• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. LATAR BELAKANG Latar Belakang Judul Proyek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. LATAR BELAKANG Latar Belakang Judul Proyek"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

I.1. LATAR BELAKANG

I.1.1 Latar Belakang Judul Proyek

Pembangunan pada era globalisasi saat ini berkembang sangat pesat, didorong dari peningkatan pertumbuhan masyarakat tentunya. pembangunan tersebut di tujukan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas kepada masyarakat di suatu kota. Masyarakat memiliki harapan terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik, khususnya peningkatan pelayanan kesehatan menyangkut penyakit kanker.

Dari data WHO diketahui, setiap tahun jumlah penderita kanker di dunia bertambah menjadi 6,25 juta orang. Di negara maju, kanker merupakan penyebab kematian nomor dua setelah penyakit-penyakit kardiovaskuler. Sepuluh tahun mendatang, diperkirakan 9 juta orang diseluruh dunia akan meninggal karena kanker setiap tahunnya1. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang.

Gumawan Achmad seorang ginekolog menyatakan bahwa dua pertiga dari penderita kanker di dunia berada di negara-negara berkembang seperti Indonesia2.

Dari hasil riset tersebut bisa disimpulkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan Rumah Sakit yang menangani penyakit kanker. Jakarta yang merupakan ibukota dari Indonesia, di mana seharusnya mempunyai fasilitas yang memadai untuk menangani penyakit kanker yang berskala nasional. Pada tahun 1993 berdirilah rumah sakit khusus menangani penyakit kanker yang terletak di jalan Letnan Jendral S. Parman Slipi, Jakarta bernama Rumah Sakit Kanker Dharmais. Rumah Sakit Kanker Dharmais merupakan rumah sakit rujukan tertinggi untuk penyakit kanker di Indonesia.

Di Indonesia, setiap tahun diperkirakan terdapat 100 penderita baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari jumlah 237 juta penduduk, ada sekitar 237.000 penderita kanker baru setiap tahunnya. Hal ini menuntut Rumah Sakit Kanker Dharmais sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam penanganan kanker untuk melakukan pengembangan.

Pengembangan di lakukan karena keadaan eksisting Rumah Sakit Kanker Dharmais pada saat ini tidak dapat menampung penderita kanker yang nantinya terus bertambah.

1Familiy’s Doctor, 2006

2Gumawan Achmad seorang ginekolog, Kompas, 2001

(2)

Rezha Vahlevy 41208010043 2 FTPD UMB - Teknik Arsitektur Dengan pengembangan tersebut di harapkan untuk di masa yang akan datang Rumah Sakit Kanker Dharmais dapat memfasilitasi para pasiennya dengan baik sehingga dengan pengembangan rumah sakit ini dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

I.2. PERMASALAHAN

Pengembangan Rumah Sakit Kanker Dharmais terkait akan tuntuan kemajuan jaman dan semakin bertambahnya penderita kanker yaitu dengan meningkatkan kuantitas fungsi atau pelayanannya minimal 40%. Peningkatan kuantitas tersebut di antaranya adalah penambahan kemampuan menerima jumlah pasien, penambahan tenaga kerja medis dan keperawatan yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap penambahan fisik bangunan dengan ketentuan tapak tidak diperbesar, memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku, meminimalisir penghancuran bangunan eksisting dengan mempertahankan 70% bangunan yang ada termasuk struktur, tetapi dimungkinkan untuk dialih fungsikan3

I.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Rumah Sakit Kanker Dharmais ini di pilih sebagai kasus tugas akhir di maksudkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas dari pelayanan rumah sakit sehingga para pasien yang datang ke Rumah Sakit Kanker Dharmais merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan. Adapun tujuan pengembangannya adalah sebagai berikut :

 Menyediakan Fasilitas Ruang Rawat Inap yang baru untuk menampung jumlah pasien yang semakin bertambah dengan menyesuaikan dengan konsep dan tema yang sesuai dengan keadaan pasien dan lingkungan yang ada.

 Menghasilkan wadah pelayanan kanker yang lebih baik sehingga dapat menekan jumlah penderita kanker dan mengurangi angka kematian akibat penyakit kanker.

 Menyediakan fasiitas penunjang untuk penderita kanker yang mengacu terhadap ruangan-ruangan yang ada dengan menerapkan konsep dan tema yang sesuai di dalamnya tanpa melupakan fungsi dan kebutuhannya.

 Menghasilkan konsep bangunan baru yang berhubungan baik dengan bangunan lama sehingga aktivitas yang terjadi di dalamnya dapat berjalan dengan baik.

3

Soal Skripsi & TA Angkatan 68

(3)

 Menghasilkan rancangan baru yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan semua pengguna ruangan dan fasilitas dari Rumah Sakit Kanker Dharmais.

I.4. LINGKUP PEMBAHASAN

Metode pembahasan menggunakan tiga aspek utama sebagai panduan dalam menyatakan permasalahan dan analisis. Tiga aspek tersebut adalah aspek manusia, aspek bangunan, dan aspek lingkungan. Pembahasan pengembangan Rumah Sakit Kanker Dharmais ini dengan menggunakan pendekatan ketiga aspek tersebut adalah sebagai berikut ;

 Aspek Manusia : Dalam pengembangan ruang rawat inap dan fasilitas penunjang sangat berkaitan dengan manusia sebagai penggunanya. Aktivitas dan kebutuhan pengguna tersebut menentukan kesesuaian bentuk dan desain dari ruangan yang akan dibuat.

 Aspek Bangunan : Studi ini merupakan proyek pengembangan dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, dimana bangunan yang akan dibangun harus menyesuaikan dengan lingkungan yang ada dan tidak mengabaikan ketentuan dan peraturan yang sudah ada.

 Aspek Lingkungan : Hasil dari pengembangan bangunan dapat memberikan dampak positif kepada lingkungan yang ada didalam maupun diluar Rumah Sakit Kanker Dharmais.

(4)

Rezha Vahlevy 41208010043 4 FTPD UMB - Teknik Arsitektur

I.5. KERANGKA BERFIKIR

LATAR BELAKANG PROYEK :

Permasalahan: Pengembangan kuantitas fungsi atau pelayanannya minimal 40%. Penambahan fisik bangunan dengan ketentuan tapak tidak diperbesar, memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku, meminimalisir penghancuran bangunan eksisting dengan mempertahankan 70% bangunan yang ada termasuk struktur, tetapi dimungkinkan untuk dialih fungsikan

Judul Proyek : ”PENGEMBANGAN RUANG RAWAT INAP DAN FASILITAS PENUNJANG RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS”

Tema : “GREEN ARCHITECTURE”

PERMASALAHAN

Bagaimana mengembangkan bangunan baru di area yang padat,sehingga dapat menyatu dengan baik fungsi maupun sirkulasi dengan bangunan lama dan membuat nyaman penggunanya.

SASARAN

Penderita Kanker di Indonesia MAKSUD

Rumah Sakit Kanker Dharmais ini di pilih sebagai kasus tugas akhir di maksudkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas dari pelayanan rumah sakit sehingga para pasien yang datang ke Rumah Sakit Kanker Dharmais merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan

TINJAUAN Tinjauan Umum : Data Eksisting Bangunan

Tinjauan Khusus: Prinsip dan Penerapan Green Building

BATASAN

Peraturan Pemerintah Luas tapak dan Batas Intesitas Pemanfaatan lahan

Tipologi Green Arsitektur

Kenyamanan Ruang Penderita Kanker

DATA Survey Wawancara Studi Banding Kepustakaan

ANALISA

KONSEP PERANCANGAN Konsep dasar

Tata lingkungan/tapak Tata bangunan

DESAIN

ASPEK MANUSIA Analisa Pelaku Kebutuhan Ruang

Fungsi Ruang

ASPEK LINGKUNGAN Prinsip Green Arsitektur

Penataan Lingkungan

ASPEK BANGUNAN Prinsip Green Building Penerapan dan Teknologi

Green Arsitektur

FEED BACK FEED BACK

(5)

I.6. METODE PENGUMPULAN DATA

Dalam perencanaan pengembangan dibutuhkan pendekatan terhadap permasalahan untuk memperoleh gambaran situasi dan kondisi yang ada saat ini, maka dilakukan langkah-langkah seperti berikut :

 Survei lokasi

Suvei pada lokasi Rumah Sakit Kanker Dharmais, mempelajari lingkungan yang ada didalam dan sekitarnya, menganalisa batas-batas dan potensi yang ada pada tapaknya yang nantinya akan membantu dalam proses mendesain.

 Studi Banding

Membandingkan bangunan yang memiliki fungsi atau tema yang sama, dengan cara menganalisa kekurangan dan kelebihan yang ada pada bangunan lain tersebut, dapat menjadi acuan pada desain yang akan dikembangkan.

 Studi Literatur

literatur merupakan referensi data bersumber dari buku-buku, koran, karya desain Rumah Sakit Kanker yang telah dibangun oleh para Arsitek yang ada di dunia.

 Wawancara

Wawancara dilakukan dengan penanggung jawab Rumah Sakit Kanker Dharmais yaitu bagian Pendidikan dan Pelatihan Rumah Sakit Kanker Dharmais.

 Media informasi lain

Informasi mengenai proyek pengembangan Rumah Sakit Kanker Dharmais ini adalah melalui Internet.

(6)

Rezha Vahlevy 41208010043 6 FTPD UMB - Teknik Arsitektur

I.7. SISTEMATIKA LAPORAN

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi mengenai latar belakang dari kasus yang dibahas dalam Skripsi dan Tugas Akhir, pemahaman tentang judul dan tema, tujuan dan sasaran perancangan pengembangan Rumah Sakit Kanker Dharmais, lingkup pembahasan agar tidak keluar dari jalur yang sudah ditentukan, metode dalam pengumpulan data, serta pendekatan perancangan yang dilakukan.

BAB II TINJAUAN UMUM

Bab ini merupakan penjelasan tentang rumah sakit dan penyakit kanker, di lanjutkan dengan data eksisting proyek, berisi penjelasan lokasi tapak dan bangunan eksisting, batasan intensitas pemanfaatan lahan, ketenagaan kerja dan kinerja ruang rawat inap, studi lapang dan studi literatur rumah sakit kanker, dan studi banding rumah sakit kanker.

BAB III TINJAUAN KHUSUS

Bab ini berisi penjelasan tentang tema yang akan di aplikasikan dalam pengembangan rumah sakit tersebut, pengembangan arsitektur hijau menurut para pakar dari arsitektur hijau, dan penerapan arsitektur hijau yang sesuai dengan keadaan manusia, lingkungan dan bangunan yang ada.

BAB IV ANALISA

Bab ini berisi analisis data yang telah di kumpulkan, mencakup analisa tapak, analisa kegiatan pengguna Rumah Sakit Kanker Dharmais, ruang dan bentuk, struktur, utilitas bangunan serta kebutuhan ruang, dan penzoningan.

BAB V KONSEP

Bab ini berisi tentang konsep perancangan Pengembangan Ruang Rawat Inap dan Fasilitas Penunjang, menguraikan ide awal perancangan pengembangan, konsep pengembangan berkaitan dengan tema.

Referensi

Dokumen terkait

pembuluh darah. - Meningkatkan mutu rumah sakit umum kelas B sesuai. standard

Rosita Saragih (2010), melakukan penelitian tentang Peranan Dukungan Keluarga dan Koping Pasien Dengan Penyakit Kanker Terhadap Pengobatan Kemoterapi Di RB 1 Rumah Sakit Umum

Instalasi Deteksi Dini dan Promosi Kesehatan RS Kanker Dharmais 2010-2013.,2013.. Prevalesi Kanker Terbanyak di Rumah Sakit Dharmais

Pembangunan rumah sakit Terlaksananya pembangunan rumah sakit 27.577.876.000 0 25.000.000.000 98,09 Pengadaan Sarana dan Prasarana Alat Rumah Sakit Terlaksananya

Adapun prosedur yang telah diterapkan dari rumah sakit untuk pasien BPJS dalam pelayanan rawat jalan yaitu menyiapkan kartu BPJS dan KTP, datang ke faskes

Budaya keselamatan pasien yang harus dilakukan di rumah sakit yaitu rumah sakit harus melakukan survey awal tentang budaya keselamatan pasien, rumah sakit harus menyusun

Tidak adanya data mengenai proyeksi jumlah kunjungan pasien rawat jalan di masa yang akan datang di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan yang diperlukan untuk

Ciri-ciri fasilitas Learning Center di Solo adalah: (1) Learning Center berlandaskan teori kecerdasan majemuk; (2) Learning Center dirancang berdasarkan pendekatan