tahun ini perseroan menargetkan akan mengoperasikan 7 unit rumah sakit baru Romeo Lledo, Direktur Utama SILO, mengatakan, mengawali tahun ini perseroan telah mengoperasikan satu rumah sakit baru di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).Kehadiran rumahsakit Labuhan Bajo tersebut menjadi rumah sakit ke 21 yang dioperasikan perseroan.
Sementara rumah sakit lain yang direncanakan beroperasi tahun ini adalah Siloam
Yogyakarta dan Siloam Buton (Bau-bau). Siloam Jogyakarta ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2015. Tahun lalu, induk perseroan, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) bahkan berencana mengalihkan rumah sakit tersebut ke Dana Investasi Real Estate (DIRE) yang dikelola perusahaan managemen invetasi Firts Reit Singapura yang juga masih anak usaha LPKR.
Pembangunan rumah sakit di Yogyakarta sebenarnya sudah rampung sejak April 2015 lalu. Namun, pengoperasiannya terhalang proses perizinan yang tak kunjung diperoleh. SILO juga tengah melakukan pembangunan sembilan rumah sakit lagi di Sorong, Bogor, Jember, Bangka Belitung, Lubuk Linggau, Semarang, Ambon, Makassar, Bandung dan Cempaka Putih.
SILO juga tengah membangun 17 rumah sakit kecil dengan jumlah tempat tidur sekitar 45-60 atau yang disebut dengan Medica Siloam. Medica Siloam tersebut antara lain terletak di Nine Residence Jakarta, Surabaya Cito, Bekasi Grand Mall, Sentul Bellanova, Kalimalang, Samarinda, Gajah Manda Plaza, Blu Plaza Bekasi, Pluit Village, Gunung Sahari, Metropolis Tangerang, dan Kuningan Tower.
Tahun ini, SILO mengangarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar US$ 90 juta. Dana tersebut akan dianggarkan dari kas internal perseroan serta dari LPKR sebagi induk perseroan. Hanya saja, Romeo belum memerinci besaran capex yang dialokasikan dari induknya. Dana tersebut akan digunakan melanjutkan pembangunan rumahsakit baru dan penambahan peralatan rumah sakit.
Selain membangun rumah sakit baru, SILO juga akan terus mejajaki kesempatan untuk mengakuisisi rumah sakit yang sudah ada. Kendati demikian,
30
akuisisi rumah sakit tidak termasuk dalam pipeline perseroan tahun ini. Tahun lalu SILO sebetulnya berencana mengakuisisi dua rumah sakit. Namun, rencana tersebut dibatalkan lantaran kondisi ekonomi yang kurang mendukung harga saham SILO RP 9.025 per saham. Siloam Hospitals Group adalah penyedia jasa yang paling berkembang dan berinnovasi di Indonesia pada saat ini Siloam Hospitals Group memiliki 18 Rumah Sakit di seluruh Indonesia. yaitu :
1. Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang 2. Siloam Hospitals West Jakarta, Jakarta 3. Siloam Hospitals Simatupang, Jakarta
4. Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC), Semanggi, Jakarta
5. Rumah Sakit Umum Siloam Karawaci, Tangerang 6. Siloam Hospitals Lippo Cikarang, Bekasi
7. Siloam Hospitals Bandung 8. Siloam Hospitals Surabaya 9. Siloam Hospitals Jambi 10. Siloam Hospitals Makassar 11. Siloam Hospitals Manado 12. Siloam Hospitals Kupang 13. Siloam Hospitals Balikpapan 14. Siloam Hospitals Purwakarta
15. Siloam Hospitals Crystal Square Medan 16. Siloam Hospitals Bali
17. BIMC Kuta, Bali
18. BIMC Nusa Dua, Bali
Filosofi yang dianggap adalah strategi bisnis yang handal dan berdasarkan nilai-nilai ketuhanan juga menhasilkan pelayanan yang menyeluruh yang melampaui pengobatan dan penyembuhan dari penyakit. Siloam Hospital Group membangun relasi antara pasien dan keluarga dalam pengobatan berkelanjutan juga memperhatikan kesehatan dari setiap pasien. Selain itu menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan dapat melayani seluruh lapisan masyarakat. Dalam melaksanakan kerja praktek dari tanggal 1 agustus 2012 – 30 Oktober 2012 Siloam Hospitals karawaci adalah tempat yang ditunjuk oleh management SILOAM HOSPITAL LIPPO KARAWACI didirikan pada 2 November 1996 dan memiliki bisnis inti sebagai Perusahaan penyedia jasa dalam bidang kesehatan.
Perusahaan ini merupakan kerja sama antara lippo karawaci dengan parkway group dari Singapore, dan pada tahun 1997 menjadi public company. Rumah sakit ini merupakan Rumah sakit internasional pertama di Indonesia. dengan jumlah tempat tidur 300 tempat tidur yang terdiri dari Excecutive class, VIP Class, 2 Beded Class, dan Kelas bangsal.
E. KINERJA USAHA TERKINI
Siloam Hospital mendapatkan keuntungan bekerja sama dengan sekolah keperawatan UPH untuk mendidik perawat melalui pemberian beasiswa, sebuah kesempatan untuk membina dan membentuk talenta muda menjadi perawat yang kompeten dan peduli serta mencerminkan nilai-nilai perseroan. Secara keseluruhan, para karyawan Siloam Hospitals, baik di bidang medis dan non- medis, memperoleh kepuasan atas meningkatnya kepercayaan terhadap semua
32
rumah sakit. Pertumbuhan ini telah memberikan Siloam Hospital kesempatan untuk mengkonsolidasikan pendapatan yang kuat per rumah sakit dan menciptakan penghematan secara keseluruhan dalam pengadaan barang, yang secara keseluruhan memfasilitasi rencana ekspansi.
Dengan 44 lokasi dipersiapkan untuk pengembangan selanjutnya, Siloam Hospitals siap secara finansial dan organisasi untuk membantu memenuhi lebih banyak kebutuhan medis di Indonesia. Pertumbuhan PDB Indonesia di 2015 sebesar 4,79% dan angka inflasi yang rendah sebesar 2,4%, sekali lagi menempatkan perekonomian Indonesia sebagai salah satu yang terbaik secara global. Namun demikian, ditinjau dari kondisi sebelumnya dimana PDB berada pada angka diatas 6% selama bertahun-tahun, telah terjadi kontraksi yang dinamis dalam beberapa sektor ekonomi. Namun, Siloam Hospitals mendapatkan keuntungan dari bertumbuhnya kesadaran akan perawatan medis kelas dunia yang kami tawarkan dan manfaat yang jelas dari berinvestasi pada kesehatan yang diperoleh, sebuah momentum yang sebelumnya menjadi penyebab banyaknya orang mencari perawatan medis ke luar negeri.
Pendapatan Siloam Hospital Group bertambah 24% menjadi Rp 4.144 miliar dari tahun 2014, sebagian besar disebabkan oleh perluasan kapasitas atas rumah sakit yang sudah di bangun selama 5 tahun terakhir. Melalui efisiensi yang dicapai melalui tingkat okupansi yang lebih tinggi dan utilisasi tempat tidur dan peralatan yang meningkat, EBITDA berhasil mencapai Rp 574 miliar, naik dari Rp 466 miliar pada tahun sebelumnya.
Beberapa perencanaan yang berjalan baik dan perhatian terhadap kontrol biaya berpadu seimbang dengan investasi, terutama pelatihan medis dan non
medis, sehingga Margin Laba Kotor yang konsisten sebesar 28% dapat dicapai, sejalan dengan 28% pada tahun lalu. Penyelesaian 2 rumah sakit baru, Yogyakarta dan Labuan Bajo pada bulan April 2015 dan Desember 2015, adalah penambahan yang terjadi di tahun 2015.
Pembangunan rumah sakit yang sedang berjalan masih terus dilakukan, meskipun perizinan operasional pada level nasional, regional, dan lokal masih menjadi tantangan ke depan. Perseroan terus melanjutkan pembangunan Siloam Medika di pusat-pusat keramaian, dengan beberapa lokasi yang sedang dibangun.
F. RENCANA KEGIATAN
Rencana ekspansi untuk mencapai jumlah 50 rumah sakit dan Siloam Medika pada tahun 2017 tetap berjalan dan kesigapan kami untuk memenuhi permintaan pasar memperkuat prospek pembangunan jaringan Siloam Hospitals.
Rumah Sakit Siloam selalu mengembangkan rumah sakit untuk membantu masyarakat. Targetnya, dalam 10 tahun bisa membangun 30 rumah sakit di seluruh Indonesia. Saat ini, Siloam Hospital Group sudah memiliki 7 unit rumah sakit, termasuk satu rumah sakit khusus untuk penyakit kanker. Siloam Hospitals Lippo Karawaci, sudah menyediakan 3.000 bed, biayanya tidak lebih tinggi dari rumah sakit pemerintah, tetapi peralatannya jauh lebih canggih.
Untuk orang-orang kurang mampu, kami menggunakan subsidi silang, sehingga mereka pun bisa berobat. Ini bagian dari CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) Lippo Group.
34 BAB III PEMBAHASAN A. Public Relations
Didalam organisasi modern kemampuan komunikasi demikian pentingnya.
Melalui komunikasi sejumlah individu mengadakan interaksi antara satu dengan yang lainnya, untuk memperoleh tujuan bersama yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan fungsi dasar menciptakan dan membina hubungan baik dengan masyarakat eksternal dan internal.
Menurut Danandjaja (2011:84) menyatakan komunikasi adalah pertukaran informasi dari pengirim kepada penerima agar informasi dapat dipahami. Public Speaking sebagai salah satu bentuk dan teknik komunikasi yang banyak mendukung kegiatan hubungan masyarakat (Public Relations) didalam organisasi, bertujuan untuk menyampaikan sejumlah kebijakan kepada publik.
Public Relation atau dikenal dengan istilah yang lebih popular hubungan masyarakat (HUMAS), adalah salah satu spesialisasi dalam ilmu komunikasi yang menitik beratkan kepada usaha menumbuhkan saling pengertian dan kerjasama antara public pada suatu perusahaan.
Tugas Public Relation Siloam Hospital Medan
1. Berurusan dengan hubungan antara organisasi dengan publiknya
2. Memantau pengetahuan, pendapat, sikap, dan perilaku didalam dan diluar perusahaan.
3. Menganalisis pengaruh kebijakan, prosedur dan tindakan pada publik.
4. Menyesuaikan kebijakan, aturan dan tindakan yang dipandang menimbulkan konflik dengan kepentingan publik dan keberadaan perusahaan.
5. Memberikan saran dan masukan kepada manajemen dalam pembuatan kebijakan, aturan dan tindakan yang dipandang menimbulkam konflik dengan kepentingan publik dan keberadaan perusahaan.
6. Membangun dan memelihara komunikasi 2 arah antara organisasi dengan publiknya.
7. Menghasilkan perubahan yang khusus dalam pengetahuan, pendapat, sikap, dan perilaku didalam dan diluar organisasi.
8. Menciptakan hubungan baru dan atau memelihara hubungan antara perusahaan dan publiknya.
B. Fungsi Public Relations
Berbicara mengenai fungsi berarti berbicara masalah kegunaan hubungan masyarakat dalam mencapai tujuan organisai atau perusahaan. Tetapi dalam hubungan penekanan fungsi yang di tegaskan yaitu hubungan komunikatif antara Public Relation dengan masyarakat, baik internal maupun eksternal dengan pimpinan beserta karyawan, dilakukan secara timbal balik yang dilandasi empati sehingga menimbulkan rasa simpati. Ini mengandung arti bahwa dalam melancarkan komunikasi itu, yaitu secara` structural dan fungsional mewakili organisasi.
Public Relation juga tidak hanya memandang siapa saja yang dilayaninya, baik dari segi kedudukan, pekerjaan, umurnya, agamanya, dan sebagainya tetapi sama yaitu insan yang patut dihargai dan dihormati sebagaimana yang disebutkan diatas. Sikap ini termasuk dalam kegiatan komunikasi secara tatap muka, melalui telepon, dengan surat ataupun media komunikasi lainnya.
36
Selain itu, Public Relation juga bertugas untuk mengusahakan timbulnya sikap dan citra yang positif teerhadap segala kebijakan dan langkah tindakan perusahaan. Seperti pendapat Scott dan Allen dalam Danandajaja (2011:18) menjelaskan, bila kegiatan Public Relations bersifat internal, maka kegiatannya mencakup kepada usaha:
1. Mengadakan analisa terhadap kebijakan perusahaan yang sudah maupun yang sedang berjalan.
2. Mengadakan perbaikan sebagai kelanjutan dari analisa yang dilakukan terhadap kebijakan perusahaan, baik yang sedang berjalan maupun terhadap perencanaan kebijakan baru.
3. Sedangkan pengertian kebijakan dalam membicarakan fungsi Public Relations secara internal menurut Danandjaja (2011:18) dapat diwujudkan dalam bentuk :
4. Masalah kepemimpinan (Leadership).
5. Cara melaksanakan kepemimpinan.
6. Hubungan dengan Public karyawan dalam bentuk upah yang cukup, perlakuan yang adil, ketenangan bekerja, perasaan yang diakui, penghargaan atas prestasi kerja, dan jaminan social yang baik untuk karyawan dan keluarga.
7. Mengadakan Public Relations Conseling apatkah dalam bentuk Directiveatau nondirective Public Relations Conseling, khususnya dilakukan pada Public karyawan dalam rangka menimbulkan motivasi mereka.
8. Mengadakan hubungan dengan pemegang saham dalam bentuk, seperti:
Memberikan laporan, mengirimkan majalah organisasi, dan mengadakan pertemuan secara berkalah.
Menurut Danandjaja (2011:64) Fungsi dari Public Relations didalam perusahaan sangat luas antaralain yaitu :
1. Menumbuhkan rasa kebanggaan dan ciitra perusahaan yang menguntungkan .
2. Mempromosikan produk dan layanan.
3. Mendeteksi masalah dan peluang.
4. Memberikan pengertian akan wajah perusahaan.
5. Menciptakan kerja sama dengan karyawan dan public.
6. Mempersiapkan temu pers.
7. Memberikan laporan tahunan.
8. Menciptakan kerjasama dengan pemegang saham secara berkelanjutan.
9. Menciptakan komunikasi yang harmonis dengan unit-unit organisasi.
10. Menciptakan kerjasama dengan pemerintah.
11. Menciptakan kerja sama dengan kalangan industri.
12. Melakuakan pencegahan terhadap masalah-masalah perburuan.
13. Menciptakan komunikasi yang harmonis dengan unit-unit organisasi.
14. Mempersiapkan SDM perusahaan yang cakap.
15. Menerbitkan brosur atau company profile.
Fungsi Public Relations Pada Siloam Hospital Medan
1. Mengelolah semua informasi perusahaan dimana mereka bekerja atau instansi lain, dan menyelesaikan seluruh informasi yang didapat secara benar.
38
2. Menetralisir semua permasalahan yang ada yang menyangkut persoalan atau permasalahan yang terkait terhadap perusahaan sendiri.
3. Menunjang aktivitas utama manajemen dalam mencapai tuhuan bersama 4. Membina hubungan yang harmonis antara organisasi dengan publiknya yang
merupakan khalayak sasaran.
5. Mengidentifikasi segala sesuatu yang berkaitan dengan opini, persepsi dan tanggapan masyarakat terhadap organisasi yang diwakilinya.
6. Melayani keinginan publiknya dan memberikan sumbang saran kepada pimpinan manajemen demi tujuan dan manfaat bersama.
7. Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik, mengatur arus informasi, publikasi serta pesan dari organisasi ke publiknya.
C. Tujuan Public Relations
Menurut Danandjaja (2011:22) di dalam menguraikan tujuan dari public Relations, terlebih dahulu haruslah dibagi pengertian Public Relations tersebut berdasarkan kegiatannya. Diketahui secara teoritis, adapun pembagian kegiatan Public Relations dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Tujuan berdasarkan kegiatan internal Public Relations.
2. Tujuan berdasarkan kegiatan eksternal Public Relations.
Tujuan Public Relations berdasarkan kegiatan internal relations dalam hal ini dapat mencakup kedalam beberapa hal yaitu :
1. Mengadakan suatu penilaian terhadap sikap tingkah laku dan opini public terhadap perusahaan.
2. Mengadakan suatu analisa dan perbaikan terhadap kebijaksanaan yang sedang dijalankan, guna mencapai tujuan yang ditetapkan perusahaan dengan tidak melupakan kepentingan public.
3. Memberikan penerangan kepada public karyawan mengenai suatu kebijakan perusahaan yang bersifat objektif serta menyangkut kepada berbagai aktifitas perusahaan.
4. Merencanakan bagi penyusunan suatu staff yang efektif bagi penugasan yang bersifat internal public relations dalam perusahaan tersebut.
Kemudian terhadap tujuan dari Public Relations berdasarkan kegiatan eksternal relations, dimaksudkan adalah untuk mendapatkan dukungan dari public. Oleh karenanya seorang pemimpin perusahaan perlu lebih memperhatikan melalui departemen public relations untuk memikirkan sesuatu langkah dalam mendayagunakan tujuan dari kegiatan eksternal Public Relations.
Tujuan Public Relations Pada Siloam Hospital Medan
1. Mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan wawancara dengan insan pers.
2. Membina dan melaksanakan hubungan dengan masyarakat, media massa, calon investor, kreditor, lembaga keuangan dan relasi bisnis dengan cara 3. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas.
4. Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham untuk rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru.
5. Untuk menyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah terjadi krisis.
40
6. Untuk menciptapkan identitas perusahaan atau citra yang baru tentunya lebih baik daripada sebelumnya.
7. mempublikasikan perusahaan dengan menyajikan data kegiatan usaha perusahaan yang terdiri dari profil perusahaan, Annual Report, dan data- data misalnya permasalahan yang dihadapi perusahaan, data produksi, data penjualan, dan data penerimaan.
D. Peranan Public Relations
Menurut Syahputra (2011:8) Peranan public relations dalam suatu perusahaan akan sangat terlihat jika suatu organisasi terlihat aktif, bertanggung jawab dan menciptakan manfaat bagi masyarakat, maka orang-orang akan tertarik untuk bergabung dan akan simpati pada perusahaan. Hal yang sebaliknya , jika suatu perusahaan bernuansa tidak aktif, tidak didukung penuh oleh anggota perusahaan maka kemungkinan suksesnya kecil.
Menurut Gregory (2001:5) Peran Public Relations disuatu organisasi adalah memberikan visi. Tidak hanaya tentang bagaimana segalanya harus dilakuakan dengan baik, namun yang palik penting adalah bagaimana arah organisasi atau perusahaan tersebut dimasa yang akan datang. Dan selain itu, peranan professional public relations adalah membuat suatu strategi untuk perusahaan atau organisasi yang menentukan arah jangka panjang serta lingkup kerja. Peranan public relations ada 2, yaitu: Untuk memberikan informasi kepada manajemen senior atas apa yang terjadi dilingkungan sosial, sehingga hal-hal tersebut akan diperhitungkan ketika mengambil keputusan dan untuk memberikan saran kepada manajemen atas akibat yang ditimbulkan dari keputusan yang diambil, dengan memperhitungkan kemungkinan reaksi dari public utama yang akan
mempengaruhi secara langsung kesejahteraan atau keberadaan perusahaan.
(Gregory, 2001:7).
Peranan Public Relations Pada Siloam Hospital Medan
Untuk menciptakan opini masyarakat yang menguntungkan bagi perusahaan serta mengembangkan visi dan misi perusahaan, yaitu :
1. Memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas internasionanl kepada setiap masyarakat.
2. Membangun rumah sakit ditempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
3. Memberikan skala biaya yang ekonomis kepada masyarakat.
4. Mempunyai rasa solidaritas yang tinggi kepada masyarakat.
5. Memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk berobat di rumah sakit Siloam Hospital.
Tugas Internal Public Relation
Tugas internal public relation adalah menyelenggarakan komunikasi yang bersifat persuasive dan informative dengan publik internalnya khususnya para pegawai dengan mengadakan analisa tentang kepegawaian seperti (gaji dan kesejahteraan karyawan), menganalisa apa yang telah dilaksanakan didalam internal public relations, mengadakan survey tentang sikap para karyawan terhadap instansinya dengan kebijaksanaan instansi itu dan kegiatan-kegiatannya, tujuan internal public relation yaitu mencapai karyawan yang mempunyai gairah kerja.
Tugas Internal Public Relation Siloam Hospital Medan
Adapun tugas internal public relation Siloam Hospital Medan yaitu:
42
1. Menyelenggarakan komunikasi persuasive dan informatif kepada karyawan, pemegang saham, bukan komunikasi koersif.
2. Mendapatkan kepercayaan dari publik
3. Mendapatkan kesamaan pengertian tentang perusahaan 4. Meningkatkan kesejahteraan karyawan
5. Meningkatkan kegairahan kerja karyawan Tugas Eksternal Public Relation
Tugas eksternal public relation adalah mengadakan komunikasi yang efektif dan sifatnya informative dan persuasive yang ditujukan kepada publik diluar organisasi. Tugas-tugas yang harus dilakukan dalam eksternal public relation atas dasar untuk memperoleh dukungan pengertian dan kepercayaan dari publik luar adalah sebagai berikut: menilai sikap dan opini publik terhadap kepimimpinan terhadap para pegawai dan metode yang digunakan.
Memberi advise dan counsel pada pimpinan tentang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan public relation mengenai perbaikan-perbaikan kegiatan.
Memberikan penerangan-penerangan yang objektif agar publik tetap informed tentang segala aktivitas dan perkembangan organisasi itu dengan menyusun staf- staf yang efektif untuk bagian itu, tujuan eksternal public relation yaitu mengeratkan hubungan dengan orang-orang diluar organisasi sehingga terbentuk opini publik terhadap organisasi.
Tugas Eksternal Public Relation Siloam Hospital Medan
Adapun tugas Eksternal Public Relation Siloam Hospital Medan yaitu:
1. Tugas penting eksternal Public Relation Siloam Hospital Medan adalah sebagai sumber informasi yaitu mengadakan komunikasi yang efektif, yang sifatnya persuasif dan informatif yang ditujukan kepada publik diluar perusahaan tersebut. Informasi harus diberikan secara jujur, berdasarkan fakta dan harus teliti. Perhatian yang besar terhadap kepentingan publik dan bertindak sesuai kepentingan mereka akan membangkitkan simpati dan kepercayaan terhadap perusahaan itu.
2. Untuk memperoleh kepercayaan dari publik luar
3. Memberikan penjelasan yang objektif tentang informasi Siloam Hospital kepada publik.
4. Memberi advise dan counsel mengenai perbaikan-perbaikan kegiatan dirumah sakit.
44 BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:
1. Peranan dan fungsi Public Relations di Siloam Hospital Medan sudah tepat, dalam menjaga citra baik perusahaan. Dibuktikan dengan Siloam Hospital Medan setiap tahunnya melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk membina hubungan baik dengan pihak eksternal, misalnya Siloam Hospital Medan mengadakan kegiatan-kegiatan dalam membantu masyarakat yang terkena musibah dan menyalurkan masker gratis dijalan raya pada saat gunung meletus.
2. Siloam Hospital Medan bagian Public Relations telah membina dan kemudian memelihara sikap yang menyenangkan antara kedua belah pihak, yaitu pihak organisasi dan pihak stakeholders. Dengan cara memberikan pelayanan yang baik, dan memberikan rasa keakraban dan rasa empati terhadap stakeholders seperti: Badan usaha yang menjadi Mitra Bisnis, Masyarakat atau lingkungan yang dianggap mewakili aspirasi masyarakat, lembaga (Aparat) pemerintah dalam suatu wilayah tetapi tidak memiliki tanggung jawab langsung, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan Media masa (wartawan) agar timbul rasa kenyamanan sesama kedua belah pihak.
B. SARAN
Didalam kesempatan ini peneliti ingin memberikan beberapa saran yaitu:
1. Siloam Hospital Medan untuk mempertahankan perusahaan yang baik, mungkin dilakukan adalah membantu masyarakat kurang mampu untuk berobat dengan fasilitas rumah sakit yang harganya lebih terjangkau, dan masyarakat kurang mampu harganya dibedakan agar semua masyarakat bisa berobat. membantu membangun tempat ibadah atau posko-posko yang terkena bencana alam.
2. Pelayanan yang diberikan kepada stakeholders harus dipertahankan dan saling menjalin hubungan yang baik kedua belah pihak antara perusahaan dan stakeholders, dan memberikan sebagian keuntungan kepada public untuk menjaga nama baik perusahaan.
46
DAFTAR PUSTAKA
Ardianto, Elvinaro, 2008, Public Relations Praktis. Bandung:Widya Padjajaran.
Danandjaja, 2011. Peran Humas dalam Perusahaan. Graha Ilmu. Yogyakarta
Effendy, Onong Uchjana. 2009. Human Relations & Public Relations. Bandung Mandar Maju
Gregory, Anne 2001, Perencanaan dan Manajemen Kampanye Public Relation. Edisi 2 Erlangga
Https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Logo_siloam_lowres.jpg&fileti mestamp=20110328144027&
Jefkins, Frank. 2003. Public Relations. Jakarta : Erlangga
Ruslan, Rosady. 2010. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi.
Komunikasi. Jakarta: Raja Wali Press.
Rumanti, Maria Assumpta. 2005. Dasar-dasar Public Relations : Teori dan Praktik.
Jakarta. Grasindo.
Syahputra, Wahidin, dan Nasrullah, Rulli.2011. Public Relations 2.0 Teori dan Praktik
Public Relations di era cyber. Gramata publishing Jakarta