• Tidak ada hasil yang ditemukan

REKAYASA SISTEM PENJUALAN JAKET KULIT SECARA ONLINE DI TOKO YAL COLLECTION GARUT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "REKAYASA SISTEM PENJUALAN JAKET KULIT SECARA ONLINE DI TOKO YAL COLLECTION GARUT"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

REKAYASA SISTEM PENJUALAN JAKET KULIT SECARA ONLINE DI TOKO YAL COLLECTION GARUT

Doni Nuriksa Abdul Malik1, Partono, M.Kom2, Rina Kurniawati, S.E., M.Si3

Jurnal Algoritma

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Jl. Mayor Syamsu No. 1, Garut 44151 Indonesia Email : [email protected]

1 [email protected]

2 [email protected]

3 [email protected]

Abstrak - Toko Yal Collection merupakan tempat yang menyediakan produk jaket kulit pria dan wanita yang memfokuskan pada pelayanan dan kualitas produk yang baik. Pengolahan data penjualan dan persediaan barang pada Toko Yal Collection masih menggunakan sistem pembukuan serta sulitnya konsumen untuk mengetahui produk yang diinginkan dan sulitnya mencari media promosi menjadi suatu permasalahan pada Toko Yal Collection. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk merancang sebuah sistem informasi penjualan produk jaket kulit berbasis web, mengetahui implementasi sistem dan mengetahui analisis dan pengujian program pada Toko Yal Collection. Desain penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Toko Yal Collection, serta teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi sumber data primer yaitu dengan cara observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder yaitu dengan cara melihat dokumen-dokumen. Metode pendekatan yang digunakan terstruktur dan metode pengembangan sistem informasi penjualan berbasis web yang dibuat menggunakan metode Waterfall, dengan alat bantu analisis perancangan sistem berupa flowmap, diagram konteks, DFD dan alat perancangan database yang diusulkan berupa ERD. Sedangkan pembuatan perangkat lunak dalam tugas akhir ini, penulis menggunakan perangkat lunak PHP dan Macromedia Dreamweaver, dan untuk database menggunakan My-SQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan sistem informasi penjualan produk jaket kulit berbasis web dapat membantu konsumen dalam mengakses informasi mengenai produk yang dijual, mengimplementasikan sistem informasi yang meliputi implementasi perangkat lunak, perangkat keras, basis data serta antarmuka dari aplikasi yang dihasilkan. Tahap akhir adalah mengadakan pengujian terhadap aplikasi dengan menggunakan metode Blackbox.

Kata Kunci - Sistem Informasi, Waterfall, Penjualan, Website.

I. PENDAHULUAN

Jaman sekarang teknologi berkembang amat pesat. Setiap saat dikembangkan perangkat- perangkat baru untuk mendukung kemudahan hidup manusia. Teknologi yang berkembang pesat menyediakan sarana pendukung penjualan yang lebih atraktif bagi perusahaan. Salah satu sarana pendukungnya adalah e-commerce.

Dengan mengaplikasikan e-commerce, dan dukungan HTML 5 dan PHP sebagai media teknologi, menjadikan proses penjualan dilakukan secara lebih mudah, efesien dan interaktif antara customer dan perusahaan. Hal inilah yang ingin dicapai oleh Toko Yal Collection sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan jaket kulit. Pengolahan data penjualan pada Toko Yal Collection masih bersifat konvensional. Begitu juga dalam proses pembuatan laporan dan penyimpanan datanya belum terorganisir dengan baik sehingga mengakibatkan hilangnya data-data

(2)

transaksi penjualan, serta belum adanya media promosi yang baik yang digunakan untuk mem- berikan informasi tentang keberadaan Toko Yal Collection.

Masalah tersebut menjadi latar belakang dilakukannya pembuatan aplikasi penjualan jaket ku- lit secara online di toko Yal Collection Garut.. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa menghasilkan suatu aplikasi yang dapat digunakan sebagai sistem informasi untuk media promosi perusahaan agar dapat menjangkau dunia luar.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Sistem adalah seperangkat elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. (Ladjamudin, 2005)

Informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini maupun yang akan datang. (Ladjamudin, 2005)

Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut: (Ladjamudin, 2005)

1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organ- isasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

2. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untuk mengendalikan organisasi.

3. Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan me- nyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Penjualan merupakan pembelian sesuatu (barang atau jasa) dari suatu pihak kepada pihak lainnya dengan mendapatkan ganti uang dari pihak tersebut. Penjualan juga merupakan suatu sumber pendapatan perusahaan, semakin besar penjualan maka semakin besar pula pendapatan yang diperoleh perusahaan. Penjualan artinya penjualan barang dagangan sebagai usaha pokok perusahaan yang biasanya dilakukan secara teratur. (Chairul Marom, 2002)

III. KERANGKA KERJA KONSEPTUAL

Pengumpulan data

Pengembangan Sistem

Studi Pustaka

Studi Lapangan

Studi Literatur

Observasi

Wawancara

SDLC

Requirement analysis and definition

System and software design

Integration and system testing

Identifikasi

Usulan Pemecahan

Software Requirement

Diagram Konteks

Data Flow Diagram

Entity Relationship Diagram

Perancangan Database

Implementation and

unit testing Program

Black Box

(3)

1. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam melaksanakan penelitian ini merupakan dasar penyusunan rancangan penelitian dan merupakan penjabaran dari metode ilmiah secara umum dimana metode penelitian di jelaskan dari awal perencanaan hingga tercapainya tujuan penelitian.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam rangka mencari dan mengumpulkan data adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang memusatkan pada pemecahan masalah aktual dengan tujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, aktual dan akurat mengenai fakta, sifat dan hubungan antar fenomena yang di selidiki. Dalam pembuatan penelitian ini tentu saja memer- lukan teknik atau cara pengumpulan data.

2. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Metode pendekatan sistem yang digunakan penulis dalam pembuatan sistem informasi penjualan ini adalah dengan cara pendekatan terstruktur yang berorientasi pada data yaitu analisis dan perancangan terstruktur. Pendekatan terstruktur adalah pengembangan sistem yang mengikuti tahapan-tahapan pengembangan sistem (system development life cycle) dengan dilengkapi alat dan teknik pengumpulan data.

Teknik pengembangan sistem menggunakan metode waterfall model, karena metode ini terdiri dari tahap-tahap yang memberikan kemudahan, jika pada satu tahap tidak sesuai atau men- galami kesalahan maka dapat kembali ketahap sebelumnya. Tahapan-tahapan yang terdapat dalam metode waterfall dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2 Metode Waterfall (Pressman, 2002)

3. Pengujian Software

Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Pengujian Black-Box.

Metode ini berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Dengan demikian, pengujian Black Box memungkinkan perekayasaan perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input yang sepenuhnya menggunakan semua persyaratan fungsional untuk suatu program.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Analisis Sistem yang Berjalan

Analisa merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mempelajari serta mengevaluasi suatu bentuk permasalahan yang ada pada sebuah sistem. Dalam analisa sistem akan ditemukan ma- salah yang mungkin akan mempengaruhi kerja sistem. Agar sistem yang dirancang dapat berjalan sebagaimana mestinya, perlu dilakukan analisis terhadap kinerja sistem yang pada akhirnya ber- tujuan untuk pengembangan sistem.

(4)

2. Flowmap Sistem yang Berjalan

Flowmap Sistem yang Berjalan

Bag. Gudang

Bag. Penjualan Pemilik Toko

Konsumen

Barang yang diinginkan

Barang yang diinginkan

Laporan persedian barang Barang tidak ada

N

Y

Laporan Penjualan Periksa

persediaan barang

Barang ada

Membuat nota penjualan

Nota penjualan

Membuat laporan penjualan Nota penjualan

Laporan penjualan

Membuat laporan persediaan

barang

Laporan persediaan barang

Laporan penjualan

A1 A1

A2

Gambar 3 Flowmap Sistem yang Berjalan

3. Diagram Konteks Sistem yang Berjalan

Diagram konteks adalah sebuah diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara entity luar, masukan dan keluaran dari sistem.

Konsumen

Sistem penjualan Toko Yal Collection

Barang yang diinginkan Pemilik toko

Lap. Penjualan Lap. Persediaan barang Barang yang dinginkan tidak ada

Nota

Gambar 4 Diagram Konteks Sistem yang Berjalan

4. (DFD) Data Flow Diagram Sistem yang Berjalan

Data Flow Diagram adalah representasi graphis dari suatu sistem yang menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data diantara komponen-komponen tersebut beserta asal, tujuan dan penyimpanan datanya.

(5)

Konsumen

2.0 Membuat

Nota

Pemilik toko 1.0 Memeriksa

Barang Barang yang diinginkan

Barang ada

3.0 Membuat lap.

Penjualan barang Nota penjualan Membuat nota penjualan

Barang tidak ada

4.0 Membuat lap.

Persediaan barang

Nota penjualan

Lap. Penjualan barang Lap. Persediaan barang

Lap. Persediaan

barang Lap. Penjualan

barang

Gambar 5 Data Flow Diagram Sistem yang Berjalan

5. Diagram Konteks yang Diusulkan

Diagram konteks yang diusulkan dibuat untuk membatasi sistem dan menunjukkan adanya in- teraksi sistem dengan komponen diluar sistem.

Konsumen

Sistem penjualan Toko Yal Collection

Berbasis Web

Admin

Pemesanan Barang Konfirmasi Pemesanan

Konfirmasi Pembelian

Validasi Pemesanan Daftar Pemesanan

Data Barang Data Laporan

Gambar 6 Diagram Konteks yang Diusulkan 6. Data Flow Diagram

Konsumen

1.0 Transaksi Info Produk Data Pemesanan

Konfirmasi

Admin

2.0 Login Admin

tb_admin

Data Admin

Data Admin 4.0 Membuat Laporan Data Laporan

3.0 Pengelolaan

Data tb_kurir

tb_ukuran

tb_kategori

tb_detail_pemes anan tb_info

tb_konfirmasi

tb_detail_produk

tb_pemesanan

tb_warna

tb_keranjang Data Admin

tb_pengiriman

tb_ongkos_kirim

tb_kota

tb_provinsi

tb_produk

Data Admin Data Admin

Gambar 7 DFD Sistem yang Diusulkan

(6)

7. Entity Relationship Diagram (ERD)

tb_admin password

memiliki username tb_info

username id_kurir

tb_produk id_kategori id_produk

tb_kurir id_kurir

memiliki tb_ongkos_kirim

id_kurir

id_ongkos_kirim id_kota

tb_provinsi id_provinsi

tb_kota id_kota id_provinsi

tb_konfirmasi id_konfirmasi id_pemesanan

tb_member email_member

tb_pengiriman

id_pengiriman email_member id_pemesanan

tb_detail_pemesanan

id_kategori

id_produk id_ukuran id_pemesanan id_detail_pemesanan

tb_detail_produk id_produk id_ukuran

id_detail_produk

tb_ukuran id_produk id_ukuran

tb_kategori id_kategori

tb_keranjang id_produk id_ukuran

id_keranjang 1

1

N

N

memiliki N

N memiliki

1

N

memiliki 1

N

memiliki

1 N

memiliki 1

N tb_pemesanan

id_kota email_member

id_pemesanan memiliki N

1

memiliki N

N memiliki

N

1

memiliki

N 1 memiliki

1

N memiliki

1

N

memiliki

memiliki N

1

memiliki N

N

Gambar 8 Entity Relationship Diagram (ERD)

8. Perancangan Antar Muka

Perancangan antar muka merupakan tahapan untuk membuat tampilan atau desain dari sistem yang akan dibuat. Perancangan antar muka pemakai sangat penting untuk memenuhi kriteria yang mudah digunakan, menarik dan nyaman digunakan oleh pemakai. Oleh karena itu, dibuatlah rancangan antar muka untuk memudahkan para pemakai. Rancangan tampian yang dibuat meliputi rancangan struktur menu, rancangan input dan rancangan output dari sistem yang akan dibuat.

(7)

Website Yal Collection

User Admin

Beranda

Profil

Produk

Keranjang Belanja

Cara Pembelian

Download Katalog

Hubungi Kami

Login

Beranda

Menu Utama

Modul Web

Manajemen Admin

Edit Menu Utama

Edit Sub Menu

Edit Profil

Edit Selamat Datang Edit Cara Pembelian Tambah Kategori

Produk Tambah Produk

Lihat Order Masuk

Lihat Pesan Masuk

Edit Ongkos Kirim

Edit Jasa Pengiriman Lihat Laporan

Transaksi

Edit Rekening Bank Ganti Header

Edit Customer Online

Edit Link Terkait

Ganti Password

Edit Modul Admin Jaket Kulit Pria

Jaket Kulit Wanita

Lihat Keranjang

Selesai Belanja

Gambar 9 Perancangan Struktur Menu

9. Pengujian Sistem

Rencana pengujian pada sistem yang dibuat yaitu menggunakan pengujian black box yang berfokus pada persyaratan fungsi perangkat lunak yang telah dibuat.

1. Pengujian Login Admin

a. Data masukan : Username dan Password benar.

Data diharapkan : Tampil halaman utama admin.

Hasil pengamatan : Jika Username dan Password benar, admin dapat Masuk ke halaman utama admin.

b. Data masukan : Data kosong atau data salah.

Data diharapkan : Admin tidak bisa masuk dan menampilkan pesan login gagal.

Hasil pengamatan : Admin tidak bisa melakukan proses login dan harus login kembali.

2. Pengujian Inputan Data Produk

a. Data masukan : Inputan data produk benar.

Data diharapkan : Produk tampil pada halaman utama web.

Hasil pengamatan : Data produk dapat masuk dan tampil ke tampilan

(8)

menu utama.

b. Data masukan : Data kosong.

Data diharapkan : Tidak dapat menampilkan barang pada halaman utama web.

Hasil pengamatan : Data barang tidak masuk.

3. Pengujian Cetak Laporan

a. Data masukan : Data laporan ada.

Data diharapkan : Tampil halaman laporan dalam bentuk file pdf.

Hasil pengamatan : Dapat masuk ke tampilan laporan.

b. Data masukan : Data kosong.

Data diharapkan : Data penjualan tidak ada.

Hasil pengamatan : Admin tidak dapat mencetak laporan.

4. Pengujian Konfirmasi Pembayaran

a. Data masukan : Inputan data diisi dengan lengkap.

Data diharapkan : Data berhasil di konfirmasi.

Hasil pengamatan : Dapat masuk ke tampilan proses pembayaran dan dapat melakukan transaksi.

b. Data masukan : Data tidak lengkap.

Data diharapkan : Anda belum memasukkan data lengkap.

Hasil pengamatan : Data yang dimasukkan belum lengkap.

V. KESIMPULAN

1. Sistem penjualan yang berjalan masih bersifat konvensional, dimana pembeli harus datang langsung ke toko sehingga akan menyulitkan konsumen yang berada diluar kota. Dengan mengimplementasikan sistem aplikasi penjualan berbasis web agar transaksi penjualan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja oleh customer.

2. Pencarian dan pengolahan data penjualan barang masih memerlukan waktu yang lama.

Dengan merancang sistem aplikasi penjualan yang diusulkan yang dapat membantu dalam pengolahan data penjualan dengan berbasiskan web.

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua orang tua yang telah membantu secara moril maupun materil. Penulis juga perkenankan untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Partono, M.Kom. selaku pembimbing I dan Ibu Rina Kurniawati, S.E., M.Si.

selaku pembimbing II yang telah memberikan arahan serta bimbingan selama penyelesaian laporan penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

Ladjamudin, bin Al-Bahra, FitzGerald, J. FitzGerald, A. F. Jr. Warren D. S. Analisis dan Desain Sistem Informasi., Graha Ilmu, Yogyakarta, 2005.

Marom, Chairul. Sistem Akuntansi Perusahaan Dagang. Grasindo, Jakarta, 2002.

Pressman, Roger S., Rekayasa Perangkat Lunak : Pendekatan Praktisi, Andi, Yogyakarta, 2002.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan merancang sebuah sistem E-commerce seperti sistem penjualan online berbasis web, perusahaan akan mendapat banyak keuntungan, seperti naiknya citra perusahaan di

Pembangunan Sistem Informasi Penjualan Produk Kulit Berbasis Web..

Tugas akhir ini merancang suatu aplikasi Sistem Informasi Penjualan Rumah Secara Online Berbasis Web yang bermanfaat untuk menyediakan informasi yang baik dengan

Sistem Informasi Penjualan Kusen Berbasis Web Pada Toko Delima Kusen Bekasi ini merupakan aplikasi sistem komputerisasi yang dibuat berbasis web dan memuat database atau

dibuat akan mempermudah konsumen dalam memperoleh informasi mengenai toko penjualan hardwere komputer ini dan memperkenalkan bahwa sistem informasi berbasis web e-commerce

Metode pendekatan yang digunakan terstruktur dan metode pengembagan sistem informasi data akademik berbasis web dibuat dengan mengunakan metode PIECES, dengan

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA KEDAI KOPI PUJANGGA DENGAN METODE WATERFALL BERBASIS

Untuk merancang sistem informasi berbasis web metode waterfall digunakan karena akan mempermudah dalam pembuatan rancang bangun sistem penjualan sehingga permasalahan yang ada dapat