• Tidak ada hasil yang ditemukan

KLINIK AKREDITASI ANNUAL MEETING LAM-PTKes

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KLINIK AKREDITASI ANNUAL MEETING LAM-PTKes"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

KLINIK AKREDITASI ANNUAL MEETING LAM-PTKes

Jakarta, 19-20 November 2016 Direktorat Akreditasi LAM-PTKes

Office: Jalan Sekolah Duta 1 No. 62, RT 003, RW 014, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama

Jakarta Selatan 12310

Phone: +62 21 769 0913; +62 21 2765 3495/96

Website: www.lamptkes.org E-mail: [email protected]

(2)

AKREDITASI PERGURUAN TINGGI & PROGRAM STUDI DI INDONESIA SAAT INI

Lembaga Akreditasi Proses Instrumen Bobot Peringkat Penyelenggara an

BAN-PT Perguruan Tinggi

Hardcopy

(Tatap Muka) Borang PT 90% A = 361~400 B = 301~360 C = 200~300

Mandiri Pemerintah

ED PT 10%

LAM/BAN- PT

Program Studi Hardcopy

(Tatap Muka) Borang PS 75%

A = 361~400 B = 301~360 C = 200~300

Mandiri Pemerintah Borang UPPS 15%

ED PS 10%

LAM- PTKes

Program Studi - Kesehatan

Softfile

(Online) Borang PS

75%

A = 361~400 B = 301~360 C = 200~300

Mandiri Masyarakat Borang UPPS 15%

ED PS 10%

(3)

AKREDITASI PERGURUAN TINGGI & PROGRAM STUDI DI INDONESIA MULAI RENCANA 2017

Lembaga Akreditasi Proses Instrumen Bobot Peringkat Penyelenggaraan BAN-PT Perguruan

Tinggi Hardcopy

(Tatap Muka) Borang PT 90% BAIK

BAIK SEKALI UNGGUL

Mandiri Pemerintah

ED PT 10%

LAM/BAN-

PT Program Studi Hardcopy

(Tatap Muka) Borang PS +

UPPS 80% BAIK

BAIK SEKALI UNGGUL

Mandiri Pemerintah

ED PS 20%

LAM- PTKes

Program Studi - Kesehatan

Softfile

(Online) Borang PS+

UPPS

80% BAIK

BAIK SEKALI UNGGUL

Mandiri Masyarakat

ED PS 20%

(4)

INSTRUMENT AKREDITASI PROGRAM STUDI

Saat ini

Dokumen yang perlu disiapkan untuk proses akreditasi beserta persentase penilaian akreditasi adalah sbg:

1. Borang Program Studi (75%)

2. Laporan Evaluasi Diri Program Studi (10%)

3. Borang Unit Pengelola Program Studi/Fakultas (15%)

Rencana 2017

Dokumen yang perlu disiapkan untuk proses akreditasi beserta persentase penilaian akreditasi adalah sbg:

1. Borang Program Studi dan Borang Unit Pengelola Program Studi/Fakultas (80%)

2. Laporan Evaluasi Diri Program Studi (20%)

(5)

LANDASAN HUKUM AKREDITASI & INSTRUMEN AKREDITASI

1. UU No.20 th 2003 ttg Sistem Pendidikakan Nasional

2. UU No.12 th 2012 ttg Pendidikan Tinggi

3. UU No. 36 th 2014 ttg Tenaga Kesehatan

5. UU No. 29 th 2004 ttg Praktik Kedokteran

6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 44 th 2015 ttg Standar Nasional Pendidikan Tinggi

7. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 32 th 2016 ttg Akreditasi Program Studi dan PT

8. Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia No. 16 th 2013 ttg Penerbitan

Rekomendasi Pembukaan Dan Penutupan Program Pendidikan Dokter

Spesialis

(6)

PENGEMBANGAN INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN

A. ACUAN MATERI

1. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI)

2. Standar Kompetensi PPDS

3. Standar Pendidikan Program studi

4. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

B. TIM PENGEMBANG

1. Organisasi Profesi/ MKKGI

2. Asosiasi Institusi Pendidikan

3. Program Studi Terkait

4. Pakar Penjaminan Mutu PT

(7)

PROSES KERJA AKREDITASI PROGRAM STUDI LAM-PTKES 1. Bimbingan pemahaman pengisian instrumen arkeditasi PS

(bimbingan)

a. Online melalui interne dan dilakukan oleh program studi langsung b. Tatap muka melalui sosialisasi kelompok regional

2. Asesmen Kecukupan 3. Asesmen Lapangan

4. Validasi (Majelis LAM-PTKes)

5. Keputusan Akreditasi (Majelis LAM-PTKes) 6. Penerbitan SK akreditasi

7. Banding (jika Program studi keberatan dan dinyatakan layak)

(8)

RENCANA MELAKUKAN AKREDITASI INSTERNASIONAL OLEH LAM-PTKES KE WFME

1. Persiapan dan rintisan dilakukan dengan membentuk tim task force pada th 2016

2. Pengajuan proses ke WFME pada th 2019

3. Asesmen lapangan dari WFME pada akhir 2019

4. Lembaga akreditasi yang meng-akreditasi PS profesi dokter harus sudah terakreditasi WFME paling lambat 2023

5. Bilamana LAM-PTKes sudah terakreditasi oleh WFME, maka

pengakuan dokter lulusan prodi yang diakreditasi oleh LAM-PTKes

sudah diakui secara Internasional

(9)

ASPEK PENILAIAN BORANG

AKREDITASI PROGRAM STUDI

(10)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

1 1.1.1 Kejelasan,

kerealistikan, dan keterkaitan antar visi, misi, tujuan, sasaran program studi, dan pemangku

kepentingan yang terlibat.

1. Kejelasan :

- Mudah dipahami - Tidak multi tafsir 2. Realistik:

- Dapat/ mampu dilakukan 3. Keterkaitan VMTS:

- Terlihat benang merah antar aspek 4. Keterlibatan stakeholders:

- Sasaran melibatkan pihak lain 5. Mekanisme penyusunan:

- Proses dari awal Draft hingga keluar SK

0.78

2 1.1.2 Strategi pencapaian sasaran dengan

rentang waktu yang jelas dan didukung oleh dokumen.

1.Rentang waktu:

- Memiliki tahapan waktu:

Renstra kapan

Rencana jangka panjang Rencana operasional 2. Dukungan dokumen

- Dokumen Rip, Renstra & Renop

0.78

(11)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

3 1.2 Tingkat pemahaman sivitas akademika (dosen dan

mahasiswa) dan

tenaga kependidikan terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi.

Bukti pemahaman oleh:

1. Dosen 2. Mahasiswa

3. Tenaga Kependidikan

0.78

4 2.1 Uraian tentang tata

pamong 1. Tata pamong untuk mewujudka VMTS secara:

- Kredibel - Transparan - Akuntabel

- Bertanggung Jawab - Adil

0.78

5 2.2.1 Kualifikasi Pendidikan

Ketua PS 1. Skor 4 = Pendidikan spesialis konsultan dan S-3 2. Tidak ada skor 0

0.78

1. Pendidikan/

Pembelajaran 2. Penelitian 3. PkM

4. Manajemen

(12)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

6 2.2.2 Publikasi Jurnal 1. Internasional/ Nasional/ Lokal

2. Sebagai penulis utama atau anggota. 0.39 7 2.2.3 Karakteristik

Kepemimpinan PS 1. Kepemimpinan Operasional - Bukti-bukti keberhasilan PS 2. Kepemimpinan Organisasi

- Mengikuti mekanisme prosedur/ forum sesuai dengan struktur Organisasi

3. Kepemimpinan Publik - Berhasil membawa PS

0.39

8 2.3 Sistem pengelolaan fungsional &

operasional PS

A. Pengelolaan fungsional:

1.Pendidikan 2.Penelitian 3.PkM

B. Pengelolaan operasional 1.SDM

2.Sarana & Prasarana 3.Keuangan

0.78

(13)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

9 2.4 Uraikan penjaminan

mutu PS 1. Sistem penjaminan mutu internal - Pedoman SPMI

- Standar mutu - Manual mutu

- Implementasi penjaminan mutu internal - Tindak lanjut terhadap laporan pelaksanaan 2. Penjaminan mutu external

- Akreditasi - ISO

- Audit

0.78

10 2.5 Umpan balik proses

pembelajaran 1. Mekanisme kajian umpan balik - Dosen

- Mahasiswa - Alumni

- Pengguna Lulusan

2. Pelaksanaan penjaringan umpan balik (isi umpan balik

> dari standar)

3. Tindak lanjut dari umpan balik

0.39

(14)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

11 2.6 Upaya keberlanjutan

PS 1. Upaya peningkatan animo

2. Upaya untuk peningkatan mutu manajemen, 3. Upaya peningkatan mutu lulusan

4. Upaya hasil kerjasama kemitraan

5. Upaya memperoleh sumber dana selain mahasiswa

0.39

12 3.1

Ketersediaan dokumen penerimaan

peserta pendidikan baru dan

konsistensi

pelaksanaannya.

Dokumen sistem penerimaan peserta pendidikan baru mencakup:

1. Kebijakan penerimaan peserta pendidikan baru 2. Kriteria penerimaan peserta pendidikan baru 3. Prosedur penerimaan peserta pendidikan baru 4. Instrumen penerimaan peserta pendidikan baru 5. Sistem pengambilan keputusan

1.21

13 3.2.1.1 Rasio calon

mahasiswa yang ikut seleksi : lulus seleksi

1. Jumlah peserta didik yang ikut seleksi 2. Jumlah peserta didik yang lulus seleksi 3. Skor 4 =

Jika rasio ≥ 1.5

4. Skor 2 = Jika rasio ≤ 1.5 *continue

1.21

14 3.2.1.2 Rasio peserta didik baru : total peserta didik.

1. Total peserta didik baru 2. Total peserta didik

3. Skor 4 =

Jika 0.18 ≤ RM < 0.22

4. Skor 0 = Jika RM ≤0.08 atau RM ≥ 0.40 *continue

2.43

(15)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

15 3.2.2 Indeks Prestasi

Kumulatif (IPK) lulusan selama tiga tahun terakhir.

1. Jumlah lulusan dengan IPK 2.75 s.d.

2. Jumlah lulusan dengan IPK 3.50 s.d. 3.74 3. Jumlah lulusan dengan IPK ≥ 3.75

4. Skor = S

IPK

*continue

1.21

16 3.2.3 Penghargaan atas prestasi peserta didik di bidang nalar, bakat dan minat diukur dari jenis kegiatan dan cakupannya.

1. Nama peserta didik, Kegiatan dan Waktu Penyelenggaraan

2. Tingkat (Lokal, Wilayah, Nasional, atau Internasional) 3. Prestasi yang Dicapai

4. Skor 4 :

Ada bukti penghargaan juara lomba ilmiah, olah raga, maupun seni tingkat internasional, nasional, wilayah, dan lokal PT.

5. Tidak ada skor 0

0.61

17 3.2.4 Persentase kelulusan dokter spesialis tepat waktu (KTW).

1. Jumlah mahasiswa yang diterima pada S-09

2. Jumlah mahasiswa yang diterima pada S-09 yang telah lulus

3. Perhitungan ini didasarkan pada waktu nominal untuk menyelesaikan Pendidikan mengikuti kurikulum PS di PT tersebut.

4. Skor 4 : Jika K

TW

≥ 50%

5. Skor 0 : Jika K

TW

≤ 0%

2.43

(16)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

18 3.2.5 Ujian Nasional dalam tiga tahun terakhir. Persentase kelulusan first-taker (PFT).

1. Jumlah peserta ujian nasional first-taker

2. Jumlah peserta ujian nasional first-taker yang lulus.

3. Skor 4 = Jika P

FT

≥ 90%

4. Tidak skor 1 dan 2

3.64

19 3.3

Layanan program Pendidikan kepada peserta didik untuk membina dan mengembang- kanpenalaran, minat, bakat, seni, dan kesejahteraan

.

1. Bimbingan dan konseling 2. Pembinaan soft skills

3. Skor 4 : Ada semua pelayanan peserta didik yang dapat diakses.

4. Tidak ada skor 0

0.61

20 3.4 Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan non-akademik.

1. Sumbangan fasilitas

2. Keterlibatan dalam kegiatan akademik dan non- akademik

3. Pengembangan Pendidikan Afiliasi dan Satelit

4. Penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik dan non-akademik

5. Skor 4 : Semua bentuk partisipasi dilakukan oleh alumni.

6. Skor 0 : Tidak ada partisipasi alumni

0.61

(17)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

21 4.1 Keberadaan pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, promosi, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan, serta konsistensi pelaksanaannya.

1. Skor 4 = Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten

2. Skor 0 = Tidak ada pedoman tertulis.

1.16

22 4.2 Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga

kependidikan serta konsistensi pelaksanaannya.

1. Skor 4 = Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten

2. Tidak ada pedoman tertulis 1.16

23 4.3.1.1 Persentase dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit)

berpendidikan Sp.K yang bidang keahliannya sesuai dengan

kompetensi PS.

1. Untuk PS yang Mempunyai Program Pendidikan Konsultan

 Jumlah subdivisi

 Jumlah dosen di RS Pendidikan yang berpendidikan Sp.K

 Jika PDSPK ≥ 75%, maka skor = 4. *continue

2. Untuk PS yang Tidak Mempunyai Program Pendidikan Konsultan

 Jumlah dosen di RS Pendidikan

 Jumlah dosen di RS Pendidikan yang masa kerjanya >

10 tahun

 Jika PDSPK ≥ 75%, maka skor = 4.

3.49

(18)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

24 4.3.1.2 Dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) yang memiliki jabatan

akademik yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS.

1. Jika jumlah guru besar ≥ 1, maka skor = 4.

2. Jika jumlah lektor kepala > 1, maka skor = 3.

3. Jika jumlah lektor kepala = 1, maka skor = 2.

4. Jika jumlah lektor ≥ 1, maka skor = 1 5. Jika lektor tidak ada, maka skor = 0.

2.33

25 4.3.1.3 Dosen yang memiliki Sertifikat

Pendidik(AA/Pekerti/Akta V/Certicate in Medical Education/Sertifikat

Dosen). Persentase dosen yang memiliki Sertifikasi Pendidik.

1. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit)

2. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit) yang memiliki sertifikat pendidik 3. Jika KD3 ≥ 40%, maka skor = 4.

4. Jika KD3< 40%, maka skor = 10 x KD3 *continue 5. Tidak Ada Skor 0

1.16

26 4.3.1.4 Rasio peserta didik terhadap dosen yang bidang

keahliannya sesuai dengan bidang PS.

1. Jumlah dosen yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS

2. Jumlah peserta didik

3. Jika RMD≤ 3, maka skor = 4

4. Jika 3<RMD< 10, maka skor = (40 – 4 x RMD)/7

*continue

5. Tidak Ada Skor 0

3.49

(19)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

27 4.3.1.5 Dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) berdasarkan jenjang

pendidikan profesi, dan masa kerja.

NA = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) Sp (<5th)

NB = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) Sp (5 -10th)

NC = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) Sp(>10th)

ND = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) Sp.K

N = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit)

SPDT = [NA + 2xNB + 3xNC + 4xND) / N

2.33

(20)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

28 4.3.2 Rata-rata beban kerja dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) per tahun (dalam jam).

EWMP dosen per minggu adalah 36 jam atau 1152 jam per tahun

1. Waktu dalam Jam untuk Kegiatan per Tahun

untuk Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Manajemen

2. Skor 4 = Jika 1088≤ RBKDT≤1216, maka skor = 4 3. Skor 0 = Jika RBKDT≤ 576 atau RBKDT ≥ 1728

1.16

29 4.3.3 Persentase realisasi aktivitas dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) dalam pendidikan terhadap jumlah aktivitas yang direncanakan.

1. Jumlah jam kegiatan pembelajaran yang direncanakan

2. Jumlah jam kegiatan pembelajaran yang direncanakan yang dilaksanakan

3. Skor 4 = Jika PADT ≥ 95%

4. Skor 0 = Jika PADT ≤ 75%

1.16

30 4.5.1 Banyaknya tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen di RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit).

JTA = Banyaknya tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara

tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen di RS Pendidikan Utama, Afiliasi, dan Satelit).

1. Tenaga ahli dari luar perguruan tinggi dengan tujuan untuk pengayaan pengetahuan dan bukan untuk mengisi kekurangan dosen, tidak bekerja secara rutin.

2. Jika JTA ≥ 12, maka skor = 4.

3. Jika JTA< 12, maka skor = 1 + (JTA)/4 *continue

1.16

(21)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

31 4.5.2 Peningkatan kemampuan dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) melalui program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang PS.

1. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit)

2. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit) yang tugas belajar jenjang S-3/Sp.K pada bidang keahlian yang sesuai dengan PS

3. Skor 4 = Jika 10 % dari jumlah dosen 4. Tidak ada skor 1 dan 0

1.16

32 4.5.3 Kegiatan dosen PS dalam pertemuan

ilmiah. 1. Bentuk Partisipasi dalam Penyajian Ilmiah

2. Jika SP ≥ 9, maka skor = 4.

3. Jika SP < 9, maka skor = (4 x SP)/9. *continue 1.16 33 4.5.4 Media publikasi karya ilmiah dosen PS. 1. Jenis Media Publikasi (Jurnal internasional

/ Buku teks ISBN / Jurnal nasional terakreditasi

/ Jurnal nasionaltidak terakreditasi / Dokumentasi pada perpustakaan local / Majalah populer/ surat kabar ) 2. Jika SP ≥ 9, maka skor = 4

3. Jika SP < 9, maka skor = (4 x SP)/9 *continue

1.16

34 4.5.5 Keikutsertaan dosen dalam organisasi keilmuan atau organisasi profesi tingkat internasional.

PDNI = Persentase dosen yang menjadi anggota organisasi keilmuan atau

organisasi profesi tingkat internasional.

1. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit)

2. Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi, dan Satelit) yang menjadi anggota organisasi keilmuan atau organisasi profesi tingkat internasional

3. Jika PDNI≥ 80% maka skor = 4.

4. Jika PDNI< 80% maka skor = 5 x PDNI *continue

1.16

(22)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

35 5.1.1

Kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya dalam mendukung terwujudnya visi dan terlaksananya misi PS

1. Skor 4 = Kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya mendukung terwujudnya visi dan

terlaksananya misi.

2. Skor 0 = Tidak ada skor 0

0.52

36 5.1.2

Struktur Kurikulum 1. Urutan yang logis, proporsional, konsisten dari struktur kurikulum.

2. Isi kurikulum meliputi prinsip-prinsip : Ilmu

kedokteran dasar lanjutan, Ilmu kedokteran klinik lanjutan, Ilmu bedah dasar, Ilmu kedokteran gigi klinik lanjutan, Ilmu Bedah Mulut dan Maksilofasial

1.03

(23)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

37 5.1.3.1 Kompetensi umum (etika, komunikasi, patient safety,

kerjasama tim dari catatan KPS dan penasehat akademik PS).

1. Rata-rata Pencapaian Selama Pendidikan per Lulusan 2. Skor = Skor (Sp + Ss + Sn + Dtj + Kdm + Ktg +

Kpp)/ 7 *continue 2.58

38 5.1.3.2 Kompetensi Dasar dari lulusan PS. 1. Rata-rata Pencapaian Selama Pendidikan per Lulusan

2. Skor = Jumlah Skor.11 butir / 11 = Nilai Akhir 5.17 39 5.1.3.3 Kompetensi Lanjut dari lulusan

PS. 1. Rata-rata PencapaianSelama Pendidikan per Lulusan (Asistensi

2. Skor = Jumlah Skor.11 butir / 11 = Nilai Akhir 5.17

(24)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

40 5.1.4

Proses belajar mengajar

Kegiatan belajar meliputi seperti Laporan jaga, presentasi kasus, ward rounds (visite),bedside teaching, skills lab, bimbingan operasi/tindakan, journal reading, kuliah tamu, telah dilakukan dengan sangat baik sesuai kurikulum.

1.03

41 5.2

Jumlah modul yang ditinjau satu tahun terakhir.

1. Jumlah semua modul/logbook

2. Jumlah semua modul/logbook yang ditinjau tiga tahun terakhir

3. Skor 4 =

Jika P

MK

≥ 75 4. Skor 0 = Jika P

MK

= 0

0.26

42 5.3

Pelayanan Institusi. Data persentase morbiditas dan mortalitas pada empat bulan terakhir.

1. Jumlah semua tindakan/operasi

2. Jumlah tindakan/operasi yang mengalami morbiditas atau mortalitas

3. Skor 4 = Jika P

MO

≤ 20%

4. Skor 0 = Jika P

MO

≥ 50% *continue

1.03

43 5.4.1

Ketersediaan panduan pembimbingan Karya Tulis Ilmiah, sosialisasi,dan

konsistensi pelaksanaannya.

1. Skor 4 = Ada panduan tertulis yang sudah disosialisasikan serta dilaksanakan dengan konsisten.

2. Tidak ada skor 0

0.52

(25)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

44 5.4.2 Kualifikasi akademik dosen

pembimbing Karya Tulis Ilmiah.

1. Skor 4 = Dosen pembimbing utama

berpendidikan minimal Sp Konsultan dan S3

2. Tidak ada skor 0

0.78

45 5.4.3

Rata-rata peserta didik per dosen pembimbing Karya Tulis Ilmiah(=

RM

TA

).

1. Jumlah dosen pembimbing karya tulis ilmiahJumlah peserta didik yang

mengerjakan karya tulis ilmiah 2. Jika RM

TA

≤ 4, maka skor = 4 3. Jika RM

TA

≥ 20, maka skor = 0.

0.52

46 5.5.1

Sistem monitoring dan evaluasi (monev) kurikulum untuk menjamin terlaksananya program pendidikan sehingga mampu mencapai

kompetensi yang diharapkan. Jelaskan jumlah bimbingan operasi/tindakan per tahun, ketersediaan log book dan

mutunya.

1. Skor 4 = Ada proses monev dan tidak lanjut disertai dokumen pendukung yang lengkap 2. Skor 0 = Ada proses monev dan tidak lanjut

disertai tidak ada dokumen pendukung yang

lengkap

1.03

(26)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

47 5.5.2 Sistem supervisi pendidikan untuk menjamin

terlaksananya program

pendidikan sehingga mampu mencapai kompetensi yang diharapkan

NB = Rata-rata jumlah

bimbingan operasi/tindakan per tahun.

1. Skor 4 = Jika NB ≥ 140

2. Skor 0 = Tidak ada proses monev

0.52

48 5.5.3 Sistem evaluasi peserta didik dan kriteria kelulusan untuk menilai kompetensi peserta didik.

Kompetensi peserta didik:

1. Kemampuan kognitif : ujian tertulis, presentasi kasus.

2. Keterampilan : ujian operasi/tindakan 3. Perilaku : presensi, morbiditas

1.03

49 5.6.1 Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi

keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).

1. Skor 4 = Ada dokumen yang lengkap tentang suasana akademik, dan dilaksanakan dengan konsisten

2. Tidak ada skor 0 0.52

(27)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

50 5.6.2 Ketersediaan dan jenis

prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan

terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika.

1. Tersedia, milik sendiri, sangat lengkap dan dukungan dana sangat memadai.

2. Tidak ada skor nol

0.52

51 5.6.3 Program dan kegiatan

akademik untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama dll).

1. Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik.

2. Tidak ada skor nol 0.52

(28)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

52 5.6.4 Pengembangan sikap profesional, mencakup aspek:

(1) Etika kedokteran

(2) Kemampuan kerjasama dalam tim(3) Hubungan dokter pasien.

1. Skor 4 = Ada panduan yang lengkap tentang ketiga aspek, dan dilaksanakan dengan

konsisten.

2. Skor 0 = Tidak ada upaya 0.52

53 6.1.1 Keterlibatan program Pendidikan dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatankerja dan perencanaan alokasi dan

pengelolaan dana.

Keterlibatan aktif program Pendidikanharus tercerminkan denganbukti tertulis tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta

pertanggungjawaban

penggunaan dana kepada

pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

1. Skor 4 = Program Pendidikan secara otonom melaksanakan perencanaan anggaran

(perencanaan alokasi dan pembelanjaan dana). Anggaran yang diajukan diterima seutuhnya

2. Skor 1 = Program studi tidak dilibatkan dalam perencanaan anggaran (perencanaan alokasi dan pembelanjaan dana).

3. Tidak ada skor nol 1.06

(29)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

54 6.1.2.1 Persentase perolehan dana dari peserta didik dibandingkan

dengan total penerimaan dana (=

PDM).

1. Total penerimaan dana (dalam juta rupiah) 2. Penerimaan dana dari mahasiswa (dalam juta

rupiah)

3. Jika PDM ≤ 33%, maka skor = 4.

4. Jika 33% <PDM≤ 100%, maka skor = [334 – (200 x PDM)] /67 *continue

0.53

55 6.1.2.2 Penggunaan dana untuk operasional (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat).

DOP = Dana (juta Rp) untuk operasional (pendidikan,

penelitian, pengabdian kepada masyarakat).

1. Jika 20 ≤ DOP ≤ 40 atau jika DOP> 40 dan PDM ≤ 33%, maka skor = 4.

2. Jika DOP< 20, maka skor = DOP / 5.

Jika 40 <DOP< 60, maka skor = (80 - DOP )/

10. Jika DOP ≥ 60, maka skor = 2. *continue

1.06

(30)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

56 6.1.3

(6.1.2.3)

Penggunaan dana penelitian tiga tahun terakhir.

DPNL = Rata-rata dana penelitian per dosen di RS Pendidikan (Utama,

Afiliasi dan Satelit) per tahun (dalam juta rupiah) .

1. Total dana penelitian dalam tiga tahun terakhir (juta rupiah)

2. Jumlah dosen tetap di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit)

3. Jika DPNL ≥ 10 juta, maka skor = 4.

4. Jika DPNL = 0, maka skor = 0

0.53

57 6.1.4

(6.1.2.4) Penggunaan dana pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir

DPKM = Rata-rata dana pengabdian kepada masyarakat per dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan

Satelit) per tahun (dalam juta rupiah).

1. Total dana PkM dalam tiga tahun terakhir (juta rupiah)

2. Jumlah dosen tetap di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit)

3. Jika DPKM ≥ 5 juta, maka skor = 4.

4. Jika DPKM = 0, maka skor = 0.

0.53

58 6.2.1.1 Ruang yang tersedia untuk proses

pendidikan. 1. Skor 4 = Tersedia tempat kerja (ruang khusus atau di laboratorium) di mana tersedia meja bersama dengan akses internet.

2. Skor 0 = Tidak tersedia ruang PPDS

2.11

(31)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

59 6.2.1.2 Fasilitas komputer dan akses ke

jaringan internet di perpustakaan 1. Skor 4 : Fasilitas komputer memadai, memiliki e-library

2. Tidak ada skor nol 1.06

60 6.2.1.3 Jumlah buku teks yang relevan. 1. Jika JBT20, maka skor = 4.

2. Jika JBT < 20, maka skor = (JBT)/5 *continue 1.06 61 6.2.1.4 Jumlah judul majalah profesi

internasional (JMPI) 1. Jika JMPI ≥ 3, maka skor = 4.

2. Jika JMPI < 3, maka skor = 1 + JMPI

*continue 1.06

62 6.2.1.5 Jumlah judul majalah profesi

nasional (JMPN) 1. Jika JMPN ≥ 3, maka skor = 4.

2. Jika JMPN < 3, maka skor = 1 + JMPN.

*continue 1.06

63 6.2.1.6 Jumlah judul video/interactive

materials (JVIM) 1. Jika JVIM ≥ 30, maka skor = 4.

2. Jika JVIM < 30, maka skor = 1 + JVIM/10.

*continue 0.53

64 6.2.2.1 Kelengkapan dan mutu sarana

pada Unit Rawat Inap 1. Kualifikasi dan akreditasi RS 2. Jumlah tempat tidur RS 3. BOR

4. Variasi kasus

5. Jumlah dosen/dokter pendidik klinik 6. Jumlah peserta didik

7. Jumlah Institusi Pendidikan Pengguna 8. Kontribusi RS untuk pendidikan

2.11

(32)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

65 6.2.2.2 Kelengkapan dan mutu sarana pada Unit Rawat Jalan.

• Jumlah kunjungan

• Variasi kasus

• Sarana rawat jalan

1. Sarana yang Tersedia

2. Frekuensi (Jumlah Kunjungan per Tahun)

3.17

66 6.2.2.3 Kelengkapan dan mutu sarana pada

kamar bedah. Kelengkapan kamar bedah:

Alat endoskopi dasar C-ARM

Meja

2.11

67 6.2.2.4 Prasarana pendidikan pelengkap RS

Pendidikan Afiliasi dan Satelit 1. Kualifikasi dan akreditasi RS 2. Jumlah tempat tidur RS 3. BOR

4. Variasi kasus

5. Kelengkapan sarana

6. Jumlah dosen/dokter pendidik klinik 7. Jumlah peserta didik

8. Jumlah Institusi Pendidikan Pengguna 9. Kontribusi RS untuk pendidikan

3.17

68 6.3

Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan PS dalam proses pembelajaran (hardware,

software, e-learning)

1. Skor 4 = Proses pembelajaran menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan luas/internet. Software yang digunakan di laboratorium jenis dan jumlahnya memadai.

2. Tidak ada skor 0

2.11

(33)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

69 7.1 Keberadaan dan kesesuaian

agenda penelitian dosen dengan bidang Pendidikan

PDSA = Persentase dosen yang memiliki agenda penelitian sesuai dengan bidang Pendidikan dan semua penelitian sesuai dengan agenda.

1. Jumlah dosen tetap di RS Pendidikan

2. Jumlah dosen tetap di RS Pendidikan yang memiliki agenda penelitian sesuai dengan bidang studi dan semua penelitian sesuai dengan agenda

3. Jika PDSA ≥ 75%, maka skor = 4.

4. Jika PDSA = 0, maka skor = 0. 1.33

70 7.2.1 Artikel ilmiah/karya ilmiah/buku yang dihasilkan selama tiga tahun terakhir oleh dosen di RS

Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS

NK = (4 x Na + 3 x Nb + Nc) / f.

Na = Jumlah keterlibatan dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) dalam publikasi tingkat internasional.

Nb = Jumlah keterlibatan dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) dalam publikasi tingkat nasional.

Nc = Jumlah keterlibatan dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) dalam publikasi tingkat

lokal/universitas.

f = Banyaknya dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit).

Jika NK ≥ 9, maka skor = 4.

Jika NK = 0, maka skor = 0

1.33

(34)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

71 7.2.2 Persentase peserta

didikyang karya ilmiahnya adalah bagian dari penelitian dosen (=PDM).

1. Jumlah peserta didik yang mengambil karya ilmiah pada TS.

2. Jumlah peserta didik yang terlibat dalam penelitian dosen pada tahun terakhir (TS) 3. Jika PDM ≥ 30%, maka skor = 4.

4. Jika PDM= 0, maka skor = 0.

1.33

72 7.2.3 Karya dosen atau peserta didik program Pendidikan yang telah memperoleh Paten/Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) atau karya yang mendapat

pengakuan/penghargaan dari lembaga

nasional/internasional selama tiga tahun terakhir

1. Paten/HaKI

2. Karya yang Mendapat Pengakuan/Penghargaan dari Lembaga Nasional/Internasional

3. surat paten/HaKI atau surat

pengakuan/penghargaan dari lembaga nasional/internasional.

4. Skor 4 = Dua atau lebih karya yang memperoleh hak paten atau surat pengakuan/ penghargaan dari lembaga nasional/ internasional.

5. (Tidak ada skor nol)

1.33

(35)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

73 7.3

Kegiatanpengabdian kepada masyarakat (PkM) yang

sesuai dengan bidang keilmuan PS selama tiga tahun terakhir yang

dilakukan oleh dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS.

N = Banyaknya keterlibatan dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

f = Jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit).

NK = N/f.

Jika NK ≥ 3, maka skor = 4.

Jika 0 < NK < 3, maka skor = 1 + NK.

1.33

74 7.4.1

Jumlah dan relevansi

kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga

tahun terakhir.

1. Tingkat kecukupan bergantung pada jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS.

2. Skor 4 = Ada kerjasama dengan institusi akademik atau profesional di dalam negeri, cukup dalam jumlah. Semuanya relevan dengan bidang keahlian PS.

3. Belum ada atau tidak ada rencana kerjasama

1.33

(36)

INSTRUMEN AKREDITASI PS SPESIALIS DOKTER GIGI

No Butir Borang Standar Aspek Penilaian Bobot

75 7.4.2

Jumlah dan relevansi

kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir.

1. Tingkat kecukupan bergantung pada jumlah dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS.

2. Skor 4 = Ada kerjasama dengan institusi akademik atau profesional di luar negeri, cukup dalam jumlah. Semuanya relevan dengan bidang keahlian PS.

3. Skor 0 = Belum ada atau tidak ada rencana kerjasama

1.33

(37)

End Of Document Presentation

“always provide correction in private, and praise in public”

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang ditampilkan program ini akan akurat apabila kita menuliskan script yang benar pada saat pembuatan program, jadi dengan menggunakan program penghitung luas segitiga

Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) bagaimanakah bentuk lingual kata cinta yang memiliki makna ideasional dalam novel London karya Windry Ramadhina, (2) bagaimanakah

Jumlah eksplan membentuk tunas semakin menurun dengan meningkatnya dosis mutagen, kecuali untuk perlakuan eksplan manggis pada perlakuan b 3 (genotip asal Pandeglang pada 0,1%

1 Telah memuat Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Bidang Cipta Karya untuk Jangka Menengah (lima

Hasil penelitian menunjukkan bahwa antar jumlah buah muda per dompol yang diteliti tidak menunjukkan pengaruh terhadap diameter buah, bobot per buah, kerontokan

diprakarsai oleh mantan Perdana Menteri Australia Bob Hawke ketika berpidato di Seoul, Korea pada tahun 1989. Pada akhir tahun itu juga, 12 negara hadir di

1.200.000.000,00 (satu milyar dua ratus juta rupiah), terhadap hal tersebut terdakwa ANGGRAH SURYO meminta agar terhadap permintaan saksi LANIWATI HERMADI tersebut

Penerapan teknologi augmented reality digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi yang berguna sebagai media informasi tambahan tentang benda-benda di Museum