Berikut ini adalah Project Updates Hari Sabtu, 23 Januari 2016 yang disarikan dari berbagai sumber. Untuk selengkapnya dapat berlangganan layanan khusus info tender proyek di www.tender-indonesia.com dengan menghubungi PT. Tender Indonesia,
Saudari Linagie/Wenty (021-6247372) atau email : [email protected].
DAFTAR ISI :
1. PMA ASAL KORSEL BANGU7N PABRIK DI JAWA TENGAH 2. STATISTIK MINGGU KE-3 JANUARI 2016
3. GARUDA INDONESIA SIAPKAN LAYANI RUTE JAKARTA-PURBALINGGA
4. DUA KONSORSIUM MENANGI TENDER PROYEK PALAPA RING 5. TRANSJABODETABEK TAMBAH 16 RUTE BARU
6. NILAI KONTRAK BARANG DAN JASA TNI AD RP 8 TRILIUN 7. TOTAL UPDATE TENDER SABTU 23, JANUARI 2016 SEBANYAK
[KATEGORI : MANUFACTURE]
1. PMA ASAL KORSEL BANGUN PABRIK DI JAWA
TENGAH
JAKARTA - PT Nesia Pan Pacific Clothing, perusahaan tekstil asal
Korea Selatan meresmikan dua unit pabrik senilai US$14,5 juta di atas lahan seluas 12 hektare di Wonogiri, Jawa Tengah.
PT Nesia Pan Pacific Clothing direncanakan akan menambah kembali realisasi investasi US$14,5 juta untuk pembangunan dua pabrik lagi pada tahun ini. Selain itu, tahun depan perusahaan akan merealisasikan investasi US$31 juta untuk tiga unit pabrik tambahan.
Dengan demikian, total investasi untuk pembangunan tujuh unit pabrik yang dilakukan dalam tiga tahap ini mencapai US$60 juta dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 12.600 orang. Kapasitas produksi kelak akan mencapai 24,1 juta potong per tahun dari 126 lini yang dimiliki.
Seluruh produk berupa pakaian jadi seperti celana, jaket, dan gaun yang dikirim ke pasar ekspor. PT Nesia Pan Pacific Clothing telah bekerja sama dengan H&M, Gap, Old Navy, Target, dan Tommy & Columbia yang memiliki kualifikasi dan standar pembeli intemasional.
Saleh Husin, Menteri Perindustrian, mengatakan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian nasional, mengingat berkontribusi cukup besar dalam produk domestik bruto.
"Hingga kuartal III/2015 sektor ini mampu menyumbang 1,17% terhadap PDB keseluruhan. Selain itu, industri TPT merupakan sektor penghasil devisa karena neraca perdagangannya selalu positif," ujarnya.
Hingga kuartal III/2015, ujarnya, sektor TPT mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$3,34 miliar dengan rincian nilai ekspor mencapai US$9,27 miliar dan impor US$5,93 miliar. Dalam hal ini, nilai ekspor TPT berkontribusi sebesar 8,06% terhadap ekspor nasional pada periode tersebut.
Selain itu, industri TPT menjadi sektor padat karya yang menyerap tenaga kerja sebanyak 1,5 juta orang atau 10,36% tenaga kerja dari sektor industri secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah terus memfasilitasi pertumbuhan sektor ini dengan sejumlah insentif.
Misalnya, Kemenperin terus menjalankan program restrukturisasi mesin dan peralatan industri serta peningkatan kemampuan tenaga kerja melalui pelatihan. Pemerintah juga menerapkan mm tarif
measures untuk menghalau produk impor melalui Standar Nasional
Indonesia wajib.
Terkait upaya peningatan kemampuan tenaga kerja industri TPT, lanjutnya, Kemenperin menginisiasi pendirian Akademi Komunitas Industri TPT Surakarta di Gedung Solo Technopark. Program ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di wilayah tersebut.
Pasalnya, hingga saat ini keberadaan perguruan tinggi vokasi yang menyelenggarakan pendidikan dengan spesialisasi teknologi di bidang TPT cukup terbatas. Pendirian lembaga pendidikan ini juga mendapatkan persetujuan dari Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian PAN dan RB.
[KATEGORI : INFO TENDER]
2. STATISTIK MINGGU KE-3 JANUARI 2016
JAKARTA - Berdasarkan data terhitung dari tanggal 18 Januari - 23
Januari 2016 ada sebanyak 1.807 tender.
Adapun total keseluruhan tendernya adalah sebagai berikut;
NO KATEGORI TOTAL
1 AGRO & FARM 24
2 AIR TRANSPORTATION 5
3 BOOKS & PRINTING 12 4 CATERING & ACCOMODATION SERVICE 85
5 CHEMICAL 18
6 CIVIL CONSTRUCTION 565 7 COMPUTER, IT & TELECOMMUNICATION 53 8 ELECTRIC, POWER GENERATION & TRANSMISSION 23 9 ENGINEERING, PROCUREMENT, CONSTRUCTION & FABRICATION SERVICES (EPC) 3 10 FORWARDING & LOGISTICS SERVICES 4
11 HEAVY EQUIPMENT 8
12 HSE & WASTE MANAGEMENT 12 13 INSTRUMENTATION & CONTROL 9 14 INSURANCE & FINANCIAL SERVICES 4 15 LABORATORY SERVICES & EQUIPMENT 10 16 LAND TRANSPORTATION 48
17 MAN POWER SUPPLY 173
18 MARINE TRANSPORTATION 16 19 MECHANICAL EQUIPMENT & SPARE PARTS 30 20 MECHANICAL SERVICES 27
21 MEDICAL EQUIPMENT 38
22 MICE, ADVERTISING & TRAVEL 22 23 OFFICE SUPPORT EQUIPMENT 39
24 OTHERS 11
25 PIPE, CASING, VALVE, TOOLS & HARDWARE 10
26 PUMP COMPRESSOR 4
27 SEISMIC, DRILLING & WELL SERVICE 7 28 SURVEY, CONSULTANT & INSPECTION 521
29 UNIFORM 26
[KATEGORI : AIR TRANSPORTATION]
3. GARUDA INDONESIA SIAPKAN LAYANI RUTE
JAKARTA-PURBALINGGA
JAKARTA - Garuda Indonesia siap melayani rute penerbangan
Jakarta-Purbalingga jika wacana pengembangan Pangkalan TNI Angkatan Udara Wirasaba di Purbalingga, Jawa Tengah, menjadi bandara komersial terealisasi.
"Pokoknya kami tunggu kepastian dan spesifikasi dari bandara karena apapun akan tergantung dari spesifikasi yang ada terpenuhi atau tidak," ujar Muhammad Arif Wibowo, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk., Jumat (22/1) kemarin.
Selain itu, kata Arif, ‘availability’ dari ‘airport’-nya benar-benar siap atau belum. Kalau secara pasar ini menjadi bagian yang potensial untuk dikembangkan ke depan karena ada empat kabupaten yang sentralnya di wilayah sini.
Oleh karena itu, Garuda tinggal menunggu kepastian dari pihak penyedia bandara plus spesifikasi-spesifikasinya harus sesuai dengan pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia.
Saat ini Garuda Indonesia memlllki pesawat ATR 72-600 sehingga panjang dan kekerasan landasan pacu Bandara Wirasaba harus cukup serta navigasi dan sarana pendukung harus terpenuhi.
Menurut Arif, berdasarkan informasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, pertumbuhan di wilayah eks Keresidenan Banyumas di atas rata-rata pertumbuhan nasional.
[KATEGORI : COMPUTER IT & TELECOMMUNICATION]
4. DUA KONSORSIUM MENANGI TENDER PROYEK
PALAPA RING
JAKARTA - Dua konsorsium perusahaan telekomunikasi memenangi
lelang proyek Palapa Ring yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika. Proyek ini terdiri atas tiga paket yakni paket barat, tengah, dan timur. Para pemenang bakal membangun infrastruktur untuk pelayanan telekomunikasi di 57 kabupaten/kota.
Juru bicara Kementerian Komunikasi, Ismail Cawidu, menuturkan, dari tiga paket baru, dua paket sudah memiliki pemenang tender. "Soalnya paket ketiga, atau paket timur, akan diulang lagi tendernya dari prakualifikasi," ujarnya, kemarin.
Palapa Ring merupakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung (backbone) serat optik nasional yang bertujuan memeratakan akses pita lebar (broadband) di Indonesia. Selain membuka akses informasi, proyek senilai US$230,64 juta atau sekitar Rp3,1 triliun ini bertujuan melayani daerah yang tidak layak secara bisnis. Targetnya, pembangunan infrastruktur proyek ini bisa selesai pada akhir 2018 dan mulai beroperasi pada 2019.
Untuk paket barat, pemenangnya adalah Konsorsium Mora Telematika Indonesia bersama PT Ketrosden Triasmitra. Mereka bakal mengerjakan pemasangan kabel serat optik di wilayah Riau dan Kepulauan Riau sampai Pulau Natuna dengan panjang total kabel serat optik sekitar 2.000 kilometer.
Adapun paket tengah dimenangi Konsorsium Pandawa Lima, yang terdiri atas lima perusahaan yakni PT LEN selaku ketua konsorsium, PT Teknologi Riset Global Investama, PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa, dan PT Multi Kontrol Nusantara.
Konsorsium ini akan mengerjakan pemasangan kabel serat optik dengan panjang 2.700 kilometer. Wilayah yang bakal dilayani oleh infrastruktur ini adalah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta Kepulauan Sangihe-Talaud.
Persiapan paket timur, tutur Ismail, perlu diulang agar lebih matang, mengingat kompleksitas profil medan di kawasan Indonesia timur. Paket ini akan mencakup wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, Papua, sampai pedalaman Papua. Meski demikian, menurut dia, kementerian tidak akan mengulur target pengoperasian infrastruktur serat optik di Indonesia timur. "Tetap dipatok selesai pada akhir 2018 dan mulai beroperasi pada awal 2019."
[KATEGORI : LAND TRANSPORTATION]
5. TRANSJABODETABEK TAMBAH 16 RUTE BARU
JAKARTA - PT Transportasi Jabodetabek (Transjabodetabek) bakal
menambah 16 rute baru pada Februari mendatang. Penambahan rute ini dilakukan karena Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD), operator Transjabodetabek, baru saja menerima 600 unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan.
Sebanyak 400 unit bus akan melayani 16 rute baru, sedangkan 200 unit bus akan beroperasi di rute bus Transjakarta. Sebab, selain mengurus Transjabodetabek, PPD menjadi operator di tujuh koridor Transjakarta, yaitu koridor 1 hingga koridor 7.
Ke-16 rute baru tersebut adalah Hotel Indonesia, Bekasi-Tanjung Priok, Delta Mas-Grogol-Pluit, Delta Mas-Senen-Bekasi-Tanjung Priok, Summarecon Bekasi-Pasar Baru, Bogor-Kota, Ancol, Jatijajar-Pulogadung, Jatijajar-Dukuh Atas, Jatijajar-Senen, BSD City-Blok M, Ciputat-Kampung Rambutan, Kota Bumi-Senen, Poris Plawad-Ancol, Poris Plawad-Blok M, serta Serpong-Tanjung Priok.
Rute baru ini melengkapi 20 rute Transjabodetabek yang sudah ada. Sebelumnya, ada empat rute yang telah beroperasi, yaitu Harapan Indah-Bekasi-Pasar Baru, Depok-PGC-Grogol, Poris Plawad-Kemayoran, dan Ciputat-Blok M.
Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa, mengatakan izin kir 600 unit bus baru berukuran sedang itu sedang diurus. "Setelah selesai, busnya kami ambil dari karoseri," ucap Pande kemarin. Ia menargetkan rute baru dengan bus baru bakal beroperasi pada Februari mendatang.
Tarif Transjabodetabek kini juga hanya sekali dibayar, yakni Rp3.500, seperti halnya tarif Transjakarta. Penumpang membayar sekali di terminal keberangkatan dan tak perlu membayar lagi bila naik dari halte Transjakarta. Ini serupa dengan feeder busway yang dioperasikan Kopaja.
Kebijakan ini berlaku pekan lalu, ketika PPD dan PT Transjakarta bersepakat bekerja sama dengan pembayaran rupiah per kilometer. Dengan sistem ini, biaya operasional PPD, seperti gaji sopir, bakal dibayarkan Transjakarta. Dulu, sebelum penggabungan ini, penumpang Transjabodetabek harus membayar Rp 8.000 untuk naik bus berwarna biru gelap itu.
Juru bicara PT Transjakarta, Prasetya Budi, optimistis target 1 juta penumpang Transjakarta bakal tercapai pada 2017 karena jumlah bus semakin banyak. "Biaya perjalanan juga semakin murah," katanya.
[KATEGORI : DEFENSE INDUSTRY]
6. NILAI KONTRAK BARANG DAN JASA TNI AD RP 8
TRILIUN
JAKARTA - Menyusul rilis dari Transparency International Indonesia
(TII) terkait indeks antikorupsi militer di Indonesia, TNI Angkatan Darat (AD) pada Jumat (22/1) kemarin memaparkan kontrak pengadaan barang dan jasa.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono mengatakan, pembukaan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini merupakan perintah Presiden. "Dengan program launching seperti ini kan nilainya berapa sudah kita sebutkan dan secara kualitas juga akan kita kawal terus," ujar Mulyono di Markas Besar Angkatan Darat, Jumat (22/1) kemarin.
Mulyono mengatakan, untuk bisa memperketat pengawasan pembelian barang dan jasa ia juga akan menyeleksi semua program. Ia mengatakan, akan ada skala prioritas dalam kontrak yang ada. Setidaknya, dari 664 prioritas akan ada 147 kontrak yang diprioritaskan pada awal tahun ini. Untuk 2016 ini, nilai kontrak pengadaan barang dan jasa nilainya Rp8 triliun.
Dengan dimulainya pelaksanaan kegiatan secara dini maka secara otomatis akan mempercepat daya serap anggaran TNI AD dan dapat menghindari terjadinya lintas tahun.
Mulyono tidak menjelaskan secara rinci barang-barang dan jasa apa saja yang menjadi prioritas dalam kontrak-kontrak tersebut. Namun, yang disetujui nanti alutsista terkait dengan persenjataan dari Artileri Medan (Armed), Artileri Pertahanan Udara (Arhanud), yakni Meriam Caesar buatan Prancis, Roket Astros II MK-6 Avibras buatan Brasil dan lainnya.
[KATEGORI : INFO TENDER]
7. TOTAL UPDATE TENDER SABTU 23, JANUARI 2016
SEBANYAK 223 PROYEK TENDER
Tender Update Hari Ini Sebanyak 223 Dengan Penender Terbanyak Oil, Gas & Electricity Dari Indonesia Power Dengan 3 Tender, Diikuti Oleh Chevron Pacific Indonesia Dengan 2 Tender. Adapun beberapa tender menarik ialah :
1. Pemasangan Sistem Monitoring Power Plant Terintegrasi - Pemilik proyek : Pertamina EP Asset 2.
2. Pengadaan Fan Blade Unit 1 PLTP Darajat - Pemilik Proyek : Indonesia Power.
3. Material Dan Jasa Penggantian Flowmeter Gas GT 1.1 Dari Turbine Flowmeter Menjadi Orifice Meter - PJB Pembangkitan Muara Tawar.