PENGARUH VARIASI FRAKSI VOLUME, TEMPERATUR DAN WAKTU POST-CURING TERHADAP KARAKTERISTIK TARIK KOMPOSIT POLYESTER PARTIKEL HOLLOW GLASS MICROSPHERES
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Mengetahui kekuatan tarik pipa komposit serat batang pisang yang. bersudut 65 0 /-65 0 dengan variasi temperatur ruang uji
Hasil pengujian disimpulkan bahwa terjadi fenomena kekuatan tarik paling tinggi pada temperatur ruang uji 35 0 C yaitu kekuatan tariknya 1,009 N/mm 2 kemudian
Pengujian tarik dengan standart ASTM D 2105 dengan variasi temperatur ruang dan temperatur uji 35 0 C,45 0 C, dan 55 0 C serta mendeskripsikan kekuatan tarik dan foto makro
Pada pengamatan penampang patahan spesimen yang telah dilakukan uji tarik dan bending dengan SEM (Scanning Electron Microscope), masih terdapat kegagalan pull out dan debonding
Peningkatan temperatur curing dapat meningkatkan jumlah ikatan crosslink pada matriks epoxy , komposit dengan penambahan fraksi volume HGM 16% di- curing
65 mempunyai kekuatan mekanik (kekuatan tarik dan kekuatan lentur) lebih besar dibandingkan dengan serat pandan, akan tetapi pada penelitian yang dilakukan oleh Raghavendra dkk
Dari data hasil pengujian bending dan pengujian tarik menunjukkan bahwa komposit dengan fraksi volume partikel 30% memiliki kekuatan bending dan tarik lebih
Pengaruh fraksi volume serat sabut kelapa terhadap sifat tarik (kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas), sifat bending (tegangan bending dan