RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SMKN 1 BADEGAN Mata Pelajaran : Kimia
Komp. Keahlian : TKR Kelas/Semester : X/ Ganjil Tahun Pelajaran : 2022/2023 Alokasi Waktu : 1 x 45 Menit
A. Kompetensi Inti 1. Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian kimia pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
2. Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian kimia.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar
3.6 Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa dan pH larutan (asam kuat dan asam lemah, basa kuat dan basa lemah) dalam kehidupan sehari hari
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.1 Mengidentifikasikan teori asam basa 3.6.2 Mengidentifikasi sifat larutan asam basa
3.6.3 Mendeskripsikan pengertian PH D. Tujuan Pembelajaran
3.6.1.1 Peserta didik dapat mendeskripsikan teori asam basa Arrhenius.
3.6.1.2 Peserta didik dapat mendiskripsikan teori asam basa Bronted-Lowry,dan Lewis.
3.6.2.1 Peserta didik dapat menjelaskan sifat larutan asam basa 3.6.2.2 Peserta didik dapat memberikan contoh senyawa asam basa 3.6.3.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian PH
E.Materi Pembelajaran
• Teori asam basa 1. Teori Arrhenius
Menurut Arrhenius, asam adalah suatu zat yang melarut kedalam air untuk memberikan ion-ion hidrogen positif (H+), sedangkan basa adalah zat yang melarut kedalam air untuk memberikan ion-ion hidroksida (OH-)
Contoh asam Arrhenius:
HCl H+ + Cl- Contoh basa Arrhenius : NaOH Na+ + OH- 2. Teori Bronsted-Lowry
Menurut Bronsted-Lowry, asam adalah suatu senyawa yang dapat memberikan proton (H+) sehingga disebut donor proton, dan basa adalah suatu senyawa yang dapat menerima proton sehingga disebut sebagai akseptor proton.
Basa yang dihasilkan jika suatu asam menyumbangkan proton disebut basa konjugasi dari asan. Asam yang dihasilkan jika basa menerima sebuah proton disebut asam konjugasi dari basa.
3. Teori lewis
Asam lewis sebagai spesi yang bertindak sebagai penerima pasangan elektron dalam reaksi kimia, dan basa lewis adalah donor pasangan elektron
Ciri-ciri asam dan basa :
No Asam Basa
1. Rasa asam Rasa lebih pahit
2. Dapat menetralkan basa Dapat menetralkan asam
3. Dapat memerahkan lakmus biru Dapat membirukan lakmus merah 4. Dalam air dapat menghasilkan ion
Hidrogen (H+)
Dalam air dapat menghasilkan ion Hidroksida (OH-)
5. Pada umumnya terjadi dengan ikatan kovalen
Pada umumnya terjadi dengan ikatan ion dan kovalen
6. Dalam larutan air memiliki pH < 7 Dalam larutan air memiliki pH > 7 7. Dapat menghantarkan arus listrik Dapat menghantarkan arus listrik
8. Bersifat korosif Bersifat kaustik
• Asam dan basa dapat ditunjukkan dengan menggunakan indikator asam-basa, yaitu zat- zat warna yang warnanya berbeda dalam larutan asam dan basa. misalnya kertas lakmus, indikator pH (indikator universal), pH meter
• Sifat larutan juga dapat ditunjukkan dengan mengukur pHnya, pH adalah suatu parameter yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman larutan.
• Nilai pH
Telah disebutkan bahwa pembawa sifat asam adalah ion H+. Jadi derajat atau tingkat keasaman larutan bergantung pada konsentrasi ion H+ dalam larutan, makin besar konsentrasi ion H+ makin asam larutan
pH = -log [H+]
Untuk asam kuat [H+] = a. M
Untuk asam lemah : [H+] = Ka.M
Perlu diperhatikan bahwa tingkat keasaman berbanding terbalik dengan nilai pH.
Artinya, makin asam larutan maka nilai pH nya makin kecil, dan sebaliknya
• Nilai pOH
Analogi dengan pH (sebagai cara menyatakan konsentrasi ion H+), konsentrasi ion OH- juga dapat dinyatakan dengan cara yang sama, yaitu dengan pOH
pOH = -log[OH-] pH + pOH = 14
pH = 14 – pOH
Untuk basa kuat:
[OH-] = b . M
Untuk basa lemah:
[OH-] = Kb . M
E. Pendekatan, Model dan Metode
1. Pendekatan berfikir : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning
3. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi dan Penugasan F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesatu:
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 1. Pendahuluan
1) Berdoa dan salam
2) Mengecek kehadiran siswa siswa.
3) Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait materi “Larutan asam basa”.
4) Apersepsi: bertanya jawab tentang manfaat larutan asam basa dalam kehidupan sehari-hari.
5) Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini mengenai Larutan Asam-basa.
6) Memandu siswa membentuk kelompok, yang masing-masing terdiri dari 4 – 5 siswa
15 Menit
2. Kegiatan Inti
A. Pemberian rangsangan (Stimulation);
Di dalam kelompok belajar peserta didik:
15 menit
1. Membaca literature untuk menemukan informasi tentang teori asam basa.
2. Mencari informasi dari berbagai media tentang teori asam basa
B. Pernyataan/identifikasi masalah (problem statement)
Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:
1. Mengapa jeruk rasanya masam, sabun pahit, dan air mineral tidak terasa?
2. Kelompokkan mana senyawa yang bersifat asam, basa dan netral !
C. Pengumpulan data (Data Collection)
Dalam kegiatan kelompok peserta didik : 1. berdiskusi dan menggali informasi dari
beberapa literatur ilmiah tentang teori- teori asam basa dan sifat larutan asam, basa.
2. menganalisis teori asam basa berdasarkan konsep Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis, beserta contoh reaksinya
3. menyebutkan sifat larutan asamdan basa.
D. Pembuktian
(verification)
1. Peserta didik mengolah data dari hasil diskusi kelompok.
2. Membuat laporan hasil diskusi kelompok E. Menarik kesimpulan
(generalization)
1. Guru mendorong siswa untuk menyimpulkan nilai yang diperoleh dari kegiatan pembelajaran.
2. Guru mendorong siswa untuk merefleksi dan menemukan nilai-nilai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini.
3. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok ( secara bergantian ).
4. Guru memberikan penegasan tentang konsep asam dan basa.
3. Penutup
1. Guru memberikan Review 2. Guru menutup pembelajaran
3. Memberi PR kepada siswa dengan mengerjakan uji kepahaman buku
paket kimia Erlangga hal …
4. Petugas piket membersihkan ruangan 5. Berdo’a dan salam
15 menit
H. Penilaian Pembelajaran, Remidial, danPengayaan 1. Jenis dan teknis penilaian
NO ASPEK TEKNIK BENTUK INSTRUMEN
1. Sikap Observasi - Jurnal
2. Pengetahuan - tes tertulis - soal uraian
3. Ketrampilan - portofolio - laporan diskusi kelompok
a. Penilaian Sikap
LEMBAR PENILAIAN JURNAL
HARI/TANGGAL NAMA SISWA Aspek yang diamati Catatan
pengamatan
b. Pengetahuan
Soal Pertemuan 1 (Soal Uraian )
1. Jelaskan pengertian asam basa menurut Arrhenius dan Bronsted Lowry!
2. Kelompokkan senyawa berikut ini dalam larutan asam basa menurut Arrhenius!
a. HClO b. NaOH c. CH3COOH d. BaOH e. HCl
3. Tuliskan reaksi ionisasi dari asam dan basa pada soal no. 2 !
4. Sebutkan cirri-ciri larutan yang bersifat asam dan basa menurut Arrhenius !
Kunci Jawaban :
1. a. Menurut Arrhenius, asam adalah suatu zat yang melarut kedalam air untuk
memberikan ion-ion hidrogen positif (H+), sedangkan basa adalah zat yang melarut kedalam air untuk memberikan ion-ion hidroksida (OH-).
b. Menurut Bronsted-Lowry, asam adalah suatu senyawa yang dapat memberikan proton (H+) sehingga disebut donor proton, dan basa adalah suatu senyawa yang dapat menerima proton sehingga disebut sebagai akseptor proton.
2. a. asam b. basa c. asam d. basa e. asam
3. a. HClO H+ + CLO- b. NaOH Na+ + OH- c. CH3COOH H+ + CH3COO- d. BaOH Ba2+ + OH- e. HCL H+ + Cl- 4.
No Asam Basa
1. Rasa asam Rasa lebih pahit
2. Dapat menetralkan basa Dapat menetralkan asam
3. Dapat memerahkan lakmus biru Dapat membirukan lakmus merah 4. Dalam air dapat menghasilkan ion
Hidrogen (H+)
Dalam air dapat menghasilkan ion Hidroksida (OH-)
5. Pada umumnya terjadi dengan ikatan kovalen
Pada umumnya terjadi dengan ikatan ion dan kovalen
6. Dalam larutan air memiliki pH < 7 Dalam larutan air memiliki pH > 7 7. Dapat menghantarkan arus listrik Dapat menghantarkan arus listrik
8. Bersifat korosif Bersifat kaustik
Pedoman Penilaian
Nilai =
100
Rubrik Penilaian Isian
KRITERIA JAWABAN
NO ITEM SOAL 1 2 3 4 KET
Sangat sesuai 10 10 10 10
Sesuai 8 8 8 8
Cukup/Sedang 6 6 6 6
Tidak Sesuai 4 4 4 4
Sangat Tidak Sesuai 2 2 2 2
Kosong 0 0 0 0
c. Penilaian Ketrampilan
LEMBAR KERJA SISWA ASAM-BASA I. PENDAHULUAN
Untuk mengenali asam dan basa digunakan indikator (petunjuk). Indikator yang digunakan adalah kertas lakmus. Larutan yang bersifat asam akan memerahkan kertas lakmus biru.
Larutan yang bersifat basa akan membirukan kertas lakmus merah II. TUJUAN
Untuk menguji sifat larutan dengan indikator kertas lakmus
III. ALAT DAN BAHAN
1. Pipet tetes 5. Larutan Basa
2. Tabung reaksi 6. Kertas lakmus merah
3. Rak tabung reaksi 7. Kertas lakmus biru
4. Larutan Asam 8. Aquadest
IV. PROSEDUR KERJA
a. Sediakan 5 buah tabung reaksi, masukkan 2 ml larutan yang akan diuji kedalam masing-masing tabung reaksi, simpan kembali tabung reaksi dalam rak.
b. Ambil tabung reaksi A, masukkan sepotong kertas lakmus merah, amati apa yang terjadi. Masukkan kembali sepotong kertas lakmus biru, amati apa yang terjadi.
Bagaimana perubahan warna kertas lakmus.
c. Ulangi langkah no. 2 untuk tabung-tabung reaksi berikutnya ( B, C, D dan E )!
d. Catat seluruh pengamatan pada lembar pengamatan.
A. HASIL PENGAMATAN
Tulislah hasil pengamatan dalam table pengamatan. Catat hasil perubahan warna kertas lakmus pada setiap masing-masing larutan.
Larutan
A B C D E
Warna kertas lakmus
Warna Lakmus Merah
Warna Lakmus Biru
Berdasarkan data hasil percobaan di atas, jawablah pertanyaan berikut :
1. a. Larutan yang memerahkan kertas lakmus biru bersifat ………,yaitu larutan
………..
b. Larutan yang membirukan kertas lakmus merah bersifat ………,yaitu larutan
………..
c. Larutan yang bersifat tidak mengubah warna kertas lakmus merah maupun biru bersifat ..……….. yaitu larutan …………..
2. a. Apa yang menyebabkan suatu larutan bersifat asam ? b. Apa yang menyebabkan suatu larutan bersifat basa ?
3. Berilah empat contoh larutan asam dan basa lain yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari!
4.Kesimpulan hasil percobaan : ………
Lembar Pengamatan Topik :...
Kelas :...
No Nama Persiapan
percobaan
Pelaksanaan percobaan
Kegiatan akhir percobaan dan kesimpulan yang didapat
Jumlah skor
1. ...
..
2. ...
..
3. ...
..
Rubrik penilaian Ketrampilan
No Ketrampilan yang dinilai Skor Rubrik
1. Persiapan percobaan ( menyiapkan alat bahan)
4 Alat-alat tertata rapi sesuai urutan pengujian Bahan-bahan tersedia di gelas kimia
Kertas lakmus (alat uji) dalam keadaan siap pakai Tersedia air dan tisu untuk mencuci gelas kimia 3 Ada 3 aspek yang tersedia
2 Ada 2 aspek yang tersedia 1 Ada 1 aspek yang tersedia
2. Pelaksanaan percobaan 4 Membaca prosedur kerja dengan benar Melakukan percobaan secara runtut Menjaga kebersihan
Mengamati hasil percobaan 3 Ada 3 aspek yang tersedia 2 Ada 2 aspek yang tersedia 1 Ada 1 aspek yang tersedia 3. Kegiatan akhir
praktikum
4 Membuang larutan atau sampah ketempatnya Membersihkan alat dengan baik
Membersihkan meja praktikum
Mengembalikan alat ke tempat semula Menjawab 4 pertanyaan dengan benar 3 - Ada 3 aspek yang tersedia
- Menjawab 3 pertanyaan dengan benar 2 - Ada 2 aspek yang tersedia
- Menjawab 2 pertanyaan dengan benar 1 - Ada 1 aspek yang tersedia
- Menjawab 1 pertanyaan dengan benar
Nilai =
100
Pembelajaran Remidial dan Pengayaan
• Remidial jika peserta didik mendapat nilai kurang dari 75
• Pengayaan bagi peserta didik yang mendapat nilai lebih dari 80
I. Media, Alat, Bahan dan Sumber Pembelajaran 1. Media :
a. Laptop
b. LCD/Projector 2. Alat/Bahan :
a. Penggaris, b. Spidol, c. Papan tulis d. Lembar kerja 3. Sumber Belajar :
a. Buku Kimia SMK Kelas X b. Modul
c. LKS
Mengetahui Kepala Sekolah
Drs. Udi Tyas Arinto, M.M NIP.19640116 199003 1 011
Ponorogo, Juli 2022 Guru Mata Pelajaran
Yaniek Sri Purwati,S.Pd, M.Pd NIP.19780121 201001 2 011