• Tidak ada hasil yang ditemukan

SALAT ID di Rumah Saja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SALAT ID di Rumah Saja"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)ECERAN:. Rp3.000 SENIN, 19 JULI 2021. dindoposco.id. Shalat Idul Adha. INFOGRAFIS: GIMBAL ISWANTO/INDOPOSCO. Diikuti 2.600 Pelajar, Vaksinasi di SMPN 85 Jakarta Berjalan Lancar Variasi Posisi Misionaris yang Perlu Anda Ketahui Lakukan Hal Ini Agar Virus Covid-19 Tidak Berkembang Biak Dalam Tubuh. Shalat Idul Adha diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. Shalat Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M DITIADAKAN pada Kabupaten/Kota dengan Zona Merah dan Zona Oranye yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat meskipun tidak termasuk kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. b. Shalat Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M hanya dapat diselenggarakan di luar kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan termasuk daerah Zona Hijau dan Zona Kuning yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat dengan acuan sebagai berikut: Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dapat dilakukan di masjid/mushalla/lapangan terbuka yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, dan perusahaan dengan jumlah jemaah 30% dari kapasitas; Penyelenggara Shalat Idul Adha wajib berkoordinasi dan dengan seizin Pemerintah Daerah, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat, dan aparat keamanan. Penyelenggara Shalat Idul Adha wajib: Menyediakan alat pengukur suhu tubuh (thermogun); Menyediakan hand sanitizer dan sarana mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir; Menyediakan masker medis; Menyediakan petugas untuk mengumumkan, menerapkan, dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan; Jemaah dengan kondisi tidak sehat dilarang untuk mengikuti Shalat Idul Adha. Mengatur jarak antarshaf dan antarjemaah minimal 1 (satu) meter dengan memberikan tanda khusus; Tidak menjalankan/mengedarkan kotak amal/infak ke jemaah; Memastikan tidak ada kerumunan sebelum dan setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha; Melakukan disinfeksi di tempat penyelenggaraan sebelum dan setelah Shalat Idul Adha. c. Khutbah Idul Adha Penyampaian Khutbah Idul Adha wajib memenuhi ketentuan: Khatib memakai masker medis dan pelindung wajah (faceshield); Khatib menyampaikan khutbah Idul Adha dengan durasi maksimal 15 (lima belas) menit; Khatib mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Jemaah Shalat Idul Adha Jemaah Shalat Idul Adha wajib: Berusia 18 (delapan belas) s.d. 59 (lima puluh sembilan) tahun; Dalam kondisi sehat; Tidak sedang menjalani isolasi mandiri; Tidak baru kembali dari perjalanan luar kota; Disarankan tidak dalam kondisi hamil atau menyusui; Berasal dari warga setempat; Membawa perlengkapan shalat masing-masing (sajadah, mukena, dsb); Menggunakan masker rangkap sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat penyelenggaraan Shalat Idul Adha; Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer; Menghindari kontak fisik seperti bersalaman; Menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah minimal 1 (satu) meter; Tidak berkerumun sebelum dan setelah Shalat Idul Adha. Ditjenpas Pastikan Foto Setnov Sudah Lama Anies: Wajib Ngantor Sebabkan Tingginya Mobilitas di Jakarta. Klik. indoposco.id. untuk informasi lebih lanjut. SALAT ID. di Rumah Saja. Terbitkan SE Peniadaan Sementara Peribadatan. INDOPOSCO - Besok, Iduladha atau Idul kurban atau disebut juga lebaran haji dirayakan. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memberlakukan peniadaan kegiatan keagamaan saat Hari. Raya Iduladha. “Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak membatasi kegiatan keagamaan,” ujar Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni’am Sholeh dalam acara daring, Ahad (18/7). Dia menjelaskan, peniadaan kegiatan agama yang dimaksud adalah pelaksanaannya yang disesuaikan untuk mencegah penularan Covid-19. Kegiatan keagamaan tersebut, menurutnya, semula dilakukan dengan berkeliling dan dilaksanakan dengan berjamaah. dalam jumlah besar. “Misalnya untuk takbir keliling dilaksanakan dengan cara baru, dengan pembatasan jamaah atau melalui digital,” terangnya. Demikian pula, lanjut Ni’am, pada pelaksanaan salat Iduladha. Pelaksanaannya dengan jumlah terbatas dan dilakukan di rumah. Dengan memastikan keamanan masing-masing jamaah. “Jadi tidak saling menularkan antara jamaah satu dengan lainnya,” ucapnya.. Baca Shalat Id Hal 7. Pelaksanaan Qurban. Pelaksanaan qurban wajib memenuhi ketentuan: a. Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sesuai syariat Islam, termasuk hewan yang disembelih; b. Penyembelihan hewan qurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan di lokasi pelaksanaan qurban; c. Pemotongan hewan qurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R); d. Dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan qurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan ketentuan: Penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), meliputi: Melaksanakan pemotongan hewan qurban di area yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik; Penyelenggara hanya membolehkan petugas dan pihak yang berkurban untuk menyaksikan pemotongan hewan qurbannya; Menerapkan jaga jarak fisik antarpetugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging; Pendistribusian daging hewan qurban dilakukan oleh petugas kepada ke tempat tinggal warga yang berhak Petugas yang mendistribusikan daging qurban wajib mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima. Penerapan protokol kesehatan dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban: Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak yang berkurban di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh (thermogun); Petugas yang menangani penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan; Setiap petugas yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan; Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para petugas agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer; Petugas menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah dan; Petugas yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga. Penerapan kebersihan alat: Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan; Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang petugas harus menggunakan alat lain, maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan.. Protokol Rakyat Oleh: Dahlan Iskan INDOPOSCO - Cara ahli virus ini tampil di YouTube sangat merakyat. Pun bahasanya, bahasa rakyat. Dicampur bahasa Jawa  –ia alumnus SMAN 3 Semarang, Jawa Tengah. Sekilas ia bukan seperti ahli virus. Mirip orang desa pada umumnya. Duduknya santai, sambil merokok dan hanya pakai kaus. Tapi penjelasannya menarik. Ia mengistilahkan cara yang ditemukannya itu sebagai ‘’protokol rakyat’’. Menurutnya, rakyat berhak punya protokolnya sendiri. Nama ahli virus itu, Anda sudah tahu: Indro Cahyono. Ia dokter hewan. Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) DI Jogjakarta. Begitu banyak ahli virus yang latar belakangnya dokter hewan. Prof Dr Fedik Abdul Rantam, ketua Tim Vaksin Merah Putih Unair adalah juga dokter hewan. Prof Nidom ahli vaksin pendukung VakNus itu juga dokter hewan. ‘’Protokol Rakyat’’ itu sederhana sekali. Juga murah sekali. Indro bisa mempertanggungjawabkan secara ilmiah. ‘’Protokol Rakyat’’ itu didasari oleh penelitiannya sendiri pada virus Covid-19. Di sebuah laboratorium di Bogor, Jawa Barat. Berbulan-bulan. Memang cara drh Indro menyampaikan ‘’Protokol Rakyat’’ itu seperti tidak ilmiah dan seperti bukan dari seorang ilmuwan. Padahal ia seorang ilmuwan virus. Setelah jadi peneliti virus lebih lima tahun, Indro ke University of Adelaide, Australia. Untuk memperdalam Virology. Ia jadi student by research. Tidak harus kuliah. Ikut riset di sana. Bersama profesor-profesor Virology di University of Adelaide. Indro mempelajari gabungan molekular genetik dan sifat keganasan isolate virus dari paramyxovirus,. Baca Protokol Rakyat Hal 7. Sumber: Surat Edaran Nomor SE. 16 Tahun 2021 berisi tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran Shalat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H / 2021 M di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.. Tetap Terapkan Protokol Kesehatan. INDOPOSCO - Warga DKI bisa melakukan salat Iduladha dengan berjamaah di rumah masingmasing. Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Ahad (18/7). Menurut Anies, tata cara penyelenggaraan ritual keagamaan tahunan tersebut sudah dilakukan sejak 2020 lalu. Untuk itu, ia meminta agar warga DKI memperhatikan anjuran Kementerian Agama (Kemenag). Karena semua anjuran tersebut dibuat untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. “Anjuran dalam surat edaran Menteri Agama harus betul-betul dilaksanakan. Mari kita rayakan Hari Raya Idul Kurban dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” katanya, dikutip dari Antara. Ia menyebut, pihaknya terus menyosialisasikan kepada pengelola masjid dengan melibatkan peran. f indoposco. FOTO: ANTARA/INSTAGRAM/ANIESBASWEDAN/ABDU FAISAL. Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) usai mengikuti rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Febrie Adriansyah di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad (18/7/2021). lurah dan camat di wilayah. “Kita ingin tunaikan syariat, tentu kesehatan dan keselamatan tetap. l @indoposco. ditunaikan. Dengan penerapan Prokes ketat, kita bisa terlindungi dari penularan virus Covid-19,” ucapnya.. i indoposco.id. x indoposco channel. Pemotongan Hewan Kurban. Anies Baswedan juga mengimbau. warga Ibu Kota selain panitia untuk tidak datang ke tempat pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha tahun ini. “Kami mengimbau untuk tidak mendatangi tempat-tempat pemotongan, dikerjakan oleh panitia saja dan dibagikan oleh panitia langsung ke rumah penerima,” ujar dia. Anies juga meminta warga DKI Jakarta memperhatikan anjuran Kementerian Agama Republik Indonesia dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021, agar semua orang terlindungi saat pandemi Covid-19. Ia mengatakan tidak perlu ada yang mengantre untuk mengambil daging hewan kurban, apabila semuanya sudah dikerjakan oleh panitia kurban sesuai isi Surat Edaran yang dimaksud. Hal itu karena pendistribusian daging kurban dilakukan langsung. Baca Tetap Terapkan Hal 7.

(2) 2. NUSANTARA. SENIN, 19 JULI 2021. Rejang Lebong Buka Pariwisata untuk Umum INDOPOSCO - Dinas Pa­ri­ wisata Kabupaten Rejang Le­ bong, Provinsi Bengkulu me­ nya­takan lokasi wisata yang ada di daerah itu diperbolehkan mem­buka usahanya pada li­bu­ ran hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah dengan syarat ha­rus menerapkan protokol ke­se­ ha­tan yang ketat. Kepala Dinas Pariwisata Re­ jang Lebong Upik Zumratul Aini dihubungi di Rejang Le­ bong, Minggu, mengatakan pem­bukaan lokasi wisata di te­ngah pandemi COVID-19 ter­sebut dilakukan secara ter­ ba­tas, di mana pengunjung yang datang hanya di­per­ bo­­ lehkan 25 persen dari. kapasitas tempat wisata. “Lokasi wisata yang ada di Rejang Lebong ini akan tetap buka, tetapi pembukaannya tidak boleh menimbulkan ke­ r­­umunan. Pembukaannya di­ la­kukan secara terbatas, kalau se­belumnya 50 persen tetapi kini hanya diperbolehkan 25 per­sen dari kapasitas tempat wi­sata,” kata dia. Dia mengatakan, operasional tempat wisata di daerah itu akan diawasi oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Rejang Lebong. Jika ada tempat wisata yang melakukan pelanggaran maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan Perda No.4/2021, tentang penegakan hukum. protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. Untuk itu, dia meminta pi­ hak pengelola lokasi wisata yang ada di Rejang Lebong agar menyiapkan sarana pro­­kes seperti tempat cuci ta­­ngan dengan sabun, ke­ mu­dian mewajibkan setiap pe­ngunjung yang datang ha­ rus mengenakan masker, dan men­jaga jarak. “Dinas Pariwisata Rejang Le­ bong hanya melakukan pem­­ binaan, sedangkan untuk pe­ nin­dakan atas pelanggaran akan dilakukan oleh Satgas Pe­nanganan COVID-19, yang di­dalamnya ada petugas Satpol PP, TNI/Polri,” terangnya. (bro). FOTO: (ANTARA/MARIUS FRISSON YEWUN). Masyarakat Distrik Walaik.. Fokus Penduduk Asli, Target Pemerataan Pembangunan. Revisi Otsus Papua Disahkan INDOPOSCO - Revisi UU Nomor 21/2021 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua (Otsus Papua) resmi disahkan, Kamis 15 Juli. UU tersebut memfokuskan pada pemerataan pembangunan yang belum tercapai serta peningkatan kualitas kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). RUU Otsus Papua yang telah disetujui dan disahkan itu merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua sebagai bagian integral dari NKRI. Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan otonomi khusus di Provinsi Papua telah berjalan selama 20 tahun. Dalam perjalanannya, banyak hal yang telah berhasil dicapai, namun ada pula yang perlu diperbaiki. Salah satu contoh yang perlu perbaikan, yaitu menyangkut pemerataan pem­ba­ngu­ nan antarkabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat. Untuk itu, perlu diambil kebijakan strategis. “Kita berpijak pada prinsip-prinsip un­ tuk melindungi dan menjunjung harkat dan martabat Orang Asli Papua dan me­ la­kukan percepatan pembangunan untuk me­ningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Mendagri. Sesuai dengan Surat Presiden (Surpres) ter­ kait pengajuan rancangan undang-undang tersebut, pemerintah mengajukan perubahan hanya pada 3 pasal, yakni Pasal 1 tentang Ketentuan Umum, Pasal 34 tentang Keuangan, dan Pasal 76 tentang Pemekaran Daerah. Namun dalam perkembangannya dengan mengikuti dinamika diskusi produktif dan berkualitas serta mendengarkan aspirasi masyarakat, akhirnya rapat panitia khusus telah menetapkan perubahan atas 20 pasal sebagai berikut, sebanyak 3 pasal usulan sesuai Surpres dan 17 pasal di luar usulan pemerintah sebagaimana Surpres. “Perubahan pada pasal-pasal tersebut mencerminkan kebijakan afirmasi yang kuat terhadap Orang Asli Papua (OAP) sebagai. perwujudan komitmen seluruh elemen bangsa,” kata Mendagri Tito. Kebijakan afirmasi tersebut terdiri atas tiga kerangka utama, pertama, dan terkait politik afirmasi. Perubahan undang-undang itu me­nam­ bahkan penyebutan untuk DPRD kabupaten/ kota dengan DPRK dan menambahkan un­ sur DPRK dari OAP melalui mekanisme pe­ ngangkatan dengan jumlah 1/4 dari jumlah ang­gota DPRK yang dipilih dalam pemilihan umum, dan sekurang-kurangnya 30 persen dari unsur perempuan OAP. Kedua, Afirmasi OAP di bidang Ekonomi. Perubahan beberapa pasal menunjukkan keberpihakan kepada OAP di bidang ekonomi. Melalui undang-undang tersebut dana otonomi khusus ditingkatkan dari 2 persen menjadi 2,25 persen dengan perbaikan dalam hal tata kelola. Selain itu, di bidang ekonomi telah disepakati bahwa dana bagi hasil (DBH) migas sebesar 70 persen untuk Provinsi Papua Barat diperpanjang dari 2026 menjadi 2041 untuk dipergunakan semaksimal mungkin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Dengan ketentuan itu, penggunaan dana otsus diharapkan lebih tepat sasaran dan lebih memberikan dorongan untuk kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya OAP. Selain itu, perbaikan tata kelola pe­me­ rintahan juga menjadi perhatian UU Otsus Papua tersebut. Perubahan yang telah disepakati menekankan aspek perbaikan tata kelola pemerintahan melalui pe­ ningkatan koordinasi dan pelaksanaan pengawasan. Hal itu dilakukan oleh DPR RI, DPD RI, BPK, dan perguruan tinggi negeri serta pembentukan badan khusus yang berada di bawah presiden untuk melakukan ko­ or­dinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi pelaksanaan otonomi khusus di Provinsi. Papua. Ada pun bentuk lain dari perbaikan tata kelola dalam Perubahan Kedua Atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua, yakni pertama, adanya rencana induk (grand design) untuk memberikan arah pembangunan yang lebih jelas dan terukur. Kedua, pembagian dana otsus menjadi penggunaan bersifat umum dan penggunaan berbasis kinerja agar penggunaan dana otsus lebih fokus dalam mencapai target kinerja output dan outcome. Ketiga, perbaikan mekanisme pembagian dan penyaluran dana otsus yang langsung kepada kabupaten/kota guna percepatan pemanfaatan dana bagi masyarakat Papua yang tersebar di seluruh penjuru kabupaten/ kota. atkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Papua. Gubernur Papua Barat Dominggus Man­ dacan mengajak segenap komponen rakyat di provinsi itu bersama-sama mengucapkan syukur atas pengesahan UU Otsus Papua oleh pemerintah bersama DPR RI. Pengesahan Rancangan Undang-undang Perubahan Kedua Atas UU Otsus Papua akan menjadi tonggak awal dilanjutkannya pembangunan dan kesejahteraan bagi OAP di tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Barat. Masyarakat asli Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat diimbau menyambut baik pengesahan UU Otsus dan tidak terprovokasi berbagai pihak yang terus menerus me­ nyua­rakan penolakan atas perpanjangan otonomi khusus di tanah Papua. “Mari kita dukung keberlanjutan pe­lak­ sanaan otsus untuk pembangunan dan kesejahteraan, hentikan perdebatan dan saya imbau masyarakat tidak mudah ter­ pro­vokasi oleh ajakan pihak yang menolak pem­bangunan di tanah Papua melalui pe­ no­lakan otsus,” ujarnya. (bro). Danau Mas Bastari Rejang Lebong jadi andalan pariwisata. (DOK.ANTARABENGKULU.COM). Pemotong Kurban di Cianjur Wajib Pakai APD INDOPOSCO - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Cianjur, Jawa Barat, me­wa­jibkan petugas yang akan melakukan pe­me­riksaan dan pemotongan hewan kurban meng­gunakan alat pelindung diri (APD) dan menerapkan prokes secara ketat untuk men­cegah adanya virus COVID-19 di dalam da­ging sapi kurban. Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Ke­sehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ke­lautan Perikanan dan Peternakan Cianjur, Agung Rianto, saat dihubungi Minggu, me­ngatakan pemeriksaan hewan kurban di­­­la­kukan oleh petugas di kandang pe­nam­pungan, Rumah Potong Hewan (RPH), farm, kandang peternak dan distributor ternak. “Petugas harus memperhatikan ketentuan me­ngenai jaga jarak fisik (physical dis­tan­cing) serta menggunakan APD. Petugas pemotong hewan diwajibkan menggunakan masker dua lapis, salah satunya masker medis atau masker kategori KN95 atau N95, sarung tangan dan cairan pencuci tangan, “ katanya. Sebelum menjalankan tugasnya, mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh oleh petugas di setiap pintu atau jalur masuk. tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh, selanjutnya penggunaan APD dan prokes ketat, untuk memastikan daging dari hewan kurban layak konsumsi dan bebas dari virus berbahaya. “Untuk petugas yang menangani pe­nyem­be­ lihan, pengulitan, pencacahan daging, tu­lang, serta jeroan harus dibedakan. Panitia ju­ga diminta untuk mengedukasi petugas pe­motongan hewan untuk rajin mencuci ta­ngan dan tidak menyentuh hidung, mata dan telinga selama bertugas,” katanya. Berbagai upaya dilakukan, termasuk melarang warga yang berkurban untuk da­tang langsung secara bersamaan, me­lainkan dijadwal, sehingga tidak ter­ja­di kerumunan selama penyembelihan berlangsung. Serta pembagian daging, diberikan langsung ke penerima, agar tidak terjadi antrian warga, sehingga penularan COVID-19 saat hari raya kurban dapat diminimalisir. “Untuk petugas dari dinas juga sama, harus menggunakan APD dan menjalankan prokes ketat, termasuk saat melakukan pemeriksaan hewan kurban ke masing-masing tempat. Saat ini, proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah berjalan,” katanya. (bro). Hewan kurban yang dijajakan pedagang di Cianjur, Jawa Barat, mendapatkan pemeriksaan dari Dinas Peternakan, sebelum disembelih.. ANTARA POTO/AHMAD FIKRI (AHMAD FIKRI). Pokmawas Lamere, Aktivis Kelautan yang Jaga Kelangsungan Ekosistem Laut Maluku. Aktif Konservasi Laut, Jaga Produksi Ikan INDOPOSCO - Kementerian Ke­lau­ tan dan memberikan bantuan ope­ rasional kepada Kelompok Ma­sya­ rakat Pengawas (Pokmawas) La­were, Maluku, yang dianggap ber­ja­sa salam pengawasan konservasi di Maluku. Pokmawas Lawere terpilih se­ba­gai salah satu kelompok penerima ban­ tuan karena semangat kon­ser­vasi yang kuat. Sejak 2014, Pokmawas Lawere secara aktif telah melakukan sosialisasi zonasi Pulau Ay, Ma­lu­ku, patroli rutin, pembersihan sam­pah bersama masyarakat serta per­ lindungan terhadap jenis ikan di­ lindungi. Bantuan yang diberikan kepada FOTO: ANTARA/HO-KKP. Pok­mawas Lawere tersebut me­nga­ wa­li bantuan yang akan diserahkan ke­pada 4 kelompok lainnya di Pro­ vinsi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dengan total ban­ tuan senilai Rp367,79 juta. Kemudian, bantuan senilai Rp95 juta berupa 3 unit tabung selam, 1 unit kompresor, 1 unit gantungan selam, dan 3 unit hanger juga telah diserahkan kepada POKMASWAS Bina Lestari di Desa Tanjung Limau, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, 22 Juni. Selain itu, ada pula bantuan yang terdiri dari 5 set alat selam dan alat pendukung monitoring terumbu. karang senilai Rp81,8 juta untuk Kelompok Yayasan Terumbu Karang Metamorfosa di Bali yang telah diserahkan pada 17 Juni. Selanjutnya, bantuan senilai Rp100 juta dan Rp 99.575.000 yang terdiri dari paket peralatan se­lam dan sarana sosialisasi untuk men­ dukung kegiatan konservasi te­rumbu karang dan sosialisasi kon­servasi untuk masing-masing Ke­lompok Jaya Bahari dari Ka­bu­paten Serang dan Kelompok Paniis Les­tari dari Kabupaten Pandeglang, Ban­ten, 29 Juni. Pemberian bantuan kepada masyarakat penggiat konservasi di daerah. itu untuk lebih meng­op­ti­malkan pelaksanaan konservasi. Selain itu, juga bertujuan meng­ha­silkan hasil yang lebih optimal dalam pelestarian kawasan. Bantuan yang diberikan pe­me­rin­tah kepada setiap kelompok akan te­rus dimonitor dan dievaluasi pe­man­ faatannya. Menteri Kelautan dan Perikanan Sak­ti Wahyu Trenggono mendorong kelompok penerima bantuan selalu menjadi garda terdepan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai aksi perlindungan dan konservasi. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan. sumber daya ikan di kawasan perairan Republik Indonesia oleh berbagai pihak harus dilakukan secara terukur dan selaras dengan prinsip ekonomi biru. Sakti Wahyu Trenggono dalam sejumlah kesempatan juga meng­ ung­kapkan bahwa saat ini pihaknya te­ngah membuat model yang akan di­gunakan sebagai acuan dalam me­ man­faatkan sumber daya ikan secara te­rukur. Beberapa faktor penting untuk men­ca­pai pembangunan kelautan perikanan an­ tara lain dengan penerapan teknologi ter­barukan hingga kesiapan sumber da­ ya manusia agar usaha di sektor. kelautan dan perikanan memiliki produktivitas ting­gi, berdaya saing dan efisien. Menurut dia, masyarakat 5.0 harus menciptakan masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan sosial dengan memasukkan inovasi revolusi industri keempat seperti misalnya IoT, Big Data, Artificial Intelligence dan sharing economy ke dalam setiap industri dan sosial perikanan. Ke depannya, otomatisasi dalam pe­ngambilan keputusan, diharapkan da­pat membuat kehidupan ma­sya­ra­­kat khususnya di sektor perikanan akan lebih selaras dan berkelanjutan. (bro). Wilayah pesisir jadi pusat konservasi Pokmawas Lamere..

(3) NASIONAL. SENIN, 19 JULI 2021. 3. Kemiskinan Akan Naik Jika PPKM Darurat Diperpanjang INDOPOSCO – Pemerintah telah memutuskan memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga akhir Juli 2021. Keputusan untuk memperpanjang PPKM Darat ini tentu banyak resiko, diantaranya angkat kemiskinan akan naik. Hingga Maret 2021 lalu ada 27,54 juta penduduk miskin dan berpotensi naik 5 hingga 7 persen. Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menegaskan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat akan berdampak pada krisis ekonomi. Maka otomatis kemiskinan akan naik. Hingga Maret 2021 lalu ada 27,54 juta penduduk miskin dan berpotensi naik 5 hingga 7 persen. “Kalau Indonesia aman dari Covid-19, maka investasi bisa berjalan lancar. Sedangkan sekarang banyak negara yang takut ke Indonesia, bahkan mereka me-lockdown Indonesia. Untuk Smart investement and long term investment akan sulit,” ujar Jerry Massie melalui gawai, Minggu (18/7/2021). Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo telah memutuskan memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga akhir Juli 2021 Presiden Jokowi, kata Muhadjir, juga menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM darurat ini memiliki banyak risiko. Adapun, risiko itu termasuk bagaimana menyeimbangkan antara mendisiplinkan warga menaati protokol kesehatan sesuai standar PPKM dengan penyaluran bantuan sosial. Bantuan sosial, menurut Muhadjir tidak. mungkin ditanggung oleh pemerintah sendiri. Akan tetapi, bantuan itu gotongroyong bersama masyarakat dan sejumlah instansi lainnya. Jerry Massie mengatakan, istilah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mandiri, New Normal, PPKM mandiri sampai PPKM Darurat tak bisa menuntaskan kasus Covid-19 di Indonesia. Hanya kebijakan lockdown dan vaksinasi yang bisa mengatasi pandemi Covid-19. “Memang kelemahan kita agak telat melakukan vaksinasi massal,” katanya. Ia menilai, penerapan PPKM Darurat masih belum optimal. Pasalnya dalam sepekan terjadi peningkatan kasus di atas 50 ribu kasus. Dan Indonesia telah menggeser Brazil dan India, duduk diperingkat pertama jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia. “Kendala salah satunya adalah bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat. Ini kemudian menyebabkan masih tingginya mobilitas masyarakat. Nah, pendataan yang sulit lainnya, adalah terjadi migrasi dari kota ke desa atau sebaliknya,” terangnya. Lebih jauh dia mengatakan, kebijakan Lockdown cara ampuh untuk menurunkan kasus dan angka kematian karena Covid-19. Untuk itu, Presiden Jokowi perlu menghentikan pilot project infrastruktur. Atau anggaran Dana Desa (DD) sebanyak Rp70 triliun untuk dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Atau anggaran Kementerian Kesehatan sebanyak 80 persen yang tak terpakai dari Rp169,7 triliun. “Kita memang lambat menerapkan lockdown. Singapura dengan anggaran Rp 10 triliun mereka mampu melakukan lockdown begitu pula dengan Malaysia, Thailand dan Filipina,” ungkapnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2021 mencapai 27,54 juta orang. Jumlah tersebut naik 1,12 juta orang dibandingkan Maret 2020 “Dibandingkan Maret tahun lalu naik 1,12 juta orang. Kalau dibandingkan September tahun lalu secara prosentase turun 0,05 persen. Berdasarkan persentasenya, penduduk miskin di bulan Maret 10,14 persen,” beber Kepala BPS Margo Yuwono.. Dia mengatakan, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 0,01 persen poin. Sementara di desa mengalami penurunan 0,10 persen poin. Kategori penduduk miskin, menurut dia, adalah masyarakat yang pengeluaran per kapitanya di bahwa garis kemiskinan (GK) atau kurang dari Rp472.525 per kapita per bulan. “Garis kemiskinan pada bulan Maret ini naik dari Rp458.947 di bulan September 2020. Penyumbang terbesarnya berada pada kategori GK makanan, dengan share sebesar 73,96 persen,” terangnya. Ia menuturkan, komoditas yang berpengaruh besar terhadap GK makanan adalah beras dengan kontribusi mencapai 20,03 persen di perkotaan dan 24,06 persen di pedesaan. “Supaya pengeluaran masyarakat keluar dari garis kemiskinan, maka harus mengendalikan harga-harga yang paling banyak dikonsumsi penduduk miskin. Ini supaya GK tidak naik terlalu cepat,” katanya. Sementara itu, masih ujar dia, indeks kedalaman kemiskinan menurun dari 1,75 poin di bulan September 2020 menjadi 1,71 poin di bulan Maret 2021. Indeks kedalaman kemiskinan adalah indeks yang digunakan untuk mengukur seberapa dalam kemiskinan yang dirasakan penduduk. Adanya penurunan indeks pada bulan Maret, menurutnya, menunjukkan konsumsi masyarakat di bulan tersebut mengalami perbaikan mendekati garis atas dari Rp472.525 per kapita per bulan. “Artinya rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin dekat ada perbaikan. Tapi di perkotaan naik dari 1,26 ke 1,29 poin. Sementara di pedesaan menurun dari 2,39 ke 2,27 poin,” ungkapnya. Kemudian, indeks keparahan kemiskinan pada bulan Maret 2021 ini turun dari 0,47 poin menjadi 0,42 poin. Indeks keparahan kemiskinan ini, menurutnya, mengindikasikan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin. “Indeks keparahan kemiskinan di kota semakin meningkat tipis. Namun di pedesaan menurun dari 0,68 poin ke 0,57 poin,” ujarnya. (nas). Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar. Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Wafatnya. Hj.Marhumah Binti H. Marsad (Ibunda Bapak Syarif Hidayatullah, Direktur Utama Indoposco) Pada Hari Sabtu, 17 Juli 2021 Semoga Almarhumah Husnul Khatimah dan Keluarga Besar yang ditinggalkan diberi Ketabahan dan Kesabaran. Aaamiinn.. Bulan Maret 2021 mencapai 27,54 juta orang atau naik 1,12 juta orang dibandingkan Maret 2020. Di perkotaan naik 0,01 persen poin, sedangkan di desa mengalami penurunan 0,10 persen poin Pengeluaran per kapitanya di bahwa garis kemiskinan (GK) atau kurang dari Rp472.525 per kapita per bulan Indeks kedalaman kemiskinan menurun dari 1,75 poin di bulan September 2020 menjadi 1,71 poin di bulan Maret 2021. Indeks kedalaman kemiskinan menurun dari 1,75 poin di bulan September 2020 menjadi 1,71 poin di bulan Maret 2021 Indeks keparahan kemiskinan pada bulan Maret 2021 ini turun dari 0,47 poin menjadi 0,42 poin.. Sumber : Badan Pusat Statistik INFOGRAFIS: GIMBAL ISWANTO/INDOPOSCO. DPR Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat SEMENTARA itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Nasdem Lisda Hendrajoni menuturkan, dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sangat dirasakan oleh masyarakat. Mereka yang hidup dalam kelompok miskin hingga mereka yang kehilangan pekerjaan. Menurut dia, masyarakat terdampak PPKM harus menjadi perhatian pemerintah. “Mereka ini (miskin dan kehilangan pekerjaan) harus diperhatikan, agar tetap bertahan hidup di tengah pandemi,” ungkapnya. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) menyebabkan ratusan. ribu masyarakat kehilangan pekerjaan selama pandemi. Sehingga, mereka tak sanggup membayar kontrakan hingga untuk biaya sekolah anak. “Dampak baru PPKM ini ya meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia,” ucapnya. Dia juga menambahkan, PPKM juga akan berdampak kepada kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, karena banyaknya permasalahan dalam penertiban maupun di lokasi penyekatan. Kendati, ancaman pandemi yang lebih menyeramkan dan tidak bisa dikesampingkan. “Ini ibarat makan buah simalakama. Harus. ada Evaluasi. Namun yang paling tepat adalah, pelaksanaan PPKM harus di iringi dengan bantuan dari pemerintah yang betul-betul tepat sasaran,” ujarnya. Terkait rencana pemerintah yang akan memperpanjang masa PPKM, Lisda menyatakan butuh evaluasi yang mendalam dengan segala aspek pertimbangan dan asas manfaat bagi masyarakat. “Sekali lagi saya sampaikan. Jika ini (PPKM) akan diperpanjang, harus dievaluasi secara mendalam. Tidak hanya penanganan Covid-19, pemerintah juga harus siap menjamin kebutuhan masyarakat selama masa PPKM,” imbuhnya. (nas).

(4) 4. EKONOMI. SENIN, 19 JULI 2021. Pengusaha Pasrah, Industri Jangan Mati Rencana Perpanjangan PPKM Darurat INDOPOSCO - Kalangan pengusaha menanggapi rencana pemerintah terkait wacana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari semula hingga 20 Juli 2021. “Kelihatannya begini, kalau pengusaha pasti tidak mau. Tapi, kalau melihat kenyataannya ya tidak bisa. Kita harus menyelesaikan masalah Covid-19 dulu. Sampai angka kasusnya turun. Karena seperti yang kita tahu, virusnya semakin ganas dan mudah menular,” kata Ketua Industri Manufaktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) periode 20152020 Johnny Darmawan dihubungi di Jakarta, Minggu (18/7/2021). Menurut Johnny, kegiatan usaha dapat kembali digeliatkan ketika kasus Covid-19 turun pada angka seminimal mungkin, misalnya pada 10.000 kasus per harinya seperti yang pernah terjadi selama pandemi, di mana kegiatan usaha dan pergerakan masyarakat tetap bisa dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. Johnny menyampaikan, pada dasarnya, pengusaha merasakan dampak yang berat selama hampir dua tahun dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Namun, dengan adanya berbagai insentif fiskal yang diberikan pemerintah, pelaku usaha mengaku terbantu. Dengan rencana perpanjangan. PPKM Darurat tersebut, Johnny mengutarakan harapannya agar pemerintah dapat mempertimbangkan untuk menjaga agar usaha dan industri tetap dapat berjalan. “Sekarang insentif sudah berjalan, kami berharap apabila PPKM Darurat diperpanjang, bagaimana supaya pemerintah tetap menjaga industri untuk bisa berjalan, jangan sampai mati,” tukas Johnny. Kendati demikian, Johnny berharap agar PPKM Darurat yang tengah berjalan saat ini mampu menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia secara signifikan hingga 20 Juli 2021. Namun, apabila menurut evaluasinya kasus masih belum menunjukkan tren penurunan, Johnny memandang perlu dilakukan perpanjangan. Sementara itu, Anggota DPR RI yang membidangi ekonomi dan BUMN, Mufti Anam, mengusulkan agar PPKM Darurat yang berlangsung 3-20 Juli 2021 tidak diperpanjang, karena daya tahan rakyat semakin menipis. ”Yang utama bahwa disepakati kesehatan dan ekonomi tidak bisa dipertentangkan. Maka diperlukan langkah bersamaan. Perlu juga saya tekankan, ketika bicara ekonomi dalam konteks PPKM Darurat, sebenarnya tidak bicara soal ekonomi kelas atas, tapi justru terutama adalah penyelamatan ekonomi rakyat kecil yang benar-benar sulit saat ini,” katanya kepada media di Surabaya, Minggu (18/7/2021). Mufti mengatakan, saat ini situasi di bawah sudah sangat mengkhawatirkan. Secara ekonomi, daya tahan rakyat semakin menipis, percikan konflik sosial di akar. Pertamina Pastikan Stok Elpiji Aman di Jayapura INDOPOSCO - PT Pertamina (Persero) Regional Papua-Maluku memastikan stok gas elpiji kembali tersedia dengan normal di Kota Jayapura, Papua setelah sebelumnya sempat terjadi kekosongan di beberapa titik. Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Papua-Maluku Edi Mangun mengatakan kebutuhan gas elpiji didatangkan dari Surabaya menggunakan kapal laut. “Memang untuk gas elpiji ini ada ketergantungan suplai lewat laut sehingga jika kapal terlambat maka akan berdampak,” katanya kepada Antara melalui telepon selulernya di Jayapura, Minggu (18/7/2021). Menurut Edi, pihaknya telah memastikan kapal yang mengangkut gas elpiji telah masuk dan bersandar di Pelabuhan Jayapura pada Minggu (18/7/2021). “Pihak Temas Line sebagai ekspedisi dan pemilik kapal telah bersurat secara resmi terkait dengan permohonan maaf atas keterlambatan kapal yang membawa gas elpiji tersebut,” ujarnya. Dia menjelaskan, tapi pihaknya juga sudah dijanjikan bahwa dalam aktivitas bongkar muat kapal akan memprioritaskan gas elpiji sehingga Senin (19/7/2021) dapat didistribusikan kepada agen-agen penjual. “Sebenarnya stok gas elpiji tidak betul-betul kosong, agen hanya mengantisipasi kapal telat datang satu hari lagi sehingga tidak mengeluarkan semua stok secara normal,” katanya lagi. Dia menjelaskan hal ini dilakukan agen agar tidak terjadi kekosongan atau kelangkaan gas elpiji dikarenakan keterlambatan kapal yang masuk ke Pelabuhan Jayapura. “Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dna tidak usah khawatir karena pada Senin (19/7/2021) stok gas elpiji kembali normal,” tambahnya. Sebelumnya, dikabarkan gas elpiji non subsidi mengalami kelangkaan di Kota Jayapura di mana penyebabnya diduga karena keterlambatan kapal pemasok gas elpiji ke daerah tersebut. Papan pengumuman kekosongan gas elpiji di agenagen resmi mulai terpampang di pintu masuk toko, selain agen resmi, sejumlah tempat yang biasa menjual gas elpiji seperti di SPBU jalan Samratulangi dan sejumlah toko di kawasan Distrik Jayapura Utara juga terpantau kosong. Salah satu pegawai agen elpiji yang ada di seputar Argapura, Diana mengakui, elpiji non subsidi mulai kekurangan stok sejak pekan lalu. “Sekarang lagi kosong elpijinya. Kapal barang yang mengangkut elpiji kemungkinan terlambat datang,” katanya. Dia menambahkan, sejauh ini belum ada informasi resmi yang diterima mengenai keterlambatan kapal tersebut dari pihak pelabuhan atau pihak terkait lainnya. (aro). FOTO: HENDRINA DIAN KANDIPI/ANTARA. Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Papua-Maluku Edi Mangun.. PT. INDONESIA DIGITAL POS. Nasabah bertransaksi menggunakan BNI Mobile Banking. FOTO: POLRES SUMEDANG/ANTARA.. Satgas Covid-19 melakukan pengecekan aktivitas pabrik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). rumput semakin banyak terjadi di daerah, dieskalasi oleh sejumlah tindakan penertiban yang berujung pada kericuhan dan viral di media sosial. “Saya mengapresiasi berbagai intervensi sosial oleh pemerintah melalui bantuan sosial. Tapi. perlu diingat, mayoritas bansos berasal dari pusat. Kapasitas fiskal pemerintah daerah sudah terbatas dalam memberikan bansos, berbeda dengan awal pandemik 2020. Sehingga sebesar apa pun bansos dari pusat tidak akan cukup karena dampak gelombang kedua pandemik. ini begitu luas. Ini yang menjadi salah satu masalah di lapangan,” tuturnya dilansir Antara. Mufti memaparkan, para pekerja harian dan pekerja informal kini dalam situasi semakin sulit, di sisi lain masyarakat berpenghasilan menengah ke atas menahan belanja. mereka lantaran masih wait and see terkait penanganan pandemik. Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keputusan perpanjangan PPKM Darurat akan diumumkan dalam 2-3 hari ke depan. (aro). Kinerja Sektor Positif Harus Dipertahankan INDOPOSCO – Pemerintah mengimbau agar seluruh sektor yang berkinerja positif pada neraca perdagangan Juni 2021, yang juga mampu bertahan di masa Pandemi Covid-19, harus dipertahankan. ”Kinerja yang sangat baik pada seluruh sektor di masa pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19 ini harus dipertahankan dengan menjaga status penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia tetap terkendali,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi lewat keterangannya di Jakarta, Minggu (18/7/2021). Diketahui, neraca perdagangan periode Juni 2021 mencatatkan surplus sebesar USD 1,32 miliar. Surplus ini menunjukkan tren surplus neraca perdagangan bulanan terus berlanjut sejak Mei 2020. Kabar gembira lainnya, kinerja ekspor periode Juni 2021 berhasil mencatatkan rekor baru sejak Agustus 2011 dengan mencatatkan angka sebesar USD 18,55 miliar. ”Pada periode Juni 2021, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus dengan nilai USD 1,32 miliar. Hal yang membanggakan kita semua, dari sisi ekspor, nilai total ekspor Indonesia mencapai USD 18,55 miliar dan menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2011,”. kata Lutfi dilansir Antara. Menurut Mendag, surplus neraca perdagangan Juni 2021 ditopang oleh surplus neraca nonmigas sebesar USD 2,38 miliar, sedangkan neraca migas terjadi defisit sebesar USD 1,07 miliar.. Mendag Lutfi menambahkan, Indonesia mencatatkan surplus dengan beberapa negara mitra dagang utama pada Juni 2021. Surplus nonmigas terbesar berasal dari Amerika Serikat (AS) yang mencatatkan nilai surplus USD 1,24 miliar, Filipina USD. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. FOTO: LAYAR ZOOM/ ANTARA.. 0,65 miliar, dan Belanda USD 0,32 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan kumulatif Januari–Juni 2021 tercatat surplus USD 11,86 miliar. Nilai tersebut diperoleh dari surplus perdagangan pada sektor nonmigas sebesar USD 17,57 miliar pada Januari–Juni yang mampu menutupi defisit perdagangan migas yang mencapai USD 5,70 miliar. Bahkan, neraca perdagangan kumulatif periode Januari–Juni 2021 jauh melampaui surplus perdagangan periode Januari–Juni 2020 yang tercatat senilai USD 5,43 miliar. Lutfi menambahkan, peningkatan kinerja ekspor pada Juni 2021 ini didorong oleh peningkatan ekspor sektor migas sebesar 27,23 persen (MoM) dan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 8,45 persen (MoM). Pada Juni 2021, kenaikan ekspor terjadi di seluruh sektor. Selain peningkatan ekspor di sektor migas, sektor pertanian juga tercatat naik 33,04 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya atau month on month (MoM), industri pengolahan naik 7,34 persen MoM, dan sektor pertambangan naik 11,75 persen MoM. Meroketnya ekspor sektor pertanian terutama disebabkan oleh membaiknya harga komoditas ekspor pertanian dan pulihnya permintaan dunia. (aro). Paruh Pertama 2021, Ekspor Meningkat Capai usd 81,07 Miliar INDOPOSCO - Industri pengolahan menunjukkan kinerja positif dengan meningkatnya capaian ekspor selama paruh pertama 2021, dengan pengapalan sektor tersebut mencapai usd 81,07 miliar, meningkat 33,45 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Pada semester I-2021, industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar hingga 78,80 persen dari total ekspor nasional yang mencapai usd 102,87 miliar. “Pemerintah berupaya agar sektor industri dapat terus produktif dan berdaya saing, untuk dapat memenuhi permintaan pasar serta berkontribusi meringankan dampak pandemi terhadap perekonomian,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Minggu (18/7/2021). Selanjutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tengah tekanan pandemi, ekspor industri pengolahan pada Juni 2021 mencapai USD 14,08 miliar, meningkat 9,7 persen dari bulan Mei 2021 yang angkanya USD 12,83 miliar. Peningkatan ekspor tersebut diharapkan turut mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional. Capaian ekspor sektor industri. pengolahan pada Juni 2021 sebesar USD 14,08 miliar itu berkontribusi 75,91 persen terhadap total ekspor nasional yang mencapai USD 18,55 miliar. Hal tersebut menandakan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dari kinerja ekspor Indonesia secara keseluruhan pada periode ini. “Proporsi ekspor yang besar dari sektor industri pengolahan menunjukkan pergeseran ekspor Indonesia dari komoditas primer ke produk manufaktur yang punya nilai tambah tinggi.” kata Menperin. Sektor industri manufaktur dengan kinerja ekspor yang mendominasi ekspor di bulan Juni 2021 antara lain industri besi dan baja dengan nilai USD 1,99 miliar, diikuti lemak dan minyak hewan/ nabati USD 1,89 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik USD 1 miliar, kendaraan dan bagiannya USD 734,6 juta, serta karet dan barang dari karet USD 605 juta. Semakin baiknya kinerja ekspor pada paruh pertama 2021 mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 11,86 miliar. Karenanya, Menperin bertekad untuk terus mempertahankan dan memperkuat potensi ekspor industri pengolahan dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri dari negara-negara. kompetitor. “Dengan keunggulan SDA dan SDM yang kompeten, hilirisasi di sektor industri perlu terus ditingkatkan untuk menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi dengan peluang pasar ekspor yang besar,” tegas Menperin. Ia menyampaikan, strategi peningkatan ekspor dilakukan dengan memperluas pasar, termasuk ke negara-negara tujuan nontradisional, seperti Afrika, Asia Selatan, dan Eropa Timur. Selain itu, kerja sama ekonomi komprehensif serta perjanjian perdagangan bilateral dan regional perlu dioptimalkan meningkatkan akses pasar produk. industri nasional. ”Sebagai contoh, dengan Indonesia Australia-Comprehensive Economy Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia dapat meningkatkan ekspor sektor otomotif,” ujar Menperin dikutip Antara. Di sisi impor, terjadi kenaikan impor dari USd 14,23 miliar pada Mei 2021 menjadi USD 17,23 miliar atau 21,03 persen di Juni 2021. Sebesar USD 13,04 miliar di antaranya atau 75,69 persen merupakan impor bahan baku/ penolong serta USd 2,55 miliar atau 14,77 persen adalah impor barang modal. Peningkatan impor terbesar. Suasana lalu lalang kapal-kapal kontainer di pelabuhan.. terdapat pada mesin dan peralatan yang mencapai USD 506,8 juta, besi dan baja USD 257,3 juta, plastik dan barang dari plastik USD 195,7 juta, serealia USD 192,7 juta, serta logam mulia, perhiasan emas/permata sebesar USD 161,2 juta. Kemenperin telah menargetkan penurunan impor pada 2021 sebesar 22,0 persen dari baseline total impor pada 2019 sebesar USD 132,14 miliar. Dari target tersebut, persentase impor Januari-Juni 2021 sebesar USD 82,22 miliar terhadap baseline impor pada 2019 adalah sebesar 62,2 persen. Dengan demikian, angka penurunan impor saat ini adalah sekitar 28,8 persen. (aro). FOTO: HUMAS BPS RIAU/ANTARA. KOMISARIS : Heru Budiyanto, DIREKTUR UTAMA : Syarif Hidayatullah, DIREKTUR KONTEN : Juni Armanto, DIREKTUR OPERASIONAL : Sumber Rajasa Ginting DEWAN REDAKSI PEMIMPIN REDAKSI : Juni Armanto, WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Sumber Rajasa Ginting, SEKRETARIS REDAKSI : Daris, REDAKTUR PELAKSANA : Ali Rachman, REDAKTUR : Wahyu Wibisana, Alan REPORTER : Nasuha, Yasril Chaniago, Dhika Alam Noor, Loren Domahy, UPLOADER DAN MEDIA SOSIAL : Herry Rosadi, Ahmad Safari, Hadi; GRAFIS, VIDEO, SOSMED : Iswanto, Pebri Yoga Kurnia MANAGER IKLAN : Riza Awaluddin, IKLAN : Vera Yuningsih, Affan Nasution, Nindy Rahmanissa, KEUANGAN : Abdul Rohim, TEKNOLOGI INFORMASI : Muhammad Aziz CORPORATE LAWYER : Fahrozi Nasution, SH.,Mkn ALAMAT : Gedung Indoposco, Komplek Puri Pakkita, Kavling 18 No. A.4 Jalan AMD-X, RT 003 RW 09 Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan Kota Tangerang, Banten 15156 FOTO: ISTIMEWA. Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, TELEPON : +6221 21262122, EMAIL : [email protected], [email protected].

(5) METROPOLITAN RAYA. SENIN, 19 JULI 2021. 5. Asyik, Mulai Hari Ini Anggaran BST di DKI Cair Penerima BST di Jakarta. Total Capai Rp604 Miliar INDOPOSCO - Bantuan Sosial Tunai (BST) DKI Jakarta yang bersumber dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan total nilai Rp604 miliar mulai dicairkan hari ini atau Senin (19/7/2021). Untuk pencairan BST hari ini diambil dari pendanaan APBD DKI Jakarta yang akan disalurkan melalui rekening masing-masing warga. “Yang dari Pemprov DKI, transfer akan dilakukan besok (hari ini, red) melalui rekening penerima, sehingga mereka langsung bisa menerima di rekeningnya masing-masing,” kata Gubernur Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Minggu (18/7/2021). Dia menambahkan bahwa dana sekitar Rp645 miliar itu diperuntukkan bagi sekitar 1,8 juta kepala keluarga terdiri dari sekitar satu juta akan menerima bantuan melalui dana APBD, sementara sekitar 837 ribu lainnya melalui pembiayaan APBN di Kementerian Sosial (Kemensos). Data yang digunakan, lanjut Anies, sama dengan data yang dijadikan sebagai rujukan program vaksinasi. -. Total 1.007.379 KK (Kepala Keluarga). -. Jakarta Pusat 55.346 KK. -. Jakarta Utara 210.344 KK. -. Jakarta Barat 79.346 KK. -. Jakarta Selatan 160.733. -. Jakarta Timur 497.490 KK. -. Kepulauan Seribu 4.120 KK Sumber: Pemprov DKI. Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di SDN 01 Petamburan, Jakpus, beberapa waktu lalu.. Rp demi kepastian hal ini berjalan dengan baik. Selain BST, Anies menyebut bahwa bantuan sosial yang akan mulai disalurkan pada hari Senin besok juga disertai pembagian beras ke. masyarakat “Untuk bansos, data rujukannya sama dengan vaksinasi, sehingga targetnya tidak beririsan. Kita pastikan berjalan dengan baik,. termasuk pembagian beras, mulai besok (hari ini, red) Insya Allah dijalankan,” ucapnya dikutip Antara. Sebagai informasi, BST yang ditanggung Pemprov DKI Jakarta sebesar 1.007.379 KK yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Jakarta Pusat sebanyak 55.346 KK, Jakarta Utara 210.344 KK, Jakarta Barat 79.346 KK, Jakarta Selatan 160.733, Jakarta Timur 497.490 KK, dan Kepulauan Seribu 4.120 KK. Di lain pihak terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan bahwa patroli selama PPKM Darurat bukan berarti melarang orang. berjualan. Peristiwa menyimpang yang belakangan ini muncul adalah kesalahpahaman, karena yang sebetulnya diinginkan dari patroli PPKM Darurat adalah mengatur, bukan melarang berjualan. “Anda malam hari coba keliling ke pelosok-pelosok, di Cengkareng (Jakarta Barat), di Kemayoran (Jakarta Pusat), di Penggilingan (Jakarta Utara), di Cakung (Jakarta Timur), di Bangka (Jakarta Selatan), apakah kami pernah melarang mereka berjualan? Yang terjadi adalah kami mengatur,” ujarnya di Jakarta, Minggu (18/7/2021. Sementara Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji mengatakan, penerapan. FOTO: SUDIN KOMINFO JAKPUS/ANTARA. PPKM di kampung-kampung atau jalan-jalan kecil (gang) di Ibu Kota tidak sebagus di jalan protokol. Di jalan protokol lebih bagus PPKM-nya, sehingga jumlah kendaraan bermotor yang melintas di Ibu Kota berkurang sekitar 50 persen dibandingkan dengan harihari biasa. “Saya melihat sendiri secara langsung di beberapa kampung masih banyak yang berkerumun atau mengobrol sesama warga, bahkan banyak yang tidak menggunakan masker,” ujarnya saat rapat evaluasi PPKM Darurat di Silang Monas Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2021). (nas/dan). Belasan Industri di Kab Bogor Terjerat Tipiring. FOTO: PEMKOT BOGOR/ANTARA. Wali Kota Bogor Bima Arya melihat petugas memeriksa pengendara motor di lokasi penyekatan, Kota Bogor.. Petugas Penyekatan Kota Bogor Diminta Humanis INDOPOSCO - Wali Kota Bogor Bima Arya mengingatkan petugas gabungan yang bertugas di lokasi penyekatan kendaraan bermotor pada pelaksanaan PPKM darurat untuk mengedepankan cara-cara yang humanis dan dialogis kepada pengendara yang diputarbalikkan arah. Menurut Bima Arya, berdasarkan aturan pada kebijakan PPKM darurat, kendaraan dengan keperluan kritikal dan esensial diizinkan masuk dan melintas di Kota Bogor, sedangkan kendaraan dengan keperluan nonesensial diminta untuk memutar balik arah. “Saya mengingatkan petugas gabungan yang bertugas di lokasi penyekatan untuk menyampaikan permintaan memutar balik arah dengan cara-cara yang humanis dan dialogis,” katanya dikutip Antara di Kota Bogor, Minggu (18/7/2021). Kendaraan dengan keperluan nonesensial seperti kendaraan yang ingin berwisata atau sekadar jalan-jalan di Kota Bogor. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor melalui Polresta Bogor Kota menyiapkan 17 lokasi penyekatan di dalam kota maupun di batas Kota Bogor yang dijaga oleh petugas gabungan secara bergiliran selama 24 jam. Petugas gabungan yang menjaga lokasi penyekatan adalah dari kepolisian, Dinas Perhubungan Kota Bogor, dan dibantu anggota TNI. Sebanyak 17 lokasi penyekatan tersebut antara lain Simpang Jembatan Merah, Simpang Empang, Simpang Baranangsiang, Simpang McD Lodaya, Simpang Pos Terpadu Juanda, Simpang Denpom, Simpang Warung Jambu, Simpang Air Mancur, Putaran Eks Balebinarum, Underpass Jalan Soleh Iskandar, Simpang Tol BORR, Putaran SPBU Veteran, Simpang Salabenda, Simpang Ciawi, Simpang Dramaga, Simpang Yasmin, Simpang Brimob Kedung Halang Sebelumnya Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya menambah lokasi penyekatan dari 13 lokasi menjadi 176 lokasi. (aro). INDOPOSCO - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) memberi sanksi berupa tindak pidana ringan (tipiring) kepada 14 industri yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. “Mulai awal PPKM Darurat 3 Juli16 Juli 2021 tercatat tipiring industri ada 14 kasus dan Tipiring nonindustri ada 75 kasus,” ungkap Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Minggu (18/7/2021). Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan industri tersebut ditindak lantaran mengabaikan aturan mengenai batas maksimal jumlah pegawai yang dibolehkan masuk kerja selama PPKM darurat. Pasalnya, lanjut dia, bagi industri dengan sektor esensial dan kritikal, pegawainya dibolehkan masuk kerja hingga 50 persen dari total kapasitas, sementara industri sektor nonesensial 100 persen pegawainya hanya diperbolehkan bekerja dari rumah atau ‘work from home’ (WFH). Masih tingginya angka pelanggaran industri selama PPKM membuat Ade Yasin meminta Menteri Perindustrian (Menperin). Agus Gumiwang Kartasasmita menerbitkan surat edaran terkait operasional industri selama PPKM Darurat. “Kita minta kepada Menteri Perindustrian untuk membuat surat. edaran bahwa kapasitas bekerja di pabrik maksimal 50 persen itu wajib ditaati oleh para pengusaha di sektor esensial dan kritikal, sementara di luar sektor itu harus 100 persen bekerja dari rumah,” ujarnya. FOTO: PEMKAB BOGOR/ANTARA. Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat melakukan inspeksi ke salah satu industri di wilayahnya.. dilansir Antara. Ade mengatakan, tak sedikit industri di wilayahnya yang nekat beroperasi lantaran tak takut dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor karena merasa tak memiliki urusan dengan pejabat di daerah. “Izin-izin kan kewenangannya ada di pusat, jadi hanya pusat yang bisa cabut izin. Mereka pikir paling hanya bayar denda untuk Tipiring,” terang Ade. Pihaknya bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor telah membentuk tim khusus mengawal kepatuhan para pelaku industri terhadap aturan PPKM darurat. “Enam tim ini masing-masing dipimpin langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kepala Kejaksaan Negeri,” paparnya. Tim yang dibagi menjadi enam kelompok tersebut setiap hari melakukan pemantauan di lokasi berbeda, khususnya industri yang belum mematuhi aturan PPKM darurat. Kemudian, hasil pemantauan direkap dan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan. (aro). Tradisi Bakar Satai dengan Aman di Tengah PPKM Darurat INDOPOSCO - Tak terasa sebentar lagi umat Islam kembali merayakan Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada Selasa (20/4/2021). Ini juga kedua kalinya diselenggarakan di tengah-tengah pandemi. Sama dengan pada 2020, Idul Adha kali ini juga di tengah-tengah gelombang penularan Covid-19. Namun angka Corona kini begitu tinggi, sehingga membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pertanyaannya, amankah menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban di masa PPKM Darurat? Bahkan masyarakat pun berharap masih bisa membakar satai atau sate di tengah pandemi. Terkait hal itu, Pemprov DKI Jakarta sudah mengeluarkan panduan untuk penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban di masa PPKM Darurat, termasuk kebijakan untuk Salat Idul Adha dari rumah. Anggota DPR DKI Jakarta M. Taufik Zoekifli mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk menyembelih hewan kurban di masa PPKM Darurat, panduan terkait hal itu sudah tersedia. Menurut politisi PKS ini, tersedianya hewan kurban justru mampu menggerakkan ekonomi atau bahkan membantu masyarakat di tengah-tengah tekanan akibat Pandemi Covid-19. Taufik mengatakan, sudah dua kali menyelenggarakan kurban selama pandemi sebenarnya tidak ada hal yang berubah, masyarakat dapat berpegang kepada panduan yang dikeluarkan Kementerian Agama RI dan juga rambu-rambu melalui instruksi No 43/2021 dan seruan No 11/2021. Nah agar aman, masyarakat dapat memotong hewan kurban di rumah. potong hewat (RPH) yang banyak tersebar di Jakarta. Namun, apabila tidak memungkinkan dapat dilaksanakan di luar RPH, tapi dengan berbagai persyaratan. Lokasi menurut Taufik bukan di lingkungan yang padat penduduk, kemudian tidak diperkenankan untuk terjadinya kerumunan, petugas yang memotong hewan kurban harus dipastikan bebas Covid-19. Caranya, bisa dengan melakukan tes dan memeriksa suhu tubuh, termasuk alatalatnya dipastikan steril. “Saya memastikan masyarakat masih dapat membuat satai dengan aman,” kata Taufik dilansir Antara. Sedangkan Ketua Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa 2021 Ahmad Faqih Syarafaddin mengatakan, di tengah pandemi bukan hanya masyarakat yang mengalami kesulitan, tetapi juga peternak-peternak di daerah untuk menjual hewan ternaknya. Kemudian yang juga menjadi persoalan dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban adalah masalah pendistribusian. Seperti diketahui usai dipotong daging akan dibagi-bagikan baik kepada pekurban maupun masyarakat yang membutuhkan. Persoalan dalam pelaksanaan kurban setiap tahunnya adalah pendistribusian daging yang tidak merata. Ada daerahdaerah yang surplus tetapi ada juga yang minus/defisit. Ini menjadi catatan bagi Dompet Dhuafa, sehingga dibuatlah unit tebar hewan kurban. Kendala lain untuk daerah yang masih defisit adalah aksesnya yang sulit dijangkau sehingga kehadiran Dompet Dhuafa di sini dapat menjembatani untuk menjangkau saudara-saudara yang membutuhkan. Dengan tebar hewan kurban, Dompet Dhuafa ingin menjembatani peternak di Indonesia juga, pekurban serta. pendistribusian kepada masyarakatmasyarakat yang membutuhkan. Di DKI sendiri, Faqih memperkirakan terdapat 22 ribu ton daging kurban pada Idul Adha kali ini, satu rumah diperkirakan mendapat. 5 sampai 10 kantong daging yang berarti dapat dikonsumsi dalam waktu tiga bulan ke depan, tetapi ada juga daerah-daerah yang masih defisit sampai dengan 4.000 ton. (aro). FOTO: SYAIFUL ARIF/ANTARA. Sejumlah santri membakar satai secara massal usai penyembelihan hewan kurban pada tahun lalu..

(6) 6. BANTEN RAYA. SENIN, 19 JULI 2021. TNI Siapkan Stok Obat bagi Pasien Isoman INDOPOSCO - Seiring melonjaknya kasus Covid-19 di Provinsi Banten, permintaan obat virus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini, obat itu menjadi langka karena sudah kosong di apotek-apotek. Kondisi itu sudah terjadi setidaknya sepekan terakhir. Obat itu diburu didominasi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), karena mengalami gejala ringan. Untuk memenuhi kebutuhan itu, pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyediakan kebutuhan obat khusus pasien isoman. Komandan Rayon Militer (Danramil) 0602-01/ Kota Serang, Kapten Inf Jakson Beay mengatakan, obat untuk isoman sudah ada di gudang Komando Distrik Militer 0602/Serang (Kodim). “Obat untuk Isoman sudah ada, sekarang posisinya sudah di gudang di Kodim. Kami sudah distribusikan kepada warga yang sedang Isoman,” katanya, Minggu (18/7/2021). Ia menyebutkan, ada dua jenis paket yang disediakan. .  “Ada paket 3 dan paket 2. Bedanya paket 3 ada 7 item obat, namun tidak disertai dengan obat batuk. Tapi di paket dua plus obat batuk, jumlahnya lima item obat,” ungkapnya. Ia menerangkan, pendistribusian obat untuk pasien isoman akan bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Lurah. Menurutnya, obat itu dapat memenuhi kebutuhan selama lima hari. “Ke depannya nanti semua data yang sudah masuk dari kelurahan, camat dan Polsek akan segera didistribusikan kepada masyarakat,” terangnya. (son) Ia menerangkan, pendistribusian obat untuk pasien isoman akan bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Lurah. Menurutnya, obat itu dapat memenuhi kebutuhan selama lima hari. “Ke depannya nanti semua data yang sudah masuk dari kelurahan, camat dan Polsek akan segera didistribusikan kepada masyarakat,” terangnya. (son). FOTO: IST. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau Waterboom Batavia Splash di Pasar Kemis, Minggu (18/7/2021). Danramil 0602-01/Kota Serang Kapten Inf Jakson Beay saat menunjukan obat untuk pasien isoman.. FOTO: IST. Dua Bus Tabrakan di Tol Tangerang-Merak INDOPOSCO - Kecelakaan yang melibatkan PO Murn dan PO Arimbi di tol Tangerang-Merak KM 56.00 arah Merak, Minggu (18/7/2021). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kecelakan itu menyebabkan enam orang penumpang mengalami luka-luka. Menurut keterangan yang diperoleh INDOPOSCO, kecelakaan tersebut bermula ketika bus PO Murni Nopol A 7604 KC yang dikemudikan Heroni (48) melaju dengan kecepatan tinggi di lajur dua.   Namun, tiba tiba di depannya ada truk yang juga sedang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga bus Murni tak bisa mendahului truk. Heronk coba opir banting setir ke kiri lajur satu untuk mendahului truk. Tapi pada saat bersamaan, muncul bus PO Arimbi Nopol B 7049 IL yang dikemudikan Romli (45). Tak lama bus Murni menabrak bagian belakang bus Arimbi. “Dari mulai masuk pintu tol Kebon Nanas, sopir bus Murni ini sudah ugal-ugalan, dan kerap mengambil jalur kiri atau jalur darurat untuk. mendahului kendaran lain,” ungkap Maman, seorang penumpang PO Murni yang selamat. Akibat dari aksi ugal-ugalan sopir bus PO Murni ini, satu penumpang bernama Sais (32), warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja Kecamatan Pulosari Pandeglang mengalami luka berat karena terjepit bagian badan bus Sementara lima penumpang lain yakni  Safrudin (51), Armin (22), Agung (23), Nurhayati (32) dan Said (44) mengalami luka ringan. Kepala Induk PJR Serang AKP Wiratno me­nga­ta­ kan, semua penumpang yang mengalami luka berat dan ringan sudah dibawa ke rumah sakit untuk men­dapatkan pertolongan. “Para korban langsung dilarikan ke RS Sari Asih, Serang untuk mendapatkan perawatan intensif,” ujar AKP Wiratno Sementara untuk kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut sudah diamankan di Kantor Induk PJR Ciujung, dan kedua supir saat ini tengah dalam pemeriksaan oleh penyidik Laka Polda Banten. (yas). Kondisi bus Murni yang mengalami kecelakaan.. Pemkab “Sulap” Waterboom Jadi Vaksin Center INDOPOSCO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyulap Waterboom Batavia Splash menjadi vaksinasi center di Kecamatan Pasar Kemis, Minggu (18/7/2021). Waterboom Puri Jaya Batavia Splash Pasar Kemis ini ditutup akibat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan dimanfaatkan jadi vaksin center. “Mengingat Pasar Kemis merupakan zona merah penyebaran Covid-19, perlu kita perbanyak sentra vaksin agar masyarakat memiliki imunitas bersama. Saat ini kita tinjau Waterboom Batavia Splash untuk dijadikan vaksin center Covid-19 di wilayah Pasar Kemis yang jumlah penduduknya terbanyak di Kabupaten Tangerang,” ujar Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Minggu (18/7/2021). Maesyal mengatakan, selain Pasar Kemis merupakan kecamatan yang jumlah penduduknya yang paling banyak, tetapi juga angka terkonfirmasi Covid-19 paling banyak mencapai 249 orang. “Untuk itu kita butuh vaksin center. yang memadai, aman dan juga nyaman. Di sini akan bisa dilakukan vaksinasi sekitar 100 sampai 500 orang, memberlakukan protokol kesehatan yang ketat hingga vaksinasi tercapai,” ujar Maesyal. Ia mengungkapkan, hari ini sudah dilaksanakan vaksinasi di Rumah Sakit (RS) Primaya sebanyak 550 orang, di antaranya masyarakat Kelurahan Kuta Bumi, Kuta Jaya, Gelam Jaya dan Kutabaru. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan Kecamatan Pasar Kemis merupakan wilayah zona merah penyebaran Covid-19 yang harus menjadi perhatian bersama. Ia meminta vaksinasi harus lebih digencarkan kembali demi menekan angka penyebaran dan mendapatkan kekebalan komunitas bersama. “Pasar Kemis merupakan wilayah yang jumlah penduduk terbanyak dan penyebaran Covid-19 yang sangat masif. Kita galakkan terus vaksinasi,” ujar Zaki saat meninjau sentra vaksinasi di Rumah Sakit (RS) Primaya, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar. Kemis, Kabupaten Tangerang.  Bupati Zaki didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro meninjau pelaksanaan vaksinasi dan melihat sejauh mana alur dan penerapan protokol kesehatan di Pasar Kemis. “Kita akan buka kembali vaksin center di wilayah ini yang lebih besar, dibantu dengan tenaga kesehatan dari RS Primaya agar mempercepat vaksinasi di Pasar Kemis,” ujar Zaki.  Kecamatan Pasar Kemis memiliki luas wilayah 25,92 km2 dengan jumlah penduduk 233.810 jiwa. Wilayah dengan penduduk yang sangat padat dan masyarakatnya sangat sibuk, membuat wilayah ini menjadi konsentrasi Bupati Tangerang untuk meningkatkan penanganan pencegahan dan penyebaran Covid-19 lebih serius.  Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, Kecamatan Pasar Kemis merupakan wilayah yang angka penyebaran Covid-19 berada di urutan kedua setelah Kecamatan Kelapa Dua, dengan angka terkonfirmasi sebanyak 249 orang. (dam). (INDOPOSCO/YASRIL). Ketika Berjemur Jadi Kebiasaan Baru Masyakarat Lebak INDOSPOSCO - Berjemur di bawah sinar matahari pagi, kini menjadi kebiasaan baru masyarakat Kabupaten Lebak, Banten yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh di tengah masa pandemi Covid-19. Tak hanya itu, masyarakat yang tinggal di pedesaan kini juga mulai sadar untuk memakai masker, untuk menghindarkan diri dari virus Corona. ”Kalau untuk beli vitamin kami tidak punya uang. Maka, lebih baik meluangkan waktu untuk berjemur selama 20 menit, mumpung cuacanya lagi cerah,” ujar Hindun (44), seorang wanita paruh baya warga Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, Lebak, Minggu (18/7/2021). Menurutnya, selain berjemur di pagi hari, dirinya sekarang mengaku kemana-mana selalu memakai masker, mengingat sudah banyak warga yang. dinyatakan positif Corona, dan meninggal dunia dengan prosesi pemakaman protokol Covid. ”Sekarang takut kalau tidak pakai masker, karena banyak juga tetangga yang lagi batuk pilek, namun mereka tidak Swab karena khawatir positif dan diisolasi,” ungkapnya. Hal senada dikatakan Her­ man, yang mengaku setiap se­lesai shalat Subuh dirinya me­nyempatkan untuk ber­ olah­raga jogging di lapangan s­e­p akbola alun-alun Wa­ rung­gunung, dilanjutkan de­ ngan berjemur beberapa jam. ”Setelah berolahraga pagi dan ber­jemurr, badan terasa lebih se­gar,” ujar Herman yang se­ hari-hari bekerja sebagai sopir angkutan kota ini. Meski tidak terpapar Covid, kebiasan baru Herman adalah menghirup uap air panas yang dicampur dengan minyak kayu putih, yang dipercaya dapat. membunuh kuman atau virus yang ada di tubuh. ”Sekarang sebelum narik, saya juga selalu menghirup uap air panas yang dicampur minyak kayu putih,” katanya. Sementara juru bicara pe­ n­a­ngan Covid-19 Kabupaten Le­bak, dr Frman Rahmatullah me­nyambut baik kebiasaan po­sitif masyarakat di tengah pan­demi ini dengan cara ber­ je­mur dan berolahraga untuk me­ningkatkan imunitas tubuh. Dia berharap, masyarakat te­rus menerapkan kebiasaan baik yang sudah terbentuk, dan konsisten menjaga kebersihan diri, tetap disilpin dalam pe­ne­ gakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. ”Alhamdulillah, masyakarat kini sudah sadar pentingnya kesehatan. Ini harus tetap dipelihaara agar bisa terhindar dari paparan virus Corona,” ujarnya. (yas). Ilustrasi - Warga sedang berjemur. FOTO: ANTARA.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengukuran efektifitas iklan dengan Direct Rating Method (DRM) yang diukur berdasarkan lima faktor (perhatian, pemahaman, respon kognitif, respon afektif, dan

Permasalahan yang akan dianalisis adalah bagaimana pengaruh jumlah penduduk, stok beras, luas panen padi, produktivitas lahan,jumlah konsumsi beras, dan harga

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 65/PMK.02/2015 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2016 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2002

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Dari segi teks, Jihad Politik Partai Keadilan Sejahtera, memiliki latar yang jelas bahwasanya perjuangan dalam pemerintahan

Himbauan pemerintah Indonesia agar warga tidak keluar rumah, tidak boleh mengadakan shalat Jum’at dan meniadakan shalat Idul Fitri, Idul Adha, tidak mengadakan pesta,

dasar kinetika reaksi kimia dan katalisis, serta menyusun dan menentukan persamaan kecepatan atau kinetika reaksi-reaksi homogen dan heterogen, katalitik dan non-katalitik,

Salah satu bentuk pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan konstruktivis adalah pembelajaran kooperatif tipe Tim Siswa Kelompok Prestasi STAD (Student Teams