Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
2020
MANUAL IKU
PERJANJIAN KINERJA LEVEL 3
Bidang Tata Operasional
membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.
Perencanaan kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategik, yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan tahunan. Didalam rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan yang merupakan komitmen bagi instansi untuk mencapainya dalam tahun tertentu.
Terkait dengan hal tersebut sebagai instrumen untuk pengukuran capaian kinerja Bidang Tata Operasional, diperlukan Manual IKU Perjanjian Kinerja Bidang Tata Operasional BBRSEKP Tahun 2020 (pada alur proses dilengkapi dengan feed back perbaikan data kinerja).
Jakarta, April 2020
Kepala Bidang Tata Operasional
Yayan Hikmayani
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : (1) Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 10
Policy Brief
MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Rekomendasi hasil riset sosial ekonomi yang dihasilkan
Jumlah rekomendasi hasil riset sosial ekonomi KP yang dihasilkan pada kegiatan Analisis Kebijakan Sosial Ekonomi KP tahun 2020
(1). Rekomendasi kebijakan (policy brief) merupakan dokumen ringkas yang berfokus pada topik untuk menyampaikan temuan dan
rekomendasi suatu kegiatan riset kepada pemangku kepentingan yang umumnya tidak lebih dari 2-4 halaman (1.500 kata).
(2). Outline rekomendasi kebijakan yang disajikan dalam bentuk Policy Brief terdiri dari 8 bagian, yaitu: Judul Naskah, Ringkasan Eksekutif, Pendahuluan, Elaborasi Masalah dan Temuan Pokok, Rekomendasi Kebijakan, Kesimpulan, Daftar Pustaka dan Tim Penyusun sesuai dengan format outline yang disajikan pada Lampiran 1.
(3). Naskah Policy Brief yang dihasilkan melalui 2 tahapan review oleh tim reviewer, yaitu: Review tahap 1 dilakukan untuk memastikan naskah Policy Brief yang dihasilkan sudah sesuai dengan format penulisan.
Dilanjutkan dengan Review tahap 2 terkait dengan kedalaman substansi dan rekomendasi kebijakan yang ditawarkan.
Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Jumlah naskah model dinamika pengelolaan SDKP yang dihasilkan pada tahun berjalan
Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.
Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi
Model Sosial Ekonomi Dinamika Pengelolaan SDKP terkait dengan pembangunan wilayah SDKP dan ekonomi SDKP.
Model Sosial Ekonomi Dinamika Pengelolaan SDKP yang dihasilkan Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 2
(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Sosial Ekonomi Open- Closed Season Dalam Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan Prioritas: Benih Lobster dan Rajungan
(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Jumlah naskah Model Sosial dan Kelembagaan yang dihasilkan pada tahun berjalan
(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Kebijakan Pengelolaan Perikanan Pada Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Model Sosial dan Kelembagaan yang dihasilkan
Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.
Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi
Model sosial kelembagaan yang dihasilkan terkait dengan gender, sosial antropologi, hukum dan politik, kelembagaan
Tabel Data : Realisasi Tahun
2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 2
(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Kebijakan Pengelolaan Perikanan Pada Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
(2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Jumlah naskahModel Sistem Usaha Pemasaran dan Perdagangan yang dihasilkan pada tahun berjalan
Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Model Sistem Usaha Pemasaran dan Perdagangan yang dihasilkan
Model sosial ekonomi merupakan suatu penyederhanaan kondisi sosial ekonomi masyarakat KP berupa kerangka konseptual atas isu tertentu yang dapat menjadi panduan dalam penyelesaian masalah atau perumusan kebijakan dalam lingkup sosial ekonomi kelautan dan perikanan.
Model sosial ekonomi KP dapat berupa: kerangka pikir (logical framework, abstraksi), komputasi kuantitatif (ekonometrik, statistik, matematik), desain/arsitektur (obyek: representasi miniatur, rencana bisnis, pembangunan komunitas, klaster, kawasan, organisasi tatakelola, kerangka kebijakan, kerangka regulasi
Model sistem usaha pemasaran dan perdagangan terkait dengan usaha
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 2
(1). Naskah model berdasarkan hasil riset: Model Implementasi Sertifikasi Produk Dalam Mendukung Ekspor Perikanan Indonesia (2). Dokumen/Laporan Naskah model disahkan oleh pimpinan unit kerja
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 1
Jumlah pedoman umum yang dihasilkan pada tahun berjalan
buku pedoman umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan
Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Pedoman Umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan
Pedoman Umum indikator mikro sosial ekonomi kelautan dan perikanan berisi langkah-langkah penentuan indikator mikro, penyiapan instrumen riset, potensi desa/ calon lokasi riset dan daftar calon responden
Sasaran Kegiatan :
Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Paket
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Ketua Pelaksana Kegiatan Riset dan Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Jumlah pedoman umum penerapan model integrasi sosial ekonomi KP dihasilkan pada tahun berjalan yang memuat kegiatan rekayasa sosial dan ekonomi masyarakat desa sesuai potensi dan kebutuhan Desa serta laporan pelaksanaan kegiatan di desa inovasi budidaya perikanan MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI
KELAUTAN DAN PERIKANAN
Hasil riset dan inovasi sosial ekonomi kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan
Pedoman Umum Penerapan Model Integrasi Sosial Ekonomi di Desa Inovasi Budidaya Perikanan
Penerapan model integrasi sosial ekonomi di Desa Inovasi budidaya perikanan merupakan riset aksi yang mengimplemetasikan model sosek yang sesuai di lokasi terpilih untuk mendukung pengembangan desa inovasi budidaya udang
'Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (UU No.
6/2014)
Inovasi adalah cara-cara baru atau teknologi baru yang digunakan untuk memperbaikai kehidupan sosial ekonomi masyarakat agar berdaya guna dan berhasil guna
Teknologi merupakan materi konkret (hard atau soft) pengetahuan untuk penggunaan praktis, yang dapat mengubah pengalaman manusia dan dunia yang dihuninya
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 1
(1). Naskah Model Penerapan Model Integrasi Sosial Ekonomi di Desa Inovasi Budidaya Perikanan
(2). Laporan pelaksanaan kegiatan di desa inovasi
Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik pada BBRSEKP Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Dokumen
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : (1) Seksi Program dan Anggaran (2) Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Jumlah dokumen Perencanaan dan Monev dalam penilaian SAKIP tahun berjalan
MANUAL IKU BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Dokumen Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi terkait SAKIP
(1) Dokumen Perencanaan
Dokumen perencanaan yang dimaksud adalah dokumen renstra, renja dan RKAKL yang merupakan dokumen perencanaan unit kerja mandiri memuat kebijakan, program, kegiatan indikator kinerja, target kinerja dan alokasi anggaran yang diinput dalam aplikasi Renja
Krisna/RKAKL/SAKTI dan diverifikasi oleh Bappenas dan DJA.
(1) Dokumen Monev terkait SAKIP
Dokumen laporan kinerja adalah dokumen yang memuat informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai dan merupakan upaya perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerja.
Tabel Data : Realisasi Tahun
2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 15
Renja 2020 RKAKL 2020 PK Level 2 TA. 2020 Manual IKU TA 2020 Rencana Aksi TA 2020 LKJ
Pengukuran Kinerja
Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik pada BBRSEKP Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Nilai
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : Seksi Program dan Anggaran
Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022
- 80
Data Kinerja ASN (diambil dari data dasar pada Aplikasi e-SKP dan Simpeg Online KKP)
MANUAL IKU BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Nilai Kinerja ASN Bidang Tata Operasional
Nilai Kinerja ASN diukur dari indikator penilaian prestasi kerja PNS, yang meliputi :
a. Sasaran Kerja Pegawai (SKP); dan b. Perilaku kerja, berdasarkan aplikasi e-pegawai KKP
Sasaran Kegiatan : Tata Kelola Pemerintahan yang baik Indikator Kinerja Utama :
Deskripsi IKU : Definisi
Formula
Satuan Pengukuran : Nilai
Jenis Aspek Target pada SKP : (1) Kuantitas/output (2) Kualitas/mutu (3) Waktu (4) Biaya Tingkat Validitas IKU : (1) Lead input (2) Lead Proses (3) Lag Output (4) Lag Outcome Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Bidang Tata Operasional
Sumber Data : (1) Seksi Program dan Anggaran (2) Seksi Monitoring dan Evaluasi
Status Data : (1) Raw Data-mengunakan data yang tidak diolah (2) Hasil perhitungan raw data - bila data diolah Jenis Perhitungan Data : (1) Akumulasi (2) Rata-Rata (3) Nilai Posisi Akhir
Metode Cascading : (1) Adopsi Langsung (2) Dipersempit
(3) Komponen Pembentuk (4) Tidak Diturunkan
Polarisasi : (1) Maximize = semakin tinggi, makin baik (2) Minimize = makin rendah, makin baik (3) Stabilize = makin stabil, makin baik
Periode Pelaporan : (1) Bulanan (2) Triwulanan (3) Semesteran (4) Tahunan
Bukti Capaian :
Tabel Data : Realisasi
Tahun 2018
Target Tahun
2019
Realisasi Tahun
2019
Target Tahun 2020
Target Tahun 2021
Target Tahun 2022 90
Realisasi anggaran dilakukan dengan membandingkan antara data realisasi anggaran belanja yang diperoleh dari aplikasi OM SPAN pada akhir bulan berjalan dengan pagu anggaran
Nilai Realisasi Anggaran Lingkup Tata Operasional
Laporan realisasi anggaran aplikasi SILABI dan SAS yang sudah SP2D (aplikasi om SPAN)
R : Realisasi anggaran belanja
RA : Akumulasi realisasi anggaran belanja PA : Akumulasi pagu anggaran