• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

Bimbingan Teknis LPSE Tahun 2022

Kebijakan

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara

Elektronik

No. Revisi Tanggal

M-EPR-13-07 5 18 Februari 2022

(2)

Regulasi PBJP Secara Elektronik dan Pengembangan Aplikasi SPSE

JAN 2021

FEB 2021

JUNI 2021

Dimulai dari Mar 2021

JULI 2021

OKTOBER 2021

Launching Aplikasi SPSE v4.4

Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor

16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah

Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Penyedia

Penyesuaian SPSE v4.4 dengan Perpres 12/2021

dan Perlem 12/2021

Keputusan Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi No. 19 Tahun 2021 tentang

Panduan Penyesuaian Penggunaan Aplikasi SPSE v4.4 dan 4.3 untuk Pelaksanaan Tender/Seleksi berdasarkan Peraturan LKPP No. 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui

Penyedia

Launching SPSE v4.5

(3)

PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah

Pemilihan Penyedia

E-Purchasing

Pengadaan Langsung

Penunjukan Langsung

Tender Cepat

Tender

Swakelola

(4)

Pelaksanaan Fitur di SPSE 4.5 dan Sistem Pendukungnya

Transaksional Pencatatan

Pemilihan Penyedia

E-Purchasing E-Katalog -

Pengadaan Langsung Non-Tender Pencatatan Non-Tender

Penunjukan Langsung Non-Tender Pencatatan Non-Tender

Tender Cepat Tender -

Tender Tender -

Swakelola - Pencatatan Swakelola

Pengadaan Dalam Kondisi Darurat - Pencatatan Pengadaan Darurat

Transaksional: proses pemilihan penyedia real time sesuai tahapan pada aplikasi Pencatatan: hanya hasil pemilihan penyedia dan realisasi yang diinput dalam aplikasi

Transaksional dan Pencatatan

(5)

ALUR FITUR TENDER DAN NON-TENDER PADA SPSE (Tender, Tender Cepat, Non-Tender)

Pengadaan Langsung, Penunjukan Langsung

(s.d. 200jt)

- Konsolidasi

- Dokumen Persiapan Pengadaan - Mengisi rincian HPS

- Upload KAK & spesifikasi teknis

- Upload rancangan kontrak - Menetapkan jenis kontrak - Memilih UKPBJ/PP

- e-Kontrak

- Konsolidasi

- Membentuk Pokja Pemilihan

- Menunjuk Pokja Pemilihan

- Persiapan Pemilihan Penyedia - Pelaksanaan Pemilihan

Penyedia

PPK

PEJABAT PENGADAAN

KEPALA UNIT PENGELOLA

PBJ

POKJA PEMILIHAN

Penunjukan Langsung (> 200jt), Tender, Tender

Cepat

(6)

ALUR FITUR PENCATATAN PADA SPSE

(PENCATATAN NON-TENDER, PENCATATAN SWAKELOLA, PENCATATAN PENGADAAN DARURAT)

Proses Pemilihan Penyedia mengikuti ketentuan

Peraturan Presiden Nomor 12

Tahun 2021 dan turunannya PPK

- Membuat paket pencatatan - Menginput hasil pemilihan

penyedia/swakelola dan realisasi pekerjaan

(7)

Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa adalah strategi Pengadaan Barang/Jasa yang

menggabungkan beberapa paket Pengadaan Barang/Jasa Sejenis.

1. Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa dilakukan pada tahap perencanaan pengadaan, persiapan

pengadaan barang/jasa melalui penyedia, dan atau persiapan pemilihan penyedia.

2. Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa dilakukan oleh PA/KPA/PPK dan/atau UKPBJ.

FITUR KONSOLIDASI

(Pasal 1 ayat 51, Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021)

(Pasal 21, Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018)

(8)

FITUR KONSOLIDASI

Tahapan Konsolidasi Aplikasi Akun Perencanaan Pengadaan SiRUP PA/KPA, PPK Persiapan Pengadaan SPSE 4.4 PPK

Persiapan Pemilihan SPSE 4.4 Ka UPPBJ

(9)

Fitur Produk Dalam Negeri (PDN) pada APENDO v5.1.4 & v5.1.5

Amanat penggunaan Produk Dalam Negeri pada Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021

Diperlukan suatu tools dalam rangka mengetahui penggunaan produk dalam negeri pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Merupakan self declare Penyedia

Penawaran dengan jumlah item lebih dari 1 baris

Penawaran dengan jumlah item 1 baris

(10)

Keputusan Deputi Bidang

Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP Nomor 19 Tahun

2021 Tentang Panduan Penyesuaian Penggunaan Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik Versi 4.4 dan 4.3 untuk Pelaksanaan Tender/Seleksi berdasarkan

Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah melalui Penyedia

(11)

Penyusunan tahapan dan penetapan jadwal pemilihan menggunakan hari kalender

Penyesuaian labeling

informasi Hari Kerja menjadi Hari Kalender

(12)

Tahapan pendaftaran dan pengunduhan Dokumen Kualifikasi pada metode Prakualifikasi

PENYESUAIAN

v4.4

Dalam hal aplikasi belum disesuaikan, jadwal tahapan pengunduhan ditetapkan sampai dengan 1 (satu) hari sebelum batas

akhir penyampaian dokumen kualifikasi sesuai

alur Aplikasi SPSE

Pendaftaran dan pengunduhan Dokumen Kualifikasi 🡪 sampai dengan batas akhir penyampaian

dokumen kualifikasi

(13)

Tahapan pendaftaran dan pengunduhan Dokumen Pemilihan pada metode Pascakualifikasi

PENYESUAIAN

v4.4

Dalam hal aplikasi belum disesuaikan, jadwal tahapan pengunduhan ditetapkan sampai dengan 1 (satu) hari sebelum batas

akhir penyampaian dokumen penawaran sesuai alur Aplikasi SPSE

Pendaftaran dan pengunduhan dokumen 🡪 dimulai sejak hari pertama pengumuman sampai

dengan batas akhir penyampaian

dokumen penawaran

(14)

Penambahan fitur cek valid KSWP (saat Peserta menyampaikan Dokumen Kualifikasi)

Pokja Pemilihan dapat menambah Syarat Administrasi status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak pada Persyaratan

Tambahan;

Peserta dapat mengunggah tangkapan layar status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil

Konfirmasi Status Wajib Pajak yang diperoleh melalui situs web resmi pemerintah yang membidangi

perpajakan atau surat Keterangan Status Wajib Pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Persyaratan Tambahan.

(15)

Penambahan fitur cek valid KSWP (saat Pokja Pemilihan/PP melakukan Evaluasi Kualifikasi)

Pokja Pemilihan dapat menambah Syarat Administrasi status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak pada Persyaratan

Tambahan;

Peserta dapat mengunggah tangkapan layar status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil

Konfirmasi Status Wajib Pajak yang diperoleh melalui situs web resmi pemerintah yang membidangi

perpajakan atau surat Keterangan Status Wajib Pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Persyaratan Tambahan.

(16)

Status Valid Konfirmasi Status Wajib Pajak

Pokja Pemilihan dapat menambah Syarat Administrasi status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak pada Persyaratan

Tambahan;

Peserta dapat mengunggah tangkapan layar status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil

Konfirmasi Status Wajib Pajak yang diperoleh melalui situs web resmi pemerintah yang membidangi

perpajakan atau surat Keterangan Status Wajib Pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Persyaratan Tambahan.

1

2

(17)

Penyesuaian Persyaratan Kualifikasi

Dalam hal terdapat Persyaratan Kualifikasi pada aplikasi SPSE yang tidak dapat diubah namun tidak diatur pada Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 maka Pokja Pemilihan tetap menilai

persyaratan tersebut terpenuhi

(18)

Evaluasi Kualifikasi

Dalam hal terdapat Persyaratan Kualifikasi pada aplikasi SPSE yang tidak dapat diubah namun tidak diatur pada Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 maka Pokja Pemilihan tetap menilai

persyaratan tersebut terpenuhi

(19)

Pembuktian Kualifikasi

Peserta diminta melakukan Integrasi data SIKaP pada aplikasi SPSE untuk pemenuhan

persyaratan kualifikasi;

Pokja Pemilihan melakukan verifikasi pada SIKaP sebelum melakukan penetapan

pemenang.

1

2

(20)

Mewajibkan Pelaku Usaha melakukan Integrasi Data

Penyedia ke SIKaP

(21)

Mewajibkan Pembuktian Kualifikasi Pelaku Usaha ke

SIKaP pada semua Metode Pemilihan

(22)

Tindak lanjut prakualifikasi gagal dalam hal jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang

dari 3 (tiga) peserta

Untuk alasan tersebut hanya bisa dipilih setelah masa sanggah prakualifikasi selesai

(23)

Tender/Seleksi gagal dalam hal tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran

Tender/Seleksi gagal dalam hal tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran

Tindak lanjut Tender/Seleksi gagal

Untuk alasan tersebut hanya bisa dipilih setelah masa sanggah/

sanggah

banding selesai

(24)

Penyesuaian Matriks Metode Pengadaan

(25)

E-reverse Auction pada Tender Cepat

Metode tender cepat pada Pekerjaan Konstruksi tidak menggunakan fitur e-reverse auction

(26)

Pelaksanaan E-reverse Auction

Fitur e-reverse auction dilaksanakan dengan jangka waktu pelaksanaan paling cepat 60 (enam puluh) menit

(27)

Fitur Negosiasi

Fitur input hasil negosiasi hanya digunakan apabila terdapat 1 (satu) penawaran yang masuk dan lulus pembuktian kualifikasi

(28)

Sanggah Banding untuk Pekerjaan Konstruksi

Pelaksanaan sanggah banding dilaksanakan diluar aplikasi SPSE

Pokja pemilihan melakukan pengaturan jadwal masa sanggah banding selama 5 (hari) kalender setelah jawaban sanggah dimuat

(29)

Sanggah Banding untuk Pekerjaan Konstruksi

Pelaksanaan sanggah banding dilaksanakan diluar aplikasi SPSE

Penyesuaian fitur Sanggah Banding (kirim Sanggah Banding)

(30)

Fitur Menyampaikan Penawaran Ulang

Fitur penyampaian penawaran ulang dapat digunakan dengan mengajukan permohonan pada Direktorat Pengembangan SPSE

(31)

Fitur E-Kontrak

Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021 Pasal 11 ayat (1):

PPK dalam Pengadaan Barang/Jasa memiliki tugas salah satunya mengendalikan Kontrak

(32)

Penilaian Kinerja Penyedia

Peraturan LKPP No. 4 Tahun 2021 tentang Pembinaan Pelaku Usaha Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

(33)

SE Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 2 Tahun 2020 Tentang Syarat Dokumen Pembuatan Akun SPSE Bagi Pelaku Usaha pada

Fungsi LPSE

BADAN USAHA

1. KTP/Kartu Izin Tinggal

Terbatas (KITAS)/Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang dikeluarkan oleh

Pemerintah RI yang

menunjukkan identitas dari Direksi/ Pejabat/ Pimpinan Perusahaan

2. NPWP Perusahaan

USAHA PERORANGAN

1. KTP pemilik usaha perorangan; dan

2. NPWP pemilik usaha perorangan

PERUSAHAAN ASING YANG TIDAK MEMILIKI KANTOR

PERWAKILAN/CABANG DI INDONESIA

1. Akta/ Sertifikat Pendirian Perusahaan (Article of Incorporation); dan

2. Identitas Wajib Pajak (Tax Identification).

Latar Belakang → meningkatkan partisipasi dan memberikan kemudahan kepada seluruh pelaku usaha dalam mengikuti PBJP secara elektronik melalui SPSE serta memberikan panduan untuk seluruh fungsi LPSE terkait

persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk pembuatan akun SPSE bagi Pelaku Usaha

(34)

TATA CARA PENDAFTARAN PELAKU USAHA

Tata cara registrasi dan verifikasi dokumen pelaku usaha oleh

Verifikator fungsi Layanan Pengadaan Secara Elektronik dilakukan secara daring. Apabila registrasi dan verifikasi dokumen pelaku usaha tidak dapat dilakukan

secara daring karena keterbatasan infrastruktur, maka dapat dilakukan

dengan cara tatap muka.

Pendaftaran daring pada website LPSE

Email dari SPSE yang berisi link untuk mengisi data profil pelaku usaha

Verifikator LPSE menguhubungi pelaku

usaha utk jadwal pemeriksaan dokumen

LPSE menyediakan aplikasi atau tautan/ link

buku tamu yang diisi oleh pelaku usaha

Verifikator LPSE melakukan pemeriksaan

kesesuaian data pendaftaran dengan asli

melalui daring

1 2

4 3

5

(35)

TOKO DARING

(36)

TOKO DARING

2020

PILOT PROJECT 2021 BELA PENGADAAN

(AGUSTUS)

TOKO DARING

Merupakan sistem informasi yang dikembangkan LKPP untuk memfasilitasi

Pengadaan Barang/Jasa melalui Penyelenggaraan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) yang berbentuk

marketplace dan ritel daring.

(37)

BARANG/JASA DALAM TOKO DARING

Tidak dapat ditayangkan dalam e-Katalog, jika:

Spesifikasi sama, penjual/penyedia sama, wilayah jual sama, syarat dan ketentuan sama

Pasal 3 PerLKPP No. 9 Tahun 2021

STANDAR/DAPAT DISTANDARKAN

RISIKO RENDAH

HARGA TERBENTUK DI PASAR

(38)

PELAKU DALAM PENYELENGGARAAN TOKO DARING

INTEGRASI

PPMSE/

E-Marketplace

Pedagang PPK/Pejabat

Pengadaan K/L/PD

Toko Daring LKPP

PPMSE/

E-Marketplace

Ritel Daring

Keputusan Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 38 Tahun 2021

(39)

PELAKSANA e-PURCHASING DALAM TOKO DARING

PPK atau PP dapat menugaskan pejabat/petugas untuk melakukan e-purchasing;

Tanggung jawab atas pelaksanaan e-purchasing yang dilakukan oleh pejabat/petugas tetap berada pada PPK atau PP yang menugaskan;

• Dalam hal PPK atau PP akan menugaskan pejabat/petugas untuk melakukan e-purchasing, hendaknya mempertimbangkan risiko yang timbul, kompetensi, beban kerja dan/atau rentang kendali.

Keputusan Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 38 Tahun 2021

PPK PENGADAAN PEJABAT

Diatas Rp. 200 Juta Paling banyak Rp. 200 Juta

(40)

KANAL TOKO DARING

Keputusan Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 38 Tahun 2021

(41)

METODE E-PURCHASING DALAM TOKO DARING

Keputusan Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 38 Tahun 2021

(42)

OVERVIEW TRANSAKSI

(43)

MITRA TOKO DARING

(44)

Kanal Bela Pengadaan (Kanal UMK PDN)

PPMSE yang tergabung dalam Kanal Bela Pengadaan adalah:

Marketplace yang memiliki Pedagang/merchant Pelaku UMK atau memiliki fitur khusus Pedagang (merchant)/Mitra Pelaku UMK; dan

• Ritel Daring dengan kualifikasi UMK.

Barang/Jasa yang dijual/disediakan oleh PPMSE diutamakan/diprioritaskan Produk Dalam Negeri

Nilai belanja paling banyak Rp 200 juta per transaksi

Keputusan Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP No. 38 Tahun 2021

(45)

USER INTERFACE BELA PENGADAAN

(46)

KOMODITAS BELA PENGADAAN

(47)

INFORMASI LEBIH LANJUT

PORTAL TOKO DARING VIDEO TUTORIAL

(CHANNEL YOUTUBE EPROC LKPP)

tokodaring.lkpp.go.id

(48)

Referensi

Dokumen terkait

Penerapan SPSE belurn efektif, a 5 Dinas 100% tidak input SPPBJ ke dalam SPSE dan 12 lnforman 100% tidak ada unduh SPPBJ dari SPSE; b Belum pemah dilakukan bimbingan teknis

14.1 Peserta mengirimkan Data Kualifikasi melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan. 14.2 Apabila berdasarkan hasil evaluasi kualifikasi, Pokja

Berdasarkan ketentuan tersebut LKPP dapat memberikan bantuan hukum dalam penyelesaian sengketa dalam kontrak pengadaan sebagai konsultan yaitu pihak yang dapat

Berdasarkan langkah sebagaimana huruf a di atas, Pokja Pemilihan mengirimkan undangan kepada Pelaku Usaha Asing yang dianggap mampu tersebut, untuk menyampaikan Dokumen

14.1 Peserta mengirimkan Data Kualifikasi melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan. 14.2 Apabila berdasarkan hasil evaluasi kualifikasi, Pokja

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai salah satu lembaga negara yang diberi hak dan kewenangan dalam melaksanakan dan mengelola

LKPP menjalankan tugas dan fungsi yang diberikan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007, melanjutkan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh

1.3.1 Variabel Manajemen Pengadaan Inisiasi Esensi Proaktif Strategis Unggul Deskripsi Pengelolaan proses pemilihan berbasis dokumen pemilihan Pengelolaan proses