• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANUAL IKU PERJANJIAN KINERJA LEVEL 3. Bidang Tata Operasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MANUAL IKU PERJANJIAN KINERJA LEVEL 3. Bidang Tata Operasional"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Kementerian Kelautan dan Perikanan

Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

2020

MANUAL IKU

PERJANJIAN KINERJA LEVEL 3

Bidang Tata Operasional

(2)

membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.

Perencanaan kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategik, yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan tahunan. Didalam rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan yang merupakan komitmen bagi instansi untuk mencapainya dalam tahun tertentu.

Terkait dengan hal tersebut sebagai instrumen untuk pengukuran capaian kinerja Bidang Tata Operasional, diperlukan Manual IKU Perjanjian Kinerja Bidang Tata Operasional BBRSEKP Tahun 2020 (pada alur proses dilengkapi dengan feed back perbaikan data kinerja).

Jakarta, April 2020

Kepala Bidang Tata Operasional

Yayan Hikmayani

(3)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : (1) Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 10

Policy Brief

MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Rekomendasi hasil riset sosial ekonomi yang dihasilkan

Jumlah rekomendasi hasil riset sosial ekonomi KP yang dihasilkan pada kegiatan Analisis Kebijakan Sosial Ekonomi KP tahun 2020

(1). Rekomendasi kebijakan (policy brief) merupakan dokumen ringkas yang berfokus pada topik untuk menyampaikan temuan dan

rekomendasi suatu kegiatan riset kepada pemangku kepentingan yang umumnya tidak lebih dari 2-4 halaman (1.500 kata).

(2). Outline rekomendasi kebijakan yang disajikan dalam bentuk Policy Brief terdiri dari 8 bagian, yaitu: Judul Naskah, Ringkasan Eksekutif, Pendahuluan, Elaborasi Masalah dan Temuan Pokok, Rekomendasi Kebijakan, Kesimpulan, Daftar Pustaka dan Tim Penyusun sesuai dengan format outline yang disajikan pada Lampiran 1.

(3). Naskah Policy Brief yang dihasilkan melalui 2 tahapan review oleh tim reviewer, yaitu: Review tahap 1 dilakukan untuk memastikan naskah Policy Brief yang dihasilkan sudah sesuai dengan format penulisan.

Dilanjutkan dengan Review tahap 2 terkait dengan kedalaman substansi dan rekomendasi kebijakan yang ditawarkan.

Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

(4)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Jumlah naskah model dinamika pengelolaan SDKP yang dihasilkan pada tahun berjalan

Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.

Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi

Model Sosial Ekonomi Dinamika Pengelolaan SDKP terkait dengan pembangunan wilayah SDKP dan ekonomi SDKP.

Model Sosial Ekonomi Dinamika Pengelolaan SDKP yang dihasilkan Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

(5)

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 2

(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Sosial Ekonomi Open- Closed Season Dalam Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan Prioritas: Benih Lobster dan Rajungan

(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja

(6)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Jumlah naskah Model Sosial dan Kelembagaan yang dihasilkan pada tahun berjalan

(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Kebijakan Pengelolaan Perikanan Pada Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

Model Sosial dan Kelembagaan yang dihasilkan

Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.

Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi

Model sosial kelembagaan yang dihasilkan terkait dengan gender, sosial antropologi, hukum dan politik, kelembagaan

(7)

Tabel Data : Realisasi Tahun

2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 2

(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Kebijakan Pengelolaan Perikanan Pada Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja

(8)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Jumlah naskahModel Sistem Usaha Pemasaran dan Perdagangan yang dihasilkan pada tahun berjalan

Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

Model Sistem Usaha Pemasaran dan Perdagangan yang dihasilkan

Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.

Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi

Model sistem usaha pemasaran dan perdagangan terkait dengan usaha

(9)

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 2

(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Implementasi Sertifikasi Produk Dalam Mendukung Ekspor Perikanan Indonesia (2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja

(10)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 1

Jumlah pedoman umum yang dihasilkan pada tahun berjalan

buku pedoman umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan

Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

Pedoman Umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan

Pedoman Umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan berisi langkah-langkah penentuan indikator mikro, penyiapan instrumen riset, potensi desa/ calon lokasi riset dan daftar calon responden

(11)

Sasaran Kegiatan :

Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Paket

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Jumlah pedoman umum penerapan model integrasi sosial ekonomi KP dihasilkan pada tahun berjalan yang memuat kegiatan rekayasa sosial dan ekonomi masyarakat desa sesuai potensi dan kebutuhan Desa serta laporan pelaksanaan kegiatan di desa inovasi budidaya perikanan MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI

KELAUTAN DAN PERIKANAN

Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan

Pedoman Umum Penerapan Model Integrasi Sosial Ekonomi di Desa Inovasi Budidaya Perikanan

Penerapan model integrasi sosial ekonomi di Desa Inovasi budidaya perikanan merupakan riset aksi yang mengimplemetasikan model sosek yang sesuai di lokasi terpilih untuk mendukung pengembangan desa inovasi budidaya udang

'Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (UU No.

6/2014)

Inovasi adalah cara-cara baru atau teknologi baru yang digunakan untuk memperbaikai kehidupan sosial ekonomi masyarakat agar berdaya guna dan berhasil guna

Teknologi merupakan materi konkret (hard atau soft) pengetahuan untuk penggunaan praktis, yang dapat mengubah pengalaman manusia dan dunia yang dihuninya

(12)

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 1

(1). Naskah Model Penerapan Model Integrasi Sosial Ekonomi di Desa Inovasi Budidaya Perikanan

(2). Laporan pelaksanaan kegiatan di desa inovasi

(13)

Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik pada BBRSEKP Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Dokumen

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : (1) Seksi Program dan Anggaran (2) Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Jumlah dokumen Perencanaan dan Monev dalam penilaian SAKIP tahun berjalan

MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Dokumen Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi terkait SAKIP

(1) Dokumen Perencanaan

Dokumen perencanaan yang dimaksud adalah dokumen renstra, renja dan RKAKL yang merupakan dokumen perencanaan unit kerja mandiri memuat kebijakan, program, kegiatan indikator kinerja, target kinerja dan alokasi anggaran yang diinput dalam aplikasi Renja

Krisna/RKAKL/SAKTI dan diverifikasi oleh Bappenas dan DJA.

(1) Dokumen Monev terkait SAKIP

Dokumen laporan kinerja adalah dokumen yang memuat informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai dan merupakan upaya perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerja.

(14)

Tabel Data : Realisasi Tahun

2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 15

Renja 2020 RKAKL 2020 PK Level 2 TA. 2020 Manual IKU TA 2020 Rencana Aksi TA 2020 LKJ

Pengukuran Kinerja

(15)

Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik pada BBRSEKP Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Nilai

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : Seksi Program dan Anggaran

Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022

- 80

Data Kinerja ASN (diambil dari data dasar pada Aplikasi e-SKP dan Simpeg Online KKP)

MANUAL IKU BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nilai Kinerja ASN Bidang Tata Operasional

Nilai Kinerja ASN diukur dari indikator penilaian prestasi kerja PNS, yang meliputi :

a. Sasaran Kerja Pegawai (SKP); dan b. Perilaku kerja, berdasarkan aplikasi e-pegawai KKP

(16)

Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik Indikator Kinerja Utama :

Deskripsi IKU : Definisi

Formula

Satuan Pengukuran : Nilai

Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional

Sumber Data : (1) Seksi Program dan Anggaran (2) Seksi Monitoring dan Evaluasi

Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir

Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit

(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan

Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik

Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan

Bukti Capaian :

Tabel Data : Realisasi

Tahun 2018

Target Tahun

2019

Realisasi Tahun

2019

Target Tahun 2020

Target Tahun 2021

Target Tahun 2022 90

Realisasi anggaran dilakukan dengan membandingkan antara data realisasi anggaran belanja yang diperoleh dari aplikasi OM SPAN pada akhir bulan berjalan dengan pagu anggaran

Nilai Realisasi Anggaran Lingkup Tata Operasional

Laporan realisasi anggaran aplikasi SILABI dan SAS yang sudah SP2D (aplikasi om SPAN)

R : Realisasi anggaran belanja

RA : Akumulasi realisasi anggaran belanja PA : Akumulasi pagu anggaran

Gambar

Tabel Data  : Realisasi  Tahun  2018 Target Tahun2019 Realisasi Tahun 2019 Target Tahun 2020 Target Tahun 2021 Target Tahun 2022 2
Tabel Data  : Realisasi
Tabel Data  : Realisasi
Tabel Data  : Realisasi
+2

Referensi

Dokumen terkait

Karena panjang panjang tulang humerus dan tulang ini pun bekerja untuk mendukung beberapa fungsi, maka ketika tulang ini patah atau terluka, maka akan timbul masalah di beberapa

81 A tahun 2013 lampiran IV, dijelaskan bahwa proses pembelajaran dikembangkan atas prinsip pembelajaran siswa aktif melalui kegiatan mengamati (melihat,

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka terdapat beberapa saran yang perlu disampaikan sebagai berikut: (1) Bagi peneliti selanjutnya dapat melihat pengaruh

Konsep penyembuhan penyakit kronis yang memerlukan waktu pengobatan yang panjang dengan pemeriksaan rutin yang berulang – ulang dapat dikatakan membutuhkan dana yang

Activity Based Costing dengan metode Traditonal Costing yang dapat dilihat dengan adanya selisih. Pada harga pokok produksi roti donat diketahui selisihnya sebesar

Cancel Anytime... D adala$ milik !endiri entuk angunan Ruma$ 'ang !aat ini ditem)ati keluarga Tn. Ata) ruma$ eru)a genting. Ata) ruma$ eru)a genting. ntuk )enerangan

Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disarankan agar pada proses pembelajaran harus dilakukan dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penggunaan Lembar

Tindakan yang melanggar kesusilaan yang oleh masyarakat telah diakui sebagai hukum tidak tertulis juga dianggap sebagai perbuatan melawan hukum, manakala tindakan